Beranda / Mobil Baru / Katalog / Hyundai KONA EV

Hyundai KONA EV

Rp 516 Juta
Jarak Tempuh
448 KM
Mesin
Roda Penggerak
FWD
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Pintu
5
Tempat Duduk
5
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
6 Pilihan Warna
Tipe Kendaraan
Hyundai KONA EV BEV
Rp 516 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Hyundai KONA EV BEV
Jarak Tempuh
448 KM
Jenis Bahan Bakar
Listrik
Mesin
Pintu
5
Roda Penggerak
FWD
Tempat Duduk
5
Power Steering
AUX
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Cd Audio
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

HYUNDAI KONA EV
Artikel Terkait
Lihat Semua
Hyundai Luncurkan Lini IONIQ di China, Hadirkan Dua Mobil Konsep Futuristis VENUS dan EARTH
15 Apr 2026
Hyundai Luncurkan Lini IONIQ di China, Hadirkan Dua Mobil Konsep Futuristis VENUS dan EARTH 15 Apr 2026 Beijing/Seoul, GoodCar.id – Hyundai Motor Company resmi memperkenalkan lini kendaraan listrik andalannya, IONIQ, ke pasar China. Peluncuran ini menjadi langkah strategis Hyundai dalam memperkuat eksistensinya di pasar kendaraan energi baru (NEV) terbesar di dunia, sekaligus menandai babak baru transformasi mobilitas berbasis listrik di kawasan tersebut. Dalam acara yang digelar di Beijing menjelang Auto China 2026, Hyundai turut memperkenalkan dua mobil konsep terbaru, yaitu VENUS Concept dan EARTH Concept. Keduanya dirancang khusus untuk pasar China dengan pendekatan desain dan teknologi yang disesuaikan dengan preferensi konsumen lokal. Strategi Hyundai Perkuat Posisi di Pasar China Peluncuran lini IONIQ di China bukan sekadar ekspansi produk, melainkan bagian dari strategi jangka panjang Hyundai dalam membangun ekosistem mobilitas listrik yang terintegrasi. Hyundai menegaskan bahwa pengembangan IONIQ di China akan mencakup lebih dari sekadar kendaraan, tetapi juga pengalaman pengguna secara menyeluruh—mulai dari teknologi, layanan, hingga interaksi digital yang lebih personal. Li Fenggang, Presiden Beijing Hyundai Motor Company, menyampaikan bahwa Hyundai akan menghadirkan model produksi massal yang menggabungkan teknologi cerdas dengan pengalaman berkendara yang relevan bagi konsumen China. IONIQ: Standar Global Kendaraan Listrik Hyundai Secara global, lini IONIQ telah menjadi representasi kemajuan Hyundai dalam elektrifikasi. Model seperti IONIQ 5 dan IONIQ 6 telah meraih berbagai penghargaan internasional, termasuk di ajang World Car Awards. Keunggulan ini semakin diperkuat dengan hadirnya varian performa tinggi seperti IONIQ 5 N dan IONIQ 6 N, yang menggabungkan efisiensi listrik dengan karakter sporty. Di pasar China, Hyundai menghadirkan pendekatan berbeda dengan menghadirkan ekosistem yang lebih terlokalisasi, termasuk penyesuaian teknologi dan pola penamaan. Ke depan, model IONIQ akan menggunakan nama-nama planet sebagai simbol pendekatan human-centric yang menempatkan konsumen sebagai pusat pengalaman mobilitas. VENUS Concept: Sedan Futuristis dengan Sentuhan Premium Sebagai salah satu sorotan utama, VENUS Concept hadir sebagai sedan listrik yang mengedepankan desain elegan dan futuristis. Mengusung warna Radiant Gold, kendaraan ini tampil mencolok dengan siluet one-curve yang ramping dan aerodinamis. Elemen desain seperti spoiler transparan dan struktur atap ringan mempertegas karakter modern sekaligus inovatif. Pada bagian interior, VENUS menawarkan pengalaman premium melalui kombinasi material suede lembut dan aksen krom emas. Pencahayaan ambient berlapis menciptakan suasana kabin yang hangat, didukung kehadiran karakter interaktif “Lumi” yang memperkuat koneksi emosional antara pengemudi dan kendaraan. EARTH Concept: SUV Listrik untuk Keluarga Modern Sementara itu, EARTH Concept hadir sebagai SUV listrik yang mengedepankan kekuatan, kenyamanan, dan fleksibilitas untuk kebutuhan keluarga modern. Eksteriornya tampil kokoh dengan warna Aurora Shield, dipadukan dengan garis desain tegas, skid plate, serta detail baut terekspos yang menambah kesan tangguh. Di dalam kabin, EARTH mengusung konsep “ruang hidup” dengan kursi inovatif berbasis modul udara atau air-hug seats yang memberikan kenyamanan maksimal. Pencahayaan ambient yang terinspirasi dari bayangan pepohonan menciptakan suasana tenang, sementara teknologi “shy-tech” menghadirkan fitur canggih yang tetap intuitif dan tidak mengganggu pengalaman pengguna. Karakter interaktif “Aero” serta detail visual seperti pola peta Beijing semakin memperkaya identitas lokal kendaraan ini. Inovasi Teknologi untuk Pasar China Hyundai juga mengungkapkan rencana pengembangan teknologi eksklusif untuk pasar China, termasuk sistem berkendara otonom yang dikembangkan bersama mitra lokal. Selain itu, Hyundai akan menghadirkan solusi seperti Extended Range Electric Vehicle (EREV) untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang lebih fleksibel di berbagai kondisi penggunaan. Pendekatan ini menunjukkan komitmen Hyundai untuk menghadirkan teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga relevan dengan kebutuhan nyata konsumen di China. Menuju Era Baru Mobilitas Listrik Peluncuran IONIQ di China menjadi langkah penting Hyundai dalam memperkuat posisinya di pasar global, khususnya di segmen kendaraan listrik yang terus berkembang pesat. Dengan menghadirkan kombinasi desain inovatif, teknologi cerdas, serta pendekatan yang berpusat pada pengguna, Hyundai berupaya menciptakan standar baru dalam mobilitas masa depan. Ke depan, detail lebih lanjut mengenai strategi dan produk IONIQ akan dipaparkan dalam konferensi pers Hyundai di Auto China 2026, yang akan menjadi panggung penting bagi perusahaan dalam memperkenalkan visi mobilitas listriknya secara lebih luas. Langkah ini sekaligus menegaskan ambisi Hyundai untuk tidak sekadar mengikuti tren, tetapi menjadi pemimpin dalam transformasi industri otomotif global menuju era elektrifikasi. Lihat Selengkapnya
Hyundai Boulder Concept Resmi Debut, Bawa Desain Gahar dan Teknologi Off-Road Ekstrem
14 Apr 2026
Hyundai Boulder Concept Resmi Debut, Bawa Desain Gahar dan Teknologi Off-Road Ekstrem 14 Apr 2026 New York, GoodCar.id – Hyundai Motor Company kembali mencuri perhatian dunia otomotif melalui debut global Hyundai Boulder Concept dalam ajang New York International Auto Show 2026. Kehadiran SUV konsep ini menjadi sinyal kuat arah baru Hyundai dalam mengembangkan kendaraan dengan konstruksi body-on-frame yang tangguh untuk pasar global, khususnya Amerika Serikat. Model ini tidak sekadar konsep desain, tetapi juga menjadi fondasi pengembangan pickup ukuran menengah yang direncanakan meluncur pada 2030. Dengan mengusung konstruksi ladder-frame yang dikenal kuat dan tahan banting, Hyundai Boulder Concept dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen akan kendaraan dengan kemampuan off-road, towing, dan hauling yang optimal. Strategi Hyundai Masuk Segmen Baru Selama ini, Hyundai dikenal kuat di segmen kendaraan penumpang dan SUV monokok. Namun melalui Boulder Concept, Hyundai menunjukkan ambisinya untuk masuk ke segmen yang belum pernah digarap secara serius, yaitu pickup truck berbasis body-on-frame. Menurut José Muñoz, Presiden dan CEO Hyundai Motor Company, kendaraan jenis ini memiliki peran penting dalam aktivitas konsumen di Amerika, baik untuk bekerja maupun berpetualang. Oleh karena itu, Hyundai