Beranda / Mobil Baru / Katalog / Wuling CloudEV

Wuling CloudEV

Rp 398 Juta
Jarak Tempuh
-
Mesin
Permanent Magnet Synchronous
Roda Penggerak
FWD
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Pintu
5
Tempat Duduk
5
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
4 Pilihan Warna
Pristine White
Milk Tea
Starry Black
Galaxy Blue
Tipe Kendaraan
Wuling CloudEV Pro
Rp 398 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Wuling CloudEV Lite
Rp 398 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Wuling CloudEV Pro
Wuling CloudEV Lite
Jarak Tempuh
-
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Mesin
Permanent Magnet Synchronous
Pintu
5
Roda Penggerak
FWD
Tempat Duduk
5
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

WULING CLOUDEV
Artikel Terkait
Lihat Semua
Wuling Eksion Resmi Diserahkan ke Konsumen, SUV Listrik 7-Seater Ini Kantongi 1.000 SPK
11 May 2026
Wuling Eksion Resmi Diserahkan ke Konsumen, SUV Listrik 7-Seater Ini Kantongi 1.000 SPK 11 May 2026 Tengerang, Goodcar.id - Wuling Motors resmi memulai distribusi SUV terbarunya, Wuling Eksion, ke tangan konsumen di Indonesia. Momentum ini ditandai lewat seremoni handover yang digelar di Summarecon Mall Serpong, dengan total 25 unit diserahkan langsung kepada pelanggan pertama. Langkah ini sekaligus mempertegas fase awal distribusi Wuling Eksion setelah sebelumnya diperkenalkan secara nasional pada 22 April 2026. Kehadiran model ini menjadi bagian dari strategi Wuling dalam memperkuat lini kendaraan elektrifikasi di segmen SUV keluarga. “Sejak diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia, Wuling Eksion mendapatkan respon yang sangat positif dan pada hari ini Wuling secara resmi melaksanakan handover Wuling Eksion kepada pelanggan. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Eksion. Kami berharap Wuling Eksion dapat menjadi bagian dari perjalanan baru bersama keluarga Indonesia,” ungkap Kharismawan Awangga, selaku Sales Director Wuling Motors. Distribusi Mulai Jalan, Ekspansi Kota Terus Digenjot Egy Maulana Vikri memilih Wuling Eksion Plug-in Hybrid untuk penggunaan perjalanan jauh bersama keluarga. Setelah peluncuran nasional, Wuling langsung tancap gas memperluas jangkauan lewat rangkaian regional launch. Sejumlah kota seperti Bali, Batam, Bandung, hingga Tangerang sudah lebih dulu disambangi. Dalam waktu dekat, ekspansi akan berlanjut ke Bekasi, Medan, Makassar, Semarang, dan Surabaya. Pergerakan ini berjalan seiring dengan tingginya minat pasar. Hingga saat ini, Wuling Eksion telah mengantongi lebih dari 1.000 surat pemesanan kendaraan (SPK). Angka ini menjadi indikator awal bahwa segmen SUV elektrifikasi 7-seater mulai mendapat tempat di pasar domestik. Menariknya, dari total pemesanan tersebut, nama Egy Maulana Vikri, selaku atlet Tmnas Sepak Bola Indonesia ikut masuk dalam daftar konsumen. Ia memilih varian Plug-in Hybrid dari Wuling Eksion dan turut hadir dalam seremoni penyerahan unit. Strategi Produk: EV dan Plug-in Hybrid Sekaligus Wuling Eksion hadir dengan pendekatan ganda lewat pilihan varian EV (electric vehicle) dan Plug-in Hybrid (PHEV). Strategi ini membuka opsi lebih luas bagi konsumen, terutama yang masih dalam fase transisi menuju kendaraan listrik penuh. SUV 7-seater ini juga menjadi model kedua yang mengusung teknologi terbaru Wuling. Platform Wonder Flexible Modular System (WFMS) menjadi basis utama, yang dirancang untuk mengakomodasi berbagai jenis powertrain elektrifikasi. Pada varian Plug-in Hybrid, Wuling menyematkan LING Power Hybrid System yang diklaim mampu menghadirkan efisiensi energi sekaligus performa yang halus. Sementara itu, sistem konektivitas LING OS dan teknologi MAGIC Battery Pro turut melengkapi paket teknologi kendaraan ini, terutama dari sisi keamanan baterai. Dimensi Fungsional: Kabin Lega, Jarak Tempuh Panjang Sebagai SUV keluarga, Wuling Eksion membawa pendekatan desain Muscular Flowline Design