BYD Resmi Luncurkan Seagull 2026: Bawa Teknologi Lidar ke Segmen Mobil Listrik Ekonomis13 May 2026
BYD Resmi Luncurkan Seagull 2026: Bawa Teknologi Lidar ke Segmen Mobil Listrik Ekonomis13 May 2026
BEIJING, GoodCar.id – Raksasa otomotif asal Tiongkok, BYD, resmi memperkenalkan penyegaran terbaru untuk lini mobil listrik paling terjangkau mereka, BYD Seagull 2026 (atau akrab di Indonesia sebagai BYD Atto 1). Debut perdana di ajang Beijing Auto Show 2026 ini menandai langkah agresif BYD dalam mempertahankan dominasinya di pasar hatchback listrik mungil yang kian sesak.
Di pasar internasional, model ini juga dikenal dengan nama Dolphin Mini atau Dolphin Surf. Untuk edisi 2026, BYD menawarkan empat varian utama dengan rentang harga yang sangat kompetitif, yakni mulai dari 69.900 yuan (sekitar Rp161 juta) hingga 85.900 yuan (sekitar Rp198 juta).
Terobosan Teknologi: Sistem "God’s Eye B"
Loncatan teknologi paling signifikan pada model tahun ini adalah hadirnya paket opsional sistem asisten mengemudi cerdas "God’s Eye B" (DiPilot 300) yang sudah dilengkapi dengan sensor Lidar. Penambahan teknologi canggih ini mengoreksi harga jual menjadi:
90.900 yuan (Rp209 juta) untuk varian tertentu.
97.900 yuan (Rp225 juta) untuk varian tertinggi dengan fitur otonom penuh.
Daftar Varian dan Estimasi Harga
BYD membagi Seagull 2026 ke dalam empat tipe berdasarkan jarak tempuh dan fitur:
305km Vitality Edition: 69.900 yuan (±Rp161 juta)
305km Freedom Edition: 78.900 yuan (±Rp182 juta)
405km Zizai Edition: 78.900 yuan (±Rp182 juta)
405km Flying Edition: 85.900 yuan (±Rp198 juta)
Visual Segar dan Interior Cerdas
Secara estetika, BYD menyuntikkan nuansa baru melalui opsi warna eksterior “Mango Orange” dan “Mint Green”. Tampilan luar dipermanis dengan pelek 16 inci model “Starlight” serta lampu belakang LED dengan desain logo yang menyala.
Masuk ke bagian kabin, konsumen disambut dengan tema warna baru “Oatmeal Rice”. Pusat hiburan kini didukung oleh sistem DiLink 150 yang dipadukan dengan layar sentuh HD 12,8 inci. Sistem ini sudah mendukung kontrol kendaraan berbasis 3D serta navigasi yang dapat dipersonalisasi.
Performa dan Efisiensi Baterai
Dapur pacu Seagull 2026 tetap mengandalkan motor listrik tunggal yang menghasilkan tenaga 55 kW (74 hp) dan torsi puncak 135 Nm. BYD menyediakan dua opsi kapasitas baterai:
30,08 kWh: Jarak tempuh hingga 305 km.
38,88 kWh: Jarak tempuh hingga 405 km.
Tantangan di Tengah Persaingan Ketat
Sumber : CarNewsChina
Meski sempat merajai pasar dengan puncak penjualan mencapai 34.005 unit pada April tahun lalu, performa komersial BYD Seagull di pasar domestik Tiongkok mulai mendapat tantangan berat. Sejak Juni lalu, angka penjualannya belum mampu menembus kembali angka 30.000 unit per bulan.
Kondisi ini dipicu oleh kehadiran kompetitor tangguh seperti Geely Xingyuan, yang sukses menyabet gelar kendaraan energi baru (NEV) terlaris di Tiongkok tahun lalu. Selain Geely, Seagull kini harus berbagi kue pasar dengan pendatang baru lainnya seperti Arcfox T1 dan Leapmotor A10 yang baru saja meluncur Maret lalu.
