Dealer GWM ke-18 Resmi Hadir di PIK, Kolaborasi Strategis dengan Indomobil Group30 Apr 2026
Dealer GWM ke-18 Resmi Hadir di PIK, Kolaborasi Strategis dengan Indomobil Group30 Apr 2026
Jakarta, GoodCar.id – Inchcape GWM Indonesia resmi memperluas jaringan penjualannya dengan meresmikan dealer terbaru di kawasan strategis Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Berlokasi di kawasan premium yang terus berkembang, kehadiran dealer ini menjadi langkah penting dalam memperkuat aksesibilitas layanan serta memperluas jangkauan pasar kendaraan premium GWM di Indonesia.
Dealer yang dioperasikan bersama PT Wahana Wirawan (Indomobil Group) ini menjadi dealer ke-18 GWM secara nasional sekaligus dealer pertama yang dikelola oleh mitra tersebut. Peresmian ini juga menandai kolaborasi strategis antara GWM dan Indomobil Group dalam menggarap potensi pasar otomotif premium di Tanah Air.
Perluas Jangkauan di Kawasan Premium Jakarta Utara
Berlokasi di kawasan Pantai Indah Kapuk, dealer ini hadir di area yang dikenal sebagai salah satu pusat residensial dan komersial premium di Jakarta. Dengan akses yang mudah ke jalan tol serta berada di kawasan otomotif strategis, GWM PIK diharapkan mampu menjangkau konsumen secara lebih luas, khususnya di wilayah Jakarta Utara dan sekitarnya.
CEO Inchcape GWM Indonesia, Bagus Susanto, menegaskan bahwa ekspansi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menghadirkan layanan yang lebih dekat kepada konsumen. Ia juga menyoroti filosofi global GWM yang mengusung konsep “All Scenarios, All Powertrains, All Users” sebagai landasan dalam menghadirkan berbagai pilihan kendaraan sesuai kebutuhan pasar.
Dealer 3S dengan Fasilitas Modern
Dealer GWM PIK hadir dengan konsep 3S (Sales, Service, Spare Parts) yang terintegrasi, menawarkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih menyeluruh. Berdiri di atas lahan seluas 540 meter persegi, fasilitas ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi pelanggan.
Showroom seluas 253 meter persegi mampu menampilkan hingga empat unit kendaraan dari lini unggulan GWM, seperti Tank, Haval, dan ORA. Sementara itu, area servis seluas 139 meter persegi dilengkapi dengan peralatan modern guna memastikan proses perawatan kendaraan berjalan cepat dan efisien.
Tidak hanya itu, dealer ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti customer lounge, service lounge, private room, serta dealing area yang memberikan kenyamanan dan privasi bagi pelanggan. Kehadiran Customer Relations Office (CRO) juga menjadi nilai tambah dalam memberikan layanan yang lebih personal.
Layanan Purna Jual Komprehensif
Sebagai bagian dari standar global GWM, dealer ini juga didukung oleh layanan purna jual yang lengkap dan menyeluruh. Konsumen dapat menikmati berbagai layanan seperti customer contact center 24 jam, emergency roadside assistance, hingga layanan pickup & delivery yang memudahkan proses servis kendaraan tanpa harus datang langsung ke dealer.
Selain itu, GWM juga memberikan garansi pasca servis hingga dua minggu atau 1.000 kilometer, sebagai bentuk jaminan kualitas pengerjaan serta komitmen terhadap kepuasan pelanggan.
Pendekatan ini menjadi penting, mengingat layanan purna jual kini menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan pembelian kendaraan, terutama di segmen premium.
Ragam Produk dengan Teknologi Lengkap
Melalui dealer GWM PIK, konsumen dapat mengakses berbagai lini kendaraan unggulan GWM dengan pilihan powertrain yang beragam, mulai dari hybrid, listrik, hingga diesel.
Beberapa model yang ditawarkan antara lain GWM Tank 500 yang hadir dalam varian hybrid dan diesel, serta GWM Tank 300 yang dikenal dengan kemampuan off-road dan karakter tangguhnya.
Di segmen kendaraan listrik, tersedia ORA 03 yang menawarkan desain modern dengan teknologi pintar dan efisiensi tinggi. Sementara itu, untuk konsumen yang mengutamakan efisiensi bahan bakar, GWM juga menghadirkan Haval Jolion Hybrid dan Haval H6 Hybrid sebagai pilihan SUV hybrid dengan teknologi canggih.