dengan karakter tegas. Dimensi kabin dirancang lapang dengan konfigurasi 7-penumpang, dilengkapi panoramic sunroof serta kapasitas bagasi hingga 1.788 liter. Dari sisi efisiensi, varian listrik murni diklaim mampu menempuh jarak hingga 530 km berdasarkan standar CLTC. Sementara itu, varian Plug-in Hybrid menawarkan jarak tempuh gabungan lebih dari 1.000 km (CLTC), menjadikannya fleksibel untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh. Untuk aspek keselamatan, Wuling Eksion sudah dibekali fitur ADAS Level 2 yang mencakup berbagai sistem bantuan berkendara modern guna meningkatkan proteksi selama perjalanan. Program Early Bird Masih Dibuka Di tengah tingginya minat pasar, Wuling masih membuka program Early Bird untuk 2.000 konsumen pertama. Program ini mencakup benefit berupa gratis perawatan berkala untuk varian EV dan PHEV sesuai syarat yang berlaku. Selain itu, Wuling juga menyematkan Lifetime Warranty untuk komponen inti kendaraan elektrifikasi, baik pada varian listrik murni maupun Plug-in Hybrid. Skema ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan rasa aman konsumen dalam penggunaan jangka panjang. Dengan dimulainya distribusi unit ke konsumen, Wuling Eksion kini masuk fase krusial dalam pembuktian di pasar. Kombinasi teknologi elektrifikasi, konfigurasi 7-seater, serta fleksibilitas varian menjadi faktor yang akan menentukan sejauh mana model ini mampu bersaing di segmen SUV keluarga di Indonesia. Lihat Selengkapnya
Wuling Dinobatkan sebagai Pemimpin Akselerasi Mobil Listrik di Listrik Indonesia Award 2026
23 Apr 2026
Wuling Dinobatkan sebagai Pemimpin Akselerasi Mobil Listrik di Listrik Indonesia Award 2026 23 Apr 2026 Jakarta, Goodcar.id - Komitmen Wuling Motors dalam mendorong adopsi kendaraan elektrifikasi kembali mendapat pengakuan. Dalam ajang Listrik Indonesia Award 2026 yang digelar oleh Majalah Listrik Indonesia pada Rabu (22/4) di Hotel Mulia Senayan, Wuling berhasil meraih penghargaan pada kategori EV and Ecosystem Company dengan predikat Leading Automotive Company in Accelerating the Use of Electric Cars. Penghargaan ini menjadi sinyal bahwa peran Wuling dalam pengembangan mobil listrik di Indonesia semakin diperhitungkan. Tak hanya fokus pada produk, pabrikan asal Tiongkok ini juga dinilai aktif membangun ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh. “Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan dalam ajang ini. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi kendaraan elektrifikasi sekaligus mendukung transisi energi di Indonesia,” ujar Brian Gomgom, Brand Communication Senior Manager Wuling Motors. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengembangan kendaraan listrik tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar ekosistem dapat berkembang secara berkelanjutan, mulai dari industri hingga dukungan kebijakan. Di sisi lain, Listrik Indonesia Award sendiri merupakan ajang tahunan yang memberikan apresiasi kepada perusahaan, institusi, dan tokoh yang berkontribusi dalam sektor energi dan kelistrikan nasional. Pada edisi tahun ini, tema yang diangkat adalah “B17AKSANA Listrik Indonesia”, sekaligus menandai perjalanan 17 tahun penyelenggaraan acara tersebut. Proses penilaian dilakukan oleh dewan pakar dan redaksi dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting. Mulai dari inovasi, kepeloporan, performa bisnis, hingga kontribusi terhadap lingkungan dan pengembangan energi nasional menjadi indikator utama dalam menentukan pemenang. Sejalan dengan penghargaan tersebut, Wuling memang terus memperkuat langkahnya di segmen kendaraan listrik. Tidak hanya menghadirkan produk, Wuling juga membangun fondasi industri melalui perakitan lokal dan pengembangan komponen penting seperti baterai. Langkah ini terlihat dari lini produk yang semakin beragam. Mulai dari Wuling Air ev sebagai mobil listrik kompak untuk perkotaan, Wuling BinguoEV dengan desain ikonik, hingga