Lihat Selengkapnya
Spesifikasi ZEEKR 009 dan ZEEKR 7X Terbaru, Duo EV Premium Geely Bidik Indonesia?07 May 2026
Spesifikasi ZEEKR 009 dan ZEEKR 7X Terbaru, Duo EV Premium Geely Bidik Indonesia?07 May 2026
JAKARTA, Goodcar.id – Seperti apa spesifikasi ZEEKR 009 dan ZEEKR 7X terbaru? Dua mobil listrik premium dari Geely ini mulai menarik perhatian karena menawarkan kombinasi desain futuristis, performa buas, hingga teknologi fast charging yang cukup canggih.
ZEEKR 009 hadir sebagai MPV listrik premium, sementara ZEEKR 7X diposisikan sebagai SUV listrik performa tinggi untuk pasar luxury EV yang kini semakin ramai, termasuk di Indonesia.
Di tengah persaingan mobil listrik yang makin padat, ZEEKR mencoba tampil beda lewat kenyamanan kabin, teknologi modern, dan performa yang jauh dari kata biasa.
“ZEEKR 009 adalah MPV listrik mewah. MPV ini dirancang untuk membuat setiap perjalanan nyaman,” kata Managing Director Southeast Asia Region ZEEKR, Alex Bao.
ZEEKR 009 Terbaru Kini Hadir dalam Versi 7-Seater
ZEEKR 009 terbaru sempat tampil di ajang Auto China 2026 dengan pembaruan yang cukup menarik, salah satunya hadirnya konfigurasi kabin 7-seater. Secara dimensi, MPV listrik ini memang tergolong besar.
Panjang bodinya mencapai 5.209 mm, lebar 2.024 mm, dan tinggi 1.848 mm. Ukuran tersebut membuat ruang kabin terasa lega, baik untuk kebutuhan keluarga premium maupun kendaraan eksekutif.
Tampilan eksteriornya juga cukup mencolok lewat desain grille besar dengan nuansa futuristis yang sudah menjadi identitas khas ZEEKR. Masuk ke interior, nuansanya terasa seperti lounge berjalan. Material premium tersebar di hampir seluruh kabin, dipadukan captain seat elektrik, layar hiburan besar, hingga sistem audio kelas atas yang fokus ke kenyamanan penumpang.
Meski tampil sebagai MPV mewah, performa ZEEKR 009 ternyata tidak bisa dianggap santai. Mobil ini memiliki tenaga hingga 603 hp dengan torsi 693 Nm. Angka tersebut tergolong besar untuk sebuah MPV keluarga. ZEEKR mengklaim akselerasi 0–100 km/jam bisa dicapai dalam 4,5 detik, sementara jarak tempuhnya mencapai 686 kilometer dalam sekali pengisian baterai.
ZEEKR juga sudah membekali 009 dengan arsitektur kelistrikan 900V yang mendukung pengisian daya cepat.
ZEEKR 7X Tampil Lebih Sporty dan Agresif
Berbeda dari ZEEKR 009 yang fokus pada kenyamanan, ZEEKR 7X hadir dengan karakter yang lebih sporty dan agresif. SUV listrik ini menggunakan desain tajam dengan lampu depan Stargate signature yang menjadi identitas model terbaru ZEEKR.
Dimensinya juga cukup besar untuk kelas SUV premium, dengan panjang 4.787 mm dan wheelbase mencapai 2.900 mm. Bagian interiornya dibuat mewah dengan material NAPPA leather, panoramic roof, serta kursi yang sudah dilengkapi fitur pijat dan ventilasi.
Di sektor performa, spesifikasi ZEEKR 7X bahkan lebih ekstrem. SUV listrik ini mampu menghasilkan tenaga hingga 637 hp dan torsi 710 Nm. Akselerasi 0–100 km/jam diklaim hanya membutuhkan waktu 3,8 detik, angka yang sudah mendekati mobil sport performa tinggi.
Untuk mendukung performa tersebut, ZEEKR 7X menggunakan baterai 100 kWh dengan sistem kelistrikan 800V yang mendukung fast charging hingga 450 kW. ZEEKR mengklaim pengisian baterai dari 10 hingga 80 persen bisa dilakukan sekitar 16 menit.
