Beranda / Mobil Baru / Katalog / Toyota Rush

Toyota Rush

Rp 228 Juta - Rp 314 Juta
Kapasitas Mesin
1,496 CC
Mesin
1.5L Petrol Engine, In-Line 4 Cylinder 16 Valve DOHC
Roda Penggerak
RWD
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Pintu
5
Tempat Duduk
7
Tipe Kendaraan
Toyota Rush G 1.5 M-T
Rp 228 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Toyota Rush G 1.5 A-T
Rp 299 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Toyota Rush G 1.5 GR S M-T
Rp 303 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Toyota Rush G 1.5 GR S A-T
Rp 314 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Toyota Rush G 1.5 M-T
Toyota Rush G 1.5 A-T
Toyota Rush G 1.5 GR S M-T
Toyota Rush G 1.5 GR S A-T
Kapasitas Mesin
1,496 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
1.5L Petrol Engine, In-Line 4 Cylinder 16 Valve DOHC
Pintu
5
Roda Penggerak
RWD
Tempat Duduk
7
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Brake Assist
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Stereo Am Fm
Touch Screen
Rear Ac
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

TOYOTA RUSH
Artikel Terkait
Lihat Semua
Sejarah Mobil Genesis, Dari Sedan Hyundai Jadi Brand Mewah Global
20 Feb 2026
Sejarah Mobil Genesis, Dari Sedan Hyundai Jadi Brand Mewah Global 20 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id – Di tengah persaingan ketat segmen mobil premium global, Genesis berhasil menegaskan diri sebagai brand mobil mewah yang kini dikenal di seluruh dunia. Perjalanan Genesis menunjukkan bagaimana pabrikan Korea Selatan mampu berkembang dari produk niche menjadi pemain global di pasar premium otomotif. Awal Mula Dari Hyundai Genesis ke Brand Premium Jika Toyota punya Lexus, Hyundai punya Genesis. Cerita Genesis berawal dari sebuah sedan mewah yang diproduksi oleh Hyundai Motor Company pada 2008. Model ini dikenal sebagai Hyundai Genesis, sedan premium yang dirancang untuk menantang dominasi mobil‑mobil mewah dari Eropa dan Jepang pada masanya. Setelah kesuksesan awal dan respon positif di pasar global, Hyundai mengambil langkah berani pada 4 November 2015 dengan mengumumkan Genesis sebagai merek mobil mewah independen. Genesis menjadi lini baru di bawah Hyundai Motor Group, serupa dengan langkah Toyota yang melahirkan Lexus atau Nissan dengan Infiniti. Model pertama yang dipasarkan di bawah brand Genesis Motor adalah Genesis G90, sedan flagship yang debut secara global setelah brand resmi diluncurkan. Sejak saat itu, lineup berkembang dengan seri‑seri lain seperti G80, G70, serta SUV premium seperti GV70 dan GV80. Sejak diluncurkan sebagai merek sendiri, Genesis memperluas kehadirannya ke berbagai pasar utama dunia. Brand ini masuk ke Amerika Serikat pada 2017 dan kemudian Eropa pada awal 2021, langkah yang menegaskan ambisinya bersaing dengan pemain mapan di kelas premium. Pertumbuhan penjualan Genesis juga menunjukkan tren positif. Pada 2023, penjualan global Genesis telah melampaui 1 juta unit kendaraan hanya dalam kurang dari delapan tahun sejak debutnya, mencakup penjualan domestik di Korea Selatan dan penjualan ekspor ke berbagai negara. Prestasi tersebut tidak lepas dari strategi produk yang konsisten memperkenalkan model‑model kompetitif dan pengalaman merek yang berbeda. Genesis juga dikenal karena menghadirkan ruang pengalaman merek di berbagai kota dunia guna mendekatkan konsumen dengan filosofi desain dan kemewahannya. Filosofi Desain dan Masa Depan Elektrifikasi Menurut laman resmi Hyundai Global, disebutkan jika Genesis dikenal dengan filosofi desain “Athletic Elegance”, perpaduan estetika elegan khas mewah dengan karakter dinamis. Filosofi ini menjadi ciri khas setiap model, mulai dari sedan hingga SUV. Lebih jauh lagi, Genesis telah menetapkan strategi elektrifikasi penuh dengan rencana menjadikan semua model barunya 100% listrik mulai 2025, sebagai bagian dari langkah menuju mobilitas berkelanjutan serta mendukung tren global EV. Perjalanan Genesis dari sebuah model merek Hyundai menjadi brand mewah global menunjukkan evolusi unik di industri otomotif modern. Dengan strategi ekspansi global, lineup produk yang kuat, serta visi menuju elektrifikasi, Genesis kini bukan hanya simbol mobil premium asal Korea Selatan tetapi juga pesaing nyata di pasar otomotif dunia. Lihat Selengkapnya
