Beranda / Mobil Baru / Katalog / KIA Grand Carnival

KIA Grand Carnival

Rp 960 Juta - Rp 1.3 M
Kapasitas Mesin
2,151 CC
Mesin
2.2L Diesel Engine, 4 Cylinder 16 Valve DOHC
Roda Penggerak
FWD
Jenis Bahan Bakar
Solar
Pintu
5
Tempat Duduk
11
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
4 Pilihan Warna
Aurora Black Pearl
Astral Blue
Ceramic Silver
Snow White Pearl
Tipe Kendaraan
KIA Grand Carnival Dynamic 11s
Rp 960 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
KIA Grand Carnival Premiere 11s
Rp 998 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
KIA Grand Carnival Premiere 7s
Rp 1.1 M
Dapatkan Ekslusif Promo
KIA Grand Carnival Hybrid 7s
Rp 1.3 M
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
KIA Grand Carnival Dynamic 11s
KIA Grand Carnival Premiere 11s
KIA Grand Carnival Premiere 7s
KIA Grand Carnival Hybrid 7s
Kapasitas Mesin
2,151 CC
Jenis Bahan Bakar
Solar
Mesin
2.2L Diesel Engine, 4 Cylinder 16 Valve DOHC
Pintu
5
Roda Penggerak
FWD
Tempat Duduk
11
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Cd Audio
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

KIA GRAND CARNIVAL
Artikel Terkait
Lihat Semua
AION UT dan Hyptec HT Jadi Bintang IIMS Surabaya 2026, GAC Indonesia Catat Hasil Positif
04 Jun 2026
AION UT dan Hyptec HT Jadi Bintang IIMS Surabaya 2026, GAC Indonesia Catat Hasil Positif 04 Jun 2026 Jakarta, GoodCar.id – GAC Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya di pasar kendaraan listrik nasional dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026. Pada pameran otomotif yang berlangsung pada 26–31 Mei 2026 tersebut, dua model andalan GAC berhasil mencuri perhatian publik dan dewan juri, yakni Hyptec HT yang dinobatkan sebagai Best EV Long Range serta AION UT yang meraih penghargaan Best EV City Car. Pencapaian ini menjadi bukti semakin kuatnya posisi GAC Indonesia di tengah pertumbuhan pasar kendaraan listrik yang kian kompetitif. Tidak hanya memperoleh apresiasi dari industri otomotif, GAC juga mencatatkan performa penjualan yang positif sepanjang pameran berlangsung. Dua Penghargaan Perkuat Posisi GAC di Pasar Kendaraan Listrik Penghargaan yang diraih Hyptec HT dan AION UT mencerminkan keberhasilan GAC Indonesia dalam menghadirkan produk yang mampu menjawab kebutuhan konsumen dengan karakteristik berbeda. Hyptec HT berhasil meraih gelar Best EV Long Range berkat kemampuan jelajahnya yang impresif. SUV listrik premium ini menawarkan kombinasi performa, teknologi, dan efisiensi yang dirancang untuk pengguna yang membutuhkan kendaraan listrik dengan jarak tempuh panjang. Sementara itu, AION UT dinobatkan sebagai Best EV City Car karena dinilai mampu menghadirkan solusi mobilitas perkotaan yang praktis, efisien, dan modern. Dengan desain kompak dan teknologi yang mendukung penggunaan harian, AION UT menjadi salah satu kendaraan listrik yang menarik perhatian pengunjung selama pameran berlangsung. Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa strategi GAC dalam membangun portofolio kendaraan listrik yang lengkap mulai mendapat respons positif dari masyarakat Indonesia. Hyptec HT Tawarkan Jarak Tempuh Hingga 620 Kilometer Sebagai pemenang kategori Best EV Long Range, Hyptec HT menjadi salah satu model yang paling banyak mendapat perhatian selama IIMS Surabaya 2026. SUV listrik premium ini dibekali baterai berkapasitas 83 kWh yang mampu menghasilkan jarak tempuh hingga 620 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC. Kemampuan tersebut menjadikannya salah satu kendaraan listrik dengan daya jelajah yang kompetitif di kelasnya. Dengan harga Rp747 juta selama pameran, Hyptec HT menyasar konsumen yang menginginkan kendaraan listrik berteknologi tinggi tanpa harus khawatir terhadap keterbatasan jarak tempuh. Selain menawarkan