BMW Group Festival of JOY 2026: Perayaan 25 Tahun BMW di Indonesia, Hadirkan 80 Mobil Klasik dan Terbaru19 Apr 2026
BMW Group Festival of JOY 2026: Perayaan 25 Tahun BMW di Indonesia, Hadirkan 80 Mobil Klasik dan Terbaru19 Apr 2026
Jakarta, Goodcar.id – BMW Group Indonesia resmi menggelar BMW Group Festival of JOY 2026 sebagai perayaan 25 tahun eksistensinya di Indonesia. Event ini berlangsung pada 17–19 April 2026 di JIEXPO Grand Ballroom, sekaligus menjadi bagian dari perayaan 110 tahun BMW Group secara global.
Festival ini bukan sekadar pameran otomotif biasa. BMW menghadirkan pengalaman yang dirancang lebih imersif, di mana pengunjung tidak hanya melihat, tetapi juga bisa langsung merasakan karakter kendaraan BMW, MINI, hingga BMW Motorrad dalam satu lokasi.
Lebih dari 80 Kendaraan BMW dan MINI Bisa Dicoba Langsung
Dalam BMW Group Festival of JOY 2026, pengunjung disuguhkan hampir 80 unit kendaraan dari lini BMW dan MINI, termasuk model terbaru serta unit BMW dan MINI Premium Selection. Selain itu, tersedia juga 14 unit BMW Motorrad yang dapat diuji langsung.
Kesempatan test drive ini menjadi salah satu daya tarik utama, karena pengunjung bisa mengeksplorasi teknologi dan karakter berkendara khas BMW secara langsung, bukan hanya sekadar melihat spesifikasi di atas kertas.
Tidak hanya itu, BMW juga menggandeng BMW Financial Services serta mitra seperti Blibli dan Maybank untuk menghadirkan berbagai penawaran khusus selama acara berlangsung.
Presiden Direktur BMW Group Indonesia, Peter 'Sunny' Medalla menegaskan bahwa festival ini menjadi momen penting bagi perjalanan BMW di Tanah Air.
“Perayaan 25 tahun BMW Group Indonesia melalui Festival of JOY merupakan milestone penting bagi kami. Kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar pameran, tetapi pengalaman yang menghubungkan pelanggan, keluarga, dan komunitas,” ujar Sunny dalam sambutannya.
Konsep yang diusung juga cukup unik. BMW menggabungkan elemen otomotif dengan lifestyle, mulai dari aktivitas interaktif seperti golf simulator, BMW RC racing, hingga Safety Driving Masterclass.
Bahkan, tersedia area khusus anak melalui Kids Corner, serta hiburan musik dan aktivitas keluarga yang membuat event ini terasa lebih santai dan inklusif.
Sentuhan Nostalgia dan Mobil Ikonik BMW
Salah satu highlight dari BMW Group Festival of JOY 2026 adalah tema nostalgia yang diangkat. BMW menghadirkan model legendaris seperti BMW Seri 3 E30 dan BMW M3 E36, yang menjadi simbol perjalanan brand ini sejak era 2000-an.
Kehadiran musisi Ikang Fawzi dalam acara pembukaan juga memperkuat nuansa nostalgia. Ia dikenal sebagai pengisi soundtrack film Catatan Si Boy, yang identik dengan BMW sebagai simbol gaya hidup pada masanya.
Atmosfer ini diperkuat dengan kurasi kuliner legendaris hingga musik era 2000-an, menciptakan pengalaman yang menghubungkan generasi lama dan baru.
MINI 1965 Victory Edition Meluncur, Hanya 16 Unit
Di ajang ini, MINI juga menghadirkan model spesial, yaitu MINI 1965 Victory Edition. Model ini terinspirasi dari kemenangan MINI di ajang Monte Carlo Rally 1965.
Mobil ini tampil dengan warna Chili Red khas, dipadukan aksen putih dan angka “52” sebagai simbol mobil pemenang saat itu. MINI menghadirkan model ini dalam dua pilihan: mesin konvensional John Cooper Works (JCW) dan versi listrik JCW E.
Menariknya, MINI 1965 Victory Edition hanya tersedia 16 unit di Indonesia, menjadikannya salah satu model paling eksklusif di festival ini.
