Beranda / Mobil Baru / Katalog / Jaecoo J7 SHS

Jaecoo J7 SHS

Rp 599 Juta
Kapasitas Mesin
1,498 CC
Mesin
1.5L Petrol Engine, 4 Cylinder 16 Valve
Roda Penggerak
RWD
Jenis Bahan Bakar
Hybrid
Pintu
5
Tempat Duduk
5
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
4 Pilihan Warna
Olive Grey
Silver
White
Black
Tipe Kendaraan
Jaecoo J7 SHS 1.5L
Rp 599 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Jaecoo J7 SHS 1.5L
Kapasitas Mesin
1,498 CC
Jenis Bahan Bakar
Hybrid
Mesin
1.5L Petrol Engine, 4 Cylinder 16 Valve
Pintu
5
Roda Penggerak
RWD
Tempat Duduk
5
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

JAECOO J7 SHS
Artikel Terkait
Lihat Semua
JAECOO J5 EV Masih Tak Tergoyahkan, Jadi Mobil Listrik Terlaris 2026
12 May 2026
JAECOO J5 EV Masih Tak Tergoyahkan, Jadi Mobil Listrik Terlaris 2026 12 May 2026 Jakarta, Goodcar.id - Dominasi JAECOO J5 EV di pasar mobil listrik Indonesia masih berlanjut. Sepanjang periode Januari hingga April 2026, SUV listrik ini sukses mempertahankan status sebagai model terlaris berdasarkan data wholesales dan retail sales dari GAIKINDO. Secara angka, performanya cukup mencolok. JAECOO J5 EV mencatatkan total wholesales sebanyak 11.006 unit, sementara retail sales mencapai 10.587 unit. Ini jadi sinyal kuat bahwa permintaan terhadap mobil listrik, khususnya di segmen SUV, makin matang di pasar domestik. Penjualan Konsisten Naik Kalau dilihat lebih detail, tren penjualan JAECOO J5 EV sepanjang awal tahun ini menunjukkan pertumbuhan yang stabil. Januari dibuka dengan angka 1.942 unit untuk wholesales dan retail. Februari langsung melonjak ke 2.926 unit. Masuk Maret, performanya tetap solid dengan wholesales 2.959 unit dan retail sales 2.775 unit. Puncaknya terjadi di April, dengan wholesales mencapai 3.179 unit dan retail sales 2.944 unit. Kenaikan ini bukan sekadar angka, tapi juga mencerminkan perubahan perilaku konsumen yang mulai melihat mobil listrik sebagai pilihan rasional untuk mobilitas harian. “Antusiasme terhadap JAECOO J5 EV terus menunjukkan tren yang sangat positif. Penerimaan di masyarakat terus meningkat, dan sebarannya pun kian luas. Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan pecinta otomotif Indonesia terhadap JAECOO, khususnya J5 EV,” ujar Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma. SUV Listrik dengan Karakter Tangguh Salah satu alasan kenapa JAECOO J5 EV cepat diterima pasar adalah positioning-nya yang cukup jelas: SUV listrik dengan karakter tangguh. Ground clearance setinggi 200 mm dan kemampuan wading depth hingga 450 mm jadi nilai jual yang jarang ditemui di EV sekelasnya. Artinya, mobil ini bukan cuma cocok buat penggunaan dalam kota, tapi juga masih relevan untuk kondisi jalan yang lebih menantang. Julukan “The Real SUV EV” yang disematkan juga bukan tanpa alasan. JAECOO mencoba mengisi celah di pasar yang selama ini belum banyak disentuh—SUV listrik dengan kemampuan semi-off-road. Performa dan Fitur Jadi Kombinasi yang Sulit Ditolak Di balik desainnya yang premium, JAECOO J5 EV dibekali motor listrik bertenaga 155 kW dengan torsi 288 Nm. Sumber dayanya berasal dari baterai 60,9 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 461 km (NEDC). Angka ini cukup kompetitif untuk kebutuhan harian hingga perjalanan jarak menengah tanpa harus sering mengisi ulang daya. Dari sisi fitur, JAECOO juga tidak pelit. Mobil ini sudah dilengkapi 17 fitur ADAS, kamera 540° HD, panoramic roof, hingga ambient lighting dengan 64 pilihan warna. Fitur praktis seperti fast wireless charging 50W juga jadi nilai tambah, terutama buat pengguna yang mengandalkan smartphone selama perjalanan. Perluas Jaringan Dealer, JAECOO Kejar Pertumbuhan Lebih Besar Untuk menjaga momentum ini, JAECOO Indonesia tidak hanya fokus di produk, tapi juga memperkuat layanan purna jual. Saat ini, jaringan dealer JAECOO