Beranda / Mobil Baru / Katalog / Toyota Land Cruiser 300

Toyota Land Cruiser 300

Rp 2.6 M - Rp 2.6 M
Kapasitas Mesin
3,346 CC
Mesin
3.3L Diesel Engine, 6 Cylinder 24 Valve DOHC
Roda Penggerak
AWD 4X4
Jenis Bahan Bakar
Solar
Pintu
5
Tempat Duduk
7
Tipe Kendaraan
Toyota Land Cruiser 300 VX-R 4X4 A-T
Rp 2.6 M
Dapatkan Ekslusif Promo
Toyota Land Cruiser 300 GR-S 4X4 A-T
Rp 2.6 M
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Toyota Land Cruiser 300 VX-R 4X4 A-T
Toyota Land Cruiser 300 GR-S 4X4 A-T
Kapasitas Mesin
3,346 CC
Jenis Bahan Bakar
Solar
Mesin
3.3L Diesel Engine, 6 Cylinder 24 Valve DOHC
Pintu
5
Roda Penggerak
AWD 4X4
Tempat Duduk
7
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

TOYOTA LAND CRUISER 300
Artikel Terkait
Lihat Semua
GIICOMVEC 2026 Sedot 12.685 Pengunjung, Industri Kendaraan Komersial Masih Bergairah!
14 Apr 2026
GIICOMVEC 2026 Sedot 12.685 Pengunjung, Industri Kendaraan Komersial Masih Bergairah! 14 Apr 2026 Jakarta, Goodcar.id - Gelaran GIICOMVEC 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama empat hari pada 8–11 April 2026. Pameran ini untuk pertama kalinya digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, dan mencatatkan angka kunjungan yang cukup signifikan. Dalam penyelenggaraan keempatnya, GIICOMVEC 2026 berhasil menarik sebanyak 12.685 trade visitors. Angka tersebut meningkat hampir 10 persen dibandingkan edisi sebelumnya, menunjukkan adanya pertumbuhan minat dari pelaku industri terhadap sektor kendaraan komersial di Indonesia. Dominasi Pelaku Industri dan Bisnis Sebagai pameran berkonsep business-to-business (B2B), GIICOMVEC 2026 memang tidak menyasar pengunjung umum. Mayoritas pengunjung yang hadir berasal dari berbagai sektor industri, mulai dari logistik, konstruksi, hingga distribusi. Para trade visitors ini memanfaatkan GIICOMVEC 2026 sebagai ajang untuk memperluas jaringan bisnis (networking), sekaligus mencari solusi operasional yang lebih efisien. Aktivitas eksplorasi teknologi dan diskusi bisnis menjadi salah satu fokus utama selama pameran berlangsung. GIICOMVEC 2026 menghadirkan total 14 merek kendaraan komersial global yang ikut berpartisipasi. Sejumlah nama besar yang hadir antara lain Daihatsu, Isuzu, Hino, hingga Mitsubishi Fuso. Selain itu, merek lain seperti Foton, Wuling, Toyota, Suzuki, hingga pemain global seperti Ford juga ikut meramaikan pameran. Kehadiran berbagai merek ini memperlihatkan beragam pilihan kendaraan komersial, mulai dari truk ringan, pick-up, hingga kendaraan berbasis listrik yang mulai banyak diperkenalkan ke pasar Indonesia. Tidak hanya kendaraan, GIICOMVEC 2026 juga diramaikan oleh lebih dari 45 merek industri pendukung. Mereka menghadirkan berbagai solusi yang berkaitan langsung dengan operasional kendaraan komersial. Mulai dari teknologi karoseri, penyedia suku cadang, hingga sistem manajemen armada berbasis digital menjadi bagian penting dalam pameran ini. Kehadiran sektor pendukung ini memperkuat posisi GIICOMVEC sebagai ekosistem lengkap bagi pelaku industri. Seminar dan Workshop Diikuti Lebih dari 1.200 Peserta Selain pameran produk, GIICOMVEC 2026 juga menghadirkan berbagai sesi seminar dan workshop yang membahas perkembangan industri kendaraan komersial. Lebih dari 1.200 peserta tercatat mengikuti rangkaian program ini. Topik yang dibahas mencakup tren teknologi, tantangan industri, hingga peluang bisnis di masa depan. Partisipasi tinggi dalam sesi edukatif ini menunjukkan bahwa pelaku industri tidak hanya mencari