Beranda / Mobil Baru / Katalog / Toyota Vellfire

Toyota Vellfire

Rp 1.8 M
Kapasitas Mesin
2,498 CC
Mesin
2.5L Petrol Engine, In-line 4 Cylinder 16 Valve
Roda Penggerak
FWD
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Pintu
5
Tempat Duduk
7
Tipe Kendaraan
Toyota Vellfire 2.5 VIP Hybrid CVT
Rp 1.8 M
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Toyota Vellfire 2.5 VIP Hybrid CVT
Kapasitas Mesin
2,498 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
2.5L Petrol Engine, In-line 4 Cylinder 16 Valve
Pintu
5
Roda Penggerak
FWD
Tempat Duduk
7
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

TOYOTA VELLFIRE
Artikel Terkait
Lihat Semua
TGRI Sapu Bersih Dua Seri Awal Kejurnas Rally 2026 di Banjarbaru
14 May 2026
TGRI Sapu Bersih Dua Seri Awal Kejurnas Rally 2026 di Banjarbaru 14 May 2026 Jakarta, Goodcar.id - Pasangan pembalap Ryan Nirwan dan navigator Adi Indiarto langsung tancap gas di awal musim Kejurnas Rally 2026. Keduanya membawa tim TOYOTA GAZOO Racing Indonesia meraih kemenangan overall di dua seri pembuka yang digelar di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada 8–10 Mei 2026. Hasil ini melanjutkan tren positif tim setelah sebelumnya tampil kompetitif di Kejurnas Sprint Rally. Mobil Toyota GR Yaris Rally2 kembali menjadi tulang punggung performa tim di lintasan gravel yang menuntut konsistensi dan ketahanan kendaraan. Sempat Terbalik Saat Latihan, Mobil Kembali Prima di Lomba Awal pekan lomba tidak berjalan mulus. GR Yaris Rally2 sempat mengalami kecelakaan hingga terbalik saat sesi free practice. Namun tim engineer TGRI berhasil mengembalikan kondisi mobil hingga siap tempur. Momentum langsung dibangun sejak awal lomba. Pada Super Special Stage (SS1) sepanjang 2,5 km, Ryan dan Adi mencatat waktu 02:01,2 detik—menjadi yang tercepat dan membuka peluang dominasi di seri pertama. Konsisten di Special Stage, Unggul Tipis di Seri Pertama Di hari pertama, Sabtu (9/5), total tujuh special stage dilombakan. Ryan dan Adi mencatat waktu terbaik di empat SS, cukup untuk mengunci posisi pertama overall. Total waktu 44 menit 58,1 detik membawa mereka unggul sekitar 10 detik dari pesaing terdekat. Margin ini menunjukkan persaingan tetap ketat, meski TGRI tampil lebih konsisten di beberapa sektor krusial. Sapu Bersih Seri Kedua, Selisih Makin Jauh Masuk ke seri kedua pada Minggu (10/5), performa TGRI justru semakin solid. Dari enam SS yang dilombakan, Ryan dan Adi menyapu bersih seluruhnya dengan catatan waktu tercepat. Mereka mencatat total waktu 42 menit 33,9 detik, unggul 33 detik dari posisi kedua. Selisih yang lebih lebar ini memperlihatkan peningkatan ritme sekaligus adaptasi yang lebih matang terhadap karakter lintasan. Evaluasi Tim: Hasil Positif di Awal Musim Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma, menyebut hasil ini sebagai awal yang baik bagi tim di musim 2026. “Selamat kepada TOYOTA GAZOO Racing Indonesia yang memulai partisipasinya di ajang rally nasional sebagai juara pertama back-to-back. GR Yaris Rally2 kembali memperlihatkan dominasinya selama dua seri lomba sekaligus memastikan Ryan Nirwan dan Adi Indiarto sebagai yang tercepat. Persiapan yang matang serta dukungan optimal dari seluruh tim terbayarkan melalui kemenangan yang membanggakan ini. Semoga catatan positif tersebut tidak hanya dapat dipertahankan hingga akhir musim, tetapi juga mampu memotivasi calon-calon pembalap Indonesia untuk terus