Hyundai Boulder Concept Resmi Debut, Bawa Desain Gahar dan Teknologi Off-Road Ekstrem14 Apr 2026
Hyundai Boulder Concept Resmi Debut, Bawa Desain Gahar dan Teknologi Off-Road Ekstrem14 Apr 2026
New York, GoodCar.id – Hyundai Motor Company kembali mencuri perhatian dunia otomotif melalui debut global Hyundai Boulder Concept dalam ajang New York International Auto Show 2026. Kehadiran SUV konsep ini menjadi sinyal kuat arah baru Hyundai dalam mengembangkan kendaraan dengan konstruksi body-on-frame yang tangguh untuk pasar global, khususnya Amerika Serikat.
Model ini tidak sekadar konsep desain, tetapi juga menjadi fondasi pengembangan pickup ukuran menengah yang direncanakan meluncur pada 2030. Dengan mengusung konstruksi ladder-frame yang dikenal kuat dan tahan banting, Hyundai Boulder Concept dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen akan kendaraan dengan kemampuan off-road, towing, dan hauling yang optimal.
Strategi Hyundai Masuk Segmen Baru
Selama ini, Hyundai dikenal kuat di segmen kendaraan penumpang dan SUV monokok. Namun melalui Boulder Concept, Hyundai menunjukkan ambisinya untuk masuk ke segmen yang belum pernah digarap secara serius, yaitu pickup truck berbasis body-on-frame.
Menurut José Muñoz, Presiden dan CEO Hyundai Motor Company, kendaraan jenis ini memiliki peran penting dalam aktivitas konsumen di Amerika, baik untuk bekerja maupun berpetualang. Oleh karena itu, Hyundai menargetkan peluncuran hingga 36 model baru di Amerika Utara hingga 2030, termasuk lini pickup yang tengah dikembangkan.
Langkah ini menunjukkan transformasi strategi Hyundai dalam memperluas portofolio produk sekaligus memperkuat daya saing di pasar global.
Filosofi Desain “Art of Steel”
Hyundai Boulder Concept hadir dengan pendekatan desain yang mengusung filosofi “Art of Steel”, yaitu eksplorasi kekuatan dan fleksibilitas baja dalam bentuk visual yang artistik dan fungsional.
Desain eksteriornya menampilkan karakter kokoh dengan garis tegas, namun tetap mengalir secara aerodinamis. Material baja canggih yang digunakan tidak hanya memberikan kekuatan struktural, tetapi juga menghadirkan estetika modern yang mencerminkan identitas kendaraan masa depan.
Warna Liquid Titanium yang membalut seluruh bodi semakin memperkuat kesan premium sekaligus tangguh.
Desain Eksterior Tangguh dan Interior Bergaya Safari
Sebagai SUV yang dirancang untuk petualangan ekstrem, Hyundai Boulder Concept dilengkapi berbagai elemen yang mendukung kemampuan off-road.
Ground clearance tinggi dikombinasikan dengan ban mud-terrain berukuran 37 inci, memberikan daya jelajah maksimal di medan berat. Selain itu, sudut approach, departure, dan breakover dirancang optimal untuk memastikan kendaraan mampu melewati rintangan ekstrem tanpa hambatan.
Fitur tambahan seperti:
Roof rack berbahan baja
Tow hooks dengan material reflektif
Double-hinged rear tailgate
Power drop-down rear window
menjadikan kendaraan ini semakin fungsional untuk kebutuhan eksplorasi maupun aktivitas outdoor.
Menariknya, desain pintu model coach door memberikan akses masuk yang lebih mudah ke kabin, sementara dua sunroof bergaya safari menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih terbuka dan imersif.
Masuk ke dalam kabin, Hyundai Boulder Concept menawarkan pendekatan desain yang mengutamakan fungsionalitas tanpa mengorbankan kenyamanan.
Interior dirancang dengan material tahan lama pada area yang sering digunakan, seperti grab bars dan panel kontrol. Selain itu, Hyundai tetap mempertahankan tombol fisik untuk memudahkan pengoperasian, terutama saat kendaraan berada di medan tidak rata.
