7 Mobil Bekas Buat Anak Muda, Budget Rp120–150 Juta: Ada Yaris sampai Polo09 Oct 2026
7 Mobil Bekas Buat Anak Muda, Budget Rp120–150 Juta: Ada Yaris sampai Polo09 Oct 2026
JAKARTA, Goodcar.id – Membeli mobil bekas dengan budget Rp120–150 juta memberikan cukup banyak pilihan untuk anak muda. Di rentang harga ini, pilihan tidak hanya datang dari city car, tetapi juga hatchback yang menawarkan desain menarik, kabin fleksibel hingga karakter berkendara yang berbeda.
Berdasarkan penelusuran listing mobil bekas online di beberapa sumber untuk wilayah Jakarta, terdapat sejumlah model yang bisa masuk pertimbangan dengan banderol sekitar Rp120–150 juta. Tahun kendaraan, jarak tempuh dan kondisi unit tentu berbeda, sehingga harga yang tercantum merupakan harga yang ditawarkan penjual dan bukan patokan harga transaksi akhir.
Dengan anggaran tersebut, calon pembeli bisa memilih antara mendapatkan mobil dengan tahun lebih muda atau mengambil mobil yang lebih tua tetapi memiliki kelas dan fitur lebih tinggi.
Berikut beberapa mobil bekas yang menarik dipertimbangkan anak muda dengan budget Rp120–150 juta.
1. Toyota Yaris 2017
Toyota Yaris menjadi salah satu pilihan yang cukup masuk akal untuk anak muda yang mencari hatchback bekas. Model ini memiliki dimensi yang relatif kompak untuk penggunaan di perkotaan, tetapi tetap menawarkan kabin yang cukup praktis.
Dalam penelusuran listing wilayah Jakarta, Toyota Yaris tahun 2017 ditemukan dengan harga sekitar Rp150 juta. Ada pula unit tahun 2016 yang ditawarkan di kisaran Rp146 juta.
Beberapa listing yang ditemukan memiliki jarak tempuh sekitar 45.000–60.000 kilometer. Namun, kondisi setiap unit berbeda sehingga kilometer rendah tidak otomatis menjadi jaminan kondisi kendaraan lebih baik.
Yaris juga memiliki keuntungan dari sisi popularitas model dan jaringan perawatan Toyota yang cukup luas.
2. Honda Jazz 2013
Honda Jazz masih menjadi salah satu nama yang identik dengan hatchback untuk anak muda. Desainnya relatif mudah diterima, sementara konfigurasi kabinnya menawarkan fleksibilitas untuk membawa penumpang maupun barang.
Honda Jazz tahun 2013 juga dapat ditemukan di kisaran Rp145 juta. Model ini juga memiliki cukup banyak pilihan listing di bawah Rp150 juta dengan tahun dan kondisi yang beragam.
Keuntungan lain Jazz terletak pada posisi duduk, dimensi yang relatif kompak dan karakter hatchback yang mudah digunakan di perkotaan.
Namun, calon pembeli perlu lebih teliti melihat riwayat perawatan karena sebagian besar unit yang berada di rentang harga tersebut sudah berusia lebih dari satu dekade.
3. Suzuki Swift 2016
Kalau ingin mobil bekas yang tidak terlalu pasaran, Suzuki Swift bisa masuk daftar.
Suzuki Swift tahun 2016 ditemukan dengan harga sekitar Rp140 juta. Salah satu listing yang berada di rentang tersebut memiliki jarak tempuh sekitar 70.000–75.000 kilometer.
Swift memiliki dimensi kompak dan karakter desain yang berbeda dibandingkan Yaris maupun Jazz. Model ini bisa menjadi pilihan bagi pembeli muda yang ingin mobil kecil untuk penggunaan harian tetapi tidak ingin mengambil model yang terlalu umum.
Selain harga beli, kondisi transmisi, mesin, kaki-kaki dan riwayat servis tetap perlu diperiksa sebelum melakukan transaksi.
