Beranda / Mobil Baru / Katalog / Mercedes-Benz AMG CLE 53

Mercedes-Benz AMG CLE 53

Rp 3.7 M
Kapasitas Mesin
6 CC
Mesin
Roda Penggerak
AWD
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Pintu
2
Tempat Duduk
4
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
1 Pilihan Warna
Tipe Kendaraan
Mercedes-Benz AMG CLE 53 3.0 L INLINE-6 MILD HYBRID
Rp 3.7 M
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Mercedes-Benz AMG CLE 53 3.0 L INLINE-6 MILD HYBRID
Kapasitas Mesin
6 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
Pintu
2
Roda Penggerak
AWD
Tempat Duduk
4
Power Steering
AUX
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Cd Audio
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

MERCEDES-BENZ AMG CLE 53
Artikel Terkait
Lihat Semua
Mercedes-AMG GT 4-Door Coupé Terbaru Bikin Brad Pitt Kehilangan Peran Utama
07 Oct 2026
Mercedes-AMG GT 4-Door Coupé Terbaru Bikin Brad Pitt Kehilangan Peran Utama 07 Oct 2026 JAKARTA, Goodcar.id – Biasanya sebuah mobil hanya menjadi properti dalam sebuah film. Namun, Mercedes-AMG memilih pendekatan berbeda untuk memperkenalkan Mercedes-AMG GT 4-Door Coupé terbaru. Dalam kampanye global bertajuk “TOO HARD TO RESIST”, mobil performa tinggi tersebut justru dibuat seolah mengambil alih panggung dari aktor Hollywood Brad Pitt. Kampanye Mercedes-AMG ini mulai diluncurkan secara internasional pada Oktober 2026, beberapa bulan setelah Mercedes-AMG GT 4-Door Coupé terbaru diperkenalkan melalui World Premiere di Los Angeles pada Mei lalu. Brad Pitt dipilih sebagai Brand Ambassador sekaligus wajah kampanye yang membawa cerita mobil tersebut ke dalam sebuah produksi film berlatar Los Angeles. Menariknya, Mercedes-AMG tidak menempatkan Brad Pitt hanya sebagai figur pendamping kendaraan. Dalam cerita kampanye tersebut, aktor Hollywood itu berada dalam sebuah produksi film berkelas tinggi yang kemudian berubah ketika Mercedes-AMG GT 4-Door Coupé terbaru mulai mengambil peran lebih besar. Mobil tersebut digambarkan bukan lagi sekadar kendaraan yang muncul di depan kamera, tetapi menjadi karakter yang membawa energi dan sensasi berkendara ke dalam cerita. Pendekatan ini menjadi bagian dari pesan Mercedes-AMG bahwa pengalaman berkendara tidak hanya berkaitan dengan angka performa, tetapi juga hubungan emosional antara pengemudi dan kendaraan. Pemilihan Brad Pitt sendiri dikaitkan Mercedes-AMG dengan sejumlah nilai yang dianggap sejalan dengan karakter mereknya, yakni ambisi, performa, serta dorongan untuk terus melampaui batas. Melalui kampanye “TOO HARD TO RESIST”, Mercedes-AMG mencoba menerjemahkan karakter tersebut ke dalam cerita yang mempertemukan dunia perfilman dengan mobil performa tinggi. Kampanye global ini diproduksi oleh team x bersama rumah produksi Tony Petersen Film dan disutradarai Simon McQuoid. Proses pengambilan gambar dilakukan bersamaan dengan rangkaian World Premiere Mercedes-AMG GT 4-Door Coupé terbaru. Namun, di balik cerita Brad Pitt dan produksi film tersebut, Mercedes-AMG juga membawa pesan yang lebih besar. Mercedes-AMG GT 4-Door Coupé terbaru menjadi salah satu model yang memperlihatkan arah teknologi performa Mercedes-AMG memasuki era elektrifikasi. Model ini menggunakan AMG Electric Architecture atau AMG.EA, platform kendaraan listrik berperforma tinggi yang dikembangkan khusus untuk model-model Mercedes-AMG generasi mendatang. Mercedes-AMG GT 4-Door Coupé terbaru dibekali tiga motor listrik dengan