daya jelajah yang panjang, Hyptec HT juga dilengkapi berbagai fitur keselamatan modern, sistem bantuan pengemudi, teknologi pintar, serta kabin premium yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang nyaman dan menyenangkan. Kombinasi tersebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkan model ini meraih penghargaan sebagai kendaraan listrik jarak jauh terbaik di ajang IIMS Surabaya tahun ini. AION UT Jadi Pilihan Menarik untuk Mobilitas Perkotaan Di sisi lain, AION UT berhasil mencuri perhatian sebagai kendaraan listrik yang dirancang khusus untuk kebutuhan mobilitas urban. Model ini mengusung desain modern dengan dimensi yang ringkas, sehingga ideal digunakan di lingkungan perkotaan yang padat. Karakter tersebut membuat AION UT dinilai mampu menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan listrik praktis untuk aktivitas sehari-hari. Varian Premium yang dipasarkan selama IIMS Surabaya 2026 dibanderol dengan harga Rp387 juta. Kendaraan ini menggunakan baterai berkapasitas 60 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 500 kilometer berdasarkan standar NEDC. Jarak tempuh tersebut tergolong kompetitif untuk sebuah city car listrik, sekaligus memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna dalam menjalankan berbagai aktivitas tanpa harus sering melakukan pengisian daya. Dengan kombinasi desain modern, efisiensi energi, dan kenyamanan berkendara, AION UT berhasil menjadi salah satu model yang paling diminati selama pameran. Catat 149 SPK dan 208 Sesi Test Drive Selain meraih penghargaan, GAC Indonesia juga mencatatkan hasil penjualan yang menggembirakan sepanjang IIMS Surabaya 2026. Perusahaan berhasil membukukan sebanyak 149 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) serta mencatatkan 208 sesi test drive dari seluruh lini kendaraan listrik yang ditampilkan. Dari total pemesanan yang diperoleh, AION UT menjadi kontributor terbesar, diikuti oleh Hyptec HT dan AION V. Hasil ini menunjukkan bahwa konsumen semakin terbuka terhadap kendaraan listrik yang menawarkan kombinasi antara teknologi, efisiensi biaya operasional, dan kenyamanan berkendara. Tingginya jumlah test drive juga menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat untuk mengenal dan merasakan langsung pengalaman menggunakan kendaraan listrik. Optimistis Dukung Pertumbuhan Ekosistem EV Nasional CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, menyampaikan apresiasinya atas penghargaan yang diraih perusahaan dalam ajang IIMS Surabaya 2026. Menurutnya, pengakuan terhadap Hyptec HT dan AION UT menjadi motivasi bagi GAC untuk terus menghadirkan produk yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan apresiasi yang diberikan kepada GAC Indonesia melalui penghargaan ini. Pengakuan untuk Hyptec HT dan AION UT menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kendaraan listrik yang inovatif, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujar Andry Ciu. Ia menambahkan bahwa GAC percaya masa depan industri otomotif akan semakin mengarah pada kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Melalui inovasi produk, perluasan jaringan layanan, serta peningkatan pengalaman pelanggan, GAC Indonesia optimistis dapat terus berkontribusi dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Tanah Air. Keberhasilan di IIMS Surabaya 2026 menjadi salah satu langkah penting yang memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi industri otomotif Indonesia menuju era mobilitas yang lebih hijau dan berkelanjutan. Lihat Selengkapnya
Hyundai Dorong Revolusi Hidrogen di Eropa, All-New NEXO Jadi Sorotan Utama
04 Jun 2026