produk, tetapi juga insight untuk menghadapi perubahan pasar yang semakin dinamis. Kesuksesan GIICOMVEC 2026 juga tidak lepas dari dukungan berbagai asosiasi industri. Beberapa di antaranya seperti Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia, Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia, hingga Asosiasi Karoseri Indonesia turut berperan aktif selama pameran berlangsung. Selain itu, dukungan juga datang dari sponsor utama seperti Sailun Group, serta sponsor lainnya seperti Pertamina Lubricants dan Lalamove. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat dalam mendorong pertumbuhan industri kendaraan komersial di Indonesia. Penyelenggara GIICOMVEC 2026 menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara ini. Mulai dari trade buyers, peserta pameran, sponsor, hingga dukungan pemerintah melalui Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Dengan capaian jumlah pengunjung dan partisipasi industri yang meningkat, GIICOMVEC 2026 kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pameran kendaraan komersial terbesar di Indonesia yang berfokus pada kebutuhan bisnis dan solusi industri. Lihat Selengkapnya
Ragam Karoseri Toyota Hilux Rangga di GIICOMVEC 2026
09 Apr 2026
Ragam Karoseri Toyota Hilux Rangga di GIICOMVEC 2026 09 Apr 2026 Jakarta, Goodcar.id – Ragam Karoseri Toyota Hilux Rangga di GIICOMVEC 2026 sukses curi perhatian di pameran kendaraan komersial yang berlangsung pada 8–11 April 2026 di JIExpo Kemayoran. PT Toyota-Astra Motor (TAM) tampil dengan pendekatan berbeda lewat konsep “Multi Solution for All”, yang menekankan fleksibilitas kendaraan niaga sesuai kebutuhan bisnis. Lewat berbagai macam ubahan karoser Toyota Hilux Rangga, Toyota tidak hanya membawa kendaraan, tapi juga solusi mobilitas yang bisa disesuaikan dengan berbagai sektor, mulai dari UMKM hingga layanan publik. Hilux Rangga Jadi Basis Multi Bisnis Toyota Hilux Rangga menunjukkan bagaimana satu platform kendaraan bisa diubah menjadi berbagai fungsi operasional. Mulai dari distribusi logistik, kendaraan servis, hingga armada pemadam kebakaran. Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma, menegaskan bahwa pendekatan ini sudah menjadi bagian dari strategi jangka panjang Toyota di Indonesia. “Lebih dari 50 tahun di Indonesia, Toyota berkomitmen menghadirkan solusi mobilitas yang relevan bagi kebutuhan bisnis masyarakat Indonesia,” ujar Bansar Maduma. Ia menambahkan bahwa Toyota Hilux Rangga bukan sekadar kendaraan niaga, tetapi platform bisnis yang bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan pengguna. Fleksibel untuk B2B, Didukung Lebih dari 80 Karoseri Lokal Kehadiran beragam ubahan karoseri Toyota Hilux Rangga di GIICOMVEC 2026 tidak lepas dari kolaborasi dengan industri dalam negeri. Toyota menggandeng lebih dari 80 karoseri lokal untuk menciptakan berbagai bentuk konversi kendaraan. Pendekatan ini memperkuat posisi Hilux Rangga sebagai kendaraan niaga yang adaptable. Dengan kapasitas angkut hingga 1,2 ton, dek rata dengan bukaan tiga arah, serta pilihan mesin bensin dan diesel, kendaraan ini dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional bisnis. Selain itu, desain bonnet juga diklaim memberikan peningkatan kenyamanan dan keselamatan bagi pengemudi, terutama saat digunakan dalam aktivitas harian dengan mobilitas tinggi. Ini Ragam Karoseri Toyota Hilux Rangga yang Dipamerkan Di ajang GIICOMVEC 2026, beragam karoseri Toyota Hilux Rangga ditampilkan dalam berbagai bentuk nyata yang