sudah mencapai 35 lokasi di seluruh Indonesia. Angka tersebut ditargetkan akan terus bertambah hingga 80 dealer sebelum akhir 2026. Langkah ini penting, mengingat salah satu tantangan utama mobil listrik di Indonesia masih berkutat pada akses layanan dan kepercayaan konsumen terhadap aftersales. Dengan ekspansi jaringan ini, JAECOO ingin memastikan bahwa pengguna J5 EV tidak hanya membeli produk, tapi juga mendapatkan pengalaman kepemilikan yang lebih aman dan nyaman. Harga Masih Kompetitif, Jadi Kunci Daya Tarik Di tengah persaingan yang makin ketat, JAECOO J5 EV masih bermain di pricing yang cukup agresif. Varian Premium saat ini dipasarkan dengan harga Rp309.900.000 (OTR Jakarta). Dengan kombinasi harga, fitur, dan positioning sebagai SUV listrik tangguh, tidak heran kalau model ini masih mampu mempertahankan gelar sebagai mobil listrik terlaris di Indonesia hingga awal 2026. Lihat Selengkapnya
Dealer JAECOO Kalsel Terbaru Hadir di Banjarbaru, Cek Lokasi dan Fasilitasnya
24 Apr 2026
Dealer JAECOO Kalsel Terbaru Hadir di Banjarbaru, Cek Lokasi dan Fasilitasnya 24 Apr 2026 Jakarta, Goodcar.id - JAECOO Indonesia terus memperluas jaringan dengan meresmikan alamat dealer JAECOO Kalsel terbaru yang berlokasi di Banjarbaru. Dealer ini hadir melalui jaringan JAECOO BOSS Banjarbaru yang berdiri di kawasan strategis Jalan A Yani Km 33, Loktabat Utara, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Peresmian dealer ini turut dihadiri oleh Walikota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, yang menilai kehadiran jaringan baru ini dapat memberikan dampak positif bagi daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang kerja. “Diler ini bukan hanya membuka lapangan kerja baru dan memutar roda perekonomian, namun juga memberikan pilihan baru kendaraan modern di Banjarbaru,” ujarnya dalam sambutan. Dealer JAECOO Kalsel Usung Konsep 3S dan Fasilitas Modern Hadirnya dealer JAECOO Kalsel terbaru ini tidak sekadar menambah jaringan, tetapi juga membawa konsep layanan 3S (Sales, Service, Spare Parts) yang terintegrasi dalam satu lokasi. Dealer ini berdiri di atas lahan seluas 1.260 meter persegi dengan bangunan mencapai 1.280 meter persegi. Seluruh fasilitas dirancang untuk mendukung kebutuhan kendaraan masa depan, termasuk elektrifikasi. Menariknya, JAECOO BOSS Banjarbaru sudah dilengkapi empat charging station yang tersebar di area showroom, halaman, dan servis. Hal ini menunjukkan kesiapan dalam mengakomodasi kendaraan listrik yang mulai berkembang di Indonesia. Di sisi layanan purna jual, tersedia empat service bay dengan kapasitas hingga 24 unit kendaraan per hari. Selain itu, layanan service car juga disiapkan untuk menjangkau konsumen di wilayah Banjarmasin dan Banjarbaru. Tampilkan Line-up SUV Elektrifikasi JAECOO Pada showroom dealer JAECOO Kalsel terbaru ini, pengunjung dapat melihat langsung lini kendaraan unggulan berbasis elektrifikasi. Beberapa model yang ditampilkan antara lain JAECOO J5 EV, SUV, JAECOO J7 SHS-P, dan JAECOO J8 SHS-P ARDIS. Christopher Chiang Wijaya, Marketing Director JAECOO BOSS Banjarbaru, menyampaikan bahwa kehadiran dealer ini menjadi jawaban atas kebutuhan kendaraan modern di wilayah tersebut. “Kami optimistis kehadiran dealer ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat Banjarbaru dan sekitarnya akan kendaraan premium dengan teknologi terkini. Dengan fasilitas lengkap serta tim yang siap melayani, kami berkomitmen memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pelanggan JAECOO,” jelasnya. Secara nasional, JAECOO mencatatkan performa penjualan yang positif. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, total penjualan retail mencapai 7.927 unit dari lini New Energy Vehicle (NEV). Pencapaian ini semakin kuat setelah JAECOO berhasil menjadi model kendaraan listrik terlaris di Indonesia pada Maret 2026. Hal tersebut mencerminkan meningkatnya minat konsumen terhadap teknologi elektrifikasi. Saat ini, JAECOO telah memiliki 32 dealer aktif di Indonesia dan menargetkan ekspansi hingga 80 dealer sampai akhir tahun. Jim Ma, Business Unit Director JAECOO Indonesia, menegaskan bahwa pembukaan alamat dealer JAECOO Kalsel terbaru ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan. “Peresmian JAECOO BOSS Banjarbaru merupakan langkah strategis kami dalam memperluas jaringan serta mendekatkan layanan JAECOO kepada pelanggan di Kalimantan Selatan,” ujarnya. Lihat Selengkapnya
Jaecoo J5 Salip BYD Atto 1 di Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Indonesia
14 Apr 2026
Jaecoo J5 Salip BYD Atto 1 di Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Indonesia 14 Apr 2026 Jakarta, Goodcar.id - Penjualan mobil listrik Indonesia di awal 2026 sulit ditebak. Setelah tampil dominan selama dua bulan pertama, BYD Atto 1 akhirnya harus turun tahta di Maret 2026, digeser oleh Jaecoo J5 yang tampil konsisten sejak awal tahun. Jika dilihat dari data penjualan Januari hingga Maret 2026, terjadi pergerakan angka yang cukup ekstrem, baik kenaikan maupun penurunan yang mencerminkan betapa dinamisnya pasar EV di Indonesia saat ini. Jaecoo J5 Naik Stabil, Dari 1.942 ke 2.959 Unit Performa Jaecoo J5 bisa dibilang paling konsisten sepanjang kuartal pertama 2026. Mengacu data GAIKINDO 2026, di Januari, Jaecoo J5 mencatatkan penjualan 1.942 unit. Angka ini kemudian melonjak tajam di Februari menjadi 2.926 unit, atau naik hampir 1.000 unit dalam sebulan. Menariknya, tren positif ini tidak berhenti. Di Maret, Jaecoo J5 kembali meningkat menjadi 2.959 unit. Meski kenaikannya tidak sebesar bulan sebelumnya, stabilitas di angka hampir 3.000 unit menunjukkan bahwa permintaan terhadap model ini masih sangat kuat. Kenaikan bertahap ini menjadi kunci utama Jaecoo J5 dalam merebut posisi puncak. Bukan sekadar “meledak” sesaat, tapi tumbuh dengan pola yang sehat. BYD Atto 1 Dari 3.700 ke 672 Unit, Turun Drastis Kebalikan dari Jaecoo, BYD Atto 1 justru mengalami fluktuasi tajam. Di Januari, model ini sudah kuat dengan 3.361 unit, lalu bahkan naik ke 3.700 unit di Februari. Namun, kejutan terjadi di Maret. Penjualannya anjlok drastis menjadi hanya 672 unit. Artinya, ada penurunan lebih dari 3.000 unit dalam satu bulan—angka yang sangat signifikan di industri otomotif. Penurunan ini menjadi titik balik dalam persaingan. Dari yang sebelumnya unggul jauh, BYD Atto 1 langsung terlempar ke posisi lima besar. Tidak hanya dua model teratas, pergerakan menarik juga terjadi pada model lain. BYD M6 misalnya, mengalami penurunan dari 851 unit di Januari ke 523 unit di Februari, namun kembali naik ke 976 unit di Maret. Ini menunjukkan adanya pemulihan permintaan di segmen MPV listrik. Sementara itu, Geely EX2 justru menunjukkan tren naik stabil: dari 423 unit di Januari, meningkat ke 776 unit di Februari, dan kembali naik ke 949 unit di Maret. Ini jadi salah satu model dengan pertumbuhan paling konsisten setelah Jaecoo J5. Berbeda lagi dengan Wuling Darion EV yang sempat naik dari 790 unit di Januari ke 1.019 unit di Februari, namun turun cukup jauh ke 301 unit di Maret. Pola ini menunjukkan adanya lonjakan sesaat yang tidak berlanjut. SUV Listrik Mulai Mendominasi Kalau dilihat lebih dalam, tren menarik lain adalah mulai dominannya SUV listrik. Selain Jaecoo J5, model seperti BYD Sealion 07 langsung melesat ke posisi dua di Maret dengan 1.236 unit, meskipun sebelumnya tidak masuk posisi teratas di dua bulan awal. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia mulai mengarah ke kendaraan listrik dengan dimensi lebih besar, ground clearance tinggi, dan tampilan yang lebih gagah. Persaingan juga semakin menarik dengan kehadiran model seperti Denza D9 yang naik dari 392 unit di Januari menjadi 455 unit di Maret, serta VinFast VF3 yang langsung masuk 10 besar di Maret dengan 258 unit. Di sisi lain, model seperti AION juga menunjukkan fluktuasi. AION UT naik dari 266 unit (Januari) ke 407 unit (Februari), lalu turun ke 242 unit di Maret. Sedangkan AION V relatif stabil di kisaran 200–300 unit sepanjang tiga bulan. Artinya, tidak ada satu pun pemain yang benar-benar aman. Semua brand masih mencari momentum terbaiknya. Perubahan angka yang sangat dinamis ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia semakin rasional dalam memilih mobil listrik. Mereka tidak lagi terpaku pada satu brand saja. Faktor seperti harga, fitur, desain, hingga ketersediaan unit menjadi penentu utama. Ini juga menjelaskan kenapa model baru seperti Jaecoo J5 bisa langsung melesat, sementara model yang sudah kuat seperti BYD Atto 1 bisa turun drastis. Dari data Januari hingga Maret, terlihat jelas pola naik-turun yang tajam. Jaecoo J5 naik dari 1.942 → 2.926 → 2.959 unit, sementara BYD Atto 1 justru turun dari 3.361 → 3.700 → 672 unit. 10 Mobil Listrik Terlaris Januari - Maret 2026 Januari BYD Atto 1: 3.361 unit Jaecoo J5: 1.942 unit BYD M6: 851 unit Wuling Darion EV: 790 unit BYD Sealion 7: 613 unit Geely EX2: 423 unit Denza D9: 392 unit Aion UT: 266 unit Chery J6: 215 unit Aion V: 214 unit Februari BYD Atto 1: 3.700 unit Jaecoo J5: 2.926 unit Wuling Darion EV: 1.019 unit Geely EX2: 776 unit BYD M6: 523 unit AION UT: 407 unit BYD Sealion 7: 343 unit Geely EX5: 335 unit Aion V: 332 unit Denza: 270 unit Maret Jaecoo J5: 2.959 unit BYD Sealion 07: 1.236 unit BYD M6: 976 unit Geely EX2: 949 unit BYD Atto 1: 672 unit Denza D9: 455 unit Wuling Darion EV: 301 unit VinFast VF3: 258 unit AION V: 238 unit AION UT: 242 unit Lihat Selengkapnya
JAECOO LAND 2026 Digelar di Jakarta, Dorong Popularitas J5 EV yang Makin Laris di Indonesia
13 Apr 2026
JAECOO LAND 2026 Digelar di Jakarta, Dorong Popularitas J5 EV yang Makin Laris di Indonesia 13 Apr 2026 Jakarta, Goodcar.id - JAECOO Indonesia semakin serius menggarap pasar kendaraan elektrifikasi di Tanah Air. Hal ini terlihat dari penyelenggaraan JAECOO LAND 2026 yang berlangsung pada 11–12 April 2026 di One Satrio. Acara ini bukan sekadar event lifestyle biasa, tapi juga menjadi momentum penting setelah model andalannya, JAECOO J5 EV, mencatatkan penjualan tertinggi di segmen kendaraan listrik pada Maret 2026. Data yang dirilis oleh GAIKINDO menunjukkan performa penjualan JAECOO J5 EV terus meningkat dalam tiga bulan pertama tahun ini. Pada Januari 2026, angka penjualan tercatat sebanyak 1.942 unit, kemudian naik menjadi 2.926 unit di Februari, dan tetap stabil di angka 2.775 unit pada Maret. Tren ini memperlihatkan bahwa permintaan terhadap SUV listrik tersebut masih kuat di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Seiring dengan peningkatan permintaan tersebut, JAECOO Indonesia juga mempercepat distribusi unit ke konsumen. Perusahaan menargetkan total 13.000 unit JAECOO J5 EV sudah diserahkan ke pelanggan hingga akhir April 2026. Target ini menjadi salah satu indikator bahwa kapasitas distribusi dan kesiapan jaringan mulai diperkuat untuk memenuhi kebutuhan pasar. “Antusiasme terhadap J5 EV terus menunjukkan tren yang sangat positif dan menjadi pendorong utama pertumbuhan kami di Indonesia. Hal ini memperkuat optimisme kami untuk mencapai target penyerahan 13.000 unit kepada pelanggan hingga akhir April, seiring dengan komitmen kami dalam memastikan proses distribusi berjalan optimal,” ujar Jim Ma, Business Unit Director JAECOO Indonesia. Pertumbuhan yang terjadi di Indonesia ternyata sejalan dengan performa global JAECOO. Hingga saat ini, brand tersebut telah menjangkau lebih dari 960.000 pelanggan di 64 negara. Angka ini mendekati tonggak penting satu juta unit secara global. Pada Maret 2026 saja, JAECOO mencatatkan