menargetkan peluncuran hingga 36 model baru di Amerika Utara hingga 2030, termasuk lini pickup yang tengah dikembangkan. Langkah ini menunjukkan transformasi strategi Hyundai dalam memperluas portofolio produk sekaligus memperkuat daya saing di pasar global. Filosofi Desain “Art of Steel” Hyundai Boulder Concept hadir dengan pendekatan desain yang mengusung filosofi “Art of Steel”, yaitu eksplorasi kekuatan dan fleksibilitas baja dalam bentuk visual yang artistik dan fungsional. Desain eksteriornya menampilkan karakter kokoh dengan garis tegas, namun tetap mengalir secara aerodinamis. Material baja canggih yang digunakan tidak hanya memberikan kekuatan struktural, tetapi juga menghadirkan estetika modern yang mencerminkan identitas kendaraan masa depan. Warna Liquid Titanium yang membalut seluruh bodi semakin memperkuat kesan premium sekaligus tangguh. Desain Eksterior Tangguh dan Interior Bergaya Safari Sebagai SUV yang dirancang untuk petualangan ekstrem, Hyundai Boulder Concept dilengkapi berbagai elemen yang mendukung kemampuan off-road. Ground clearance tinggi dikombinasikan dengan ban mud-terrain berukuran 37 inci, memberikan daya jelajah maksimal di medan berat. Selain itu, sudut approach, departure, dan breakover dirancang optimal untuk memastikan kendaraan mampu melewati rintangan ekstrem tanpa hambatan. Fitur tambahan seperti: Roof rack berbahan baja Tow hooks dengan material reflektif Double-hinged rear tailgate Power drop-down rear window menjadikan kendaraan ini semakin fungsional untuk kebutuhan eksplorasi maupun aktivitas outdoor. Menariknya, desain pintu model coach door memberikan akses masuk yang lebih mudah ke kabin, sementara dua sunroof bergaya safari menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih terbuka dan imersif. Masuk ke dalam kabin, Hyundai Boulder Concept menawarkan pendekatan desain yang mengutamakan fungsionalitas tanpa mengorbankan kenyamanan. Interior dirancang dengan material tahan lama pada area yang sering digunakan, seperti grab bars dan panel kontrol. Selain itu, Hyundai tetap mempertahankan tombol fisik untuk memudahkan pengoperasian, terutama saat kendaraan berada di medan tidak rata. Fitur seperti fold-out tray tables memberikan fleksibilitas tambahan bagi pengguna, baik untuk kebutuhan kerja di lapangan maupun aktivitas santai saat berpetualang. Pendekatan ini menjadikan kabin tidak hanya sebagai ruang berkendara, tetapi juga sebagai ruang multifungsi yang adaptif terhadap berbagai kebutuhan. Teknologi Off-Road Berbasis Software Hyundai Boulder Concept juga dilengkapi sistem panduan off-road berbasis software yang berfungsi sebagai “spotter digital”. Sistem ini memberikan arahan secara real-time kepada pengemudi saat menghadapi medan sulit. Teknologi ini membantu meningkatkan kepercayaan diri pengemudi, terutama dalam kondisi ekstrem seperti jalur berbatu, tanjakan curam, atau genangan air dengan kedalaman tertentu. Dengan integrasi teknologi ini, Hyundai tidak hanya mengandalkan kekuatan mekanis, tetapi juga menghadirkan kecerdasan digital dalam pengalaman berkendara off-road. Meski masih dalam tahap konsep, Hyundai Boulder Concept memberikan gambaran jelas mengenai arah pengembangan pickup masa depan Hyundai. Model produksi nantinya akan: Dirancang khusus untuk pasar Amerika Diproduksi di Amerika Serikat Menggunakan baja produksi Hyundai Langkah ini menegaskan komitmen Hyundai untuk menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan lokal, sekaligus memperkuat posisi di pasar otomotif global. Debut Hyundai Boulder Concept di New York International Auto Show 2026 bukan sekadar pameran desain, melainkan pernyataan strategi Hyundai dalam memasuki segmen kendaraan tangguh berbasis body-on-frame. Dengan kombinasi desain futuristik, kemampuan off-road mumpuni, serta pendekatan teknologi modern, Hyundai Boulder Concept menjadi fondasi penting menuju era baru pickup Hyundai yang lebih kuat, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan konsumen masa depan. Lihat Selengkapnya