Fitur seperti fold-out tray tables memberikan fleksibilitas tambahan bagi pengguna, baik untuk kebutuhan kerja di lapangan maupun aktivitas santai saat berpetualang.
Pendekatan ini menjadikan kabin tidak hanya sebagai ruang berkendara, tetapi juga sebagai ruang multifungsi yang adaptif terhadap berbagai kebutuhan.
Teknologi Off-Road Berbasis Software
Hyundai Boulder Concept juga dilengkapi sistem panduan off-road berbasis software yang berfungsi sebagai “spotter digital”. Sistem ini memberikan arahan secara real-time kepada pengemudi saat menghadapi medan sulit.
Teknologi ini membantu meningkatkan kepercayaan diri pengemudi, terutama dalam kondisi ekstrem seperti jalur berbatu, tanjakan curam, atau genangan air dengan kedalaman tertentu.
Dengan integrasi teknologi ini, Hyundai tidak hanya mengandalkan kekuatan mekanis, tetapi juga menghadirkan kecerdasan digital dalam pengalaman berkendara off-road.
Meski masih dalam tahap konsep, Hyundai Boulder Concept memberikan gambaran jelas mengenai arah pengembangan pickup masa depan Hyundai.
Model produksi nantinya akan:
Dirancang khusus untuk pasar Amerika
Diproduksi di Amerika Serikat
Menggunakan baja produksi Hyundai
Langkah ini menegaskan komitmen Hyundai untuk menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan lokal, sekaligus memperkuat posisi di pasar otomotif global.
Debut Hyundai Boulder Concept di New York International Auto Show 2026 bukan sekadar pameran desain, melainkan pernyataan strategi Hyundai dalam memasuki segmen kendaraan tangguh berbasis body-on-frame.
Dengan kombinasi desain futuristik, kemampuan off-road mumpuni, serta pendekatan teknologi modern, Hyundai Boulder Concept menjadi fondasi penting menuju era baru pickup Hyundai yang lebih kuat, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan konsumen masa depan.
Lihat Selengkapnya
AION UT Tawarkan Standar Keselamatan Baru Mobil Listrik, Andalkan Chassis Kokoh dan Teknologi Canggih14 Apr 2026
AION UT Tawarkan Standar Keselamatan Baru Mobil Listrik, Andalkan Chassis Kokoh dan Teknologi Canggih14 Apr 2026
Jakarta, Goodcar.id – GAC Group kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kendaraan listrik yang aman dan inovatif melalui kehadiran AION UT. Model ini dirancang dengan pendekatan menyeluruh yang menggabungkan struktur bodi kokoh, teknologi keselamatan aktif, serta sistem perlindungan baterai modern untuk memberikan rasa aman di setiap perjalanan.
Di tengah meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, faktor keselamatan menjadi perhatian utama konsumen. AION UT hadir menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan standar baru yang tidak hanya berfokus pada efisiensi energi, tetapi juga perlindungan maksimal bagi pengemudi dan penumpang.
Struktur Kokoh dengan Baja Berkekuatan Tinggi
Salah satu keunggulan utama AION UT terletak pada konstruksi bodinya. Kendaraan ini menggunakan hingga 71% baja berkekuatan tinggi yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan terhadap benturan sekaligus menjaga stabilitas saat berkendara.
Struktur ini tidak hanya memberikan perlindungan lebih baik dalam kondisi darurat, tetapi juga membantu menjaga integritas kabin agar tetap aman saat terjadi tabrakan. Kombinasi material berkualitas tinggi dan desain rangka modern menjadikan AION UT sebagai salah satu kendaraan listrik dengan standar keamanan yang kompetitif di kelasnya.
Selain itu, desain inovatif one-piece hot-formed double door ring turut memperkuat area pintu kendaraan. Struktur ini meningkatkan kekuatan rangka sekaligus menjaga efisiensi bobot, sehingga tidak mengorbankan performa kendaraan.
Perlindungan Menyeluruh untuk Penumpang
AION UT juga dilengkapi berbagai fitur keselamatan pasif yang dirancang untuk melindungi seluruh penumpang. Salah satunya adalah kehadiran enam airbag yang memberikan perlindungan di berbagai titik penting dalam kabin.