berusaha pushing the limits for better di dunia motorsport,” ujar Bansar. Sementara itu, Ryan Nirwan menyoroti proses pemulihan mobil sebagai bagian penting dari hasil akhir yang diraih. “Kami bangga atas performa GR Yaris Rally2 karena kembali menjadi yang tercepat meskipun sempat mengalami accident di sesi latihan bebas. Bagi kami, proses tersebut menjadi bagian penting dari upaya untuk terus pushing the limits for better. Kami juga berterima kasih atas kolaborasi yang solid dari tim engineer TGRI karena sanggup memperbaiki dan mempertahankan peak performance mobil ini selama race weekend. Semoga hasil menggembirakan ini akan memberikan dampak positif pada tim untuk meraih target juara nasional tahun ini,” kata Ryan. Rally Nasional dan Kedekatannya dengan Publik Selain hasil lomba, karakter rally yang menggunakan jalan umum juga menjadi sorotan. Marketing Director TAM lainnya, Hiroyuki Oide, menilai rally memiliki kedekatan tersendiri dengan masyarakat. “Salah satu ciri khas rally adalah diadakan di jalan yang sama dengan yang digunakan oleh masyarakat sehari-hari sehingga terasa lebih dekat dan seru bagi yang menyaksikan langsung dari sisi lintasan. Partisipasi dan prestasi TGRI diharapkan dapat menyebarkan Joy & Excitement of GR kepada semua orang dan meningkatkan antusiasme masyarakat dalam mendukung semua aktivitas balap kami untuk menjadi yang terdepan di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya. Modal Awal Menuju Musim Panjang Dua kemenangan beruntun ini menjadi modal penting bagi TGRI untuk menghadapi seri-seri berikutnya di Kejurnas Rally 2026. Meski demikian, kompetisi masih panjang dan potensi perubahan posisi tetap terbuka, mengingat reli sangat bergantung pada faktor teknis, cuaca, hingga kondisi lintasan. Hasil di Banjarbaru setidaknya memberi gambaran awal: konsistensi, kesiapan tim, dan ketahanan mobil masih jadi faktor penentu dalam perebutan gelar juara nasional tahun ini. Lihat Selengkapnya
Tips Aman Mobil Hybrid Toyota: 4 Larangan yang Wajib Dihindari
11 May 2026
Tips Aman Mobil Hybrid Toyota: 4 Larangan yang Wajib Dihindari 11 May 2026 Jakarta, Goodcar.id - Penggunaan mobil hybrid di Indonesia terus meningkat, terutama dari lini Hybrid EV milik Toyota. Teknologi yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik ini menawarkan efisiensi sekaligus kenyamanan berkendara. Namun di balik itu, ada aturan penting yang tidak boleh diabaikan. Tips aman mobil hybrid Toyota bukan hanya soal cara mengemudi, tapi juga memahami batasan penggunaan. Apalagi dalam kondisi jalan yang dinamis—mulai dari kemacetan, genangan air, hingga perlintasan kereta api, risiko tetap ada jika pengemudi tidak waspada. Kenapa Pengemudi Mobil Hybrid Tetap Harus Defensive Driving? Dalam mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh, kondisi jalan tidak selalu bisa diprediksi. Karena itu, pengemudi mobil hybrid tetap harus mengedepankan defensive driving. Teknologi hybrid memang membantu dari sisi efisiensi dan respons tenaga, tapi bukan berarti membuat pengemudi kebal dari risiko. Justru, karakter torsi instan dari motor listrik perlu dikontrol dengan baik agar tidak memicu kesalahan saat berkendara. 