Hyundai Dorong Revolusi Hidrogen di Eropa, All-New NEXO Jadi Sorotan Utama 04 Jun 2026 SEOUL/ROTTERDAM, GoodCar.id – Hyundai Motor Group kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam pengembangan teknologi hidrogen global. Dalam ajang World Hydrogen Summit 2026 yang berlangsung di Rotterdam, Belanda, pada 19–21 Mei 2026, perusahaan memaparkan visi besar mengenai pengembangan ekosistem hidrogen yang terintegrasi untuk pasar Eropa. Melalui partisipasinya dalam forum hidrogen terbesar di dunia tersebut, Hyundai Motor Group tidak hanya menampilkan inovasi kendaraan berbasis hidrogen, tetapi juga memperlihatkan bagaimana teknologi hidrogen dapat menjadi fondasi bagi sistem energi masa depan yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. Pameran ini menjadi momentum penting bagi Hyundai untuk memperluas perannya dari produsen kendaraan ramah lingkungan menjadi pengembang ekosistem hidrogen yang mencakup seluruh rantai nilai, mulai dari produksi energi, infrastruktur distribusi, hingga pemanfaatan teknologi sel bahan bakar untuk berbagai sektor industri. Hyundai Tampilkan Ekosistem Hidrogen Terintegrasi Lewat HTWO Dalam ajang World Hydrogen Summit 2026, Hyundai Motor Group mengusung HTWO, merek sekaligus platform bisnis hidrogen yang menjadi tulang punggung strategi perusahaan dalam mengembangkan teknologi hidrogen secara global. Melalui HTWO, Hyundai memperlihatkan bagaimana hidrogen dapat berperan tidak hanya dalam sektor transportasi, tetapi juga sebagai bagian penting dalam sistem energi modern. Konsep yang ditampilkan mencakup seluruh rantai nilai hidrogen, mulai dari produksi energi, penyimpanan, distribusi, hingga pemanfaatannya dalam berbagai aplikasi. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Hyundai tidak lagi memandang hidrogen hanya sebagai sumber tenaga kendaraan, melainkan sebagai solusi energi masa depan yang mampu mendukung berbagai kebutuhan masyarakat dan industri. Langkah tersebut sejalan dengan meningkatnya perhatian dunia terhadap energi bersih sebagai upaya mengurangi emisi karbon dan mencapai target net-zero emission dalam beberapa dekade mendatang. All-New NEXO Jadi Sorotan Utama Salah satu daya tarik utama di booth Hyundai Motor Group adalah kehadiran all-new NEXO, generasi terbaru kendaraan listrik berbasis sel bahan bakar hidrogen atau Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV). NEXO merupakan salah satu model paling penting dalam sejarah pengembangan kendaraan hidrogen Hyundai. Selama bertahun-tahun, model ini dikenal sebagai salah satu kendaraan hidrogen paling sukses di dunia dan menjadi simbol kepemimpinan Hyundai dalam teknologi fuel cell. Generasi terbaru NEXO hadir dengan berbagai penyempurnaan yang semakin memperkuat posisi Hyundai di segmen mobilitas hidrogen. Kendaraan ini tidak hanya menawarkan performa yang lebih baik, tetapi juga memperlihatkan kematangan teknologi sel bahan bakar yang telah dikembangkan Hyundai selama lebih dari dua dekade. Kehadiran all-new NEXO sekaligus menjadi bukti bahwa teknologi hidrogen terus berkembang dan memiliki potensi besar sebagai alternatif kendaraan bebas emisi di masa depan. Teknologi Sel Bahan Bakar untuk Berbagai Industri Selain kendaraan, Hyundai Motor Group juga menampilkan sistem sel bahan bakar hidrogen yang dirancang untuk berbagai kebutuhan di luar sektor otomotif. Teknologi ini dapat digunakan untuk mendukung pembangkit listrik stasioner, fasilitas industri, sistem energi terintegrasi, hingga berbagai aplikasi komersial lainnya. Dengan demikian, pemanfaatan hidrogen tidak terbatas pada kendaraan penumpang maupun kendaraan komersial, tetapi juga mampu berkontribusi dalam transformasi energi secara lebih luas. Melalui demonstrasi tersebut, Hyundai menunjukkan bahwa teknologi fuel cell memiliki fleksibilitas tinggi dan dapat menjadi solusi energi yang relevan untuk berbagai sektor. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi Hyundai dalam membangun ekosistem hidrogen yang komprehensif dan berkelanjutan. Hyundai Siap Dukung Transisi Hidrogen di Eropa CEO Hyundai Energy & Hydrogen Europe, Mark Freymüller, menegaskan bahwa Hyundai ingin menjadi mitra strategis dalam pengembangan ekonomi hidrogen di Eropa. Menurutnya, hidrogen memiliki peran penting dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih bersih, meningkatkan ketahanan energi, serta membuka peluang industri baru yang berkelanjutan. “Kami ingin menjadi mitra yang dapat diandalkan dalam pengembangan hidrogen di Eropa. Kami melihat hidrogen sebagai pendorong utama bagi mobilitas yang lebih bersih, sistem energi yang lebih tangguh, serta peluang industri baru,” ujar Freymüller. Ia juga menekankan bahwa Eropa telah memiliki peta jalan pengembangan hidrogen yang matang. Oleh karena itu, Hyundai ingin membawa pengalaman dan keberhasilan yang telah diperoleh di Korea Selatan untuk mendukung pengembangan ekosistem hidrogen di kawasan tersebut. Eropa Menjadi Pasar Strategis Hidrogen Hyundai Selama beberapa tahun terakhir, Hyundai telah dikenal luas di Eropa melalui kendaraan berbasis hidrogen seperti NEXO FCEV dan truk komersial XCIENT Fuel Cell. Kedua produk tersebut menjadi bukti nyata bagaimana teknologi hidrogen dapat diterapkan dalam berbagai kebutuhan transportasi, mulai dari kendaraan pribadi hingga logistik berat. Namun dalam World Hydrogen Summit 2026, Hyundai menunjukkan ambisi yang lebih besar. Perusahaan tidak hanya berfokus pada penjualan kendaraan, tetapi juga ingin berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur, pengembangan teknologi, serta kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem hidrogen yang berkelanjutan. Dengan pengalaman yang telah dimiliki di Korea Selatan dan dukungan teknologi yang terus berkembang, Hyundai Motor Group optimistis hidrogen akan menjadi salah satu pilar utama transisi energi global. Melalui partisipasinya di World Hydrogen Summit 2026, Hyundai kembali menegaskan komitmennya untuk mempercepat adopsi energi hidrogen di Eropa sekaligus mendukung terwujudnya masa depan mobilitas dan energi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. Lihat Selengkapnya
Berburu Diskon Ban Bridgestone di IIMS Surabaya 2026, Ini Promonya
27 May 2026
Berburu Diskon Ban Bridgestone di IIMS Surabaya 2026, Ini Promonya 27 May 2026 Surabaya, GoodCar.id – PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) kembali menancapkan eksistensinya di panggung otomotif regional dengan menjadi official tire partner dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026. Berlangsung pada 26–31 Mei 2026 di Grand City Convention & Exhibition, partisipasi tahun kedua ini terasa spesial karena bertepatan dengan momentum perayaan 50 tahun kiprah Bridgestone di tanah air. Langkah strategis ini diambil guna memperluas penetrasi pasar di Jawa Timur, yang dikenal sebagai salah satu poros utama industri otomotif nasional. “Selama 50 tahun hadir di Indonesia, selain fokus menghadirkan produk ban berkualitas global, kami juga terus membangun kedekatan dan kepercayaan konsumen di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur yang menjadi salah satu pasar otomotif terbesar di Indonesia. Melalui momentum IIMS Surabaya 2026 ini, kami ingin menegaskan komitmen Bridgestone untuk terus menghadirkan inovasi, layanan, dan solusi mobilitas yang mampu menjawab kebutuhan konsumen yang terus berkembang, sekaligus memperkuat kontribusi kami terhadap pertumbuhan industri otomotif nasional,” ujar Mukiat Sutikno, Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia. Jawa Timur, khususnya Surabaya sebagai pusat ekonomi, merupakan pasar yang sangat seksi bagi produsen ban. Tingginya mobilitas didukung oleh data BPS yang