LUXEED Uji Mobil di Atas 250 Km/Jam, Teknologi Ini Diuji di Lintasan Ekstrem China19 Oct 2026
LUXEED Uji Mobil di Atas 250 Km/Jam, Teknologi Ini Diuji di Lintasan Ekstrem China19 Oct 2026
JAKARTA, Goodcar.id – Uji kendara mobil LUXEED di China pada 20 Oktober 2026 akan menguji lebih dari sekadar kemampuan akselerasi. Pabrikan ini menyiapkan rangkaian pengujian di Guangde Proving Ground untuk mengevaluasi stabilitas pada kecepatan tinggi, jarak pengereman, hingga ketepatan manuver dalam situasi ekstrem.
Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian Chery International User Summit 2026. Sejumlah jurnalis otomotif dan figur key opinion leader (KOL) dari berbagai negara dijadwalkan mengikuti pengujian untuk mengevaluasi kemampuan rekayasa kendaraan LUXEED secara langsung.
Salah satu pengujian yang menarik perhatian adalah berkendara di lintasan high-speed banking circuit dengan kecepatan lebih dari 250 km/jam. Pengujian ini ditujukan untuk mengevaluasi stabilitas bodi dan efisiensi aerodinamika kendaraan saat melaju kencang.
LUXEED Uji Akselerasi dan Pengereman
Selain lintasan berkecepatan tinggi, LUXEED akan menjalani pengujian performa di jalur lurus. Fitur One-Touch BOOST digunakan untuk mendemonstrasikan akselerasi dari 0–100 km/jam, sekaligus mengukur jarak pengereman sebagai bagian dari evaluasi kemampuan kendaraan dalam menyalurkan tenaga dan mempertahankan kendali.
“Pengujian mencakup kemampuan akselerasi dari 0–100 km/jam serta evaluasi jarak pengereman, untuk menunjukkan keseimbangan antara penyaluran tenaga dan kemampuan deselerasi kendaraan. Rangkaian pengujian ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kemampuan kendaraan dalam menghasilkan performa sekaligus mempertahankan kendali ketika menghadapi kondisi berkendara yang menuntut respons tinggi,” ujar Irfan Wahyudi, Marketing Manager.
Pengujian berikutnya berfokus pada kemampuan sasis menghadapi perubahan arah secara cepat. LUXEED dijadwalkan menjalani moose test dengan target kecepatan di atas 82 km/jam, uji slalom, serta pengujian menikung di lintasan skidpad.
Suspensi Udara dan Kemudi Roda Belakang Diuji
Untuk mendukung pengendalian, LUXEED mengandalkan suspensi udara dua ruang (dual-chamber air suspension), Dual-Valve CDC (Continuous Damping Control), serta sistem VMC (Vehicle Motion Control). Kendaraan ini juga dibekali teknologi kemudi roda belakang (Rear Wheel Turning) dengan sudut hingga ±7 derajat.
Kombinasi teknologi tersebut dirancang untuk membantu mengendalikan gerakan bodi dan menjaga ketepatan lintasan ketika kendaraan bermanuver tajam atau berpindah jalur dengan cepat. Namun, hasil pengujian di lintasan akan menjadi bagian penting untuk menilai bagaimana sistem-sistem tersebut bekerja dalam kondisi yang menuntut.
Melalui agenda ini, LUXEED ingin memperkenalkan kemampuan dinamika berkendara dan pendekatan mobilitas mewah berbasis kecerdasan kepada audiens internasional. Materi perusahaan juga menyebut penerapan standar desain keselamatan bintang lima, tetapi hasil dan dasar penilaian keselamatan tersebut tidak dirinci dalam informasi yang tersedia.
Pengujian di Guangde Proving Ground dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2026. Hasilnya akan memberi gambaran lebih lanjut mengenai kemampuan kendaraan LUXEED dalam memadukan performa, stabilitas, dan kenyamanan berkendara.
Lagi Cari Mobil Bekas? Temukan Pilihanmu di Goodcar.id!
Jangan asal pilih mobil bekas! Temukan berbagai pilihan mobil bekas murah dan berkualitas sesuai kebutuhan dan anggaranmu di Goodcar.id, media otomotif dan platform jual beli mobil bekas dari Indomobil Group.
Sebelum deal, pastikan kondisi mobil sudah diperiksa melalui GoodSpector, layanan inspeksi mobil bekas dari Goodcar dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan, laporan inspeksi dalam 1 jam, dan tanpa biaya tersembunyi. Layanan ini membantu pembeli memeriksa kondisi mobil bekas sebelum transaksi agar lebih aman, transparan, dan #BebasZonk.
