Beranda / Mobil Baru / Katalog / KIA EV 9

KIA EV 9

Rp 1.5 M - Rp 1.9 M
Jarak Tempuh
497 KM
Mesin
Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM)
Roda Penggerak
RWD
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Pintu
5
Tempat Duduk
5
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
5 Pilihan Warna
Snow White Pearl
Iceberg Green
Aurora Black Pearl
Panthera Metal
Pebble Grey
Tipe Kendaraan
KIA EV 9 Earth
Rp 1.5 M
Dapatkan Ekslusif Promo
KIA EV 9 GT-Line
Rp 1.9 M
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
KIA EV 9 Earth
KIA EV 9 GT-Line
Jarak Tempuh
497 KM
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Mesin
Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM)
Pintu
5
Roda Penggerak
RWD
Tempat Duduk
5
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Cd Audio
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

KIA EV 9
Artikel Terkait
Lihat Semua
Volkswagen Resmikan Showroom 3S di TB Simatupang, Perkuat Layanan di Jakarta Selatan
12 Mar 2026
Volkswagen Resmikan Showroom 3S di TB Simatupang, Perkuat Layanan di Jakarta Selatan 12 Mar 2026 Jakarta, Goodcar.id - Volkswagen melalui APM resminya di Indonesia, PT Garuda Mataram Motor, resmi membuka showroom terbaru di kawasan TB Simatupang. Fasilitas ini mengusung konsep 3S (Sales, Spare Parts, Service) yang dirancang untuk memperluas jaringan layanan sekaligus mempermudah pelanggan dalam mengakses produk dan layanan purna jual dalam satu lokasi. Showroom Volkswagen TB Simatupang berada di lantai 5 kompleks Indomobil Group dan menjadi bagian dari pengembangan jaringan layanan Volkswagen di Indonesia. Lokasinya berada di koridor bisnis yang terus berkembang di Jakarta Selatan, dengan akses yang relatif mudah dari sejumlah kawasan seperti Pondok Indah, Fatmawati, Lebak Bulus, hingga Antasari. Area ini juga dapat dijangkau oleh pelanggan dari wilayah penyangga seperti BSD City. Chief Operating Officer Volkswagen Indonesia, Edo Januarko Chandra, mengatakan bahwa pembukaan showroom ini merupakan langkah untuk mendekatkan layanan kepada pelanggan, khususnya di wilayah Jakarta Selatan dan sekitarnya. “Melalui kehadiran showroom di TB Simatupang, kami ingin semakin dekat dengan pelanggan di Jakarta Selatan dan sekitarnya. Kini masyarakat di area selatan Jakarta dan sekitarnya dapat dengan mudah mengakses seluruh lini produk dan layanan Volkswagen dalam satu destinasi yang modern dan nyaman,” ujar Edo dalam pernyataannya. Menampilkan Hingga Delapan Unit Kendaraan Showroom Volkswagen TB Simatupang dirancang dengan kapasitas display hingga delapan unit kendaraan. Tata ruangnya menggunakan konsep open space yang menjadi ciri khas showroom Volkswagen global. Desain tersebut memungkinkan pengunjung melihat dan mengeksplorasi berbagai model yang dipasarkan di Indonesia secara lebih leluasa. Beberapa model yang dipajang di antaranya adalah mobil listrik Volkswagen ID. Buzz, SUV tujuh penumpang Volkswagen Tiguan Allspace, serta SUV kompak Volkswagen T-Cross. Ketiga model tersebut menjadi bagian dari lini produk Volkswagen yang saat ini tersedia di pasar Indonesia. Selain area display kendaraan, showroom ini juga menghadirkan ruang tunggu yang dirancang nyaman bagi pengunjung. Di dalamnya terdapat sudut heritage yang menampilkan perjalanan sejarah Volkswagen, mulai dari model klasik yang ikonik hingga perkembangan teknologi mobilitas listrik. Salah satu model legendaris yang menjadi bagian dari sejarah Volkswagen adalah Volkswagen Kombi. Kendaraan ini dikenal luas di Indonesia sejak beberapa dekade lalu dan menjadi simbol perjalanan panjang merek tersebut sebelum memasuki era kendaraan listrik melalui ID. Buzz. Layanan 3S Terintegrasi Selain berfungsi sebagai pusat penjualan kendaraan, showroom Volkswagen TB Simatupang juga menyediakan layanan purna jual melalui fasilitas servis dan suku cadang. Area bengkel dilengkapi beberapa working bay, teknisi tersertifikasi, serta perangkat diagnostik yang mengikuti standar