Platform Otomotif Terpercaya
Platform Otomotif Terpercaya
Proses Pembelian Cepat dan Mudah
Proses Pembelian Cepat dan Mudah
Mendukung Mobilitas Ramah Lingkungan
Mendukung Mobilitas Ramah Lingkungan
Transparansi dan Kepercayaan
Transparansi dan Kepercayaan
Koleksi Mobil Bekas Berkualitas
MPV
City Car
Luxury
SUV
Sedan
Hybrid
Koleksi Mobil Bekas MPV
Lihat Semua
12
Mobil Great New Xenia 2019 Bekas
2019
Grade B
MT
146.500 Km
Rp 135.000.000
Cicilan mulai dari Rp 3.150.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil Sigra 2023 Bekas
2023
Grade B
MT
27.737 Km
Rp 150.000.000
Cicilan mulai dari Rp 3.500.000
Kota Adm. Jakarta Timur
+1 LAINNYA
12
Mobil Sigra 2022 Bekas
2022
Grade B
MT
42.815 Km
Rp 137.000.000
Cicilan mulai dari Rp 3.197.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil Kijang Innova 2019 Bekas
2019
Grade B
AT
69.715 Km
Rp 265.000.000
Cicilan mulai dari Rp 5.333.000
Kota Adm. Jakarta Timur
Koleksi Mobil Bekas City Car
Lihat Semua
12
Mobil Sigra 2022 Bekas
2022
Grade B
MT
42.815 Km
Rp 137.000.000
Cicilan mulai dari Rp 3.197.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil Sigra 2023 Bekas
2023
Grade B
MT
27.737 Km
Rp 150.000.000
Cicilan mulai dari Rp 3.500.000
Kota Adm. Jakarta Timur
+1 LAINNYA
12
Mobil Brio 2016 Bekas
2016
Grade C
MT
125.389 Km
Rp 115.000.000
Cicilan mulai dari Rp 2.722.000
Kota Adm. Jakarta Timur
11
Mobil Magnite 2020 Bekas
2020
Grade B
AT
26.652 Km
Rp 210.000.000
Cicilan mulai dari Rp 4.900.000
Kabupaten Cirebon
+1 LAINNYA
Koleksi Mobil Bekas Luxury
Lihat Semua
12
Mobil A-Class 2022 Bekas
2022
Grade B
AT
4.684 Km
Rp 1.150.000.000
Cicilan mulai dari Rp 26.833.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil Evoque 2022 Bekas
2022
Grade B
AT
13.250 Km
Rp 1.900.000.000
Cicilan mulai dari Rp 44.333.000
Kota Adm. Jakarta Utara
12
Mobil Discovery 2022 Bekas
2022
Grade B
AT
13.854 Km
Rp 1.700.000.000
Cicilan mulai dari Rp 39.667.000
Kota Adm. Jakarta Utara
11
Mobil Range Rover 2023 Bekas
2023
Grade B
AT
5.619 Km
Rp 5.200.000.000
Cicilan mulai dari Rp 121.333.000
Kota Adm. Jakarta Utara
Koleksi Mobil Bekas SUV
Lihat Semua
12
Mobil CR-V 2018 Bekas
2018
Grade B
AT
46.386 Km
Rp 312.000.000
Cicilan mulai dari Rp 7.384.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil HR-V 2019 Bekas
2019
Grade E
AT
53.000 Km
Rp 231.000.000
Cicilan mulai dari Rp 5.390.000
Kota Tangerang Selatan
12
Mobil HR-V 2020 Bekas
