Platform Otomotif Terpercaya
Platform Otomotif Terpercaya
Proses Pembelian Cepat dan Mudah
Proses Pembelian Cepat dan Mudah
Mendukung Mobilitas Ramah Lingkungan
Mendukung Mobilitas Ramah Lingkungan
Transparansi dan Kepercayaan
Transparansi dan Kepercayaan
Koleksi Mobil Bekas Berkualitas
MPV
City Car
Luxury
SUV
Sedan
Hybrid
Koleksi Mobil Bekas MPV
Lihat Semua
12
Mobil Great New Xenia 2019 Bekas
2019
Grade B
MT
146.500 Km
Rp 135.000.000
Cicilan mulai dari Rp 3.150.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil Sigra 2022 Bekas
2022
Grade B
MT
42.815 Km
Rp 137.000.000
Cicilan mulai dari Rp 3.197.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil Sigra 2023 Bekas
2023
Grade B
MT
27.737 Km
Rp 150.000.000
Cicilan mulai dari Rp 3.500.000
Kota Adm. Jakarta Timur
+1 LAINNYA
12
Mobil Mobilio 2019 Bekas
2019
Grade B
AT
142.730 Km
Rp 156.000.000
Cicilan mulai dari Rp 3.640.000
Kota Adm. Jakarta Timur
Koleksi Mobil Bekas City Car
Lihat Semua
12
Mobil Sigra 2022 Bekas
2022
Grade B
MT
42.815 Km
Rp 137.000.000
Cicilan mulai dari Rp 3.197.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil Sigra 2023 Bekas
2023
Grade B
MT
27.737 Km
Rp 150.000.000
Cicilan mulai dari Rp 3.500.000
Kota Adm. Jakarta Timur
+1 LAINNYA
12
Mobil Brio 2016 Bekas
2016
Grade C
MT
125.389 Km
Rp 115.000.000
Cicilan mulai dari Rp 2.722.000
Kota Adm. Jakarta Timur
11
Mobil Magnite 2020 Bekas
2020
Grade B
AT
26.652 Km
Rp 210.000.000
Cicilan mulai dari Rp 4.900.000
Kabupaten Cirebon
+1 LAINNYA
Koleksi Mobil Bekas Luxury
Lihat Semua
12
Mobil A-Class 2022 Bekas
2022
Grade B
AT
4.684 Km
Rp 1.150.000.000
Cicilan mulai dari Rp 26.833.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil Evoque 2022 Bekas
2022
Grade B
AT
13.250 Km
Rp 1.900.000.000
Cicilan mulai dari Rp 44.333.000
Kota Adm. Jakarta Utara
12
Mobil Discovery 2022 Bekas
2022
Grade B
AT
13.854 Km
Rp 1.700.000.000
Cicilan mulai dari Rp 39.667.000
Kota Adm. Jakarta Utara
11
Mobil Range Rover 2023 Bekas
2023
Grade B
AT
5.619 Km
Rp 5.200.000.000
Cicilan mulai dari Rp 121.333.000
Kota Adm. Jakarta Utara
Koleksi Mobil Bekas SUV
Lihat Semua
12
Mobil CR-V 2018 Bekas
2018
Grade B
AT
46.386 Km
Rp 312.000.000
Cicilan mulai dari Rp 7.384.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil HR-V 2019 Bekas
2019
Grade E
AT
53.000 Km
Rp 231.000.000
Cicilan mulai dari Rp 5.390.000
Kota Tangerang Selatan
12
Mobil HR-V 2020 Bekas
2020
Grade E
AT
136.532 Km
Rp 245.000.000
Cicilan mulai dari Rp 5.717.000
Kota Adm. Jakarta Timur
13
Mobil HR-V 2020 Bekas
2020
Grade B
AT
72.954 Km
Rp 325.000.000
Cicilan mulai dari Rp 7.583.000
Kota Adm. Jakarta Timur
Koleksi Mobil Bekas Sedan
Lihat Semua
11
Mobil A8 2012 Bekas
2012
Grade B
AT
17.124 Km
Rp 620.000.000
Cicilan mulai dari Rp 14.467.000
Kota Adm. Jakarta Timur
+1 LAINNYA
11
Mobil C300 2018 Bekas
2018
Grade B
AT
10.862 Km
Rp 850.000.000
Cicilan mulai dari Rp 20.117.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil S-Class 2015 Bekas
2015
Grade B
AT
41.250 Km
Rp 810.000.000
Cicilan mulai dari Rp 18.900.000
Kota Adm. Jakarta Timur
12
Mobil All New Leaf 2021 Bekas
2021
Grade B
AT
26.138 Km
Rp 240.000.000
Cicilan mulai dari Rp 5.600.000
Kota Adm. Jakarta Timur
+1 LAINNYA
Koleksi Mobil Bekas Hybrid
Lihat Semua
11
Mobil Range Rover Sport 2023 Bekas
2023
Grade B
AT
5.212 Km
Rp 4.700.000.000
Cicilan mulai dari Rp 109.667.000
Kota Adm. Jakarta Utara
10
Mobil All New Kicks e-Power 2020 Bekas
2020
Grade B
AT
29.335 Km
Rp 200.000.000
Cicilan mulai dari Rp 4.667.000
Kota Pekanbaru
+1 LAINNYA
Discount 24%
12
Mobil All New Kicks e-Power 2022 Bekas
2022
Grade B
AT
14.621 Km
24 %
Rp 380.000.000
Rp 290.000.000
Cicilan mulai dari Rp 6.767.000
Kota Adm. Jakarta Timur
+1 LAINNYA
12
Mobil All New Kicks e-Power 2022 Bekas
2022
Grade B
AT
31.147 Km
Rp 250.000.000
Cicilan mulai dari Rp 5.833.000
Kota Adm. Jakarta Timur
+1 LAINNYA
Mobil Listrik
Lihat Semua
14
Mobil 4 EV
MG 4 EV
Rp 419 Juta
14
Mobil VF 6
Vinfast VF 6
Rp 384 Juta
14
Mobil Ariya
Nissan Ariya
Rp 754 Juta
14
Mobil U
NETA U
Rp 464 Juta
14
Mobil Atto 4
BYD Atto 4
Rp 464 Juta
14
Mobil UT
AION UT
Rp 330 Juta
14
Mobil e-N1
Honda e-N1
Rp 846 Juta
14
Mobil SEALION 7
BYD SEALION 7
Rp 719 Juta
14
Mobil KONA EV
Hyundai KONA EV
Rp 516 Juta
14
Mobil V
NETA V
Rp 317 Juta
14
Mobil X
NETA X
Rp 428 Juta
14
Mobil Atto 1
BYD Atto 1
Rp 195 Juta - Rp 235 Juta
14
Mobil DENZA D9
BYD DENZA D9
Rp 950 Juta
14
Mobil EV 4
KIA EV 4
Rp 380 Juta - Rp 580 Juta
14
Mobil Macan
PORSCHE Macan
Rp 2 M - Rp 3.9 M
14
Mobil EV 6
KIA EV 6
Rp 1.3 M - Rp 1.7 M
14
Mobil J6
Chery J6
Rp 505 Juta - Rp 608 Juta
14
Mobil 009
Zeekr 009
Rp 2.2 M
14
Mobil G6
Xpeng G6
Akan Datang
14
Mobil X9
Xpeng X9
Akan Datang
Jasa Inspeksi Mobil Terpercaya
Jasa Inspeksi Mobil
Mulai Dari
Rp 350.000
Rp 150.000
Jadwalkan Inspeksi
%
Corporate

