Beranda / Mobil Baru / Katalog / MG HS

MG HS

Rp 460 Juta - Rp 558 Juta
Kapasitas Mesin
1,490 CC
Mesin
DOHC 4 Cylinder 16 Valve Turbo TGI
Roda Penggerak
FWD
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Pintu
5
Tempat Duduk
5
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
4 Pilihan Warna
Metal Ash Grey
Black Knight
Scarlet Red
Arctic White
Tipe Kendaraan
MG HS MAGNIFY i-SMART 1.5L TURBO
Rp 558 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
MG HS IGNITE 1.5L TURBO
Rp 509 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
MG HS ACTIVATE 1.5L TURBO
Rp 460 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
MG HS MAGNIFY i-SMART 1.5L TURBO
MG HS IGNITE 1.5L TURBO
MG HS ACTIVATE 1.5L TURBO
Kapasitas Mesin
1,490 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
DOHC 4 Cylinder 16 Valve Turbo TGI
Pintu
5
Roda Penggerak
FWD
Tempat Duduk
5
Power Steering
AUX
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Stereo Am Fm
Cd Audio
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua
Artikel Terkait
Lihat Semua
Review Suzuki Jimny 5 Pintu Setelah Dipakai Seminggu, Cocok Jadi Mobil Harian?
13 Jul 2026
Review Suzuki Jimny 5 Pintu Setelah Dipakai Seminggu, Cocok Jadi Mobil Harian? 13 Jul 2026 Jakarta, Goodcar.id - Banyak orang mengenal Suzuki Jimny 5 Pintu sebagai SUV bergaya klasik dengan kemampuan off-road yang mumpuni. Namun, di balik tampilannya yang tangguh, muncul pertanyaan yang cukup sering terdengar: apakah mobil ini nyaman digunakan sebagai kendaraan harian? Selama satu minggu penggunaan dengan rute yang cukup beragam, mulai dari perjalanan dalam kota, kemacetan, jalan tol hingga kondisi jalan yang kurang bersahabat, Suzuki Jimny 5 Pintu memberikan pengalaman yang menarik. Mobil ini memang bukan SUV yang mencoba menyenangkan semua orang, tetapi justru memiliki karakter yang kuat. Lalu, apakah Jimny 5 Pintu layak menjadi kendaraan sehari-hari? Posisi Duduk Nyaman dan Visibilitas Sangat Baik Hal pertama yang langsung terasa adalah posisi duduk yang tinggi. Pengemudi mendapatkan pandangan ke depan yang luas sehingga lebih percaya diri ketika melintasi jalan perkotaan yang padat. Desain bodinya yang mengotak juga memberikan keuntungan tersendiri. Sudut-sudut mobil mudah diperkirakan sehingga membantu saat bermanuver maupun parkir di area sempit. Meski dimensinya lebih panjang dibanding Jimny 3 pintu, adaptasinya tidak membutuhkan waktu lama. Mesin Masih Terasa Cukup untuk Kebutuhan Harian Suzuki Jimny 5 Pintu menggunakan mesin K15B 1.500 cc empat silinder yang menghasilkan tenaga sekitar 102 PS dan torsi 130 Nm. Di atas kertas, angka tersebut memang tidak terdengar besar. Namun selama digunakan untuk aktivitas harian, performanya masih terasa cukup. Akselerasi tidak bisa disebut agresif, tetapi respons pedal gas cukup halus untuk menghadapi lalu lintas kota maupun cruising di jalan tol. Karakter mesin yang sederhana juga membuat pengendara tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. Jimny bukan mobil yang mengajak pengemudi berkendara dengan kecepatan tinggi. Sebaliknya, mobil ini lebih mengutamakan kenyamanan menikmati perjalanan. Masih Nyaman Dipakai Macet Banyak yang mengira SUV ladder frame akan terasa melelahkan ketika digunakan setiap hari. Kenyataannya, Jimny 5 Pintu masih mampu memberikan kenyamanan yang cukup baik. Selama melewati kemacetan, transmisi otomatis bekerja cukup halus. Suspensinya memang terasa lebih kaku dibanding SUV monokok modern, tetapi tidak sampai mengganggu kenyamanan secara berlebihan. Justru karakter suspensi seperti ini membuat mobil terasa kokoh ketika melewati jalan berlubang, polisi tidur maupun permukaan jalan yang tidak rata. Konsumsi BBM Suzuki Jimny 5 Pintu 1:12,6 Km/liter Salah satu hal yang cukup mengejutkan adalah konsumsi bahan bakarnya. Selama penggunaan kombinasi jalan kota dan tol, rata-rata konsumsi BBM berada di kisaran 12,6 km/liter. Angka tersebut tentu bisa berubah tergantung gaya berkendara, kondisi lalu lintas, serta penggunaan sistem penggerak, tetapi untuk