Kapasitas Produksi Pick-Up Indonesia Bisa Dioptimalkan, GAIKINDO Siap Penuhi Kebutuhan
20 Feb 2026
Kapasitas Produksi Pick-Up Indonesia Bisa Dioptimalkan, GAIKINDO Siap Penuhi Kebutuhan 20 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id – Industri otomotif Indonesia sedang menghadapi tekanan penjualan dalam negeri, namun potensi produksi tetap besar. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) saat ini menaungi 61 perusahaan otomotif dengan total kapasitas produksi mencapai 2,5 juta unit kendaraan bermotor roda empat atau lebih per tahun. Dari jumlah tersebut, produksi kendaraan komersial kelas menengah ke-bawah, terutama pick-up, masih belum dimanfaatkan secara optimal. Anggota GAIKINDO yang memproduksi kendaraan jenis ini antara lain: PT Suzuki Indomobil Motor PT Isuzu Astra Motor Indonesia PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) PT Sokonindo Automobile (DFSK) PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) PT Astra Daihatsu Motor Secara keseluruhan, kapasitas produksi pick-up anggota GAIKINDO bisa mencapai lebih dari 400.000 unit per tahun, namun pemanfaatannya belum maksimal. Kendaraan ini umumnya mengadopsi sistem penggerak 4x2 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 40%, menjadikannya andalan untuk kebutuhan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia. “Jaringan servis dan layanan purna jual yang luas membuat kendaraan komersial 4x2 ini mampu memenuhi kebutuhan konsumen secara merata,” kata Putu Juli Ardika, Ketua Umum GAIKINDO. Ia menambahkan, “Kendaraan penggerak 4x4 memang bisa diproduksi, tetapi membutuhkan waktu untuk persiapan produksi yang matang.” Industri otomotif nasional juga menjadi penyumbang besar lapangan kerja, dengan total 1,5 juta pekerja yang terlibat di seluruh ekosistemnya. Meski penjualan domestik sempat tertekan di bawah 1 juta unit per tahun, Indonesia tetap mencatat capaian ekspor kendaraan yang signifikan, mencapai lebih dari 518.000 unit ke 93 negara. Menanggapi rencana impor kendaraan dari India, Putu Juli Ardika menegaskan keyakinannya terhadap kemampuan industri lokal. “Sebenarnya anggota GAIKINDO dan juga industri pendukungnya, termasuk industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM, memiliki kapasitas untuk memenuhi kebutuhan domestik. Hanya diperlukan waktu agar jumlah dan kriterianya sesuai,” jelas Putu Juli. Ia menekankan bahwa dengan kesempatan dan waktu yang cukup, anggota GAIKINDO dan GIAMM dapat ikut memenuhi permintaan kendaraan komersial, sekaligus mengoptimalkan kapasitas produksi dalam negeri dan mencegah potensi pengurangan tenaga kerja akibat penurunan permintaan domestik. Namun, di tengah kapasitas lokal yang masih dapat dioptimalkan, PT Agrinas Pangan Nusantara memilih untuk mengimpor kendaraan pick-up dari India guna mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Perseroan mengimpor sebanyak 70.000 unit mobil pick-up Tata Motors, terdiri dari Yodha Pick Up dan truk ringan Ultra T.7, masing-masing 35.000 unit. Sebelumnya, Agrinas juga mengimpor 35.000 unit pick-up Scorpio dari Mahindra, sehingga total kendaraan niaga impor dari India mencapai 105.000 unit. Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia, Asif Shamim, menuturkan, “Pesanan untuk Kopdes Merah Putih ini mencerminkan semakin meningkatnya penerimaan kendaraan komersial asal India di pasar global. Penggunaannya akan mendukung logistik pertanian di Indonesia dengan meningkatkan konektivitas, memungkinkan pergerakan barang yang lebih efisien di seluruh jaringan pedesaan dan regional.” Kedua kendaraan ini dirancang untuk kinerja berkelanjutan dan efisiensi operasional. Tata Yodha Pick Up tersedia dalam varian single cab maupun crew cab, dengan opsi penggerak 4×2 dan 4×4, serta mesin 2,2 liter diesel bertenaga 100 PS dan torsi 250 Nm. Sedangkan Tata Ultra T.7 adalah truk ringan dengan mesin diesel 4 silinder, tenaga hingga 125 PS pada 2.800 rpm, torsi maksimal 360 Nm, dan kapasitas GVW sekitar 7.490 kg. Armada ini akan didistribusikan melalui koperasi pertanian dengan skema bertahap untuk memastikan integrasi dan operasi yang berkelanjutan. Pesanan Agrinas menjadi yang terbesar dalam portofolio ekspor Tata Motors, ditujukan untuk sektor pertanian dan logistik pedesaan. Meskipun demikian, GAIKINDO tetap yakin bahwa kapasitas produksi pick-up dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan domestik jika diberikan waktu dan dukungan yang cukup, sehingga potensi impor bisa diminimalkan dan ekosistem industri lokal tetap terjaga. Lihat Selengkapnya
