Beranda / Mobil Baru / Katalog / Audi A7

Audi A7

Rp 1.7 M
Kapasitas Mesin
6 CC
Mesin
Roda Penggerak
AWD
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Pintu
4
Tempat Duduk
5
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
1 Pilihan Warna
Tipe Kendaraan
Audi A7 Sportback
Rp 1.7 M
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Audi A7 Sportback
Kapasitas Mesin
6 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
Pintu
4
Roda Penggerak
AWD
Tempat Duduk
5
Power Steering
AUX
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Cd Audio
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

AUDI A7
Artikel Terkait
Lihat Semua
AHY Ngabuburit Pakai Ford Ranger Raptor Rp 1,2 Miliar, Ini Spesifikasinya
23 Feb 2026
AHY Ngabuburit Pakai Ford Ranger Raptor Rp 1,2 Miliar, Ini Spesifikasinya 23 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa dengan melakukan kunjungan kerja ke wilayah Banten. Dalam perjalanan menuju Pandeglang dan Serang, AHY terlihat mengendarai sendiri mobil pikap kabin ganda berpelat RI 26. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, AHY menjelaskan agenda kunjungan tersebut sekaligus momen ngabuburit bersama masyarakat. "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya hari ini (21/2) akan berangkat ke Banten, ke Pandeglang, juga ke Serang. Insya Allah akan silaturahim dengan para ulama di sana dan juga menyapa masyarakat yang ada di Banten, sekaligus ngabuburit," ujar AHY dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @agusyudhoyono. Pada video tersebut, AHY terlihat mengemudikan Ford Ranger Raptor berwarna hitam dari Jakarta menuju Banten. Mobil pikap produksi Amerika Serikat itu tampil gagah dengan dominasi warna hitam mulai dari grille, bodi, hingga bagian kaki-kaki. Spesifikasi Ford Ranger Raptor Berdasarkan informasi dari situs resmi Ford Motor Company Indonesia, Ford Ranger Raptor dibanderol sekitar Rp 1.289.000.000 on the road Jakarta. Desainnya menonjolkan karakter maskulin dengan grille besar bertuliskan FORD serta lampu Matrix LED yang mempertegas tampilan modern dan agresif. Masuk ke bagian kabin, mobil ini dilengkapi kursi ergonomis yang desainnya terinspirasi dari kursi jet tempur. Pada area dasbor tersedia layar sentuh digital berukuran 12,1 inci yang mendukung konektivitas Android Auto dan Apple CarPlay. Selain itu terdapat panel instrumen digital berukuran 12,4 inci. Ford Ranger Raptor menggunakan mesin diesel turbo berkapasitas 1.996 cc dengan teknologi common rail direct injection. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 154,5 kW (207,1 dk) pada 3.750 rpm dan torsi puncak 500 Nm pada 1.750–2.000 rpm. Performa mesin disalurkan melalui sistem penggerak 4WD yang dipadukan dengan transmisi otomatis 10 percepatan. Untuk mendukung berbagai kondisi jalan, tersedia tujuh mode berkendara yang dapat dipilih, mulai dari Normal, Eco, Tow/Haul, Slippery, Mud/Ruts, hingga Baja Mode. Dimensi dan Fitur Andalan Dari sisi ukuran, Ford Ranger Raptor memiliki panjang 5.381 mm, lebar 2.030 mm, tinggi 1.922 mm, serta jarak sumbu roda 3.270 mm. Ground clearance setinggi 266 mm membuat kendaraan ini cocok digunakan baik untuk aktivitas harian maupun petualangan off-road. Sejumlah fitur unggulan yang disematkan antara lain adaptive cruise control, paddle shifter, sistem audio dengan tujuh speaker, serta konektivitas Bluetooth, Voice Recognition, dan USB melalui layar 12,1 inci. Selain itu, tersedia pula fitur eShifter dan Electronic Park Brake yang terintegrasi dengan sistem parkir otomatis, memberikan kontrol kendaraan yang lebih praktis dan modern bagi pengemudi. Kombinasi performa tangguh, teknologi modern, serta kemampuan melibas berbagai medan membuat Ford Ranger Raptor menjadi salah satu pikap premium yang cukup populer di Indonesia. Lihat Selengkapnya