Memiliki kebutuhan jasa inspeksi yang lebih banyak, lebih profesional dan bisa terintegrasi antar sistem?

Hubungi Kami
Ulasan & Artikel
Lihat Semua
Semua
Artikel
GoodBike
Tips & Trik
Ulasan
Volkswagen Terseret Isu Iron Dome Israel
26 Mar 2026
Volkswagen Terseret Isu Iron Dome Israel 26 Mar 2026 Jakarta, Goodcar.id – Raksasa otomotif Jerman, Volkswagen (VW), dilaporkan tengah menjajaki langkah yang tidak biasa: mengalihkan sebagian lini produksinya dari mobil ke sektor pertahanan. Mengutip laporan Financial Times, Volkswagen disebut sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan pertahanan Israel, Rafael Advanced Defense Systems, untuk kemungkinan kerja sama produksi komponen sistem pertahanan udara Iron Dome. Rencana tersebut disebut menyasar pabrik VW di Osnabrück, Jerman, yang saat ini tengah menghadapi tekanan akibat penurunan kinerja dan rencana penghentian produksi pada 2027. Pabrik Osnabrück Berpotensi Berubah Fungsi? Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa fasilitas Osnabrück berpotensi dikonversi menjadi pusat produksi komponen untuk sistem Iron Dome, meski tidak mencakup produksi rudal. Menanggapi isu tersebut, Volkswagen memberikan pernyataan hati-hati. Perusahaan menegaskan bahwa produksi senjata masih bukan bagian dari rencana resmi. “Produksi senjata oleh Volkswagen AG tetap tidak akan dilakukan di masa depan, dan kami tidak berspekulasi mengenai rencana lanjutan untuk lokasi Osnabrück,” ujar juru bicara VW kepada Deutsche Welle (DW). Meski begitu, perusahaan tidak menutup kemungkinan perubahan arah bisnis. Dengan produksi yang akan dihentikan pada 2027, VW mengaku masih mengevaluasi berbagai opsi. “Ini merupakan bagian dari proses evaluasi terbuka untuk periode setelah 2027. Saat ini belum ada keputusan konkret,” lanjut pernyataan tersebut. Upaya Menyelamatkan 2.300 Pekerja Salah satu alasan utama di balik wacana ini adalah upaya menyelamatkan sekitar 2.300 lapangan kerja di pabrik Osnabrück. Sejak 2024, Volkswagen telah mencari solusi untuk menjaga keberlangsungan fasilitas tersebut. Bahkan pada September 2025, perusahaan memangkas hari kerja sebagai bagian dari langkah efisiensi biaya. Saat ini, pabrik tersebut memproduksi beberapa model seperti T-Roc Cabriolet, serta mobil sport Porsche Cayman dan Boxster. Namun, tekanan terhadap industri otomotif Eropa semakin besar. Awal 2026, Volkswagen Group mengumumkan rencana pemangkasan hingga 50.000 tenaga kerja di Jerman hingga 2030, setelah laba perusahaan turun ke level terendah dalam satu dekade. CEO Volkswagen Group, Oliver Blume, menyebut perusahaan kini beroperasi dalam “lingkungan yang secara fundamental berbeda”, merujuk pada tantangan elektrifikasi dan meningkatnya kompetisi global, terutama dari produsen China. Sektor Pertahanan Jadi Alternatif Baru Jika terealisasi, langkah Volkswagen ini akan menjadi contoh paling besar dari pergeseran industri otomotif ke sektor pertahanan yang tengah berkembang pesat. Sejak Invasi Rusia ke Ukraina 2022, perusahaan pertahanan di Eropa mengalami lonjakan valuasi hingga dua hingga tiga kali lipat. Di sisi lain, belanja militer negara-negara Uni Eropa juga meningkat tajam, mencapai hampir €400 miliar pada 2025. Selama ini, keterlibatan Volkswagen di sektor militer masih terbatas. Anak usahanya, MAN, diketahui memproduksi truk militer bersama Rheinmetall. Namun kerja sama dengan Rafael akan menjadi langkah paling signifikan sejak era Perang Dunia II. Meski peluangnya besar, peralihan ke sektor pertahanan tidak tanpa hambatan. Profesor ekonomi dari London Business School, Paolo Surico, menyebut bahwa langkah ini penting untuk memperluas dampak ekonomi dari peningkatan belanja militer. Namun ia juga mengingatkan soal kendala birokrasi. “Proses perizinan yang panjang bisa memperlambat transisi,” ujarnya. Hal senada disampaikan Hans Christoph Atzpodien dari Asosiasi Industri Keamanan dan Pertahanan Jerman. Menurutnya, meski pekerja otomotif memiliki keterampilan dasar yang relevan, proses pelatihan ulang dan izin keamanan tetap menjadi tantangan. Produksi Bisa Dimulai 12–18 Bulan Laporan Financial Times menyebut bahwa jika kesepakatan tercapai, produksi di Osnabrück bisa dimulai dalam waktu 12 hingga 18 bulan. Namun, satu faktor krusial tetap menjadi tanda tanya: apakah para pekerja bersedia beralih dari memproduksi mobil ke peralatan pertahanan. Sumber yang dikutip dalam laporan tersebut menyebut keputusan tetap ada di tangan individu pekerja. “Tujuannya adalah menyelamatkan semua orang, bahkan mungkin berkembang. Tapi ini tetap keputusan masing-masing pekerja apakah ingin menjadi bagian dari rencana ini,” tutupnya. Lihat Selengkapnya
