Beranda / Mobil Baru / Katalog / BMW The iX1

BMW The iX1

Rp 1.3 M
Jarak Tempuh
-
Mesin
Roda Penggerak
AWD
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Pintu
5
Tempat Duduk
5
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
7 Pilihan Warna
Alpine White
Mineral White
Black Sapphire
Cape York Green
Frozen Pure Grey
Storm Bay
M Partimao Blue
Tipe Kendaraan
BMW The iX1 eDrive20 M Sport
Rp 1.3 M
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
BMW The iX1 eDrive20 M Sport
Jarak Tempuh
-
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Mesin
Pintu
5
Roda Penggerak
AWD
Tempat Duduk
5
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Cd Audio
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

BMW THE IX1
Artikel Terkait
Lihat Semua
Maextro V800: MPV Ultra-Mewah Aliansi Huawei-JAC Siap Tantang Dominasi Rolls-Royce
11 May 2026
Maextro V800: MPV Ultra-Mewah Aliansi Huawei-JAC Siap Tantang Dominasi Rolls-Royce 11 May 2026 BEIJING, GoodCar.id – Babak baru persaingan segmen kendaraan ultra-mewah di Tiongkok semakin memanas. Regulator setempat baru saja mengungkap data Maextro V800, MPV flagship terbaru dari Maextro, merek paling premium dalam aliansi HIMA (Harmony Intelligent Mobility Alliance) besutan Huawei. Maextro V800 telah resmi mengajukan lisensi penjualan dan diproyeksikan menjadi rival serius bagi nama besar sekelas Maybach hingga Rolls-Royce. Dominasi Maextro di Segmen Premium Maextro, yang diproduksi oleh JAC Motors, bukanlah pemain baru yang bisa dipandang sebelah mata. Kehadiran V800 menyusul kesuksesan fenomenal Maextro S800, sedan mewah yang diluncurkan Mei tahun lalu. Sejak debutnya hingga Maret 2026, S800 telah mencatatkan penjualan kumulatif lebih dari 15.000 unit. Angka ini membuat S800 mendominasi segmen sedan premium di Tiongkok, mengalahkan Porsche, BMW, hingga Maybach. "Sebagai ilustrasi, pada Desember 2025, Maextro S800 menjadi mobil terlaris di segmen sedan premium (harga di atas 700.000 yuan atau Sekitar 1,7 Miliar Rupiah), dengan penjualan mencapai 4.376 unit. Angka ini jauh melampaui Porsche Panamera di posisi kedua yang hanya terjual 1.593 unit." Bahkan pada Januari 2026, S800 kembali memimpin pasar, mengungguli BMW Seri 7 dan Mercedes-Benz Maybach S-Class dalam daftar yang mencakup kendaraan listrik (EV) maupun mesin konvensional (ICE). Spesifikasi Teknis: Dimensi Raksasa dan Powertrain EREV Maextro V800 hadir dengan dimensi yang sangat impresif. Memiliki panjang 5.495 mm, lebar 2.006 mm, dan tinggi 1.850 mm, dengan jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 3.430 mm. Kendaraan bongsor ini memiliki bobot kosong (curb weight) sebesar 3.190 kg. Berdasarkan dokumen MIIT, V800 mengusung teknologi EREV (Extended Range Electric Vehicle): Mesin ICE: 1.5-liter Turbo (model M8100PHD dari JAC) bertenaga 127 kW. Perlu dicatat, mesin ini tidak menggerakkan roda secara langsung, melainkan berfungsi sebagai generator pengisi daya baterai. Motor Listrik: Sistem penggerak ganda (dual e-motors) dengan output depan 160 kW dan belakang 230 kW, menghasilkan tenaga gabungan sebesar 390 kW (523 hp). Baterai: Menggunakan sel dari CATL. Meski kapasitas resminya belum diumumkan, estimasi pasar berada di angka 65 kWh yang mampu menempuh jarak tempuh elektrik murni hingga 280 km (metode CLTC). Varian Masa Depan Meski saat ini Maextro baru mengajukan izin untuk versi EREV, versi BEV (Battery Electric Vehicle) atau listrik murni dipastikan akan segera menyusul. Bersamaan dengan pengajuan V800, Maextro juga mendaftarkan edisi Flagship terbaru untuk sedan S800 yang hadir dengan opsi warna dan fitur interior yang lebih segar. Dengan banderol harga varian tertinggi yang menembus 1 juta yuan (sekitar Rp2,3 miliar), Maextro kini semakin kokoh menyandang julukan sebagai "Rolls-Royce dari Negeri Tirai Bambu. Lihat Selengkapnya