2020
Grade E
AT
136.532 Km
Rp 245.000.000
Cicilan mulai dari Rp 5.717.000
Kota Adm. Jakarta Timur
13
Mobil HR-V 2020 Bekas
2020
Grade B
AT
72.954 Km
Rp 325.000.000
Cicilan mulai dari Rp 7.583.000
Kota Adm. Jakarta Timur
Koleksi Mobil Bekas Sedan
Lihat Semua
11
Mobil A8 2012 Bekas
2012
Grade B
AT
17.124 Km
Rp 620.000.000
Cicilan mulai dari Rp 14.467.000
Kota Adm. Jakarta Timur
+1 LAINNYA
11
Mobil C300 2018 Bekas
2018
Grade B
AT
10.862 Km
Rp 850.000.000
Cicilan mulai dari Rp 20.117.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil S-Class 2015 Bekas
2015
Grade B
AT
41.250 Km
Rp 810.000.000
Cicilan mulai dari Rp 18.900.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil All New Leaf 2021 Bekas
2021
Grade B
AT
26.138 Km
Rp 240.000.000
Cicilan mulai dari Rp 5.600.000
Kota Adm. Jakarta Timur
+1 LAINNYA
Koleksi Mobil Bekas Hybrid
Lihat Semua
11
Mobil Range Rover Sport 2023 Bekas
2023
Grade B
AT
5.212 Km
Rp 4.700.000.000
Cicilan mulai dari Rp 109.667.000
Kota Adm. Jakarta Utara
10
Mobil All New Kicks e-Power 2020 Bekas
2020
Grade B
AT
29.335 Km
Rp 200.000.000
Cicilan mulai dari Rp 4.667.000
Kota Pekanbaru
+1 LAINNYA
Discount 24%
12
Mobil All New Kicks e-Power 2022 Bekas
2022
Grade B
AT
14.621 Km
24 %
Rp 380.000.000
Rp 290.000.000
Cicilan mulai dari Rp 6.767.000
Kota Adm. Jakarta Timur
+1 LAINNYA
12
Mobil All New Kicks e-Power 2022 Bekas
2022
Grade B
AT
31.147 Km
Rp 250.000.000
Cicilan mulai dari Rp 5.833.000
Kota Adm. Jakarta Timur
+1 LAINNYA
Mobil Listrik
Lihat Semua
14
Mobil 4 EV
MG 4 EV
Rp 419 Juta
14
Mobil VF 6
Vinfast VF 6
Rp 384 Juta
14
Mobil Ariya
Nissan Ariya
Rp 754 Juta
14
Mobil U
NETA U
Rp 464 Juta
14
Mobil Atto 4
BYD Atto 4
Rp 464 Juta
14
Mobil UT
AION UT
Rp 330 Juta
14
Mobil e-N1
Honda e-N1
Rp 846 Juta
14
Mobil SEALION 7
BYD SEALION 7
Rp 719 Juta
14
Mobil KONA EV
Hyundai KONA EV
Rp 516 Juta
14
Mobil V
NETA V
Rp 317 Juta
14
Mobil X
NETA X
Rp 428 Juta
14
Mobil Atto 1
BYD Atto 1
Rp 195 Juta - Rp 235 Juta
14
Mobil DENZA D9
BYD DENZA D9
Rp 950 Juta
14
Mobil EV 4
KIA EV 4
Rp 380 Juta - Rp 580 Juta
14
Mobil Macan
PORSCHE Macan
Rp 2 M - Rp 3.9 M
14
Mobil EV 6
KIA EV 6
Rp 1.3 M - Rp 1.7 M
14
Mobil J6
Chery J6
Rp 505 Juta - Rp 608 Juta
14
Mobil 009
Zeekr 009
Rp 2.2 M
14
Mobil G6
Xpeng G6
Akan Datang
14
Mobil X9
Xpeng X9
Akan Datang
Jasa Inspeksi Mobil Terpercaya
Jasa Inspeksi Mobil
Mulai Dari
Rp 350.000
Rp 200.000
Jadwalkan Inspeksi
%
Corporate