Wuling Cloud EV yang menonjolkan kenyamanan di kelasnya. Tak berhenti di situ, Wuling juga mulai merambah segmen keluarga dan komersial. Hadirnya Wuling Darion EV dan Wuling Darion PHEV memperluas pilihan MPV elektrifikasi, sementara Wuling Mitra EV ditujukan untuk kebutuhan bisnis. Bahkan, melalui Wuling Eksion, Wuling mulai masuk ke segmen SUV tiga baris dengan opsi teknologi listrik dan plug-in hybrid. Dengan strategi tersebut, Wuling mencoba menghadirkan solusi mobilitas yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini. Bukan sekadar tren, tetapi juga sebagai bagian dari transisi menuju sistem transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Pada akhirnya, penghargaan ini bukan hanya soal pencapaian, tetapi juga penegasan posisi Wuling dalam peta industri kendaraan listrik nasional. Di tengah persaingan yang semakin ketat, langkah agresif dalam membangun ekosistem bisa menjadi faktor penentu dalam mempercepat adopsi mobil listrik di Indonesia. Lihat Selengkapnya
Pajak Mobil Listrik Mulai Dihitung, Tapi Belum Final
23 Apr 2026
Pajak Mobil Listrik Mulai Dihitung, Tapi Belum Final 23 Apr 2026 Jakarta, Goodcar.id - Kebijakan terbaru pemerintah mulai mengubah peta pajak mobil listrik di Indonesia, termasuk untuk BYD Atto 1 yang kini tak lagi sepenuhnya bebas pungutan seperti sebelumnya. Mengacu pada lampiran Permendagri Nomor 11 Tahun 2026, komponen dasar dalam perhitungan pajak mobil listrik untuk BYD Atto 1 dimulai dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) sebesar Rp229 juta, yang kemudian dikalikan bobot 1,050 sehingga menghasilkan Dasar Pengenaan Pajak (DPP) sekitar Rp240,4 juta. Dari nilai tersebut, simulasi awal pajak mobil listrik bisa dihitung menggunakan asumsi tarif minimal 1 persen, di mana Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) diperkirakan sekitar Rp2,4 juta dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga berada di kisaran Rp2,4 juta. Selain komponen utama, perhitungan pajak mobil listrik juga mencakup biaya tambahan seperti administrasi penerbitan STNK, TNKB, dan BPKB yang umumnya berkisar Rp500 ribu. Jika seluruh komponen dijumlahkan, estimasi total awal pajak mobil listrik untuk registrasi BYD Atto 1 berada di angka sekitar Rp5,3 juta, meski angka ini masih bersifat simulasi. Pajak Mobil Listrik Bisa Berbeda di Setiap Daerah Perlu dipahami, besaran pajak mobil listrik tidak bersifat seragam karena masing-masing pemerintah daerah memiliki kewenangan dalam menentukan tarif dan insentif yang berlaku. Dalam praktiknya, tarif pajak mobil listrik seperti PKB umumnya berada di rentang 1 hingga 1,2 persen, sementara BBNKB bisa lebih tinggi tergantung kebijakan daerah dan skema yang diterapkan. Di sisi lain, kebijakan insentif masih menjadi faktor penentu dalam besaran akhir pajak mobil listrik, karena beberapa daerah bisa memberikan diskon bahkan pembebasan untuk mendorong adopsi kendaraan listrik. Aturan Baru Ubah Skema Pajak Mobil Listrik Perubahan skema pajak mobil listrik ini tidak lepas dari diberlakukannya Permendagri Nomor 11 Tahun 2026 yang mulai efektif sejak 1 April 2026. Dalam aturan terbaru tersebut, status pajak mobil listrik berubah karena kendaraan listrik kini tidak lagi sepenuhnya dikecualikan dari objek Pajak Kendaraan Bermotor seperti pada regulasi sebelumnya. Jika dibandingkan dengan Permendagri Nomor 7 Tahun 2025, kebijakan pajak mobil listrik sebelumnya masih memberikan pembebasan bagi kendaraan berbasis energi terbarukan, termasuk mobil listrik. Kesimpulan: Pajak Mobil Listrik Mulai Normal, Tapi Belum Seragam Dengan adanya perubahan ini, arah kebijakan pajak mobil listrik di Indonesia mulai bergeser ke skema yang lebih normal seperti kendaraan konvensional. Namun demikian, implementasi pajak mobil listrik di lapangan masih sangat bergantung pada kebijakan daerah, sehingga potensi perbedaan biaya tetap terbuka lebar. Bagi konsumen, memahami skema pajak mobil listrik menjadi hal penting sebelum membeli kendaraan, agar tidak kaget dengan biaya tambahan di luar harga mobil. Lihat Selengkapnya
