Spesifikasi BYD M6 DM Terungkap, MPV PHEV dengan Dimensi Tetap dan Teknologi Baru19 May 2026
Spesifikasi BYD M6 DM Terungkap, MPV PHEV dengan Dimensi Tetap dan Teknologi Baru19 May 2026
Jakarta, Goodcar.id - Seperti apa spesifikasi BYD M6 DM ? Masuknya teknologi plug-in hybrid BYD ke segmen MPV keluarga semakin terasa serius. Lewat model terbarunya, BYD M6 DM yang kini resmi diperkenalkan di Indonesia.
Model ini menyasar segmen MPV medium dengan konfigurasi 7-penumpang, sekaligus menjadi jembatan bagi konsumen yang ingin merasakan efisiensi kendaraan listrik tanpa sepenuhnya bergantung pada infrastruktur charging.
Dimensi Tidak Berubah dari Versi Sebelumnya
Salah satu poin penting dalam spesifikasi BYD M6 DM adalah tidak adanya perubahan ukuran bodi dibanding versi listrik murninya.
Dimensi mobil ini tetap mengusung:
Panjang: 4.710 mm
Lebar: 1.810 mm
Tinggi: 1.690 mm
Artinya, secara proporsi dan ruang kabin, BYD tetap mempertahankan karakter MPV keluarga yang sudah dikenal sebelumnya.
Usung Teknologi Dual Mode (DM) Generasi Baru
Dalam peluncurannya, Liu Xueliang menjelaskan bahwa teknologi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang fleksibel.
“Masyarakat saat ini membutuhkan solusi mobilitas yang mudah, terjangkau, dan andal untuk perjalanan sehari-hari maupun jarak jauh. Karena itu, BYD menghadirkan teknologi yang tidak hanya efisien, tetapi juga praktis untuk digunakan,” ujar Liu Xueliang di bilangan PIK 2 18 May 2026.
Teknologi yang dibawa adalah PHEV dengan sistem Dual Mode (DM) 5.0, yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin dalam satu ekosistem penggerak.
Spesifikasi BYD M6 DM: Mesin dan Motor Listrik
Secara teknis, spesifikasi BYD M6 DM menunjukkan kombinasi yang cukup agresif untuk ukuran MPV keluarga.
Mesin bensin yang digunakan adalah:
1.5L naturally aspirated (Atkinson cycle)
Tenaga: 100 PS (75 kW)
Torsi: 125–126 Nm
Rasio kompresi: 16:1
Sementara motor listriknya:
Tenaga: 163 PS
Torsi: 210 Nm
Kombinasi ini diklaim membuat karakter mobil lebih condong ke rasa berkendara ala EV, terutama saat digunakan di dalam kota.
Baterai Blade dan Efisiensi Tinggi
BYD tetap mengandalkan Blade Battery berbasis Lithium Iron Phosphate (LFP), yang dikenal dari sisi keamanan dan daya tahan.
Kapasitas baterainya berada di kisaran 18,3 kWh (mengacu pada versi global). Dengan konfigurasi ini, BYD M6 DM diklaim mampu menghadirkan efisiensi tinggi.
Pabrikan mengklaim konsumsi BYD M6 DM bisa mencapai hingga 65 km per liter, serta didukung oleh efisiensi termal mesin yang mencapai 46,06 persen, menjadikannya salah satu yang tertinggi di industri otomotif saat ini.
Tak hanya soal konsumsi BBM, kemampuan jelajahnya juga jadi sorotan. Dalam data awal, BYD M6 DM disebut mampu menempuh jarak hingga 1.800 km dalam kondisi kombinasi dan BBM dan baterai terisi penuh..
Namun demikian, angka tersebut masih perlu diuji dalam kondisi penggunaan harian di Indonesia.
Tiga Mode Berkendara untuk Kondisi Berbeda
Sistem Dual Mode pada Spesifikasi BYD M6 DM memungkinkan mobil bekerja dalam tiga skenario:
EV Mode: full listrik, tanpa bantuan mesin
HEV Series: mesin jadi generator pengisi baterai
HEV Parallel: mesin dan motor bekerja bersama
Pendekatan ini memberi fleksibilitas, terutama saat menghadapi kondisi jalan tol atau perjalanan jarak jauh.
Perbedaan Desain dengan Versi EV
Secara tampilan, ada beberapa pembeda antara versi DM dan EV.