Memiliki kebutuhan jasa inspeksi yang lebih banyak, lebih profesional dan bisa terintegrasi antar sistem?

Hubungi Kami
Ulasan & Artikel
Lihat Semua
Semua
Artikel
GoodBike
Tips & Trik
Ulasan
Cara Maksimalkan Roof Box di Mobil Mitsubishi, Jangan Asal Pasang
22 May 2026
Cara Maksimalkan Roof Box di Mobil Mitsubishi, Jangan Asal Pasang 22 May 2026 Jakarta, Goodcar.id - Penggunaan roof box di mobil keluarga makin populer, terutama saat kebutuhan membawa barang meningkat, seperti liburan atau mudik. Pada beberapa model Mitsubishi seperti Mitsubishi Pajero Sport, Mitsubishi Xpander Cross, Mitsubishi Xforce, hingga Mitsubishi Destinator, keberadaan roof rail atau flush rail jadi modal penting untuk menambah kapasitas angkut. Namun, penggunaan roof box tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada sejumlah hal teknis yang perlu diperhatikan agar tetap aman dan tidak berdampak ke kenyamanan berkendara. Fungsi Roof Rail Secara konstruksi, roof rail atau flush rail bukan sekadar aksesori visual. Komponen ini dirancang sebagai titik tumpu tambahan untuk distribusi beban di atap mobil. “Roof rail atau flush rail memungkinkan Anda menambah ruang penyimpanan di atas mobil Mitsubishi Motors kesayangan. Kedua jenis rail tersebut bisa dijadikan dudukan untuk memasang aksesori tambahan seperti roof rack atau roof box.” Dengan kata lain, roof rail berfungsi sebagai dasar sebelum memasang cross bar, lalu roof box. Tanpa sistem ini, beban di atap berisiko terpusat di satu titik dan berpotensi merusak struktur. Pilih Roof Box yang Sesuai, Jangan Asal Murah Langkah awal yang sering dianggap sepele adalah pemilihan roof box. Padahal, tiap mobil punya dimensi atap berbeda, termasuk jarak antar rail. “Gunakan roof rack atau roof box yang sesuai. Pastikan memilih roof rack atau roof box yang kompatibel dengan jenis roof rail mobil.” Kesalahan memilih ukuran bisa berdampak ke kestabilan, bahkan meningkatkan hambatan angin saat melaju di kecepatan tinggi. Perhatikan Batas Beban, Ini yang Sering Diabaikan Salah satu kesalahan umum pengguna adalah menganggap atap mobil bisa menahan beban besar tanpa batas. “Setiap roof rail punya batas beban (load limit) tertentu, biasanya antara 50–100 kg.” Melebihi batas ini bukan cuma berisiko merusak komponen, tapi juga mengubah titik gravitasi kendaraan. Efeknya bisa terasa saat menikung atau pengereman mendadak. Hitung Tinggi Mobil, Biar Nggak Nyangkut Penambahan roof box otomatis meningkatkan tinggi kendaraan. Hal ini sering jadi masalah di area parkir atau gerbang tol tertentu. “Setelah roof box atau roof rack terpasang, ukur total ketinggian mobil untuk menghindari masalah saat melewati portal gerbang tol otomatis, terowongan, atau area parkir basement.” Langkah ini terdengar sederhana, tapi sering terlewat dan berujung insiden kecil yang sebenarnya bisa dihindari. Susun Barang dengan Benar, Bukan Sekadar Masuk Efisiensi roof box bukan hanya soal kapasitas, tapi juga cara menyusun barang. “Gunakan tali pengikat atau strap khusus untuk memastikan barang tidak bergeser saat mobil melaju.” Distribusi beban harus merata, dengan barang berat diletakkan di bagian tengah. Hindari menumpuk terlalu tinggi karena bisa mengganggu aerodinamika. Gaya Berkendara Harus Berubah Penggunaan roof box membawa konsekuensi pada karakter berkendara. “Saat membawa barang di roof rack dengan roof box, sebaiknya gaya mengemudi lebih tenang dan hati-hati, karena beban tambahan di atap mengubah titik gravitasi, meningkatkan risiko limbung, dan memperpanjang jarak pengereman.” Artinya, pengemudi perlu menjaga kecepatan, menghindari manuver mendadak, serta memberi jarak aman lebih panjang. Cek Kondisi Secara Berkala Meski terlihat kokoh, komponen di atap tetap butuh perhatian. “Pastikan kondisinya masih baik, tak ada bagian yang kendur, dan