TGRI Sapu Bersih Dua Seri Awal Kejurnas Rally 2026 di Banjarbaru14 May 2026
TGRI Sapu Bersih Dua Seri Awal Kejurnas Rally 2026 di Banjarbaru14 May 2026
Jakarta, Goodcar.id - Pasangan pembalap Ryan Nirwan dan navigator Adi Indiarto langsung tancap gas di awal musim Kejurnas Rally 2026. Keduanya membawa tim TOYOTA GAZOO Racing Indonesia meraih kemenangan overall di dua seri pembuka yang digelar di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada 8–10 Mei 2026.
Hasil ini melanjutkan tren positif tim setelah sebelumnya tampil kompetitif di Kejurnas Sprint Rally. Mobil Toyota GR Yaris Rally2 kembali menjadi tulang punggung performa tim di lintasan gravel yang menuntut konsistensi dan ketahanan kendaraan.
Sempat Terbalik Saat Latihan, Mobil Kembali Prima di Lomba
Awal pekan lomba tidak berjalan mulus. GR Yaris Rally2 sempat mengalami kecelakaan hingga terbalik saat sesi free practice. Namun tim engineer TGRI berhasil mengembalikan kondisi mobil hingga siap tempur.
Momentum langsung dibangun sejak awal lomba. Pada Super Special Stage (SS1) sepanjang 2,5 km, Ryan dan Adi mencatat waktu 02:01,2 detik—menjadi yang tercepat dan membuka peluang dominasi di seri pertama.
Konsisten di Special Stage, Unggul Tipis di Seri Pertama
Di hari pertama, Sabtu (9/5), total tujuh special stage dilombakan. Ryan dan Adi mencatat waktu terbaik di empat SS, cukup untuk mengunci posisi pertama overall.
Total waktu 44 menit 58,1 detik membawa mereka unggul sekitar 10 detik dari pesaing terdekat. Margin ini menunjukkan persaingan tetap ketat, meski TGRI tampil lebih konsisten di beberapa sektor krusial.
Sapu Bersih Seri Kedua, Selisih Makin Jauh
Masuk ke seri kedua pada Minggu (10/5), performa TGRI justru semakin solid. Dari enam SS yang dilombakan, Ryan dan Adi menyapu bersih seluruhnya dengan catatan waktu tercepat.
Mereka mencatat total waktu 42 menit 33,9 detik, unggul 33 detik dari posisi kedua. Selisih yang lebih lebar ini memperlihatkan peningkatan ritme sekaligus adaptasi yang lebih matang terhadap karakter lintasan.
Evaluasi Tim: Hasil Positif di Awal Musim
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma, menyebut hasil ini sebagai awal yang baik bagi tim di musim 2026.
“Selamat kepada TOYOTA GAZOO Racing Indonesia yang memulai partisipasinya di ajang rally nasional sebagai juara pertama back-to-back. GR Yaris Rally2 kembali memperlihatkan dominasinya selama dua seri lomba sekaligus memastikan Ryan Nirwan dan Adi Indiarto sebagai yang tercepat. Persiapan yang matang serta dukungan optimal dari seluruh tim terbayarkan melalui kemenangan yang membanggakan ini. Semoga catatan positif tersebut tidak hanya dapat dipertahankan hingga akhir musim, tetapi juga mampu memotivasi calon-calon pembalap Indonesia untuk terus berusaha pushing the limits for better di dunia motorsport,” ujar Bansar.
Sementara itu, Ryan Nirwan menyoroti proses pemulihan mobil sebagai bagian penting dari hasil akhir yang diraih.
“Kami bangga atas performa GR Yaris Rally2 karena kembali menjadi yang tercepat meskipun sempat mengalami accident di sesi latihan bebas. Bagi kami, proses tersebut menjadi bagian penting dari upaya untuk terus pushing the limits for better. Kami juga berterima kasih atas kolaborasi yang solid dari tim engineer TGRI karena sanggup memperbaiki dan mempertahankan peak performance mobil ini selama race weekend. Semoga hasil menggembirakan ini akan memberikan dampak positif pada tim untuk meraih target juara nasional tahun ini,” kata Ryan.
Rally Nasional dan Kedekatannya dengan Publik
Selain hasil lomba, karakter rally yang menggunakan jalan umum juga menjadi sorotan. Marketing Director TAM lainnya, Hiroyuki Oide, menilai rally memiliki kedekatan tersendiri dengan masyarakat.