4. Volkswagen Polo 2017
Budget Rp120–150 juta ternyata juga bisa membawa calon pembeli ke mobil Eropa.
Volkswagen Polo tahun 2017 ditemukan dengan harga sekitar Rp120 juta. Salah satu unit yang muncul memiliki jarak tempuh sekitar 50.000–55.000 kilometer.
Secara usia, Polo tersebut lebih muda dibandingkan sejumlah hatchback Jepang yang berada di kisaran harga serupa. Desain dan karakter berkendaranya juga menawarkan alternatif bagi pembeli yang ingin sesuatu berbeda.
Namun, harga beli yang relatif murah bukan berarti biaya kepemilikannya otomatis sama dengan mobil Jepang. Calon pembeli perlu memperhitungkan biaya servis, suku cadang dan ketersediaan bengkel yang memahami model tersebut.
5. Toyota Agya 2023
Jika prioritas utama adalah mendapatkan mobil dengan tahun muda, Toyota Agya bisa menjadi pilihan.
Penelusuran listing lainnya di wilayah Jakarta ditemukan Toyota Agya tahun 2023 yang ditawarkan sekitar Rp145 juta. Beberapa unit yang muncul memiliki jarak tempuh sekitar 15.000–30.000 kilometer.
Dengan budget yang sama, pembeli harus memilih antara mendapatkan hatchback seperti Yaris dengan usia lebih tua atau city car seperti Agya dengan tahun jauh lebih muda.
Agya juga memiliki dimensi yang relatif ringkas sehingga cocok untuk aktivitas harian di perkotaan. Biaya operasional dan perawatan juga menjadi pertimbangan penting bagi pembeli yang baru mulai memiliki mobil.
6. Mazda2 2014
Mazda2 juga menarik dimasukkan dalam daftar karena menawarkan alternatif dari merek Jepang yang lebih umum.
Di pasar mobil bekas Jakarta, Mazda2 tahun 2014 dapat ditemukan di kisaran Rp125 juta. Salah satu listing yang ditemukan memiliki jarak tempuh sekitar 120.000–125.000 kilometer.
Model ini menarik bagi pembeli yang mempertimbangkan desain serta karakter berkendara. Namun, usia kendaraan dan jarak tempuh harus menjadi perhatian utama.
Jika menemukan Mazda2 dalam rentang harga tersebut, pemeriksaan kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, sistem kelistrikan dan riwayat servis menjadi bagian yang tidak boleh dilewatkan.
7. Daihatsu Ayla
Pilihan terakhir datang dari kelas city car, yaitu Daihatsu Ayla.
Sejumlah listing Ayla di Jakarta berada di bawah atau sekitar rentang budget Rp120–150 juta. Salah satu contoh yang ditemukan adalah Ayla tahun 2020 dengan harga sekitar Rp115 juta dan jarak tempuh sekitar 75.000–80.000 kilometer.
Meski berada sedikit di bawah batas bawah budget, selisih tersebut justru bisa memberikan ruang bagi pembeli untuk menyiapkan dana tambahan setelah membeli mobil, misalnya untuk servis awal, penggantian oli, pengecekan kaki-kaki atau kebutuhan administrasi.
Bagi anak muda yang lebih mementingkan biaya kepemilikan dibandingkan gengsi atau fitur, Ayla bisa menjadi pilihan yang cukup rasional.
Budget Sama, Pilih Mobil Tua atau Tahun Muda?
Dari beberapa pilihan tersebut terlihat bahwa budget Rp120–150 juta memberikan dua arah pilihan yang cukup berbeda.
Pembeli bisa mengambil hatchback yang lebih tua seperti Honda Jazz, Mazda2 atau Suzuki Swift dengan karakter dan kelas kendaraan yang berbeda. Pilihan lainnya adalah mengejar tahun produksi lebih muda seperti Toyota Agya 2023.
Sementara itu, Toyota Yaris 2017 berada di tengah-tengah. Usianya tidak semuda Agya, tetapi menawarkan format hatchback dengan dimensi dan karakter yang berbeda dari city car.