Penjualan Geely Indonesia Melejit di Awal 2026
26 Mar 2026
Penjualan Geely Indonesia Melejit di Awal 2026 26 Mar 2026 Jakarta, Goodcar.id – Penjualan Geely Indonesia mencatat tren positif pada awal 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, penjualan ritel Geely mengalami lonjakan hampir dua kali lipat secara month-to-month sepanjang Januari hingga Februari 2026. Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa penjualan Geely Indonesia mulai mendapat tempat di pasar otomotif nasional, khususnya di segmen kendaraan listrik. Dalam periode dua bulan pertama tahun ini, Geely berhasil mencatatkan penjualan ritel lebih dari 1.600 unit. Tidak hanya itu, performa penjualan Geely Indonesia juga berhasil membawa merek asal Tiongkok tersebut masuk dalam jajaran 15 besar brand otomotif di Indonesia. Angka ini sekaligus menunjukkan adanya peningkatan penerimaan konsumen terhadap lini produk yang ditawarkan. “Pasar otomotif Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif pada awal tahun ini. Sejalan dengan momentum tersebut, Geely mencatat penjualan ritel lebih dari 1.600 unit hingga bulan Februari,” ujar Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia. Geely EX5 Pimpin Segmen C-SUV Listrik Kontributor utama dalam peningkatan penjualan Geely Indonesia datang dari model Geely EX5. SUV listrik ini berhasil mendominasi segmen C-SUV dengan pangsa pasar sekitar 26,5% berdasarkan data penjualan ritel awal tahun 2026. Sepanjang Januari hingga Februari 2026, Geely EX5 mencatat penjualan hampir 500 unit. Angka tersebut mempertegas posisinya sebagai salah satu SUV listrik yang paling diminati di Indonesia saat ini. “Geely EX5 memimpin segmen C-SUV dengan pangsa pasar sekitar 26,5%,” lanjut Constantinus. Keberhasilan penjualan Geely Indonesia lewat EX5 tidak lepas dari kombinasi desain modern dan teknologi yang ditawarkan. Mobil ini dibangun di atas platform GEA yang dirancang untuk menghadirkan stabilitas berkendara sekaligus struktur bodi dengan standar keselamatan tinggi. Dari sisi performa, Geely EX5 mampu menempuh jarak hingga 495 km dalam sekali pengisian daya. Dukungan fitur fast charging juga memungkinkan pengisian baterai dari 30% ke 80% hanya dalam waktu sekitar 20 menit, menjadikannya relevan untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh. Fitur Premium Jadi Daya Tarik Geely EX5 Selain performa, faktor lain yang mendukung penjualan Geely Indonesia adalah kelengkapan fitur pada Geely EX5. SUV listrik ini dibekali teknologi ADAS Level 2 dengan total 13 fitur keselamatan aktif, serta enam airbag untuk perlindungan maksimal. Di dalam kabin, Geely EX5 menghadirkan pengalaman berkendara yang mengarah ke segmen premium. Tersedia ventilated seat dengan fitur pijat, layar sentuh HD berukuran 15,4 inci, hingga sistem infotainment Flyme Auto. Sistem audio Flyme Sound dengan 16 speaker juga menjadi nilai tambah, menghadirkan kualitas suara yang lebih imersif. Sementara itu, ambient light dengan 256 pilihan warna memberikan opsi personalisasi suasana kabin. Kapasitas bagasi sebesar 461 liter serta 33 kompartemen penyimpanan turut mendukung kepraktisan penggunaan, yang berkontribusi terhadap peningkatan penjualan Geely Indonesia di segmen SUV listrik. Geely EX2 Perkuat Segmen Compact EV Selain EX5, model Geely EX2 juga memberikan kontribusi signifikan terhadap penjualan Geely Indonesia. Dalam waktu kurang dari dua bulan sejak peluncurannya, EX2 berhasil mencatatkan penjualan ritel lebih dari 1.100 unit. Capaian ini menempatkan Geely EX2 di posisi dua besar dalam segmen compact EV, sekaligus memperkuat posisi Geely di pasar kendaraan listrik entry-level hingga menengah. “Geely EX2 juga menunjukkan minat yang kuat dengan kontribusi hampir 20% di segmennya,” jelas Constantinus. Geely EX2 mengusung desain kompak dengan karakter atraktif, termasuk tampilan smiling front grille dan lampu LED. Di dalam kabin, mobil ini dilengkapi layar sentral 14,6 inci serta