Harga Wuling Eksion Resmi Rilis, SUV 7-Seater EV & PHEV Mulai Rp389 Juta
23 Apr 2026
Harga Wuling Eksion Resmi Rilis, SUV 7-Seater EV & PHEV Mulai Rp389 Juta 23 Apr 2026 Jakarta, Goodcar.id - Harga Wuling Eksion resmi diumumkan oleh Wuling Motors dalam ajang Grand Launching bertajuk “Exploring Family Journeys” yang digelar di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (22/4). Kehadiran model ini menjadi langkah baru Wuling dalam memperkuat lini kendaraan elektrifikasi sekaligus menjawab kebutuhan mobil keluarga modern di Indonesia. Harga Wuling Eksion menjadi salah satu daya tarik utama karena SUV 7-seater ini langsung hadir dengan dua opsi teknologi, yakni Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Strategi ini menempatkan Wuling Eksion sebagai salah satu model yang cukup agresif di segmen SUV elektrifikasi Tanah Air. Dalam peluncuran tersebut, Harga Wuling Eksion juga menjadi lanjutan dari kesuksesan lini elektrifikasi sebelumnya. Model Darion, misalnya, telah mencatat penjualan domestik lebih dari 5.000 unit dan bahkan mulai diekspor ke sejumlah negara seperti Brunei Darussalam dan Hong Kong. “Respons positif terhadap kehadiran Darion menunjukkan bahwa kebutuhan konsumen terhadap kendaraan keluarga yang lebih efisien dan modern terus berkembang,” ujar Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors. Ia menambahkan bahwa tren ini mendorong Wuling untuk menghadirkan produk yang lebih relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini. Secara pasar, Harga Wuling Eksion juga masuk di segmen yang sedang berkembang pesat. Data menunjukkan bahwa SUV berkontribusi sekitar 29% terhadap total pasar otomotif nasional, dengan sekitar 33% di antaranya merupakan kendaraan New Energy Vehicle (NEV). Hal ini memperlihatkan bahwa penerimaan terhadap mobil elektrifikasi semakin luas. Dari sisi perjalanan brand, Harga Wuling Eksion tidak hadir secara tiba-tiba. Wuling sebelumnya telah memiliki portofolio SUV yang cukup lengkap, mulai dari Almaz, Almaz RS dengan teknologi WISE, hingga Almaz Hybrid dan Alvez. Total, lebih dari 40.000 unit SUV Wuling telah digunakan konsumen di Indonesia. Melihat kebutuhan pasar, Harga Wuling Eksion juga disesuaikan dengan karakter konsumen keluarga yang mengutamakan kenyamanan kabin 7 penumpang, efisiensi biaya operasional, serta fitur keselamatan yang mendukung mobilitas harian maupun perjalanan jauh. Dengan pendekatan tersebut, Harga Wuling Eksion menjadi representasi dari tiga aspek utama yang ditawarkan, yakni kenyamanan (Superior Comfort), efisiensi tinggi (Ultra-High Efficiency), serta perlindungan menyeluruh (Versatile Safety). Ketiganya menjadi fokus dalam pengembangan SUV terbaru ini. Sebagai produk terbaru, Harga Wuling Eksion menegaskan posisinya sebagai SUV 7-seater pertama di Indonesia yang tersedia dalam dua pilihan teknologi elektrifikasi sekaligus. Kehadirannya juga menjadi bagian dari strategi Wuling dalam memperluas adopsi kendaraan ramah lingkungan di pasar domestik. Untuk pasar Jakarta, Harga Wuling Eksion dibuka dengan skema early bird yang cukup kompetitif. Berikut rinciannya: Eksion EV CE: Rp389.000.000 Eksion EV EX: Rp459.000.000 Eksion PHEV CE: Rp449.000.000 Eksion PHEV EX: Rp499.000.000 Selain itu, Harga Wuling Eksion juga dilengkapi dengan program purna jual berupa gratis perawatan berkala. Untuk varian EV, konsumen mendapatkan servis gratis selama 3 tahun atau 35.000 km, sementara varian PHEV mendapat hingga 3 tahun atau 27.500 km, dengan syarat dan ketentuan berlaku. Dengan kombinasi teknologi, harga, serta positioning di segmen SUV keluarga, Harga Wuling Eksion menjadi salah satu model yang patut diperhitungkan dalam peta persaingan kendaraan elektrifikasi di Indonesia tahun ini. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.