mencatat populasi mobil penumpang di wilayah ini telah menembus angka 5,5 juta unit pada tahun 2025. Selain itu, geliat aktivitas logistik yang menempatkan Surabaya sebagai hub distribusi kawasan Indonesia Timur turut memicu tingginya kebutuhan akan ban komersial yang tangguh. Pamer Lini Produk Unggulan dan Teknologi EV-Ready Menempati booth seluas 88 meter persegi, Bridgestone memboyong jajaran produk andalannya yang mencakup segmen kendaraan penumpang (passenger car) hingga kendaraan komersial. Untuk sektor kendaraan penumpang, Bridgestone memamerkan: Turanza 6: Ban premium di segmen comfort touring yang sudah mengadopsi Teknologi ENLITEN dan siap untuk kendaraan listrik (EV-ready). Ecopia EP300: Ban ramah lingkungan (eco tire) yang juga dibekali teknologi ENLITEN dan berstatus EV-ready. Dueler A/T002: Ban segala medan (all-terrain) yang dirancang khusus untuk memperkuat performa SUV dan MPV. Sementara untuk menopang sektor kendaraan niaga dan logistik, raksasa ban ini menghadirkan varian komersialnya, yaitu: M858: Ban heavy-duty untuk segmen general cargo dan dump truck. R172: Ban yang dioptimalkan untuk segmen light truck. R154: Ban andalan untuk armada heavy duty truck. Banjir Promo dan Strategi Ekspansi Ritel Tidak sekadar pamer teknologi, Bridgestone juga memanjakan para pengunjung pameran dengan berbagai stimulus penjualan. Konsumen yang melakukan transaksi selama IIMS Surabaya 2026 bisa menikmati diskon cashback hingga Rp200 ribu untuk tipe dan ukuran ban tertentu. Lebih menarik lagi, setiap pembelian 4 unit ban akan langsung mendapatkan merchandise eksklusif, TWS earbuds, minuman ringan, serta kupon lucky draw. Hadiah yang disiapkan cukup menggiurkan, mulai dari tablet Android, Smart TV 43 inci, dashcam, portable speaker, smart watch, smart band, hingga portable vacuum cleaner. Di luar ajang pameran, Bridgestone secara agresif terus memperluas jaringan distribusinya hingga ke kota-kota tier 2 dan 3 di Jawa Timur demi mendongkrak layanan purnajual (after-sales). Saat ini, penetrasi Bridgestone di Jawa Timur telah ditopang oleh 40 jaringan ritel resmi Toko Model (TOMO) serta satu Bridgestone Truck Tire Center (BTTC) yang ditempatkan di lokasi-lokasi strategis. “Kami mengundang para pengunjung untuk datang langsung ke booth Bridgestone di Hall Exhibition 1 booth M, mengenal lebih dekat berbagai lini produk unggulan kami, serta menikmati beragam program dan penawaran menarik yang telah kami siapkan selama pameran berlangsung,” tutur Masaki Abe, Marketing Director Bridgestone Indonesia. Lihat Selengkapnya
Max Verstappen Raih Podium Perdana Musim Ini, McLaren Kian Tertinggal dari Mercedes
26 May 2026
Max Verstappen Raih Podium Perdana Musim Ini, McLaren Kian Tertinggal dari Mercedes 26 May 2026 Montreal, GoodCar.id - Ajang Formula 1 GP Kanada 2026 menghadirkan drama besar di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal, Minggu (24/5) waktu setempat. Meski kemenangan kembali diamankan Mercedes lewat Andrea Kimi Antonelli, sorotan utama juga tertuju pada Max Verstappen yang akhirnya meraih podium pertamanya musim ini bersama Red Bull Racing. Verstappen menuntaskan balapan di posisi ketiga setelah menjalani duel sengit melawan Lewis Hamilton pada fase akhir lomba. Hasil tersebut menjadi angin segar bagi Red Bull yang sepanjang awal musim 2026 kesulitan bersaing di papan atas akibat performa mobil yang belum konsisten di era regulasi baru Formula 1. Sementara itu, hasil buruk justru menghantam McLaren. Tim asal Woking tersebut gagal meraih poin setelah strategi ban yang mereka pilih tidak berjalan sesuai rencana. Kondisi ini membuat jarak McLaren dengan Mercedes di klasemen konstruktor semakin melebar. Mercedes Masih Sulit Dibendung Sumber : insidetracknews Balapan GP Kanada kembali