ambient lighting dengan 256 pilihan warna. Ruang interior juga dirancang efisien dengan pemanfaatan hingga 85% area kabin. Kehadiran front trunk berkapasitas 70 liter menambah fleksibilitas penyimpanan, yang menjadi salah satu faktor pendorong penjualan Geely Indonesia di segmen ini. Dari sisi performa, Geely EX2 menggunakan sistem penggerak roda belakang (RWD) dengan multi-link rear suspension. Kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 395 km dalam satu kali pengisian daya. Strategi Ekspansi Geely di Indonesia Untuk menjaga tren positif penjualan Geely Indonesia, perusahaan menyiapkan strategi ekspansi yang cukup agresif. Salah satunya dengan memperluas jaringan dealer dan layanan purna jual di berbagai wilayah. Geely menargetkan pembukaan hingga 80 dealer sepanjang 2026. Ekspansi ini tidak hanya berfokus di Pulau Jawa, tetapi juga mencakup wilayah Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi. Selain itu, Geely juga berencana menambah portofolio produk melalui peluncuran dua model bermesin pembakaran internal (ICE) serta SUV 7-seater. Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan kombinasi peningkatan penjualan, ekspansi jaringan, dan penambahan lini produk, penjualan Geely Indonesia diproyeksikan terus tumbuh seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik di Tanah Air. Lihat Selengkapnya
Cek Kaki-Kaki Mobil Usai Mudik Lebaran, Ini Panduan Lengkapnya
26 Mar 2026
Cek Kaki-Kaki Mobil Usai Mudik Lebaran, Ini Panduan Lengkapnya 26 Mar 2026 Jakarta, Goodcar.id – Saat ini mungkin kamu berencana cek kaki-Kaki mobil usai melakukan perjalanan Mudk Lebaran. Perjalanan mudik Lebaran dengan jarak jauh, muatan penuh, dan kondisi jalan yang beragam membuat komponen kaki-kaki bekerja ekstra keras. Karena itu, cek kaki-kaki mobil menjadi langkah penting yang tidak boleh dilewatkan setelah kendaraan digunakan dalam perjalanan panjang. Dalam praktiknya, cek kaki-kaki mobil mencakup berbagai komponen penting seperti shock absorber, per, ball joint, tie rod, bushing arm, link stabilizer, hingga rack steer. Seluruh bagian ini berfungsi menjaga stabilitas kendaraan, meredam getaran, serta memastikan arah laju tetap presisi di berbagai kondisi jalan. Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), menjelaskan bahwa cek kaki-kaki mobil setelah mudik menjadi bagian dari perawatan penting kendaraan. “Perjalanan mudik menjadi salah satu momen berkendara dengan syarat durabilitas, karena kendaraan dipacu untuk menghadapi berbagai kondisi yang tidak menentu. Maka dari itu, penting bagi pelanggan untuk mengecek kondisi komponen mobil, seperti area kaki-kaki. Sebaiknya pastikan kondisinya tetap optimal dan siap untuk digunakan kembali sehari-hari,” ujar Hariadi. Kenali Tanda Awal Sebelum Kerusakan Membesar Langkah awal dalam cek kaki-kaki mobil bisa dilakukan dengan mengenali perubahan karakter kendaraan setelah digunakan mudik. Pemilik mobil dapat merasakan langsung apakah ada perbedaan dari sebelumnya. Beberapa tanda yang umum muncul saat cek kaki-kaki mobil antara lain bunyi benturan kasar saat melewati jalan rusak, setir bergetar pada kecepatan tertentu, kendaraan terasa limbung, atau mobil cenderung menarik ke satu sisi. Gejala ini menjadi indikasi awal adanya masalah pada sistem suspensi atau kemudi. Jika tanda tersebut muncul, cek kaki-kaki mobil sebaiknya segera dilakukan di bengkel untuk mencegah kerusakan yang lebih serius. Komponen seperti bushing, ball joint, dan link stabilizer biasanya menjadi bagian yang paling rentan mengalami keausan setelah perjalanan jauh. Shock Absorber Jadi Komponen Penting Dalam proses cek kaki-kaki mobil, shock absorber menjadi salah satu komponen yang wajib diperhatikan. Perannya sangat penting dalam menjaga kenyamanan sekaligus stabilitas kendaraan saat melaju di jalan tidak rata. Shock absorber yang melemah akan membuat mobil terasa mengayun atau memantul berlebihan, terutama setelah melewati polisi tidur atau jalan bergelombang. Kondisi ini bisa langsung terasa saat cek kaki-kaki mobil dilakukan setelah mudik. Selain itu, cek kaki-kaki mobil juga bisa dilakukan secara visual dengan melihat adanya rembesan oli pada shock absorber. Jika ditemukan tanda tersebut, kendaraan perlu segera diperiksa lebih lanjut untuk memastikan kondisi komponen tetap aman