Beranda / Mobil Baru / Katalog / BYD DENZA D9

BYD DENZA D9

Rp 950 Juta
Jarak Tempuh
520 KM
Mesin
Roda Penggerak
front-wheel drive
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Pintu
5
Tempat Duduk
7
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
4 Pilihan Warna
WHALE SEA BLUE
HARBOUR GREY
COSMOS BLACK
ARTIC WHITE
Tipe Kendaraan
BYD DENZA D9 Electric (EV)/Plug-in Hybrid (DM-i)
Rp 950 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
BYD DENZA D9 Electric (EV)/Plug-in Hybrid (DM-i)
Jarak Tempuh
520 KM
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Mesin
Pintu
5
Roda Penggerak
front-wheel drive
Tempat Duduk
7
Power Steering
AUX
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Cd Audio
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

BYD DENZA D9
Artikel Terkait
Lihat Semua
Milenial dan Gen Z Mulai Lirik Mobil Listrik, SUV dan MPV Masih Jadi Favorit
04 Nov 2026
Milenial dan Gen Z Mulai Lirik Mobil Listrik, SUV dan MPV Masih Jadi Favorit 04 Nov 2026 Jakarta, Goodcar.id – Preferensi generasi milenial dan Gen Z mulai menjadi salah satu faktor yang memengaruhi arah pasar mobil penumpang di Indonesia. Meski mobil bermesin konvensional masih mendominasi, minat terhadap kendaraan listrik dan hybrid mulai tumbuh di kalangan konsumen muda. Tren tersebut terungkap dalam laporan terbaru Populix bertajuk Decoding Indonesia’s Upper Middle MZs Consumer Signals in the Passenger Car Market. Studi yang melibatkan 800 konsumen kelas menengah ke atas ini memetakan kebiasaan, kepuasan, serta rencana pembelian mobil penumpang di Indonesia. Seluruh responden diketahui telah memiliki mobil pribadi dan melakukan pembelian kendaraan dalam lima tahun terakhir. #ReadOthers Associate Research Director Populix, Susan Adi Putra, menjelaskan bahwa mobil konvensional masih mendominasi pasar. Namun, kendaraan elektrifikasi mulai mendapatkan perhatian dari kelompok konsumen tertentu. “Mobil konvensional saat ini masih mendominasi pasar, meskipun mobil listrik mulai mendapatkan momentum. Satu dari lima responden mengaku tertarik memiliki mobil listrik maupun hybrid, khususnya milenial muda dan Gen Z di rentang usia 25-35 tahun.” Dari sisi jenis kendaraan, Multi-Purpose Vehicle (MPV) dan Sport Utility Vehicle (SUV) masih menjadi pilihan utama konsumen. Kedua segmen tersebut banyak digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama bekerja. Populix mencatat, responden rata-rata menggunakan mobil enam hari dalam seminggu dengan jarak tempuh sekitar 17,6 kilometer per hari. Budget Beli Mobil Berikutnya Rata-rata Rp493 Juta Menariknya, rencana pembelian mobil berikutnya tidak selalu berarti mengganti kendaraan lama. Enam dari sepuluh responden yang berencana membeli mobil dalam satu tahun ke depan justru akan menjadikannya sebagai kendaraan tambahan. Rata-rata anggaran yang disiapkan mencapai Rp493 juta. Angka tersebut berada di segmen menengah dengan rentang harga Rp200 juta hingga Rp500 juta, sekaligus mendekati kategori menengah atas yang dimulai dari Rp500 juta. Dalam menentukan pilihan, konsumen mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari performa mesin, desain futuristik, kualitas premium, hingga reputasi merek secara global. Ketertarikan terhadap mobil listrik juga terlihat semakin kuat. Sekitar seperempat responden mengaku sangat tertarik membeli kendaraan listrik, dengan BYD, Hyundai, dan Wuling menjadi merek yang paling banyak diminati dalam kelompok tersebut. “Tak heran, minat terhadap mobil listrik meningkat secara signifikan. Sekitar seperempat responden bahkan mengaku sangat tertarik untuk membeli mobil listrik, khususnya merek BYD, Hyundai, dan Wuling. Mereka juga sudah tidak terlalu khawatir mengenai infrastruktur pengisian