Bridgestone Buka Pasar Ban Harga Terjangkau di Indonesia Lewat Dayton23 Sep 2026
Bridgestone Buka Pasar Ban Harga Terjangkau di Indonesia Lewat Dayton23 Sep 2026
Jakarta, Goodcar.id – Pasar ban mobil di Indonesia semakin ramai. Mulai dari merek Jepang, lokal, hingga sejumlah merek asal China ikut mengisi segmen ini dengan menawarkan harga yang lebih terjangkau.
Melihat celah tersebut, PT Bridgestone Tire Indonesia memperluas pilihan produknya lewat Dayton, merek ban terbaru yang ditempatkan untuk konsumen yang mencari harga lebih rendah dibanding lini Bridgestone, namun tetap mempertimbangkan aspek keamanan dan daya tahan.
Langkah ini sekaligus membawa Dayton masuk ke pasar replacement tire, terutama untuk pemilik mobil yang sudah memasuki masa penggantian ban.
Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia Mukiat Sutikno mengatakan, ban merupakan salah satu komponen yang berkaitan langsung dengan keselamatan kendaraan.
“Ukuran ban hanya setapak tangan, tetapi nyawa kita ada di kualitas ban,” ujar Mukiat Sutikno.
Sementara itu, Head of Marketing Bridgestone Indonesia Anindito Ajireswara mengatakan Dayton menyasar konsumen yang memiliki kebutuhan sederhana dalam penggunaan sehari-hari.
“Dayton menyasar konsumen yang mengutamakan tiga hal, yaitu aman, awet, dan bisa diandalkan untuk pemakaian harian,” kata Anindito.
Dayton DT30 dan H/T100
Untuk pasar Indonesia, Bridgestone memperkenalkan dua produk Dayton. Keduanya memiliki peruntukan berbeda, yakni Dayton DT30 untuk mobil penumpang dan Dayton H/T100 untuk SUV yang mayoritas digunakan di jalan perkotaan.
Dayton DT30 tersedia dalam 11 pilihan ukuran, mulai ring 11 hingga 18 inci. Bridgestone mengklaim DT30 memiliki tingkat kebisingan yang lebih rendah, kemampuan membuang air yang lebih baik, serta daya tahan untuk penggunaan harian.
Sementara Dayton H/T100 hadir dalam enam pilihan ukuran ring 16 hingga 18 inci. Ban ini menyasar pengguna SUV dengan pola pemakaian yang lebih banyak berada di jalan perkotaan.
Dari sisi posisi produk, Dayton ditempatkan di bawah lini Bridgestone Techno. Harga Dayton disebut mulai dari sekitar Rp500 ribuan, tergantung ukuran dan aplikasinya.
Masuknya Dayton membuat Bridgestone memiliki pilihan produk yang lebih luas untuk pasar ban pengganti. Segmen tersebut memiliki karakter konsumen yang berbeda dengan pembeli ban untuk kendaraan baru karena keputusan pembelian lebih banyak dipengaruhi kebutuhan, ukuran ban, harga, serta pola pemakaian kendaraan.
Bridgestone sendiri membawa Dayton sebagai merek dengan titik harga yang lebih rendah. Dengan begitu, persaingan tidak hanya terjadi di antara merek ban premium, tetapi juga di pasar replacement yang selama ini diisi oleh beragam merek dengan rentang harga yang lebih luas.
Bagi konsumen, pilihan akhirnya tetap kembali pada ukuran ban yang sesuai dengan kendaraan, kebutuhan penggunaan, serta spesifikasi produk yang ditawarkan.
Lihat Selengkapnya
DFSK E5 Plus Dibawa Jakarta-Bali, Seberapa Jauh Mobil PHEV Ini Bisa Diandalkan?22 Sep 2026
DFSK E5 Plus Dibawa Jakarta-Bali, Seberapa Jauh Mobil PHEV Ini Bisa Diandalkan?22 Sep 2026
Jakarta, Goodcar.id – Test drive DFSK E5 Plus sedang berlangsung. SUV plug-in hybrid tersebut dibawa dari Jakarta menuju Surabaya dan berakhir di Bali pada 21–24 September 2026.
DFSK menyebut perjalanan ini sebagai E5 Plus Indonesia Media Journey, dengan media dan KOL berada di balik kemudi untuk merasakan langsung kemampuan mobil tersebut. Alasannya jelas: mereka ingin E5 Plus dikenal bukan hanya lewat spesifikasi, presentasi atau siaran pers, tetapi melalui pengalaman berkendara di kondisi nyata.