digunakan. Periksa Sistem Kemudi Agar Tetap Presisi Cek kaki-kaki mobil tidak hanya fokus pada suspensi, tetapi juga mencakup sistem kemudi. Komponen seperti tie rod dan rack steer memiliki peran penting dalam menjaga presisi arah kendaraan. Setelah melewati berbagai kontur jalan selama mudik, cek kaki-kaki mobil pada bagian steering menjadi penting untuk memastikan tidak ada gangguan pada sistem kemudi. Gejala seperti setir terasa tidak responsif, muncul bunyi abnormal, atau mobil sulit berjalan lurus menjadi tanda perlunya pemeriksaan lebih lanjut. Dengan melakukan cek kaki-kaki mobil secara menyeluruh, pengendalian kendaraan dapat kembali optimal untuk penggunaan sehari-hari. Spooring dan Balancing Kembalikan Stabilitas Cek kaki-kaki mobil juga berkaitan erat dengan kondisi ban dan sudut roda. Getaran pada setir atau keausan ban yang tidak merata sering menjadi indikasi perlunya spooring dan balancing. Melalui proses ini, cek kaki-kaki mobil membantu mengembalikan posisi roda sesuai standar serta memastikan putaran ban tetap seimbang. Hasilnya, kendaraan dapat melaju lebih stabil tanpa getaran yang mengganggu. “Spooring dan balancing sangat penting untuk menjaga stabilitas serta keselamatan. Dengan meluruskan kembali arah roda sekaligus memastikan putaran ban tetap seimbang tanpa getaran, performa berkendara akan kembali optimal,” jelas Hariadi. Estimasi Waktu Pengerjaan di Bengkel Dalam praktiknya, cek kaki-kaki mobil tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama. Pemeriksaan awal biasanya memakan waktu sekitar 30 hingga 60 menit, tergantung kondisi kendaraan. Jika cek kaki-kaki mobil dilanjutkan dengan spooring dan balancing, total waktu pengerjaan dapat mencapai 60 hingga 120 menit. Sementara itu, jika ditemukan komponen yang perlu diganti, proses perbaikan bisa berlangsung hingga 1 sampai 2 jam. Estimasi waktu ini memberikan gambaran bahwa cek kaki-kaki mobil dapat dilakukan tanpa mengganggu aktivitas harian secara signifikan. Manfaatkan Booking Service Digital Untuk mempermudah proses cek kaki-kaki mobil, pemilik kendaraan dapat memanfaatkan layanan booking service melalui aplikasi MySuzuki. Fitur ini memungkinkan pengguna menentukan jadwal servis serta menyampaikan keluhan sejak awal. Dengan sistem ini, cek kaki-kaki mobil bisa dilakukan lebih efisien karena pihak bengkel sudah memiliki gambaran awal terkait kondisi kendaraan. Selain itu, pengguna juga dapat mengakses pemesanan suku cadang orisinal sesuai spesifikasi kendaraan. Melalui jaringan bengkel resmi yang luas dan penggunaan Suzuki Genuine Parts (SGP), proses cek kaki-kaki mobil dapat dilakukan dengan standar teknis yang terjamin. Melakukan cek kaki-kaki mobil setelah mudik bukan hanya bagian dari perawatan rutin, tetapi juga langkah penting untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara. Dengan kondisi komponen yang tetap optimal, kendaraan siap kembali digunakan menghadapi berbagai kondisi jalan. Lihat Selengkapnya
Cara Charge Mobil Listrik, di SPKLU dan Rumah
26 Mar 2026
Cara Charge Mobil Listrik, di SPKLU dan Rumah 26 Mar 2026 Jakarta, Goodcar.id - Cara charge mobil listrik kini menjadi topik penting di tengah meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Dengan memahami cara charge mobil listrik secara menyeluruh, pengguna bisa memaksimalkan efisiensi sekaligus menekan biaya operasional. Mengisi baterai mobil listrik pada dasarnya menggantikan konsep “isi bensin” yang selama ini familiar pada mobil konvensional. Bedanya, energi yang digunakan berasal dari listrik, bukan bahan bakar cair. Proses ini membuat mobil listrik memiliki karakter berbeda, terutama dari sisi efisiensi energi dan kenyamanan berkendara. Selain itu, pengisian daya bisa dilakukan di rumah, sehingga lebih fleksibel dibandingkan harus selalu ke SPBU. Jumlah SPKLU di Indonesia Terus Bertambah Cara charge mobil listrik di Indonesia kini semakin mudah karena didukung oleh infrastruktur SPKLU yang terus berkembang. Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Sepanjang tahun 2025, PT PLN bersama mitra telah mengoperasikan sekitar 4.655 unit SPKLU yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah ini meningkat sekitar 44 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 3.223 unit. Tidak hanya bertambah dari sisi jumlah, cara charge mobil listrik di SPKLU juga semakin praktis karena sebarannya kini lebih luas. Hingga akhir 2025, SPKLU sudah tersedia di lebih dari 3.000 titik lokasi, mencakup kota besar, jalur tol Trans Jawa, hingga beberapa wilayah di luar Pulau Jawa. Memasuki awal 2026, jumlah SPKLU bahkan dilaporkan telah menembus lebih dari 5.000 unit secara nasional, menandakan percepatan pembangunan infrastruktur kendaraan listrik yang terus digenjot. Kondisi ini membuat akses terhadap pengisian daya semakin mudah, sekaligus mengurangi kekhawatiran pengguna terkait jarak tempuh atau ketersediaan charging station saat perjalanan jauh. Dengan kata lain, ekosistem kendaraan listrik mulai terbentuk lebih matang. Keunggulan Mobil Listrik Dibandingkan Mobil Konvensional Seiring semakin mudahnya cara charge mobil listrik berkat dukungan SPKLU yang terus bertambah, keunggulan mobil listrik pun semakin relevan untuk dipertimbangkan dalam penggunaan sehari-hari. Keunggulan mobil listrik salah satunya terasa dari sisi kenyamanan berkendara. Tanpa suara mesin konvensional, mobil listrik menawarkan kabin yang lebih senyap, sehingga perjalanan terasa lebih rileks, terutama saat menghadapi kemacetan atau perjalanan jarak jauh. Selain itu, keunggulan mobil listrik juga terlihat dari sisi perawatan. Tidak adanya mesin pembakaran membuat mobil ini tidak membutuhkan oli maupun komponen kompleks lainnya. Dampaknya, biaya perawatan cenderung lebih ringan dan proses perawatan menjadi lebih sederhana. Keunggulan mobil listrik lainnya adalah efisiensi energi yang lebih optimal. Energi listrik dapat dikonversi menjadi tenaga dengan lebih efisien dibandingkan bahan bakar minyak, sehingga penggunaan energi menjadi lebih hemat, khususnya untuk mobilitas harian di perkotaan. Cara Charge Mobil Listrik di Rumah Cara charge mobil listrik di rumah menjadi solusi paling praktis bagi banyak pengguna. Dengan menggunakan charger AC, pengisian daya bisa dilakukan langsung dari jaringan listrik rumah tangga. Proses ini biasanya dilakukan pada malam hari agar kendaraan siap digunakan keesokan harinya. Mengecharge mobil listrik di rumah memanfaatkan sistem on board charger yang sudah terpasang di kendaraan. Listrik dari rumah yang berupa arus AC akan dikonversi menjadi arus DC sebelum disimpan di baterai. Proses ini memang membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan pengisian cepat, tetapi lebih efisien dari sisi biaya. Cara Charge Mobil Listrik di SPKLU Secara Umum Cara charge mobil listrik di SPKLU tidak selalu harus menggunakan aplikasi. Di lapangan, ada dua metode yang umum digunakan, yaitu secara mandiri (self-service) dan dengan bantuan petugas, mirip seperti pengisian bahan bakar di SPBU. Cara charge mobil listrik di SPKLU secara mandiri biasanya dilakukan di stasiun yang sudah full digital. Pengguna cukup datang ke lokasi, membuka port charging di mobil, lalu menghubungkan konektor charger ke kendaraan. Setelah itu, proses pengisian diaktifkan melalui layar mesin atau aplikasi, dan pembayaran dilakukan secara non-tunai. Namun, cara charge mobil listrik di SPKLU juga bisa dilakukan dengan bantuan petugas, terutama di lokasi tertentu seperti rest area tol atau SPKLU yang berada di area SPBU. Dalam skema ini, pengguna cukup memposisikan kendaraan di titik charging, lalu petugas akan membantu mulai dari memasang konektor hingga mengaktifkan proses pengisian. Cara charge mobil listrik di SPKLU dengan bantuan petugas ini biasanya lebih praktis, terutama bagi pengguna baru yang belum familiar dengan prosedur teknis. Pengguna tinggal menyampaikan kebutuhan pengisian, lalu proses selanjutnya ditangani oleh operator di lokasi. Selain itu, cara charge mobil listrik di SPKLU juga memungkinkan pembayaran dilakukan langsung di tempat, baik melalui kartu uang elektronik maupun sistem pembayaran digital yang tersedia. Beberapa lokasi bahkan menyediakan opsi tanpa aplikasi, sehingga pengguna tidak perlu registrasi terlebih dahulu. Selama proses berlangsung, pengguna hanya perlu menunggu hingga pengisian selesai. Waktu yang dibutuhkan tergantung jenis charger yang digunakan, di mana fast charging (DC) umumnya hanya memerlukan waktu sekitar 30 hingga 60 menit untuk mengisi hingga 80 persen kapasitas baterai. Dengan dua metode ini, cara charge mobil listrik di SPKLU menjadi