global Volkswagen. Ketersediaan suku cadang asli Volkswagen di lokasi yang sama diharapkan dapat mempercepat proses perawatan maupun perbaikan kendaraan. Dengan demikian, pelanggan dapat melakukan servis berkala atau pengecekan kendaraan tanpa harus berpindah lokasi. CEO Indomobil Dealership Group, Santiko Wardoyo, menjelaskan bahwa pembukaan showroom ini merupakan bagian dari strategi penguatan jaringan dealer Volkswagen di Indonesia. “Peresmian showroom Volkswagen TB Simatupang menjadi bagian dari upaya kami untuk terus memperkuat jaringan layanan Volkswagen di Indonesia. Melalui fasilitas 3S yang terintegrasi di lokasi ini, pelanggan tidak hanya dapat mengenal produk Volkswagen lebih dekat, tetapi juga mendapatkan dukungan layanan purna jual yang lengkap dan terpercaya dalam satu tempat,” kata Santiko. Showroom ini juga menyediakan ruang konsultasi privat yang memungkinkan pelanggan berdiskusi secara lebih nyaman dengan sales advisor, termasuk untuk informasi produk, pembelian kendaraan, maupun layanan servis. Peresmian showroom Volkswagen TB Simatupang juga bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Dalam kesempatan tersebut, Volkswagen Indonesia turut mengundang yayasan Dompet Yatim dan Dhuafa dari kawasan Lebak Bulus untuk menghadiri kegiatan berbuka puasa bersama di lokasi showroom. Kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak panti asuhan sebagai bagian dari kegiatan sosial yang dilakukan dalam rangka peresmian fasilitas baru ini. Menurut Edo, kehadiran showroom tersebut diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan otomotif, tetapi juga dapat berjalan berdampingan dengan masyarakat di sekitarnya. “Selain menghadirkan hingga delapan unit kendaraan agar pelanggan bisa melihat lini produk kami secara lebih lengkap, kami juga ingin showroom ini terasa nyaman untuk dinikmati. Pengunjung bisa duduk santai, merasakan suasananya, sembari melihat bagaimana perjalanan Volkswagen berkembang dari VW Kombi yang begitu lekat di hati banyak orang hingga transformasinya ke era listrik melalui ID. Buzz,” ujar Edo. Showroom ini beralamat di Jl. R.A. Kartini, RT.6/RW.14, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pelanggan dapat mengunjungi lokasi tersebut untuk melihat lini kendaraan Volkswagen, menjadwalkan test drive, maupun melakukan perawatan kendaraan secara berkala. Lihat Selengkapnya
Spesifikasi Volvo ES90 di Indnonesia,  Sedan EV dengan Range 661 Km
10 Mar 2026
Spesifikasi Volvo ES90 di Indnonesia,  Sedan EV dengan Range 661 Km 10 Mar 2026 JAKARTA, Goodcar.id – Produsen otomotif asal Swedia, Volvo Cars, resmi memperkenalkan Volvo ES90 di pasar Indonesia. Kehadiran sedan listrik ini menjadi langkah terbaru dalam strategi elektrifikasi Volvo di segmen kendaraan premium Tanah Air. Peluncuran Volvo ES90 sekaligus memperkuat portofolio kendaraan elektrifikasi yang ditawarkan oleh Volvo Car Indonesia, dengan menghadirkan model sedan listrik sebagai flagship baru di pasar lokal. Model ini menggabungkan desain khas Skandinavia dengan teknologi elektrifikasi generasi terbaru, sekaligus mempertahankan standar keselamatan yang selama ini menjadi identitas Volvo. Motor Listrik 800V dan Jarak Tempuh Hingga 661 Km Salah satu sorotan utama dari Volvo ES90 adalah penggunaan arsitektur listrik 800 volt, teknologi yang memungkinkan efisiensi energi lebih tinggi sekaligus pengisian daya yang lebih cepat dibandingkan sistem konvensional. Sedan listrik ini menggunakan baterai berkapasitas 92 kWh. Berdasarkan pengujian standar Worldwide Harmonised Light Vehicles Test Procedure, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 661 kilometer dalam sekali pengisian daya. Kemampuan pengisian cepat juga menjadi salah satu keunggulan utama. Dengan menggunakan DC fast charging hingga 350 kW, baterai dapat diisi dari 10 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 22 menit. Untuk pasar Indonesia, Volvo ES90 dibekali motor listrik dengan tenaga 245 kW atau