SUV ladder frame berpenggerak empat roda, hasil tersebut masih tergolong wajar. Kabin Lebih Praktis Berkat Dua Pintu Tambahan Inilah salah satu alasan banyak orang menunggu kehadiran Jimny 5 Pintu. Dua pintu belakang membuat akses menuju bangku baris kedua jauh lebih mudah dibanding versi 3 pintu. Penumpang tidak lagi harus melipat jok depan ketika ingin masuk ke belakang. Ruang kaki penumpang belakang juga terasa lebih lega sehingga mobil lebih nyaman digunakan bersama keluarga maupun teman. Bagasi pun menjadi lebih praktis untuk membawa kebutuhan harian, perlengkapan kerja, hingga barang bawaan saat bepergian keluar kota. Tetap Memiliki Kemampuan Off-road yang Mumpuni Meski lebih sering digunakan di jalan raya, karakter asli Jimny tetap tidak berubah. Sistem penggerak AllGrip Pro 4WD, transfer case dengan mode 2H, 4H dan 4L, sasis ladder frame, serta ground clearance yang tinggi membuat mobil ini tetap siap diajak melewati berbagai kondisi jalan. Kemampuan tersebut memang jarang dimanfaatkan setiap hari. Namun, ada rasa percaya diri lebih ketika harus melewati jalan rusak, genangan air, hingga jalur menuju lokasi wisata yang belum sepenuhnya beraspal. Nyaman Digunakan untuk Aktivitas Harian Selama kurang lebih satu minggu penggunaan, Suzuki Jimny 5 Pintu menunjukkan bahwa karakter SUV ladder frame tidak selalu identik dengan kenyamanan yang buruk. Justru sebaliknya, suspensinya mampu meredam permukaan jalan dengan cukup baik sehingga tetap nyaman digunakan untuk mobilitas sehari-hari. Baik saat melintasi kemacetan, jalan bergelombang, maupun polisi tidur, karakter suspensinya terasa pas. Memang masih ada sedikit ayunan bodi yang menjadi ciri khas SUV dengan sasis ladder frame, namun tidak sampai mengganggu kenyamanan selama berkendara. Transmisi otomatisnya juga bekerja dengan halus, membuat mobil ini cukup menyenangkan dikendarai di lalu lintas perkotaan yang padat. Namun, Jimny bukan pilihan bagi mereka yang mencari SUV paling lega, paling halus, atau paling kaya fitur. Mobil ini lebih cocok untuk pengemudi yang mengutamakan karakter, desain ikonik, serta kemampuan melibas berbagai kondisi jalan tanpa perlu khawatir. Jika Anda menginginkan SUV yang tidak hanya tampil berbeda tetapi juga siap diajak berpetualang kapan saja, Suzuki Jimny 5 Pintu masih menjadi salah satu pilihan yang menarik. Sebaliknya, bila prioritas utama adalah kenyamanan kabin, ruang penumpang yang luas, dan fitur modern, ada beberapa SUV lain di kelas yang sama yang mungkin lebih sesuai dengan kebutuhan. Lihat Selengkapnya
Wuling Perkenalkan Aira EV, Mobil Listrik Kompak dengan Fitur Lengkap dan Jarak Tempuh 300 Km
13 Jul 2026
Wuling Perkenalkan Aira EV, Mobil Listrik Kompak dengan Fitur Lengkap dan Jarak Tempuh 300 Km 13 Jul 2026 CIKARANG, GoodCar.id – Wuling Motors kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan di Indonesia. Bertepatan dengan perayaan sembilan tahun kehadirannya di Tanah Air, Wuling menggelar sesi Media First Impression Aira EV di fasilitas produksinya di Cikarang, Jawa Barat. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan hari jadi Wuling ke-9 yang mengusung tema “Tumbuh Bersama Sebagai Keluarga”. Melalui momentum ini, Wuling memperkenalkan Aira EV di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026. Meski pengumuman harganya baru akan diumumkan di ajang GIIAS 2026, namun Ricky telah menyampaikan estimasi harganya." Saat ini kami masih mengkalkulasi untuk harga yang terbaik, kami diusahakan harganya bisa di bawah 200 juta rupiah," ungkapnya Marketing Operation Director Wuling Motors Ricky Christian juga mengatakan, " Wuling Aira EV ini adalah produk baru model baru kami, dan untuk Air EV saat ini masih kami pasarkan. Karena kami melihat 2 produk ini memiliki keunggulan berbeda dan kami melihat wuling Air EV dan Aira EV ini memiliki peminatnya sendiri- sendiri. dan harapannya kedua produk ini bisa diterima baik di pasar Indonesia" . Dirancang untuk Mobilitas Perkotaan yang Praktis Product Planning Wuling Motors, Aji Ibrahim, menjelaskan