Volkswagen Polo juga bisa menjadi pilihan bagi pembeli yang mengejar mobil Eropa dengan harga masuk relatif rendah. Namun, aspek biaya perawatan harus dihitung sejak awal.
Hal terpenting adalah tidak menjadikan harga iklan sebagai satu-satunya pertimbangan. Mobil bekas dengan harga sedikit lebih mahal tetapi memiliki riwayat servis jelas dan kondisi lebih sehat bisa lebih masuk akal dibandingkan unit murah yang membutuhkan banyak perbaikan setelah dibeli.
Calon pembeli juga sebaiknya melakukan inspeksi sebelum transaksi, terutama untuk memeriksa kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, bodi, kelistrikan, interior serta memastikan dokumen kendaraan sesuai.
Dengan budget Rp120–150 juta, pilihan mobil bekas untuk anak muda sebenarnya cukup beragam. Tinggal menentukan prioritas: mengejar tahun muda, desain, kenyamanan, biaya perawatan atau karakter berkendara.
Tentang Goodcar dan GoodSpector
Goodcar, bagian dari Indomobil Group, adalah platform jual beli mobil bekas yang menyediakan layanan tukar tambah, pembelian mobil online dan offline, serta informasi harga mobil bekas yang transparan di Indonesia. GoodSpector merupakan layanan inspeksi mobil bekas dari Goodcar dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan, laporan inspeksi dalam 1 jam, dan tanpa biaya tersembunyi. Layanan ini membantu pembeli memeriksa kondisi mobil bekas sebelum transaksi agar lebih aman, transparan, dan #BebasZonk.
Lihat Selengkapnya
Suzuki Tanam 1.500 Mangrove di Pangandaran, Ada Cerita Nelayan di Balik Proyek Sabuk Hijau Pesisir07 Oct 2026
Suzuki Tanam 1.500 Mangrove di Pangandaran, Ada Cerita Nelayan di Balik Proyek Sabuk Hijau Pesisir07 Oct 2026
Pangandaran, Goodcar.id - Pesisir Pangandaran bukan cuma soal pantai dan aktivitas wisata. Di balik ramainya kawasan tersebut, ada wilayah yang menjadi tumpuan aktivitas nelayan sekaligus menghadapi ancaman abrasi dan perubahan ekosistem.
Kondisi itu menjadi alasan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama Pandu Laut Nusantara dan Susi Air kembali melanjutkan program konservasi pesisir melalui The Indonesian Coastal Greenbelt Project.
Program yang mengusung tema “Menjaga Pesisir, Menjaga Masa Depan” tersebut digelar pada 26 September 2026 di Pelabuhan Cikidang, Pangandaran, Jawa Barat. Sebanyak 1.500 bibit mangrove jenis Rhizophora ditanam dalam kegiatan yang melibatkan sekitar 75 peserta.
Peserta berasal dari Suzuki, Pandu Laut Nusantara, Susi Air, nelayan sekitar, institusi pendidikan, hingga komunitas lokal. Pemilihan Pelabuhan Cikidang bukan tanpa alasan. Kawasan ini merupakan salah satu sentra aktivitas perikanan masyarakat sekaligus berada di wilayah pesisir selatan Jawa yang memiliki ekosistem laut dan pesisir yang perlu dijaga.
Penanaman mangrove tersebut diarahkan untuk membantu menjaga kawasan pesisir sekaligus mengurangi dampak abrasi. Namun, kegiatan tahun ini tidak hanya berhenti pada aktivitas menanam bibit.
Sebelum turun ke area penanaman, peserta mendapatkan edukasi mengenai teknik menanam mangrove, mulai dari tahapan penanaman hingga sejumlah hal yang perlu diperhatikan agar bibit dapat tumbuh dengan baik. Pendekatan ini menjadi penting karena keberhasilan konservasi tidak berhenti ketika bibit sudah ditanam.