Tidak hanya fokus pada kendaraan, BMW juga memperkenalkan BMW Fragrance sebagai bagian dari ekspansi lifestyle. Dua varian utama, AMBERNESS dan BERGAMOOD, dirancang untuk merepresentasikan karakter brand BMW melalui aroma.
Produk ini melengkapi pendekatan BMW yang kini tidak hanya menjual mobil, tetapi juga menghadirkan pengalaman brand secara lebih luas dan personal.
BMW Group Festival of JOY 2026 juga menghadirkan berbagai penawaran khusus, di antaranya:
Suku bunga mulai 1,58% melalui BMW Financial Services
Program trade-in semua merek kendaraan
Cashback hingga Rp200 juta untuk lini MINI listrik
Kesempatan memenangkan BMW Motorrad G 310 GS
Diskon hingga 25% untuk produk lifestyle
Selain itu, terdapat berbagai aktivitas seperti lucky draw, social media competition #JOYmoments, hingga program untuk anak-anak.
Lihat Selengkapnya
Honda Stop Proyek Mobil Listrik, Afeela 1 Resmi Dihentikan di Tengah Kerugian Triliunan Yen27 Mar 2026
Honda Stop Proyek Mobil Listrik, Afeela 1 Resmi Dihentikan di Tengah Kerugian Triliunan Yen27 Mar 2026
Jepang, Goodcar.id - Industri kendaraan listrik kembali mendapat kabar mengejutkan. Honda resmi menghentikan sejumlah proyek mobil listriknya, termasuk lini 0 Series yang sebelumnya sudah diumumkan. Keputusan ini muncul hanya beberapa bulan sebelum model-model tersebut direncanakan meluncur ke pasar, menandai perubahan besar dalam strategi elektrifikasi pabrikan asal Jepang tersebut.
Tak hanya itu, dampaknya juga merembet ke proyek kolaborasi dengan Sony Honda Mobility (SHM). Perusahaan patungan antara Honda dan Sony tersebut mengonfirmasi bahwa pengembangan sedan listrik Afeela 1 resmi dihentikan. Padahal, mobil ini sebelumnya sudah membuka tahap pre-order untuk pasar California sejak Januari 2025.
Strategi Elektrifikasi Honda Berubah Drastis
Dalam pernyataan resminya, Sony Honda Mobility menjelaskan bahwa keputusan ini tidak lepas dari evaluasi ulang strategi elektrifikasi Honda yang diumumkan pada 12 Maret 2026. Perubahan arah tersebut membuat sejumlah teknologi dan aset yang sebelumnya dijanjikan tidak lagi tersedia untuk mendukung pengembangan produk.
“Sejak didirikan pada September 2022, SHM bertujuan mengembangkan dan menjual produk mobilitas bernilai tambah tinggi dengan menggabungkan teknologi dan keahlian Sony dan Honda,” tulis pernyataan resmi perusahaan.
Namun situasi berubah. “Sebagai hasil dari evaluasi ulang strategi elektrifikasi Honda, SHM tidak dapat lagi memanfaatkan teknologi dan aset tertentu yang sebelumnya direncanakan. Dalam kondisi ini, kami menilai tidak ada jalur yang layak untuk membawa model ke pasar sesuai rencana awal,” lanjut pernyataan tersebut.
Keputusan ini sekaligus mengakhiri proyek lanjutan berupa SUV listrik yang sebelumnya direncanakan sebagai ekspansi dari lini Afeela.
Meski proyek dihentikan, Sony Honda Mobility memastikan bahwa konsumen yang sudah melakukan pemesanan awal tidak akan dirugikan. Seluruh pelanggan yang melakukan pre-order Afeela 1 disebut akan mendapatkan pengembalian dana penuh.
Langkah ini menjadi penting mengingat proyek Afeela sempat diposisikan sebagai simbol kolaborasi teknologi otomotif dan hiburan, dengan integrasi sistem digital khas Sony yang menjadi daya tarik utama.
Namun dengan dihentikannya pengembangan, seluruh rencana tersebut kini tertunda tanpa kepastian lanjutan dalam waktu dekat.