bahwa Aira EV dikembangkan dengan fokus pada kemudahan penggunaan sehari-hari. “Melalui sesi Media First Impression ini, kami mengajak rekan media untuk melihat langsung interior Aira EV dan merasakan pengalaman berkendara singkat bersama city car EV terbaru Wuling. Kami berharap kesempatan ini dapat memberikan gambaran awal mengenai karakter Aira EV yang dirancang untuk mendukung mobilitas harian dengan mudah dan praktis,” ujarnya. Dari sisi dimensi, Wuling Aira EV hadir dengan ukuran yang kompak. Kendaraan listrik ini memiliki panjang 3.268 mm, lebar 1.550 mm, dan tinggi 1.575 mm, serta wheelbase mencapai 2.190 mm. Ukuran tersebut membuat Aira EV ideal untuk digunakan di jalanan perkotaan yang padat sekaligus memudahkan saat mencari ruang parkir. Kepraktisan semakin ditunjang oleh konfigurasi empat pintu yang memberikan akses lebih nyaman bagi pengemudi maupun penumpang. Selain itu, radius putar hanya 4,5 meter membuat mobil ini lebih lincah ketika bermanuver di area sempit atau saat melakukan putar balik. Desain Modern dengan Sentuhan Artistik Wuling Aira EV mengusung desain yang berbeda dari kendaraan listrik kompak pada umumnya. Tampilan eksteriornya mengombinasikan konsep artistik dengan pilihan warna bodi two-tone yang memberikan kesan modern dan ekspresif. Karakter visual kendaraan ini diperkuat melalui penggunaan rounded LED headlamp di bagian depan dan rounded LED rear lamp di bagian belakang. Identitas unik tersebut membuat Aira EV mudah dikenali di jalan. Tak hanya itu, Wuling juga melengkapi kendaraan ini dengan LED high mount stop lamp dan velg berukuran 13 inci dengan desain leaf clover, yang semakin memperkuat kesan stylish pada city car listrik terbaru tersebut. Kabin Unik dengan Fitur Modern Masuk ke dalam kabin, Aira EV menawarkan suasana interior bertema “Cookies and Cream” yang memberikan nuansa segar dan berbeda dibandingkan kendaraan lain di kelasnya. Pada area pengemudi tersedia berbagai fitur modern yang mendukung kenyamanan berkendara. Wuling menyematkan head unit 10,1 inci yang telah mendukung smartphone interconnection, serta instrument cluster digital 7 inci yang menyajikan berbagai informasi kendaraan secara jelas. Kemudahan pengoperasian juga didukung oleh steering control wheel yang memungkinkan pengemudi mengatur sistem AC dan multimedia tanpa harus melepaskan tangan dari kemudi. Sementara itu, kursi pengemudi sudah dilengkapi pengaturan empat arah untuk memberikan posisi duduk yang lebih ergonomis. Motor Listrik 30 kW dengan Jarak Tempuh 300 Km Sebagai kendaraan listrik murni, Wuling Aira EV mengandalkan motor listrik berkekuatan 30 kW yang dipadukan dengan baterai berkapasitas 25,1 kWh. Kombinasi tersebut memungkinkan mobil ini menempuh jarak hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar CLTC. Menariknya, Aira EV menggunakan sistem penggerak roda belakang atau Rear-Wheel Drive (RWD), sebuah konfigurasi yang cukup jarang ditemukan pada kendaraan listrik kompak di kelasnya. Sistem ini diklaim mampu memberikan karakter berkendara yang lebih stabil dan menyenangkan untuk penggunaan harian. Lengkap dengan Fitur Keselamatan Selain menawarkan desain menarik dan teknologi listrik yang efisien, Wuling juga membekali Aira EV dengan berbagai fitur keselamatan modern. Beberapa fitur yang tersedia meliputi 2 SRS Airbags, Tire Pressure Monitoring System (TPMS), Hill Hold Control (HHC), Electronic Stability Control (ESC), kamera parkir belakang, sensor parkir, hingga Electric Parking Brake (EPB) yang dilengkapi fitur Auto Vehicle Hold (AVH). Dengan kombinasi dimensi kompak, desain modern, fitur teknologi terkini, serta jarak tempuh yang kompetitif, Wuling Aira EV diproyeksikan menjadi salah satu pilihan menarik di segmen city car listrik Indonesia. Kehadirannya sekaligus menegaskan langkah Wuling dalam memperluas lini kendaraan elektrifikasi yang semakin relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat urban saat ini. Lihat Selengkapnya
Review Changan Deepal S05 BEV, Kualitas Kabin dan Handling Memuaskan!