Tentang Goodcar dan GoodSpector
Goodcar, bagian dari Indomobil Group, adalah platform jual beli mobil bekas yang menyediakan layanan tukar tambah, pembelian mobil online dan offline, serta informasi harga mobil bekas yang transparan di Indonesia.
GoodSpector merupakan layanan inspeksi mobil bekas dari Goodcar dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan, laporan inspeksi dalam 1 jam, dan tanpa biaya tersembunyi.
Lihat Selengkapnya
GIIAS Semarang 2026 Ditutup, 28.876 Pengunjung Ramaikan Pameran Otomotif Jawa Tengah07 Oct 2026
GIIAS Semarang 2026 Ditutup, 28.876 Pengunjung Ramaikan Pameran Otomotif Jawa Tengah07 Oct 2026
Semarang, Goodcar.id - GIIAS Semarang 2026 resmi berakhir setelah lima hari berlangsung di Jawa Tengah. Pameran otomotif yang digelar Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) pada 30 September hingga 4 Oktober 2026 tersebut mencatat 28.876 pengunjung, sekaligus memperlihatkan semakin beragamnya merek kendaraan yang masuk ke pasar Jawa Tengah.
Jumlah pengunjung tersebut menjadi salah satu catatan utama dalam penyelenggaraan GIIAS Semarang 2026. Bukan hanya merek-merek yang sudah lama bermain di pasar otomotif Indonesia, pameran tahun ini juga diisi sejumlah merek baru yang membawa pilihan kendaraan dan teknologi berbeda.
GIIAS Semarang 2026 dibuka pada Rabu, 30 September 2026 oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang diwakili Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah Muhamad Masrofi. Pembukaan tersebut turut dihadiri jajaran GAIKINDO, Rektor UNDIP Suharnomo, Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Maesa Soegriwo, serta Kepala Kantor Wilayah Utama PT Jasa Raharja Jawa Tengah Hendriawanto.
Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika mengatakan respons masyarakat dan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam penyelenggaraan GIIAS Semarang tahun ini.
“GIIAS Semarang 2026 berhasil membuktikan bahwa pasar otomotif di Jawa Tengah memiliki potensi yang sangat besar. Dukungan dari pemerintah daerah dan tingginya antusiasme masyarakat menjadi kunci sukses penyelenggaraan GIIAS Semarang tahun ini. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan teknologi baru, tetapi juga memberikan kontribusi dan dorongan nyata bagi pergerakan ekonomi nasional di akhir tahun,” ujar Putu Juli Ardika, Ketua Umum GAIKINDO.
Selama lima hari, GIIAS Semarang 2026 menghadirkan 19 merek kendaraan bermotor. Dari jumlah tersebut, 18 merupakan merek kendaraan penumpang, sedangkan satu merek berasal dari kategori sepeda motor.
Merek kendaraan penumpang yang tampil terdiri dari BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, Honda, Jetour, KIA, Leapmotor, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, VinFast, dan Wuling. Sementara kategori sepeda motor diwakili Polytron.
Komposisi tersebut memperlihatkan persaingan pasar otomotif yang semakin ramai, khususnya dengan masuknya sejumlah merek baru ke pameran. GAIKINDO mencatat ada lima merek baru yang ikut serta, sementara tiga merek lainnya kembali bergabung dalam GIIAS Semarang 2026.
Kehadiran merek kendaraan tersebut juga dilengkapi 22 merek dari industri pendukung otomotif. Mereka membawa berbagai produk yang berkaitan dengan kebutuhan kendaraan dan aftermarket sehingga area pameran tidak hanya berisi mobil dan sepeda motor.
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO Anton Kumonty mengatakan keberagaman merek dan teknologi menjadi salah satu daya tarik utama GIIAS Semarang 2026.
“Jajaran merek yang semakin lengkap dengan hadirnya berbagai merek kendaraan baru yang membawa inovasi dan teknologi terkini, serta beragam program interaktif, sukses meramaikan gelaran GIIAS Semarang 2026. Hal ini dibuktikan dengan total kehadiran 28.876 pengunjung sepanjang pameran berlangsung,” ujar Anton Kumonty, Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO.
Buat industri otomotif, angka kunjungan tersebut juga menjadi gambaran mengenai respons pasar Jawa Tengah terhadap perkembangan pilihan kendaraan yang semakin luas. Pengunjung tidak hanya bertemu dengan produk dari merek-merek yang sudah familiar, tetapi juga bisa melihat langsung sejumlah pendatang baru yang mulai memperluas jaringan di Indonesia.