Kerugian Besar Jadi Latar Belakang
Sebelumnya, Honda juga telah mengungkapkan potensi kerugian besar akibat strategi elektrifikasi yang berjalan tidak sesuai target. Dalam beberapa tahun ke depan, perusahaan memperkirakan kerugian bisa mencapai hingga 2,5 triliun yen.
Angka ini mencerminkan tekanan besar yang dihadapi produsen otomotif global dalam mengembangkan kendaraan listrik, mulai dari biaya riset, produksi baterai, hingga tantangan pasar yang belum sepenuhnya stabil.
Kondisi ini memaksa Honda untuk melakukan penyesuaian strategi, termasuk menghentikan proyek-proyek yang dinilai belum memiliki jalur bisnis yang jelas.
Industri EV Semakin Kompetitif
Langkah Honda ini terjadi di tengah persaingan ketat industri kendaraan listrik global. Banyak pabrikan terus berlomba menghadirkan model baru dengan teknologi terbaru, termasuk peningkatan jarak tempuh dan efisiensi energi.
Sebagai perbandingan, pabrikan lain seperti BMW i3 terus mengembangkan lini kendaraan listrik dengan fokus pada inovasi dan daya jelajah yang semakin panjang. Hal ini menunjukkan bahwa kompetisi di segmen EV tidak hanya soal teknologi, tetapi juga kesiapan strategi bisnis jangka panjang.
Meski proyek Afeela 1 dihentikan, Sony Honda Mobility belum sepenuhnya menutup pintu untuk masa depan. Dalam pernyataannya, perusahaan menyebut akan tetap melanjutkan diskusi terkait rencana bisnis berikutnya.
Artinya, kolaborasi antara Honda dan Sony masih memiliki peluang untuk kembali muncul dalam bentuk berbeda, meski saat ini belum ada kepastian produk yang akan dikembangkan.
Situasi ini mencerminkan dinamika industri otomotif global yang terus berubah, terutama dalam transisi menuju elektrifikasi. Keputusan besar seperti penghentian proyek bukan lagi hal yang jarang terjadi, melainkan bagian dari penyesuaian strategi di tengah tekanan pasar dan biaya pengembangan yang tinggi.
Dengan dihentikannya Afeela 1 dan lini EV lainnya, Honda kini berada dalam fase evaluasi ulang untuk menentukan langkah berikutnya di era kendaraan listrik yang semakin kompetitif.
Lihat Selengkapnya
BMW Recall 575 Ribu Mobil, Unit di Indonesia Ikut Terdampak24 Feb 2026
BMW Recall 575 Ribu Mobil, Unit di Indonesia Ikut Terdampak24 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id - Produsen otomotif premium BMW mengumumkan program recall global terhadap sekitar 575 ribu unit kendaraan yang tersebar di berbagai negara. Kampanye ini dilakukan untuk mengatasi potensi masalah pada sistem starter yang ditemukan pada sejumlah kendaraan produksi tertentu.
Unit kendaraan BMW yang beredar di Indonesia juga termasuk dalam program ini. Namun, penarikan kembali bersifat selektif karena berbasis nomor identifikasi kendaraan atau VIN (Vehicle Identification Number), sehingga tidak semua kendaraan dari model terkait otomatis terdampak.
Director of Communications BMW Group Indonesia Jodie O'Tania menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga standar keselamatan dan kualitas kendaraan.
"Sejalan dengan pemantauan kualitas yang dilakukan secara berkesinambungan, BMW AG tengah melaksanakan kampanye layanan preventif secara global untuk sejumlah terbatas kendaraan BMW, termasuk kendaraan di Indonesia. Kendaraan yang berpotensi terdampak dilengkapi dengan komponen starter tertentu yang diproduksi antara Juli 2020 hingga Juli 2022," kata Jodie dalam keterangan tertulis.
Berdasarkan hasil evaluasi kualitas internal, ditemukan bahwa pada kendaraan tertentu, komponen di dalam motor starter berpotensi mengalami keausan setelah penggunaan dalam jangka waktu lama dengan frekuensi tinggi. Kondisi tersebut dapat membuat mesin menjadi lebih sulit dinyalakan.