Perubahan yang terlihat antara lain:
Grill depan model trapesium untuk pendinginan mesin
Over fender hitam bergaya crossover
Velg dengan desain baru
Emblem “Cross” di bagian belakang
Fitur Interior dan Teknologi Kabin
Masuk ke dalam kabin, BYD M6 DM menawarkan kombinasi fitur yang cukup lengkap untuk menunjang kenyamanan dan kemudahan berkendara. Di bagian tengah dashboard tersemat head unit berukuran 10,25 inci yang sudah mendukung fitur rotatable atau bisa diputar, dipadukan dengan cluster instrumen full digital yang menampilkan berbagai informasi kendaraan secara jelas. Selain itu, tersedia kamera 360 derajat untuk membantu visibilitas saat parkir maupun bermanuver di ruang sempit.
Menariknya, BYD masih mempertahankan kombinasi kontrol antara layar sentuh dan tombol fisik untuk beberapa fungsi penting, sehingga pengoperasiannya tetap praktis tanpa harus sepenuhnya bergantung pada layar. Sementara itu, desain tuas transmisi yang ditempatkan di samping setir memberikan kesan modern sekaligus memaksimalkan ruang di area konsol tengah.
Sudah Bisa Dipesan, Harga Belum Diumumkan
Untuk harga BYD M6 DM belum diumumkan, namun Presiden Direktur BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menegaskan bahwa model ini sudah mulai tersedia untuk konsumen.
“BYD M6 DM adalah MPV 7-seater yang dirancang untuk Indonesia dan menjadi model pertama BYD yang menggunakan teknologi DM di Indonesia,” kata Eagle Zhao.
Ia juga menyebut bahwa kendaraan ini sudah bisa dipesan dan dicoba di jaringan dealer.
Lihat Selengkapnya
Chery Q Resmi Debut di Indonesia, Mobil Listrik Compact dengan Jarak Tempuh 400 Km Siap Ganggu Pasar EV Rp 200 Jutaan19 May 2026
Chery Q Resmi Debut di Indonesia, Mobil Listrik Compact dengan Jarak Tempuh 400 Km Siap Ganggu Pasar EV Rp 200 Jutaan19 May 2026
Jakarta, GoodCar.id – Pasar kendaraan listrik Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang siap menarik perhatian konsumen urban. Chery Indonesia resmi memperkenalkan Chery Q pada Senin (18/5/2026), menandai debut perdana mobil listrik compact tersebut di Tanah Air setelah lebih dulu mencuri perhatian di pasar Tiongkok dan Thailand.
Kehadiran Chery Q menjadi langkah strategis Chery dalam memperkuat posisinya di segmen kendaraan listrik kompak yang kini semakin diminati masyarakat perkotaan. Mobil ini juga langsung membuka skema pre-booking melalui situs resmi Chery Indonesia, bahkan sebelum harga resminya diumumkan ke publik.
Antusiasme masyarakat terhadap model terbaru ini disebut sangat tinggi. President Director PT Chery Sales Indonesia, Zeng Shuo, mengungkapkan bahwa pencarian digital terkait “Chery Q” meningkat drastis dalam beberapa hari terakhir.
“Peningkatan pencarian digital terhadap Chery Q mencapai hingga 80 persen dalam sepekan terakhir. Hal tersebut menunjukkan tingginya rasa penasaran masyarakat terhadap desain, spesifikasi, potensi harga, hingga peluang mobil ini dipasarkan di Indonesia,” ujarnya.
Desain Futuristis untuk Generasi Urban
Chery Q hadir dengan pendekatan desain yang cukup berbeda dibanding kebanyakan mobil listrik compact di kelasnya. Mobil ini menggabungkan garis bodi mengotak dengan lekukan membulat yang memberikan tampilan modern sekaligus dinamis.
Secara dimensi, Chery Q memiliki panjang 4.195 mm, lebar 1.811 mm, dan tinggi 1.574 mm, dengan wheelbase mencapai 2.700 mm. Kombinasi ukuran tersebut membuat mobil ini tetap compact untuk penggunaan perkotaan, namun tetap menawarkan kabin yang lapang.
Salah satu keunggulan utama Chery Q terletak pada efisiensi ruang kabinnya. Mobil ini menggunakan konsep “smart cube” yang memungkinkan pengaturan ruang interior menjadi lebih optimal.
Vice Country Director Chery Business Unit, Budi Darmawan Jantania, menjelaskan bahwa desain kabin Chery Q dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh penumpang.
“Smart cockpit hadir di dalam kabin yang nyaman dan juga spacious di kelasnya berkat efisiensi ruang melalui konsep smart cube. Desain ini memungkinkan Chery Q menghadirkan headroom dan legroom yang lega tidak hanya untuk penumpang di baris pertama, tetapi juga hingga baris kedua,” jelasnya di Jakarta.