Selain itu, SUV ini juga dibekali tiga layar digital, prosesor Qualcomm Snapdragon 8295, serta teknologi keselamatan dengan rating 5-Star Euro NCAP.
Lihat Selengkapnya
Geely Auto Catat Rekor Penjualan Q1 2026, Tembus 709 Ribu Unit17 Apr 2026
Chona, Goodcar.id - Kinerja Geely Auto Group di awal tahun 2026 langsung tancap gas. Dalam laporan resmi kuartal pertama (Q1) 2026, produsen otomotif asal Tiongkok ini berhasil mencatat total penjualan global sebanyak 709.358 unit, menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan untuk periode tiga bulan pertama.
Lonjakan ini tidak terjadi begitu saja. Percepatan elektrifikasi, ekspansi pasar global, serta sinergi antar lini merek menjadi fondasi utama pertumbuhan Geely di tengah kompetisi industri otomotif yang makin ketat.
Penjualan Maret Menguat, Didominasi Kendaraan Elektrifikasi
Memasuki bulan Maret 2026, Geely mencatatkan penjualan kendaraan penumpang sebanyak 233.031 unit. Angka ini naik 13 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten.
Dari total tersebut, kendaraan energi baru atau NEV (New Energy Vehicle) menjadi kontributor utama. Penjualannya mencapai 127.319 unit dalam satu bulan, mencakup model dari lini Geely, Zeekr, dan Lynk & Co.
Secara kumulatif, sepanjang kuartal pertama 2026, penjualan NEV Geely mencapai 369.059 unit atau sekitar 55 persen dari total penjualan. Angka ini meningkat 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Pertumbuhan NEV mencerminkan percepatan transformasi elektrifikasi Geely di pasar global,” tulis perusahaan dalam keterangan resminya.
Ekspor Melonjak, Tembus Rekor Baru
Selain pasar domestik, performa Geely di luar Tiongkok juga menunjukkan lonjakan signifikan. Pada Maret 2026, volume ekspor mencapai 81.639 unit, naik 120 persen dibandingkan tahun lalu.
Secara total, penjualan internasional selama kuartal pertama mencapai 203.024 unit, tumbuh 126 persen secara tahunan (year-on-year). Angka ini sekaligus mempertegas strategi ekspansi global Geely yang semakin agresif.
Menariknya, ekspor kendaraan listrik juga mendominasi. Dari total ekspor Maret, sebanyak 52.186 unit atau sekitar 64 persen berasal dari segmen NEV.
Line Up NEV Geely Makin Dominan
Lini kendaraan listrik Geely menjadi tulang punggung pertumbuhan perusahaan. Pada Maret 2026, penjualan line up NEV Geely mencapai 82.744 unit, naik 13 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Total penjualan NEV Geely selama Q1 2026 mencapai 238.859 unit. Dalam periode 37 bulan terakhir, lini ini bahkan telah menembus angka kumulatif lebih dari 2 juta unit.
Capaian tersebut menjadikannya salah satu brand NEV dengan pertumbuhan tercepat di industri otomotif global.
Beberapa model unggulan turut mendorong performa ini, seperti:
Geely EX2: 40.613 unit
Geely EX5: 8.313 unit
Geely Starray EM-i: 19.938 unit
Angka tersebut mencerminkan daya saing produk Geely yang semakin kuat, khususnya di segmen kendaraan listrik.
Zeekr dan Lynk & Co Perkuat Segmen Premium
Di segmen premium, Geely juga menunjukkan performa yang solid lewat dua merek andalannya, yakni Zeekr dan Lynk & Co.
Zeekr mencatatkan pengiriman sebanyak 29.318 unit pada Maret 2026, meningkat 90 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sepanjang kuartal pertama, total pengiriman mencapai 77.037 unit, naik 86 persen secara tahunan.
Salah satu modelnya, Zeekr 7X, bahkan berhasil menjadi SUV mewah terlaris di Hong Kong pada Januari-Februari dan di Australia pada Februari 2026.
