Beranda / Mobil Baru / Katalog / Wuling CloudEV

Wuling CloudEV

Rp 398 Juta
Jarak Tempuh
-
Mesin
Permanent Magnet Synchronous
Roda Penggerak
FWD
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Pintu
5
Tempat Duduk
5
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
4 Pilihan Warna
Pristine White
Milk Tea
Starry Black
Galaxy Blue
Tipe Kendaraan
Wuling CloudEV Pro
Rp 398 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Wuling CloudEV Lite
Rp 398 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Wuling CloudEV Pro
Wuling CloudEV Lite
Jarak Tempuh
-
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Mesin
Permanent Magnet Synchronous
Pintu
5
Roda Penggerak
FWD
Tempat Duduk
5
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

WULING CLOUDEV
Artikel Terkait
Lihat Semua
Wuling Raih 3.290 SPK, Aira EV Jadi Penyumbang Terbesar dengan 2.238 Unit
12 Aug 2026
Wuling Raih 3.290 SPK, Aira EV Jadi Penyumbang Terbesar dengan 2.238 Unit 12 Aug 2026 JAKARTA, Goodcar.id – Wuling Motors mencatat 3.290 surat pemesanan kendaraan (SPK) sepanjang penyelenggaraan GIIAS 2026. Dari angka tersebut, Wuling Aira EV menjadi penopang utama penjualan dengan kontribusi mencapai 2.238 unit atau sekitar 68 persen dari total SPK. Besarnya kontribusi Aira EV membuat model listrik terbaru Wuling tersebut menjadi produk dengan pemesanan paling tinggi dibandingkan model lain yang dibawa Wuling. Dari 2.238 unit itu, sebanyak 165 unit merupakan Aira EV Standard Range, sementara 2.073 unit lainnya adalah Aira EV Long Range. Jika dirinci, kontribusi Aira EV bahkan jauh meninggalkan model Wuling lainnya. Darion EV berada di urutan berikutnya dengan 517 unit SPK, sedangkan Eksion EV mencatat 179 unit pemesanan. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa penjualan Wuling selama pameran sangat ditopang oleh lini kendaraan listrik, terutama Aira EV yang baru diperkenalkan ke pasar Indonesia. Namun, angka SPK tersebut merupakan hasil pemesanan selama pameran dan belum seluruhnya menggambarkan realisasi penjualan atau distribusi kendaraan kepada konsumen. “Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme dan kepercayaan masyarakat terhadap Wuling selama penyelenggaraan GIIAS 2026. Pencapaian yang kami raih menunjukkan respons positif konsumen terhadap lini kendaraan yang kami hadirkan, khususnya Aira ev yang secara resmi diperkenalkan dalam pameran ini. Kami berharap kehadiran Aira ev dapat semakin memberikan pilihan mobilitas listrik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujar Kharismawan Awangga, Sales Director Wuling Motors. Selain SPK, Wuling juga mencatat 2.203 aktivitas test drive sepanjang pameran. Lagi-lagi Aira EV menjadi model yang paling banyak dicoba calon konsumen dengan total 1.648 kali pengujian. Darion EV menyusul dengan 242 kali test drive, kemudian Eksion EV sebanyak 156 kali. Sementara itu, Eksion PHEV tercatat 95 kali dicoba dan Darion PHEV sebanyak 62 kali. Tingginya angka test drive Aira EV sekaligus memperlihatkan bahwa perhatian konsumen tidak berhenti pada transaksi pemesanan. Mobil listrik tersebut menjadi kendaraan Wuling yang paling banyak digunakan pengunjung untuk merasakan langsung karakter berkendaranya. Dari sisi produk, Aira EV hadir dalam dua pilihan. Varian Standard Range memiliki kemampuan jarak tempuh hingga 205 kilometer berdasarkan metode CLTC, sedangkan varian Long Range diklaim mampu mencapai 301 kilometer CLTC. Dua pilihan jarak tempuh tersebut menjadi bagian dari strategi Wuling untuk memberikan opsi kepada konsumen dengan kebutuhan mobilitas yang berbeda. Standard Range dapat menjadi pilihan untuk penggunaan perkotaan, sementara Long Range menawarkan kemampuan jelajah yang lebih panjang. Dari seluruh pemesanan Aira EV, varian Long Range terlihat jauh lebih dominan. Sebanyak 2.073 unit atau sekitar 93 persen dari total SPK Aira EV merupakan varian tersebut, sedangkan Standard Range hanya menyumbang 165 unit. Penjualan tersebut juga diikuti dengan program Deal n Drive yang memungkinkan