teknologi axial flux. Sistem tersebut dipadukan dengan baterai yang menggunakan sistem pendinginan langsung untuk mendukung kebutuhan performa tinggi kendaraan. Di atas kertas, kombinasi tersebut menghasilkan tenaga hingga 860 kW atau sekitar 1.169 hp. Angka ini menempatkan Mercedes-AMG GT 4-Door Coupé terbaru dalam wilayah performa yang jauh dari gambaran mobil listrik konvensional. Teknologi yang digunakan pada mobil tersebut sebelumnya telah diperlihatkan Mercedes-AMG melalui CONCEPT AMG GT XX. Mobil konsep tersebut menjadi bagian dari pengembangan teknologi performa listrik Mercedes-AMG dan telah menjalani pengujian performa di Nardò pada 2025. Bagi Mercedes-AMG, pengembangan tersebut menunjukkan bahwa elektrifikasi tidak otomatis berarti karakter performa harus ditinggalkan. Sebaliknya, platform AMG.EA disiapkan untuk membawa pendekatan baru terhadap bagaimana tenaga listrik digunakan pada mobil performa tinggi. Kampanye “TOO HARD TO RESIST” kemudian menjadi cara Mercedes-AMG untuk memperkenalkan arah tersebut dengan pendekatan yang berbeda. Brad Pitt memang menjadi wajah yang membawa cerita, tetapi Mercedes-AMG GT 4-Door Coupé terbaru justru ditempatkan sebagai pusat perhatian. Dengan tenaga hingga 1.169 hp dan penggunaan tiga motor listrik berteknologi axial flux, mobil ini sekaligus menjadi gambaran bagaimana Mercedes-AMG menerjemahkan performa ke dalam era elektrifikasi. Dari Los Angeles, Mercedes-AMG tidak hanya membawa cerita tentang sebuah mobil baru. Mereka juga mencoba menunjukkan bahwa ketika sebuah mobil memiliki karakter performa yang kuat, perannya di depan kamera bisa berubah dari sekadar properti menjadi bagian utama dari cerita. Lihat Selengkapnya
7 Mobil Mewah Bekas yang Harganya Sudah Turun Jauh, Ada BMW Hingga Range Rover
01 Oct 2026
7 Mobil Mewah Bekas yang Harganya Sudah Turun Jauh, Ada BMW Hingga Range Rover 01 Oct 2026 Jakarta, Goodcar.id – Harga mobil bekas mewah identik dengan angka miliaran rupiah ketika masih baru. Namun, setelah beberapa tahun berada di pasar, sebagian model premium mengalami penurunan harga yang cukup besar. Kondisi ini membuat sejumlah mobil bekas yang dulu hanya bisa dilihat sebagai kendaraan kelas atas kini sudah masuk rentang harga yang lebih terjangkau. Berdasarkan pantauan harga mobil bekas di beberapa laman car listing di Indonesia per Oktober 2026, terdapat sejumlah mobil premium lawas yang kini ditawarkan mulai dari ratusan juta rupiah. Harga mobil bekas tersebut tentu berbeda berdasarkan tahun produksi, varian, kondisi, kilometer, hingga riwayat perawatan. Artinya, harga mobil bekas yang murah tidak otomatis menunjukkan kondisi kendaraan. Konsumen tetap perlu melihat usia mobil bekas, biaya perawatan, ketersediaan suku cadang, serta rekam jejak servis sebelum membeli. Berikut tujuh mobil bekas mewah yang kini harganya sudah turun cukup jauh dibandingkan ketika masih baru. 1. Audi A8 Bekas Mulai Rp150 Jutaan Audi A8 merupakan sedan flagship yang sejak awal ditempatkan di kelas premium. Kini, mobil bekas Audi A8 menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang ingin memiliki sedan mewah dengan harga yang sudah lebih rendah dibandingkan ketika masih baru. Di pasar mobil bekas, harga Audi A8 sudah mengalami perubahan yang cukup signifikan. Salah satu laman car listing yang dipantau Goodcar mencatat mobil bekas Audi A8 mulai dari sekitar Rp150 juta. Rentang harga mobil bekas Audi A8 tersebut tentunya didominasi unit lawas. Sementara untuk tahun yang lebih muda, harga mobil bekas Audi A8 masih berada di level ratusan juta rupiah. Goodcar sendiri memiliki mobil bekas Audi A8 3.0L tahun 2012 dengan harga listing Rp620 juta, transmisi otomatis, dan odometer yang tercatat 17.124 kilometer. Perbedaan harga antarunit mobil bekas Audi A8 menunjukkan bahwa tahun produksi, kondisi dan kilometer memiliki pengaruh besar terhadap harga kendaraan premium tersebut. 