“Salah satu ciri khas rally adalah diadakan di jalan yang sama dengan yang digunakan oleh masyarakat sehari-hari sehingga terasa lebih dekat dan seru bagi yang menyaksikan langsung dari sisi lintasan. Partisipasi dan prestasi TGRI diharapkan dapat menyebarkan Joy & Excitement of GR kepada semua orang dan meningkatkan antusiasme masyarakat dalam mendukung semua aktivitas balap kami untuk menjadi yang terdepan di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.
Modal Awal Menuju Musim Panjang
Dua kemenangan beruntun ini menjadi modal penting bagi TGRI untuk menghadapi seri-seri berikutnya di Kejurnas Rally 2026. Meski demikian, kompetisi masih panjang dan potensi perubahan posisi tetap terbuka, mengingat reli sangat bergantung pada faktor teknis, cuaca, hingga kondisi lintasan.
Hasil di Banjarbaru setidaknya memberi gambaran awal: konsistensi, kesiapan tim, dan ketahanan mobil masih jadi faktor penentu dalam perebutan gelar juara nasional tahun ini.
Lihat Selengkapnya
Teknologi e-POWER Nissan: Sensasi Mobil Listrik Tanpa Perlu Cas, Ini Cara Kerja dan Tips Maksimalkannya14 May 2026
Teknologi e-POWER Nissan: Sensasi Mobil Listrik Tanpa Perlu Cas, Ini Cara Kerja dan Tips Maksimalkannya14 May 2026
Jakarta, Goodcar.id - Di tengah percepatan elektrifikasi kendaraan, pabrikan otomotif terus mencari cara untuk menjembatani kebutuhan konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik, tetapi masih ragu soal infrastruktur pengisian daya. Salah satu pendekatan berbeda datang dari Nissan Motor Co., Ltd. melalui teknologi e-POWER, yang disebut sebagai “Hybrid Reinvented”.
Teknologi e-POWER Nissan menawarkan pendekatan yang tidak sepenuhnya sama dengan hybrid konvensional. Sistem ini mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama roda, sementara mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik. Konsep ini membuat pengalaman berkendara terasa mendekati mobil listrik murni, namun tanpa ketergantungan pada pengisian daya eksternal.
Dalam keterangan resminya, Nissan menyatakan, “Teknologi e-POWER menghadirkan pengalaman berkendara layaknya kendaraan listrik, di mana roda sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik, sementara mesin bensin hanya bertugas menghasilkan energi listrik untuk baterai.”
Pernyataan tersebut menegaskan posisi e-POWER sebagai solusi transisi, bukan sekadar varian hybrid biasa.
Cara Kerja e-POWER Nissan: Beda dari Hybrid Konvensional
Pada mobil hybrid konvensional, mesin bensin dan motor listrik sama-sama bisa menggerakkan roda. Namun pada sistem e-POWER Nissan, hanya motor listrik yang bertugas menggerakkan roda.
Mesin bensin bekerja di belakang layar sebagai generator. Saat daya baterai menurun, mesin akan aktif untuk menghasilkan listrik, lalu menyuplai energi ke baterai maupun langsung ke motor listrik.
Pendekatan ini memberikan beberapa karakter khas. Pertama, akselerasi terasa instan karena tenaga disalurkan langsung oleh motor listrik. Kedua, kabin lebih senyap karena mesin tidak selalu aktif. Ketiga, efisiensi bahan bakar tetap terjaga karena mesin bekerja pada kondisi optimal sebagai generator, bukan sebagai penggerak utama.
Beberapa model yang sudah mengadopsi teknologi ini antara lain Nissan Kicks e-POWER, Nissan Serena e-POWER, serta Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE.
Pengalaman Berkendara: Halus, Responsif, Tapi Tetap Praktis
Salah satu daya tarik utama e-POWER Nissan ada pada sensasi berkendaranya. Karena roda digerakkan motor listrik, karakter yang dihasilkan mirip dengan mobil listrik murni: torsi instan, respons pedal cepat, dan perpindahan tenaga yang halus.
Namun berbeda dengan mobil listrik berbasis baterai penuh (BEV), pengguna tidak perlu mencari stasiun pengisian daya. Cukup mengisi bahan bakar seperti mobil biasa, sistem akan mengatur distribusi energi secara otomatis.
Di sisi lain, pendekatan ini juga punya batasan. Karena masih bergantung pada mesin bensin sebagai generator, konsumsi bahan bakar tetap menjadi faktor penting, terutama jika digunakan dengan gaya berkendara agresif.