Joshi Prasetya, Strategic Planning Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengatakan program tersebut memang dirancang tidak hanya sebagai kegiatan penanaman mangrove.
“Melalui The Indonesian Coastal Greenbelt Project, kami ingin mendorong kesadaran mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penanaman mangrove, tetapi juga melibatkan masyarakat, agar dapat memahami manfaat mangrove bagi keberlangsungan lingkungan dan aktivitas masyarakat di kawasan pesisir,” ujar Joshi Prasetya, Strategic Planning Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).
Pentingnya Keterlibatan Masyarakat Lokal
Ada cerita lain yang dibawa dalam kegiatan tersebut. Suzuki dan Pandu Laut Nusantara menghadirkan sesi Success Story Mangrove Conservation bersama Sugito, tokoh penggerak daerah sekaligus Ketua Rukun Nelayan (RN) Dusun Bojongsalawe, Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.
Sugito membagikan pengalaman masyarakat nelayan dalam mengembangkan kawasan konservasi mangrove di wilayahnya. Cerita tersebut menunjukkan bahwa keberadaan mangrove tidak semata berkaitan dengan isu lingkungan, tetapi juga bersinggungan langsung dengan kehidupan masyarakat yang sehari-hari bergantung pada kawasan pesisir.
Bagi masyarakat pesisir, keberadaan ekosistem mangrove memiliki kaitan dengan kondisi lingkungan di sekitar wilayah tempat mereka beraktivitas. Karena itu, keterlibatan masyarakat lokal menjadi bagian penting agar program konservasi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Program The Indonesian Coastal Greenbelt Project sendiri bukan pertama kali dilakukan Suzuki bersama Pandu Laut Nusantara. Kolaborasi tersebut telah berjalan sejak 2024 dan telah menghasilkan penanaman mangrove di sejumlah wilayah Pangandaran.
Melinasary Amini, Chief of Operation PT ASI Pudjiastuti Aviation (Susi Air), menyebut total penanaman sejak 2024 telah mencapai 10.000 mangrove.
“Kolaborasi Suzuki dan Pandu Laut di Pangandaran telah dimulai sejak tahun 2024. Hingga saat ini, kita telah menanam 10.000 mangrove, terdiri dari 7.000 bakau pasir di Susi International Beach Strip dan 3.000 Rhizophora di Pantai Madasari. Pada tahun 2026 ini, melalui The Indonesian Coastal Greenbelt Project atau Proyek Sabuk Hijau Pesisir Indonesia, kita kembali melanjutkan upaya tersebut dengan penanaman 1.500 mangrove Rhizophora di kawasan Pelabuhan Cikidang. Mari kita turun bersama, menanam, merawat, dan memastikan apa yang kita mulai hari ini benar-benar tumbuh menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujar Melinasary Amini, Chief of Operation PT ASI Pudjiastuti Aviation (Susi Air).
Dengan penambahan 1.500 bibit Rhizophora di Pelabuhan Cikidang, total mangrove yang disebut telah ditanam melalui kolaborasi tersebut mencapai 11.500 bibit sejak 2024. Rinciannya terdiri dari 7.000 bakau pasir di Susi International Beach Strip, 3.000 Rhizophora di Pantai Madasari, serta 1.500 Rhizophora di Pelabuhan Cikidang.
Angka tersebut memang menunjukkan skala kegiatan yang terus diperluas. Namun, tantangan berikutnya justru berada setelah acara selesai. Bibit mangrove membutuhkan waktu untuk tumbuh dan harus dipastikan mampu bertahan dengan kondisi lingkungan tempat penanaman.
Karena itu, keterlibatan masyarakat sekitar menjadi bagian yang tidak kalah penting dibanding jumlah bibit yang ditanam. Terlebih Pelabuhan Cikidang merupakan kawasan yang berhubungan langsung dengan aktivitas nelayan dan masyarakat pesisir.
Pandu Laut Nusantara dalam kolaborasi ini berperan sebagai organisasi non-pemerintah yang berfokus pada pelestarian laut dan ekosistem pesisir. Sementara Suzuki membawa program tersebut sebagai bagian dari upaya keberlanjutan yang dilakukan bersama mitra dan masyarakat.