4 Larangan Mobil Hybrid Toyota yang Wajib Dihindari Agar penggunaan mobil hybrid tetap aman dan tidak menimbulkan masalah di jalan, ada empat larangan penting yang perlu diperhatikan: 1. Dilarang Menerjang Banjir atau Genangan Dalam Salah satu kesalahan yang masih sering terjadi adalah memaksakan mobil melewati genangan air. Perlu dipahami, sistem elektrifikasi pada mobil hybrid Toyota bersifat water resistant, bukan water proof. Artinya, komponen seperti baterai tegangan tinggi dan inverter memang terlindungi, tapi tetap berisiko rusak jika air masuk ke dalam sistem. Risiko terbesarnya adalah korsleting yang bisa berdampak pada performa kendaraan. 2. Dilarang Memodifikasi Sistem Kelistrikan Modifikasi pada sistem kelistrikan, baik tegangan rendah maupun tinggi, sangat tidak disarankan. Selain berpotensi merusak komponen lain, tindakan ini juga bisa menggugurkan garansi kendaraan. Lebih jauh, sistem listrik tegangan tinggi pada mobil hybrid memiliki risiko sengatan listrik jika ditangani tanpa standar yang tepat. Karena itu, semua perbaikan harus dilakukan oleh teknisi resmi. 3. Dilarang Panik Saat Melintasi Rel Kereta Melintasi perlintasan kereta api sering jadi momen krusial. Salah satu larangan utama adalah panik saat berada di atas rel. Mobil hybrid Toyota dengan transmisi otomatis tetap mampu melewati rel dengan normal. Pengemudi cukup menggunakan posisi D dan mengatur kecepatan dengan pedal. Selama baterai dalam kondisi aman, mode EV tidak akan menyebabkan mobil tiba-tiba mati. Jika terjadi kendala, langkah pertama adalah tetap tenang, cek panel instrumen, dan coba nyalakan ulang mesin sesuai prosedur. 4. Dilarang Mengemudi Terlalu Agresif di Area Rawan Karakter torsi instan dari motor listrik membuat mobil hybrid terasa responsif sejak awal. Namun, ini bisa jadi masalah jika digunakan secara agresif, terutama di area seperti rel kereta atau jalan tidak rata. Menekan pedal gas secara berlebihan bisa membuat mobil kehilangan traksi atau kendali. Karena itu, pengemudi perlu menjaga input pedal tetap halus dan terukur. Teknik Aman Melintasi Rel Kereta dengan Mobil Hybrid Selain menghindari larangan di atas, ada beberapa langkah penting yang perlu dilakukan saat melewati rel kereta api. Pastikan untuk berhenti sejenak sebelum rel dan melihat kondisi kiri-kanan. Perhatikan juga kontur lintasan, apakah rata, menanjak, atau berlubang. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan, dan jangan memaksakan masuk ke area rel jika kondisi belum sepenuhnya kosong. Waspadai juga perlintasan rel ganda yang memiliki potensi kereta datang dari arah berbeda. Jika semua aman, melintaslah dengan tenang tanpa akselerasi berlebihan. Kondisi Kendaraan Tetap Jadi Faktor Utama Selain teknik berkendara, kondisi mobil juga memegang peranan penting. Servis berkala wajib dilakukan untuk memastikan semua komponen, termasuk sistem hybrid, bekerja optimal. “Mobil hybrid Toyota dirancang agar dapat dikendarai dengan aman di berbagai medan jalan termasuk perlintasan kereta api. Namun, AutoFamily harus tetap fokus dan waspada supaya dapat melaju dengan aman. Sejalan visi Life is Easy with Auto2000: Dekat, Nyaman, dan Lengkap, pastikan mobil hybrid dalam kondisi prima dengan servis berkala, cukup booking lewat Auto2000.co.id,” ujar Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000. Dengan memahami tips aman mobil hybrid Toyota dan menghindari empat larangan utama ini, risiko berkendara bisa ditekan. Teknologi canggih tetap membutuhkan kontrol penuh dari pengemudi agar perjalanan tetap aman dan terkendali. Lihat Selengkapnya
Menelisik Teknologi GAC di Museum dan AION Factory, Sejauh Mana Inovasinya?