2. BMW 7 Series Bekas Mulai Rp118 Jutaan BMW 7 Series merupakan sedan flagship BMW yang menawarkan dimensi besar, kabin premium dan berbagai teknologi yang pada masanya berada di kelas atas. Di pasar mobil bekas, model ini kini tersedia dalam berbagai tahun produksi dan rentang harga. Kini, mobil bekas BMW 7 Series sudah bisa ditemukan dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan ketika mobil tersebut masih baru. Namun, harga mobil bekas tetap bergantung pada tahun, varian dan kondisi masing-masing unit. Pantauan pada laman car listing menunjukkan mobil bekas BMW 7 Series tersedia mulai sekitar Rp118 juta. Untuk unit yang lebih muda, harga mobil bekas BMW 7 Series masih berada di kisaran ratusan juta hingga miliaran rupiah. Sebagai contoh, mobil bekas BMW 730Li tahun 2014 tercatat ditawarkan sekitar Rp375 juta, sedangkan BMW 730Li M Sport tahun 2017 berada di sekitar Rp595 juta. Ada pula mobil bekas BMW 740Li tahun 2016 yang ditawarkan sekitar Rp730 juta. Sementara unit BMW 730Li M Sport tahun 2021 masih berada di kisaran Rp1,09 miliar. Di laman car listing lainnya, mobil bekas BMW 730Li tahun 2018 juga ditemukan dengan harga sekitar Rp575 juta, sedangkan BMW 740Li tahun 2016 tercatat sekitar Rp527 juta. Jadi, harga mobil bekas BMW 7 Series memang sudah berada di rentang berbeda dibandingkan harga ketika baru, tetapi konsumen tetap perlu memperhitungkan biaya kepemilikan sebelum membeli sedan premium lawas. 3. BMW 5 Series Bekas Mulai Rp75 Jutaan BMW 5 Series berada satu tingkat di bawah 7 Series, tetapi tetap merupakan sedan eksekutif premium yang banyak ditemukan di pasar mobil bekas Indonesia. Di pasar mobil bekas, model ini memiliki pilihan tahun yang sangat beragam. Pantauan Goodcar menunjukkan mobil bekas BMW 5 Series tersedia mulai sekitar Rp75 juta. Untuk generasi yang lebih muda, harga mobil bekas BMW 5 Series tentunya berbeda. Contohnya, BMW 520i Luxury tahun 2016 tercatat sekitar Rp320 juta, sedangkan BMW 520i Luxury tahun 2018 berada di sekitar Rp520 juta. Ada pula mobil bekas BMW 530i Luxury tahun 2019 yang ditawarkan sekitar Rp690 juta dengan kilometer 19.000 kilometer pada listing yang dipantau. Sementara itu, mobil bekas BMW 528i tahun 2011 tercatat berada di rentang Rp225 juta hingga Rp260 juta pada beberapa listing. Rentang harga mobil bekas BMW 5 Series tersebut membuat model ini memiliki pilihan yang cukup lebar bagi pemburu sedan premium. Namun, biaya kepemilikan mobil bekas tetap perlu dihitung karena usia kendaraan dan teknologi yang digunakan bisa memengaruhi ongkos perawatan. 