Bocoran Mobil Baru BAIC 2026 : BJ30 HEV & Arcfox T1 Bakal Bikin Geger?06 Mar 2026
Bocoran Mobil Baru BAIC 2026 : BJ30 HEV & Arcfox T1 Bakal Bikin Geger?06 Mar 2026
Jakarta, Goodcar.id - BAIC Indonesia mulai menebar bocoran mobil baru yang bakal hadir pada 2026. Dari BJ30 HEV hybrid sampai hatchback listrik premium Arcfox T1.
Setelah sukses meluncurkan BAIC X55 II dan BJ40 Plus pada 2024, lalu BJ30 Hybrid pada 2025, tahun depan giliran BJ30 HEV versi CKD (Completely Knocked Down) siap meramaikan lini hybrid.
Produksi lokal ini bukan cuma soal jualan, tapi bagian dari strategi jangka panjang BAIC menjadikan Indonesia basis manufaktur regional di Asia Tenggara.
Arcfox T1, Mobil Listrik Pesaing BYD Dolphin
Selain hybrid, BAIC juga bawa sub-brand listrik Arcfox ke Indonesia. Arcfox dikenal sebagai mobil listrik premium yang futuristik dan sudah hits di Tiongkok.
Pengembangan Arcfox melibatkan perusahaan global seperti Magna, Huawei, Baidu, Autoliv, CATL, dan Bosch. Dari baterai sampai sistem ADAS dan teknologi otonom, semua dikolaborasikan untuk pengalaman berkendara yang aman dan futuristik.
Tahun depan, Arcfox T1 bakal jadi model entry level yang masuk segmen medium hatchback EV, bersaing dengan BYD Dolphin, Wuling Cloud EV, MG4 EV, GWM Ora, dan AION UT.
Dhani Yahya, COO BAIC Indonesia, bilang “Arcfox T1 sudah sukses di negara asalnya. Kami yakin kesuksesan itu akan dibawa ke Indonesia.”
BAIC X1 EV, Small Hatchback Listrik
Selain Arcfox T1, BAIC juga menyiapkan BAIC X1 untuk segmen small hatchback EV. Dengan panjang sekitar 3,8–4,2 meter, model ini siap bersaing dengan Wuling Binguo dan BYD Atto 1, menambah pilihan EV kompak buat konsumen Indonesia.
Gak cuma mobil baru, BAIC juga memperluas jaringan dealer. Targetnya: 28 dealer di seluruh Indonesia pada akhir 2026, fokus awal di Jabodetabek.
Saat ini ada 6 dealer, dan rencananya akan ditambah 7 dealer baru. Semua dealer bakal melayani penjualan, servis, hingga penyediaan suku cadang untuk BAIC dan Arcfox.
Layanan Purna Jual Biar Pengalaman Makin Mantap
BAIC juga serius soal layanan purna jual, termasuk:
Garansi kendaraan 5 tahun
Servis gratis 4 tahun / 80.000 km
Emergency Roadside Assistance gratis 5 tahun
Genuine spare parts tersedia di seluruh dealer
Dhani Yahya menegaskan, “Indonesia bukan cuma pasar penting, tapi bakal jadi hub manufaktur strategis BAIC di Asia Tenggara.”
Lihat Selengkapnya
Daftar Harga Mobil Listrik yang Berpotensi Naik hingga 40 Persen09 Mar 2026
Daftar Harga Mobil Listrik yang Berpotensi Naik hingga 40 Persen09 Mar 2026
Jakarta, Goodcar.id - Harga mobil listrik di Indonesia berpotensi mengalami penyesuaian jika kebijakan insentif tidak dilanjutkan pemerintah. Sejumlah model diperkirakan terdampak langsung, mengingat selama ini kendaraan listrik mendapatkan berbagai fasilitas fiskal yang membuat banderolnya lebih kompetitif.
Kenaikan harga diprediksi terjadi lantaran hingga kini pemerintah belum mengumumkan kelanjutan insentif untuk mobil listrik.
Padahal, selama beberapa tahun terakhir, kendaraan tanpa emisi ini menikmati beragam kemudahan, mulai dari pembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang sebagian ditanggung pemerintah, hingga bebas bea masuk bagi model impor utuh (CBU) dengan komitmen investasi di dalam negeri.