"Dalam situasi yang sangat jarang terjadi selama kendaraan dioperasikan, gangguan pada komponen starter tersebut dapat terjadi. Tindakan ini dilakukan secara proaktif untuk menangani potensi tersebut sejak tahap awal. Tidak terdapat laporan mengenai insiden yang berkaitan dengan kondisi ini. Kampanye ini dilaksanakan sebagai langkah preventif guna meningkatkan kepercayaan dan ketenangan pelanggan," beber Jodie.
Perbaikan Gratis untuk Konsumen
BMW Group Indonesia memastikan seluruh kendaraan yang terdampak akan mendapatkan perbaikan tanpa biaya. Tindakan yang dilakukan meliputi penggantian motor starter, serta pada beberapa unit juga akan dilakukan penggantian baterai dengan spesifikasi yang telah disesuaikan.
Seluruh proses perbaikan dilakukan sesuai standar pabrikan dan umumnya membutuhkan waktu sekitar dua jam, tergantung pada tipe kendaraan.
"Sejak awal pelaksanaannya, BMW AG telah secara proaktif mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk seluruh kendaraan yang termasuk dalam kampanye ini, termasuk yang berada di Indonesia. Pelanggan yang kendaraannya termasuk dalam kampanye ini akan dihubungi secara langsung oleh Diler Resmi BMW untuk menjadwalkan waktu servis yang paling sesuai. Hingga proses perbaikan selesai, BMW Group Indonesia bersama seluruh Diler Resmi BMW akan memberikan panduan secara individual guna memastikan kenyamanan dan kemudahan pelanggan," ujar Jodie.
Sebagai langkah pencegahan sementara, pemilik kendaraan yang terdampak disarankan tidak meninggalkan mobil dalam kondisi mesin menyala tanpa pengawasan, terutama ketika menggunakan fitur remote engine start.
Pemilik kendaraan BMW dapat memastikan status kendaraannya dengan menghubungi layanan pelanggan BMW Group Indonesia melalui hotline 1500269 atau WhatsApp 0852 8888 6269 setiap hari pukul 09.00–18.00 WIB. Konsumen juga dapat menghubungi dealer resmi BMW dengan menyiapkan nomor VIN kendaraan yang terdiri dari 17 digit.
"Keselamatan dan kepuasan pelanggan senantiasa menjadi prioritas utama BMW Group Indonesia. BMW Group Indonesia sangat mengapresiasi kepercayaan yang terus diberikan oleh para pelanggan dan akan menyelesaikan kampanye layanan preventif ini secara cepat dan profesional, sehingga pelanggan dapat terus menikmati pengalaman berkendara terbaik," pungkas Jodie.
Daftar Model BMW yang Terdampak
Dalam pengumuman global, sejumlah model BMW yang termasuk dalam program recall meliputi berbagai lini kendaraan, mulai dari sedan hingga SUV dan mobil sport. Model yang terdampak antara lain:
BMW 2 Series Coupé (G42)
BMW 3 Series (G20/G21/G28)
BMW 4 Series (G22/G23/G26)
BMW 5 Series (G30/G31)
BMW 6 Series Gran Turismo (G32)
BMW 7 Series (G11/G12)
BMW X3 (G01)
BMW X4 (G02)
BMW X5 (G05)
BMW X6 (G06)
BMW Z4 (G29)
Program recall global ini menjadi langkah preventif BMW untuk memastikan kendaraan tetap aman dan nyaman digunakan oleh pelanggan di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Data Penjualan Mobil Listrik Januari 2026, BYD Atto 1 Terlaris17 Feb 2026
Data Penjualan Mobil Listrik Januari 2026, BYD Atto 1 Terlaris17 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id - Pasar mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) di Indonesia kembali mencatatkan pergerakan yang menarik pada Januari 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan wholesales BEV mencapai 10.061 unit.
Angka ini setara sekitar 15 persen dari total penjualan mobil nasional yang menyentuh 66.447 unit pada periode yang sama.
Kontribusi dua digit tersebut menunjukkan bahwa elektrifikasi kian mengukuhkan posisinya dalam struktur pasar otomotif nasional. Meski demikian, dibandingkan Desember 2025 yang membukukan 21.021 unit, terjadi penurunan sekitar 52,1 persen secara bulanan. Koreksi ini dinilai sebagai bentuk normalisasi pasar setelah lonjakan signifikan di akhir tahun.