Tips Berkendara Mobil e-POWER Nissan agar Lebih Efisien
Agar teknologi e-POWER Nissan bisa bekerja optimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pengemudi. Bukan hanya soal teknologi, tapi juga kebiasaan di balik kemudi.
Gunakan Mode Berkendara Sesuai Kebutuhan
Mobil e-POWER Nissan umumnya dilengkapi beberapa mode berkendara seperti Normal, Eco, dan Sport. Mode Eco bisa jadi pilihan untuk penggunaan harian karena sistem akan menyesuaikan distribusi tenaga agar lebih hemat energi.
Sebaliknya, mode Sport memberikan respons akselerasi lebih agresif, yang tentu berdampak pada konsumsi energi lebih besar.
Selain itu, fitur e-Pedal Step memungkinkan pengemudi mengontrol akselerasi dan deselerasi hanya dengan satu pedal. Sistem ini juga terintegrasi dengan regenerative braking, sehingga energi saat deselerasi bisa dikembalikan ke baterai.
Jaga Pola Mengemudi Tetap Halus
Karakter motor listrik memang responsif, tetapi bukan berarti harus dimanfaatkan secara agresif. Akselerasi dan pengereman mendadak justru membuat sistem bekerja lebih keras.
Mengemudi secara halus dan stabil tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membantu menjaga umur komponen, termasuk baterai dan sistem kelistrikan.
Maksimalkan Regenerative Braking
Fitur regenerative braking menjadi salah satu kunci efisiensi pada e-POWER Nissan. Saat mobil melambat atau mengerem, energi kinetik yang biasanya terbuang akan dikonversi menjadi listrik dan disimpan kembali ke baterai.
Dengan memanfaatkan fitur ini secara optimal, beban kerja mesin generator bisa berkurang, sehingga konsumsi bahan bakar lebih terkendali.
Perhatikan Perawatan Berkala
Meski terasa seperti mobil listrik, e-POWER Nissan tetap memiliki mesin bensin yang perlu dirawat. Servis berkala tetap menjadi hal penting untuk menjaga performa.
Nissan dalam penjelasannya menyebut, “Perawatan berkala, termasuk pemeriksaan sistem kelistrikan dan penggantian oli mesin generator, menjadi bagian penting untuk memastikan kinerja e-POWER tetap optimal.”
Selain itu, tekanan ban juga perlu dijaga sesuai rekomendasi pabrikan. Ban yang kurang tekanan dapat meningkatkan konsumsi energi secara signifikan.
Pilihan Model e-POWER Nissan di Indonesia
Saat ini, konsumen di Indonesia sudah bisa memilih beberapa model e-POWER Nissan sesuai kebutuhan.
Nissan Kicks e-POWER hadir sebagai SUV kompak yang cocok untuk mobilitas perkotaan. Dimensinya ringkas, tetapi tetap menawarkan efisiensi dan kemudahan berkendara.
Untuk kebutuhan keluarga, Nissan Serena e-POWER menawarkan kabin luas dengan karakter berkendara yang tetap halus. MPV ini dirancang untuk kenyamanan perjalanan jarak jauh.
Sementara itu, Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE membawa teknologi lebih kompleks dengan sistem penggerak semua roda elektrik (e-4ORCE), yang diklaim mampu meningkatkan stabilitas di berbagai kondisi jalan.
Antara Solusi Transisi dan Tantangan Nyata
Teknologi e-POWER Nissan bisa dilihat sebagai solusi transisi menuju elektrifikasi penuh. Di satu sisi, ia menawarkan pengalaman berkendara ala mobil listrik tanpa bergantung pada infrastruktur charging yang belum merata.
Namun di sisi lain, sistem ini tetap memiliki kompleksitas lebih tinggi dibanding mobil konvensional. Kombinasi antara mesin bensin, generator, baterai, dan motor listrik berarti potensi biaya perawatan juga perlu diperhatikan dalam jangka panjang.
Selain itu, efisiensi yang ditawarkan sangat bergantung pada pola penggunaan. Jika digunakan secara tidak optimal, keunggulan konsumsi energi bisa tidak terasa signifikan dibandingkan hybrid konvensional.
Teknologi e-POWER Nissan menghadirkan pendekatan berbeda dalam dunia elektrifikasi kendaraan. Dengan motor listrik sebagai penggerak utama, sistem ini menawarkan sensasi berkendara yang halus dan responsif, sekaligus mempertahankan kepraktisan mobil berbahan bakar bensin.