Sean Gelael Debut di Mandalika, Siap Tampil di GT World Challenge Asia 2026
27 Apr 2026
Sean Gelael Debut di Mandalika, Siap Tampil di GT World Challenge Asia 2026 27 Apr 2026 Jakarta, GoodCar.id - Pembalap sportscar dan GT berpengalaman asal Indonesia, Sean Gelael, dipastikan akan menjalani debutnya di ajang GT World Challenge Asia powered by AWS di hadapan publik sendiri. Momen spesial tersebut akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada 2–3 Mei mendatang, menandai kali pertama Gelael turun dalam kompetisi GT internasional di tanah air. Pembalap berusia 29 tahun ini dijadwalkan tampil dalam satu penampilan khusus (one-off) bersama tim Garage 75 asal Indonesia. Ia akan mengendarai Ferrari 296 GT3 Evo, mobil balap spesifikasi GT3 terbaru yang juga menjadi andalannya di berbagai kejuaraan internasional musim ini. Garage 75 sendiri bukan tim sembarangan, karena sukses meraih gelar juara kelas Am dalam dua musim terakhir GT World Challenge Asia. Menariknya, Gelael akan turun sebagai pembalap tunggal dalam dua balapan berdurasi masing-masing 60 menit. Format ini sebelumnya juga dijalani oleh rivalnya di kelas Silver, Akash Nandy, saat seri pembuka di Sepang. Keputusan ini menunjukkan tingkat kepercayaan tim terhadap kemampuan dan pengalaman Gelael dalam mengelola balapan secara penuh tanpa berbagi kokpit. Pengalaman Sean Gelael di Dunia Balap Foto : Antara Gorontalo Secara rekam jejak, Sean Gelael bukan nama baru di dunia balap ketahanan (endurance racing). Ia merupakan mantan runner-up kelas pada ajang 24 Hours of Le Mans serta FIA World Endurance Championship (WEC). Saat ini, Gelael masih aktif berkompetisi di WEC dengan mengendarai BMW M4 GT3 Evo, memperkuat reputasinya sebagai salah satu pembalap Indonesia paling berpengalaman di kancah global. Pengalamannya dengan Ferrari 296 GT3 Evo juga bukan hal baru. Gelael telah mengasah kemampuannya menggunakan mobil tersebut dalam kampanye Asian Le Mans Series musim 2025/2026. Selain itu, ia juga turun di GT World Challenge Europe musim ini dengan mobil yang sama. Dalam kedua program tersebut, peran tim AF Corse menjadi sangat krusial, mengingat tim Italia tersebut juga memberikan dukungan teknis kepada Garage 75 di GT World Challenge Asia. Seri kedua GT World Challenge Asia di Mandalika ini juga akan menjadi pengalaman balap kompetitif pertama Gelael di sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut. Meski demikian, Mandalika bukanlah tempat yang asing baginya. Ia telah beberapa kali terlibat dalam berbagai kegiatan di sirkuit ini, mulai dari sesi peresmian, menghadiri ajang balap, hingga melakukan hot lap dan bahkan mengibarkan bendera finis. Namun, balapan resmi dengan tekanan kompetisi tentu menjadi tantangan yang berbeda. Dalam pernyataannya, Gelael mengungkapkan rasa antusiasnya untuk akhirnya bisa balapan di Mandalika. “Saya sangat senang akhirnya bisa balapan di Mandalika. Ini seperti potongan terakhir dari sebuah puzzle. Saya sudah melakukan banyak hal di Mandalika sebelumnya, mulai dari ikut peresmian sirkuit, menghadiri balapan, hingga mengemudi untuk hot lap dan bahkan mengibarkan bendera finis. Tapi saya belum pernah benar-benar balapan secara kompetitif melawan para rival tangguh di sana,” ujar Gelael, dikutip