Kehadiran berbagai model ini menunjukkan komitmen GWM dalam menyediakan solusi mobilitas yang fleksibel dan relevan dengan kebutuhan konsumen modern.
Strategi Ekspansi Berkelanjutan
Peresmian dealer GWM PIK menjadi bagian dari strategi ekspansi nasional yang terus dijalankan oleh Inchcape GWM Indonesia sepanjang 2026. Setelah Jakarta Utara, dan akan memperluas ke pulau jawa dan juga juga bulan depan berencana membuka dealer baru di sejumlah kota potensial seperti Yogyakarta, Makassar, dan Palembang.
Langkah ini mencerminkan optimisme GWM terhadap pertumbuhan pasar otomotif Indonesia, khususnya di segmen kendaraan premium dan elektrifikasi. Dengan memperluas jaringan dealer dan meningkatkan kualitas layanan, GWM berharap dapat memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih baik bagi konsumen di seluruh Indonesia.
Secara keseluruhan, kehadiran dealer GWM PIK tidak hanya memperkuat posisi GWM di pasar nasional, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk dan layanan berkualitas tinggi yang semakin dekat dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Bocoran Mobil Baru BAIC 2026 : BJ30 HEV & Arcfox T1 Bakal Bikin Geger?06 Mar 2026
Bocoran Mobil Baru BAIC 2026 : BJ30 HEV & Arcfox T1 Bakal Bikin Geger?06 Mar 2026
Jakarta, Goodcar.id - BAIC Indonesia mulai menebar bocoran mobil baru yang bakal hadir pada 2026. Dari BJ30 HEV hybrid sampai hatchback listrik premium Arcfox T1.
Setelah sukses meluncurkan BAIC X55 II dan BJ40 Plus pada 2024, lalu BJ30 Hybrid pada 2025, tahun depan giliran BJ30 HEV versi CKD (Completely Knocked Down) siap meramaikan lini hybrid.
Produksi lokal ini bukan cuma soal jualan, tapi bagian dari strategi jangka panjang BAIC menjadikan Indonesia basis manufaktur regional di Asia Tenggara.
Arcfox T1, Mobil Listrik Pesaing BYD Dolphin
Selain hybrid, BAIC juga bawa sub-brand listrik Arcfox ke Indonesia. Arcfox dikenal sebagai mobil listrik premium yang futuristik dan sudah hits di Tiongkok.
Pengembangan Arcfox melibatkan perusahaan global seperti Magna, Huawei, Baidu, Autoliv, CATL, dan Bosch. Dari baterai sampai sistem ADAS dan teknologi otonom, semua dikolaborasikan untuk pengalaman berkendara yang aman dan futuristik.
Tahun depan, Arcfox T1 bakal jadi model entry level yang masuk segmen medium hatchback EV, bersaing dengan BYD Dolphin, Wuling Cloud EV, MG4 EV, GWM Ora, dan AION UT.
Dhani Yahya, COO BAIC Indonesia, bilang “Arcfox T1 sudah sukses di negara asalnya. Kami yakin kesuksesan itu akan dibawa ke Indonesia.”
BAIC X1 EV, Small Hatchback Listrik
Selain Arcfox T1, BAIC juga menyiapkan BAIC X1 untuk segmen small hatchback EV. Dengan panjang sekitar 3,8–4,2 meter, model ini siap bersaing dengan Wuling Binguo dan BYD Atto 1, menambah pilihan EV kompak buat konsumen Indonesia.
Gak cuma mobil baru, BAIC juga memperluas jaringan dealer. Targetnya: 28 dealer di seluruh Indonesia pada akhir 2026, fokus awal di Jabodetabek.
Saat ini ada 6 dealer, dan rencananya akan ditambah 7 dealer baru. Semua dealer bakal melayani penjualan, servis, hingga penyediaan suku cadang untuk BAIC dan Arcfox.
Layanan Purna Jual Biar Pengalaman Makin Mantap
BAIC juga serius soal layanan purna jual, termasuk:
Garansi kendaraan 5 tahun
Servis gratis 4 tahun / 80.000 km
Emergency Roadside Assistance gratis 5 tahun
Genuine spare parts tersedia di seluruh dealer
Dhani Yahya menegaskan, “Indonesia bukan cuma pasar penting, tapi bakal jadi hub manufaktur strategis BAIC di Asia Tenggara.”
