AION UT Tawarkan Standar Keselamatan Baru Mobil Listrik, Andalkan Chassis Kokoh dan Teknologi Canggih14 Apr 2026
AION UT Tawarkan Standar Keselamatan Baru Mobil Listrik, Andalkan Chassis Kokoh dan Teknologi Canggih14 Apr 2026
Jakarta, Goodcar.id – GAC Group kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kendaraan listrik yang aman dan inovatif melalui kehadiran AION UT. Model ini dirancang dengan pendekatan menyeluruh yang menggabungkan struktur bodi kokoh, teknologi keselamatan aktif, serta sistem perlindungan baterai modern untuk memberikan rasa aman di setiap perjalanan.
Di tengah meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, faktor keselamatan menjadi perhatian utama konsumen. AION UT hadir menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan standar baru yang tidak hanya berfokus pada efisiensi energi, tetapi juga perlindungan maksimal bagi pengemudi dan penumpang.
Struktur Kokoh dengan Baja Berkekuatan Tinggi
Salah satu keunggulan utama AION UT terletak pada konstruksi bodinya. Kendaraan ini menggunakan hingga 71% baja berkekuatan tinggi yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan terhadap benturan sekaligus menjaga stabilitas saat berkendara.
Struktur ini tidak hanya memberikan perlindungan lebih baik dalam kondisi darurat, tetapi juga membantu menjaga integritas kabin agar tetap aman saat terjadi tabrakan. Kombinasi material berkualitas tinggi dan desain rangka modern menjadikan AION UT sebagai salah satu kendaraan listrik dengan standar keamanan yang kompetitif di kelasnya.
Selain itu, desain inovatif one-piece hot-formed double door ring turut memperkuat area pintu kendaraan. Struktur ini meningkatkan kekuatan rangka sekaligus menjaga efisiensi bobot, sehingga tidak mengorbankan performa kendaraan.
Perlindungan Menyeluruh untuk Penumpang
AION UT juga dilengkapi berbagai fitur keselamatan pasif yang dirancang untuk melindungi seluruh penumpang. Salah satunya adalah kehadiran enam airbag yang memberikan perlindungan di berbagai titik penting dalam kabin.
Lebih lanjut, kendaraan ini dibekali V-shaped side air curtain sepanjang 2,1 meter yang melindungi area dari pilar A hingga pilar C. Dimensi ini lebih panjang dibandingkan standar industri, sehingga mampu memberikan perlindungan ekstra, termasuk pada area kepala penumpang, khususnya anak-anak.
Pendekatan perlindungan ini diperkuat melalui struktur Dragon-Bone Embraced Body Structure, yang menawarkan perlindungan 720 derajat. Sistem ini dirancang untuk menyerap dan mendistribusikan energi benturan dari berbagai arah, sehingga mengurangi dampak terhadap penumpang dan menjaga keamanan kabin.
Teknologi Keselamatan Aktif Berbasis Pemantauan Real-Time
Selain struktur bodi yang kuat, AION UT juga mengandalkan teknologi keselamatan aktif yang canggih. Kendaraan ini dilengkapi uiFull-Scenario Active Safety Ste, yang bekerja secara real-time untuk membantu pengemudi mengantisipasi berbagai potensi risiko di jalan.
Beberapa fitur utama yang tersedia antara lain:
Automatic Emergency Braking (AEB)
Forward Collision Warning (FCW)
Lane Departure Warning (LDW)
Lane Departure Prevention (LDP)
Emergency Lane Keeping (ELK)
Tak hanya itu, fitur tambahan seperti Blind Spot Detection (BSD), Door Opening Warning (DOW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), serta Rear Collision Warning (RCW) turut meningkatkan kewaspadaan pengemudi dari berbagai sisi.
Untuk mendukung visibilitas, AION UT juga dilengkapi kamera panoramic 3R1V yang memberikan pandangan menyeluruh di sekitar kendaraan, sehingga membantu pengemudi dalam situasi kompleks seperti lalu lintas padat atau area parkir sempit.