tidak ada karat yang bisa mengurangi daya tahannya.” Pengecekan rutin jadi penting terutama jika roof box sering digunakan untuk perjalanan jauh. Roof rail dan roof box pada mobil Mitsubishi sejatinya dirancang untuk mendukung kebutuhan mobilitas, bukan sekadar gaya. Dengan penggunaan yang tepat, kapasitas angkut bisa bertambah tanpa harus mengorbankan ruang kabin. Namun, tanpa pemahaman yang benar, fitur ini justru bisa menimbulkan risiko baru di jalan. Di titik ini, disiplin dalam mengikuti batas teknis dan cara penggunaan menjadi kunci utama. Menggunakan roof box di mobil seperti Mitsubishi Pajero Sport atau Mitsubishi Xpander Cross memang memberi keuntungan tambahan ruang. Tapi, cara maksimalkan roof box tidak berhenti di pemasangan saja. Mulai dari pemilihan produk, memperhatikan batas beban, hingga menyesuaikan gaya berkendara, semuanya saling berkaitan. Jika dilakukan dengan benar, roof box bisa jadi solusi praktis tanpa mengganggu aspek keselamatan. Lihat Selengkapnya
Kupas Spesifikasi Suzuki S-Presso, City Car Ringkas Buat Anak Muda
22 May 2026
Kupas Spesifikasi Suzuki S-Presso, City Car Ringkas Buat Anak Muda 22 May 2026 Jakarta, GoodCar.id - Pasar konsumen muda, khususnya Generasi Z (Gen Z), kini menjadi magnet baru bagi industri otomotif tanah air. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), generasi yang lahir pada rentang tahun 1997 hingga 2012 ini mendominasi sekitar 26,47% dari total populasi Indonesia. Karakteristik mereka yang dinamis melahirkan kebutuhan akan kendaraan pertama yang tidak hanya ramah di kantong, tetapi juga kaya akan fitur hiburan modern. Merespons tren tersebut, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjagokan Suzuki S-Presso. City car kompak ini dinilai memenuhi seluruh kriteria utama Gen Z: efisien, fungsional, dan terjangkau untuk menunjang gaya hidup digital yang aktif. Efisiensi Mesin K10C dan Fitur Idling Stop Sumber Foto : Setir Kanan Salah satu daya tarik utama Suzuki S-Presso terletak pada nilai ekonomis operasionalnya. Berbekal tangki bahan bakar berkapasitas 27 liter, pengguna hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp300.000-an untuk pengisian penuh (asumsi BBM RON 92 seharga Rp12.300/liter). Urusan dapur pacu, mobil ini mengandalkan mesin K10C 1.000 cc yang sudah teruji keiritannya. Efisiensi tersebut kian optimal berkat hadirnya fitur Engine Auto Start-Stop, yang otomatis mematikan mesin saat mobil berhenti sesaat, seperti di tengah kemacetan atau lampu merah, sehingga mereduksi buang-buang bbm secara percuma. “Suzuki S-Presso hadir sebagai jawaban bagi generasi muda yang menginginkan perjalanan hemat tanpa mengorbankan kenyamanan. Menjadi salah satu city car dengan harga terbaik di Indonesia, kami yakin S-Presso adalah investasi yang sangat tepat untuk dijadikan sebagai mobil pertama,” ujar Donny Saputra, Deputy 4W Sales & Marketing Director PT SIS. Infotainment Modern untuk Gaya Hidup Digital Bukan sekadar irit, Suzuki juga memastikan aspek fun to drive tetap terjaga lewat penyematan fitur konektivitas terkini di dalam kabin. Pada bagian dashboard, tertanam head unit layar sentuh 7 inci yang sudah kompatibel dengan Apple CarPlay dan Android Auto. Fitur ini memudahkan pengemudi mengakses navigasi, melakukan komunikasi, hingga memutar musik favorit secara aman selama perjalanan. Selain itu, aspek fungsionalitas berkendara didukung oleh Multi Information Display (MID) yang informatif untuk memantau rata-rata konsumsi bahan bakar serta sisa jarak tempuh (driving range). “Fitur hiburan dan konektivitas S-Presso dirancang untuk mendukung kebutuhan pengguna muda yang terbiasa dengan perangkat digital. Perjalanan sendiri maupun bersama penumpang akan tetap terasa seru dengan berbagai fungsi di head unit,” tambah Donny. Skema Harga: Di Bawah Rp200 