Lihat Selengkapnya
GIIAS Semarang 2026 Ditutup, 28.876 Pengunjung Ramaikan Pameran Otomotif Jawa Tengah07 Oct 2026
GIIAS Semarang 2026 Ditutup, 28.876 Pengunjung Ramaikan Pameran Otomotif Jawa Tengah07 Oct 2026
Semarang, Goodcar.id - GIIAS Semarang 2026 resmi berakhir setelah lima hari berlangsung di Jawa Tengah. Pameran otomotif yang digelar Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) pada 30 September hingga 4 Oktober 2026 tersebut mencatat 28.876 pengunjung, sekaligus memperlihatkan semakin beragamnya merek kendaraan yang masuk ke pasar Jawa Tengah.
Jumlah pengunjung tersebut menjadi salah satu catatan utama dalam penyelenggaraan GIIAS Semarang 2026. Bukan hanya merek-merek yang sudah lama bermain di pasar otomotif Indonesia, pameran tahun ini juga diisi sejumlah merek baru yang membawa pilihan kendaraan dan teknologi berbeda.
GIIAS Semarang 2026 dibuka pada Rabu, 30 September 2026 oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang diwakili Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah Muhamad Masrofi. Pembukaan tersebut turut dihadiri jajaran GAIKINDO, Rektor UNDIP Suharnomo, Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Maesa Soegriwo, serta Kepala Kantor Wilayah Utama PT Jasa Raharja Jawa Tengah Hendriawanto.
Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika mengatakan respons masyarakat dan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam penyelenggaraan GIIAS Semarang tahun ini.
“GIIAS Semarang 2026 berhasil membuktikan bahwa pasar otomotif di Jawa Tengah memiliki potensi yang sangat besar. Dukungan dari pemerintah daerah dan tingginya antusiasme masyarakat menjadi kunci sukses penyelenggaraan GIIAS Semarang tahun ini. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan teknologi baru, tetapi juga memberikan kontribusi dan dorongan nyata bagi pergerakan ekonomi nasional di akhir tahun,” ujar Putu Juli Ardika, Ketua Umum GAIKINDO.
Selama lima hari, GIIAS Semarang 2026 menghadirkan 19 merek kendaraan bermotor. Dari jumlah tersebut, 18 merupakan merek kendaraan penumpang, sedangkan satu merek berasal dari kategori sepeda motor.
Merek kendaraan penumpang yang tampil terdiri dari BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, Honda, Jetour, KIA, Leapmotor, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, VinFast, dan Wuling. Sementara kategori sepeda motor diwakili Polytron.
Komposisi tersebut memperlihatkan persaingan pasar otomotif yang semakin ramai, khususnya dengan masuknya sejumlah merek baru ke pameran. GAIKINDO mencatat ada lima merek baru yang ikut serta, sementara tiga merek lainnya kembali bergabung dalam GIIAS Semarang 2026.
Kehadiran merek kendaraan tersebut juga dilengkapi 22 merek dari industri pendukung otomotif. Mereka membawa berbagai produk yang berkaitan dengan kebutuhan kendaraan dan aftermarket sehingga area pameran tidak hanya berisi mobil dan sepeda motor.
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO Anton Kumonty mengatakan keberagaman merek dan teknologi menjadi salah satu daya tarik utama GIIAS Semarang 2026.
“Jajaran merek yang semakin lengkap dengan hadirnya berbagai merek kendaraan baru yang membawa inovasi dan teknologi terkini, serta beragam program interaktif, sukses meramaikan gelaran GIIAS Semarang 2026. Hal ini dibuktikan dengan total kehadiran 28.876 pengunjung sepanjang pameran berlangsung,” ujar Anton Kumonty, Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO.