4. Mercedes-Benz E-Class Bekas Mulai Rp50 Jutaan Mercedes-Benz E-Class merupakan salah satu sedan eksekutif yang sudah lama mengisi pasar mobil bekas Indonesia. Model ini tersedia dalam banyak generasi sehingga pilihan harganya juga cukup lebar. Di pasar mobil bekas Indonesia, harga Mercedes-Benz E-Class juga sudah sangat beragam. Berdasarkan pantauan pada laman car listing, harga mobil bekas Mercedes-Benz E-Class tercatat mulai sekitar Rp50 juta untuk unit lawas. Sebagai gambaran, mobil bekas Mercedes-Benz E240 tahun 2005 ditemukan dengan harga sekitar Rp90 juta. Untuk E250 Avantgarde tahun 2013, harga mobil bekas berada di sekitar Rp237 juta. Ada pula mobil bekas Mercedes-Benz E200 CGI tahun 2012 dengan harga sekitar Rp250 juta serta E300 AMG tahun 2012 yang ditawarkan sekitar Rp288 juta. Perbedaan harga mobil bekas Mercedes-Benz E-Class yang lebar menunjukkan bahwa label Mercedes-Benz tidak otomatis membuat seluruh unit berada di harga tinggi. Tahun produksi menjadi salah satu faktor utama yang membedakan harga antarunit. Namun, calon pembeli mobil bekas Mercedes-Benz E-Class tetap perlu memperhatikan kondisi mesin, transmisi, sistem elektronik dan riwayat perawatan karena kendaraan premium lawas mempunyai komponen yang lebih kompleks. 5. Range Rover Evoque Bekas Mulai Rp299 Jutaan Range Rover Evoque punya karakter berbeda dibandingkan sedan premium sebelumnya. Model ini merupakan SUV kompak premium yang kini juga banyak masuk pasar mobil bekas Indonesia. Di pasar mobil bekas, harga Evoque lawas juga sudah mengalami penurunan dibandingkan ketika masih baru. Kondisi tersebut membuat Range Rover Evoque menjadi salah satu SUV premium yang menarik untuk dipantau harganya. Pantauan pada laman car listing menunjukkan mobil bekas Range Rover Evoque tersedia mulai sekitar Rp299 juta. Salah satu listing mobil bekas yang ditemukan adalah Evoque tahun 2012 dengan harga Rp299 juta. Ada pula mobil bekas Range Rover Evoque tahun 2013 yang ditawarkan sekitar Rp365 juta, sedangkan unit 2014 berada di sekitar Rp450 juta. Untuk tahun yang lebih muda, harga mobil bekas Range Rover Evoque masih jauh lebih tinggi. Evoque tahun 2021 misalnya tercatat sekitar Rp1,625 miliar pada salah satu listing. Perbedaan harga mobil bekas Range Rover Evoque tersebut memperlihatkan bagaimana umur kendaraan berpengaruh besar terhadap harga SUV premium di pasar bekas. 6. Jaguar XJL Bekas Mulai Rp515 Jutaan Jaguar XJL bisa menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari sedan besar di pasar mobil bekas dengan karakter berbeda dari BMW, Mercedes-Benz atau Audi. Model ini merupakan versi long wheelbase dari Jaguar XJ sehingga mobil bekas Jaguar XJL menawarkan dimensi besar dan kabin yang berorientasi pada kenyamanan penumpang. Berdasarkan pantauan pada laman car listing, mobil bekas Jaguar XJL tersedia mulai sekitar Rp515 juta. Salah satu unit yang tercatat adalah Jaguar XJL 3.0 V6 tahun 2013 dengan harga Rp515 juta dan kilometer 25.000 kilometer. Angka tersebut membuat harga mobil bekas Jaguar XJL berada di wilayah yang berbeda dibandingkan posisi mobil ini ketika masih menjadi sedan premium baru. Selain XJL, pasar mobil bekas Jaguar juga memperlihatkan harga yang cukup beragam. Jaguar X-Type misalnya tercatat mulai sekitar Rp112,5 juta, sementara Jaguar XF mulai sekitar Rp395 juta. 7. Audi Q7 Bekas Mulai Rp299 Jutaan Buat yang mencari SUV premium berukuran besar, Audi Q7 juga masuk daftar mobil bekas yang harga pasarnya sudah mengalami penurunan cukup besar. Pantauan pada laman car listing menunjukkan mobil bekas Audi Q7 tersedia mulai sekitar Rp299 juta. Salah satu contoh adalah Audi Q7 3.0 TFSI tahun 2013 yang ditawarkan sekitar Rp299 juta dengan kilometer 130.000 kilometer. Di sisi lain, mobil bekas Audi Q7 dengan tahun yang lebih muda masih memiliki harga tinggi. Audi Q7 3.0 TFSI