daya, yang pada studi Populix tahun lalu masih menjadi poin penting dalam pertimbangan pembelian mobil listrik,” ungkap Susan Adi Putra. Toyota, Hyundai, dan Daihatsu Unggul dalam Kepuasan Konsumen #ReadToo Selain memetakan minat pembelian, studi Populix juga mengukur kepuasan pengguna terhadap delapan merek mobil penumpang yang paling banyak dibeli dalam lima tahun terakhir. Toyota, Hyundai, dan Daihatsu menempati tiga posisi teratas dalam kategori kepuasan pelanggan. Faktor yang memengaruhi kepuasan berbeda-beda pada setiap merek. Keandalan dan kinerja mesin menjadi pertimbangan penting bagi pengguna Hyundai dan Mitsubishi. Sementara itu, kenyamanan berkendara menjadi salah satu aspek yang menonjol bagi pengguna Mitsubishi. Desain modern turut menjadi faktor yang diapresiasi pengguna Wuling, Hyundai, dan BYD. Adapun efisiensi energi banyak mendapat perhatian dari pengguna Suzuki dan Daihatsu. Kepuasan konsumen juga berkaitan dengan layanan setelah pembelian. Populix menemukan tiga aspek yang paling diharapkan pengguna, yakni kualitas pengerjaan servis, ketersediaan suku cadang, serta profesionalisme staf dalam menjelaskan masalah kendaraan. Dalam aspek layanan purna jual tersebut, Toyota, Honda, dan Hyundai dinilai mampu memenuhi harapan konsumen secara umum. Citra Merek Mobil Dibentuk Teknologi hingga Nilai Jual Kembali Populix turut memetakan persepsi konsumen terhadap sejumlah merek berdasarkan tiga kelompok penilaian, yaitu produk, teknologi dan desain, serta nilai kepemilikan dan kepercayaan. Hasilnya menunjukkan setiap merek memiliki asosiasi berbeda di mata konsumen. BYD identik dengan inovasi dan teknologi mutakhir, sedangkan Wuling dikenal sebagai pionir di segmen mobil listrik. Daihatsu diasosiasikan dengan layanan purna jual dan jaringan dealer yang luas. Honda dan Toyota memiliki citra kuat dalam hal nilai jual kembali serta performa mesin. Sementara itu, Hyundai dipandang menawarkan kombinasi keamanan, kenyamanan, fitur, dan kemudahan penggunaan. Mitsubishi diasosiasikan dengan kualitas kendaraan serta kenyamanan berkendara, sedangkan Suzuki menonjol dalam layanan purna jual, jaringan dealer, dan kesesuaian harga dengan kualitas. Susan Adi Putra menegaskan bahwa asosiasi tersebut merupakan gambaran persepsi konsumen, bukan semata-mata penilaian berdasarkan data teknis kendaraan. “Meskipun analisis ini cukup bias karena mungkin tidak sesuai dengan data konkret, asosiasi merek yang ditampilkan menggambarkan bagaimana masing-masing brand dilihat dari kacamata konsumen. Maka dari itu, tiap brand perlu memastikan apakah nilai kuat yang mereka tonjolkan sudah cukup tersampaikan, atau malah harus menyesuaikan kembali untuk menjaring lebih banyak pengguna,” akhir Susan Adi Putra. Lagi Cari Mobil Bekas? Temukan Pilihanmu di Goodcar.id! Jangan asal pilih mobil bekas! Temukan berbagai pilihan mobil bekas murah dan berkualitas sesuai kebutuhan dan anggaranmu di Goodcar.id, media otomotif dan platform jual beli mobil bekas dari Indomobil Group. Sebelum deal, pastikan kondisi mobil sudah diperiksa melalui GoodSpector, layanan inspeksi mobil bekas dari Goodcar dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan, laporan inspeksi dalam 1 jam, dan tanpa biaya tersembunyi. Layanan ini membantu pembeli memeriksa kondisi mobil bekas sebelum transaksi agar lebih aman, transparan, dan #BebasZonk. Tentang Goodcar dan GoodSpector Goodcar.id merupakan media otomotif sekaligus platform jual beli mobil bekas dari Indomobil Group. Konsumen dapat mencari mobil berdasarkan merek, model, tahun, kondisi, dan anggaran, serta memanfaatkan kalkulator kredit dan layanan tukar tambah. Setiap unit yang ditampilkan telah melalui proses inspeksi, dengan hasil pemeriksaan yang dapat dilihat pada halaman kendaraan. Goodcar juga menghadirkan GoodSpector, layanan inspeksi mobil bekas dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan, laporan dalam 1 jam, dan informasi harga transparan. #ReadOthers Lihat Selengkapnya