Rangkaian insentif tersebut telah dimanfaatkan oleh banyak pabrikan untuk menjaga harga jual tetap terjangkau di tengah biaya produksi dan impor yang relatif tinggi.
Untuk insentif PPnBM, seluruh pabrikan mobil listrik yang beroperasi di Indonesia saat ini masih menikmatinya.
Sementara itu, insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang menurunkan tarif efektif dari 12 persen menjadi 10 persen dinikmati oleh sejumlah merek, seperti Hyundai, Wuling, Morris Garage, Chery, DFSK, Jaecoo, hingga Geely.
Selain itu, insentif untuk mobil listrik impor CBU dengan komitmen investasi juga dimanfaatkan oleh pabrikan lain, seperti Citroën, AION, Maxus, Volkswagen, BYD, VinFast, Xpeng, Changan, hingga GWM.
Jika fasilitas ini dihentikan, harga jual mobil listrik dari merek-merek tersebut hampir pasti akan terkerek naik.
Tanpa kelanjutan insentif, sejumlah model mobil listrik diprediksi mengalami kenaikan harga. Daftarnya meliputi AION V, AION UT, AION Y Plus; BYD Seal, Dolphin, M6, Sealion 7, Atto 1, dan Atto 3; Changan Deepal SO7 dan Lumin; Chery Omoda E5, iCar, dan J6T; Citroën EC3 dan C4; Denza D9; Hyundai Kona dan Ioniq 5; Jaecoo J5 EV; GWM Ora 03; Maxus Mifa 7 dan Mifa 9; MG ZS EV dan MG 4 EV; Polytron G3 dan G3+; Xpeng G6 dan X9; VinFast VF3, e34, dan VF6; serta Wuling Air ev, Binguo, Cloud, hingga Darion.
Harga Bisa Naik hingga 40 Persen
Hingga memasuki hampir bulan ketiga tahun 2026, kepastian soal insentif mobil listrik masih belum terlihat. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen dan industri otomotif. Tanpa insentif, lonjakan harga dinilai tak terhindarkan.
Berdasarkan data yang dihimpun LPEM FEB UI, harga mobil listrik berpotensi naik di kisaran 30–40 persen. Artinya, mobil listrik dengan harga Rp 100 juta bisa mengalami kenaikan hingga Rp 30–40 juta.
Jika skenario ini terjadi, daya saing mobil listrik di pasar domestik berisiko menurun dan memperlambat adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Chery Rilis Pickup Diesel PHEV di Australia, Klaim Pertama di Dunia ?23 Feb 2026
Chery Rilis Pickup Diesel PHEV di Australia, Klaim Pertama di Dunia ?23 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id - Chery Automobile mengambil langkah yang tidak biasa. Pabrikan asal Wuhu, China, itu memastikan akan meluncurkan pickup diesel plug-in hybrid (PHEV) pertamanya di Australia pada kuartal keempat 2026. Model ini punya kode internal KP31 dan sebelumnya diperkenalkan di China dengan nama Rely P3X.
Secara resmi, model tersebut akan dipasarkan langsung menggunakan merek Chery di Australia. Keputusan ini menegaskan keseriusan Chery masuk ke segmen ute—sebutan lokal untuk pickup truck—yang selama ini identik dengan dominasi merek Jepang dan Amerika.
Dalam keterangan resminya, Chery menyebut KP31 sebagai pickup diesel PHEV pertama di dunia.
Debut Global Berawal dari Rely P3X
Sebelum mengarah ke pasar Australia, model ini lebih dulu tampil di China dengan nama Rely P3X. Rely sendiri diproyeksikan sebagai sub-brand independen yang fokus menggarap kendaraan pickup.
Di bawah lini Rely, sudah ada beberapa model seperti R08, R08 Pro, dan R08 EV. Tahun lalu, Chery juga memperkenalkan dua mobil konsep tambahan, yakni P2X dan P3X. Kini, versi produksi massal P3X dipastikan meluncur di Australia dengan identitas baru sebagai Chery KP31.
Unit konsepnya bahkan sempat dipamerkan di Australia. Sementara versi produksi massal dijadwalkan mulai dijual pada Q4 2026.