Bagi konsumen yang ingin merasakan pengalaman mobil listrik tanpa harus bergantung pada infrastruktur charging, e-POWER bisa menjadi opsi menarik. Namun seperti teknologi lainnya, pemahaman cara kerja dan kebiasaan berkendara tetap menjadi kunci untuk mendapatkan manfaat maksimal.
Di tengah transisi menuju kendaraan listrik penuh, pendekatan seperti e-POWER menunjukkan bahwa jalan menuju elektrifikasi tidak selalu harus satu arah.
Lihat Selengkapnya
Spesifikasi Chery QQ3 EV 2026, Compact EV dengan Dimensi dan Fitur Fungsional14 May 2026
Spesifikasi Chery QQ3 EV 2026, Compact EV dengan Dimensi dan Fitur Fungsional14 May 2026
Jakarta, Goodcar.id - Seperti apa spesigfifikasi Chery QQ3 EV ? Chery QQ3 EV menjadi salah satu model kendaraan listrik kompak yang langsung menarik perhatian sejak diperkenalkan di Tiongkok pada Maret 2026.
Chery QQ3 EV bahkan mencatat 56.879 pemesanan hanya dalam dua jam, yang menunjukkan respons awal pasar terhadap EV mungil ini cukup kuat, terutama di segmen kendaraan listrik perkotaan.
Chery QQ3 EV kemudian melanjutkan eksposurnya di Bangkok International Motor Show 2026 dengan membawa identitas baru sebagai Chery Q. Meski mengalami perubahan nama di pasar regional, spesifikasi Chery QQ3 EV tetap menjadi perhatian utama, terutama terkait dimensi, kapasitas kabin, dan fleksibilitas penggunaan harian.
Dimensi Chery Q Berdesain Kompak
Dari sisi ukuran, Chery Q memiliki dimensi panjang 4.195 mm, lebar 1.811 mm, dan tinggi 1.574 mm. Dimensi tersebut membuat Chery Q tetap tergolong ringkas untuk penggunaan di area perkotaan, terutama saat menghadapi jalan sempit dan kondisi lalu lintas padat.
Spesifikasi Chery Q lainnya dibekali wheelbase sepanjang 2.700 mm. Dengan jarak sumbu roda tersebut, Chery Q dirancang agar tetap stabil sekaligus memberikan ruang kabin yang lebih optimal dibandingkan kendaraan listrik kompak lain di kelasnya.
Kabin Chery Q Dibuat Lebih Lapang
Masuk ke bagian interior, Chery Q menawarkan ruang kaki penumpang belakang hingga 977 mm. Angka tersebut menunjukkan bahwa Chery Q tidak hanya fokus pada dimensi luar yang kompak, tetapi juga memperhatikan kenyamanan kabin.
Tata ruang pada Chery Q dibuat untuk menunjang penggunaan harian. Konfigurasi interior Chery Q juga diarahkan agar tetap nyaman digunakan dalam mobilitas perkotaan dengan intensitas tinggi.
Bagasi Chery Q Luas di Kelas Compact EV
Dalam hal penyimpanan barang, Chery Q menawarkan kapasitas bagasi belakang hingga 1.450 liter. Kapasitas tersebut tergolong besar untuk kendaraan listrik kompak, sehingga Chery Q tidak hanya mengutamakan desain, tetapi juga fungsi.
Selain bagasi belakang, Chery Q juga dilengkapi bagasi depan dengan kapasitas 70 liter. Kehadiran bagasi tambahan ini membuat Chery Q memiliki fleksibilitas lebih untuk membawa barang kebutuhan harian.
Desain Chery Q Fun dan Ekspresif
Dari sisi tampilan, Chery Q mengusung konsep desain fun, energik, dan ekspresif. Pendekatan desain ini membuat Chery Q tampil berbeda dibandingkan sejumlah kendaraan listrik lain yang cenderung mengedepankan nuansa futuristik.
Karakter desain pada Chery Q juga diarahkan untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen urban yang ingin kendaraan dengan tampilan lebih personal dan dekat dengan gaya hidup sehari-hari.
Chery Q Masuk Tahap Akhir Persiapan di Indonesia
Chery Indonesia menyebut bahwa Chery Q kini sedang memasuki tahap akhir riset sebelum diperkenalkan ke publik Indonesia.
Arthur Panggabean selaku Head of Brand and Marketing Chery Business Unit mengatakan antusiasme terhadap Chery Q mulai terlihat setelah model tersebut muncul di Thailand dan Beijing.