penjualan global sebesar 61.254 unit. Angka tersebut meningkat hingga 210 persen secara tahunan dan menjadi rekor penjualan bulanan tertinggi sepanjang sejarah brand ini. Lonjakan ini juga didorong oleh kontribusi kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV). Secara global, penjualan NEV mencapai 39.716 unit atau naik 471 persen. Ini menunjukkan bahwa arah strategi perusahaan semakin fokus pada mobilitas modern berbasis elektrifikasi. Di pasar Inggris, performa JAECOO juga terlihat solid. Penjualan tembus lebih dari 12.000 unit pada Maret 2026 dengan pangsa pasar di atas 3 persen. Model JAECOO J7 menjadi kontributor utama dengan penjualan lebih dari 10.000 unit dalam periode tersebut. Pasar Indonesia Jadi Fokus Pertumbuhan Di dalam negeri, performa JAECOO Indonesia juga menunjukkan tren positif. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, total penjualan retail dari lini kendaraan NEV mencapai 7.927 unit. Angka ini memperlihatkan bahwa pasar Indonesia mulai menerima teknologi kendaraan elektrifikasi dengan lebih luas. Momentum ini dimanfaatkan melalui penyelenggaraan JAECOO LAND 2026, yang menjadi salah satu strategi untuk memperkuat engagement dengan konsumen. Event ini dirancang tidak hanya sebagai pameran otomotif, tetapi juga sebagai ruang interaksi antara brand dan masyarakat. Lewat konsep L.A.N.D (Lifestyle, Adventure, Nature, Discovery), JAECOO LAND 2026 mencoba menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan gaya hidup urban. Pengunjung tidak hanya melihat mobil, tetapi juga bisa menikmati berbagai aktivitas yang relevan dengan keseharian. Selama dua hari pelaksanaan, acara ini menghadirkan lebih dari 20 tenant bazaar kreatif, live music performance, hingga sesi wellness seperti yoga dan pilates. Ada juga sesi zumba bersama Sana Studio yang menjadi salah satu aktivitas favorit pengunjung. Selain itu, Julian Johan atau yang dikenal dengan Jejelogy turut hadir dalam sesi talkshow inspiratif. Kehadiran figur publik ini menambah nilai experience yang berbeda dibanding event otomotif pada umumnya. Tidak ketinggalan, tersedia juga area playground untuk anak serta fasilitas pet experience bagi pengunjung yang datang bersama hewan peliharaan. Konsep ini memperkuat positioning acara sebagai event keluarga yang inklusif. Pengunjung Bisa Langsung Test Drive Salah satu daya tarik utama di JAECOO LAND 2026 adalah kesempatan untuk mencoba langsung lini kendaraan terbaru. Pengunjung dapat melakukan test drive beberapa model seperti JAECOO J5 EV, JAECOO J7 SHS-P, hingga JAECOO J8 SHS-P ARDIS. Melalui sesi ini, konsumen bisa merasakan langsung teknologi yang diusung, termasuk sistem kendaraan listrik dan teknologi Super Hybrid System (SHS). Pendekatan ini dinilai penting untuk memberikan pemahaman yang lebih nyata dibanding hanya melihat spesifikasi di atas kertas. “Kami sangat antusias menghadirkan JAECOO LAND untuk pertama kalinya bagi warga Jakarta dan sekitarnya sebagai bagian dari upaya kami untuk semakin dekat dengan komunitas. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk menikmati akhir pekan dengan pengalaman yang berbeda bersama JAECOO,” tutup Jim Ma. Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, JAECOO Indonesia juga memperluas jaringan dealernya. Saat ini, sudah terdapat 32 dealer yang beroperasi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk pembukaan terbaru di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ke depan, perusahaan berencana menambah 25 dealer baru dalam waktu dekat. Secara total, targetnya mencapai hingga 80 outlet di seluruh Indonesia pada akhir tahun 2026. Langkah ekspansi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat layanan penjualan dan purna jual, sekaligus mendukung distribusi kendaraan yang semakin meningkat. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.