PEVS 2026 Ditutup, Dikunjungi 35.257 Orang! Cashback Rp200 Juta Jadi Magnet Pembeli
03 Nov 2026
PEVS 2026 Ditutup, Dikunjungi 35.257 Orang! Cashback Rp200 Juta Jadi Magnet Pembeli 03 Nov 2026 Jakarta, Goodcar.id – Sebanyak 35.257 orang tercatat mengunjungi Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 selama empat hari penyelenggaraan. Angka tersebut dihitung hingga Minggu (1/11/2026) pukul 15.00 WIB, sementara pameran di JIExpo Kemayoran, Jakarta, masih berlangsung sampai pukul 18.00 WIB. Jumlah pengunjung tersebut menjadi salah satu catatan dalam penutupan PEVS 2026 yang digelar Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) bersama Dyandra Promosindo. Selain melihat berbagai model kendaraan listrik, pengunjung juga mendapat kesempatan memanfaatkan program promosi dan mencoba kendaraan melalui fasilitas test drive serta test ride indoor. Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko, mengatakan tingginya aktivitas pengunjung selama empat hari memperlihatkan respons masyarakat terhadap perkembangan kendaraan listrik. Ia juga menyoroti program cashback yang disediakan penyelenggara sebagai salah satu daya tarik pameran. #ReadOthers “Selaku Ketua Umum PERIKLINDO, saya bersama seluruh jajaran menyampaikan rasa hormat dan bangga kepada Dyandra Promosindo serta seluruh peserta yang selalu setia berpartisipasi dalam setiap penyelenggaraan PEVS. Rasanya empat hari berlalu begitu cepat, terlebih melihat suasana pameran yang tetap ramai dan antusiasme pengunjung yang tidak surut sejak hari pertama hingga penutupan. Kami juga mengapresiasi inisiatif Dyandra melalui program cashback. Konsep ini memberikan dampak yang luar biasa dalam menarik minat masyarakat,” tutur Moeldoko saat acara Closing Ceremony PEVS, 1 November 2026 di Jakarta. Ia juga meminta pelaku industri kendaraan listrik tetap optimistis menghadapi perkembangan pasar di Indonesia. Menurutnya, PERIKLINDO akan terus menjadi penghubung antara pelaku usaha dan pemerintah untuk menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan solusi bersama. “Dunia usaha dan seluruh pelaku industri harus tetap optimistis bahwa perkembangan kendaraan listrik ke depan akan meningkat sangat pesat. PERIKLINDO akan terus berjuang menjadi jembatan bagi para pelaku usaha untuk berkomunikasi dengan pemerintah. Apabila terdapat berbagai persoalan yang dihadapi industri, kami akan terus menyampaikannya agar dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusinya bersama. Pemerintah juga telah memberikan dukungan yang luar biasa bagi perkembangan industri kendaraan listrik. Karena itu, saya mengajak seluruh distributor, agen dan pelaku industri lainnya untuk terus optimistis dan bersama-sama menatap masa depan kendaraan listrik di Indonesia,” tambahnya. #ReadToo Direktur Dyandra Promosindo, Rumpoko Hadi, menyebut capaian pengunjung tidak terlepas dari keterlibatan berbagai pemangku kepentingan. Salah satu program yang mendapat perhatian adalah Dyandra Cashback Program dengan total nilai mencapai Rp200 juta untuk pembelian kendaraan listrik roda dua dan roda empat. Pengunjung juga memperoleh tambahan voucher listrik, aksesori, dan aftermarket. PEVS 2026 melibatkan 45 peserta pameran dari berbagai sektor. Untuk kendaraan roda empat, terdapat BAIC, BYD, Chery, Denza, DFSK, Hyundai, iCar, JAECOO, MAB, MG, Polytron, VinFast, dan Wuling. Sementara segmen roda dua diikuti ALVA, AHM, Indomobil E-Motor, Polytron, Selis, United E-Motor, dan VinFast. Sebanyak 