Lebih lanjut, kendaraan ini dibekali V-shaped side air curtain sepanjang 2,1 meter yang melindungi area dari pilar A hingga pilar C. Dimensi ini lebih panjang dibandingkan standar industri, sehingga mampu memberikan perlindungan ekstra, termasuk pada area kepala penumpang, khususnya anak-anak.
Pendekatan perlindungan ini diperkuat melalui struktur Dragon-Bone Embraced Body Structure, yang menawarkan perlindungan 720 derajat. Sistem ini dirancang untuk menyerap dan mendistribusikan energi benturan dari berbagai arah, sehingga mengurangi dampak terhadap penumpang dan menjaga keamanan kabin.
Teknologi Keselamatan Aktif Berbasis Pemantauan Real-Time
Selain struktur bodi yang kuat, AION UT juga mengandalkan teknologi keselamatan aktif yang canggih. Kendaraan ini dilengkapi uiFull-Scenario Active Safety Ste, yang bekerja secara real-time untuk membantu pengemudi mengantisipasi berbagai potensi risiko di jalan.
Beberapa fitur utama yang tersedia antara lain:
Automatic Emergency Braking (AEB)
Forward Collision Warning (FCW)
Lane Departure Warning (LDW)
Lane Departure Prevention (LDP)
Emergency Lane Keeping (ELK)
Tak hanya itu, fitur tambahan seperti Blind Spot Detection (BSD), Door Opening Warning (DOW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), serta Rear Collision Warning (RCW) turut meningkatkan kewaspadaan pengemudi dari berbagai sisi.
Untuk mendukung visibilitas, AION UT juga dilengkapi kamera panoramic 3R1V yang memberikan pandangan menyeluruh di sekitar kendaraan, sehingga membantu pengemudi dalam situasi kompleks seperti lalu lintas padat atau area parkir sempit.
Fitur Parkir dan Stabilitas Berkendara yang Optimal
Dalam kondisi parkir, AION UT menghadirkan fitur Rear Obstacle Detection with Automatic Braking. Teknologi ini memungkinkan kendaraan mendeteksi objek di belakang dan melakukan pengereman otomatis jika diperlukan, sehingga meminimalkan risiko benturan saat bermanuver di ruang terbatas.
Stabilitas kendaraan juga menjadi perhatian utama. AION UT menggunakan ban lebar 215 mm yang memberikan daya cengkeram lebih baik di berbagai kondisi jalan. Hal ini tidak hanya meningkatkan performa pengereman, tetapi juga membantu menjaga kontrol kendaraan secara optimal.
Sistem Baterai Aman dengan Perlindungan Berlapis
Sebagai kendaraan listrik modern, AION UT juga dilengkapi sistem baterai dengan perlindungan berlapis dan teknologi pemantauan cerdas. Sistem ini dirancang untuk memastikan keamanan energi kendaraan, mulai dari penggunaan sehari-hari hingga kondisi ekstrem.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa keselamatan pada kendaraan listrik tidak hanya terletak pada struktur fisik, tetapi juga pada sistem energi yang menjadi sumber utama penggerak kendaraan.
“Kami memahami bahwa keselamatan adalah prioritas utama bagi konsumen. Oleh karena itu, AION UT dikembangkan dengan pendekatan menyeluruh, mulai dari chassis yang kokoh hingga teknologi keselamatan aktif yang cerdas. Kami ingin menghadirkan kendaraan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepercayaan di setiap perjalanan,” ujar Andry Ciu, CEO GAC Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Jaecoo J5 Salip BYD Atto 1 di Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Indonesia14 Apr 2026
Jaecoo J5 Salip BYD Atto 1 di Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Indonesia14 Apr 2026
Jakarta, Goodcar.id - Penjualan mobil listrik Indonesia di awal 2026 sulit ditebak. Setelah tampil dominan selama dua bulan pertama, BYD Atto 1 akhirnya harus turun tahta di Maret 2026, digeser oleh Jaecoo J5 yang tampil konsisten sejak awal tahun.
Jika dilihat dari data penjualan Januari hingga Maret 2026, terjadi pergerakan angka yang cukup ekstrem, baik kenaikan maupun penurunan yang mencerminkan betapa dinamisnya pasar EV di Indonesia saat ini.
