iCAR V23 Catat Peringkat Pertama J.D. Power 2026 untuk SUV Listrik Menengah01 Apr 2026
iCAR V23 Catat Peringkat Pertama J.D. Power 2026 untuk SUV Listrik Menengah01 Apr 2026
Jakarta, Goodcar.id – iCAR V23 mencatatkan pencapaian penting di industri kendaraan listrik global. Model ini berhasil meraih peringkat pertama dalam studi J.D. Power 2026 China New Energy Vehicle Automotive Performance, Execution and Layout (NEV-APEAL) untuk segmen SUV listrik menengah.
Pencapaian iCAR V23 ini menjadi indikator kuat atas tingginya daya tarik produk berdasarkan pengalaman langsung pengguna. Studi NEV-APEAL sendiri dikenal sebagai salah satu tolok ukur industri otomotif dalam mengukur kepuasan konsumen terhadap kendaraan listrik.
Studi J.D. Power Jadi Tolok Ukur Pengalaman Pengguna
J.D. Power merupakan lembaga riset asal Amerika Serikat yang fokus pada analisis kepuasan konsumen, kualitas produk, serta pengalaman pelanggan di industri otomotif.
Dalam studi NEV-APEAL, penilaian dilakukan berdasarkan pengalaman nyata pemilik kendaraan setelah periode penggunaan awal. Evaluasi mencakup berbagai aspek, mulai dari desain, kenyamanan, performa, hingga pengalaman penggunaan sehari-hari.
Selain NEV-APEAL, J.D. Power juga dikenal melalui sejumlah studi lain seperti Initial Quality Study (IQS) dan Vehicle Dependability Study (VDS) yang kerap dijadikan referensi global dalam menilai kualitas kendaraan.
Hasil studi ini menempatkan iCAR V23 sebagai model dengan tingkat kepuasan tertinggi di kelasnya, sekaligus memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik yang semakin kompetitif.
Keberhasilan iCAR V23 meraih peringkat teratas menjadi validasi atas kualitas produk dan kemampuannya dalam menjawab kebutuhan pengguna. Pencapaian ini juga menegaskan posisi model tersebut di pasar Tiongkok, yang dikenal sebagai salah satu pasar kendaraan listrik paling kompetitif di dunia.
Country Director iCAR Indonesia, Mark Yang, menyampaikan bahwa pengakuan ini memiliki arti penting bagi pengembangan produk di berbagai pasar, termasuk Indonesia.
“Pengakuan dari J.D. Power ini menjadi validasi penting terhadap kualitas dan daya tarik iCAR V23 di tingkat global. Bagi kami di Indonesia, pencapaian ini juga semakin memperkuat keyakinan bahwa iCAR V23 memiliki relevansi yang tinggi dengan kebutuhan konsumen tanah air,” ujar Mark Yang.
Spesifikasi iCAR V23: Tenaga 155 kW dan Sistem i-AWD
Dari sisi performa, iCAR V23 hadir dengan varian dual motor yang menghasilkan tenaga hingga 155 kW dengan torsi puncak 292 Nm. Sistem i-AWD (Intelligent All-Wheel Drive) menjadi salah satu fitur utama yang mendukung performa kendaraan dalam berbagai kondisi jalan.
Selain itu, iCAR V23 juga dibekali dengan ground clearance tinggi serta sudut pendekatan dan keberangkatan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan di berbagai medan. Dukungan sistem keselamatan komprehensif turut melengkapi karakter SUV listrik ini.
Sebelum meraih penghargaan dari J.D. Power, iCAR V23 juga telah mendapatkan pengakuan dari sisi keselamatan. Model ini tercatat meraih rating bintang lima dari ASEAN NCAP.
Pencapaian tersebut memperkuat posisi iCAR V23 sebagai salah satu SUV listrik yang kompetitif, tidak hanya dari sisi performa dan fitur, tetapi juga aspek keselamatan.
Kepercayaan konsumen terhadap iCAR V23 juga terlihat dari kehadirannya di berbagai pasar internasional, termasuk kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia dan Thailand.