Fitur Parkir dan Stabilitas Berkendara yang Optimal
Dalam kondisi parkir, AION UT menghadirkan fitur Rear Obstacle Detection with Automatic Braking. Teknologi ini memungkinkan kendaraan mendeteksi objek di belakang dan melakukan pengereman otomatis jika diperlukan, sehingga meminimalkan risiko benturan saat bermanuver di ruang terbatas.
Stabilitas kendaraan juga menjadi perhatian utama. AION UT menggunakan ban lebar 215 mm yang memberikan daya cengkeram lebih baik di berbagai kondisi jalan. Hal ini tidak hanya meningkatkan performa pengereman, tetapi juga membantu menjaga kontrol kendaraan secara optimal.
Sistem Baterai Aman dengan Perlindungan Berlapis
Sebagai kendaraan listrik modern, AION UT juga dilengkapi sistem baterai dengan perlindungan berlapis dan teknologi pemantauan cerdas. Sistem ini dirancang untuk memastikan keamanan energi kendaraan, mulai dari penggunaan sehari-hari hingga kondisi ekstrem.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa keselamatan pada kendaraan listrik tidak hanya terletak pada struktur fisik, tetapi juga pada sistem energi yang menjadi sumber utama penggerak kendaraan.
“Kami memahami bahwa keselamatan adalah prioritas utama bagi konsumen. Oleh karena itu, AION UT dikembangkan dengan pendekatan menyeluruh, mulai dari chassis yang kokoh hingga teknologi keselamatan aktif yang cerdas. Kami ingin menghadirkan kendaraan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepercayaan di setiap perjalanan,” ujar Andry Ciu, CEO GAC Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Jaecoo J5 Salip BYD Atto 1 di Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Indonesia14 Apr 2026
Jaecoo J5 Salip BYD Atto 1 di Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Indonesia14 Apr 2026
Jakarta, Goodcar.id - Penjualan mobil listrik Indonesia di awal 2026 sulit ditebak. Setelah tampil dominan selama dua bulan pertama, BYD Atto 1 akhirnya harus turun tahta di Maret 2026, digeser oleh Jaecoo J5 yang tampil konsisten sejak awal tahun.
Jika dilihat dari data penjualan Januari hingga Maret 2026, terjadi pergerakan angka yang cukup ekstrem, baik kenaikan maupun penurunan yang mencerminkan betapa dinamisnya pasar EV di Indonesia saat ini.
Jaecoo J5 Naik Stabil, Dari 1.942 ke 2.959 Unit
Performa Jaecoo J5 bisa dibilang paling konsisten sepanjang kuartal pertama 2026. Mengacu data GAIKINDO 2026, di Januari, Jaecoo J5 mencatatkan penjualan 1.942 unit. Angka ini kemudian melonjak tajam di Februari menjadi 2.926 unit, atau naik hampir 1.000 unit dalam sebulan.
Menariknya, tren positif ini tidak berhenti. Di Maret, Jaecoo J5 kembali meningkat menjadi 2.959 unit. Meski kenaikannya tidak sebesar bulan sebelumnya, stabilitas di angka hampir 3.000 unit menunjukkan bahwa permintaan terhadap model ini masih sangat kuat.
Kenaikan bertahap ini menjadi kunci utama Jaecoo J5 dalam merebut posisi puncak. Bukan sekadar “meledak” sesaat, tapi tumbuh dengan pola yang sehat.
BYD Atto 1 Dari 3.700 ke 672 Unit, Turun Drastis
Kebalikan dari Jaecoo, BYD Atto 1 justru mengalami fluktuasi tajam. Di Januari, model ini sudah kuat dengan 3.361 unit, lalu bahkan naik ke 3.700 unit di Februari.
Namun, kejutan terjadi di Maret. Penjualannya anjlok drastis menjadi hanya 672 unit. Artinya, ada penurunan lebih dari 3.000 unit dalam satu bulan—angka yang sangat signifikan di industri otomotif.
Penurunan ini menjadi titik balik dalam persaingan. Dari yang sebelumnya unggul jauh, BYD Atto 1 langsung terlempar ke posisi lima besar.
Tidak hanya dua model teratas, pergerakan menarik juga terjadi pada model lain. BYD M6 misalnya, mengalami penurunan dari 851 unit di Januari ke 523 unit di Februari, namun kembali naik ke 976 unit di Maret. Ini menunjukkan adanya pemulihan permintaan di segmen MPV listrik.