Daftar 20 Mobil Terlaris Januari 2026, Innova Masih Tak Tergoyahkan
20 Feb 2026
Daftar 20 Mobil Terlaris Januari 2026, Innova Masih Tak Tergoyahkan 20 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id - Pasar otomotif nasional membuka tahun 2026 dengan catatan positif. Data penjualan wholesales Januari 2026 mencatat total distribusi pabrik ke diler sebanyak 66.447 unit. Angka ini naik 7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang berada di angka 62.084 unit. Sementara itu, penjualan retail atau dari diler ke konsumen juga ikut tumbuh. Sepanjang Januari 2026, angka retail mencapai 66.936 unit, meningkat 4,5 persen dibanding Januari 2025 yang mencatat 64.076 unit. Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa daya beli konsumen mulai kembali stabil di awal tahun. Lalu, model apa saja yang paling laris di Januari 2026? Posisi pertama daftar mobil terlaris Januari 2026 ditempati oleh Toyota Innova. Jika digabungkan antara varian Reborn (2.728 unit) dan Zenix (2.673 unit), totalnya mencapai 5.401 unit. Angka ini menunjukkan bahwa segmen MPV medium masih sangat kuat. Kombinasi pilihan mesin konvensional dan hybrid pada generasi terbaru membuat Innova tetap relevan untuk kebutuhan keluarga maupun fleet. Di posisi kedua ada Daihatsu Gran Max Pick Up dengan 4.925 unit. Model ini konsisten menjadi tulang punggung sektor usaha kecil dan distribusi logistik ringan. Karakter tangguh, harga kompetitif, dan biaya operasional yang relatif terjangkau membuat Gran Max PU tetap stabil meski pasar kendaraan penumpang semakin kompetitif. Posisi ketiga dihuni oleh Honda Brio dengan total 3.672 unit. Kontribusi terbesar datang dari varian Satya sebanyak 3.430 unit, sementara Brio RS menyumbang 242 unit. Brio masih jadi pilihan utama anak muda dan keluarga muda yang mencari city car irit dan lincah untuk penggunaan harian. Kejutan dari Mobil Listrik Menariknya, daftar 5 besar juga diwarnai model elektrifikasi. BYD Atto 1 mencatat 3.361 unit dan langsung menempati posisi empat. Ini menunjukkan bahwa penerimaan kendaraan listrik semakin kuat di pasar domestik. Tak hanya itu, Jaecoo J5 EV juga masuk 10 besar dengan 1.942 unit. Kehadiran dua model EV di jajaran terlaris jadi indikator perubahan tren konsumen yang mulai melirik kendaraan tanpa emisi. Berikut Daftar 20 Mobil Terlaris Januari 2026: Toyota Innova – 5.401 unit Daihatsu Gran Max Pick Up – 4.925 unit Honda Brio – 3.672 unit BYD Atto 1 – 3.361 unit Toyota Avanza – 3.236 unit Daihatsu Sigra – 2.610 unit Toyota Calya – 2.579 unit Toyota Rush – 2.345 unit Mitsubishi Xpander – 1.949 unit Jaecoo J5 EV – 1.942 unit Toyota Hilux – 1.340 unit Mitsubishi Destinator – 1.314 unit Toyota Agya – 1.175 unit Mitsubishi L300 – 1.165 unit Toyota Raize – 1.070 unit Toyota Fortuner – 1.062 unit Isuzu Traga – 1.042 unit Daihatsu Terios – 946 unit Daihatsu Ayla – 900 unit BYD M6 – 851 unit MPV dan Kendaraan Niaga Masih Dominan Dari daftar tersebut terlihat bahwa MPV dan kendaraan niaga ringan masih mendominasi pasar. Model seperti Toyota Avanza, Daihatsu Sigra, hingga Mitsubishi Xpander tetap menjadi pilihan utama keluarga Indonesia. Di sisi lain, kendaraan komersial seperti Gran Max PU, Mitsubishi L300, dan Isuzu Traga menunjukkan bahwa sektor usaha masih bergerak aktif. Namun yang paling menarik adalah konsistensi model elektrifikasi menembus papan atas. Kehadiran BYD Atto 1 dan Jaecoo J5 EV menjadi sinyal bahwa pasar Indonesia mulai membuka ruang lebih luas untuk kendaraan listrik. Dengan capaian 66.447 unit di awal tahun dan pertumbuhan 7 persen secara wholesales, Januari 2026 bisa dibilang menjadi pembuka yang cukup optimistis bagi industri otomotif nasional. Tantangannya sekarang adalah menjaga momentum tersebut di tengah dinamika ekonomi dan persaingan model yang semakin ketat. Lihat Selengkapnya