Buat industri otomotif, angka kunjungan tersebut juga menjadi gambaran mengenai respons pasar Jawa Tengah terhadap perkembangan pilihan kendaraan yang semakin luas. Pengunjung tidak hanya bertemu dengan produk dari merek-merek yang sudah familiar, tetapi juga bisa melihat langsung sejumlah pendatang baru yang mulai memperluas jaringan di Indonesia.
Penyelenggaraan GIIAS Semarang 2026 turut mendapat dukungan dari sejumlah sponsor. Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) hadir sebagai Platinum Financial Partner, sementara Kopi Kenangan juga menjadi bagian dari pendukung pameran.
GIIAS Semarang 2026 menjadi bagian dari rangkaian GIIAS The Series yang sepanjang 2026 digelar di sejumlah kota. Sebelumnya, rangkaian tersebut telah hadir di ICE BSD Tangerang, Surabaya, dan Bandung sebelum berlanjut ke Semarang.
Namun perjalanan GIIAS The Series 2026 belum selesai. Setelah Semarang, GAIKINDO akan membawa pameran otomotif tersebut ke Makassar pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.
Rangkaian GIIAS kemudian akan memasuki wilayah baru pada awal 2027. GIIAS Bali dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Januari 2027 di The Meru Sanur, Bali.
Kehadiran GIIAS Bali akan menjadi tambahan destinasi baru dalam rangkaian pameran otomotif GAIKINDO. Dengan begitu, setelah Jawa dan sejumlah kota besar lainnya, jangkauan pameran akan semakin bergerak ke wilayah Indonesia bagian timur.
Lihat Selengkapnya
Indomobil eMotor Tyrano Ramaikan Kompressor PENA Touring 2026, Lewati Jalur Perbukitan 125 Km07 Oct 2026
Indomobil eMotor Tyrano Ramaikan Kompressor PENA Touring 2026, Lewati Jalur Perbukitan 125 Km07 Oct 2026
Jakrta, Goodcar.id - Jalur perbukitan sepanjang sekitar 125 kilometer menjadi medan pembuktian Indomobil eMotor Tyrano dalam Kompressor PENA Touring 2026.
Skuter listrik bergaya adventure tersebut tidak hanya dibawa untuk sekadar ikut touring, tetapi juga mendapat kesempatan diuji langsung oleh para jurnalis di rute dengan tanjakan yang cukup ekstrem.
Kompressor PENA Touring 2026 digelar pada 3-4 Oktober 2026 dengan melibatkan sekitar 40 media. Rute perjalanan dimulai dari meet point Nissan Yasmin, Bogor, kemudian bergerak menuju Salada Fam, Cigombong, dan berakhir di Villa Larasjati 1, Cijeruk, Megamendung.
Medan perbukitan menjadi bagian menarik dari perjalanan tersebut. Rute seperti ini membuat kemampuan kendaraan roda dua yang digunakan peserta bisa terasa langsung, terutama ketika harus melewati kombinasi jalan menanjak dan kontur yang berubah-ubah.
Bagi Indomobil eMotor Tyrano, kondisi tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan karakter skuter listrik adventure yang selama ini ditawarkan merek tersebut. Unit Tyrano yang dibawa dalam Kompressor PENA Touring 2026 bahkan langsung digunakan oleh media untuk melewati salah satu bagian tanjakan ekstrem dalam perjalanan.
Randi Aditya, Public Relations and Event Coordinator, PT Indomobil Emotor Internasional, mengatakan kesempatan tersebut menjadi pengalaman tersendiri karena karakter Tyrano bisa dirasakan langsung dalam kondisi perjalanan yang berbeda dari penggunaan perkotaan.
“Rasanya senang banget bisa touring, sharing dan tukar informasi terkait hal-hal yang menjadi concern dari Indomobil EMotor," kata Randi.
Randi juga berharap keikutsertaan IEI kali ini agar semua peserta media bisa ikut merasakan kelebihan dari skuter listrik bergaya adventure ini.