Di Indonesia, perkembangan iCAR V23 berjalan seiring dengan meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik. Konsumen kini mulai mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas harian yang efisien dan modern.
iCAR V23 hadir dengan pendekatan Plug & Play yang memungkinkan personalisasi lebih fleksibel. Model ini dilengkapi lebih dari 20 titik modular yang memungkinkan pengguna menambahkan berbagai aksesori sesuai kebutuhan.
Pendekatan tersebut menjadikan iCAR V23 tidak hanya sebagai kendaraan, tetapi juga platform yang mendukung gaya hidup pengguna yang dinamis.
Pencapaian iCAR V23 dalam studi J.D. Power 2026 diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan konsumen terhadap kendaraan listrik, termasuk di Indonesia.
Dengan dukungan inovasi, fitur, dan pengakuan global, iCAR V23 menjadi salah satu model yang turut mendorong pertumbuhan pasar kendaraan listrik yang saat ini menunjukkan tren positif di berbagai wilayah.
Lihat Selengkapnya
GAC Tunjukkan Dominasi Teknologi, Pabrik Cerdasnya Hasilkan 1 Mobil dalam 53 Detik01 Apr 2026
GAC Tunjukkan Dominasi Teknologi, Pabrik Cerdasnya Hasilkan 1 Mobil dalam 53 Detik01 Apr 2026
Jakarta, GoodCar.id – GAC Group kembali menegaskan posisinya sebagai pemain global dalam industri otomotif melalui kehadiran Smart Eco-Factory, fasilitas manufaktur cerdas yang mampu memproduksi satu kendaraan setiap 53 detik. Pencapaian ini menjadi bukti nyata integrasi teknologi digital, efisiensi produksi, serta komitmen terhadap keberlanjutan dalam satu ekosistem manufaktur modern.
Kehadiran Smart Eco-Factory tidak hanya menunjukkan keunggulan dari sisi kecepatan produksi, tetapi juga mencerminkan transformasi industri otomotif menuju sistem manufaktur yang lebih adaptif, presisi, dan ramah lingkungan.
Manufaktur Fleksibel Berbasis Digital
Smart Eco-Factory dirancang dengan pendekatan digitalisasi menyeluruh yang memungkinkan fleksibilitas tinggi dalam proses produksi. Fasilitas ini mampu memproduksi hingga 10 model kendaraan secara bersamaan dalam satu lini produksi, dengan lebih dari 100.000 kombinasi konfigurasi.
Kemampuan tersebut memungkinkan setiap pesanan pelanggan diproses secara personal tanpa mengorbankan efisiensi produksi. Seluruh alur produksi terintegrasi dalam sistem manajemen berbasis data yang bekerja secara real-time, mulai dari tahap pemesanan hingga kendaraan selesai diproduksi.
Dukungan teknologi robotik serta lini produksi fleksibel menjadikan proses manufaktur berjalan lebih presisi dan efisien. Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang memungkinkan GAC mencapai kecepatan produksi tinggi tanpa mengurangi kualitas produk.
Standar Kualitas Berbasis Teknologi Canggih
Dalam menjaga kualitas kendaraan, GAC mengandalkan lebih dari 600 robot industri yang terintegrasi dengan sistem inspeksi visual berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence.
Teknologi ini memungkinkan proses pemeriksaan dilakukan dengan tingkat akurasi hingga skala milimeter dalam waktu singkat. Selain itu, berbagai teknologi manufaktur canggih seperti laser spiral welding, integrated hot forming, dan sistem manajemen torsi pintar turut diterapkan untuk memastikan standar kualitas yang konsisten.
Seluruh sistem ini juga memungkinkan pelacakan performa kendaraan sepanjang siklus hidupnya, sehingga kualitas tidak hanya terjaga saat produksi, tetapi juga selama penggunaan oleh konsumen.
Pengujian Ketat di Berbagai Kondisi Ekstrem
Setiap kendaraan yang diproduksi di Smart Eco-Factory wajib melalui serangkaian pengujian ketat untuk memastikan keandalan di berbagai kondisi lingkungan.