Juta Menargetkan status sebagai “my first car”, Suzuki mematok harga S-Presso dengan sangat kompetitif di bawah angka Rp200 juta. Untuk wilayah DKI Jakarta (harga On The Road), Suzuki S-Presso dipasarkan dengan dua pilihan transmisi: S-Presso (Manual MT): Rp173.100.000,- S-Presso (Auto Gear Shift / AGS): Rp184.600.000,- Sebagai penutup, Donny Saputra menegaskan komitmen merek berlogo 'S' ini dalam mengawal konsumen muda mereka. “Suzuki S-Presso dirancang khusus untuk memenuhi kriteria mobil pertama yang ideal: praktis, nyaman, dan ekonomis. Kami berkomitmen menjaga mobilitas pengguna tetap aman dan efisien setiap hari, lengkap dengan jaminan layanan purna jual yang mudah diakses di mana pun mereka berada.” Lihat Selengkapnya
Hadir di Surabaya, Ini Perbedaan eMotor QT dan QT Pro
22 May 2026
Hadir di Surabaya, Ini Perbedaan eMotor QT dan QT Pro 22 May 2026 Jakarta, Goodcar.id - Di tengah tren elektrifikasi, PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) membawa dua varian terbarunya, eMotor QT dan QT Pro ke Surabaya Menurut IEI kota ini dinilai punya karakter pengguna yang cocok dengan kendaraan listrik—aktif, dinamis, dan mulai terbuka terhadap teknologi baru. “Surabaya merupakan kota dengan perkembangan yang sangat pesat dan masyarakat yang terbuka terhadap teknologi baru. Karena itu, kami melihat Surabaya sebagai pasar yang potensial untuk kendaraan listrik, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan harian yang efisien, praktis, namun tetap stylish. QT dan QT Pro hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Pius Wirawan, CEO PT Indomobil Emotor Internasional. Namun di balik tampilannya yang sekilas mirip, ada sejumlah perbedaan eMotor QT dan QT Pro yang cukup signifikan, terutama dari sisi fitur dan performa. Perbedaan eMotor QT dan QT Pro Paling Terasa di Baterai Salah satu pembeda utama antara eMotor QT dan QT Pro ada pada sektor baterai. QT menggunakan satu baterai berkapasitas 60 V 24 Ah atau setara 1,44 kWh. Sementara QT Pro membawa konfigurasi dua baterai dengan total kapasitas 2,88 kWh. Perbedaan ini berdampak langsung pada potensi jarak tempuh dan durasi penggunaan harian. QT lebih cocok untuk perjalanan pendek seperti commuting dalam kota, sedangkan QT Pro memberi fleksibilitas lebih untuk penggunaan intensif. Selain itu, perbedaan juga terlihat dari sistem pengisian daya. QT menggunakan charger 4 A, sementara QT Pro sudah didukung charger 6–8 A yang membuat proses pengisian lebih cepat. Fitur Tambahan Jadi Pembeda QT Pro Dari sisi fitur, keduanya sebenarnya sudah dibekali teknologi dasar yang sama, seperti Traction Control System, keyless system, NFC key, hingga anti-theft alarm. Namun QT Pro mendapat beberapa tambahan yang tidak tersedia di QT standar. Salah satunya adalah Hill Start Assist, yang membantu motor tetap stabil saat berhenti di tanjakan. Fitur ini terasa penting untuk kondisi jalan perkotaan yang tidak selalu datar. Keduanya juga memiliki fitur seperti push assist mode dan reverse mode, yang memudahkan saat parkir atau manuver di ruang sempit. “Melalui QT dan QT Pro, kami ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih mudah, nyaman, dan menyenangkan untuk masyarakat Surabaya. Kami percaya kendaraan listrik bukan hanya tentang efisiensi, tetapi juga bagian dari gaya hidup modern masyarakat perkotaan saat ini,” ungkap Andre Tambajong, Sales Area Manager PT Indomobil Emotor Internasional. Dimensi dan Bobot, Sekilas Mirip Tapi Berbeda Secara dimensi, tidak ada perbedaan antara eMotor QT dan QT Pro. Keduanya memiliki ukuran panjang 1.827 mm, lebar 453 mm, dan tinggi 1.141 mm, dengan wheelbase 1.280 mm. Namun perbedaan mulai terasa di bobot. QT memiliki berat sekitar 82,5 kg, sedangkan QT Pro mencapai 95,7 kg. Selisih ini wajar mengingat QT Pro membawa dua baterai