Kabin belakang bahkan disebut memiliki legroom hingga 977 mm, angka yang tergolong besar untuk kendaraan di segmen compact EV.
Bagasi Luas dan Banyak Ruang Penyimpanan
Selain menawarkan kabin lega, Chery Q juga dirancang untuk mendukung mobilitas harian yang praktis. Mobil listrik ini memiliki kapasitas bagasi belakang hingga 1.450 liter ketika kursi dilipat, membuatnya cukup fleksibel untuk kebutuhan membawa barang berukuran besar.
Tak hanya itu, Chery Q juga dilengkapi frunk atau bagasi depan berkapasitas 70 liter. Secara keseluruhan, mobil ini menyediakan hingga 38 kompartemen penyimpanan di berbagai area kabin.
Fitur tersebut menjadi nilai tambah bagi pengguna urban yang membutuhkan kendaraan multifungsi untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, berbelanja, hingga perjalanan akhir pekan.
Jarak Tempuh 400 Km dan Fast Charging 16 Menit
Dari sisi performa, Chery Q hadir dengan spesifikasi yang cukup kompetitif di kelas kendaraan listrik compact. Mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 400 kilometer berdasarkan standar NEDC dalam satu kali pengisian daya penuh.
Untuk mendukung mobilitas modern yang serba cepat, Chery juga membekali Q dengan teknologi fast charging. Pengisian daya baterai dari 30 persen ke 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 16,5 menit.
Keunggulan lain yang turut disematkan adalah fitur Vehicle to Load (V2L). Teknologi ini memungkinkan Chery Q menyuplai listrik ke perangkat eksternal, mulai dari gadget hingga peralatan elektronik lainnya. Fitur tersebut menjadi salah satu daya tarik utama kendaraan listrik modern yang kini semakin dibutuhkan pengguna aktif.
Diprediksi Masuk Segmen EV Rp 200 Jutaan
Meski harga resmi belum diumumkan, Chery Q diperkirakan akan bermain di segmen Rp 200 jutaan berdasarkan informasi awal yang beredar di ajang pameran otomotif.
Jika benar demikian, Chery Q berpotensi menjadi salah satu pilihan paling menarik di pasar kendaraan listrik Indonesia, terutama bagi konsumen yang mencari EV dengan desain futuristis, fitur modern, dan jarak tempuh panjang dengan harga lebih terjangkau.
Menariknya lagi, Chery Indonesia juga memberikan benefit tambahan bagi konsumen yang melakukan pre-booking hingga 15 Juli 2026. Nilai keuntungan yang ditawarkan disebut mencapai sekitar Rp 40 jutaan.
Strategi tersebut diyakini menjadi upaya Chery untuk mempercepat penetrasi pasar sekaligus memperluas adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
Persaingan EV Compact Semakin Panas
Kehadiran Chery Q memperlihatkan bahwa persaingan kendaraan listrik di Indonesia kini semakin kompetitif, khususnya di segmen compact EV. Konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga desain, teknologi, efisiensi ruang, hingga pengalaman berkendara yang ditawarkan.
Dengan kombinasi desain modern, kabin lega, fitur praktis, serta jarak tempuh hingga 400 km, Chery Q berpotensi menjadi salah satu pemain penting di pasar mobil listrik Indonesia sepanjang 2026.
Jika strategi harga yang diterapkan agresif, bukan tidak mungkin Chery Q akan menjadi salah satu mobil listrik compact paling menarik bagi generasi urban Tanah Air.
Lihat Selengkapnya
5 Kelebihan Trapo Classic V, Karpet Mobil Premium dengan Garansi 4 Tahun18 May 2026
5 Kelebihan Trapo Classic V, Karpet Mobil Premium dengan Garansi 4 Tahun18 May 2026
Jakrta, Goodcar.id - Trapo Classic V resmi hadir di Indonesia sebagai opsi baru di segmen karpet mobil premium. Produk ini membawa sejumlah pembaruan dari sisi material hingga fitur, yang diklaim dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan saat berkendara.
Di tengah persaingan aksesori interior mobil yang makin padat, Trapo Classic V mencoba menawarkan paket lengkap mulai dari material, teknologi, hingga layanan purna jual. Berikut lima kelebihan utama yang ditawarkan.
1. Material EVA Foam Premium yang Lebih Tahan Lama
Kelebihan pertama dari Trapo Classic V ada pada penggunaan EVA foam premium grade. Material ini dikenal ringan, tetapi memiliki ketahanan tinggi terhadap tekanan dan gesekan.
Karakter tersebut membuat karpet tidak mudah berubah bentuk atau cepat aus, terutama untuk penggunaan harian dengan intensitas tinggi.