Penyelenggaraan GIIAS Semarang 2026 turut mendapat dukungan dari sejumlah sponsor. Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) hadir sebagai Platinum Financial Partner, sementara Kopi Kenangan juga menjadi bagian dari pendukung pameran.
GIIAS Semarang 2026 menjadi bagian dari rangkaian GIIAS The Series yang sepanjang 2026 digelar di sejumlah kota. Sebelumnya, rangkaian tersebut telah hadir di ICE BSD Tangerang, Surabaya, dan Bandung sebelum berlanjut ke Semarang.
Namun perjalanan GIIAS The Series 2026 belum selesai. Setelah Semarang, GAIKINDO akan membawa pameran otomotif tersebut ke Makassar pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.
Rangkaian GIIAS kemudian akan memasuki wilayah baru pada awal 2027. GIIAS Bali dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Januari 2027 di The Meru Sanur, Bali.
Kehadiran GIIAS Bali akan menjadi tambahan destinasi baru dalam rangkaian pameran otomotif GAIKINDO. Dengan begitu, setelah Jawa dan sejumlah kota besar lainnya, jangkauan pameran akan semakin bergerak ke wilayah Indonesia bagian timur.
Lihat Selengkapnya
Harga Tiket GIIAS Semarang 2026 Cuma Rp15 Ribu Bisa Dapat 2, Catat Tanggalnya18 Sep 2026
Harga Tiket GIIAS Semarang 2026 Cuma Rp15 Ribu Bisa Dapat 2, Catat Tanggalnya18 Sep 2026
SEMARANG, Goodcar.id – Buat yang sudah memasukkan GIIAS Semarang 2026 ke agenda akhir bulan, ada satu tanggal yang jangan sampai lewat: 18 September 2026. Bukan tanggal pembukaan pameran, melainkan batas akhir promo tiket presale yang menawarkan skema Buy 1 Get 1 seharga Rp15.000.
Artinya, dengan Rp15.000, pengunjung bisa mendapatkan dua tiket untuk datang ke GIIAS Semarang 2026. Promo ini berlaku untuk kunjungan weekdays maupun weekend dan pembeliannya dilakukan secara online melalui aplikasi Auto360. Periode presale tersebut berlangsung 16–18 September 2026.
Setelah periode presale berakhir, harga tiket yang perlu disiapkan pengunjung berbeda ketika membeli langsung di lokasi pameran. Tiket on-the-spot dibanderol Rp20.000 untuk weekdays dan Rp30.000 untuk weekend. Jadi, bagi calon pengunjung yang memang sudah menentukan jadwal datang, membeli tiket selama periode presale menjadi pilihan yang paling murah secara nominal.
GIIAS Semarang 2026 sendiri baru akan dibuka untuk umum pada 30 September hingga 4 Oktober 2026. Lokasinya berada di Muladi Dome Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang. Tahun ini menjadi penyelenggaraan kelima GIIAS Semarang sekaligus bagian dari rangkaian GIIAS The Series 2026 setelah sebelumnya berlangsung di Tangerang, Surabaya, dan Bandung.
Jadi, ada perbedaan waktu yang perlu diperhatikan. Promo Rp15.000 berlangsung pada 16–18 September, sementara pamerannya baru berlangsung hampir dua pekan kemudian. Pengunjung tetap perlu menentukan tanggal kunjungan ketika melakukan pembelian tiket melalui Auto360.
Harga Tiket GIIAS Semarang 2026
Untuk memudahkan, berikut harga tiket GIIAS Semarang 2026 yang sudah diumumkan penyelenggara:
Jenis pembelian
Weekdays
Weekend
Presale Auto360, Buy 1 Get 1
Rp15.000 untuk 2 tiket
Rp15.000 untuk 2 tiket
On-the-spot
Rp20.000
Rp30.000
Harga presale Rp15.000 tersebut merupakan promo khusus periode 16–18 September 2026, sehingga calon pengunjung yang baru membeli setelah periode tersebut perlu memperhatikan harga tiket yang tersedia saat pembelian.
GIIAS Semarang 2026 Bawa 19 Merek
Harga tiket yang relatif terjangkau bukan satu-satunya alasan GIIAS Semarang 2026 menarik perhatian. Tahun ini penyelenggara membawa 19 merek kendaraan global, terdiri dari 18 merek kendaraan penumpang dan satu merek sepeda motor.