semakin fleksibel. Baik pengguna yang terbiasa dengan teknologi digital maupun yang lebih nyaman dengan bantuan petugas tetap bisa melakukan pengisian daya dengan mudah. Jenis Charger Mobil Listrik yang Perlu Diketahui Charger mobil listrik memiliki beberapa jenis yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Charger AC biasanya digunakan untuk pengisian di rumah dengan daya yang lebih rendah dan waktu pengisian lebih lama. Charger mobil listrik tipe DC digunakan di SPKLU untuk pengisian cepat. Sistem ini langsung mengalirkan arus searah ke baterai sehingga prosesnya jauh lebih singkat dibandingkan charger AC. Charger mobil listrik juga tersedia dalam tipe kombinasi AC/DC yang menawarkan fleksibilitas penggunaan. Dengan jenis ini, pengguna dapat menyesuaikan metode pengisian sesuai kondisi dan kebutuhan perjalanan. Biaya Charge Mobil Listrik di Indonesia Biaya charge mobil listrik menjadi salah satu keunggulan utama dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak. Tarif pengisian di SPKLU umumnya berada di kisaran Rp1.650 hingga Rp2.466 per kWh, tergantung lokasi dan penyedia layanan. Biaya charge mobil listrik jika dihitung secara sederhana cenderung lebih hemat. Sebagai contoh, untuk baterai berkapasitas 75 kWh, biaya pengisian penuh berada di kisaran Rp120 ribuan. Angka ini relatif lebih rendah dibandingkan biaya bahan bakar untuk jarak tempuh yang setara. Biaya charge mobil listrik di rumah bahkan bisa lebih murah karena mengikuti tarif listrik rumah tangga. Hal ini membuat penggunaan mobil listrik menjadi lebih efisien untuk aktivitas harian. Waktu Pengisian dan Efisiensi Penggunaan Cara charge mobil listrik juga berkaitan erat dengan waktu pengisian yang bisa berbeda tergantung jenis charger dan kapasitas baterai. Untuk pengisian menggunakan charger AC di rumah (umumnya 3,3 kW hingga 7,4 kW), waktu yang dibutuhkan biasanya berada di kisaran 4 hingga 8 jam untuk baterai kecil (sekitar 20–40 kWh), dan bisa mencapai 8 hingga 12 jam untuk baterai yang lebih besar (50–75 kWh). Cara charge mobil listrik dengan charger AC ini memang lebih lama, namun lebih efisien dari sisi biaya dan cocok untuk penggunaan harian. Biasanya, pengguna melakukan pengisian pada malam hari agar kendaraan siap digunakan keesokan harinya tanpa harus menunggu. Sementara itu, cara charge mobil listrik menggunakan charger DC di SPKLU menawarkan waktu pengisian yang jauh lebih cepat. Dengan daya pengisian mulai dari 25 kW hingga 150 kW, baterai mobil listrik dapat terisi dari 20 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 30 hingga 60 menit. Pada charger ultra fast dengan daya lebih tinggi, waktu pengisian bahkan bisa lebih singkat tergantung spesifikasi kendaraan. Cara charge mobil listrik yang mengombinasikan pengisian di rumah dan di SPKLU memberikan fleksibilitas bagi pengguna. Pengisian AC digunakan untuk kebutuhan rutin, sementara DC fast charging dimanfaatkan saat perjalanan jarak jauh atau kondisi mendesak. Dari sisi efisiensi, cara charge mobil listrik juga memberikan keuntungan yang cukup signifikan. Rata-rata konsumsi energi mobil listrik berada di kisaran 5 hingga 7 km per kWh, tergantung jenis kendaraan dan kondisi jalan. Artinya, untuk baterai berkapasitas 50 kWh, mobil listrik dapat menempuh jarak sekitar 250 hingga 350 kilometer dalam satu kali pengisian penuh. Efisiensi ini berdampak langsung pada biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak. Dengan tarif listrik rumah tangga sekitar Rp1.400 per kWh, biaya perjalanan per kilometer bisa berada di kisaran Rp200 hingga Rp300, tergantung konsumsi energi kendaraan. Cara charge mobil listrik yang semakin mudah, didukung dengan waktu pengisian yang semakin cepat serta efisiensi energi yang tinggi, membuat kendaraan listrik semakin relevan digunakan di Indonesia. Infrastruktur yang terus berkembang juga memperkuat kemudahan penggunaan dalam berbagai kondisi. Selain itu, keunggulan mobil listrik tidak hanya dirasakan dari sisi efisiensi dan kenyamanan, tetapi juga dari dampaknya terhadap lingkungan. Tanpa emisi gas buang, kendaraan listrik menjadi salah satu solusi mobilitas yang lebih bersih dan semakin siap digunakan secara luas di masa depan. Lihat Selengkapnya
Pengalaman Mereka Beli di GoodCar
Nissan Leaf 2019
Lihat Testimoni
Nissan Leaf 2019