sekitar 333 hp, serta torsi maksimum 480 Nm. Sedan listrik ini mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam 6,6 detik, sementara kecepatan tertingginya dibatasi hingga 180 km/jam. Masuk ke dalam kabin, Volvo ES90 menghadirkan desain interior yang mengusung filosofi minimalis khas Skandinavia. Tata letaknya dirancang sederhana namun tetap menonjolkan kesan modern dan elegan. Pada bagian tengah dashboard terdapat layar sentral berukuran 14,5 inci yang menjadi pusat pengaturan sistem infotainment. Sementara itu, panel instrumen digital berukuran 9 inci menampilkan informasi kendaraan secara ringkas. Volvo juga menyediakan head-up display 13,2 inci sebagai fitur opsional yang memproyeksikan informasi berkendara langsung ke bidang pandang pengemudi. Selain itu, kabin sedan listrik ini dilengkapi multi-zone climate control serta sistem pemurnian udara yang diklaim mampu menyaring hingga 95 persen partikel polusi. Panoramic roof dengan teknologi electrochromic glass juga hadir untuk menghadirkan pencahayaan alami sekaligus menjaga kenyamanan kabin. Fitur cabin pre-conditioning memungkinkan pengemudi mengatur suhu kabin sebelum perjalanan dimulai melalui aplikasi resmi kendaraan. Sistem Digital Terintegrasi Google Dalam hal konektivitas, Volvo ES90 dilengkapi sistem Google built-in yang terintegrasi langsung dengan berbagai layanan digital. Fitur ini menghadirkan aplikasi seperti Google Maps, Google Assistant, dan Google Play langsung di dalam sistem infotainment kendaraan. Selain itu, sistem komputasi Volvo Superset Core Computing memungkinkan pembaruan perangkat lunak dilakukan secara over-the-air (OTA) tanpa perlu mengunjungi bengkel. Fitur lain yang tersedia adalah digital key, yang memungkinkan kendaraan dibuka dan dikunci melalui smartphone. Untuk pengguna iPhone, tersedia juga integrasi Apple CarPlay secara nirkabel guna mendukung navigasi, hiburan, hingga akses aplikasi favorit. Sistem Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas Sebagai kendaraan Volvo, Volvo ES90 tetap mengedepankan sistem keselamatan yang menjadi ciri khas merek ini. Mobil ini dibangun dengan struktur bodi berpengaman 360 derajat dan dilengkapi berbagai sensor seperti kamera, radar, serta sensor ultrasonik yang bekerja secara terintegrasi. Sistem driver understanding juga hadir untuk memantau kondisi pengemudi secara aktif guna mengurangi potensi risiko saat berkendara. Teknologi tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal tidak hanya bagi pengemudi dan penumpang, tetapi juga pengguna jalan lain di sekitar kendaraan. Melengkapi Line-up Volvo di Indonesia Kehadiran Volvo ES90 menambah pilihan kendaraan premium Volvo yang sudah lebih dulu hadir di Indonesia, termasuk SUV seperti Volvo XC90 dan Volvo XC60. Dengan demikian, konsumen kini memiliki pilihan kendaraan Volvo yang lebih beragam, mulai dari SUV hingga sedan listrik. Menurut Koji Horii, peluncuran model ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menghadirkan kendaraan listrik di segmen premium. “ES90 membawa teknologi Volvo ke level yang lebih tinggi, dengan jarak tempuh yang lebih jauh, pengisian daya yang lebih cepat, serta pengalaman digital yang semakin terhubung,” ujar Koji Horii. Di Indonesia, Volvo ES90 dipasarkan dengan harga sekitar Rp2,1 miliar on the road, menegaskan posisinya sebagai sedan listrik flagship Volvo di segmen kendaraan premium. Lihat Selengkapnya
Perbedaan HEV dan PHEV: Cara Kerja, Sistem Baterai, dan Keunggulannya
10 Mar 2026