dari laman resmi GT World Challange Asia (16/04/2026) Ia juga menambahkan bahwa balapan ini memiliki arti emosional yang mendalam. Selain menjadi debutnya di Mandalika dalam konteks kompetitif, ini juga merupakan salah satu kesempatan langka baginya untuk tampil di ajang balap mobil internasional di depan publik Indonesia. “Ini juga akan menjadi pertama kalinya, selain reli, saya mengikuti balapan mobil internasional di depan para penggemar Indonesia yang saya cintai. Jadi ini pasti akan menjadi momen yang sangat spesial,” lanjutnya. Ajang GT World Challenge Asia sendiri memiliki arti penting bagi perkembangan motorsport di Mandalika. Tahun lalu, kejuaraan ini menjadi ajang balap mobil internasional pertama yang digelar di sirkuit tersebut, membuka jalan bagi berbagai event internasional lainnya untuk masuk ke Indonesia. Rangkaian kegiatan seri Mandalika akan dimulai dengan sesi official test pada Kamis, 30 April. Setelah itu, para pembalap akan menjalani sesi latihan bebas pada Jumat sebelum memasuki dua balapan utama yang digelar secara terpisah pada Sabtu dan Minggu. Format akhir pekan ini memberikan waktu adaptasi yang cukup bagi pembalap, terutama bagi mereka yang baru pertama kali merasakan karakter lintasan Mandalika dalam kondisi balap penuh. Dengan kombinasi pengalaman internasional, dukungan tim yang kompetitif, serta motivasi tampil di depan publik sendiri, kehadiran Sean Gelael di GT World Challenge Asia Mandalika diprediksi akan menjadi salah satu sorotan utama akhir pekan balap tersebut. Selain menjadi ajang pembuktian diri, ini juga menjadi momentum penting bagi motorsport Indonesia untuk menunjukkan eksistensinya di level global. Lihat Selengkapnya
BMW Group Festival of JOY 2026: Perayaan 25 Tahun BMW di Indonesia, Hadirkan 80 Mobil Klasik dan Terbaru
19 Apr 2026
BMW Group Festival of JOY 2026: Perayaan 25 Tahun BMW di Indonesia, Hadirkan 80 Mobil Klasik dan Terbaru 19 Apr 2026 Jakarta, Goodcar.id – BMW Group Indonesia resmi menggelar BMW Group Festival of JOY 2026 sebagai perayaan 25 tahun eksistensinya di Indonesia. Event ini berlangsung pada 17–19 April 2026 di JIEXPO Grand Ballroom, sekaligus menjadi bagian dari perayaan 110 tahun BMW Group secara global. Festival ini bukan sekadar pameran otomotif biasa. BMW menghadirkan pengalaman yang dirancang lebih imersif, di mana pengunjung tidak hanya melihat, tetapi juga bisa langsung merasakan karakter kendaraan BMW, MINI, hingga BMW Motorrad dalam satu lokasi. Lebih dari 80 Kendaraan BMW dan MINI Bisa Dicoba Langsung Dalam BMW Group Festival of JOY 2026, pengunjung disuguhkan hampir 80 unit kendaraan dari lini BMW dan MINI, termasuk model terbaru serta unit BMW dan MINI Premium Selection. Selain itu, tersedia juga 14 unit BMW Motorrad yang dapat diuji langsung. Kesempatan test drive ini menjadi salah satu daya tarik utama, karena pengunjung bisa mengeksplorasi teknologi dan karakter berkendara khas BMW secara langsung, bukan hanya sekadar melihat spesifikasi di atas kertas. Tidak hanya itu, BMW juga menggandeng BMW Financial Services serta mitra seperti Blibli dan Maybank untuk menghadirkan berbagai penawaran khusus selama acara berlangsung. Presiden Direktur BMW Group Indonesia, Peter 'Sunny' Medalla menegaskan bahwa festival ini menjadi momen penting bagi perjalanan BMW di Tanah Air. “Perayaan 25 tahun BMW Group Indonesia melalui Festival of JOY merupakan milestone penting bagi kami. Kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar pameran, tetapi pengalaman yang menghubungkan pelanggan, keluarga, dan