sebagian konsumen menerima kendaraan secara langsung selama periode pameran. Melalui program tersebut, Wuling mencatat 147 unit Aira EV Long Range berhasil diserahterimakan kepada konsumen. Angka serah terima ini menjadi bagian lain dari capaian penjualan Wuling. Artinya, selain mencatat ribuan pemesanan, terdapat konsumen yang sudah mendapatkan unit Aira EV Long Range tanpa harus menunggu proses distribusi setelah pameran berakhir. Wuling memperkenalkan Aira EV sebagai city car listrik dengan empat karakter utama, yakni Artistik, Inovatif, Ramah dan Aman. Model tersebut diposisikan sebagai kendaraan listrik berukuran kompak untuk mendukung kebutuhan mobilitas sehari-hari di kawasan perkotaan. Dari sisi penjualan, keberhasilan Aira EV mengambil porsi 68 persen dari total SPK Wuling menjadi angka yang paling mencolok. Sebab, lebih dari separuh bahkan mendekati dua pertiga pemesanan Wuling selama pameran berasal dari satu model. Sementara itu, Darion EV dan Eksion EV tetap memberikan kontribusi terhadap keseluruhan penjualan. Namun jika dibandingkan dengan Aira EV, selisihnya cukup lebar, masing-masing 1.721 unit dan 2.059 unit lebih rendah. Wuling juga mencatat dua penghargaan selama pameran. Aira EV mendapatkan penghargaan Most Driven EV Passenger sebagai kendaraan listrik penumpang yang paling banyak dicoba, sedangkan Wuling memperoleh Best Collaboration Passenger Booth melalui kolaborasinya bersama Disney and Pixar’s Toy Story 5. Meski demikian, penghargaan tersebut menjadi faktor pendukung, sementara angka SPK menunjukkan gambaran yang lebih konkret mengenai respons awal konsumen terhadap produk baru Wuling. Dengan 2.238 unit, Aira EV menjadi penentu utama capaian 3.290 SPK Wuling. “Pencapaian selama GIIAS 2026 menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi konsumen. Mulai dari respons positif terhadap Aira ev, tingginya partisipasi dalam test drive, hingga pengalaman Deal n Drive dan penghargaan yang kami terima, seluruhnya menjadi bagian dari perjalanan Wuling bersama masyarakat Indonesia. Kami akan terus menghadirkan produk, teknologi, dan layanan yang relevan dengan kebutuhan konsumen serta memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang semakin baik,” tutup Kharismawan. Lihat Selengkapnya
BEV, HEV, dan PHEV Tumbuh Bersamaan, Ini Teknologi Elektrifikasi yang Dipilih Konsumen Indonesia
08 Aug 2026
BEV, HEV, dan PHEV Tumbuh Bersamaan, Ini Teknologi Elektrifikasi yang Dipilih Konsumen Indonesia 08 Aug 2026 Tangerang, GoodCar.id - Perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam Dialog Otomotif Nasional bertajuk “The Right Fit for Indonesia: Teknologi Elektrifikasi Seperti Apa yang Dibutuhkan Indonesia?” yang digelar Indonesia Center for Mobility Studies (ICMS) dalam rangkaian GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Forum tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pelaku industri otomotif, asosiasi, akademisi, pengamat, hingga media. Sekitar 80 peserta yang berasal dari media umum, bisnis, otomotif, serta perwakilan industri turut mengikuti diskusi mengenai perkembangan, tantangan, dan peluang kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Pertumbuhan pasar menjadi salah satu alasan pentingnya pembahasan mengenai arah elektrifikasi nasional. Pada semester pertama 2026, penjualan kendaraan penumpang elektrifikasi tercatat meningkat sekitar 68 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, pangsa pasar kendaraan elektrifikasi juga naik dari 23 persen menjadi 38 persen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia berkembang cukup pesat. Perubahan tersebut juga membuat pembahasan mengenai teknologi yang paling sesuai dengan karakteristik pasar Indonesia menjadi semakin relevan. Ketua Umum ICMS, Munawar Chalil, mengatakan bahwa diskusi mengenai elektrifikasi seharusnya tidak berhenti pada perdebatan mengenai teknologi mana yang paling unggul. Menurutnya, kebutuhan dan karakteristik Indonesia perlu menjadi pertimbangan utama dalam menentukan