Pengujian dilakukan dalam suhu ekstrem, mulai dari panas hingga 60°C hingga suhu dingin mencapai -40°C. Selain itu, kendaraan juga diuji di dataran tinggi lebih dari 4.000 meter di atas permukaan laut.
Rangkaian pengujian ini memastikan kendaraan tetap aman, stabil, dan optimal saat digunakan di berbagai kondisi geografis dan iklim, baik di wilayah tropis maupun ekstrem.
Komitmen pada Produksi Berkelanjutan
Selain fokus pada teknologi dan kualitas, Smart Eco-Factory juga mengedepankan prinsip keberlanjutan. Fasilitas ini mengadopsi sistem energi terintegrasi yang mencakup pembangkit listrik tenaga surya, sistem penyimpanan energi, serta teknologi Vehicle to Grid (V2G).
Melalui pemanfaatan energi terbarukan, pabrik ini mampu menghasilkan lebih dari 20 juta kWh listrik setiap tahun, yang mencakup sekitar 50% kebutuhan operasional. Pendekatan ini berkontribusi signifikan dalam mengurangi emisi karbon sekaligus meningkatkan efisiensi energi.
Langkah ini sejalan dengan tren global industri otomotif yang semakin mengarah pada produksi kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Standar Global Manufaktur Modern
Smart Eco-Factory juga telah mendapatkan pengakuan internasional dengan meraih sertifikasi netral karbon serta masuk dalam jaringan World Economic Forum melalui program Global Lighthouse Network.
Pengakuan ini menempatkan fasilitas tersebut sebagai salah satu benchmark manufaktur cerdas di dunia, khususnya dalam industri kendaraan energi baru.
Produksi satu kendaraan setiap 53 detik menjadi simbol nyata transformasi GAC dalam mengadopsi teknologi manufaktur berbasis digital. Melalui konsep “Tech-Driven GAC”, perusahaan tidak hanya berfokus pada produksi kendaraan, tetapi juga mendorong lahirnya standar baru dalam industri otomotif global.
Ke depan, GAC terus berkomitmen menghadirkan solusi mobilitas yang berkualitas tinggi, aman, dan relevan dengan kebutuhan konsumen modern. Transformasi ini sekaligus memperkuat posisi GAC sebagai salah satu pemain utama dalam industri otomotif yang semakin cerdas dan berkelanjutan.
Lihat Selengkapnya
Spesifikasi New Audi S3 2026, Sedan Sport Compact dengan Tenaga 333 HP31 Mar 2026
Spesifikasi New Audi S3 2026, Sedan Sport Compact dengan Tenaga 333 HP31 Mar 2026
Jakarta, Goodcar.id – Audi Indonesia resmi menghadirkan New Audi S3 2026 sebagai penyegaran terbaru di segmen sedan performa kompak. Model ini membawa peningkatan pada sektor mesin, pengendalian, hingga teknologi digital yang semakin terintegrasi di dalam kabin.
New Audi S3 2026 tetap mengusung karakter khas lini Audi Sport, dengan kombinasi performa tinggi, sistem penggerak all-wheel drive, serta pendekatan desain yang lebih tajam.
Desain Eksterior Lebih Agresif dengan Identitas Audi Sport
Secara tampilan, New Audi S3 2026 mengalami penyempurnaan yang cukup signifikan. Proporsi bodinya dibuat lebih rendah dan lebar untuk memperkuat kesan sporty.
Bagian depan didominasi grille singleframe tanpa bingkai dengan desain baru yang lebih tegas. Elemen ini dipadukan dengan air intake berukuran besar serta aksen berbentuk L yang memperkuat identitas visual khas Audi Sport.
Di bagian belakang, terdapat empat tailpipe yang menjadi ciri utama varian S. Selain itu, sistem pencahayaan juga mengalami peningkatan dengan empat pilihan digital daytime running light signatures yang bisa disesuaikan.