Quattro tahun 2022 dengan kilometer 19.000 kilometer misalnya tercatat sekitar Rp1,2 miliar. Perbedaan harga mobil bekas Audi Q7 tersebut memperlihatkan besarnya perubahan harga berdasarkan usia kendaraan. Konsumen memang bisa menemukan SUV premium dalam rentang ratusan juta, tetapi konsekuensi kepemilikan mobil bekas tetap harus diperhitungkan. Harga Turun, Bukan Berarti Biaya Perawatan Ikut Turun Harga beli menjadi salah satu daya tarik mobil bekas mewah. Dengan uang yang sama, konsumen bisa mendapatkan kendaraan dengan kelas, fitur dan dimensi yang berbeda dibandingkan mobil baru di rentang harga serupa. Namun, ada hal yang tidak ikut turun seiring dengan harga mobil bekas, yaitu potensi biaya perawatan. Harga jual yang lebih rendah tidak otomatis membuat komponen kendaraan premium menjadi murah. Komponen mesin, transmisi, suspensi, sistem elektronik, hingga fitur kenyamanan pada mobil bekas premium bisa memiliki biaya penggantian yang lebih tinggi. Usia kendaraan juga membuat pemeriksaan sebelum membeli menjadi bagian penting dari proses transaksi mobil bekas. Karena itu, harga listing mobil bekas sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai harga akhir sebuah kendaraan. Harga yang tercantum di laman car listing merupakan harga penawaran dan dapat berbeda berdasarkan kondisi kendaraan, lokasi, negosiasi serta kelengkapan dokumen. Buat konsumen yang memang mencari mobil bekas premium, membandingkan beberapa unit dengan tahun, kilometer dan kondisi yang berbeda bisa memberikan gambaran harga pasar yang lebih masuk akal. Goodcar juga menyediakan pilihan mobil bekas dari berbagai merek dan tahun. Konsumen dapat melihat unit yang tersedia sekaligus membandingkan harga sebelum menentukan mobil bekas yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. Catatan: Harga mobil bekas dalam artikel merupakan harga penawaran yang terpantau pada sejumlah laman car listing di Indonesia per akhir September hingga awal Oktober 2026. Harga dapat berubah sewaktu-waktu dan bukan merupakan harga transaksi final. Lihat Selengkapnya
Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta, Masih Ada yang Layak Dibeli?
28 Sep 2026
Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta, Masih Ada yang Layak Dibeli? 28 Sep 2026 Jakarta, Goodcar.id – Mencari mobil bekas dengan dana maksimal Rp100 juta masih bukan perkara sulit pada 2026. Berdasarkan pantauan sejumlah platform jual beli mobil bekas di Jakarta, pilihan mobil bekas dengan harga di bawah Rp100 juta masih cukup banyak, mulai dari city car, hatchback, MPV, SUV hingga sedan dari berbagai merek dan tahun produksi. Menariknya, pasar mobil bekas di bawah Rp100 juta juga tidak hanya diisi mobil tua. Beberapa unit yang ditawarkan sudah berusia relatif muda, sementara sebagian lainnya merupakan model lama yang harganya turun karena usia dan jarak tempuh. Artinya, dengan bujet yang sama, pembeli harus memilih antara mendapatkan tahun lebih muda, model lebih besar, atau kondisi mobil bekas yang lebih terawat. Pilihan Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta Salah satu contoh mobil bekas yang masih mudah ditemukan di sejumlah laman jual beli mobil bekas adalah Toyota Avanza. Pantauan pasar September 2026 menunjukkan Avanza tahun 2011 ditawarkan sekitar Rp85 juta hingga Rp100 juta, tergantung tipe, transmisi dan kondisi unit. Pilihan mobil bekas lain datang dari Daihatsu Xenia. Sejumlah laman listing mobil bekas