04 May 2026
Menelisik Teknologi GAC di Museum dan AION Factory, Sejauh Mana Inovasinya? 04 May 2026 Jakarta, Goodcar.id - Menelisik teknologi GAC di Museum dan AION Factory menjadi bagian dari rangkaian kunjungan industri yang berlangsung di Guangzhou, China. Agenda ini dilakukan untuk melihat secara langsung pengembangan inovasi serta kapabilitas manufaktur global yang dimiliki GAC, terutama dalam menghadapi era elektrifikasi otomotif. Kunjungan dimulai dari GAC Technology Museum yang menampilkan perjalanan dan inovasi teknologi GAC, termasuk kolaborasi dengan GAC Honda dan GAC Toyota. Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah Magazine Battery Technology, yang dirancang untuk meningkatkan keamanan baterai kendaraan listrik melalui struktur tahan panas, sistem pendingin, serta pemantauan real-time melalui Battery Management System (BMS). GAC juga menghadirkan pengembangan terbaru melalui Magazine Battery Technology 2.0 dengan peningkatan stabilitas material, sistem pendinginan berlapis, serta fitur self fire-extinguishing untuk mengurangi risiko thermal runaway. Selain teknologi baterai, GAC turut memperkenalkan sistem kendaraan pintar melalui platform ADiGO (AI Driving Intelligent System). Sistem ini mencakup berbagai fitur seperti ADiGO PILOT untuk autonomous driving, serta teknologi parkir otomatis seperti Autonomous Valet Parking (AVP) dan Home Parking Assist (HPA). Teknologi tersebut menjadi bagian dari pengembangan kendaraan berbasis kecerdasan buatan yang tengah dikembangkan GAC. “Kunjungan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana GAC mengembangkan teknologi kendaraan, mulai dari aspek keselamatan baterai, sistem cerdas, hingga kesiapan implementasinya dalam produk,” ujar Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia. Agenda kemudian berlanjut ke GAC Trumpchi Factory yang memproduksi kendaraan berbasis mesin konvensional (ICE), hybrid (HEV), hingga plug-in hybrid (PHEV). Fasilitas ini mengandalkan sistem manufaktur terintegrasi dengan tingkat otomatisasi tinggi, termasuk proses stamping, welding berbasis machine vision, teknologi pengecatan, serta assembly line fleksibel. Selain itu, GAC juga menampilkan pengembangan powertrain hybrid dengan konfigurasi dual-motor multi-gear. Kunjungan berikutnya dilakukan ke GAC AION Factory yang berfokus pada produksi kendaraan listrik berbasis smart manufacturing. Di fasilitas ini, GAC memperlihatkan pengembangan teknologi baterai masa depan, termasuk solid-state battery, serta inovasi material baterai untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi. Melalui rangkaian kunjungan tersebut, GAC menunjukkan integrasi antara pengembangan teknologi dan proses produksi, sejalan dengan strategi global “In Local, For Local”. Pendekatan ini diterapkan untuk menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar di berbagai negara, termasuk Indonesia. Lihat Selengkapnya
6 Tanda Radiator Rusak, Ini Penyebabnya di Mobil
27 Apr 2026
6 Tanda Radiator Rusak, Ini Penyebabnya di Mobil 27 Apr 2026 Jakarta, Goodcar.id - Seperti apa tanda radiator rusak? Di tengah cuaca yang makin tidak menentu, potensi radiator rusak jadi salah satu masalah serius yang sering luput dari perhatian pemilik mobil. Padahal, komponen ini punya peran vital dalam menjaga suhu mesin tetap stabil, baik untuk mobil bensin, diesel, hingga hybrid seperti lini Toyota. Ketika sistem pendingin terganggu, risiko overheat langsung meningkat dan bisa berdampak ke performa hingga kerusakan mesin. Secara teknis, sistem pendingin bekerja dengan mengalirkan cairan coolant ke dalam water jacket mesin untuk menyerap panas. Setelah itu, cairan panas tersebut dialirkan ke radiator untuk didinginkan sebelum kembali bersirkulasi. Siklus ini berlangsung terus-menerus, sehingga ketika Radiator Rusak, proses pelepasan panas jadi tidak optimal. Di dalam radiator sendiri, coolant masuk melalui upper tank, lalu turun ke core untuk membuang panas dengan bantuan aliran udara dari depan mobil. Kipas