sekaligus. Perbedaan lain juga ada pada ukuran ban depan. QT menggunakan ban 90/80 R12, sementara QT Pro sedikit lebih besar di 100/80 R12, yang bisa memberikan rasa stabil lebih baik. Desain dan Fitur Harian Relatif Sama Secara tampilan, kedua motor ini masih berbagi DNA desain yang sama. Nuansa futuristik terlihat dari penggunaan lampu LED, termasuk DRL dengan desain khas dan lampu sein bergaya modern. Panel instrumen digital juga sudah tersedia di keduanya, memberikan informasi berkendara yang mudah dibaca. Selain itu, kapasitas bagasi yang mencapai 27 liter menjadi nilai tambah untuk kebutuhan harian seperti membawa barang atau perlengkapan kerja. Keduanya juga sudah mengantongi perlindungan IP67, yang berarti tahan terhadap debu dan air dalam kondisi tertentu—fitur yang cukup penting untuk penggunaan harian di berbagai cuaca. Harga Jadi Faktor Pembeda yang Signifikan Selain baterai dan fitur, perbedaan eMotor QT dan QT Pro juga terasa dari sisi harga. QT dipasarkan dengan harga sekitar Rp16,9 juta OTR Surabaya, sementara QT Pro berada di kisaran Rp20,7 juta. Selisih hampir Rp4 juta ini pada dasarnya mencerminkan peningkatan kapasitas baterai dan tambahan fitur pada QT Pro. Bagi pengguna yang hanya butuh kendaraan simpel untuk jarak dekat, QT bisa jadi pilihan rasional. Namun untuk kebutuhan mobilitas lebih tinggi, QT Pro menawarkan value lebih. Pilihan Warna dan Harga eMotor QT Warna: Jet Black, Citrine Yellow, Ruby Red, Moonstone Grey, Topaz Blue, Rose Quartz Harga: Rp16.900.000 (OTR Surabaya) eMotor QT Pro * Warna: Kombinasi dual-tone (lebih premium) * Harga: Rp20.700.000 (OTR Surabaya) Dimensi & Umum * Panjang x Lebar x Tinggi: 1.827 × 453 × 1.141 mm * Wheelbase: 1.280 mm * Ground Clearance: 145 mm * Motor listrik: * Rated Power: 1,5 kW * Peak Power: 2,0 kW * Baterai: LMO + LMFP (hingga 800 siklus) Spesifikasi eMotor QT * Berat: 82,5 kg * Baterai: 60 V 24 Ah * Kapasitas: 1,44 kWh * Ban depan: 90/80 R12 * Ban belakang: 110/70 R12 * Charger: 4 A Spesifikasi eMotor QT Pro * Berat: 95,7 kg * Baterai: 2 × 60 V 24 Ah * Kapasitas: 2,88 kWh * Ban depan: 100/80 R12 * Ban belakang: 110/70 R12 * Charger: 6–8 A Lihat Selengkapnya
Biaya Mobil Hybrid Jaecoo J8 SHS untuk Harian: 50 Km Cuma Rp20 Ribu
22 May 2026
Biaya Mobil Hybrid Jaecoo J8 SHS untuk Harian: 50 Km Cuma Rp20 Ribu 22 May 2026 Jakarta, Goodcar.id - Segmen SUV hybrid di Indonesia mulai diisi pemain dengan pendekatan berbeda. Salah satunya datang dari Jaecoo J8 SHS ARDIS, model yang tidak hanya mengejar efisiensi, tapi juga performa dalam satu paket. Dalam pengujian langsung di area Bogor, Jawa Barat, mobil ini menunjukkan karakter yang cukup kontrar, tenaga besar di atas kertas, namun klaim biaya operasionalnya justru relatif rendah. Kombinasi ini yang jadi titik menarik untuk dibedah lebih dalam. Performa: Tenaga Besar Di atas kertas, Jaecoo J8 SHS ARDIS mengusung kombinasi mesin 1.5L turbo dan sistem Super Hybrid System (SHS) yang dipadukan dengan transmisi 3DHT. Output tenaga gabungannya mencapai 530 hp dengan torsi 650 Nm. Angka ini bukan gimmick. Saat dicoba di rute kombinasi jalan menanjak dan trek semi off-road ringan, dorongan tenaganya terasa instan, khas mobil elektrifikasi. Akselerasi dari diam ke kecepatan tinggi terasa linear tanpa jeda signifikan. Untuk klaim pabrikan, catatan 0–100 km/jam di kisaran 5,2 detik. Untuk ukuran SUV besar, performa ini jelas berada di atas rata-rata. Namun yang menarik, distribusi tenaga tidak terasa liar. Sistem penggerak AWD yang disematkan membuat tenaga tetap terkontrol, terutama saat melewati jalur dengan traksi terbatas. Sistem ARDIS: Adaptif di Berbagai Permukaan Salah satu fitur utama yang diuji adalah ARDIS (All Road Drive Intelligent System). Sistem ini bekerja menyesuaikan distribusi tenaga berdasarkan kondisi jalan. Di jalur