Hyundai IONIQ 6 N Sabet Gelar World Performance Car 2026 di New York Auto Show
06 Apr 2026
Hyundai IONIQ 6 N Sabet Gelar World Performance Car 2026 di New York Auto Show 06 Apr 2026 New York, GoodCar.id – Hyundai Motor Company kembali mencatatkan prestasi gemilang di kancah global. Melalui model performa tinggi berbasis listrik, Hyundai IONIQ 6 N, Hyundai berhasil meraih gelar World Performance Car 2026 dalam ajang bergengsi World Car Awards 2026. Pengumuman pemenang dilakukan dalam rangkaian New York International Auto Show 2026, salah satu pameran otomotif terbesar di dunia. Penghargaan ini menjadi bukti kuat atas komitmen Hyundai dalam menghadirkan inovasi dan performa tinggi di segmen kendaraan listrik global. Performa Tinggi di Era Elektrifikasi IONIQ 6 N berhasil mencuri perhatian juri berkat kemampuannya mendefinisikan ulang konsep mobil performa tinggi di era elektrifikasi. Mobil ini memadukan tenaga besar, teknologi mutakhir, serta pengalaman berkendara yang tetap berorientasi pada pengemudi. Dari sisi performa, IONIQ 6 N mampu menghasilkan tenaga hingga 641 hp melalui fitur N Grin Boost. Akselerasinya pun impresif, dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu sekitar 3,2 detik, menjadikannya salah satu sedan listrik performa tinggi yang kompetitif di kelasnya. Tak hanya soal tenaga, Hyundai juga menghadirkan sensasi berkendara yang lebih emosional melalui teknologi seperti N e-Shift yang mensimulasikan perpindahan gigi, serta N Active Sound+ yang memberikan pengalaman audio layaknya mobil performa konvensional. Teknologi Baterai dan Efisiensi Tinggi Keunggulan lain dari IONIQ 6 N terletak pada teknologi baterai yang canggih. Mobil ini dibekali baterai berkapasitas 84,0 kWh yang mendukung pengisian cepat (fast charging). Dalam kondisi optimal, baterai dapat diisi dari 10% hingga 80% hanya dalam waktu sekitar 18 menit menggunakan pengisi daya 350 kW. Hal ini memberikan efisiensi tinggi dan kemudahan bagi pengguna, terutama dalam mobilitas jarak jauh. Kombinasi antara performa tinggi dan efisiensi ini menjadikan IONIQ 6 N sebagai representasi masa depan kendaraan listrik yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menyenangkan untuk dikendarai. Konsistensi Prestasi Hyundai di Kancah Global Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Hyundai sebagai salah satu pemimpin inovasi di industri otomotif global. Dalam lima tahun terakhir, Hyundai secara konsisten meraih berbagai penghargaan di ajang World Car Awards. Beberapa pencapaian penting tersebut antara lain: 2025: INSTER (CASPER Electric) – World Electric Vehicle 2024: IONIQ 5 N – World Performance Car 2023: IONIQ 6 – World Car of the Year, World Electric Vehicle, World Car Design of the Year 2022: IONIQ 5 – World Car of the Year, World Electric Vehicle, World Car Design of the Year Rangkaian penghargaan ini menunjukkan konsistensi Hyundai dalam menghadirkan kendaraan dengan desain unggul, teknologi canggih, serta nilai yang relevan bagi konsumen global. Apresiasi untuk Inovasi dan Pelanggan President & CEO Hyundai Motor Company, Jose Muñoz, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi hasil kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam pengembangan kendaraan. Menurutnya, pengakuan dari juri internasional memiliki arti