komunitas,” ujar Sunny dalam sambutannya. Konsep yang diusung juga cukup unik. BMW menggabungkan elemen otomotif dengan lifestyle, mulai dari aktivitas interaktif seperti golf simulator, BMW RC racing, hingga Safety Driving Masterclass. Bahkan, tersedia area khusus anak melalui Kids Corner, serta hiburan musik dan aktivitas keluarga yang membuat event ini terasa lebih santai dan inklusif. Sentuhan Nostalgia dan Mobil Ikonik BMW Salah satu highlight dari BMW Group Festival of JOY 2026 adalah tema nostalgia yang diangkat. BMW menghadirkan model legendaris seperti BMW Seri 3 E30 dan BMW M3 E36, yang menjadi simbol perjalanan brand ini sejak era 2000-an. Kehadiran musisi Ikang Fawzi dalam acara pembukaan juga memperkuat nuansa nostalgia. Ia dikenal sebagai pengisi soundtrack film Catatan Si Boy, yang identik dengan BMW sebagai simbol gaya hidup pada masanya. Atmosfer ini diperkuat dengan kurasi kuliner legendaris hingga musik era 2000-an, menciptakan pengalaman yang menghubungkan generasi lama dan baru. MINI 1965 Victory Edition Meluncur, Hanya 16 Unit Di ajang ini, MINI juga menghadirkan model spesial, yaitu MINI 1965 Victory Edition. Model ini terinspirasi dari kemenangan MINI di ajang Monte Carlo Rally 1965. Mobil ini tampil dengan warna Chili Red khas, dipadukan aksen putih dan angka “52” sebagai simbol mobil pemenang saat itu. MINI menghadirkan model ini dalam dua pilihan: mesin konvensional John Cooper Works (JCW) dan versi listrik JCW E. Menariknya, MINI 1965 Victory Edition hanya tersedia 16 unit di Indonesia, menjadikannya salah satu model paling eksklusif di festival ini. Tidak hanya fokus pada kendaraan, BMW juga memperkenalkan BMW Fragrance sebagai bagian dari ekspansi lifestyle. Dua varian utama, AMBERNESS dan BERGAMOOD, dirancang untuk merepresentasikan karakter brand BMW melalui aroma. Produk ini melengkapi pendekatan BMW yang kini tidak hanya menjual mobil, tetapi juga menghadirkan pengalaman brand secara lebih luas dan personal. BMW Group Festival of JOY 2026 juga menghadirkan berbagai penawaran khusus, di antaranya: Suku bunga mulai 1,58% melalui BMW Financial Services Program trade-in semua merek kendaraan Cashback hingga Rp200 juta untuk lini MINI listrik Kesempatan memenangkan BMW Motorrad G 310 GS Diskon hingga 25% untuk produk lifestyle Selain itu, terdapat berbagai aktivitas seperti lucky draw, social media competition #JOYmoments, hingga program untuk anak-anak. Lihat Selengkapnya
Honda Stop Proyek Mobil Listrik, Afeela 1 Resmi Dihentikan di Tengah Kerugian Triliunan Yen
27 Mar 2026
Honda Stop Proyek Mobil Listrik, Afeela 1 Resmi Dihentikan di Tengah Kerugian Triliunan Yen 27 Mar 2026 Jepang, Goodcar.id - Industri kendaraan listrik kembali mendapat kabar mengejutkan. Honda resmi menghentikan sejumlah proyek mobil listriknya, termasuk lini 0 Series yang sebelumnya sudah diumumkan. Keputusan ini muncul hanya beberapa bulan sebelum model-model tersebut direncanakan meluncur ke pasar, menandai perubahan besar dalam strategi elektrifikasi pabrikan asal Jepang tersebut. Tak hanya itu, dampaknya juga merembet ke proyek kolaborasi dengan Sony Honda Mobility (SHM). Perusahaan patungan antara Honda dan Sony tersebut mengonfirmasi bahwa pengembangan sedan listrik Afeela 1 resmi dihentikan. Padahal, mobil ini sebelumnya sudah membuka tahap pre-order untuk pasar California sejak Januari 2025. Strategi Elektrifikasi Honda Berubah Drastis Dalam pernyataan resminya, Sony Honda Mobility menjelaskan bahwa keputusan ini tidak lepas dari evaluasi ulang