11 Jul 2026
Review Changan Deepal S05 BEV, Kualitas Kabin dan Handling Memuaskan! 11 Jul 2026 Bandung, Goodcar.id – Sejujurnya, sebelum duduk di balik kemudi Changan Deepal S05 tahun lalu di China, saya datang tanpa ekspektasi yang terlalu tinggi. Bukan karena meragukan produknya, tetapi dalam beberapa tahun terakhir saya sudah mencoba cukup banyak mobil listrik asal Tiongkok. Hampir semuanya menawarkan resep yang mirip, desain futuristis, daftar fitur yang panjang, layar berukuran besar, serta akselerasi instan khas kendaraan listrik. Namun setelah beberapa jam digunakan, biasanya mulai terlihat di mana komprominya. Ada yang suspensinya terlalu keras, ada yang material kabinnya terasa biasa saja, bahkan ada pula yang menawarkan wireless charger hanya sebagai pelengkap karena pengisian dayanya nyaris tidak terasa. Hingga akhirnya Goodcar kembali mengikuti media test drive Changan Deepal S05 BEV bertajuk Extend Your Freedom, yang digelar pada 9-10 Juli 2026 dengan rute Bandung-Sumedang-Cirebon-Jakarta. Hari pertama dimulai dari Stasiun Whoosh menuju dealer Changan Bandung, selanjutnya ke kawasan Subang-Linggarjati, Kuningan. Jalur yang disiapkan cukup lengkap untuk mengenal karakter sebuah mobil, mulai dari lalu lintas perkotaan Bandung, jalan tol, hingga jalur perbukitan dengan kombinasi tanjakan dan tikungan panjang. Frameless Door Window Bikin Beda Sebelum mobil bergerak, perhatian saya justru tertuju pada detail yang mungkin tidak terlalu diperhatikan banyak orang, yakni frameless door window. Kaca tanpa bingkai memang bukan fitur yang menentukan performa sebuah mobil. Namun ketika pintu dibuka, detail tersebut langsung memberikan kesan premium. Dipadukan dengan electric hidden door handle, desain lampu belakang LED Star Flame serta siluet bodi yang bersih, Deepal S05 terlihat seperti SUV yang berada satu kelas di atas pesaing-pesaingnya. Begitu masuk ke dalam kabin, kesan tersebut justru semakin terasa. Jujur saja, saya sempat beberapa kali menyentuh dashboard dan door trim. Material yang digunakan terasa berbeda dibanding beberapa SUV listrik yang pernah saya coba sebelumnya. Dashboard dilapisi material soft touch dengan sentuhan jahitan yang membuat tampilannya lebih berkelas. Hal serupa juga ditemukan pada door trim sehingga nuansa premium tidak hanya berfokus pada area pengemudi. Menurut saya, inilah salah satu bagian yang menunjukkan Deepal S05 dikembangkan dengan perhatian terhadap detail. Deepal S05 menyediakan cukup banyak ruang penyimpanan. Mulai dari konsol tengah, armrest, cup holder hingga kompartemen di pintu depan dan belakang. Sekilas memang terdengar sederhana. Namun ketika melakukan perjalanan ratusan kilometer sambil membawa kamera, dompet, kartu tol, botol minum hingga berbagai perlengkapan kecil, keberadaan kompartemen seperti ini justru sangat membantu. Wireless Charging yang Benar-Benar Mengisi Daya Salah satu fitur yang paling sering saya gunakan sepanjang perjalanan adalah wireless charging. Terus terang, saya bukan tipe orang yang mudah terkesan dengan fitur ini. Pengalaman mencoba beberapa mobil listrik sebelumnya membuat saya berpikir wireless charger biasanya hanya mampu menjaga daya baterai agar tidak cepat habis. Namun pengalaman saya di Deepal S05 sedikit berbeda. Sepanjang perjalanan smartphone terus digunakan untuk navigasi Google Maps, memotret lokasi, merekam video, hingga sesekali membalas pesan WhatsApp. Dalam kondisi seperti itu saya justru melihat indikator baterai terus bertambah. Mungkin terdengar sepele. Namun buat saya, ini menunjukkan bahwa wireless charging di Deepal S05 benar-benar bekerja sebagaimana mestinya. Kabin Nyaman untuk Perjalanan Jauh Semakin jauh perjalanan