"Saya berharap riding dan touring Kompressor PENA kedepannya bisa makin sukses, saya berharap suatu waktu unit dari Indomobil EMotor bisa digunakan semuanya oleh kawan-kawan dari Kompressor PENA,” jelas Randi Aditya, perwakilan Indomobil eMotor.
Indomobil eMotor sendiri baru masuk ke pasar Indonesia pada 2025 dan membawa beberapa model, termasuk Adora, Sprinto dan Tyrano. Kehadiran Tyrano memperluas pilihan model dengan karakter yang lebih dekat dengan skuter adventure.
Start Dari NIssan Yasmin Bogor
Buat Kompressor PENA, penggunaan kendaraan roda dua dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari konsep komunitas yang memang dibangun untuk mempertemukan insan media melalui aktivitas touring.
Kompressor merupakan komunitas press bermotor yang mewadahi rekan-rekan media yang aktif melakukan perjalanan menggunakan roda dua ke berbagai wilayah. Sementara PENA merupakan kepanjangan dari Persaudaraan Insan Media yang menjadi wadah komunikasi bagi para pelaku industri press.
Dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar 40 media, rombongan Kompressor PENA Touring 2026 dibagi menjadi dua kelompok, yang berkumpul di NIssan Yasmin Bogor. Pemisahan dilakukan untuk menjaga efektivitas perjalanan sekaligus membantu aspek keselamatan selama melewati rute yang cukup panjang dan memiliki karakter jalan perbukitan saat menuju kawasan Cijeruk Megamendung, Bogor.
Selain itu, perjalanan sejauh 125 kilometer tersebut juga menjadi ruang bertukar informasi antarmedia. Pembahasannya tidak hanya berkaitan dengan industri otomotif utama, tetapi juga industri pendukung dan aftermarket yang memiliki keterkaitan dengan ekosistem kendaraan bermotor di Indonesia.
Dwijono Priatmadi, Technical Director ADX Tire, yang mengikuti langsung Kompressor PENA Touring 2026, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda karena rute yang dipilih tidak hanya mengandalkan jarak.
“Terima kasih sudah diajak ikut touring bareng, dengan jarak pendek tetapi punya pilihan jalur yang menantang. Acaranya sangat menarik, destinasi lokasi yang menantang, antar member jurnalis yang ikut punya kereketan. Jadi selain materi presentasi juga ada quiz, doorprice, dari semua sponsor yang ikut. Sukses selalu, kita tunggu acara Kompressor PENA mendatang,” terang Dwijono Priatmadi.
Selain perjalanan menggunakan roda dua, rangkaian acara juga diisi dengan sesi presentasi, kuis dan doorprize dari para pendukung kegiatan. Format tersebut membuat aktivitas touring tidak berhenti pada perjalanan dari satu titik ke titik lainnya, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara media dan industri otomotif.
Ahmad Sirojuddin, Ketua Pelaksana KomPressor PENA Touring 2026, mengatakan kegiatan tersebut juga membawa semangat kebersamaan antarpeserta.
“Saya ingin mengapresiasi semangat dan antusiasme seluruh peserta yang hadir. Acara ini bukan sekadar perjalanan menikmati keindahan alam dan mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi bukti solidnya kebersamaan kita di jalanan. Kelancaran dan kemeriahan acara hari ini tentu tidak lepas dari dukungan luar biasa para iktikad positif dari peserta, dalam mengilhami kekuatan Sumpah Pemuda yang terlahir dari keragaman etnis Nusantara. Kebersamaan, kecintaan kepada NKRI harus diimplementasikan dalam kehidupan,” tutup Ahmad Sirojuddin, Ketua Pelaksana KomPressor PENA Touring 2026.
Kompressor PENA Touring 2026 mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan dan merek otomotif. Selain Indomobil eMotor, terdapat JNE Express, Wahana Makmur Sejati, Retouch, ADX Tire, Mitsubishi Motors, BAW, Media Arya Wira, RMF, GWM, Tekiro, Neuton, Hasston, Ferrox, Kawasaki, Suzuki, QJ Motor, Vespa, Nine dan Respiro.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.