Spesifikasi Mobil Pick up dari India yang akan Diimpor untuk Koperasi Merah Putih
23 Feb 2026
Spesifikasi Mobil Pick up dari India yang akan Diimpor untuk Koperasi Merah Putih 23 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id - Indonesia berencana mendatangkan sekitar 105.000 unit kendaraan pikap dari India untuk mendukung operasional Koperasi Merah Putih. Pengadaan kendaraan tersebut akan dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara dengan melibatkan dua produsen utama asal India, yakni Mahindra & Mahindra dan Tata Motors. Mahindra akan memasok sekitar 35.000 unit pikap Scorpio, sementara Tata Motors menyediakan 70.000 unit kendaraan yang terdiri dari 35.000 pikap Yodha dan 35.000 unit truk ringan Ultra T.7. Kendaraan-kendaraan tersebut dirancang untuk menunjang aktivitas koperasi, termasuk distribusi logistik hingga operasional di wilayah pedesaan. Spesifikasi Mahindra Scorpio Pikap Mahindra Scorpio pikap diproduksi di pabrik Nashik, India, dan dikenal memiliki ketahanan tinggi serta biaya operasional yang relatif rendah. Kendaraan ini dinilai sesuai untuk kebutuhan operasional koperasi, terutama di medan pedesaan hingga area pertanian dengan kondisi jalan yang berat. Di Indonesia, pikap Scorpio sebenarnya sudah pernah dipasarkan sejak 2019 dalam varian Single Cab dan Double Cab. Kendaraan ini menggunakan mesin 2.2 liter mHawk berstandar emisi Euro 4 yang menghasilkan tenaga 140 PS dan torsi 320 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi manual 6 percepatan. Fitur yang tersedia antara lain AC, audio 2DIN, power window, follow-me headlamps, serta cruise control steering switch. Dari sisi keselamatan tersedia dua airbag, ABS, central locking dengan remote, serta boltable crash bar. Spesifikasi Tata Yodha Pikap Model berikutnya adalah Tata Yodha yang tersedia dalam beberapa varian dengan pilihan bahan bakar diesel maupun CNG. Varian Yodha CNG menggunakan mesin Tata 4SP SGI NA CNG dengan tenaga 74 hp pada 3.000 rpm dan torsi 200 Nm pada 1.400–1.600 rpm. Transmisinya menggunakan tipe GBS-76-5/4.1 dengan kecepatan maksimum sekitar 80 km/jam. Selain itu terdapat varian Yodha 1700 yang dibekali mesin 2.2 liter Varicor turbo dengan tenaga 100 hp pada 3.750 rpm dan torsi 250 Nm pada 1.000–2.500 rpm. Mesin serupa juga digunakan pada varian Yodha 2.0 dan Yodha 1200 dengan karakter tenaga yang tidak jauh berbeda. Spesifikasi Tata Ultra T.7 Light Truck Kendaraan lainnya adalah truk ringan Ultra T.7 yang dirancang untuk kebutuhan distribusi barang. Model ini mengusung mesin 4SP BS6 Phase 2 TCIC berkapasitas 2.956 cc. Versi light truck menghasilkan tenaga 100 PS pada 2.800 rpm dengan torsi maksimum 300 Nm pada 1.000–2.000 rpm. Kendaraan ini dilengkapi setir tilt dan telescopic serta kapasitas tangki bahan bakar 90 liter. Impor Pikap Jadi Sorotan Rencana impor kendaraan pikap dalam jumlah besar ini memunculkan perdebatan karena industri otomotif nasional sebenarnya memiliki kapasitas produksi pikap yang cukup besar, mencapai sekitar 1 juta unit per tahun. Sejumlah pabrikan yang memproduksi kendaraan pikap di dalam negeri antara lain Astra Daihatsu Motor, Isuzu Astra Motor Indonesia, Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, Suzuki Indomobil Motor, SGMW Motor Indonesia, serta Sokonindo Automobile. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai pemenuhan kebutuhan kendaraan melalui impor berpotensi mengurangi manfaat ekonomi yang seharusnya bisa dinikmati industri dalam negeri. "Apabila seluruh kebutuhan kendaraan pikap dipenuhi melalui impor, maka nilai tambah ekonomi dan penyerapan tenaga kerja akan dinikmati oleh industri di luar negeri. Namun, apabila kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri, maka manfaat ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan industri nasional juga akan dirasakan di dalam negeri," ujar Agus Gumiwang Kartasasmita dalam siaran persnya. Meski demikian, pemerintah mengakui bahwa industri otomotif nasional belum memproduksi kendaraan pikap berpenggerak empat roda (4x4) yang dirancang khusus untuk medan sangat berat seperti area tambang dan perkebunan. Bahkan menurut Kementerian Perindustrian, jika kebutuhan kendaraan pikap tersebut dapat dipenuhi oleh produsen dalam negeri, potensi dampak ekonomi yang dihasilkan diperkirakan bisa mencapai sekitar Rp27 triliun. Lihat Selengkapnya
Maxus Mifa 7 Raih Penghargaan Favorit EV Medium MPV di Indonesia International Motor Show 2026
15 Feb 2026
Maxus Mifa 7 Raih Penghargaan Favorit EV Medium MPV di Indonesia International Motor Show 2026 15 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id - Maxus kembali mencuri perhatian di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Lewat lini MPV listriknya, Maxus Mifa 7 sukses meraih penghargaan Favorit EV Medium MPV, menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain kuat di segmen kendaraan listrik keluarga menengah. Penghargaan ini menjadi indikator bahwa respons pasar terhadap Mifa 7 cukup positif, terutama di tengah persaingan MPV listrik yang semakin ramai di Indonesia. Kehadiran teknologi elektrifikasi, desain modern, serta pendekatan premium menjadi kombinasi yang dinilai relevan dengan kebutuhan konsumen urban saat ini. Tak hanya menghadirkan model reguler, Maxus juga memanfaatkan momentum IIMS 2026 dengan memperkenalkan varian kolaborasi eksklusif bersama Lombardi, yakni Maxus Mifa 7 – Lombardi. Kolaborasi Eksklusif Maxus dan Lombardi Maxus Mifa 7 – Lombardi merupakan hasil kerja sama dengan Lombardi yang dikenal sebagai spesialis konversi dan personalisasi interior kendaraan premium. Kolaborasi ini menghadirkan sentuhan kemewahan yang lebih personal tanpa mengesampingkan fungsi utama sebagai kendaraan keluarga maupun profesional. Secara dimensi, Mifa 7 – Lombardi memiliki panjang 4.907 mm, lebar 1.885 mm, dan tinggi 1.756 mm, dengan wheelbase 2.975 mm. Proporsi tersebut memberikan ruang kabin yang lega di setiap baris, sekaligus menjaga stabilitas berkendara. Dari sisi eksterior, tampilannya tetap modern dengan hidden door handles, panoramic sunroof power tilt-and-slide, serta power sliding door di kedua sisi. Sistem pencahayaan sudah menggunakan LED untuk lampu utama, DRL, hingga lampu belakang, menghadirkan kesan futuristik sekaligus fungsional. Privacy glass dari pilar B ke belakang serta laminated glass dari pilar A hingga C turut mendukung kenyamanan kabin dengan meredam panas dan kebisingan dari luar. Kabin Premium dengan Konfigurasi 2+2+3 Masuk ke dalam, Maxus Mifa 7 – Lombardi menawarkan konfigurasi tujuh penumpang (2+2+3). Nuansa interior didominasi warna Cocoa Brown yang dipadukan material nappa pada jok baris pertama dan kedua. Kursi baris kedua menjadi salah satu fokus utama. Tersedia leg rest kanan dan