penting, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi pelanggan yang terus memberikan kepercayaan terhadap produk Hyundai di seluruh dunia. IONIQ 6 N disebut sebagai wujud nyata dari dedikasi Hyundai dalam menghadirkan kendaraan dengan desain unggul, performa tinggi, serta teknologi yang memberikan nilai lebih bagi pengguna. Masa Depan Mobil Listrik Performa Tinggi Keberhasilan IONIQ 6 N meraih gelar World Performance Car 2026 menjadi penanda penting dalam perkembangan industri otomotif, khususnya di segmen kendaraan listrik performa tinggi. Hyundai tidak hanya berfokus pada elektrifikasi, tetapi juga memastikan bahwa pengalaman berkendara tetap menjadi prioritas utama. Dengan pendekatan ini, Hyundai berhasil menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya efisien, tetapi juga menghadirkan sensasi berkendara yang menyenangkan. Ke depan, Hyundai diprediksi akan terus memperkuat posisinya di pasar global melalui inovasi berkelanjutan, sekaligus mendorong transformasi industri menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan dan berteknologi tinggi. Lihat Selengkapnya
27 Lokasi SPKLU Bandung dan Sekitarnya, Ini Daftar Lengkap Titik Charging Mobil Listrik
18 Mar 2026
27 Lokasi SPKLU Bandung dan Sekitarnya, Ini Daftar Lengkap Titik Charging Mobil Listrik 18 Mar 2026 Jakarta, Goodcar.id – Jumlah SPKLU Bandung dan sekitarnya terus menunjukkan peningkatan seiring bertambahnya populasi kendaraan listrik di Indonesia. Berdasarkan data terbaru, kini tercatat ada total 27 lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di Kabupaten Bandung, Kota Bandung, hingga Bandung Barat. Kehadiran jaringan ini menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan mobilitas pengguna kendaraan listrik, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak menengah di wilayah Jawa Barat. SPKLU Bandung hadir dengan beragam kapasitas pengisian daya, mulai dari standard 7 kW, medium 22 kW, fast charging hingga ultrafast 120 kW. Variasi ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna, tergantung kebutuhan dan durasi pengisian. Dalam keterangan resminya, pengembangan jaringan ini terus dilakukan agar akses terhadap charging station semakin mudah dijangkau. “Pengembangan SPKLU terus dilakukan untuk memastikan pengguna kendaraan listrik bisa mengakses charging station dengan lebih mudah,” demikian disampaikan dalam informasi resmi terkait perluasan infrastruktur tersebut. Secara sebaran, SPKLU Bandung terbilang cukup merata. Titik pengisian daya tidak hanya terkonsentrasi di pusat kota, tetapi juga menjangkau jalur-jalur utama hingga kawasan wisata. Di jalur strategis, salah satu titik penting berada di SPBU Ciaro Nagreg yang menjadi penghubung utama Bandung menuju Garut. Lokasi ini memiliki peran krusial karena sering dilalui kendaraan jarak jauh, terutama saat mobilitas meningkat. Selain itu, sejumlah SPKLU juga ditempatkan di pusat aktivitas masyarakat dan kawasan pemerintahan. Misalnya di Gedung Budaya Sabilulungan Soreang dengan kapasitas medium 22 kW, serta Pendopo Sri Agung Jaya Margaasih yang menyediakan charger standard 7 kW. Fasilitas lain juga tersedia di jaringan PLN seperti UP3 Majalaya dan ULP Banjaran yang mengusung kapasitas medium 22 kW. Keberadaan titik-titik ini memperluas akses charging di area dengan mobilitas tinggi. Wilayah Bandung Timur juga tidak ketinggalan. Di area ini, SPKLU tersedia di Posko Cicalengka serta ULP Rancaekek. Selain itu, terdapat fasilitas khusus di Hyundai Rancaekek yang menawarkan fast charging 74 kW, meski penggunaannya terbatas untuk kendaraan merek tersebut. Kehadiran fasilitas ini menambah variasi pilihan pengisian