Sementara itu, Geely EX2 justru menunjukkan tren naik stabil: dari 423 unit di Januari, meningkat ke 776 unit di Februari, dan kembali naik ke 949 unit di Maret. Ini jadi salah satu model dengan pertumbuhan paling konsisten setelah Jaecoo J5.
Berbeda lagi dengan Wuling Darion EV yang sempat naik dari 790 unit di Januari ke 1.019 unit di Februari, namun turun cukup jauh ke 301 unit di Maret. Pola ini menunjukkan adanya lonjakan sesaat yang tidak berlanjut.
SUV Listrik Mulai Mendominasi
Kalau dilihat lebih dalam, tren menarik lain adalah mulai dominannya SUV listrik. Selain Jaecoo J5, model seperti BYD Sealion 07 langsung melesat ke posisi dua di Maret dengan 1.236 unit, meskipun sebelumnya tidak masuk posisi teratas di dua bulan awal.
Hal ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia mulai mengarah ke kendaraan listrik dengan dimensi lebih besar, ground clearance tinggi, dan tampilan yang lebih gagah.
Persaingan juga semakin menarik dengan kehadiran model seperti Denza D9 yang naik dari 392 unit di Januari menjadi 455 unit di Maret, serta VinFast VF3 yang langsung masuk 10 besar di Maret dengan 258 unit.
Di sisi lain, model seperti AION juga menunjukkan fluktuasi. AION UT naik dari 266 unit (Januari) ke 407 unit (Februari), lalu turun ke 242 unit di Maret. Sedangkan AION V relatif stabil di kisaran 200–300 unit sepanjang tiga bulan.
Artinya, tidak ada satu pun pemain yang benar-benar aman. Semua brand masih mencari momentum terbaiknya.
Perubahan angka yang sangat dinamis ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia semakin rasional dalam memilih mobil listrik.
Mereka tidak lagi terpaku pada satu brand saja. Faktor seperti harga, fitur, desain, hingga ketersediaan unit menjadi penentu utama. Ini juga menjelaskan kenapa model baru seperti Jaecoo J5 bisa langsung melesat, sementara model yang sudah kuat seperti BYD Atto 1 bisa turun drastis.
Dari data Januari hingga Maret, terlihat jelas pola naik-turun yang tajam. Jaecoo J5 naik dari 1.942 → 2.926 → 2.959 unit, sementara BYD Atto 1 justru turun dari 3.361 → 3.700 → 672 unit.
10 Mobil Listrik Terlaris Januari - Maret 2026
Januari
BYD Atto 1: 3.361 unit
Jaecoo J5: 1.942 unit
BYD M6: 851 unit
Wuling Darion EV: 790 unit
BYD Sealion 7: 613 unit
Geely EX2: 423 unit
Denza D9: 392 unit
Aion UT: 266 unit
Chery J6: 215 unit
Aion V: 214 unit
Februari
BYD Atto 1: 3.700 unit
Jaecoo J5: 2.926 unit
Wuling Darion EV: 1.019 unit
Geely EX2: 776 unit
BYD M6: 523 unit
AION UT: 407 unit
BYD Sealion 7: 343 unit
Geely EX5: 335 unit
Aion V: 332 unit
Denza: 270 unit
Maret
Jaecoo J5: 2.959 unit
BYD Sealion 07: 1.236 unit
BYD M6: 976 unit
Geely EX2: 949 unit
BYD Atto 1: 672 unit
Denza D9: 455 unit
Wuling Darion EV: 301 unit
VinFast VF3: 258 unit
AION V: 238 unit
AION UT: 242 unit
Lihat Selengkapnya
GAC Tunjukkan Dominasi Teknologi, Pabrik Cerdasnya Hasilkan 1 Mobil dalam 53 Detik01 Apr 2026
GAC Tunjukkan Dominasi Teknologi, Pabrik Cerdasnya Hasilkan 1 Mobil dalam 53 Detik01 Apr 2026
Jakarta, GoodCar.id – GAC Group kembali menegaskan posisinya sebagai pemain global dalam industri otomotif melalui kehadiran Smart Eco-Factory, fasilitas manufaktur cerdas yang mampu memproduksi satu kendaraan setiap 53 detik. Pencapaian ini menjadi bukti nyata integrasi teknologi digital, efisiensi produksi, serta komitmen terhadap keberlanjutan dalam satu ekosistem manufaktur modern.