langsung menggambarkan fungsinya di lapangan. Berikut beberapa unit yang menjadi highlight: Hilux Rangga Cool Box (MODA) Digunakan untuk distribusi frozen food dan produk beku, cocok untuk industri logistik dan ekspedisi. Hilux Rangga Flatdeck (Maintenance Car) Mendukung aktivitas perbaikan dan logistik di berbagai lokasi, terutama untuk operasional lapangan. Hilux Rangga ACC Mobile Service Difungsikan sebagai layanan keuangan berjalan untuk memperluas akses finansial ke berbagai wilayah. Hilux Rangga Firefighter Dirancang sebagai kendaraan pemadam kebakaran yang lebih ringkas dan fleksibel di area sempit. Hilux Rangga MBG (Makanan Bergizi Gratis) Mendukung distribusi program pemerintah dalam penyediaan makanan bergizi. Selain menghadirkan beragam Karoseri Toyota Hilux Rangga, Toyota juga membawa pendekatan menyeluruh lewat ekosistem Total Mobility Solution. Ini mencakup jaringan bengkel luas, ketersediaan suku cadang, hingga akses pembiayaan. Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Hiroyuki Oide, menyebut bahwa dukungan ini menjadi bagian penting dalam memastikan operasional bisnis tetap berjalan lancar. “Hilux Rangga merupakan wujud visi Multi Solution for All, didukung jaminan durability dan reliability, serta ekosistem yang menyeluruh,” ujar Hiroyuki Oide. Selain Ragam Karoseri Toyota Hilux Rangga, Toyota juga menampilkan Hiace Premio di GIICOMVEC 2026. Model ini diposisikan sebagai solusi premium minibus untuk sektor pariwisata. Kehadiran Hiace Premio melengkapi portofolio kendaraan niaga Toyota, khususnya untuk kebutuhan transportasi penumpang dengan kenyamanan lebih tinggi. Lihat Selengkapnya
Farizon, Ford, dan Sany Debut di GIICOMVEC 2026, Industri Kendaraan Komersial Makin Kompetitif
01 Apr 2026
Farizon, Ford, dan Sany Debut di GIICOMVEC 2026, Industri Kendaraan Komersial Makin Kompetitif 01 Apr 2026 Jakarta, GoodCar.id – Pameran kendaraan komersial terbesar di Indonesia, GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo 2026, kembali digelar dengan skala yang lebih besar dan line-up peserta yang semakin lengkap. Ajang business to business (B2B) ini akan berlangsung pada 8-11 April 2026 di Hall B, JIExpo Kemayoran, menghadirkan berbagai inovasi terbaru di sektor kendaraan komersial. Salah satu daya tarik utama tahun ini adalah kehadiran tiga merek baru yang untuk pertama kalinya bergabung, yaitu Farizon, Ford, dan Sany. Kehadiran mereka memperkuat posisi GIICOMVEC sebagai platform strategis bagi pelaku industri untuk mengeksplorasi solusi mobilitas bisnis yang semakin inovatif. Industri Kendaraan Komersial Tetap Tumbuh Penyelenggaraan GIICOMVEC 2026 berlangsung di tengah dinamika industri kendaraan komersial yang penuh tantangan. Meski demikian, sektor ini menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan yang tetap positif, didukung kemampuan manufaktur nasional yang semakin kompetitif. Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, menegaskan bahwa pameran ini menjadi bukti nyata kekuatan industri otomotif Indonesia. Menurutnya, kemampuan produksi kendaraan komersial dalam negeri telah mampu memenuhi kebutuhan berbagai sektor industri dengan standar global. Selain itu, kinerja ekspor yang tetap stabil menjadi indikator bahwa produk otomotif Indonesia tidak hanya kompetitif di pasar domestik, tetapi juga di pasar internasional. Deretan Merek Global dan Inovasi Teknologi GIICOMVEC 2026 menghadirkan total 14 merek global yang siap menampilkan kendaraan komersial terbaru. Beberapa di