Dimensi Besar dengan Gaya Boxy
Secara tampilan, Chery KP31 hadir sebagai dual-cab ute berukuran besar. Panjang bodinya mencapai 5.610 mm, membuatnya masuk kategori pickup bongsor.
Desainnya mengusung gaya boxy dengan garis tegas. Bagian depan menampilkan bumper besar, lampu berbentuk bulat, serta emblem Chery yang dapat menyala. Di sekeliling bodi terdapat aksen plastik tebal yang menegaskan karakter tangguhnya. Mobil ini juga dibekali ban BF Goodrich AT dan spion berukuran besar, memperkuat kesan siap kerja maupun petualangan.
Sekilas, proporsinya mengingatkan pada pickup Amerika dengan postur gagah dan kokoh.
Klaim Diesel PHEV Pertama di Dunia
Sorotan utama tentu ada di balik kap mesinnya. Chery mengklaim KP31 sebagai pickup pertama yang memadukan mesin diesel dengan sistem plug-in hybrid.
Mesin yang digunakan adalah 2.5-liter internal combustion engine (ICE) dengan efisiensi termal diklaim mencapai 47 persen. Untuk ukuran mesin diesel produksi massal, angka tersebut tergolong tinggi.
Detail motor listrik dan kapasitas baterai memang belum diumumkan. Namun dalam presentasi sebelumnya di China, platform diesel-PHEV KP31 ditampilkan menggunakan sistem penggerak 4WD konvensional, dengan paket baterai ditempatkan di bagian belakang rangka.
Sejumlah spesifikasi target yang sudah disebutkan antara lain:
Payload hingga 1 ton
Kemampuan towing 3,5 ton
Getaran diklaim 30 persen lebih rendah
Konsumsi bahan bakar 10 persen lebih efisien
Meski begitu, angka resmi tenaga dan torsi gabungan masih belum dipublikasikan.
Hadapi Pasar Australia yang Ketat
Australia dikenal sebagai salah satu pasar pickup paling kompetitif. Model-model seperti BYD Shark 6 dan GWM Cannon Alpha Hi4 sudah lebih dulu bermain di segmen ini.
Masuknya Chery KP31 jelas bukan tanpa tantangan. Strategi yang dibawa cukup spesifik: menawarkan kombinasi mesin diesel dengan sistem plug-in hybrid sebagai pembeda di tengah ketatnya persaingan.
Chery juga menyatakan bahwa pada 2027 akan hadir varian tambahan dengan sistem PHEV berbasis mesin bensin untuk pasar yang sama.
Ekspansi ke Australia sendiri bukan langkah awal Chery di segmen pickup. Model Rely R08 sebelumnya sudah dipasarkan di China dengan harga mulai 88.800 yuan, lalu merambah pasar Amerika Latin dan Timur Tengah. Di beberapa negara, model tersebut dikenal dengan nama Chery Himla.
Jika tidak ada perubahan jadwal, Chery KP31 akan resmi meluncur di Australia pada Q4 2026. Detail lengkap terkait tenaga, kapasitas baterai, dan harga jualnya masih dinantikan.
Lihat Selengkapnya
IIMS 2026 Ditutup Meriah di Hari Valentine, Catat 200 Peserta dan 20 Ribu Tenaga Kerja15 Feb 2026
IIMS 2026 Ditutup Meriah di Hari Valentine, Catat 200 Peserta dan 20 Ribu Tenaga Kerja15 Feb 2026
JAKARTA, Goodcar.id – Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 resmi memasuki fase penutup pada Sabtu (14/2/2026) di JIExpo Kemayoran. Momen hari ke-10 yang bertepatan dengan Hari Valentine dimanfaatkan penyelenggara untuk mengumumkan sejumlah capaian selama gelaran berlangsung sejak 5 Februari 2026.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menegaskan bahwa IIMS 2026 tetap menunjukkan daya tarik kuat di tengah dinamika ekonomi global dan nasional.
“Di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global maupun nasional, IIMS 2026 tetap menunjukkan daya tarik yang solid bagi pelaku industri, pecinta otomotif, komunitas, hingga masyarakat luas. Partisipasi lebih dari 200 peserta serta keterlibatan lebih dari 20.000 tenaga kerja menjadi bukti konkret kontribusi kami terhadap perekonomian,” ujar Daswar dalam Closing Ceremony IIMS 2026.