Lihat Selengkapnya
Daftar Harga Mobil Listrik yang Berpotensi Naik hingga 40 Persen09 Mar 2026
Daftar Harga Mobil Listrik yang Berpotensi Naik hingga 40 Persen09 Mar 2026
Jakarta, Goodcar.id - Harga mobil listrik di Indonesia berpotensi mengalami penyesuaian jika kebijakan insentif tidak dilanjutkan pemerintah. Sejumlah model diperkirakan terdampak langsung, mengingat selama ini kendaraan listrik mendapatkan berbagai fasilitas fiskal yang membuat banderolnya lebih kompetitif.
Kenaikan harga diprediksi terjadi lantaran hingga kini pemerintah belum mengumumkan kelanjutan insentif untuk mobil listrik.
Padahal, selama beberapa tahun terakhir, kendaraan tanpa emisi ini menikmati beragam kemudahan, mulai dari pembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang sebagian ditanggung pemerintah, hingga bebas bea masuk bagi model impor utuh (CBU) dengan komitmen investasi di dalam negeri.
Rangkaian insentif tersebut telah dimanfaatkan oleh banyak pabrikan untuk menjaga harga jual tetap terjangkau di tengah biaya produksi dan impor yang relatif tinggi.
Untuk insentif PPnBM, seluruh pabrikan mobil listrik yang beroperasi di Indonesia saat ini masih menikmatinya.
Sementara itu, insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang menurunkan tarif efektif dari 12 persen menjadi 10 persen dinikmati oleh sejumlah merek, seperti Hyundai, Wuling, Morris Garage, Chery, DFSK, Jaecoo, hingga Geely.
Selain itu, insentif untuk mobil listrik impor CBU dengan komitmen investasi juga dimanfaatkan oleh pabrikan lain, seperti Citroën, AION, Maxus, Volkswagen, BYD, VinFast, Xpeng, Changan, hingga GWM.
Jika fasilitas ini dihentikan, harga jual mobil listrik dari merek-merek tersebut hampir pasti akan terkerek naik.
Tanpa kelanjutan insentif, sejumlah model mobil listrik diprediksi mengalami kenaikan harga. Daftarnya meliputi AION V, AION UT, AION Y Plus; BYD Seal, Dolphin, M6, Sealion 7, Atto 1, dan Atto 3; Changan Deepal SO7 dan Lumin; Chery Omoda E5, iCar, dan J6T; Citroën EC3 dan C4; Denza D9; Hyundai Kona dan Ioniq 5; Jaecoo J5 EV; GWM Ora 03; Maxus Mifa 7 dan Mifa 9; MG ZS EV dan MG 4 EV; Polytron G3 dan G3+; Xpeng G6 dan X9; VinFast VF3, e34, dan VF6; serta Wuling Air ev, Binguo, Cloud, hingga Darion.
Harga Bisa Naik hingga 40 Persen
Hingga memasuki hampir bulan ketiga tahun 2026, kepastian soal insentif mobil listrik masih belum terlihat. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen dan industri otomotif. Tanpa insentif, lonjakan harga dinilai tak terhindarkan.
Berdasarkan data yang dihimpun LPEM FEB UI, harga mobil listrik berpotensi naik di kisaran 30–40 persen. Artinya, mobil listrik dengan harga Rp 100 juta bisa mengalami kenaikan hingga Rp 30–40 juta.
Jika skenario ini terjadi, daya saing mobil listrik di pasar domestik berisiko menurun dan memperlambat adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Chery Rilis Pickup Diesel PHEV di Australia, Klaim Pertama di Dunia ?23 Feb 2026
Chery Rilis Pickup Diesel PHEV di Australia, Klaim Pertama di Dunia ?23 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id - Chery Automobile mengambil langkah yang tidak biasa. Pabrikan asal Wuhu, China, itu memastikan akan meluncurkan pickup diesel plug-in hybrid (PHEV) pertamanya di Australia pada kuartal keempat 2026. Model ini punya kode internal KP31 dan sebelumnya diperkenalkan di China dengan nama Rely P3X.