Jaecoo J5 Naik Stabil, Dari 1.942 ke 2.959 Unit
Performa Jaecoo J5 bisa dibilang paling konsisten sepanjang kuartal pertama 2026. Mengacu data GAIKINDO 2026, di Januari, Jaecoo J5 mencatatkan penjualan 1.942 unit. Angka ini kemudian melonjak tajam di Februari menjadi 2.926 unit, atau naik hampir 1.000 unit dalam sebulan.
Menariknya, tren positif ini tidak berhenti. Di Maret, Jaecoo J5 kembali meningkat menjadi 2.959 unit. Meski kenaikannya tidak sebesar bulan sebelumnya, stabilitas di angka hampir 3.000 unit menunjukkan bahwa permintaan terhadap model ini masih sangat kuat.
Kenaikan bertahap ini menjadi kunci utama Jaecoo J5 dalam merebut posisi puncak. Bukan sekadar “meledak” sesaat, tapi tumbuh dengan pola yang sehat.
BYD Atto 1 Dari 3.700 ke 672 Unit, Turun Drastis
Kebalikan dari Jaecoo, BYD Atto 1 justru mengalami fluktuasi tajam. Di Januari, model ini sudah kuat dengan 3.361 unit, lalu bahkan naik ke 3.700 unit di Februari.
Namun, kejutan terjadi di Maret. Penjualannya anjlok drastis menjadi hanya 672 unit. Artinya, ada penurunan lebih dari 3.000 unit dalam satu bulan—angka yang sangat signifikan di industri otomotif.
Penurunan ini menjadi titik balik dalam persaingan. Dari yang sebelumnya unggul jauh, BYD Atto 1 langsung terlempar ke posisi lima besar.
Tidak hanya dua model teratas, pergerakan menarik juga terjadi pada model lain. BYD M6 misalnya, mengalami penurunan dari 851 unit di Januari ke 523 unit di Februari, namun kembali naik ke 976 unit di Maret. Ini menunjukkan adanya pemulihan permintaan di segmen MPV listrik.
Sementara itu, Geely EX2 justru menunjukkan tren naik stabil: dari 423 unit di Januari, meningkat ke 776 unit di Februari, dan kembali naik ke 949 unit di Maret. Ini jadi salah satu model dengan pertumbuhan paling konsisten setelah Jaecoo J5.
Berbeda lagi dengan Wuling Darion EV yang sempat naik dari 790 unit di Januari ke 1.019 unit di Februari, namun turun cukup jauh ke 301 unit di Maret. Pola ini menunjukkan adanya lonjakan sesaat yang tidak berlanjut.
SUV Listrik Mulai Mendominasi
Kalau dilihat lebih dalam, tren menarik lain adalah mulai dominannya SUV listrik. Selain Jaecoo J5, model seperti BYD Sealion 07 langsung melesat ke posisi dua di Maret dengan 1.236 unit, meskipun sebelumnya tidak masuk posisi teratas di dua bulan awal.
Hal ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia mulai mengarah ke kendaraan listrik dengan dimensi lebih besar, ground clearance tinggi, dan tampilan yang lebih gagah.
Persaingan juga semakin menarik dengan kehadiran model seperti Denza D9 yang naik dari 392 unit di Januari menjadi 455 unit di Maret, serta VinFast VF3 yang langsung masuk 10 besar di Maret dengan 258 unit.
Di sisi lain, model seperti AION juga menunjukkan fluktuasi. AION UT naik dari 266 unit (Januari) ke 407 unit (Februari), lalu turun ke 242 unit di Maret. Sedangkan AION V relatif stabil di kisaran 200–300 unit sepanjang tiga bulan.
Artinya, tidak ada satu pun pemain yang benar-benar aman. Semua brand masih mencari momentum terbaiknya.
Perubahan angka yang sangat dinamis ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia semakin rasional dalam memilih mobil listrik.
Mereka tidak lagi terpaku pada satu brand saja. Faktor seperti harga, fitur, desain, hingga ketersediaan unit menjadi penentu utama. Ini juga menjelaskan kenapa model baru seperti Jaecoo J5 bisa langsung melesat, sementara model yang sudah kuat seperti BYD Atto 1 bisa turun drastis.