Sementara itu, Lynk & Co mencatatkan penjualan 25.426 unit pada Maret. Total penjualan Q1 mencapai 81.662 unit, naik 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kehadiran model baru Lynk & Co 900 turut memperkuat posisi merek ini di segmen premium global.
Indonesia Jadi Fokus Ekspansi Asia Tenggara
Asia Tenggara menjadi salah satu wilayah strategis bagi Geely, termasuk Indonesia. Perusahaan mulai memperluas jejaknya dengan menghadirkan model seperti Geely EX2 yang sudah dikirim ke Indonesia dan Thailand.
Total pengiriman awal di kedua negara tersebut telah melampaui 5.000 unit, menandakan respons pasar yang cukup positif.
Di Indonesia, Geely juga mulai melakukan proses lokalisasi dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 46,5 persen. Langkah ini menunjukkan integrasi Geely dengan rantai pasok nasional serta komitmen terhadap industri otomotif lokal.
Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, Geely saat ini telah mengoperasikan 45 diler di Indonesia. Jumlah ini ditargetkan meningkat menjadi 80 diler hingga akhir 2026.
Sementara di Thailand, jaringan distribusi sudah mencapai 40 diler dan ditargetkan bertambah menjadi 65 diler, termasuk pembangunan showroom flagship untuk memperkuat pengalaman pelanggan.
Dengan kombinasi strategi elektrifikasi, ekspansi global, serta penguatan jaringan distribusi, Geely Auto menunjukkan momentum pertumbuhan yang solid di awal 2026.
Dominasi kendaraan listrik dan peningkatan ekspor menjadi indikator kuat bahwa persaingan di industri otomotif global kini semakin bergeser ke arah elektrifikasi dan penetrasi pasar internasional.
Lihat Selengkapnya
Jaecoo J5 Salip BYD Atto 1 di Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Indonesia14 Apr 2026
Jaecoo J5 Salip BYD Atto 1 di Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Indonesia14 Apr 2026
Jakarta, Goodcar.id - Penjualan mobil listrik Indonesia di awal 2026 sulit ditebak. Setelah tampil dominan selama dua bulan pertama, BYD Atto 1 akhirnya harus turun tahta di Maret 2026, digeser oleh Jaecoo J5 yang tampil konsisten sejak awal tahun.
Jika dilihat dari data penjualan Januari hingga Maret 2026, terjadi pergerakan angka yang cukup ekstrem, baik kenaikan maupun penurunan yang mencerminkan betapa dinamisnya pasar EV di Indonesia saat ini.
Jaecoo J5 Naik Stabil, Dari 1.942 ke 2.959 Unit
Performa Jaecoo J5 bisa dibilang paling konsisten sepanjang kuartal pertama 2026. Mengacu data GAIKINDO 2026, di Januari, Jaecoo J5 mencatatkan penjualan 1.942 unit. Angka ini kemudian melonjak tajam di Februari menjadi 2.926 unit, atau naik hampir 1.000 unit dalam sebulan.
Menariknya, tren positif ini tidak berhenti. Di Maret, Jaecoo J5 kembali meningkat menjadi 2.959 unit. Meski kenaikannya tidak sebesar bulan sebelumnya, stabilitas di angka hampir 3.000 unit menunjukkan bahwa permintaan terhadap model ini masih sangat kuat.
Kenaikan bertahap ini menjadi kunci utama Jaecoo J5 dalam merebut posisi puncak. Bukan sekadar “meledak” sesaat, tapi tumbuh dengan pola yang sehat.
BYD Atto 1 Dari 3.700 ke 672 Unit, Turun Drastis
Kebalikan dari Jaecoo, BYD Atto 1 justru mengalami fluktuasi tajam. Di Januari, model ini sudah kuat dengan 3.361 unit, lalu bahkan naik ke 3.700 unit di Februari.
Namun, kejutan terjadi di Maret. Penjualannya anjlok drastis menjadi hanya 672 unit. Artinya, ada penurunan lebih dari 3.000 unit dalam satu bulan—angka yang sangat signifikan di industri otomotif.