2. Teknologi Anti-Slip RealGrip™ 2.0
Salah satu fitur penting di Trapo Classic V adalah teknologi Anti-Slip RealGrip™ 2.0. Sistem ini dirancang untuk menjaga posisi karpet tetap stabil dan tidak mudah bergeser.
Fungsi ini krusial, terutama untuk menghindari gangguan di area pedal yang bisa berdampak pada keselamatan berkendara.
3. Lapisan CloudFlex™ untuk Kenyamanan Tambahan
Trapo Classic V juga dilengkapi CloudFlex™ Comfort Layer, yaitu lapisan tambahan yang memberikan efek pijakan lebih empuk.
Fitur ini terasa relevan untuk penggunaan jangka panjang, seperti saat menghadapi kemacetan atau perjalanan luar kota.
4. Garansi Hingga 4 Tahun
Di kelasnya, Trapo Classic V menawarkan garansi hingga 4 tahun. Durasi ini tergolong panjang untuk produk karpet mobil aftermarket.
Garansi tersebut mencakup perlindungan terhadap cacat produksi, sehingga bisa menjadi pertimbangan tambahan bagi konsumen yang mengutamakan keamanan pembelian.
5. Instalasi Gratis dan Layanan After-Sales
Kelebihan lain dari Trapo Classic V adalah adanya layanan instalasi gratis, baik di showroom maupun melalui home service di kota-kota tertentu seperti Jakarta, Tangerang, dan Surabaya.
Selain itu, Trapo juga menyediakan layanan after-sales untuk mendukung perawatan dan klaim garansi, yang sering menjadi faktor penting dalam memilih produk aftermarket.
Harga Trapo Classic V di Indonesia
Untuk pasar Indonesia, Trapo Classic V dipasarkan dengan kisaran harga Rp 2,5 juta hingga Rp 4 jutaan, tergantung jenis kendaraan.
Dengan harga tersebut, produk ini masuk ke segmen premium, sehingga ekspektasi terhadap kualitas material dan daya tahan tentu menjadi lebih tinggi.
Dalam keterangan resminya, pihak Trapo menegaskan komitmen mereka terhadap kualitas produk dan layanan.
“Dengan Trapo® Classic V dan komitmen kami terhadap kualitas dan layanan, kami ingin memastikan bahwa setiap konsumen mendapatkan produk terbaik serta pelayanan yang dapat diandalkan. Ke depannya, kami akan terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan mobilitas dan kenyamanan pelanggan,” ujar Meita Feriana, Product Executive Trapo® Indonesia.
Catatan: Menarik di Spesifikasi, Perlu Uji Pemakaian
Secara spesifikasi, Trapo Classic V menawarkan kombinasi fitur yang cukup lengkap di kelasnya. Namun, seperti produk aftermarket lainnya, performa sebenarnya akan terlihat dari penggunaan jangka panjang.
Daya tahan material, efektivitas anti-slip, serta kemudahan perawatan akan menjadi faktor kunci dalam menentukan apakah produk ini benar-benar layak di segmen premium.
Lihat Selengkapnya
Changan Deepal S05 REEV Hadir di Indonesia, Kenali Teknologi REEV dan Perbedaannya dengan Hybrid Biasa18 May 2026
Changan Deepal S05 REEV Hadir di Indonesia, Kenali Teknologi REEV dan Perbedaannya dengan Hybrid Biasa18 May 2026
Jakarta, GoodCar.id - Changan di bawah naungan Indomobil Group terus memperkuat langkahnya di pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia. Setelah sebelumnya memperkenalkan berbagai lini kendaraan listrik modern, kini Changan menghadirkan Deepal S05 REEV sebagai model Range Extended Electric Vehicle (REEV) pertama yang tampil di Indonesia.
Kehadiran Deepal S05 REEV menjadi langkah strategis Changan dalam menghadirkan solusi mobilitas elektrifikasi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat Indonesia. Teknologi ini dinilai mampu menjawab kekhawatiran konsumen terkait jarak tempuh kendaraan listrik sekaligus keterbatasan infrastruktur pengisian daya yang masih berkembang di berbagai wilayah.
Dengan menggabungkan sensasi berkendara mobil listrik murni dan fleksibilitas mesin bensin sebagai generator internal, Deepal S05 REEV hadir sebagai alternatif baru di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi.
Apa Itu Teknologi REEV?
Teknologi Range Extended Electric Vehicle atau REEV merupakan sistem elektrifikasi yang menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama kendaraan. Berbeda dengan hybrid konvensional, mesin bensin pada sistem REEV tidak bertugas menggerakkan roda secara langsung, melainkan hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai.