Perbedaan HEV dan PHEV: Cara Kerja, Sistem Baterai, dan Keunggulannya 10 Mar 2026 JAKARTA, Goodcar.id – Perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia terus bergerak cepat. Di tengah tren kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV), masyarakat kini mulai mengenal berbagai teknologi mobil ramah lingkungan, termasuk Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Kedua teknologi tersebut sama-sama menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik. Namun dalam praktiknya, perbedaan HEV dan PHEV terletak pada sistem pengisian baterai, cara kerja tenaga listrik, hingga pola penggunaan kendaraan sehari-hari. Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma menjelaskan bahwa meski berada dalam kategori kendaraan hybrid, kedua teknologi tersebut memiliki karakter yang berbeda. “Karakter penggunaan, sistem kerja, serta keunggulannya pun berbeda. HEV merupakan kendaraan yang memiliki dua sumber tenaga, yaitu mesin bensin dan daya listrik, tetapi baterainya tidak dapat diisi melalui colokan eksternal,” ujar Jim Ma. Ia menambahkan, PHEV juga menggabungkan mesin konvensional dan motor listrik, tetapi baterainya dapat diisi melalui sumber listrik eksternal sehingga kendaraan dapat beroperasi dalam mode listrik maupun mode mesin bensin. Perbedaan tersebut menjadi penting dipahami, terutama bagi konsumen yang mulai mempertimbangkan kendaraan hybrid sebagai alternatif mobilitas harian. Cara Kerja HEV: Baterai Terisi Otomatis Tanpa Colokan Pada kendaraan Hybrid Electric Vehicle (HEV), sistem hybrid dirancang untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar tanpa mengubah kebiasaan berkendara secara signifikan. Ada beberapa karakter utama dari teknologi ini. 1. Baterai Terisi Otomatis Salah satu ciri utama HEV adalah baterai yang tidak memerlukan pengisian dari sumber listrik eksternal. Energi listrik pada baterai akan terisi secara otomatis melalui dua mekanisme utama, yaitu kerja mesin bensin dan sistem regenerative braking. Regenerative braking merupakan proses pengisian ulang energi saat kendaraan melakukan pengereman. Energi yang biasanya terbuang akan diubah menjadi listrik dan disimpan kembali ke dalam baterai. Kapasitas baterai pada kendaraan HEV juga relatif kecil, umumnya berada di kisaran 1–2 kWh. 2. Mesin dan Motor Listrik Bekerja Bergantian Pada kondisi tertentu, motor listrik akan bekerja secara mandiri, terutama saat kendaraan berjalan pada kecepatan rendah atau di lalu lintas padat. Namun ketika kendaraan membutuhkan tenaga lebih besar—misalnya saat akselerasi, menanjak, atau melaju di jalan tol—mesin bensin akan mengambil alih peran utama. 3. Fokus pada Efisiensi Bahan Bakar Karena sistemnya dirancang untuk mendukung mesin bensin, HEV dikenal mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar dibandingkan mobil konvensional. Selain itu, pengguna tidak perlu mencari fasilitas pengisian listrik. Hal ini membuat HEV tetap praktis digunakan di wilayah yang belum memiliki infrastruktur pengisian kendaraan listrik yang luas. Cara Kerja PHEV: Baterai Bisa Diisi dari Listrik Berbeda dengan HEV, Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) menawarkan pendekatan yang lebih dekat dengan mobil listrik murni. Perbedaan HEV dan PHEV paling terlihat pada sistem baterai yang lebih besar serta kemampuan pengisian dari sumber listrik eksternal. 1. Baterai Bisa Diisi Melalui Charger Pada kendaraan PHEV, baterai dapat diisi melalui home charging maupun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Karena dirancang untuk menerima pengisian listrik eksternal, kapasitas baterai pada PHEV umumnya jauh lebih besar dibandingkan HEV. Hal ini memungkinkan kendaraan menyimpan energi listrik dalam jumlah lebih banyak. 2. Dapat Berjalan dalam Mode Listrik Murni Dengan kapasitas baterai yang lebih besar, PHEV memungkinkan kendaraan melaju dalam mode listrik sepenuhnya untuk jarak tertentu tanpa bantuan mesin bensin. Mode ini biasanya dimanfaatkan untuk perjalanan harian seperti aktivitas dalam kota atau perjalanan jarak pendek. 