kiri berbahan suede dengan memory foam yang menyesuaikan bentuk kaki. Headrest bergaya luxury turut melengkapi kenyamanan ergonomis penumpang. Untuk menunjang mobilitas, tersedia meja lipat multifungsi yang sudah dilengkapi wireless charging. Fitur ini membuat baris kedua bisa difungsikan sebagai ruang kerja berjalan maupun area santai selama perjalanan. Sistem hiburan mengandalkan dual screen 12,3 inci untuk panel instrumen dan layar sentuh utama. Dukungan Apple CarPlay dan Android Auto memungkinkan konektivitas smartphone yang seamless. Sistem audio delapan speaker premium serta wireless smartphone charger semakin memperkuat karakter MPV listrik kelas atas. Performa dan Jarak Tempuh Maxus Mifa 7 – Lombardi menggunakan baterai berkapasitas 90 kWh. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga maksimum 180 kW dan torsi 350 Nm. Untuk jarak tempuh, klaimnya mencapai hingga 570 km berdasarkan standar NEDC. Angka tersebut menjadikan Mifa 7 kompetitif untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh antar kota. Sistem pengisian daya sudah mendukung konektor CCS2, dengan kemampuan AC 11 kW dan DC fast charging hingga 130 kW. Pengisian AC dari 5–100 persen membutuhkan sekitar 8,5 jam, sementara pengisian cepat DC dari 30–80 persen dapat dicapai dalam waktu sekitar 30 menit. Fitur Keselamatan Lengkap Sebagai MPV listrik premium, Maxus membekali Mifa 7 – Lombardi dengan sistem keselamatan aktif dan pasif yang komprehensif. Tersedia airbag lengkap termasuk far-side airbag. Selain itu, fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) mencakup Forward Collision Warning, Autonomous Emergency Braking, Lane Keeping Assist, hingga Adaptive Cruise Control Fitur pendukung lain seperti 360° view imaging, Blind Spot Assist, Rear Cross Traffic Alert, dan Door Open Warning dirancang untuk meningkatkan rasa aman dalam berbagai kondisi berkendara, baik di dalam kota maupun perjalanan jauh. Harga dan Garansi Meski hadir sebagai varian kolaborasi eksklusif, Mifa 7 – Lombardi tetap mendapatkan perlindungan garansi resmi dari Maxus. Konsumen memperoleh garansi baterai 8 tahun atau 200.000 km, garansi kendaraan 5 tahun atau 100.000 km, serta gratis perawatan berkala hingga 5 tahun atau 75.000 km. Untuk pasar Indonesia, Maxus Mifa 7 – Lombardi dipasarkan dengan harga Rp 799 juta on the road Jakarta, sedangkan versi standar Rp650 juta. Dengan raihan penghargaan Favorit EV Medium MPV di IIMS 2026 serta peluncuran varian kolaborasi Lombardi, Maxus memperlihatkan keseriusannya menggarap segmen MPV listrik premium. Kombinasi teknologi, kenyamanan, serta pendekatan personalisasi menjadi strategi yang ditawarkan untuk menjawab kebutuhan konsumen kendaraan listrik di Indonesia yang terus berkembang. Lihat Selengkapnya
Hasil Investigasi JETOUR T2 di Tol Jagorawi, Kemenhub dan KNKT Paparkan Temuan Teknis
15 Feb 2026
Hasil Investigasi JETOUR T2 di Tol Jagorawi, Kemenhub dan KNKT Paparkan Temuan Teknis 15 Feb 2026 JAKARTA, Goodcar.id – Hasil investigasi insiden yang melibatkan JETOUR T2 di Tol Jagorawi resmi dipaparkan pada 13 Februari 2026. Proses klarifikasi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta dihadiri manajemen PT JETOUR Sales Indonesia. Audiensi investigasi dipimpin Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Kemenhub RI, Yusuf Nugroho, bersama jajaran regulator dan tim teknis pengujian kendaraan bermotor. Forum tersebut membahas kronologi kejadian, sistem keselamatan kendaraan, serta analisis teknis penyebab kebakaran. Klarifikasi