Secara resmi, model tersebut akan dipasarkan langsung menggunakan merek Chery di Australia. Keputusan ini menegaskan keseriusan Chery masuk ke segmen ute—sebutan lokal untuk pickup truck—yang selama ini identik dengan dominasi merek Jepang dan Amerika.
Dalam keterangan resminya, Chery menyebut KP31 sebagai pickup diesel PHEV pertama di dunia.
Debut Global Berawal dari Rely P3X
Sebelum mengarah ke pasar Australia, model ini lebih dulu tampil di China dengan nama Rely P3X. Rely sendiri diproyeksikan sebagai sub-brand independen yang fokus menggarap kendaraan pickup.
Di bawah lini Rely, sudah ada beberapa model seperti R08, R08 Pro, dan R08 EV. Tahun lalu, Chery juga memperkenalkan dua mobil konsep tambahan, yakni P2X dan P3X. Kini, versi produksi massal P3X dipastikan meluncur di Australia dengan identitas baru sebagai Chery KP31.
Unit konsepnya bahkan sempat dipamerkan di Australia. Sementara versi produksi massal dijadwalkan mulai dijual pada Q4 2026.
Dimensi Besar dengan Gaya Boxy
Secara tampilan, Chery KP31 hadir sebagai dual-cab ute berukuran besar. Panjang bodinya mencapai 5.610 mm, membuatnya masuk kategori pickup bongsor.
Desainnya mengusung gaya boxy dengan garis tegas. Bagian depan menampilkan bumper besar, lampu berbentuk bulat, serta emblem Chery yang dapat menyala. Di sekeliling bodi terdapat aksen plastik tebal yang menegaskan karakter tangguhnya. Mobil ini juga dibekali ban BF Goodrich AT dan spion berukuran besar, memperkuat kesan siap kerja maupun petualangan.
Sekilas, proporsinya mengingatkan pada pickup Amerika dengan postur gagah dan kokoh.
Klaim Diesel PHEV Pertama di Dunia
Sorotan utama tentu ada di balik kap mesinnya. Chery mengklaim KP31 sebagai pickup pertama yang memadukan mesin diesel dengan sistem plug-in hybrid.
Mesin yang digunakan adalah 2.5-liter internal combustion engine (ICE) dengan efisiensi termal diklaim mencapai 47 persen. Untuk ukuran mesin diesel produksi massal, angka tersebut tergolong tinggi.
Detail motor listrik dan kapasitas baterai memang belum diumumkan. Namun dalam presentasi sebelumnya di China, platform diesel-PHEV KP31 ditampilkan menggunakan sistem penggerak 4WD konvensional, dengan paket baterai ditempatkan di bagian belakang rangka.
Sejumlah spesifikasi target yang sudah disebutkan antara lain:
Payload hingga 1 ton
Kemampuan towing 3,5 ton
Getaran diklaim 30 persen lebih rendah
Konsumsi bahan bakar 10 persen lebih efisien
Meski begitu, angka resmi tenaga dan torsi gabungan masih belum dipublikasikan.
Hadapi Pasar Australia yang Ketat
Australia dikenal sebagai salah satu pasar pickup paling kompetitif. Model-model seperti BYD Shark 6 dan GWM Cannon Alpha Hi4 sudah lebih dulu bermain di segmen ini.
Masuknya Chery KP31 jelas bukan tanpa tantangan. Strategi yang dibawa cukup spesifik: menawarkan kombinasi mesin diesel dengan sistem plug-in hybrid sebagai pembeda di tengah ketatnya persaingan.
Chery juga menyatakan bahwa pada 2027 akan hadir varian tambahan dengan sistem PHEV berbasis mesin bensin untuk pasar yang sama.
Ekspansi ke Australia sendiri bukan langkah awal Chery di segmen pickup. Model Rely R08 sebelumnya sudah dipasarkan di China dengan harga mulai 88.800 yuan, lalu merambah pasar Amerika Latin dan Timur Tengah. Di beberapa negara, model tersebut dikenal dengan nama Chery Himla.
Jika tidak ada perubahan jadwal, Chery KP31 akan resmi meluncur di Australia pada Q4 2026. Detail lengkap terkait tenaga, kapasitas baterai, dan harga jualnya masih dinantikan.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.