Merek kendaraan penumpang yang akan hadir adalah BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, Honda, Jetour, KIA, Leap Motor, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, Vinfast, dan Wuling. Sementara kategori sepeda motor diwakili oleh Polytron.
Ada tujuh merek yang menjadi nama baru atau kembali hadir dalam penyelenggaraan GIIAS Semarang, yakni Changan, Geely, Jetour, KIA, Leap Motor, Omoda Jaecoo, dan Polytron. Kehadiran nama-nama tersebut membuat pilihan kendaraan yang bisa dilihat langsung masyarakat Jawa Tengah semakin beragam.
Bagi pengunjung, format pameran seperti ini memberi kesempatan untuk melihat langsung kendaraan yang sebelumnya hanya muncul di pemberitaan atau media sosial. Apalagi sejumlah merek yang tampil di Semarang juga telah lebih dulu mengikuti rangkaian GIIAS di kota lain sepanjang 2026.
Di balik penyelenggaraan GIIAS Semarang, ada alasan pasar yang membuat Jawa Tengah kembali masuk dalam agenda GAIKINDO.
Sekretaris Umum GAIKINDO, Kukuh Kumara, mengatakan Jawa Tengah memiliki potensi besar bagi perkembangan industri otomotif nasional. Berdasarkan data penjualan nasional hingga April 2026, Jawa Tengah mencatat penjualan sebanyak 14.195 unit atau sekitar 5,1 persen dari total penjualan kendaraan secara nasional.
“Jawa Tengah memiliki peluang yang sangat besar bagi industri otomotif nasional. Data penjualan nasional menunjukkan bahwa hingga April 2026, Jawa Tengah berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 14.195 unit, atau menyumbang sekitar 5,1% dari total penjualan kendaraan secara nasional,” ujar Kukuh.
Menurut Kukuh, potensi tersebut juga berjalan beriringan dengan perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Jawa Tengah. Salah satu indikator yang disebut adalah masuknya investasi sekitar Rp15 triliun ke Kawasan Industri Seafer (KIS) di Kabupaten Kendal.
Investasi tersebut mencakup pengembangan komponen yang berkaitan dengan kendaraan listrik, mulai dari baterai, ban, hingga suku cadang untuk kendaraan listrik komersial dan sepeda motor listrik.
“Kuatnya potensi pasar di daerah ini ditambah dengan dukungan investor dalam mendukung perkembangan industri otomotif, khususnya kendaraan listrik di wilayah Kabupaten Kendal menjadi bukti tingginya minat dan daya beli masyarakat Jawa Tengah,” tambah Kukuh.
Jangan Salah Hitung Tanggalnya
Kalau tujuan datang ke GIIAS Semarang 2026 adalah melihat mobil baru, mencari informasi sebelum membeli kendaraan, atau sekadar menikmati pameran otomotif, tanggalnya sudah jelas.
GIIAS Semarang 2026 berlangsung 30 September–4 Oktober 2026 di Muladi Dome UNDIP, Semarang.
Sementara untuk tiket, 18 September 2026 menjadi hari terakhir promo Buy 1 Get 1 Rp15.000 melalui Auto360. Setelah periode tersebut, calon pengunjung perlu melihat harga tiket yang tersedia pada periode pembelian berikutnya. Untuk pembelian langsung di lokasi, harga yang diumumkan adalah Rp20.000 pada weekdays dan Rp30.000 pada weekend.
Setelah Semarang, rangkaian GIIAS The Series 2026 akan berlanjut ke Makassar pada 28 Oktober–1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar. GAIKINDO juga telah menjadwalkan GIIAS Bali pada 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur sebagai kota baru dalam perluasan rangkaian pameran.
Lihat Selengkapnya
Daftar Mobil Paling Irit BBM 2026, Konsumsi Bensin Tembus 20 Km per Liter16 Sep 2026
Daftar Mobil Paling Irit BBM 2026, Konsumsi Bensin Tembus 20 Km per Liter16 Sep 2026
JAKARTA, GoodCar.id – Konsumsi bahan bakar menjadi salah satu data yang dicari ketika konsumen membandingkan mobil untuk penggunaan sehari-hari.
Angka konsumsi BBM biasanya dinyatakan dalam kilometer per liter (km/l), yang menunjukkan jarak yang dapat ditempuh kendaraan untuk setiap satu liter bahan bakar.
Pada 2026, sejumlah mobil yang dipasarkan di Indonesia memiliki data konsumsi BBM di atas 20 km/l.
Angka tersebut terdapat pada beberapa mobil hybrid maupun mobil bermesin bensin konvensional.