Prosesnya cepat, mobilnya masih enak banget dan warranty nya masih aktif, jadi cukup worry free. Terima kasih Goodcar.

HANSEL
Toyota Grand New Avanza 1.3 G M/T

Alhamdulillah Memuaskan

DAIM MUJIONO
Honda City All New E 1.5 A/T
Lihat Testimoni
Honda City All New E 1.5 A/T

Alhamdulillah prosesnya lancar, salesnya sangat informatif, dan kondisi barangnya masih bagus. 

RIKO
Renault Duster RXL 1.5 dCi 4X2 MT

Prosesnya cepat, dan penyerahan dokumen kendaraan juga cepat. Kondisi kendaraan sofar ok, tdk ada masalah. Udah dipakai 3x jalan jauh, jkt-ciamis, jkt-dieng dan jkt - malang, aman2 saja.. sedikit masalah di power window driber yg kadang macet.. harga tergolong affordable ..👍👍

IR.DEDE IWAHYARASMAN
Infiniti FX37 3700
Lihat Testimoni
Infiniti FX37 3700

Barangnya bagus, dan kilometernya masih rendah

JOKO
Daihatsu Great New Xenia 1.3 X STD M/T

Ok pak bagus gak ada kendala👍👍

NGATIMAN
Infiniti FX50 4X4
Lihat Testimoni
Infiniti FX50 4X4

Udah jarang banget mobil 8 Silider, tapi di Goodcar ada

ABRAHAM
Toyota New Vios 1.5 G A/T

Kondisi mobil sehat.. proses pembelian oke. Kualitas mobil bagus

BRIAN DWINA ASTUTI