strategi elektrifikasi Honda yang diumumkan pada 12 Maret 2026. Perubahan arah tersebut membuat sejumlah teknologi dan aset yang sebelumnya dijanjikan tidak lagi tersedia untuk mendukung pengembangan produk. “Sejak didirikan pada September 2022, SHM bertujuan mengembangkan dan menjual produk mobilitas bernilai tambah tinggi dengan menggabungkan teknologi dan keahlian Sony dan Honda,” tulis pernyataan resmi perusahaan. Namun situasi berubah. “Sebagai hasil dari evaluasi ulang strategi elektrifikasi Honda, SHM tidak dapat lagi memanfaatkan teknologi dan aset tertentu yang sebelumnya direncanakan. Dalam kondisi ini, kami menilai tidak ada jalur yang layak untuk membawa model ke pasar sesuai rencana awal,” lanjut pernyataan tersebut. Keputusan ini sekaligus mengakhiri proyek lanjutan berupa SUV listrik yang sebelumnya direncanakan sebagai ekspansi dari lini Afeela. Meski proyek dihentikan, Sony Honda Mobility memastikan bahwa konsumen yang sudah melakukan pemesanan awal tidak akan dirugikan. Seluruh pelanggan yang melakukan pre-order Afeela 1 disebut akan mendapatkan pengembalian dana penuh. Langkah ini menjadi penting mengingat proyek Afeela sempat diposisikan sebagai simbol kolaborasi teknologi otomotif dan hiburan, dengan integrasi sistem digital khas Sony yang menjadi daya tarik utama. Namun dengan dihentikannya pengembangan, seluruh rencana tersebut kini tertunda tanpa kepastian lanjutan dalam waktu dekat. Kerugian Besar Jadi Latar Belakang Sebelumnya, Honda juga telah mengungkapkan potensi kerugian besar akibat strategi elektrifikasi yang berjalan tidak sesuai target. Dalam beberapa tahun ke depan, perusahaan memperkirakan kerugian bisa mencapai hingga 2,5 triliun yen. Angka ini mencerminkan tekanan besar yang dihadapi produsen otomotif global dalam mengembangkan kendaraan listrik, mulai dari biaya riset, produksi baterai, hingga tantangan pasar yang belum sepenuhnya stabil. Kondisi ini memaksa Honda untuk melakukan penyesuaian strategi, termasuk menghentikan proyek-proyek yang dinilai belum memiliki jalur bisnis yang jelas. Industri EV Semakin Kompetitif Langkah Honda ini terjadi di tengah persaingan ketat industri kendaraan listrik global. Banyak pabrikan terus berlomba menghadirkan model baru dengan teknologi terbaru, termasuk peningkatan jarak tempuh dan efisiensi energi. Sebagai perbandingan, pabrikan lain seperti BMW i3 terus mengembangkan lini kendaraan listrik dengan fokus pada inovasi dan daya jelajah yang semakin panjang. Hal ini menunjukkan bahwa kompetisi di segmen EV tidak hanya soal teknologi, tetapi juga kesiapan strategi bisnis jangka panjang. Meski proyek Afeela 1 dihentikan, Sony Honda Mobility belum sepenuhnya menutup pintu untuk masa depan. Dalam pernyataannya, perusahaan menyebut akan tetap melanjutkan diskusi terkait rencana bisnis berikutnya. Artinya, kolaborasi antara Honda dan Sony masih memiliki peluang untuk kembali muncul dalam bentuk berbeda, meski saat ini belum ada kepastian produk yang akan dikembangkan. Situasi ini mencerminkan dinamika industri otomotif global yang terus berubah, terutama dalam transisi menuju elektrifikasi. Keputusan besar seperti penghentian proyek bukan lagi hal yang jarang terjadi, melainkan bagian dari penyesuaian strategi di tengah tekanan pasar dan biaya pengembangan yang tinggi. Dengan dihentikannya Afeela 1 dan lini EV lainnya, Honda kini berada dalam fase evaluasi ulang untuk menentukan langkah berikutnya di era kendaraan listrik yang semakin kompetitif. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.