Artinya, pengalaman berkendara yang dirasakan pengemudi tetap menyerupai mobil listrik murni, mulai dari akselerasi instan, suara kabin yang senyap, hingga karakter berkendara yang halus dan responsif.
CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, menjelaskan bahwa teknologi REEV dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara listrik yang lebih realistis dan fleksibel bagi konsumen Indonesia.
“Teknologi REEV bekerja dengan motor listrik sebagai penggerak utama, sehingga pengalaman berkendara tetap halus, senyap, dan responsif seperti mobil listrik murni. Pendekatan ini memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna karena menghadirkan kenyamanan khas kendaraan listrik tanpa mengorbankan rasa aman saat menempuh perjalanan jauh,” ujarnya.
Perbedaan REEV dengan BEV, HEV, dan PHEV
Untuk memahami posisi teknologi REEV, penting mengetahui perbedaannya dengan sistem elektrifikasi lain yang saat ini berkembang di pasar global.
1. Battery Electric Vehicle (BEV)
BEV merupakan kendaraan listrik murni yang sepenuhnya mengandalkan baterai dan motor listrik tanpa mesin pembakaran internal. Kendaraan jenis ini bebas emisi dan membutuhkan pengisian daya eksternal.
Di lini produk Changan, teknologi ini diterapkan pada Changan Lumin dan Deepal S07.
2. Hybrid Electric Vehicle (HEV)
HEV menggabungkan mesin bensin dan motor listrik untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar. Pada sistem ini, mesin bensin tetap menjadi sumber tenaga utama, sementara motor listrik membantu dalam kondisi tertentu seperti akselerasi.
Pengisian daya baterai dilakukan melalui regenerative braking dan tenaga mesin, tanpa perlu charging eksternal.
Teknologi hybrid Changan sendiri telah diterapkan melalui sistem BlueCore Hybrid pada model seperti Changan CS55 dan Changan CS75.
3. Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
PHEV merupakan pengembangan dari hybrid dengan kapasitas baterai lebih besar dan dapat diisi melalui sumber listrik eksternal. Kendaraan dapat berjalan menggunakan mode listrik murni untuk jarak tertentu sebelum mesin bensin mengambil alih.
Beberapa model PHEV Changan yang telah hadir di pasar global antara lain Changan UNI-K dan Changan UNI-V.
4. Range Extended Electric Vehicle (REEV)
REEV hadir sebagai kombinasi pengalaman mobil listrik dan fleksibilitas kendaraan berbahan bakar bensin. Pada sistem ini, roda kendaraan sepenuhnya digerakkan motor listrik, sementara mesin bensin hanya bekerja sebagai generator pengisi daya baterai.
Karakter ini membuat REEV terasa lebih dekat dengan mobil listrik murni dibandingkan hybrid biasa.
Deepal S05 REEV Tawarkan Jarak Tempuh Lebih dari 1.200 Km
Salah satu keunggulan utama Deepal S05 REEV adalah fleksibilitas jarak tempuh yang sangat relevan untuk kondisi geografis Indonesia.
SUV elektrifikasi ini mampu melaju hingga 170 km menggunakan mode pure electric. Sementara dalam mode kombinasi antara baterai dan generator bensin, kendaraan dapat menempuh jarak lebih dari 1.200 km.
Kemampuan tersebut memberikan rasa aman bagi pengguna yang ingin menikmati pengalaman berkendara listrik tanpa khawatir kehabisan daya saat melakukan perjalanan jauh lintas kota maupun lintas pulau.
Selain efisiensi, Deepal S05 REEV juga menawarkan kenyamanan berkendara berkat karakter motor listrik yang senyap dan responsif. Mesin generator bekerja lebih stabil dan efisien karena tidak terhubung langsung ke roda kendaraan.
Elektrifikasi Jadi Arah Baru Mobilitas Indonesia
Perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap efisiensi energi dan mobilitas ramah lingkungan.
Melalui kehadiran Deepal S05 REEV, Changan ingin menghadirkan solusi kendaraan elektrifikasi yang lebih realistis untuk kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini.
Teknologi REEV dinilai menjadi jembatan ideal bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik, namun masih membutuhkan fleksibilitas penggunaan untuk perjalanan jarak jauh di tengah infrastruktur charging yang belum sepenuhnya merata.
Dengan kombinasi teknologi modern, efisiensi energi, serta fleksibilitas penggunaan, Changan optimistis REEV akan menjadi salah satu solusi mobilitas masa depan yang semakin relevan di pasar otomotif Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.