Regulasi dan Sistem Keselamatan Dalam pemaparannya, Yusuf Nugroho menyampaikan bahwa klarifikasi dilakukan untuk memperoleh penjelasan teknis secara menyeluruh. “Kami mengapresiasi PT Jetour Sales Indonesia atas respon cepat dalam melakukan investigasi terhadap kejadian yang ada. Tujuan diselenggarakannya klarifikasi ini adalah untuk memperoleh penjelasan terkait kronologi dan hasil investigasi atas insiden kendaraan merek Jetour, dengan fokus pada spesifikasi teknis kendaraan, sistem keselamatan (safety system), serta mekanisme perlindungan terhadap risiko kebakaran,” ujar Yusuf. Berdasarkan hasil rapat klarifikasi, sistem keselamatan kendaraan disebut bekerja sesuai desain dan standar yang ditetapkan. Saat benturan terjadi, airbag mengembang penuh dan sisi penumpang tetap terlindungi. Struktur kendaraan dilaporkan tetap stabil, tidak terguling, serta pintu masih dapat dibuka setelah benturan. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa integritas struktur dan fungsi keselamatan berjalan sesuai rancangan serta memenuhi persyaratan regulasi yang berlaku. Tabrak Samping dan Gesekan Ekstrem Hasil investigasi teknis menyebut insiden yang melibatkan JETOUR T2 merupakan tabrak samping, bukan tabrak belakang. Benturan terjadi secara ekstrem dan menyebabkan kerusakan berat pada roda depan dan belakang sisi kiri kendaraan. Akibat kerusakan tersebut, bagian bawah kendaraan mengalami gesekan langsung dengan permukaan aspal. Dari kondisi inilah muncul api sebagai dampak lanjutan pasca benturan keras, yang kemudian menyebabkan kendaraan terbakar. Penjelasan teknis ini menjadi bagian utama dalam klarifikasi, sekaligus membedakan antara penyebab kebakaran akibat sistem internal dan akibat kondisi eksternal pasca benturan. Standar Keselamatan dan Regulasi Secara teknis, JETOUR T2 disebut telah memenuhi sejumlah standar keselamatan internasional, termasuk ASEAN NCAP, ECE R153, dan ECE R34. Standar tersebut berkaitan dengan uji tabrak, sistem perlindungan bahan bakar, serta regulasi keselamatan kendaraan bermotor yang berlaku di berbagai negara. Kesesuaian terhadap regulasi domestik juga ditegaskan dalam forum klarifikasi, termasuk pemenuhan uji tipe kendaraan bermotor dan sertifikasi laik jalan. President Director PT JETOUR Sales Indonesia, Peter Zhang, menyampaikan komitmen perusahaan dalam proses investigasi. “Sejak awal kami berkomitmen untuk menelaah insiden ini secara teknis, terbuka, dan berbasis fakta. Hasil investigasi menunjukkan bahwa sistem keselamatan kendaraan bekerja sesuai standar yang berlaku. Keselamatan konsumen merupakan prioritas utama kami dan kami akan terus memastikan setiap produk JETOUR memenuhi regulasi dan standar kualitas tertinggi,” ujar Peter Zhang. Komitmen Evaluasi Berkelanjutan PT JETOUR Sales Indonesia menegaskan akan terus mematuhi seluruh ketentuan keselamatan kendaraan di Indonesia. Perusahaan juga menyampaikan komitmen untuk melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap produk serta menjaga transparansi komunikasi kepada publik. Pemaparan hasil investigasi ini menjadi bagian dari proses resmi yang melibatkan regulator dan otoritas keselamatan transportasi, dengan pendekatan berbasis data teknis serta verifikasi langsung terhadap kondisi kendaraan pasca insiden. Dengan disampaikannya hasil klarifikasi bersama Kementerian Perhubungan dan KNKT, investigasi insiden JETOUR T2 di Tol Jagorawi kini memiliki penjelasan teknis yang terdokumentasi secara resmi. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.