menawarkan Xenia R Family AT tahun 2012 di sekitar Rp100 juta, sementara Xenia tahun 2015 juga ditemukan di kisaran Rp90 juta hingga lebih dari Rp100 juta. Perbedaan harga menunjukkan tahun produksi saja tidak cukup menjadi patokan karena tipe, transmisi, kilometer, kondisi dan riwayat kendaraan ikut menentukan harga mobil bekas. Suzuki Ertiga juga masih masuk radar pencari mobil bekas dengan bujet Rp100 juta. Data pasar September 2026 menunjukkan Ertiga produksi 2012-2015 berada pada kisaran Rp85 juta hingga Rp134 juta. Artinya, untuk mendapatkan mobil bekas Ertiga di bawah Rp100 juta, pembeli harus lebih selektif terhadap tahun dan kondisi unit yang tersedia. Bagi yang membutuhkan mobil bekas berukuran lebih kecil, pilihannya justru cukup beragam. Suzuki Splash tahun 2013 dengan jarak tempuh sekitar 80 ribu kilometer misalnya, ditawarkan sekitar Rp60 juta pada sejumlah laman jual beli mobil bekas. Ada pula Suzuki Ignis tahun 2017 di kisaran Rp94 juta dan Toyota Yaris tahun 2009 sekitar Rp96 juta. Pilihan mobil bekas di bawah Rp100 juta bahkan bisa masuk ke model yang secara kelas berada di atas city car. Nissan Grand Livina tahun 2014 misalnya, dapat ditemukan di kisaran Rp99 juta, sedangkan Nissan Serena tahun 2012 berada di sekitar Rp80 juta. Grand Livina tahun 2013 juga masih ditemukan di kisaran Rp73 juta hingga Rp78 juta. Namun, usia dan jarak tempuh masing-masing mobil bekas perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan. Ada Juga Mobil Bekas Tahun Muda Menariknya, pasar mobil bekas di bawah Rp100 juta tidak selalu berarti harus mengambil mobil produksi lebih dari 10 tahun lalu. Beberapa laman jual beli mobil bekas juga menampilkan Wuling Confero S tahun 2019 di kisaran Rp87 juta dengan jarak tempuh sekitar 90 ribu kilometer. Bahkan, terdapat unit Daihatsu Sigra tahun 2024 yang ditawarkan di sekitar Rp90 juta. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa berburu mobil bekas tidak cukup hanya dengan memasukkan batas harga. Dua mobil bekas dengan harga sama bisa memiliki perbedaan tahun produksi yang cukup jauh. Karena itu, pencarian sebaiknya menggunakan beberapa filter sekaligus, seperti tahun, kilometer, tipe bodi, transmisi dan lokasi kendaraan. Jangan Terpaku pada Harga Rp100 Juta Harga mobil bekas yang berada tepat di angka Rp100 juta juga bukan berarti otomatis lebih menarik daripada unit Rp80 juta atau Rp90 juta. Dalam beberapa kasus, selisih harga dapat berasal dari kondisi mesin, riwayat servis, kelengkapan dokumen, kondisi bodi hingga jumlah kilometer. Pada rentang Rp80 juta sampai Rp100 juta, misalnya, pembeli dapat menemukan berbagai pilihan mobil bekas dengan tahun dan tipe yang berbeda. Karena itu, harga sebaiknya digunakan sebagai titik awal pencarian, bukan satu-satunya pertimbangan ketika memilih mobil bekas. Pasar mobil bekas di bawah Rp100 juta juga cukup lebar dari sisi model. Pembeli tidak harus memaksakan seluruh anggaran untuk membeli unit yang mendekati Rp100 juta karena pilihan dengan harga lebih rendah masih tersedia. Selisih dana tersebut justru bisa disiapkan untuk kebutuhan servis atau perbaikan setelah kendaraan dibeli. MPV Masih Mendominasi Pilihan Untuk kebutuhan keluarga, mobil bekas jenis MPV masih menjadi salah satu pilihan yang mudah ditemukan. Pada berbagai platform jual beli mobil bekas, model seperti Avanza, Xenia, Grand Livina, Serena, Confero dan sejumlah MPV lainnya masih muncul dalam rentang