3. Tetap Fleksibel untuk Perjalanan Jauh Jika daya baterai habis, kendaraan PHEV tetap dapat digunakan seperti mobil hybrid biasa karena mesin bensin akan kembali bekerja sebagai sumber tenaga utama. Dengan demikian, kendaraan tetap dapat digunakan untuk perjalanan jarak jauh tanpa kekhawatiran kehabisan daya listrik. Memahami Perbedaan HEV dan PHEV Secara garis besar, perbedaan HEV dan PHEV dapat dilihat dari tiga aspek utama: cara pengisian baterai, kapasitas baterai, dan pola penggunaan kendaraan. HEV mengandalkan pengisian otomatis dari mesin dan pengereman, sementara PHEV dapat diisi melalui sumber listrik eksternal. Selain itu, PHEV memiliki baterai lebih besar sehingga memungkinkan kendaraan berjalan dalam mode listrik murni. Menurut Jim Ma, pemahaman terhadap teknologi tersebut menjadi langkah awal bagi konsumen sebelum menentukan pilihan kendaraan elektrifikasi. “Ketika konsumen sudah mengetahui perbedaan mendasar dari cara kerja dan keunggulan masing-masing sistem, langkah selanjutnya adalah menyesuaikan pilihan tersebut dengan kebutuhan mobilitas harian mereka,” kata Jim Ma. Seiring meningkatnya pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar otomotif Indonesia, pemahaman mengenai perbedaan HEV dan PHEV menjadi semakin penting agar konsumen dapat memilih teknologi yang sesuai dengan kebutuhan penggunaan kendaraan sehari-hari. Lihat Selengkapnya
BAIC Indonesia Targetkan Penjualan Naik Hampir 200 Persen pada 2026
06 Mar 2026
BAIC Indonesia Targetkan Penjualan Naik Hampir 200 Persen pada 2026 06 Mar 2026 Jakarta, Goodcar.id - BAIC Indonesia menyiapkan langkah agresif untuk memperkuat posisinya di pasar otomotif nasional. Melalui PT JIO Distribusi Indonesia sebagai distributor resmi, pabrikan asal Tiongkok ini menargetkan pertumbuhan penjualan hampir 200 persen pada tahun 2026. Strategi tersebut akan ditempuh melalui kombinasi ekspansi jaringan dealer, peluncuran model baru, hingga penguatan layanan purna jual. Rencana itu disampaikan dalam acara buka puasa bersama media yang digelar di kawasan Gading Serpong, Tangerang. Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, menjelaskan bahwa target pertumbuhan tersebut merupakan bagian dari strategi ekspansi yang lebih agresif di pasar otomotif Indonesia. “Pertumbuhan yang kami targetkan pada 2026 merupakan bagian dari strategi ekspansi BAIC Indonesia yang lebih agresif untuk meneguhkan posisinya sebagai pemain yang serius di industri otomotif Indonesia,” ujar Dhani Yahya. Ia menambahkan, perusahaan terus melakukan penguatan baik dari sisi produk maupun jaringan penjualan dan layanan purna jual untuk mendorong peningkatan penjualan. Segmen SUV dan 4x4 Dinilai Punya Peluang Besar Target pertumbuhan tersebut muncul di tengah dinamika pasar otomotif nasional. Sepanjang 2025, total penjualan mobil di Indonesia tercatat menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Data industri menunjukkan penjualan kendaraan roda empat turun dari 865.723 unit pada 2024 menjadi 803.687 unit pada 2025. Meski demikian, segmen kendaraan 4x4 justru mengalami pertumbuhan signifikan. Penjualan mobil di segmen tersebut meningkat sekitar 27 persen, dari 15.209 unit menjadi 19.244 unit dalam periode yang sama. Kenaikan ini memperlihatkan meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan dengan karakter tangguh. BAIC melihat tren ini sebagai peluang besar, mengingat sebagian besar lini produk mereka berada di segmen SUV dan kendaraan 4x4. Model seperti BAIC X55 II dan BJ40 Plus menjadi contoh kendaraan yang menyasar kebutuhan tersebut. Menurut BAIC, kombinasi ketangguhan, teknologi, dan fleksibilitas penggunaan di berbagai kondisi jalan menjadi faktor yang mendorong meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan di kelas ini. Penjualan Ditargetkan Tembus 2.018 Unit Sepanjang 2025, BAIC Indonesia mencatat penjualan retail sebanyak 677 unit. Dengan strategi ekspansi yang lebih agresif, perusahaan menargetkan penjualan meningkat menjadi 2.018 unit pada tahun 2026. Jika target tersebut tercapai, angka tersebut setara dengan pertumbuhan sekitar 198 persen dibandingkan tahun sebelumnya. “Dengan dukungan produk yang kompetitif serta jaringan dealer yang terus berkembang, kami optimistis dapat mempercepat pertumbuhan penjualan ke depan,” tutup Dhani. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.