17 merek dari industri pendukung juga ikut berpartisipasi, mencakup sektor transportasi udara, laut, transportasi publik, hingga industri pendukung dan sponsor. Beberapa di antaranya Frogs Indonesia, Nirawak.id, TAU, Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Bluebird Group. Di luar transaksi kendaraan, pameran ini menghadirkan EV Student Showcase yang melibatkan Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Budi Luhur, dan Politeknik Negeri Jakarta. Ada pula EV Mobility Zone yang memperkenalkan penerapan elektrifikasi pada sektor Land Mobility, Air Mobility, dan Marine Mobility. Rangkaian kegiatan lainnya meliputi EV Push Bike Race yang diikuti lebih dari 200 peserta anak-anak serta EV Fest. Program terakhir menampilkan mobil dan sepeda motor listrik hasil modifikasi tuner dan kreator otomotif melalui kolaborasi Indonesia Automodified (IAM) dan Adipro. Meski jumlah pengunjung dan program transaksi menjadi catatan penyelenggaraan tahun ini, perkembangan pasar kendaraan listrik tetap membutuhkan dukungan berkelanjutan dari industri, pemerintah, dan infrastruktur pendukung agar minat masyarakat dapat terus tumbuh. Lagi Cari Mobil Bekas? Temukan Pilihanmu di Goodcar.id! Jangan asal pilih mobil bekas! Temukan berbagai pilihan mobil bekas murah dan berkualitas sesuai kebutuhan dan anggaranmu di Goodcar.id, media otomotif dan platform jual beli mobil bekas dari Indomobil Group. Sebelum deal, pastikan kondisi mobil sudah diperiksa melalui GoodSpector, layanan inspeksi mobil bekas dari Goodcar dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan, laporan inspeksi dalam 1 jam, dan tanpa biaya tersembunyi. Layanan ini membantu pembeli memeriksa kondisi mobil bekas sebelum transaksi agar lebih aman, transparan, dan #BebasZonk. Tentang Goodcar dan GoodSpector Goodcar.id merupakan media otomotif dan platform jual beli mobil bekas dari Indomobil Group. Pengguna dapat membandingkan mobil berdasarkan merek, model, tahun, kondisi, dan anggaran, dilengkapi kalkulator kredit serta informasi harga transparan. GoodSpector merupakan layanan inspeksi mobil bekas dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan, laporan dalam 1 jam, dan tanpa biaya tersembunyi. #ReadOthers Lihat Selengkapnya
PEVS 2026 Digelar di Kemayoran, Mobil Listrik hingga Teknologi eVTOL Ikut Dipamerkan
30 Oct 2026
PEVS 2026 Digelar di Kemayoran, Mobil Listrik hingga Teknologi eVTOL Ikut Dipamerkan 30 Oct 2026 Jakarta, Goodcar.id – Populasi kendaraan listrik di Indonesia telah mencapai 541.678 unit hingga Agustus 2026. Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu gambaran perkembangan pasar kendaraan listrik nasional yang kini memasuki fase perluasan ekosistem, mulai dari kendaraan penumpang, transportasi publik, hingga sektor logistik dan mobilitas udara. Data Kementerian Perindustrian tersebut disampaikan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat, Transportasi dan Elektronika (ILMATE), Setia Diarta, dalam pembukaan Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (29/10/2026). “Perkembangan industri kendaraan listrik nasional menunjukkan angka yang menggembirakan. Ini merupakan capaian yang sangat menarik bagi kami, karena menunjukkan adopsi kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang,” jelas Setia. #ReadOthers Memasuki penyelenggaraan kelima, PEVS 2026 tidak hanya menampilkan mobil dan motor listrik. Pameran yang digelar Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) bersama Dyandra Promosindo ini juga menjadi tempat pertemuan pemerintah, pelaku industri, investor, dan berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, mengatakan pemerintah terus mendorong kolaborasi untuk mempercepat transisi energi dan pengembangan industri kendaraan listrik di dalam negeri. “Pemerintah terus berupaya mendukung transisi energi dan percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kami juga tak henti-hentinya menciptakan sinergi bersama dengan seluruh pemangku kepentingan lain, agar tujuan kita bersama membuat Indonesia sebagai pemain utama industri listrik dunia,” ujarnya. Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko, juga menilai pengembangan industri kendaraan listrik membutuhkan kerja sama berkelanjutan antara pemerintah, industri, dan masyarakat. “PEVS 2026 bukan hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan perkembangan teknologi dan produk kendaraan listrik, tetapi juga ruang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem kendaraan listrik nasional yang semakin kuat. Melalui penyelenggaraan kelima ini, PERIKLINDO ingin terus mendorong kolaborasi dan inovasi agar industri kendaraan listrik Indonesia dapat berkembang secara berkelanjutan serta memiliki daya saing yang semakin baik,” ujarnya. Dari sisi penyelenggaraan, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menyebut PEVS 2026 dirancang sebagai platform yang mempertemukan industri, pemerintah, mitra bisnis, dan masyarakat untuk membuka peluang kerja sama. Lebih dari 45 Peserta dan Program Kendaraan Listrik #ReadToo PEVS 2026 diikuti lebih dari 45 peserta pameran dari kategori kendaraan roda empat, roda dua, serta industri pendukung. Merek mobil yang berpartisipasi antara lain BAIC, BYD, Chery, Denza, DFSK, Hyundai, iCar, JAECOO, MAB, MG, Polytron, VinFast, dan Wuling. Sementara itu, merek sepeda motor listrik yang hadir meliputi Alva, AHM, Indomobil E-Motor, Polytron, Selis, United, dan VinFast. Pameran ini juga melibatkan 17 merek dari kategori supporting industry. Pengunjung dapat mencoba kendaraan melalui program Test Drive dan Test Ride Indoor. Ada pula EV Student Showcase yang menjadi wadah bagi pelajar dan mahasiswa untuk memperkenalkan prototipe serta inovasi teknologi kendaraan listrik. Agenda lainnya meliputi EV Fest, yaitu pameran kendaraan listrik modifikasi hasil kolaborasi IAM dan Adipro. Sementara PEVS Push Bike Race dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2026. Salah satu program baru tahun ini adalah cashback dengan total nilai hingga Rp200 juta khusus transaksi kendaraan selama pameran. Pengunjung berkesempatan memperoleh cashback melalui permainan spin wheels di area cashback counter. PEVS 2026 juga memperluas pembahasan mobilitas listrik melalui Mobility Zone yang mencakup tiga sektor. Land Mobility menampilkan bus listrik, kendaraan logistik dan komersial, sepeda motor listrik, serta infrastruktur pengisian daya, termasuk dukungan transportasi publik dari LRT Jakarta, Transjakarta, dan MRT Jakarta. Pada sektor Air Mobility, pengunjung dapat melihat teknologi drone kargo dan electric Vertical Take-Off and Landing (eVTOL) dari Frogs Indonesia, Nirawak.id, dan TAU. Adapun sektor Marine Mobility melibatkan Ikame Water Gear dan J Seven. PEVS 2026 berlangsung pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di Hall B3-C3 JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pada 29 Oktober, pameran dibuka pukul 12.00–19.00 WIB. Selanjutnya, pada 30–31 Oktober berlangsung pukul 10.00–19.00 WIB dan 1 November pukul 10.00–18.00 WIB. Pengunjung dapat masuk secara gratis dengan melakukan registrasi daring melalui situs resmi PEVS. Lagi Cari Mobil Bekas? Temukan Pilihanmu di Goodcar.id! Jangan asal pilih mobil bekas! Temukan berbagai pilihan mobil bekas murah dan berkualitas sesuai kebutuhan dan anggaranmu di Goodcar.id, media otomotif dan platform jual beli mobil bekas dari Indomobil Group. Sebelum deal, pastikan kondisi mobil sudah diperiksa melalui GoodSpector, layanan