“Kami tidak ingin rekan-rekan media dan KOL hanya mengenal E5 Plus melalui presentasi, spesifikasi, atau siaran pers. Melalui Media Journey ini, kami ingin memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana E5 Plus bekerja dan memberikan pengalaman berkendara dalam kondisi nyata,” ujar Franz Wang, COO PT Sokonindo Automobile.
DFSK E5 Plus mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang menggabungkan tenaga listrik dan mesin bensin.
Di kabin, E5 Plus membawa sejumlah perangkat yang memang ditujukan untuk perjalanan keluarga. Ada Rear Entertainment Display 15,6 inci, ventilated seat pada baris pertama dan kedua, lebih dari 300 titik peredam suara, suspensi Frequency Selective Damping (FSD) serta sistem pemurnian udara dengan sensor PM2.5.
Ada pula Vehicle-to-Load (V2L) yang akan digunakan dalam rangkaian perjalanan. Fitur ini memungkinkan energi dari kendaraan dimanfaatkan untuk menyalakan perangkat listrik di luar mobil.
DFSK juga memasukkan konsep N.I.C.E. Experience, yakni New Energy Long Range, Intelligent Safety, Comfort Family Space dan Exciting Driving Experience, sebagai bagian dari pengalaman yang ingin ditawarkan melalui perjalanan tersebut.
Namun semua itu masih berada dalam wilayah klaim dan rancangan pengalaman yang disiapkan pabrikan. Seberapa terasa fitur-fitur tersebut, bagaimana karakter PHEV-nya ketika perjalanan semakin panjang, dan seperti apa konsumsi energi serta bahan bakarnya, tentu membutuhkan pengalaman berkendara langsung dan data yang lebih lengkap.
E5 Plus diproduksi di fasilitas DFSK Cikande
DFSK juga membawa cerita lain di luar produk. E5 Plus diproduksi di fasilitas DFSK Cikande, Serang, Banten, yang disebut menggunakan konsep Manufacturing 4.0. Tingkat otomasi di Stamping Workshop diklaim mencapai 95 persen dan Painting Workshop 90 persen.
Proses produksinya juga mencakup integrated End-of-Line inspection serta final check dengan dukungan teknologi OTA. Informasi tersebut menjadi bagian dari upaya DFSK menjelaskan bagaimana E5 Plus dibangun sebelum sampai ke konsumen.
Setelah Bali, perjalanan E5 Plus belum berhenti. DFSK menyatakan mobil tersebut akan dibawa ke sejumlah wilayah lain di Indonesia agar semakin banyak konsumen mendapatkan kesempatan mengenal dan mencoba teknologi PHEV yang ditawarkan.
Lihat Selengkapnya
DFSK E5 Plus Hadir di Bandung, Harga Cuma Rp498 Juta Selama Pameran09 Sep 2026
DFSK E5 Plus Hadir di Bandung, Harga Cuma Rp498 Juta Selama Pameran09 Sep 2026
BANDUNG, Goodcar.id – DFSK mulai membawa DFSK E5 Plus lebih dekat kepada konsumen Jawa Barat. Setelah diperkenalkan di Palembang dan Medan, SUV plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) tersebut kini menjalani regional launch di Summarecon Mall Bandung (SMB) pada 8–13 September 2026.
Kehadiran DFSK E5 Plus di Bandung menjadi bagian dari langkah PT Sokonindo Automobile memperluas pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Selama pameran berlangsung, konsumen tidak hanya bisa melihat unit secara langsung, tetapi juga mencoba kendaraan melalui sesi test drive, mengeksplorasi fitur, serta mendapatkan informasi mengenai pilihan pembiayaan.
Yang menarik, harga DFSK E5 Plus di Bandung dipatok Rp498 juta on the road (OTR) Bandung selama periode regional launch. Harga tersebut menjadi penawaran khusus bagi konsumen Bandung dan wilayah sekitarnya selama acara berlangsung.
Cing Hok Rifin, Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, mengatakan Bandung dipilih karena Jawa Barat dinilai memiliki potensi pasar yang besar bagi E5 Plus.
“Setelah Palembang dan Medan, kami membawa E5 Plus ke Bandung karena kami melihat potensi pasar yang sangat kuat di Jawa Barat. Konsumen Bandung memiliki ekspektasi tinggi terhadap teknologi, kualitas, dan pengalaman berkendara. Kami hadir dengan E5 Plus untuk menjawab ekspektasi tersebut dan menunjukkan kemampuan DFSK di segmen premium,” ujar Cing Hok.
Mengandalkan Teknologi PHEV
DFSK E5 Plus mengusung sistem Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang menggabungkan motor listrik dengan mesin bensin. Konsep tersebut memberikan pilihan penggunaan tenaga sesuai kebutuhan, baik ketika kendaraan digunakan untuk aktivitas harian maupun perjalanan dengan jarak lebih jauh.