tanah dan permukaan tidak rata, sistem ini membantu menjaga traksi tanpa perlu intervensi berlebih dari pengemudi. Perpindahan mode berjalan halus, tidak terasa kasar atau mengganggu. Dipadukan dengan CDC Magnetic Suspension (Active CDC), karakter bantingan mobil ini cenderung adaptif. Suspensi bisa terasa empuk saat melewati jalan bergelombang, namun tetap menjaga stabilitas ketika mobil dipacu lebih cepat di jalan aspal. Hasilnya, mobil ini tidak terasa limbung berlebihan meski bobotnya besar. Mode Listrik, Per Hari Cuma 20 Ribu untuk 50 KM Jaecoo J8 SHS ARDIS dibekali baterai berkapasitas 34,46 kWh, yang memungkinkan mobil berjalan hingga 180 km dalam mode listrik penuh. Artinya untuk rute dalam kota dengan jarak sekitar 50 km per hari (misal Depok-Jakarta-Depok), mobil ini bisa digunakan hampir tanpa mengandalkan mesin bensin. Dengan asumsi harga listrik Rp1.700 per kWh dan konsumsi untuk jarak 50 km, biaya yang dikeluarkan berkisar hanya Rp20.000 per hari. Jika dirinci: Biaya per km: sekitar Rp400 Harian (50 km): Rp20.000 Mingguan: Rp200.000 Bulanan: Rp600.000 Angka ini cukup menarik, terutama jika dibandingkan dengan SUV bermesin konvensional di kelas yang sama. Namun perlu dicatat, efisiensi ini sangat bergantung pada pola penggunaan. Jika lebih sering menggunakan mesin bensin, biaya tentu akan ikut meningkat. Selain itu, yang kami rasakan sensasi berkendara dalam mode EV juga terasa halus dan senyap. Tidak ada getaran mesin, dan respon pedal gas tetap spontan. Di kondisi lalu lintas padat, karakter ini justru jadi nilai tambah karena mobil terasa lebih rileks dikendarai. Jarak Tempuh 1.660 km Dengan kombinasi tangki bahan bakar dan baterai penuh, Jaecoo J8 SHS ARDIS IRRA diklaim mampu menempuh hingga 1.660 km. Angka ini membuka fleksibilitas penggunaan. Untuk perjalanan luar kota, pengguna tidak perlu terlalu bergantung pada infrastruktur charging. Sementara untuk penggunaan harian, mode listrik tetap bisa dimaksimalkan agar biaya tetap rendah. Dalam pengujian, karakter berkendara mobil ini cenderung mengarah ke kenyamanan. Suspensi aktif bekerja cukup baik meredam getaran, bahkan di jalan dengan permukaan kurang ideal. Setir terasa cukup ringan di kecepatan rendah, namun mulai mengeras saat kecepatan meningkat. Ini membantu menjaga kontrol saat mobil dipacu di jalan tol. Kabin juga relatif kedap, terutama saat berjalan dalam mode listrik. Suara dari luar cukup teredam, memberikan pengalaman berkendara yang lebih tenang. Meski angka-angka yang ditawarkan terlihat menarik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, efisiensi sangat dipengaruhi gaya berkendara dan kondisi jalan. Klaim Rp20.000 per hari untuk 50 km bisa tercapai dalam kondisi ideal. Kedua, bobot kendaraan yang besar tetap terasa dalam manuver tertentu, terutama di area sempit. Ketiga, sistem hybrid kompleks seperti ini tentu membutuhkan perhatian lebih dalam perawatan jangka panjang. Test Drive ke Bogor Pengujian Jaecoo J8 SHS ARDIS dilakukan dalam rangkaian kegiatan yang digelar di Bogor, Jawa Barat, pada 21 Mei 2026. Sebelumnya, media dan peserta berkumpul di area Kebon Jeruk dalam satu agenda bertema “Full Power, Real SUV”. Dalam kegiatan ini, Jaecoo membawa total 10 lini produk, mulai dari J5, J7, hingga J8 dan J8 SHS ARDIS. Rangkaian acara tidak hanya berisi sesi test drive. Peserta juga diajak mengikuti berbagai aktivitas seperti permainan interaktif, sesi santai dengan hidangan ringan, hingga pengalaman unik mencoba fitur hiburan di dalam mobil, termasuk karaoke di kabin Jaecoo J5. Format acara ini memberikan gambaran lebih luas, tidak hanya soal performa kendaraan, tetapi juga bagaimana mobil digunakan dalam berbagai situasi sehari-hari. Lihat Selengkapnya
Pengalaman Mereka Beli di GoodCar
Nissan Leaf 2019
Lihat Testimoni
Nissan Leaf 2019