Dari data Januari hingga Maret, terlihat jelas pola naik-turun yang tajam. Jaecoo J5 naik dari 1.942 → 2.926 → 2.959 unit, sementara BYD Atto 1 justru turun dari 3.361 → 3.700 → 672 unit.
10 Mobil Listrik Terlaris Januari - Maret 2026
Januari
BYD Atto 1: 3.361 unit
Jaecoo J5: 1.942 unit
BYD M6: 851 unit
Wuling Darion EV: 790 unit
BYD Sealion 7: 613 unit
Geely EX2: 423 unit
Denza D9: 392 unit
Aion UT: 266 unit
Chery J6: 215 unit
Aion V: 214 unit
Februari
BYD Atto 1: 3.700 unit
Jaecoo J5: 2.926 unit
Wuling Darion EV: 1.019 unit
Geely EX2: 776 unit
BYD M6: 523 unit
AION UT: 407 unit
BYD Sealion 7: 343 unit
Geely EX5: 335 unit
Aion V: 332 unit
Denza: 270 unit
Maret
Jaecoo J5: 2.959 unit
BYD Sealion 07: 1.236 unit
BYD M6: 976 unit
Geely EX2: 949 unit
BYD Atto 1: 672 unit
Denza D9: 455 unit
Wuling Darion EV: 301 unit
VinFast VF3: 258 unit
AION V: 238 unit
AION UT: 242 unit
Lihat Selengkapnya
GIICOMVEC 2026 Sedot 12.685 Pengunjung, Industri Kendaraan Komersial Masih Bergairah!14 Apr 2026
GIICOMVEC 2026 Sedot 12.685 Pengunjung, Industri Kendaraan Komersial Masih Bergairah!14 Apr 2026
Jakarta, Goodcar.id - Gelaran GIICOMVEC 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama empat hari pada 8–11 April 2026. Pameran ini untuk pertama kalinya digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, dan mencatatkan angka kunjungan yang cukup signifikan.
Dalam penyelenggaraan keempatnya, GIICOMVEC 2026 berhasil menarik sebanyak 12.685 trade visitors. Angka tersebut meningkat hampir 10 persen dibandingkan edisi sebelumnya, menunjukkan adanya pertumbuhan minat dari pelaku industri terhadap sektor kendaraan komersial di Indonesia.
Dominasi Pelaku Industri dan Bisnis
Sebagai pameran berkonsep business-to-business (B2B), GIICOMVEC 2026 memang tidak menyasar pengunjung umum. Mayoritas pengunjung yang hadir berasal dari berbagai sektor industri, mulai dari logistik, konstruksi, hingga distribusi.
Para trade visitors ini memanfaatkan GIICOMVEC 2026 sebagai ajang untuk memperluas jaringan bisnis (networking), sekaligus mencari solusi operasional yang lebih efisien. Aktivitas eksplorasi teknologi dan diskusi bisnis menjadi salah satu fokus utama selama pameran berlangsung.
GIICOMVEC 2026 menghadirkan total 14 merek kendaraan komersial global yang ikut berpartisipasi. Sejumlah nama besar yang hadir antara lain Daihatsu, Isuzu, Hino, hingga Mitsubishi Fuso.
Selain itu, merek lain seperti Foton, Wuling, Toyota, Suzuki, hingga pemain global seperti Ford juga ikut meramaikan pameran.
Kehadiran berbagai merek ini memperlihatkan beragam pilihan kendaraan komersial, mulai dari truk ringan, pick-up, hingga kendaraan berbasis listrik yang mulai banyak diperkenalkan ke pasar Indonesia.
Tidak hanya kendaraan, GIICOMVEC 2026 juga diramaikan oleh lebih dari 45 merek industri pendukung. Mereka menghadirkan berbagai solusi yang berkaitan langsung dengan operasional kendaraan komersial.
Mulai dari teknologi karoseri, penyedia suku cadang, hingga sistem manajemen armada berbasis digital menjadi bagian penting dalam pameran ini. Kehadiran sektor pendukung ini memperkuat posisi GIICOMVEC sebagai ekosistem lengkap bagi pelaku industri.