BYD Atto 1 dan Jaecoo J5 Pimpin Persaingan
Posisi teratas mobil listrik terlaris Januari 2026 ditempati BYD Atto 1 dengan distribusi 3.361 unit. Capaian ini menegaskan kuatnya daya tarik model kompak dengan harga kompetitif di pasar domestik.
Di peringkat kedua, Jaecoo J5 mencatatkan 1.942 unit. Hasil tersebut memperlihatkan respons pasar yang cepat terhadap model SUV listrik pendatang baru.
Sementara itu, BYD M6 berada di posisi ketiga dengan 851 unit, membuktikan bahwa segmen kendaraan keluarga tetap relevan dalam era elektrifikasi.
Dominasi Merek China di 10 Besar
Model lain yang masuk lima besar adalah Wuling Darion EV (790 unit) dan BYD Sealion 7 (613 unit). Keduanya mempertegas dominasi pabrikan China dalam daftar teratas BEV nasional.
Di papan tengah, distribusi tercatat pada Geely EX2 (423 unit), Denza D9 (392 unit), dan Aion UT (266 unit). Sepuluh besar dilengkapi oleh Chery J6 (215 unit) serta Aion V (214 unit).
Di luar 10 besar, persaingan tetap berlangsung ketat, termasuk di segmen premium. Distribusi model kelas atas masih relatif terbatas, seperti BMW i7 (8 unit), Toyota bZ4X (7 unit), dan Mercedes-Benz EQE (4 unit). Bahkan model flagship seperti Mercedes-Benz EQS dan BMW i5 masing-masing hanya mencatat 1 unit.
Secara keseluruhan, data Januari 2026 memperlihatkan bahwa pasar BEV Indonesia semakin kompetitif. Meski terjadi koreksi bulanan, pangsa pasar yang sudah menembus 15 persen menandakan elektrifikasi bukan lagi sekadar tren, melainkan bagian penting dari transformasi industri otomotif nasional.
Berikut Daftar Mobil Listrik Terlaris di Indonesia 2026:
1. BYD Atto 1: 3.361 unit
2. Jaecoo J5: 1.942 unit
3. BYD M6: 851 unit
4. Wuling Darion EV: 790 unit
5. BYD Sealion 7: 613 unit
6. Geely EX2: 423 unit
7. Denza D9: 392 unit
8. Aion UT: 266 unit
9. Chery J6: 215 unit
10. Aion V: 214 unit
11. VinFast VF 3: 119 unit
12. Xpeng X9: 105 unit
13. MG 4 EV: 95 unit
14. Polytron G3: 82 unit
15. Hyptec HT: 77 unit
16. Aion Y Plus: 67 unit
17. Xpeng G6: 67 unit
18. BYD Seal: 45 unit
19. Hyundai Kona EV: 37 unit
20. GWM Ora 03: 32 unit
21. Wuling Air EV: 32 unit
22. Omoda E5: 28 unit
23. Changan Deepal: 26 unit
24. Wuling Cloud EV: 25 unit
25. MG ZS EV: 17 unit
26. Citroen E-C3: 15 unit
27. VinFast VF e34: 15 unit
28. Wuling Binguo EV: 14 unit
29. VinFast VF 5: 13 unit
30. BYD Dolphin: 9 unit
31. DFSK Gelora E: 9 unit
32. Seres E1: 8 unit
33. BMW i7: 8 unit
34. Toyota bZ4X: 7 unit
35. VW ID.Buzz: 7 unit
36. Wuling Mitra EV: 7 unit
37. Mini Electric: 5 unit
38. Mercedes-Benz EQE: 4 unit
39. MG Cyberster: 4 unit
40. BMW iX1: 3 unit
41. VinFast VF 6: 3 unit
42. Genesis G80: 2 unit
43. Hyundai Ioniq 5: 2 unit
44. Mercedes-Benz EQS: 1 unit
45. Volvo ES90: 1 unit
46. BMW i5: 1 unit
47. VinFast VF 7: 1 unit
48. BMW iX: 1 unit
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.