memperlihatkan dominasi Mercedes di musim 2026. Andrea Kimi Antonelli sukses merebut kemenangan keempat beruntun setelah memanfaatkan kegagalan rekan setimnya, George Russell, yang mengalami masalah power unit saat tengah memimpin lomba. Russell sebenarnya tampil impresif sejak awal akhir pekan. Ia meraih pole position dan sempat memimpin balapan melalui duel intens dengan Antonelli. Namun kerusakan teknis memaksa pembalap Inggris tersebut menghentikan mobilnya di tengah lomba. Antonelli pun mengambil alih kendali balapan hingga garis finis. Kemenangan di Montreal semakin mempertegas status Mercedes sebagai tim terkuat pada musim 2026. Di tengah dominasi Silver Arrows, Verstappen berhasil memanfaatkan momentum dengan tampil lebih kompetitif dibanding seri-seri sebelumnya. Pembalap asal Belanda itu mampu menjaga ritme balapan dan tampil agresif saat bertarung melawan duo Ferrari. Meski sempat merebut posisi kedua dari Hamilton, Verstappen akhirnya harus puas finis ketiga setelah pembalap Ferrari tersebut berhasil melakukan manuver overtake di tikungan pertama pada lap-lap akhir. Walau gagal meraih kemenangan, podium di Kanada menjadi hasil terbaik Verstappen musim ini sekaligus podium perdananya pada 2026. "Ini hasil yang sangat positif untuk kami. Mobil terasa jauh lebih baik dibanding beberapa seri sebelumnya," ujar Verstappen usai balapan. McLaren Jadi Tim Paling Rugi Sumber : ligaolahraga.com Jika Red Bull mulai menunjukkan progres, cerita berbeda justru datang dari McLaren. Tim yang musim lalu tampil kompetitif kini menghadapi akhir pekan yang buruk di Montreal. Lando Norris dan Oscar Piastri memulai balapan dengan perjudian strategi menggunakan ban intermediate saat sebagian besar rival memilih slick tyres. Namun hujan yang diprediksi turun tidak pernah benar-benar datang. Keputusan tersebut membuat kedua pembalap McLaren harus masuk pit lebih awal dan kehilangan banyak posisi. Situasi semakin buruk ketika Norris mengalami masalah gearbox dan gagal finis. Sementara Piastri menerima penalti 10 detik usai insiden dengan Alex Albon yang membuatnya finis di luar zona poin. Tanpa tambahan angka di Kanada, McLaren kini semakin tertinggal dalam perburuan klasemen konstruktor. Mercedes nyaman memimpin dengan 219 poin, sementara Ferrari berada di posisi kedua dengan 147 poin. McLaren sendiri tertahan di peringkat ketiga dengan 106 poin. Selisih lebih dari 100 poin dari Mercedes menjadi alarm serius bagi tim yang musim lalu sempat digadang-gadang sebagai kandidat juara dunia. Team Principal McLaren, Andrea Stella, mengakui strategi timnya tidak berjalan sesuai harapan. "Kami mengambil risiko berdasarkan informasi cuaca yang tersedia. Sayangnya kondisi berubah tepat sebelum start," kata Stella. Ferrari Mulai Konsisten Selain Mercedes dan Red Bull, Ferrari juga mulai menunjukkan perkembangan positif. Lewis Hamilton berhasil meraih posisi kedua sekaligus podium terbaiknya bersama Ferrari sejauh musim ini. Tujuh kali juara dunia tersebut tampil agresif dan mampu memaksimalkan kecepatan mobil Ferrari di trek yang dikenal mengandalkan efisiensi straight-line speed. Hamilton mengaku mulai menemukan kenyamanan dengan SF-26 setelah Ferrari melakukan sejumlah perubahan setup dalam beberapa seri terakhir. Hasil di Kanada sekaligus membuat Ferrari semakin kokoh di posisi kedua klasemen konstruktor dan membuka peluang menjadi penantang utama Mercedes. Dengan performa McLaren yang terus inkonsisten serta Red Bull yang perlahan mulai bangkit, persaingan papan atas Formula 1 musim 2026 diprediksi semakin menarik memasuki seri-seri Eropa. Namun satu hal yang mulai terlihat jelas setelah GP Kanada: Mercedes masih menjadi standar tertinggi di grid Formula 1 saat ini. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.