harga di bawah Rp100 juta. Toyota Avanza menjadi salah satu contoh mobil bekas yang masih punya banyak pilihan di rentang harga tersebut. Selain Avanza, Daihatsu Xenia dan Nissan Grand Livina juga dapat ditemukan di bawah Rp100 juta, sedangkan Suzuki Ertiga lebih banyak berada di sekitar batas tersebut atau sedikit di atasnya tergantung tahun dan kondisi mobil bekas. Jika kebutuhan utamanya hanya mobilitas perkotaan, mobil bekas jenis hatchback atau city car bisa menjadi alternatif. Harga yang lebih rendah memungkinkan pembeli mendapatkan unit dengan usia lebih muda dibandingkan MPV pada bujet yang sama. Pasar Mobil Bekas SUV dan Sedan Juga Ramai Bagi pencari mobil bekas yang menginginkan SUV, pilihan di bawah Rp100 juta juga tersedia, meski biasanya usia kendaraan lebih tua. Beberapa model yang masih ditemukan di pasar mobil bekas antara lain Ford EcoSport 2014 di sekitar Rp90 juta, Honda CR-V 2002 sekitar Rp65,5 juta, serta Ford Escape 2003 sekitar Rp69 juta. Sementara itu, pasar mobil bekas sedan menawarkan pilihan yang lebih beragam dari sisi usia dan kelas. Toyota Camry 2004 misalnya, masih ditemukan di kisaran Rp69 juta, sedangkan Mercedes-Benz ML320 tahun 2000 berada di sekitar Rp59 juta. Harga murah pada mobil bekas kelas atas seperti ini tentu perlu dilihat bersama biaya perawatan dan kondisi komponen karena usia kendaraan sudah cukup tinggi. Mobil Bekas Masih Layak Dibeli, ada Syaratnya Pertanyaan mengenai mobil bekas di bawah Rp100 juta, masih ada yang layak dibeli? Jawabannya sangat bergantung pada unit yang ditemukan. Model yang sama, tahun yang sama, bahkan tipe yang sama bisa mempunyai kondisi berbeda karena pola penggunaan dan perawatan pemilik sebelumnya tidak selalu sama. Karena itu, saat mencari mobil bekas, jangan hanya membandingkan harga. Pemeriksaan mesin, transmisi, kaki-kaki, sistem pendingin, AC, kelistrikan, bodi, interior, kondisi ban serta dokumen kendaraan perlu dilakukan sebelum transaksi mobil bekas. Riwayat servis juga menjadi bagian penting dalam memilih mobil bekas. Kilometer rendah memang menarik, tetapi bukan satu-satunya indikator kondisi kendaraan. Mobil bekas dengan kilometer lebih tinggi tetapi memiliki riwayat perawatan yang jelas bisa saja lebih mudah dinilai kondisinya dibandingkan unit dengan kilometer rendah tanpa catatan servis. Sisakan Dana Setelah Membeli Membeli mobil bekas dengan dana Rp100 juta sebaiknya tidak berarti seluruh Rp100 juta dihabiskan untuk harga kendaraan. Masih ada biaya yang mungkin muncul setelah mobil bekas berpindah tangan, seperti servis awal, penggantian oli dan filter, aki, ban, pengerjaan kaki-kaki, pajak, balik nama atau perbaikan komponen yang ditemukan setelah pemeriksaan. Dengan pola tersebut, mobil bekas Rp80 juta dalam kondisi sehat bisa saja membutuhkan total biaya yang berbeda dibandingkan unit Rp100 juta yang membutuhkan banyak perbaikan setelah dibeli. Harga transaksi hanya satu bagian dari biaya kepemilikan mobil bekas. Pada akhirnya, pasar mobil bekas di bawah Rp100 juta pada 2026 masih menawarkan banyak pilihan. Dari Avanza dan Xenia untuk kebutuhan keluarga, Grand Livina dan Ertiga, sampai Yaris, Ignis, Splash, Confero serta berbagai SUV dan sedan yang usianya lebih tua. Jadi, mencari mobil bekas di bawah Rp100 juta bukan soal menemukan mobil paling murah, tetapi mencari unit dengan kombinasi harga, usia, kondisi dan riwayat perawatan yang jelas. Pemeriksaan kendaraan tetap menjadi