meninggalkan Bandung menuju kawasan Linggarjati, kenyamanan kabin mulai terasa. Posisi duduk pengemudi cukup ergonomis sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan posisi ideal. Sementara itu, kursi penumpang depan justru menjadi salah satu fitur yang paling menarik perhatian. Changan membekalinya dengan Royal Comfort Seat yang dilengkapi electric leg rest, memory seat dan nap mode. Electric leg rest menjadi fitur yang paling sering digunakan selama perjalanan. Ketika mulai memasuki jam kedua perjalanan, posisi duduk menjadi jauh lebih rileks karena kaki mendapatkan penopang tambahan. Fitur seperti ini masih jarang ditemukan pada SUV listrik di kelasnya. Perjalanan juga terasa semakin menyenangkan berkat panoramic roof berukuran 1,9 meter persegi yang membuat kabin terasa lapang. Sementara seluruh pengaturan AC dilakukan melalui layar sentuh 15,4 inci beresolusi 2.5K yang sudah menggunakan teknologi Sunflower Screen. Awalnya saya mengira seluruh pengaturan yang dipusatkan di layar akan terasa merepotkan. Namun setelah beberapa saat digunakan, tampilannya cukup intuitif dan respons layarnya juga cepat. Yang lebih penting, performa AC bekerja sangat baik. Meski perjalanan dilakukan pada siang hari dengan suhu udara yang cukup panas, pendingin kabin mampu menjaga temperatur tetap nyaman tanpa perlu mengatur kipas pada level tertinggi. Mobil Diajak Lari Hingga 170 KPJ tetap Tenang Kalau harus memilih satu hal yang paling membekas setelah menghabiskan ratusan kilometer bersama Deepal S05 BEV, jawabannya adalah handling. Di jalan tol, mobil ini sempat kami bejek hingga kecepatan 172 kpj, masih tetap terbilang mudah dikendalikan. Suspensi cenderung rigid, menggunakan ban Bridgestone serta adanya rem cakram pada keempat roda yang bekerja cukup baik pun membuat saya semakin tenang. Begitu hal ini Goodcar konfirmasi ke Changan Indonesia, Head of Marketing Changan Indonesia Rijal Mulyadi mengatakan jika Changan Deepal S05 telah mengalami penyesuaian karakter suspensi. “Berbeda dengan setup suspensi China, Deepal S05 BEV dan REEV telah dituning ulang oleh enjiner-enjiner Jerman,” kata Rijal. Keluar dari Bandung menuju jalan yang lebih lengang, saya mulai mencoba karakter mobil dengan beberapa kali berpindah jalur pada kecepatan yang aman. Respons kemudinya terasa cukup presisi, sementara bodi mobil tetap stabil tanpa banyak gejala limbung. Ketika perjalanan berlanjut menuju kawasan Linggarjati dengan kombinasi tanjakan dan tikungan panjang, karakter tersebut semakin terasa. Suspensinya menurut saya berada di titik yang pas. Tidak terlalu empuk sehingga mobil tetap stabil saat menikung, tetapi juga tidak keras ketika melewati sambungan beton maupun permukaan jalan yang bergelombang. Deepal S05 dibangun menggunakan EPA1 All Electric Digital Platform dengan konfigurasi Rear Wheel Drive (RWD). Ditambah wheelbase sepanjang 2.880 mm, mobil ini memiliki distribusi bobot yang baik sehingga lebih percaya diri saat diajak bermanuver. Bagi saya, inilah salah satu keunggulan terbesar Deepal S05 dibanding beberapa kompetitor di kelasnya. Tenaga Besar Tidak Terasa Berlebihan Di atas kertas, Deepal S05 BEV dibekali motor listrik yang menghasilkan tenaga maksimum 200 kW atau sekitar 268 hp, dengan torsi 320 Nm yang langsung disalurkan ke roda belakang. Angka tersebut memang terdengar besar. Namun yang saya sukai, tenaga itu disalurkan dengan karakter yang cukup halus. Saat menyalip kendaraan di jalan atau menghadapi tanjakan menuju kawasan Kuningan, saya tidak perlu menginjak pedal gas terlalu dalam. Tenaga langsung hadir secara instan, khas kendaraan listrik, tetapi tetap mudah dikontrol sehingga tidak membuat pengemudi merasa gugup. Karakter