“Kami melihat antusiasme terhadap Chery Q mulai terbangun di Indonesia setelah kehadirannya di Thailand dan Beijing. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbuka terhadap kendaraan listrik untuk perkotaan,” ujar Arthur.
Arthur juga memastikan Chery Q akan segera diperlihatkan ke publik Indonesia dalam waktu dekat.
“Saat ini kami telah memasuki tahap akhir riset dan persiapan sebelum memperkenalkannya secara perdana kepada publik Indonesia di ajang Indonesian Idol pada tanggal 18 Mei ini. Kami melihat Chery Q memiliki potensi untuk membawa warna baru bagi konsumen dan line up Chery di Indonesia,” tutupnya.
Lihat Selengkapnya
Honda Resmikan Fasilitas Bodi & Cat Baru di Bali dan Debut Mobil Bekas Bersertifikasi di Kalimantan14 May 2026
Honda Resmikan Fasilitas Bodi & Cat Baru di Bali dan Debut Mobil Bekas Bersertifikasi di Kalimantan14 May 2026
Samarinda, GoodCar.id - PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali menunjukkan agresivitasnya dalam memperkuat ekosistem purna jual di luar Pulau Jawa. Langkah strategis ini ditandai dengan peresmian dua fasilitas terbaru: layanan bodi dan cat di Honda Bintang Tabanan, Bali, serta peresmian dealer mobil bekas bersertifikasi pertama di Kalimantan, Honda Amartha Used Car, Samarinda.
Ekspansi ini menjadi bukti nyata komitmen Honda untuk menghadirkan layanan yang lebih merata, sekaligus memberikan kemudahan akses bagi konsumen di wilayah Indonesia Tengah dan Timur.
Standar Perbaikan Resmi Hadir di Tabanan
Terhitung sejak 8 Mei 2026, pemilik kendaraan Honda di Kabupaten Tabanan kini memiliki solusi perbaikan bodi dan pengecatan berstandar pabrikan tanpa harus menempuh jarak jauh. Berlokasi di Jl. By Pass Ir. Soekarno, fasilitas purna jual ini berdiri di atas lahan seluas 750 m² dengan kapasitas pengerjaan mencapai 70 unit per bulan.
Untuk menjamin kualitas hasil akhir, Honda Bintang Tabanan dipersenjatai dengan peralatan modern yang mencakup spray booth, beating & welding, hingga final inspection. Seluruh proses pengerjaan dikawal oleh teknisi ahli yang telah melewati pelatihan ketat sesuai standar global Honda.
Penetrasi Pasar Mobil Bekas di Samarinda
Di sisi lain, Honda juga memperkuat lini bisnis mobil bekasnya dengan meresmikan Honda Amartha Used Car di Samarinda pada 12 Mei 2026. Kehadiran dealer ini sangat signifikan karena menjadi fasilitas Honda Certified Used Car pertama di Pulau Kalimantan.
Konsumen di Samarinda kini dapat meminang mobil bekas Honda dengan rasa aman. Setiap unit yang dijual dijamin memiliki usia di bawah lima tahun, jarak tempuh kurang dari 100.000 km, serta telah melalui proses inspeksi dan rekondisi menggunakan suku cadang asli. Nilai tambah lainnya adalah pemberian garansi tambahan selama 1 tahun atau 20.000 km sebagai jaminan kualitas.
Komitmen Layanan Tanpa Batas Wilayah
Dalam seremoni peresmian tersebut, Yusak Billy selaku Direktur Sales & Marketing PT Honda Prospect Motor menegaskan bahwa standar pelayanan Honda harus dirasakan secara adil oleh seluruh konsumen di Indonesia.
"Menghadirkan layanan purna jual yang berkualitas dan mudah dijangkau di seluruh wilayah Indonesia adalah bagian dari arah strategis Honda yang terus kami wujudkan secara konsisten. Peresmian fasilitas bodi dan cat di Tabanan sekaligus dealer Honda Certified Used Car pertama di Samarinda adalah cerminan dari komitmen tersebut, bahwa standar layanan Honda tidak berhenti di kota-kota besar atau di Pulau Jawa saja, tetapi terus bergerak lebih dekat ke tempat di mana pelanggan kami berada," ujar Yusak Billy.
Dengan langkah ini, Honda tidak hanya berfokus pada volume penjualan, tetapi juga berinvestasi pada kepuasan jangka panjang konsumen di seluruh pelosok negeri.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.