daya dengan waktu yang lebih singkat. Dari total 27 lokasi SPKLU Bandung, mayoritas didominasi oleh charger berkapasitas medium 22 kW. Jenis ini umumnya digunakan untuk pengisian dalam waktu beberapa jam dan cocok untuk kebutuhan harian, seperti saat bekerja atau singgah di suatu lokasi. Beberapa titik dengan kapasitas ini di antaranya berada di PLN Icon Plus Bandung, Posko Nagreg, Posko Pangalengan, Astakaia Ciwidey, hingga Rengganis Campsite. Menariknya, SPKLU juga mulai banyak ditempatkan di area wisata dan penginapan. Lokasi seperti Grand Sunshine Resort dan Forest Hills Hotel Ciwidey kini menyediakan fasilitas charging, sehingga pengguna kendaraan listrik tetap bisa mengisi daya saat berlibur. Hal ini memperlihatkan bahwa infrastruktur EV tidak hanya berfokus pada kebutuhan mobilitas, tetapi juga mulai terintegrasi dengan sektor pariwisata. Untuk kebutuhan pengisian cepat, SPKLU Bandung juga telah dilengkapi fasilitas ultrafast charging. Salah satu titik dengan kapasitas tertinggi berada di Daya+ ULP Bandung Utara yang menawarkan daya hingga 120 kW. Charger jenis ini memungkinkan pengisian baterai dalam waktu lebih singkat dibandingkan charger standard maupun medium, sehingga cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Selain itu, opsi fast charging 74 kW juga tersedia di Hyundai Rancaekek, meski dengan penggunaan terbatas. Di sisi lain, charger dengan kapasitas standard 7 kW tetap hadir sebagai pelengkap. Umumnya, fasilitas ini ditempatkan di posko atau area pendukung seperti Cisarua, Citatah, Saguling, Baleendah, hingga Prima Majalaya. Keberadaan charger standard ini memberikan opsi tambahan bagi pengguna yang tidak membutuhkan pengisian cepat. Pengembangan SPKLU Bandung juga melibatkan berbagai pihak. Selain PLN sebagai penyedia utama, sejumlah operator lain turut berkontribusi dalam memperluas jaringan. Voltron, misalnya, menghadirkan charging station di IKEA Kota Baru Parahyangan dengan kapasitas medium 22 kW. Sementara itu, Starvo menyediakan fasilitas charging di Grand Sunshine Resort Soreang dengan kapasitas standard 7 kW. Tak hanya itu, jaringan dealer juga mulai menyediakan fasilitas serupa. Salah satunya hadir di Wuling Arista Rancaekek yang menambah opsi bagi pengguna kendaraan listrik untuk melakukan pengisian daya. Kolaborasi multi operator ini menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Bandung dan sekitarnya berjalan secara bertahap dan melibatkan berbagai ekosistem pendukung. Berikut total 27 titik SPKLU Bandung yang sudah tersedia: SPBU Ciaro Nagreg SPKLU Gedung Budaya Sabilulungan SPKLU Pendopo Sri Agung Jaya Margaasih SPKLU PLN Astakaia SPKLU PLN Icon Plus Bandung SPKLU PLN Posko Cicalengka SPKLU PLN Posko Ciwidey SPKLU PLN Posko Nagreg SPKLU PLN Posko Pangalengan SPKLU PLN ULP Banjaran SPKLU PLN ULP Majalaya Kota SPKLU PLN ULP Rancaekek SPKLU PLN UP3 Majalaya Hyundai Rancaekek (fast charging) Voltron IKEA Kota Baru Parahyangan Starvo Grand Sunshine Resort SPKLU PLN Rengganis Campsite SPKLU Grand Sunshine Resort SPKLU PLN Forest Hills Hotel Ciwidey SPKLU Daya+ ULP Bandung Utara SPKLU PLN Posko Cisarua SPKLU PLN Posko Citatah SPKLU PLN Posko Saguling SPKLU PLN ULP Baleendah SPKLU PLN ULP Prima Majalaya Wuling Arista Rancaekek SPKLU tambahan di area Majalaya (data duplikasi lokasi) Dengan total 27 lokasi SPKLU Bandung yang sudah tersebar di berbagai titik strategis, pengguna kendaraan listrik kini memiliki lebih banyak opsi untuk melakukan pengisian daya. Infrastruktur ini menjadi bagian penting dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik yang terus berkembang di Indonesia. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.