Prosesnya cepat, mobilnya masih enak banget dan warranty nya masih aktif, jadi cukup worry free. Terima kasih Goodcar.

HANSEL
Toyota Grand New Avanza 1.3 G M/T

Alhamdulillah Memuaskan

DAIM MUJIONO
Honda City All New E 1.5 A/T
Lihat Testimoni
Honda City All New E 1.5 A/T

Alhamdulillah prosesnya lancar, salesnya sangat informatif, dan kondisi barangnya masih bagus. 

RIKO
Renault Duster RXL 1.5 dCi 4X2 MT

Prosesnya cepat, dan penyerahan dokumen kendaraan juga cepat. Kondisi kendaraan sofar ok, tdk ada masalah. Udah dipakai 3x jalan jauh, jkt-ciamis, jkt-dieng dan jkt - malang, aman2 saja.. sedikit masalah di power window driber yg kadang macet.. harga tergolong affordable ..👍👍

IR.DEDE IWAHYARASMAN
Infiniti FX37 3700
Lihat Testimoni
Infiniti FX37 3700

Barangnya bagus, dan kilometernya masih rendah

JOKO
Daihatsu Great New Xenia 1.3 X STD M/T

Ok pak bagus gak ada kendala👍👍

NGATIMAN
Infiniti FX50 4X4
Lihat Testimoni
Infiniti FX50 4X4

Udah jarang banget mobil 8 Silider, tapi di Goodcar ada

ABRAHAM
Toyota New Vios 1.5 G A/T

Kondisi mobil sehat.. proses pembelian oke. Kualitas mobil bagus

BRIAN DWINA ASTUTI