Kehadiran Smart Eco-Factory tidak hanya menunjukkan keunggulan dari sisi kecepatan produksi, tetapi juga mencerminkan transformasi industri otomotif menuju sistem manufaktur yang lebih adaptif, presisi, dan ramah lingkungan.
Manufaktur Fleksibel Berbasis Digital
Smart Eco-Factory dirancang dengan pendekatan digitalisasi menyeluruh yang memungkinkan fleksibilitas tinggi dalam proses produksi. Fasilitas ini mampu memproduksi hingga 10 model kendaraan secara bersamaan dalam satu lini produksi, dengan lebih dari 100.000 kombinasi konfigurasi.
Kemampuan tersebut memungkinkan setiap pesanan pelanggan diproses secara personal tanpa mengorbankan efisiensi produksi. Seluruh alur produksi terintegrasi dalam sistem manajemen berbasis data yang bekerja secara real-time, mulai dari tahap pemesanan hingga kendaraan selesai diproduksi.
Dukungan teknologi robotik serta lini produksi fleksibel menjadikan proses manufaktur berjalan lebih presisi dan efisien. Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang memungkinkan GAC mencapai kecepatan produksi tinggi tanpa mengurangi kualitas produk.
Standar Kualitas Berbasis Teknologi Canggih
Dalam menjaga kualitas kendaraan, GAC mengandalkan lebih dari 600 robot industri yang terintegrasi dengan sistem inspeksi visual berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence.
Teknologi ini memungkinkan proses pemeriksaan dilakukan dengan tingkat akurasi hingga skala milimeter dalam waktu singkat. Selain itu, berbagai teknologi manufaktur canggih seperti laser spiral welding, integrated hot forming, dan sistem manajemen torsi pintar turut diterapkan untuk memastikan standar kualitas yang konsisten.
Seluruh sistem ini juga memungkinkan pelacakan performa kendaraan sepanjang siklus hidupnya, sehingga kualitas tidak hanya terjaga saat produksi, tetapi juga selama penggunaan oleh konsumen.
Pengujian Ketat di Berbagai Kondisi Ekstrem
Setiap kendaraan yang diproduksi di Smart Eco-Factory wajib melalui serangkaian pengujian ketat untuk memastikan keandalan di berbagai kondisi lingkungan.
Pengujian dilakukan dalam suhu ekstrem, mulai dari panas hingga 60°C hingga suhu dingin mencapai -40°C. Selain itu, kendaraan juga diuji di dataran tinggi lebih dari 4.000 meter di atas permukaan laut.
Rangkaian pengujian ini memastikan kendaraan tetap aman, stabil, dan optimal saat digunakan di berbagai kondisi geografis dan iklim, baik di wilayah tropis maupun ekstrem.
Komitmen pada Produksi Berkelanjutan
Selain fokus pada teknologi dan kualitas, Smart Eco-Factory juga mengedepankan prinsip keberlanjutan. Fasilitas ini mengadopsi sistem energi terintegrasi yang mencakup pembangkit listrik tenaga surya, sistem penyimpanan energi, serta teknologi Vehicle to Grid (V2G).
Melalui pemanfaatan energi terbarukan, pabrik ini mampu menghasilkan lebih dari 20 juta kWh listrik setiap tahun, yang mencakup sekitar 50% kebutuhan operasional. Pendekatan ini berkontribusi signifikan dalam mengurangi emisi karbon sekaligus meningkatkan efisiensi energi.
Langkah ini sejalan dengan tren global industri otomotif yang semakin mengarah pada produksi kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Standar Global Manufaktur Modern
Smart Eco-Factory juga telah mendapatkan pengakuan internasional dengan meraih sertifikasi netral karbon serta masuk dalam jaringan World Economic Forum melalui program Global Lighthouse Network.
Pengakuan ini menempatkan fasilitas tersebut sebagai salah satu benchmark manufaktur cerdas di dunia, khususnya dalam industri kendaraan energi baru.