DFSK membawa filosofi “Electric for Daily, Hybrid for Journey” pada E5 Plus. Artinya, tenaga listrik ditujukan untuk mendukung mobilitas sehari-hari, sementara mesin bensin memberikan fleksibilitas ketika kendaraan digunakan untuk perjalanan yang lebih panjang.
Di atas kertas, E5 Plus menyasar konsumen yang membutuhkan SUV dengan kapasitas penumpang cukup besar sekaligus teknologi elektrifikasi. Kendaraan ini memiliki konfigurasi 6 penumpang dengan captain seat, sehingga menawarkan pendekatan berbeda dibanding SUV keluarga dengan konfigurasi bangku konvensional.
Salah satu komponen penting dalam sistem elektrifikasinya adalah baterai berkapasitas 25,3 kWh. Kapasitas tersebut menjadi salah satu modal E5 Plus dalam menjalankan fungsi sebagai kendaraan PHEV, termasuk ketika digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Kombinasi motor listrik dan mesin bensin membuat E5 Plus tidak sepenuhnya bergantung pada pengisian daya eksternal untuk seluruh perjalanan. Bagi pengguna yang melakukan perjalanan jauh, keberadaan mesin pembakaran internal tetap memberikan fleksibilitas yang tidak dimiliki kendaraan listrik murni.
DFSK E5 Plus Diproduksi di Indonesia
Selain membawa teknologi PHEV, DFSK juga menyoroti fasilitas produksinya di Indonesia. PT Sokonindo Automobile mengoperasikan pabrik di Cikande, Serang, Banten, dengan konsep Manufacturing 4.0 yang memanfaatkan otomasi dan robotik dalam proses produksi.
Fasilitas tersebut mencakup Stamping, Welding, Painting, dan Assembling Workshop. Tingkat otomasi di Stamping Workshop disebut telah mencapai 95 persen, sedangkan Painting Workshop mencapai 90 persen.
Proses produksi juga dilengkapi sistem pengawasan kualitas melalui End-of-Line (EOL) inspection dan final check. Pemeriksaan dilakukan sebelum kendaraan keluar dari fasilitas produksi untuk memastikan unit memenuhi standar yang ditetapkan.
Kapabilitas fasilitas manufaktur Sokonindo juga tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. Prototype yang diproduksi di Indonesia telah diekspor ke Vietnam, sementara DFSK Super Cab juga telah dipasarkan ke kawasan Timur Tengah.
Dengan demikian, ekspansi E5 Plus di Indonesia berjalan bersamaan dengan pemanfaatan fasilitas produksi yang sudah dikembangkan Sokonindo sejak menjalankan aktivitas manufaktur di Tanah Air.
Bidik Karakter Konsumen Bandung
Untuk memperkuat penetrasi di Jawa Barat, DFSK menggandeng PT Siloam Motor. Perusahaan tersebut telah menjadi mitra DFSK sejak 2019 dan kini turut mendukung pemasaran serta layanan purnajual kendaraan di Bandung dan sekitarnya.
Eddy Tjoa, Owner PT Siloam Motor, melihat karakter konsumen Bandung yang cukup sering melakukan perjalanan wisata sebagai salah satu peluang bagi E5 Plus.
“Orang Bandung itu senang jalan-jalan saat akhir pekan atau liburan, apalagi banyak destinasi menarik di sekitar Bandung dan Jawa Barat. E5 Plus menurut kami sangat cocok untuk gaya hidup seperti ini. Dengan baterai berkapasitas 25,3 kWh, konsumen bisa memanfaatkannya untuk berbagai aktivitas, termasuk camping, sambil tetap mendapatkan kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari. Kami melihat E5 Plus punya potensi yang besar di Bandung,” ujar Eddy Tjoa, Owner PT Siloam Motor.
Untuk mendukung kepemilikan kendaraan, konsumen di Bandung dapat mengakses dealer DFSK Bandung yang berada di Jl. BKR No. 114, Ancol, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jawa Barat. Dealer tersebut mengusung fasilitas 3S yang mencakup Sales, Service, dan Spare Parts.
Masuknya DFSK E5 Plus ke Bandung sekaligus menunjukkan upaya DFSK memperluas penetrasi kendaraan PHEV di luar Jakarta. Setelah Palembang, Medan, dan kini Bandung, langkah berikutnya akan menentukan seberapa jauh SUV PHEV 6 penumpang tersebut dapat diterima konsumen di pasar Indonesia.