arah elektrifikasi. “Indonesia tidak membutuhkan perdebatan mengenai teknologi mana yang paling unggul, tetapi yang ingin kita cari bersama adalah teknologi, atau bahkan kombinasi teknologi, yang paling tepat untuk Indonesia. Itulah semangat yang ingin dibangun melalui forum ini,” ujar Munawar Chalil. Forum tersebut juga mendapat apresiasi dari Sri Vista Limbong, yang mewakili Seven Event selaku penyelenggara GIIAS. Kehadiran dialog ini dinilai dapat memperluas perspektif mengenai perkembangan serta masa depan industri otomotif nasional. Diskusi panel kemudian menghadirkan sejumlah perwakilan prinsipal otomotif dari Jepang dan Tiongkok. Dari prinsipal Jepang hadir Philardi Sobari, sementara prinsipal otomotif asal Tiongkok diwakili oleh Ricky Christian, Constantinus Herlijoso, dan Arie Hermawan. Selain pelaku industri, forum turut menghadirkan Joshua Pardede, Pengamat Kebijakan Ekonomi Perbanas, yang memberikan pandangan dari sisi kondisi ekonomi nasional serta kaitannya dengan perkembangan kendaraan elektrifikasi. Joshua menilai bahwa pasar sebenarnya telah menunjukkan pilihannya sendiri. Menurutnya, konsumen Indonesia tidak semata-mata mempertimbangkan teknologi yang dianggap paling unggul, melainkan memilih kendaraan berdasarkan kebutuhan dan pola penggunaan masing-masing. “Kenaikan serentak ketiga teknologi elektrifikasi, BEV, HEV dan PHEV, menunjukkan bagaimana konsumen memilih teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan pola penggunaan kendaraan tersebut secara pribadi, bukan memilih satu teknologi yang paling unggul,” kata Joshua. Pertumbuhan BEV, HEV, dan PHEV secara bersamaan menjadi indikasi bahwa pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia masih terbuka terhadap berbagai pilihan teknologi. Karakteristik konsumen, kebutuhan mobilitas, hingga pola penggunaan kendaraan menjadi faktor yang turut menentukan pilihan teknologi. Pembahasan dalam forum juga mencakup sejumlah aspek lain yang menjadi tantangan dalam pengembangan ekosistem elektrifikasi. Mulai dari perkembangan pasar, kelebihan dan keterbatasan masing-masing teknologi, kesiapan infrastruktur, perilaku konsumen, hingga kebijakan yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan kendaraan elektrifikasi secara berkelanjutan. Peserta juga diberikan kesempatan untuk terlibat dalam diskusi melalui sesi interaktif. Berbagai pertanyaan dan pandangan yang disampaikan turut menggambarkan beragam tantangan yang masih dihadapi dalam proses transisi menuju kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Melalui Dialog Otomotif Nasional ini, ICMS berharap tercipta pemahaman yang lebih luas mengenai teknologi elektrifikasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan karakteristik pasar Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, media, dan pemangku kepentingan lainnya juga dinilai penting untuk memastikan perkembangan ekosistem elektrifikasi berjalan secara berkelanjutan. ICMS menilai dialog berbasis data dan melibatkan berbagai perspektif dapat menjadi salah satu langkah untuk merumuskan arah kebijakan serta strategi industri otomotif yang lebih adaptif terhadap perkembangan pasar, sekaligus tetap memperhatikan kepentingan nasional. Lihat Selengkapnya
Wuling Eksion Kolaborasi NMAA Resmi Tampil di GIIAS 2026, Usung Konsep Urban Lifestyle
02 Aug 2026
Wuling Eksion Kolaborasi NMAA Resmi Tampil di GIIAS 2026, Usung Konsep Urban Lifestyle 02 Aug 2026 TANGERANG, Goodcar.id - Wuling Eksion menjadi salah satu daya tarik di booth Wuling Motors pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Berkolaborasi dengan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA), SUV listrik tersebut hadir dalam balutan konsep Urban Lifestyle yang mengedepankan modifikasi bergaya OEM+ (Original Equipment Manufacturer Plus). Unit spesial ini dipamerkan sebagai interpretasi baru terhadap kendaraan listrik yang tetap mempertahankan identitas desain pabrikan. Melalui kolaborasi tersebut, Wuling Eksion tidak mengalami perubahan ekstrem. Sebaliknya, pengembangan dilakukan secara proporsional dengan memadukan desain futuristis, sentuhan premium, serta karakter sporty. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa kendaraan listrik dapat menjadi media ekspresi personal tanpa mengorbankan kenyamanan maupun ciri khas desain bawaan. Danang Wiratmoko, Product Communication Manager Wuling Motors, mengatakan kolaborasi bersama NMAA menjadi bagian dari upaya memperlihatkan fleksibilitas desain yang dimiliki SUV listrik tersebut. "Kolaborasi bersama NMAA menjadi salah satu cara kami memperlihatkan bahwa Wuling Eksion memiliki karakter desain yang kuat sekaligus fleksibel untuk dikembangkan sesuai kreativitas para modifikator. Melalui konsep Urban Lifestyle, kami ingin menginspirasi masyarakat bahwa kendaraan listrik bukan hanya menghadirkan teknologi dan inovasi, tetapi juga dapat menjadi medium ekspresi personal yang tetap mengedepankan kualitas, kenyamanan, dan identitas desain Wuling," ujar Danang Wiratmoko, Product Communication Manager Wuling Motors. Wuling Eksion Tampil Sporty Lewat Konsep OEM+ Pada proyek modifikasi ini, Wuling Eksion mengusung konsep OEM+ yang selama ini dikenal sebagai pendekatan modifikasi dengan tetap menghormati desain asli kendaraan. Seluruh penyempurnaan dilakukan pada aspek visual sehingga tampilan menjadi lebih sporty sekaligus elegan tanpa menghilangkan karakter SUV listrik modern. Sejumlah ubahan yang disematkan pada Wuling Eksion meliputi custom front lip, custom side skirt, custom rear lip spoiler, lowered suspension, velg Volk Rays OG TE37 berukuran 19 inci yang dipadukan dengan ban Accelera Iota EVT ukuran 245/45 R19, LED fog lamp mini projie Pro 7, hingga roof rack sebagai elemen styling. Seluruh komponen dipilih untuk memperkuat proporsi kendaraan sekaligus mempertahankan kenyamanan berkendara. NMAA Sebut Wuling Eksion Tetap Hormati Desain Asli Bagi NMAA, Wuling Eksion menjadi contoh bahwa kendaraan listrik tetap memiliki ruang besar untuk dikembangkan di dunia modifikasi nasional. Konsep OEM+ dinilai mampu menghadirkan perubahan visual yang berkualitas tanpa menghilangkan identitas produk. "Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa modifikasi kendaraan listrik dapat dilakukan secara proporsional dengan tetap menghormati karakter desain asli kendaraan. Pendekatan OEM+ memungkinkan kami menghadirkan perubahan yang elegan, berkualitas, dan relevan dengan tren Urban Lifestyle, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi perkembangan industri modifikasi kendaraan listrik di Indonesia," ungkap Andre Mulyadi, Founder NMAA. Kolaborasi antara Wuling dan NMAA juga mencakup seluruh proses pengembangan Wuling Eksion, mulai dari penyusunan desain, pembuatan komponen, pengecatan, pemasangan aksesori, hingga proses final assembly. Setiap tahapan dikerjakan dengan mengutamakan standar kualitas, presisi, keamanan, serta kualitas finishing agar tetap sesuai dengan karakter SUV listrik Wuling. Wuling Eksion Bisa Dilihat Langsung di Booth Wuling GIIAS 2026 Selama penyelenggaraan GIIAS 2026, Wuling Eksion hasil kolaborasi dengan NMAA dipamerkan sebagai salah satu special display di booth Wuling, Hall 9 ICE BSD City. Kehadiran unit ini menjadi bagian dari sinergi antara industri otomotif dan industri modifikasi nasional dalam menghadirkan inspirasi baru bagi perkembangan kendaraan listrik di Indonesia. Melalui proyek Wuling Eksion Urban Lifestyle, Wuling dan NMAA memperlihatkan bahwa modifikasi kendaraan listrik tidak selalu identik dengan perubahan ekstrem. Pendekatan yang proporsional justru mampu menghadirkan tampilan yang lebih premium, sporty, dan tetap mempertahankan identitas desain asli kendaraan sehingga relevan dengan kebutuhan gaya hidup urban saat ini. Lihat Selengkapnya
Harga Wuling Aira EV Toy Story Rp175 Juta, Dijual di GIIAS 2026 Hanya 300 Unit
31 Jul 2026