Penurunan ini menjadi titik balik dalam persaingan. Dari yang sebelumnya unggul jauh, BYD Atto 1 langsung terlempar ke posisi lima besar.
Tidak hanya dua model teratas, pergerakan menarik juga terjadi pada model lain. BYD M6 misalnya, mengalami penurunan dari 851 unit di Januari ke 523 unit di Februari, namun kembali naik ke 976 unit di Maret. Ini menunjukkan adanya pemulihan permintaan di segmen MPV listrik.
Sementara itu, Geely EX2 justru menunjukkan tren naik stabil: dari 423 unit di Januari, meningkat ke 776 unit di Februari, dan kembali naik ke 949 unit di Maret. Ini jadi salah satu model dengan pertumbuhan paling konsisten setelah Jaecoo J5.
Berbeda lagi dengan Wuling Darion EV yang sempat naik dari 790 unit di Januari ke 1.019 unit di Februari, namun turun cukup jauh ke 301 unit di Maret. Pola ini menunjukkan adanya lonjakan sesaat yang tidak berlanjut.
SUV Listrik Mulai Mendominasi
Kalau dilihat lebih dalam, tren menarik lain adalah mulai dominannya SUV listrik. Selain Jaecoo J5, model seperti BYD Sealion 07 langsung melesat ke posisi dua di Maret dengan 1.236 unit, meskipun sebelumnya tidak masuk posisi teratas di dua bulan awal.
Hal ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia mulai mengarah ke kendaraan listrik dengan dimensi lebih besar, ground clearance tinggi, dan tampilan yang lebih gagah.
Persaingan juga semakin menarik dengan kehadiran model seperti Denza D9 yang naik dari 392 unit di Januari menjadi 455 unit di Maret, serta VinFast VF3 yang langsung masuk 10 besar di Maret dengan 258 unit.
Di sisi lain, model seperti AION juga menunjukkan fluktuasi. AION UT naik dari 266 unit (Januari) ke 407 unit (Februari), lalu turun ke 242 unit di Maret. Sedangkan AION V relatif stabil di kisaran 200–300 unit sepanjang tiga bulan.
Artinya, tidak ada satu pun pemain yang benar-benar aman. Semua brand masih mencari momentum terbaiknya.
Perubahan angka yang sangat dinamis ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia semakin rasional dalam memilih mobil listrik.
Mereka tidak lagi terpaku pada satu brand saja. Faktor seperti harga, fitur, desain, hingga ketersediaan unit menjadi penentu utama. Ini juga menjelaskan kenapa model baru seperti Jaecoo J5 bisa langsung melesat, sementara model yang sudah kuat seperti BYD Atto 1 bisa turun drastis.
Dari data Januari hingga Maret, terlihat jelas pola naik-turun yang tajam. Jaecoo J5 naik dari 1.942 → 2.926 → 2.959 unit, sementara BYD Atto 1 justru turun dari 3.361 → 3.700 → 672 unit.
10 Mobil Listrik Terlaris Januari - Maret 2026
Januari
BYD Atto 1: 3.361 unit
Jaecoo J5: 1.942 unit
BYD M6: 851 unit
Wuling Darion EV: 790 unit
BYD Sealion 7: 613 unit
Geely EX2: 423 unit
Denza D9: 392 unit
Aion UT: 266 unit
Chery J6: 215 unit
Aion V: 214 unit
Februari
BYD Atto 1: 3.700 unit
Jaecoo J5: 2.926 unit
Wuling Darion EV: 1.019 unit
Geely EX2: 776 unit
BYD M6: 523 unit
AION UT: 407 unit
BYD Sealion 7: 343 unit
Geely EX5: 335 unit
Aion V: 332 unit
Denza: 270 unit
Maret
Jaecoo J5: 2.959 unit
BYD Sealion 07: 1.236 unit
BYD M6: 976 unit
Geely EX2: 949 unit
BYD Atto 1: 672 unit
Denza D9: 455 unit
Wuling Darion EV: 301 unit
VinFast VF3: 258 unit
AION V: 238 unit
AION UT: 242 unit
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.