radiator juga ikut berperan dengan menyedot udara panas keluar. Kalau salah satu komponen ini bermasalah, potensi Radiator Rusak makin besar dan suhu mesin bisa cepat naik. Penyebab Radiator Rusak yang Paling Sering Terjadi di Mobil Harian Salah satu penyebab paling umum radiator rusak adalah kondisi radiator yang kotor atau tersumbat. Endapan kotoran, karat, hingga residu dari coolant yang tidak sesuai spesifikasi bisa menutup jalur sirkulasi. Akibatnya, aliran cairan pendingin jadi tidak lancar dan suhu mesin meningkat. Selain itu, kerusakan water pump juga jadi faktor penting yang memicu Radiator Rusak. Komponen ini berfungsi memompa coolant agar tetap bersirkulasi. Jika impeller mengalami korosi atau terjadi kebocoran, aliran cairan akan terganggu dan sistem pendingin tidak bekerja maksimal. Masalah lain yang sering muncul adalah kerusakan thermostat. Komponen ini mengatur buka-tutup aliran coolant sesuai suhu mesin. Ketika thermostat rusak, sirkulasi jadi kacau dan berpotensi mempercepat kondisi Radiator Rusak tanpa disadari. Tak kalah penting, fan belt yang putus atau aus juga bisa memicu Radiator Rusak. Tanpa putaran yang optimal, water pump tidak bisa bekerja, sehingga aliran coolant terhenti. Ini kondisi yang cukup berbahaya jika terjadi saat mobil digunakan dalam perjalanan jauh. Tanda Radiator Rusak yang Harus Segera Diwaspadai Gejala paling umum dari radiator rusak adalah cairan pendingin yang cepat habis. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kebocoran pada sistem pendingin, baik di radiator, selang, atau sambungan yang mulai aus. Jika dibiarkan, mesin bisa mengalami overheat dalam waktu singkat. Selain itu, kebocoran pada selang radiator juga bisa jadi indikasi awal radiator rusak. Tekanan yang tidak normal akibat sumbatan akan membuat selang mudah retak atau bocor. Ini sering terjadi tanpa disadari karena letaknya tidak selalu terlihat jelas. Tanda lain yang cukup mudah dikenali adalah adanya tetesan air di bawah mobil. Jika setelah parkir muncul genangan kecil di bawah mesin, besar kemungkinan itu berasal dari sistem pendingin yang bermasalah dan mengarah ke kondisi radiator rusak. Kondisi fisik radiator juga bisa jadi indikator. Permukaan yang berkarat atau adanya rembesan air menandakan usia pakai yang sudah menurun. Jika tidak segera ditangani, kerusakan bisa meluas dan memperparah kondisi radiator rusak. Tak hanya itu, tutup radiator yang berlumpur juga menjadi sinyal penting. Endapan lumpur menandakan coolant jarang diganti dan sudah tercampur kotoran. Ini bisa menyumbat saluran dan mempercepat terjadinya radiator rusak. Indikator terakhir yang paling krusial adalah naiknya suhu mesin di panel instrumen. Ketika jarum suhu bergerak di atas normal, itu tanda jelas sistem pendingin tidak bekerja optimal. Dalam kondisi ini, pengemudi disarankan segera menepi untuk mencegah kerusakan lebih serius akibat radiator rusak. Perawatan Jadi Kunci Hindari Radiator Rusak di Mobil Modern Untuk mencegah radiator rusak, perawatan berkala jadi langkah paling realistis yang bisa dilakukan. Penggunaan coolant yang sesuai spesifikasi, pengecekan komponen seperti water pump dan thermostat, hingga memastikan tidak ada kebocoran adalah hal dasar yang tidak boleh diabaikan. Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, menegaskan pentingnya perawatan sistem pendingin secara rutin. “Sejalan visi Life is Easy with Auto2000: Dekat, Nyaman, dan Lengkap, kami siap membantu pengecekan radiator mobil AutoFamily lewat servis berkala di bengkel atau melalui layanan Auto2000 Home Service,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (25/4/2026). Ia juga menambahkan bahwa penggunaan cairan pendingin yang sesuai spesifikasi sangat penting untuk menjaga performa mesin, termasuk pada kendaraan hybrid. Dengan perawatan yang tepat, risiko radiator rusak bisa ditekan, sekaligus menjaga performa mesin tetap optimal dalam berbagai kondisi jalan dan cuaca. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.