Panduan Memilih Kaca Film Mobil yang Tepat: Fungsi, Tingkat Kegelapan, dan Aturannya di Indonesia
22 Feb 2026
Panduan Memilih Kaca Film Mobil yang Tepat: Fungsi, Tingkat Kegelapan, dan Aturannya di Indonesia 22 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id - Kaca film mobil bukan sekadar pelengkap tampilan. Aksesori ini sudah menjadi kebutuhan penting bagi pemilik kendaraan karena mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus melindungi kabin dari paparan sinar matahari. Selain membuat tampilan mobil lebih elegan, kaca film juga membantu menjaga suhu kabin tetap sejuk dan privasi penumpang tetap aman. Namun, tidak semua tingkat kegelapan bisa digunakan sembarangan. Di Indonesia, ada regulasi khusus yang mengatur batas kegelapan kaca film demi keselamatan berkendara. Karena itu, memahami spesifikasinya menjadi langkah penting sebelum memasang. Apa Itu Kaca Film Mobil dan Mengapa Penting? Kaca film mobil merupakan lapisan tipis berbahan khusus yang ditempelkan pada kaca depan, samping, maupun belakang kendaraan. Berbeda dengan kaca bangunan, kaca film kendaraan dirancang untuk menolak sinar UV, mengurangi panas berlebih, serta meminimalkan silau saat berkendara. Tingkat kegelapan kaca film biasanya dinyatakan dalam persentase Visible Light Transmission (VLT). Semakin kecil angkanya, semakin sedikit cahaya yang masuk, artinya kaca akan tampak lebih gelap. Pemilihan VLT yang tepat sangat berpengaruh pada visibilitas dan keselamatan pengemudi. Pilihan Tingkat Kegelapan Kaca Film Berikut beberapa tingkat kegelapan yang umum tersedia di pasaran: 50% – Pilihan paling terang. Cocok untuk kaca depan karena tetap memberikan perlindungan dari panas tanpa mengurangi pandangan secara signifikan. 35% – Opsi populer yang menawarkan keseimbangan antara kenyamanan dan visibilitas. 20% – Umumnya digunakan pada kaca belakang untuk meningkatkan privasi sekaligus menjaga suhu kabin. 15–5% – Sangat gelap dan memberikan privasi maksimal. Namun, tidak disarankan untuk kaca depan karena berpotensi mengganggu visibilitas, terutama saat malam hari. Memahami perbedaan ini membantu kamu menyesuaikan kebutuhan, baik untuk kenyamanan harian maupun perjalanan jarak jauh. Aturan Penggunaan Kaca Film di Indonesia Penggunaan kaca film di Indonesia diatur dalam regulasi resmi demi menjaga keselamatan lalu lintas. Mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tingkat kegelapan maksimal untuk kaca depan adalah 40 persen, sedangkan kaca samping dan belakang maksimal 70 persen. Selain itu, SK Menteri Perhubungan No. KM.439/U/Phb-76 menegaskan bahwa kaca film tidak boleh mengganggu refleksi objek maupun menghasilkan pantulan yang menyilaukan pengguna jalan lain. Untuk memastikan pemasangan sesuai standar, pemilik kendaraan dapat berkonsultasi langsung dengan dealer resmi seperti Toyota yang menyediakan opsi kaca film sesuai regulasi dan kebutuhan konsumen. Tips Merawat Kaca Film Agar Awet Agar performa kaca film tetap optimal, ada beberapa langkah perawatan yang bisa dilakukan: Parkir di area teduh atau gunakan cover mobil untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung. Pilih material berkualitas seperti metalik, keramik, atau nano ceramic yang memiliki daya tolak panas lebih baik. Bersihkan kaca dengan kain lembut agar permukaan tidak tergores. Lakukan penggantian secara berkala sesuai rekomendasi produsen, umumnya setiap 1–2 tahun tergantung kualitas produk. Jadi, kaca film mobil memiliki peran penting dalam menunjang kenyamanan, keamanan, dan estetika kendaraan. Dengan memahami fungsi, tingkat kegelapan, serta aturan yang berlaku di Indonesia, kamu bisa memilih kaca film yang tepat tanpa melanggar regulasi. Investasi pada kaca film berkualitas bukan hanya soal tampilan, tetapi juga tentang keselamatan dan kenyamanan berkendara jangka panjang. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.