Mesin 2.0 TFSI 333 HP, Akselerasi 0–100 Km/Jam 4,7 Detik
Masuk ke sektor performa, New Audi S3 2026 dibekali mesin 2.0 TFSI terbaru. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 333 HP, dengan torsi maksimum 420 Nm.
Output tersebut memungkinkan mobil ini berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 4,7 detik. Sistem turbocharging yang disempurnakan serta transmisi otomatis 7-percepatan S tronic memberikan respons yang lebih cepat dan presisi.
Sistem penggerak quattro all-wheel drive tetap menjadi andalan, memastikan distribusi tenaga ke empat roda berjalan optimal di berbagai kondisi jalan.
Untuk pertama kalinya, Audi menyematkan teknologi torque splitter pada New Audi S3 2026. Fitur ini memungkinkan distribusi torsi aktif pada roda belakang, sehingga meningkatkan kelincahan saat menikung.
Kombinasi antara quattro AWD dan torque splitter menghasilkan karakter handling yang lebih stabil sekaligus responsif, baik dalam kecepatan tinggi maupun manuver cepat.
Audi juga melengkapi mobil ini dengan Audi drive select yang menawarkan enam mode berkendara, termasuk mode dynamic plus untuk karakter paling agresif.
Di sisi teknis, progressive steering yang telah dioptimalkan memberikan akurasi kemudi lebih baik. Sementara itu, sistem suspensi dan kontrol sasis juga ditingkatkan untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas dan kenyamanan.
Untuk mendukung performa, rem depan menggunakan disc brake ventilasi berukuran lebih besar guna menjaga konsistensi pengereman.
Masuk ke dalam kabin, New Audi S3 2026 mengusung konsep driver-oriented yang dipadukan dengan material premium.
Salah satu fitur utama adalah Audi virtual cockpit plus yang menampilkan informasi kendaraan secara digital. Selain itu, tersedia layar sentuh 10,1 inci dengan sistem MMI Navigation plus yang mendukung konektivitas dan integrasi aplikasi.
Kursi menggunakan S sport seats dengan sandaran kepala terintegrasi, dirancang untuk memberikan dukungan ergonomis saat berkendara dinamis maupun perjalanan jauh.
Detail lain seperti ambient lighting yang lebih ekspresif turut memperkuat nuansa modern di dalam kabin.
Fitur Keselamatan dan Bantuan Berkendara Lengkap
New Audi S3 2026 juga dilengkapi berbagai fitur keselamatan dan sistem bantuan pengemudi, antara lain:
Lane Departure Warning
Surround View Cameras
Side Assist dengan Exit Warning
Rear Cross-Traffic Assist
Fitur-fitur ini dirancang untuk meningkatkan kontrol dan keamanan dalam berbagai kondisi berkendara.
Harga New Audi S3 2026 di Indonesia
New Audi S3 2026 dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp1,698 miliar (OTR Jakarta).
Untuk layanan purna jual, Audi Indonesia menyediakan servis berkala hingga 3 tahun atau 90.000 km, serta garansi kendaraan selama 2 tahun tanpa batasan kilometer. Selain itu, tersedia layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) 24 jam.
Chief Operating Officer Audi Indonesia, Edo Januarko Chandra, menyampaikan, “The New Audi S3 merepresentasikan evolusi Audi Sport, menonjolkan karakter khas Audi yang semakin terhubung dengan pengemudi masa kini. Melalui kombinasi teknologi seperti quattro all-wheel drive dan torque splitter, kami menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih intuitif dan memberikan rasa percaya diri di setiap perjalanan.”
Lihat Selengkapnya
Changan dan CAOA Investasi Rp8 Triliun di Brasil, Luncurkan UNI-T dengan Teknologi Flex-Fuel31 Mar 2026
Changan dan CAOA Investasi Rp8 Triliun di Brasil, Luncurkan UNI-T dengan Teknologi Flex-Fuel31 Mar 2026
Anápolis, Brasil, GoodCar.id – Industri otomotif Brasil memasuki babak baru seiring langkah strategis Changan Automobile bersama CAOA Group dalam memperkuat komitmen jangka panjang mereka. Keduanya meresmikan lini produksi berteknologi tinggi di Anápolis sekaligus meluncurkan unit pertama CHANGAN UNI-T yang diproduksi secara lokal.
Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam mendorong industrialisasi otomotif berbasis teknologi tinggi serta mempercepat adopsi mobilitas ramah lingkungan di Brasil. Acara tersebut turut dihadiri oleh Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Wakil Presiden Geraldo Alckmin, menandai dimulainya fase baru dalam pengembangan industri otomotif nasional.
Investasi Besar Perkuat Industri Otomotif Brasil
Sebagai bagian dari ekspansi strategis, Changan Automobile mengumumkan investasi baru senilai USD 950 juta atau sekitar Rp5 miliar untuk periode 2026–2028. Investasi ini melengkapi komitmen sebelumnya sebesar USD 570 juta pada periode 2023–2025.
Dengan demikian, total investasi di fasilitas Anápolis mencapai USD 1,52 miliar atau setara Rp8 miliar. Fasilitas ini dirancang memiliki kapasitas produksi hingga 90.000 unit kendaraan per tahun, menjadikannya salah satu pusat produksi otomotif modern di kawasan Amerika Latin.
Chairman Changan Automobile, Zhu Huarong, menegaskan bahwa Brasil merupakan bagian penting dari strategi global perusahaan.
“Brasil bukan sekadar pasar, tetapi bagian dari komitmen jangka panjang kami dalam membangun masa depan industri otomotif yang berkelanjutan,” ujarnya.
CHANGAN UNI-T, Hasil Kolaborasi Global dan Lokal
Peluncuran CHANGAN UNI-T menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara tim global dan lokal. SUV ini dikembangkan melalui kerja sama lebih dari 200 insinyur dari Tiongkok dan Brasil selama tiga tahun.
Model ini dibekali mesin 1.5L Turbo GDi BlueCore Flex, yang dirancang khusus untuk mendukung penggunaan bahan bakar fleksibel. Teknologi ini memungkinkan kendaraan menggunakan kombinasi etanol dan bensin dalam berbagai komposisi, sesuai dengan karakteristik pasar Brasil yang dikenal luas dengan penggunaan biofuel.
Selain itu, kendaraan ini telah melalui uji jalan sejauh 200.000 km dalam berbagai kondisi iklim di Brasil. Hal ini dilakukan untuk memastikan performa, efisiensi, serta daya tahan kendaraan sesuai dengan kebutuhan konsumen lokal.
Dari sisi teknologi, CHANGAN UNI-T juga dilengkapi sistem perintah suara berbahasa Portugis serta kokpit digital terhubung yang memberikan pengalaman berkendara lebih personal dan modern.
Co-President CAOA Group, Carlos Alberto de Oliveira Andrade Filho, menyebut model ini sebagai simbol potensi industri otomotif Brasil.
“UNI-T bukan hanya model baru, tetapi bukti bahwa Brasil memiliki potensi menjadi pusat global dalam rekayasa dan produksi otomotif berteknologi tinggi,” jelasnya.
Dorong Reindustrialisasi dan Mobilitas Berkelanjutan
Investasi besar yang dilakukan Changan Automobile dan CAOA Group tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga mencakup transformasi industri secara menyeluruh.
Pengembangan fasilitas di Anápolis difokuskan pada digitalisasi jalur produksi, peningkatan efisiensi manufaktur, serta pelatihan tenaga kerja lokal yang terampil. Langkah ini sejalan dengan program reindustrialisasi Brasil, termasuk inisiatif pemerintah dalam mendorong teknologi otomotif ramah lingkungan.
Ke depan, Changan juga berencana memanfaatkan platform Flex-Fuel dan teknologi hybrid (HEV) untuk menghadirkan lebih banyak kendaraan elektrifikasi. Strategi ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok lokal sekaligus meningkatkan kapasitas riset dan pengembangan di Brasil.
Selain memperkuat produksi, Changan Automobile juga berencana memperluas jaringan distribusi dengan membuka lebih dari 60 dealer baru di Brasil sepanjang 2026.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.