Lihat Selengkapnya
DFSK E5 Plus Dipesan Ratusan Unit Saat Pre-Booking, Meluncur Resmi di GIIAS 202626 Jun 2026
DFSK E5 Plus Dipesan Ratusan Unit Saat Pre-Booking, Meluncur Resmi di GIIAS 202626 Jun 2026
Jakarta, Goodcar.id - PT Sokonindo Automobile mulai membuka masa pre-booking untuk DFSK E5 Plus di Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara. Program yang berlangsung hingga 28 Juni 2026 itu menjadi langkah awal perusahaan sebelum peluncuran resmi SUV Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) tersebut di GIIAS 2026.
Sejak hari pertama pre-booking dibuka, perusahaan mengklaim DFSK E5 Plus telah mengumpulkan pemesanan hingga ratusan unit. Angka tersebut dinilai menjadi indikasi awal meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi, khususnya di segmen SUV keluarga.
Selain melakukan pemesanan, pengunjung juga memanfaatkan kesempatan untuk menjajal langsung DFSK E5 Plus melalui sesi test drive yang disediakan selama acara berlangsung.
Meningkatnya minat terhadap kendaraan hybrid dan listrik sejalan dengan bertambahnya pilihan produk di pasar otomotif nasional. Di tengah persaingan yang semakin ketat, produsen kini berlomba menawarkan kendaraan yang menggabungkan efisiensi bahan bakar, teknologi, serta kepraktisan untuk kebutuhan keluarga.
DFSK Bidik Segmen SUV Keluarga Berteknologi PHEV
DFSK E5 Plus hadir dengan konfigurasi enam penumpang menggunakan captain seat pada baris kedua. Mobil ini juga mengusung sistem Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang mengombinasikan motor listrik dan mesin bensin.
Menurut PT Sokonindo Automobile, kendaraan ini dibekali baterai berkapasitas 25,3 kWh yang diklaim menjadi salah satu yang terbesar di kelasnya. Dengan standar pengujian NEDC, mobil tersebut disebut mampu menempuh jarak hingga 1.400 kilometer ketika baterai dan tangki bahan bakar berada dalam kondisi penuh.
Selain itu, DFSK E5 Plus juga dibekali fitur hiburan untuk penumpang baris kedua sebagai bagian dari paket kenyamanan yang ditawarkan kepada keluarga.
Direktur Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, mengatakan perubahan kebutuhan konsumen menjadi salah satu alasan perusahaan menghadirkan produk tersebut.
"Kami melihat keluarga Indonesia sedang memasuki era baru dalam memilih kendaraan. Mereka menginginkan ruang yang lapang, teknologi yang relevan, dan kebebasan untuk bepergian lebih jauh. DFSK E5 Plus menjawab kebutuhan itu melalui konfigurasi 6-seater, family entertainment di baris kedua, baterai berkapasitas besar di kelasnya hingga mencapai 25,3 kWh, dan jarak tempuh hingga 1.400 km dengan standar NEDC. Ini bukan sekadar SUV keluarga, melainkan representasi mobilitas keluarga modern yang lebih cerdas, lebih efisien, dan lebih menyenangkan," ujar Cing Hok Rifin, Direktur Sales Center PT Sokonindo Automobile.
Booking Fee Rp5.000, Benefit Diklaim Capai Rp60 Juta
Selama periode pre-booking, konsumen dapat memesan DFSK E5 Plus dengan booking fee sebesar Rp5.000.
Perusahaan juga menawarkan sejumlah keuntungan yang diklaim memiliki nilai total hingga Rp60 juta. Paket tersebut mencakup Family Entertainment Screen berukuran 15,6 inci, gratis servis berkala selama lima tahun atau 100.000 kilometer, karpet lantai eksklusif, wall charger 7 kW, serta perlindungan asuransi melalui perusahaan pembiayaan yang bekerja sama.
Meski demikian, konsumen tetap perlu memperhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku dalam program tersebut. Informasi lengkap mengenai mekanisme pre-booking dapat diakses melalui situs resmi DFSK.
Peluncuran Resmi Dijadwalkan di GIIAS 2026
Respons awal yang diperoleh selama masa pre-booking menjadi modal bagi PT Sokonindo Automobile menjelang peluncuran resmi DFSK E5 Plus di ajang GIIAS 2026.
Kehadiran model baru ini sekaligus menambah pilihan kendaraan PHEV di Indonesia, segmen yang mulai berkembang seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap efisiensi konsumsi energi dan fleksibilitas penggunaan dibanding kendaraan bermesin konvensional.
Di Indonesia, PT Sokonindo Automobile menaungi merek DFSK dan SERES. Perusahaan mulai beroperasi sejak 2017 dengan fasilitas produksi di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten. Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 50.000 unit per tahun dan memproduksi berbagai model untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor di kawasan Asia Tenggara.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.