seperti ini menurut saya lebih penting dibanding sekadar mengejar akselerasi 0-100 km/jam yang cepat. ADAS Smooth Memasuki ruas tol menuju Cirebon, saya mulai memanfaatkan fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang disematkan pada Deepal S05. Fitur Integrated Adaptive Cruise Control (IACC) bekerja menjaga kecepatan sekaligus menyesuaikan jarak dengan kendaraan di depan secara otomatis. Dipadukan dengan Lane Keeping Assist, perjalanan di jalan tol terasa lebih santai karena mobil membantu tetap berada di jalurnya. Saya tetap memegang kemudi dan mengawasi kondisi lalu lintas, tetapi kehadiran sistem ini cukup membantu mengurangi rasa lelah, terutama ketika harus menempuh perjalanan jarak jauh. Selain itu tersedia pula kamera 360 derajat, radar depan dan belakang, serta berbagai fitur keselamatan aktif yang membuat proses parkir maupun bermanuver di ruang sempit terasa lebih mudah. Baterai dan Jarak Tempuh Cukup untuk Keluar Kota Deepal S05 BEV menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 56,12 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 470 kilometer berdasarkan standar NEDC. Dalam penggunaan nyata, tentu hasilnya akan dipengaruhi gaya mengemudi, kondisi jalan, hingga penggunaan AC dan berbagai fitur lainnya. Namun melihat karakter konsumsi energinya selama perjalanan, angka tersebut menurut saya cukup realistis untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian maupun perjalanan antarkota. Nilai tambah lainnya adalah penggunaan Golden Shield Battery, teknologi baterai yang telah melalui berbagai pengujian keamanan dan menjadi salah satu fokus Changan dalam mengembangkan kendaraan listriknya. Lihat Selengkapnya
Intip Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Perdana BAIC di Indonesia yang Dibuka Mulai Rp300 Jutaan
10 Jul 2026
Intip Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Perdana BAIC di Indonesia yang Dibuka Mulai Rp300 Jutaan 10 Jul 2026 Tangerang, GoodCar.id – PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) resmi memperkenalkan BAIC T1, kendaraan listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) pertama BAIC untuk pasar Indonesia. Kehadiran model ini menjadi langkah awal BAIC dalam memasuki era kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) sekaligus memperkuat persaingan di segmen mobil listrik premium yang semakin berkembang di Tanah Air. Dengan harga pre-booking yang diproyeksikan berada di kisaran Rp300 jutaan, BAIC T1 hadir menawarkan kombinasi desain modern, kabin lapang, teknologi pintar, dan fitur premium yang ditujukan bagi konsumen urban yang menginginkan kendaraan listrik praktis untuk penggunaan sehari-hari. BAIC Indonesia menargetkan penjualan hingga 1.000 unit sampai akhir 2026 dan membidik sekitar 16 persen pangsa pasar segmen Premium Hatchback Crossover EV di Indonesia. Awal Strategi Kendaraan Listrik BAIC di Indonesia Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia, Dhani Yahya, mengatakan peluncuran BAIC T1 menjadi tonggak penting dalam strategi jangka panjang perusahaan untuk membangun portofolio kendaraan energi baru di Indonesia. Menurutnya, pertumbuhan pasar kendaraan listrik yang terus meningkat menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin siap menerima teknologi mobilitas ramah lingkungan. Dukungan pemerintah serta semakin berkembangnya infrastruktur pengisian daya turut menjadi faktor pendorong adopsi kendaraan listrik nasional. BAIC optimistis kehadiran T1 dapat memperluas basis pelanggan sekaligus memperkuat posisi merek sebagai salah satu pemain baru di pasar kendaraan listrik Indonesia. Berbasis Arcfox, Hadir dengan DNA Premium BAIC T1 sebenarnya dikembangkan dari Arcfox