Harga Wuling Aira EV Toy Story Rp175 Juta, Dijual di GIIAS 2026 Hanya 300 Unit 31 Jul 2026 TANGERANG, Goodcar.id – PT Wuling Motors menghadirkan pendekatan berbeda dalam memasarkan mobil listrik mungil terbarunya di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Setelah memperkenalkan Wuling Aira EV, pabrikan asal China tersebut kini menghadirkan edisi khusus dengan desain decal yang terinspirasi dari Disney and Pixar's Toy Story 5. Kolaborasi ini menjadi upaya Wuling memberikan pilihan personalisasi bagi konsumen yang ingin tampil berbeda. Aira EV dengan decal bertema Toy Story 5 dipasarkan dengan harga Rp175.000.000 untuk wilayah Jakarta dan hanya tersedia sebanyak 300 unit pada varian Aira EV Long Range. Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, mengatakan kolaborasi tersebut dihadirkan untuk memperkuat karakter Aira EV sebagai city car listrik yang dekat dengan gaya hidup masyarakat urban. "Setelah meluncurkan Wuling Aira ev di GIIAS 2026, kami ingin menghadirkan sesuatu yang semakin memperkuat karakter city car EV terbaru kami. Oleh karena itu, kami menghadirkan desain bertema Disney and Pixar's Toy Story 5 untuk menciptakan pengalaman berkendara yang lebih ekspresif, menyenangkan, dan penuh karakter. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan pilihan yang semakin menarik bagi konsumen, khususnya mereka yang ingin mengekspresikan gaya dan kepribadiannya melalui kendaraan yang digunakan sehari-hari," ujar Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors. Tiga Karakter Toy Story 5 Jadi Inspirasi Desain Aira EV Kolaborasi ini mengambil inspirasi dari sejumlah karakter ikonik dalam film animasi Disney and Pixar's Toy Story 5 yang dikenal lintas generasi. Setiap karakter diterjemahkan ke dalam desain decal berbeda yang disesuaikan dengan warna bodi Aira EV. Varian Starry Black mengusung karakter Woody dengan tampilan yang memadukan nuansa klasik dan modern. Desain tersebut melengkapi karakter Aira EV sebagai mobil listrik perkotaan yang memiliki dimensi kompak, akses keluar masuk kabin yang mudah, ruang penyimpanan praktis, hingga dukungan pengisian daya cepat. Sementara itu, karakter Buzz Lightyear hadir pada warna Milk Tea. Desainnya mengusung tema futuristis yang terinspirasi dari sosok space ranger. Wuling mengaitkan karakter tersebut dengan aspek keselamatan Aira EV yang telah dibekali berbagai fitur keamanan untuk mendukung mobilitas harian. Adapun karakter Jessie diaplikasikan pada warna Galaxy Blue. Tampilan decal dibuat lebih ceria dengan kombinasi warna yang ekspresif sehingga mempertegas karakter artistik Aira EV bagi konsumen yang ingin tampil lebih berbeda. Tersedia Merchandise Eksklusif Selama GIIAS 2026 Tidak hanya menawarkan tampilan khusus, Wuling juga menyiapkan berbagai merchandise bertema Disney and Pixar's Toy Story 5 bagi konsumen yang melakukan pembelian Aira EV edisi spesial selama penyelenggaraan GIIAS 2026. Paket merchandise tersebut terdiri dari tumbler, foldable bag, keychain, sticker set, hingga action figure. Selain itu, seluruh pembeli juga akan mendapatkan decal bertema Toy Story 5 yang disesuaikan dengan warna kendaraan. Jumlahnya pun terbatas karena Wuling hanya menyediakan 300 paket decal untuk Aira EV Long Range. Menutup pengumumannya, Ricky mengajak pengunjung GIIAS untuk melihat langsung kolaborasi tersebut di booth Wuling. "Kami mengundang masyarakat untuk mengunjungi Booth Wuling di Hall 9, ICE BSD dan segera miliki kolaborasi spesial Wuling Aira ev bersama desain Disney and Pixar's Toy Story 5," tutup Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors. Personalisasi Jadi Nilai Tambah Wuling Aira EV Hadirnya edisi Disney and Pixar's Toy Story 5 menunjukkan bahwa Wuling tidak hanya menawarkan kendaraan listrik sebagai alat mobilitas, tetapi juga menghadirkan opsi personalisasi bagi konsumen. Dengan banderol Rp175 juta, ketersediaan terbatas sebanyak 300 unit, serta bonus merchandise eksklusif selama GIIAS 2026, edisi khusus ini menjadi salah satu daya tarik baru di booth Wuling sepanjang pameran otomotif terbesar di Indonesia tersebut. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.