Namun, angka konsumsi BBM yang dicantumkan pabrikan tidak selalu diperoleh dengan metode pengujian yang sama.
Karena itu, data dalam daftar ini ditulis berdasarkan sumber yang tersedia dari masing-masing pabrikan.
Toyota Yaris Cross HEV – 31 km/liter
Mengutip laman resmi Toyota Press Room, disebut jika Yaris Cross HEV memiliki konsumsi BBM 31 km/liter.
Yaris Cross HEV menggunakan sistem hybrid yang menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik. Konsumsi aktual dapat berbeda tergantung rute, kecepatan, kondisi lalu lintas, beban kendaraan, dan gaya berkendara.
Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid – 28 km/liter
Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid memiliki konsumsi BBM 28 km/liter berdasarkan metode WLTC yang dicantumkan Daihatsu Indonesia.
Daihatsu juga mencatat angka 34,8 km/liter berdasarkan metode JC08 yang digunakan di Jepang. Karena menggunakan metode pengujian berbeda, kedua angka tersebut tidak dapat dibandingkan secara langsung.
Suzuki S-Presso – 21 km/liter
Suzuki Indonesia mencantumkan konsumsi BBM S-Presso hingga 21 km/liter dalam laman resminya.
Dalam pengujian lain yang dilakukan Suzuki, S-Presso mencatat 20,5 km/liter di rute dalam kota dan 23,4 km/liter di jalan tol dengan kecepatan konstan 90 km/jam.
Suzuki Ertiga Hybrid – 22,11 km/liter
Suzuki Ertiga Hybrid mencatat konsumsi BBM 22,11 km/liter untuk transmisi manual dan 19,66 km/liter untuk transmisi otomatis dalam kegiatan uji efisiensi yang digelar Suzuki.
Pengujian melibatkan 40 jurnalis dengan rute sekitar 140 km dari Batu menuju Surabaya. Rute mencakup jalan perkotaan, kemacetan, tanjakan, turunan, dan jalan bebas hambatan.
Hasil tersebut merupakan rata-rata pengujian bersama media, sehingga tidak dapat dibandingkan langsung dengan angka yang menggunakan metode seperti WLTC atau JC08.
Hyundai Creta – 16,8 km/liter
Hyundai Indonesia mencantumkan konsumsi BBM New Creta sekitar 16,8 km/liter dan menyebutnya sebagai data pabrikan.
New Creta menggunakan mesin Smartstream 1.5 liter. Konsumsi aktual dapat berbeda tergantung kondisi jalan, lalu lintas, beban, dan cara berkendara.
Nissan Serena e-POWER — 29,3 km/liter
Dalam pengujian yang dilakukan Nissan Motor Distributor Indonesia bersama media, Serena e-POWER mencatat angka tertinggi 29,3 km/liter. Pengujian dilakukan dari Sentul menuju Alam Sutera, melewati kombinasi jalan perkotaan dan tol, dengan kecepatan rata-rata sekitar 60 km/jam.
Chery TIGGO Cross CSH Hybrid – 20 km/liter
Chery TIGGO Cross CSH Hybrid memiliki konsumsi BBM sekitar 20 km/liter untuk rute kombinasi berdasarkan metode WLTC. Chery juga mengklaikm konsumsi bbm berada di angka 30,3 km/liter berdasarkan pengujian internal.
Untuk tabel utama, 20 km/liter lebih aman dipakai karena merupakan angka kombinasi WLTC, sementara 30,3 km/liter merupakan hasil pengujian internal pada kondisi jalan tol tertentu.
Merek
Model
Estimasi Konsumsi BBM
Toyota
Yaris Cross HEV
31 km/liter
Nissan
Serena e-POWER
29,3 km/liter
Toyota
Veloz Hybrid EV
28,9 km/liter
Chery
TIGGO 8 CSH
28,1 km/liter
Daihatsu
Rocky e-Smart Hybrid
28 km/liter
Nissan
Kicks e-POWER
27 km/liter
Suzuki
Ertiga Hybrid MT
22,11 km/liter
Suzuki
S-Presso
21 km/liter
Toyota
Kijang Innova Zenix HEV
20 km/liter
Chery
TIGGO Cross CSH Hybrid
20 km/liter
Suzuki
Ertiga Hybrid AT
19,66 km/liter
Suzuki
XL7 Hybrid
19,1 km/liter
Suzuki
Grand Vitara
18–20 km/liter
Hyundai
Creta
16,8 km/liter
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.