inspeksi mobil bekas dari Goodcar dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan, laporan inspeksi dalam 1 jam, dan tanpa biaya tersembunyi. Layanan ini membantu pembeli memeriksa kondisi mobil bekas sebelum transaksi agar lebih aman, transparan, dan #BebasZonk. Tentang Goodcar dan GoodSpector Goodcar.id merupakan media otomotif dan platform jual beli mobil bekas dari Indomobil Group yang menyediakan pilihan kendaraan berdasarkan merek, model, tahun, kondisi, dan anggaran. Setiap unit yang ditawarkan telah melalui pemeriksaan, dengan hasil inspeksi ditampilkan pada halaman kendaraan untuk mendukung informasi harga transparan. GoodSpector merupakan layanan inspeksi mobil bekas dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan, laporan dalam 1 jam, dan tanpa biaya tersembunyi. #ReadOthers Lihat Selengkapnya
Penjualan Danza Melambat, BYD Ungkap Dampak Transisi Pasokan
29 Oct 2026
Penjualan Danza Melambat, BYD Ungkap Dampak Transisi Pasokan 29 Oct 2026 Jakarta, Goodcar.id – Perubahan sumber pasokan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi bisnis Danza di Indonesia. BYD Indonesia menyebut transisi dari impor utuh atau completely built up (CBU) sebagai salah satu hal yang berkaitan dengan perkembangan merek kendaraan premium tersebut. Dalam wawancara bersama Goodcar.id, Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, menjelaskan bahwa perubahan sumber pasokan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kinerja Denza, yang kini menggunakan nama Danza di Indonesia. “Khusus Denza itu salah satu pengaruh yang utama sebenarnya transisi dari sumber suplainya. Jadi sebelumnya kan kita masih berbasis CBU,” kata Luther. #ReadOthers BYD Key Player Kendaraan Premium? Selain menjelaskan transisi pasokan, Luther menyampaikan bahwa BYD melakukan pengembangan produk melalui pembaruan Denza D9 dengan sejumlah penambahan fitur. Pembaruan tersebut, menurutnya, turut mempertimbangkan masukan dari konsumen. “Bulan lalu kami juga meluncurkan pengembangan terbaru Denza D9 dengan sejumlah penambahan fitur. Di mana ini ada masukan-masukan juga dari customer. Harusnya bahkan memberikan kontribusi market premium yang lebih tinggi lagi. Untuk diketahui oleh rekan-rekan media, sampai saat ini kita masih key player di industri kendaraan premium di Indonesia,” tambah Luther. Pernyataan tersebut disampaikan BYD saat menjelaskan perkembangan bisnis merek kendaraan premiumnya di Indonesia. #ReadToo Lagi Cari Mobil Bekas? Temukan Pilihanmu di Goodcar.id! Jangan asal pilih mobil bekas! Temukan berbagai pilihan mobil bekas murah dan berkualitas sesuai kebutuhan dan anggaranmu di Goodcar.id, media otomotif dan platform jual beli mobil bekas dari Indomobil Group. Sebelum deal, pastikan kondisi mobil sudah diperiksa melalui GoodSpector, layanan inspeksi mobil bekas dari Goodcar dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan, laporan inspeksi dalam 1 jam, dan tanpa biaya tersembunyi. Layanan ini membantu pembeli memeriksa kondisi mobil bekas sebelum transaksi agar lebih aman, transparan, dan #BebasZonk. Tentang Goodcar dan GoodSpector Goodcar.id merupakan media otomotif dan platform jual beli mobil bekas dari Indomobil Group. Konsumen dapat membandingkan mobil berdasarkan merek, model, tahun, kondisi, dan anggaran, serta memanfaatkan kalkulator kredit untuk memperkirakan pembiayaan. Setiap unit yang terdaftar telah melalui inspeksi, dengan hasil pemeriksaan ditampilkan pada halaman kendaraan. GoodSpector menyediakan pemeriksaan lebih dari 140 titik, laporan dalam 1 jam, dan informasi harga transparan untuk membantu konsumen mengambil keputusan sebelum membeli mobil bekas. #ReadOthers Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.