Seminar dan Workshop Diikuti Lebih dari 1.200 Peserta
Selain pameran produk, GIICOMVEC 2026 juga menghadirkan berbagai sesi seminar dan workshop yang membahas perkembangan industri kendaraan komersial.
Lebih dari 1.200 peserta tercatat mengikuti rangkaian program ini. Topik yang dibahas mencakup tren teknologi, tantangan industri, hingga peluang bisnis di masa depan.
Partisipasi tinggi dalam sesi edukatif ini menunjukkan bahwa pelaku industri tidak hanya mencari produk, tetapi juga insight untuk menghadapi perubahan pasar yang semakin dinamis.
Kesuksesan GIICOMVEC 2026 juga tidak lepas dari dukungan berbagai asosiasi industri. Beberapa di antaranya seperti Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia, Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia, hingga Asosiasi Karoseri Indonesia turut berperan aktif selama pameran berlangsung.
Selain itu, dukungan juga datang dari sponsor utama seperti Sailun Group, serta sponsor lainnya seperti Pertamina Lubricants dan Lalamove. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat dalam mendorong pertumbuhan industri kendaraan komersial di Indonesia.
Penyelenggara GIICOMVEC 2026 menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara ini. Mulai dari trade buyers, peserta pameran, sponsor, hingga dukungan pemerintah melalui Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.
Dengan capaian jumlah pengunjung dan partisipasi industri yang meningkat, GIICOMVEC 2026 kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pameran kendaraan komersial terbesar di Indonesia yang berfokus pada kebutuhan bisnis dan solusi industri.
Lihat Selengkapnya
Hyundai Boulder Concept Resmi Debut, Bawa Desain Gahar dan Teknologi Off-Road Ekstrem14 Apr 2026
Hyundai Boulder Concept Resmi Debut, Bawa Desain Gahar dan Teknologi Off-Road Ekstrem14 Apr 2026
Lihat Selengkapnya
AION UT Tawarkan Standar Keselamatan Baru Mobil Listrik, Andalkan Chassis Kokoh dan Teknologi Canggih14 Apr 2026
AION UT Tawarkan Standar Keselamatan Baru Mobil Listrik, Andalkan Chassis Kokoh dan Teknologi Canggih14 Apr 2026
Lihat Selengkapnya
Jaecoo J5 Salip BYD Atto 1 di Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Indonesia14 Apr 2026
Jaecoo J5 Salip BYD Atto 1 di Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Indonesia14 Apr 2026
Lihat Selengkapnya
GIICOMVEC 2026 Sedot 12.685 Pengunjung, Industri Kendaraan Komersial Masih Bergairah!14 Apr 2026
GIICOMVEC 2026 Sedot 12.685 Pengunjung, Industri Kendaraan Komersial Masih Bergairah!14 Apr 2026
Lihat Selengkapnya
Pengalaman Driver Ojol Pakai Motor Listrik Adora, Tinggalkan Sistem Swap Baterai07 Apr 2026
Pengalaman Driver Ojol Pakai Motor Listrik Adora, Tinggalkan Sistem Swap Baterai07 Apr 2026
Lihat Selengkapnya
Daftar Harga Motor Listrik Polytron, Indomobil eMotor, dan Yadea April 2026, Mulai Rp11 Jutaan07 Apr 2026
Daftar Harga Motor Listrik Polytron, Indomobil eMotor, dan Yadea April 2026, Mulai Rp11 Jutaan07 Apr 2026
Lihat Selengkapnya
Profil Veda Ega Pratama, Pembalap Indonesia di Moto3 2026 yang Raih Podium Perdana25 Mar 2026
Profil Veda Ega Pratama, Pembalap Indonesia di Moto3 2026 yang Raih Podium Perdana25 Mar 2026
Lihat Selengkapnya
Indomobil eMotor Pererat Komunitas di Ramadan 2026, Siapkan Layanan Mudik dan Campaign “Lebih Keren”13 Mar 2026
Indomobil eMotor Pererat Komunitas di Ramadan 2026, Siapkan Layanan Mudik dan Campaign “Lebih Keren”13 Mar 2026
Lihat Selengkapnya
Penjualan Geely Indonesia Melejit di Awal 202626 Mar 2026