T1, salah satu model yang berasal dari sub-brand premium milik BAIC Group di Tiongkok. Meski menggunakan nama BAIC T1 untuk pasar Indonesia, kendaraan ini tetap mempertahankan karakter premium yang menjadi ciri khas Arcfox, mulai dari kualitas manufaktur, desain modern, hingga teknologi yang diusung. Langkah ini dilakukan agar BAIC dapat menghadirkan kendaraan listrik dengan nilai kompetitif tanpa menghilangkan identitas premium yang melekat pada produk tersebut. Kabin Luas dan Wheelbase Terpanjang di Kelasnya Salah satu daya tarik utama BAIC T1 adalah dimensinya yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan. Mobil listrik ini memiliki ukuran panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.572 mm, dengan wheelbase mencapai 2.770 mm. Angka tersebut menjadikannya sebagai salah satu kendaraan dengan wheelbase terpanjang di segmennya. Dimensi yang besar memberikan keuntungan berupa ruang kabin yang lebih lega bagi penumpang. Tidak hanya itu, BAIC T1 juga menawarkan hingga 32 ruang penyimpanan, termasuk tujuh phone holder dan lima hook multifungsi yang mendukung aktivitas harian pengguna. Kesan premium semakin terasa berkat penggunaan velg berukuran 18 inci, yang diklaim sebagai salah satu yang terbesar di kelasnya. Untuk meningkatkan kenyamanan, BAIC turut menghadirkan Sky Roof seluas 2,34 meter persegi yang dipadukan dengan electric sunshade sehingga kabin terasa lebih lapang dan terang. Dibekali Teknologi Pintar dan Fitur ADAS Lengkap Masuk ke sektor teknologi, BAIC T1 dibekali layar infotainment berukuran besar yang terintegrasi dengan panel instrumen digital modern. Sistem ini mendukung konektivitas smartphone dan pembaruan perangkat lunak melalui teknologi Over-the-Air (OTA) sehingga kendaraan dapat terus mendapatkan peningkatan fitur tanpa harus datang ke bengkel. Pada aspek keselamatan, BAIC T1 dibekali 12 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang dirancang untuk membantu pengemudi dalam berbagai kondisi berkendara. Kehadiran teknologi tersebut membuat pengalaman berkendara menjadi lebih aman, nyaman, dan intuitif, terutama saat digunakan di lingkungan perkotaan yang padat. Jarak Tempuh 425 Km dan Fast Charging 25 Menit BAIC T1 menggunakan baterai berkapasitas 42,3 kWh yang mampu menghasilkan jarak tempuh hingga 425 kilometer berdasarkan standar CLTC. Untuk mendukung mobilitas modern, mobil ini telah dilengkapi teknologi DC Fast Charging yang memungkinkan pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 25 menit. Kemampuan tersebut membuat pengguna tidak perlu menunggu lama saat melakukan pengisian daya, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh. Punya Fitur V2L dan Vehicle-to-Vehicle Charging Keunggulan lain yang ditawarkan BAIC T1 adalah hadirnya fitur Vehicle-to-Load (V2L) dengan kapasitas hingga 3.500 watt. Fitur ini memungkinkan kendaraan menjadi sumber listrik portabel untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik seperti laptop, peralatan rumah tangga, hingga perlengkapan aktivitas luar ruangan. Selain itu, BAIC T1 juga telah mendukung Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging, teknologi yang memungkinkan kendaraan berbagi daya dengan kendaraan listrik lainnya. Dipadukan dengan sistem audio enam speaker dan teknologi Soundproof Cabin yang mampu meredam hingga 85 persen suara dari luar, BAIC T1 menawarkan pengalaman berkendara yang nyaman sekaligus modern. Dengan berbagai fitur tersebut, BAIC T1 hadir sebagai alternatif menarik di segmen mobil listrik premium dengan harga yang relatif terjangkau, sekaligus menjadi langkah awal BAIC dalam memperluas pasar kendaraan listrik di Indonesia. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.