JAKARTA, GoodCar.id – Audi Nuvolari bukan sekadar supercar dengan performa ekstrem. Model terbaru Audi ini menjadi representasi arah baru pengembangan teknologi, desain, dan performa yang tengah dibangun pabrikan asal Jerman tersebut.
Menariknya, Audi hanya membutuhkan waktu 405 hari untuk membawa Nuvolari dari sebuah sketsa awal hingga menjadi prototipe yang dapat dikendarai. Di balik proses tersebut, Nuvolari dibekali high-performance hybrid powertrain yang menghasilkan tenaga sistem hingga 1.001 PS dan mampu melaju dengan kecepatan lebih dari 350 km/jam.
Produksinya pun dibuat sangat terbatas, yakni hanya 499 unit untuk pasar global. Dengan kombinasi performa, teknologi, dan eksklusivitas tersebut, Nuvolari diposisikan sebagai salah satu proyek paling penting dalam perjalanan Audi.
Audi menyebut Nuvolari sebagai technology and design flagship sekaligus technological North Star. Artinya, mobil ini tidak hanya dirancang untuk menunjukkan kemampuan Audi saat ini, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi pengembangan teknologi dan desain pada model-model Audi di masa mendatang.
CEO Audi AG, Gernot Döllner, menilai proses pengembangan Nuvolari menjadi gambaran bagaimana Audi ingin mempercepat proses inovasi.
“Proyek Nuvolari menunjukkan seberapa cepat kami di Audi dapat mewujudkan sebuah ide. Inilah ‘Vorsprung durch Technik’,” ujar Döllner.
Konsep tersebut memperlihatkan bagaimana Audi berusaha memperpendek jarak antara ide, pengembangan teknologi, hingga produk yang dapat diwujudkan secara nyata.
Pengembangan Nuvolari dilakukan melalui tim khusus yang terdiri dari berbagai disiplin. Desainer, engineer kendaraan, spesialis aerodinamika, hingga tim powertrain bekerja secara terintegrasi sejak tahap awal.
Proses pengembangannya juga melibatkan sejumlah fasilitas Audi di Eropa. Konsep awal digarap di Ingolstadt, kemudian dilanjutkan dengan pengujian cuaca dingin di Lapland. Pengembangan konstruksi ringan dilakukan di Neckarsulm, sementara pengujian aerodinamika berlangsung di wind tunnel Ingolstadt.
Karakter berkendara Nuvolari kemudian disempurnakan melalui suspension tuning di Spanyol sebelum memasuki tahap pengujian kecepatan tinggi di Nardò Technical Center, Italia.
Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa kecepatan pengembangan Nuvolari bukan berarti mengurangi tahapan pengujian. Sebaliknya, Audi menggabungkan berbagai keahlian dan fasilitas untuk mempercepat proses pengambilan keputusan.

Nuvolari juga mendapatkan sentuhan dari dunia motorsport. Dua pembalap Audi Revolut F1 Team, Gabriel Bortoleto dan Nico Hülkenberg, turut terlibat dalam tahap pengujian.
Bortoleto menguji mobil di lintasan berkecepatan tinggi Nardò, sedangkan Hülkenberg menguji Nuvolari di fasilitas pengujian Neustadt an der Donau.
Keterlibatan pembalap Formula 1 tersebut memberikan perspektif tambahan terhadap karakter performa mobil, terutama pada tahap akhir pengembangan. Hülkenberg bahkan menggambarkan kombinasi akselerasi dan tenaga lebih dari 1.000 PS yang dimiliki Nuvolari sebagai sebuah pernyataan yang kuat.
Audi kemudian memperkenalkan Nuvolari kepada publik untuk pertama kalinya di Antibes, Prancis, pada 4 Juni 2026. Mobil tersebut selanjutnya melakukan road debut dalam rangkaian Formula 1 Grand Prix Monaco.
Di balik performanya yang ekstrem, Audi Nuvolari juga menjadi laboratorium teknologi dan desain.
Jantung performanya mengandalkan high-performance hybrid powertrain dengan tenaga sistem 1.001 PS dan kecepatan maksimum lebih dari 350 km/jam. Audi juga menggabungkan pengalaman dari dunia motorsport dengan teknologi aerodinamika berperforma tinggi.
Struktur Audi Space Frame generasi baru dipadukan dengan material karbon pada bagian eksterior untuk mendukung karakter performanya.
Nuvolari sekaligus menjadi model produksi pertama yang mengadopsi bahasa desain baru Audi. Desainnya mengedepankan bentuk yang lebih bersih, proporsi yang tegas, dan tampilan yang tetap mempertahankan identitas khas Audi.
Pendekatan tersebut turut mendapat apresiasi melalui penghargaan “Design of the Year” dari CAR Genius Awards di Inggris.
Setelah tampil di Eropa, Audi Nuvolari melanjutkan perjalanan globalnya dengan melakukan debut Amerika Utara di Monterey Car Week 2026.
Mobil ini tampil di sejumlah agenda utama, termasuk The Quail dan Concept Lawn di Pebble Beach Concours d’Elegance. Nuvolari juga untuk pertama kalinya melaju di jalan raya Amerika melalui rute di sekitar Carmel-by-the-Sea, California.
President of Audi of America, Vito Paladino, mengatakan Monterey Car Week menjadi panggung penting untuk memperkenalkan supercar flagship Audi kepada publik Amerika.
Kehadiran Nuvolari di berbagai panggung otomotif dunia sekaligus memperkuat posisinya sebagai simbol arah baru Audi, bukan hanya dari sisi performa, tetapi juga teknologi dan desain.
Audi sendiri berencana membuka presales di Eropa pada kuartal keempat 2026, dengan pengiriman unit pertama ditargetkan berlangsung pada kuartal pertama 2027. Dengan produksi yang hanya mencapai 499 unit, Audi Nuvolari diperkirakan menjadi salah satu model paling eksklusif dalam jajaran kendaraan produksi Audi.