antaranya adalah Daihatsu, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Toyota, Wuling, hingga Suzuki. Para peserta tidak hanya menampilkan produk unggulan, tetapi juga menghadirkan solusi kendaraan yang lebih efisien dan adaptif terhadap kebutuhan bisnis modern. Inovasi yang ditawarkan mencakup sistem keamanan terkini, teknologi manajemen armada berbasis digital, hingga efisiensi operasional yang semakin optimal. Kehadiran teknologi ini menjadi jawaban atas kebutuhan pelaku usaha yang semakin menuntut efisiensi, produktivitas, serta kemudahan dalam pengelolaan armada kendaraan. Platform Strategis untuk Pelaku Bisnis Ketua Penyelenggara GIICOMVEC sekaligus Ketua Harian GAIKINDO, Anton Kumonty, menyampaikan bahwa pameran ini tidak sekadar menjadi ajang pamer produk, tetapi juga platform strategis yang menghubungkan produsen dengan calon pembeli dari berbagai sektor industri. Menurutnya, GIICOMVEC 2026 dirancang sebagai ruang interaksi bisnis yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan transportasi komersial. Mulai dari kendaraan, suku cadang, hingga teknologi pendukung, seluruhnya tersedia dalam satu ekosistem pameran. Hal ini menjadikan GIICOMVEC sebagai salah satu ajang penting dalam mendorong pertumbuhan sektor kendaraan komersial di Indonesia. Dukungan Industri Pendukung yang Komprehensif Selain kendaraan, GIICOMVEC 2026 juga didukung oleh lebih dari 35 merek industri pendukung. Mereka menghadirkan berbagai produk dan layanan yang mencakup suku cadang, pelumas, ban, hingga teknologi terbaru untuk pengelolaan armada. Kehadiran industri pendukung ini memberikan nilai tambah bagi para pelaku bisnis, karena memungkinkan mereka mendapatkan solusi operasional secara menyeluruh dalam satu tempat. Para pengunjung profesional (trade visitors) juga berkesempatan menikmati berbagai penawaran khusus selama pameran berlangsung. Tahun ini, GIICOMVEC didukung oleh Sailun Group sebagai sponsor utama, serta Pertamina Lubricants dan Lalamove sebagai sponsor pendukung. Dorong Pertumbuhan Industri Otomotif Nasional Dengan konsep yang semakin matang dan partisipasi global yang luas, GIICOMVEC 2026 diharapkan mampu menjadi katalis dalam mendorong pertumbuhan industri kendaraan komersial di Indonesia. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang showcase teknologi dan produk terbaru, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pelaku industri, memperluas jaringan bisnis, serta membuka peluang investasi baru di sektor otomotif. Kehadiran merek-merek baru serta inovasi teknologi yang ditampilkan menjadi sinyal positif bahwa industri kendaraan komersial Indonesia terus bergerak maju, adaptif terhadap perubahan, dan siap bersaing di tingkat global. Lihat Selengkapnya
Toyota Ganti CEO, Kenta Kon Naik di Tengah Tekanan Mobil China
27 Mar 2026
Toyota Ganti CEO, Kenta Kon Naik di Tengah Tekanan Mobil China 27 Mar 2026 TOKYO, Goodcar.id - Toyota membuat langkah yang mengejutkan industri otomotif global. Pabrikan asal Jepang ini resmi menunjuk Kenta Kon sebagai CEO baru, menggantikan Koji Sato di tengah tekanan kompetisi dari produsen mobil China yang bergerak agresif. Kon dikenal sebagai sosok kepercayaan Akio Toyoda dan pernah menjadi sekretarisnya selama bertahun-tahun. Dengan latar belakang kuat di keuangan, ia kini diberi mandat untuk menjaga stabilitas sekaligus mempercepat adaptasi Toyota di era disrupsi industri. Di sisi lain, Sato akan resmi mundur pada 1 April setelah menjabat sekitar tiga tahun. Ia tidak