Jakarta, Goodcar.id - Geely Coolray Flagship punya cukup banyak modal untuk menarik perhatian di segmen SUV. Mesin turbo, desain sporty, panoramic sunroof, sampai fitur ADAS Level 2 menjadi beberapa hal yang paling mudah ditemukan ketika membicarakan mobil ini.
Namun, kalau melihatnya lebih dalam, ada sejumlah detail yang justru menarik dan tidak terlalu sering dibahas. Padahal, fitur dan spesifikasi tersebut bisa menjadi nilai tambah ketika konsumen mempertimbangkan Coolray sebagai SUV untuk penggunaan sehari-hari.
Setidaknya ada tiga hal yang menurut saya layak masuk daftar hidden selling point Geely Coolray.
Kamera 540 Derajat
Kamera 540 derajat menjadi salah satu fitur yang cukup menarik pada Geely Coolray. Angka 540 derajat memang terdengar seperti gimmick jika hanya dilihat dari namanya.
Namun, sistem tersebut sebenarnya menggabungkan kamera 360 derajat dengan 180-degree transparent underbody view. Dengan sistem ini, layar di dalam kabin dapat memberikan visual seolah-olah bagian bawah kendaraan ikut terlihat.
Fungsinya bukan sekadar membantu pengemudi melihat objek di depan, belakang, atau samping mobil. Tampilan tersebut juga bisa membantu ketika pengemudi harus melewati area yang sempit atau kondisi jalan dengan kontur tertentu.
Misalnya ketika melewati tanjakan atau turunan dengan sudut yang cukup curam. Pengemudi bisa mendapatkan gambaran tambahan mengenai posisi kendaraan dan area di sekitar bagian bawah mobil.
Begitu juga ketika harus bermanuver di tempat parkir yang sempit. Kamera 360 derajat memang sudah cukup banyak digunakan pada mobil modern, tetapi tambahan tampilan transparan pada bagian bawah membuat sistem yang digunakan Coolray memiliki perspektif berbeda.
Dengan kata lain, kamera 540 derajat pada Coolray bukan hanya perangkat untuk mempermudah parkir. Fitur ini memberikan tambahan visibilitas yang tidak bisa diperoleh hanya dari posisi pengemudi di balik kemudi.
Struktur Bodi Justru
Kalau fitur kamera masih mudah terlihat dari layar infotainment, hidden selling point kedua justru berada di tempat yang tidak bisa dilihat konsumen secara langsung.
Geely menggunakan bahan 66 persen high-strength steel pada struktur bodi Coolray. Selain itu, terdapat 15,2 persen hot-formed steel.
Pembahasan mengenai material bodi memang tidak sepopuler tenaga mesin atau fitur hiburan. Padahal, bagian ini punya peran penting dalam konstruksi sebuah kendaraan, terutama berkaitan dengan kekakuan struktur dan perlindungan penumpang.
High-strength steel dan hot-formed steel memiliki karakteristik yang memungkinkan bagian tertentu dari struktur kendaraan dibuat lebih kuat tanpa harus mengandalkan material dalam jumlah berlebihan.
Pada praktiknya, pengemudi tentu tidak akan langsung merasakan perbedaan antara bodi yang menggunakan material tersebut dengan kendaraan lain ketika sedang berkendara santai.
Namun, justru di sinilah menariknya. Ada bagian dari Coolray yang bekerja di balik layar dan tidak terlihat ketika mobil dipajang di showroom.
Jadi, kalau biasanya pembahasan Coolray berhenti pada mesin 1.5 liter turbo dan berbagai fitur kabin, konstruksi bodinya sebenarnya juga layak diperhatikan.
Mode Berkendara Eco, Comfort, Sport, dan Adaptive
Hal ketiga yang menarik adalah pilihan mode berkendara. Geely Coolray memiliki empat driving mode, yaitu Eco, Comfort, Sport, dan Adaptive.
Tiga mode pertama mungkin terdengar cukup familiar. Eco biasanya digunakan ketika pengemudi menginginkan karakter berkendara yang lebih santai dan efisien, Comfort untuk penggunaan sehari-hari, sedangkan Sport memberikan respons yang lebih agresif.
Namun, keberadaan mode Adaptive justru menarik untuk diperhatikan.
Mode ini memberikan alternatif bagi pengemudi yang tidak ingin terus-menerus menentukan karakter berkendara secara manual. Untuk penggunaan harian, mode seperti ini berpotensi lebih praktis karena karakter kendaraan dapat disesuaikan dengan kondisi berkendara.
Memang, fitur ini bukan sesuatu yang secara otomatis membuat Coolray unggul jauh dari seluruh kompetitornya. Tetapi, bagi konsumen yang cukup sering berganti karakter berkendara antara kemacetan kota, jalan terbuka, dan perjalanan luar kota, keberadaan empat pilihan mode memberikan fleksibilitas tambahan.
Dan dibandingkan sekadar mengejar angka tenaga, fitur seperti ini justru berhubungan langsung dengan bagaimana mobil digunakan setiap hari.
Jadi, Apa yang Sebenarnya Menarik dari Coolray?
Kamera 540 derajat memberikan perspektif tambahan melalui transparent underbody view. Selai. itu struktur bodinya menggunakan kombinasi high-strength steel dan hot-formed steel yang menunjukkan perhatian pada konstruksi kendaraan. Sementara empat pilihan driving mode, termasuk Adaptive, memberikan opsi karakter berkendara yang lebih fleksibel.
Menariknya lagi, pada varian Flagship, konsumen mendapatkan seluruh paket tersebut tanpa harus membeli SUV dengan harga yang jauh lebih tinggi.
Geely Coolray Flagship sendiri dibanderol Rp377 juta, sedangkan varian Standard berada di angka Rp333 juta. Selisih sekitar Rp44 juta tersebut memang tidak memberikan mesin yang lebih bertenaga karena kedua varian sama-sama menggunakan mesin 1.5 liter turbo dengan tenaga 174 PS dan torsi 290 Nm serta transmisi 7-speed wet DCT.