Produksi satu kendaraan setiap 53 detik menjadi simbol nyata transformasi GAC dalam mengadopsi teknologi manufaktur berbasis digital. Melalui konsep “Tech-Driven GAC”, perusahaan tidak hanya berfokus pada produksi kendaraan, tetapi juga mendorong lahirnya standar baru dalam industri otomotif global.
Ke depan, GAC terus berkomitmen menghadirkan solusi mobilitas yang berkualitas tinggi, aman, dan relevan dengan kebutuhan konsumen modern. Transformasi ini sekaligus memperkuat posisi GAC sebagai salah satu pemain utama dalam industri otomotif yang semakin cerdas dan berkelanjutan.
Lihat Selengkapnya
Kawal Pemudik AION & HYPTEC, GAC Siaga Lebaran 2026 Resmi Beroperasi18 Mar 2026
Kawal Pemudik AION & HYPTEC, GAC Siaga Lebaran 2026 Resmi Beroperasi18 Mar 2026
Jakarta, GoodCar.id - Menyambut gelombang mudik Lebaran 2026, GAC Indonesia resmi meluncurkan program GAC Siaga Lebaran 2026. Inisiatif ini dirancang untuk memberikan ketenangan pikiran bagi para pengguna kendaraan listrik GAC, khususnya lini model AION dan HYPTEC, melalui penguatan jaringan purna jual fisik dan integrasi layanan digital.
Posko Siaga 24 Jam di Jalur Trans Jawa
GAC Indonesia memfokuskan dukungan teknis pada titik-titik krusial di jalur mudik utama. Terhitung mulai 18 hingga 29 Maret 2026, dua unit Posko Siaga 24 Jam disiagakan di Rest Area 229B dan 343A.
Fasilitas yang disediakan tidak hanya terbatas pada kenyamanan pemudik, tetapi juga fokus pada technical support kendaraan listrik, antara lain:
Charging Station: Pengisian daya gratis bagi kendaraan listrik GAC.
Technical Check: Pemeriksaan sistem elektrikal, tekanan angin ban, hingga pembaruan software kendaraan secara instan.
Rest Area: Ruang istirahat bagi pelanggan lengkap dengan konsumsi ringan.
"Perjalanan mudik telah dimulai, dan kami ingin memastikan seluruh pelanggan GAC tidak merasa khawatir dalam perjalanannya. GAC Siaga Lebaran 2026 kami rancang untuk hadir di saat pelanggan membutuhkan dukungan, khususnya dalam perjalanan jarak jauh menuju kampung halaman dengan aman dan nyaman," ungkap Andry Ciu, CEO GAC Indonesia.
Optimalisasi Bengkel Siaga dan Layanan Darurat
Selain posko di rest area, jaringan dealer resmi GAC juga tetap beroperasi sebagai Bengkel Siaga dengan jam layanan normal selama periode libur Lebaran. Layanan ini mencakup aspek krusial seperti pengecekan sistem pengereman, penggantian ban dan aki, serta general check-up menyeluruh.
Untuk situasi luar biasa, GAC juga menyiagakan armada Emergency Roadside Assistance (ERA) yang dapat diakses 24 jam penuh guna menangani kendala teknis di tengah perjalanan.
Dukungan Ekosistem Digital via GAC Apps
Salah satu pilar utama dalam program tahun ini adalah optimalisasi GAC Apps. Melalui aplikasi ini, pemilik kendaraan dapat memantau status mobil mereka secara real-time, melakukan navigasi ke titik layanan terdekat, hingga memanggil bantuan darurat hanya melalui ponsel pintar.
Menambah daya tarik program, GAC memberikan penawaran khusus berupa diskon 20% untuk pembelian portable charger dan perangkat Vehicle-to-Load (V2L) di seluruh dealer resmi selama periode program berlangsung.
"Momentum mudik adalah perjalanan penting bagi pelanggan kami. Karena itu, melalui Program GAC Siaga Lebaran yang telah berjalan, kami memastikan setiap pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan rasa aman dan nyaman yang didukung oleh layanan yang siap diakses kapanpun dibutuhkan," tutup Andry Ciu.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.