benar-benar “keluar”, melainkan bergeser menjadi wakil ketua sekaligus mengisi posisi baru sebagai chief industry officer—peran yang lebih fokus pada arah industri secara luas. Nama Kenta Kon sendiri bukan orang baru di balik layar strategi Toyota. Ia dikenal disiplin dalam efisiensi biaya dan disebut-sebut sebagai otak di balik rencana akuisisi penuh Toyota Industries. Langkah ini bertujuan memperkuat kendali keluarga Toyoda terhadap grup, meski menuai kritik dari investor minoritas karena dinilai kurang transparan dan undervalued. Di Toyota Sejak 2009 Perjalanan karier Kon juga cukup panjang. Ia mendampingi Toyoda sejak 2009, saat era kepemimpinan modern Toyota mulai terbentuk, hingga akhirnya naik menjadi kepala divisi akuntansi pada 2017. Sementara Toyoda sendiri memimpin hampir 14 tahun sebelum menyerahkan tongkat estafet ke Sato. Menariknya, pengumuman pergantian CEO ini datang bersamaan dengan laporan keuangan kuartal ketiga. Toyota bahkan menaikkan proyeksi laba operasional tahunan hampir 12%, didorong pelemahan yen dan strategi efisiensi yang cukup konsisten. Di tengah peta persaingan global yang makin dinamis, industri otomotif kini berada dalam fase “reset”. Pabrikan China terus menekan lewat inovasi cepat dan harga kompetitif. Namun Toyota memilih jalur berbeda, tidak terburu-buru ke EV penuh, melainkan tetap mengandalkan hybrid sebagai tulang punggung. Strategi ini terbukti cukup solid. Saat banyak rival terpukul oleh biaya besar transisi EV, termasuk Stellantis yang mencatat penurunan nilai aset hingga USD 26,5 miliar, Toyota justru mencatat rekor penjualan dan kembali mempertahankan status sebagai produsen mobil terlaris dunia. Dalam struktur baru ini, peran Kon dan Sato dibuat lebih spesifik. Kon akan fokus ke manajemen internal dan efisiensi perusahaan, sementara Sato menangani isu industri yang lebih luas. Tujuannya jelas mempercepat pengambilan keputusan di tengah perubahan pasar yang sangat cepat, terutama dari tekanan pemain China. James Hong dari Macquarie melihat perubahan ini sebagai sinyal bahwa Toyota mulai memperkuat sisi non-produk. “Kon punya pengalaman lebih dalam menangani masalah keuangan perusahaan dibanding Sato, yang latar belakangnya dari pengembangan produk,” ujarnya. Menariknya, Kon sendiri mengaku tidak menyangka akan ditunjuk sebagai CEO. Ia bahkan sempat merasa “blank” saat pertama kali ditawari posisi tersebut. Sementara itu, Sato menegaskan bahwa keputusan ini tidak melibatkan Toyoda secara langsung. Selain itu, Kon juga memiliki peran penting di Woven by Toyota, anak usaha yang fokus pada teknologi mobilitas dan software. Pengalaman ini dinilai krusial, mengingat Toyota saat ini sedang berupaya mengejar ketertinggalan di sektor software dibanding rival China. Sato sendiri mulai memimpin sejak April 2023, saat Toyota mendapat tekanan besar karena dianggap terlambat masuk ke kendaraan listrik berbasis baterai. Namun dalam periode singkatnya, performa saham Toyota justru melonjak dengan total return mencapai 111%, termasuk dividen—melampaui indeks Nikkei 225 yang hanya naik sekitar dua kali lipat. Meski begitu, tantangan tetap nyata. Toyota masih kehilangan sebagian pangsa pasar, terutama di Asia Tenggara, akibat agresivitas pemain China seperti BYD, juga Chery Group. Di tengah perang harga dan teknologi, keputusan ini bisa jadi penentu apakah Toyota tetap dominan atau mulai tertinggal di era baru otomotif global. Kita lihat saja! Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.