Lebih dari 200 Peserta dan 20 Ribu Tenaga Kerja
IIMS 2026 mengusung konsep “Your Infinite Autotainment Experience” yang menggabungkan pameran otomotif dan hiburan dalam satu ekosistem. Total lebih dari 200 peserta ambil bagian, terdiri dari 36 brand roda empat, 26 brand roda dua, dan 82 industri pendukung otomotif.
Tak hanya menjadi ajang transaksi kendaraan, IIMS 2026 juga melibatkan 71 pelaku UMKM lokal dan 21 pelaku industri kreatif. Penyelenggara mencatat lebih dari 20.000 tenaga kerja terserap selama pameran berlangsung.
Project Manager IIMS 2026, Rudi MF, menyebut dukungan pemerintah, peserta, hingga media menjadi faktor penting di balik penyelenggaraan tahun ini.
“Beberapa brand bahkan sudah memastikan partisipasi untuk IIMS 2027. Kami berharap IIMS terus memberi dampak positif bagi industri otomotif dan ekonomi nasional,” kata Rudi.
Lonjakan Pengunjung dan Ragam Aktivitas
Memasuki akhir pekan penutup, kawasan JIExpo terlihat dipadati pengunjung yang memanfaatkan momentum menjelang Ramadan dan mudik Lebaran. Sejumlah program komunitas juga digelar, mulai dari riding bersama komunitas motor listrik hingga parade offroad oleh Indonesia Offroad Federation.
Dari sisi motorsport, ajang South East Asia Drift Series (SEADS) Round 3–4 turut digelar sebagai bagian dari seri afiliasi Formula Drift. Kompetisi ini menghadirkan juri internasional dan disiarkan langsung melalui platform sportainment.
IIMS 2026 juga menghadirkan IIMS Padel Tournament II, talkshow komunitas, hingga program School Edutainment yang melibatkan pelajar dari berbagai sekolah.
Peluncuran Livery dan Tamu Nasional
Pada sore hari, pembalap Sean Gelael hadir sebagai Brand Ambassador Pertamina untuk membuka livery mobil balap yang akan digunakan di ajang 24 Hours of Le Mans. Momentum ini menjadi salah satu sorotan utama di area Gambir Expo.
Selain itu, figur publik seperti Sandiaga Uno juga hadir dalam agenda penandatanganan kerja sama antara PT FIN Komodo Teknologi dan Oke Oce Indonesia terkait program dealership.
Di sisi hiburan, panggung IIMS Infinite Live menampilkan Dewa 19 bersama Marcello Tahitoe. Lagu-lagu seperti “Arjuna”, “Roman Picisan”, hingga “Separuh Nafas” dibawakan di hadapan pengunjung yang memadati area konser.
97 Penghargaan untuk Peserta
Sebagai bagian dari seremoni penutup, IIMS 2026 menyerahkan total 97 penghargaan kepada peserta pameran dari berbagai kategori mobil, motor, kendaraan listrik, aftermarket, hingga sponsor.
Beberapa model yang meraih penghargaan antara lain:
GWM Tank 500 Diesel sebagai Best Big SUV
Chery Tiggo 8 CSH sebagai Best Medium SUV
Honda Brio sebagai Best City Car
Wuling Air EV sebagai Best Small EV
Penghargaan ini menjadi bagian dari evaluasi performa produk dan aktivitas peserta selama pameran berlangsung.
Fasilitas dan Akses Pengunjung
Untuk mendukung aksesibilitas, penyelenggara menyediakan shuttle bus gratis dari sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta dan sekitarnya, termasuk kolaborasi dengan Blue Bird Group melalui armada Big Bird.
Kategori tiket reguler dibanderol mulai Rp90.000, sementara tiket konser IIMS Infinite Live dijual Rp500.000 melalui platform resmi penjualan tiket.
Dengan area pameran yang diperluas hingga Gambir Expo, IIMS 2026 menutup hari ke-10 dengan rangkaian penghargaan, hiburan, dan aktivitas komunitas. Penyelenggara memastikan rangkaian acara masih berlanjut hingga hari terakhir penyelenggaraan, sekaligus membuka optimisme menuju gelaran berikutnya pada 2027.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.