bagian penting sebelum transaksi mobil bekas dilakukan. Bagi calon pembeli yang ingin mencari mobil bekas dengan proses yang lebih terukur, Goodcar.id hadir sebagai platform jual beli kendaraan tepercaya dari Indomobil Group. Setiap unit mobil bekas yang masuk dalam platform Goodcar melalui proses inspeksi kendaraan, sehingga calon pembeli memiliki informasi mengenai kondisi kendaraan sebelum menentukan pilihan. Dengan adanya proses inspeksi tersebut, pencarian mobil bekas tidak hanya berangkat dari harga dan foto kendaraan. Kondisi unit menjadi bagian penting yang ikut diperiksa, sehingga calon pembeli dapat memiliki informasi yang lebih lengkap sebelum melanjutkan proses pembelian mobil bekas. Lihat Selengkapnya
Hasil F1 GP Spanyol 2026: Kimi Antonelli Juara di Madring Usai Lando Norris Apes Kena VSC
14 Sep 2026
Hasil F1 GP Spanyol 2026: Kimi Antonelli Juara di Madring Usai Lando Norris Apes Kena VSC 14 Sep 2026 Madrid, GoodCar.id - Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, meraih kemenangan kedelapannya musim ini di Grand Prix Spanyol yang digelar di sirkuit jalan raya Madring. Hasil ini memperlebar keunggulan Antonelli di puncak klasemen sementara menjadi 81 poin atas rekan setimnya, George Russell. Meski demikian, nasib sial yang menimpa Lando Norris menjadi sorotan utama dalam balapan perdana F1 di sirkuit anyar tersebut. Norris, yang mengamankan pole position setelah mencatatkan lap luar biasa pada sesi kualifikasi, tampil dominan sejak lampu start padam. Pembalap McLaren tersebut berhasil mengatasi ancaman Antonelli di lap-lap awal dan memimpin jalannya balapan dengan nyaman. Namun, peta persaingan berubah drastis ketika Virtual Safety Car (VSC) disiagakan. Sumber foto : f1.com Antonelli memanfaatkan momen tersebut untuk masuk ke pit saat instruksi VSC dikeluarkan. Di sisi lain, Norris terlanjur melewati jalur masuk pit saat sinyal VSC muncul. Ketika McLaren memanggilnya ke pit pada lap berikutnya, periode VSC telah berakhir. Situasi kian memburuk bagi sang juara bertahan akibat proses pit stop yang lambat berdurasi 7 detik, membuatnya merosot ke posisi kelima. Meskipun Norris mampu berjuang kembali hingga mengamankan podium ketiga, ia tak sanggup mengejar barisan terdepan. Tampil sportif usai balapan, Antonelli mengakui bahwa sang rival sejatinya tampil lebih cepat. "Senang rasanya bisa menang, tetapi rasanya tidak begitu memuaskan karena menurut saya Lando yang pantas menang hari ini," ujar Antonelli, dikutip dari laman resmi f1 (14/09) Nasib Buruk Ferrari dan Perlawanan Verstappen Sumber foto : f1.com Hasil mengecewakan kembali dialami tim Scuderia Ferrari. Lewis Hamilton, yang sempat bersaing di barisan depan pada awal balapan, terpaksa menyudahi balapan lebih awal akibat masalah sistem pengereman. Rekan setimnya, Charles Leclerc, memilih strategi bertahan tanpa melakukan pit stop di bawah periode VSC dengan harapan munculnya Safety Car. Strategi gambling tersebut tidak membuahkan hasil, sehingga Leclerc harus puas menyentuh garis finis di posisi keempat. Sementara itu, Max Verstappen amankan podium kedua setelah terlibat duel ketat dengan Hamilton di awal lomba. Pembalap Red Bull Racing tersebut sempat diminta mengembalikan posisi setelah memotong chicane. Verstappen berhasil memanfaatkan momentum VSC untuk meminimalkan kerugian waktu dan mempertahankan posisinya hingga akhir balapan. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.