JAKARTA, Goodcar.id – Bayangkan sedang mengemudi seperti biasa, lalu setir tiba-tiba terasa lebih berat ketika hendak berbelok. Banyak pengemudi mungkin langsung mengira masalah ada pada ban atau kaki-kaki. Padahal, ada satu lampu di panel instrumen yang bisa menjadi petunjuk awal: indikator EPS (Electronic Power Steering).
Mitsubishi Motors Indonesia menjelaskan, lampu indikator EPS dapat menyala atau berkedip ketika terdapat masalah pada sistem electronic power steering. Kondisi tersebut biasanya juga bisa dirasakan langsung oleh pengemudi karena setir menjadi lebih berat dari biasanya.
Situasi seperti ini tidak sebaiknya dianggap sepele. EPS merupakan sistem yang membantu meringankan kerja pengemudi ketika memutar kemudi. Ketika sistem mengalami gangguan, perubahan bobot setir bisa menjadi salah satu tanda yang paling mudah dirasakan dari balik kemudi.
Dalam rilis resminya mengenai lampu indikator peringatan pada mobil Mitsubishi Motors, Mitsubishi menempatkan EPS sebagai salah satu indikator yang perlu diperhatikan pengemudi. Artinya, ketika lampu tersebut muncul bersamaan dengan perubahan rasa pada setir, pengemudi sebaiknya tidak mengabaikannya.
Namun, persoalan di panel instrumen tidak berhenti pada EPS. Ada sejumlah lampu lain yang juga memiliki fungsi sebagai peringatan ketika kendaraan mendeteksi kondisi tertentu. Mengenali arti masing-masing indikator bisa membantu pengemudi memahami situasi sebelum memutuskan melanjutkan perjalanan atau melakukan pemeriksaan.
1. Indkator Lampu Temperatur Mesin.
Salah satunya adalah lampu temperatur mesin. Indikator ini memberikan peringatan ketika suhu mesin terlalu tinggi atau mengalami overheat. Jika lampu tersebut menyala, kondisi temperatur mesin perlu menjadi perhatian karena panas berlebih dapat berpengaruh terhadap kerja mesin.
2. Indikator Lampu Check Engine
Kemudian ada check engine yang berfungsi memberikan tanda ketika terdapat permasalahan pada sistem mesin. Lampu ini tidak secara spesifik menunjukkan satu jenis kerusakan, sehingga ketika tetap menyala, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui sumber masalahnya.
3. Lampu Indikator Oli Mesin
Berbeda lagi dengan indikator tekanan oli mesin. Mitsubishi menjelaskan indikator ini berkaitan dengan kondisi oli mesin dan dapat menyala ketika volume oli berkurang. Karena oli berperan dalam pelumasan komponen mesin, indikator tersebut juga perlu mendapat perhatian pengemudi.
4. Indikator Lampu Aki
Ada pula indikator pengisian aki. Lampu ini tidak hanya berkaitan dengan kondisi aki, tetapi juga dapat menjadi petunjuk adanya masalah pada kabel-kabel kendaraan. Karena itu, munculnya indikator tersebut tidak selalu berarti aki semata yang harus diperiksa.
5. Indikator Lampu Rem
Untuk sistem pengereman, pengemudi akan menemukan beberapa indikator berbeda. Lampu rem dapat menunjukkan bahwa rem parkir masih aktif, sedangkan indikator minyak rem dengan tanda seru dapat mengindikasikan adanya persoalan pada minyak rem.
6. Indikator Lampu ABS
Selanjutnya ada ABS (Anti-lock Braking System). Indikator ini berkaitan dengan sistem ABS pada kendaraan. Mitsubishi memasukkannya sebagai salah satu lampu peringatan yang perlu diperhatikan ketika muncul pada panel instrumen.
7. Indikator Lampu VSC (Vehicle Stability Control)
Sementara itu, sistem pengendalian kestabilan kendaraan juga memiliki indikator tersendiri. Mitsubishi menjelaskan VSC (Vehicle Stability Control) berfungsi mengontrol kestabilan laju kendaraan sehingga dapat membantu mengurangi potensi mobil tergelincir.
8. Indikator Lampu Airbag
Kembali ke masalah setir, lampu EPS menjadi salah satu indikator yang cukup mudah dikaitkan dengan gejala yang dirasakan langsung pengemudi. Jika lampu menyala atau berkedip dan pada saat bersamaan setir terasa lebih berat, kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa sistem power steering perlu diperiksa.
Ada juga indikator airbag yang berkaitan dengan sistem keselamatan. Mitsubishi menyebut beberapa hal dapat menjadi penyebab indikator tersebut menyala, antara lain masalah pada kabel clock spring, saklar seat belt, maupun ketidaksesuaian atau error pada kode komputer kendaraan.
9. Indikator Bensin
Untuk urusan bahan bakar, indikator bensin memberikan informasi ketika persediaan bahan bakar sudah rendah. Dalam penjelasan Mitsubishi, indikator tersebut menyala ketika bahan bakar yang tersisa sekitar seperdelapan kapasitas kendaraan.
10. Indikator Lampu Imobilizer
Pengemudi juga perlu mengenali indikator immobilizer. Jika lampu immobilizer tetap menyala sementara mesin masih bisa hidup, Mitsubishi menyebut kondisi tersebut mungkin berkaitan dengan permasalahan pada kunci kendaraan.
11. Indikator Piintu
Hal yang lebih sederhana seperti seat belt dan pintu mobil juga memiliki indikator masing-masing. Lampu seat belt menyala ketika sabuk pengaman belum digunakan. Pada sistem yang dijelaskan Mitsubishi, peringatan suara juga dapat muncul ketika kecepatan kendaraan sudah melebihi 20 km/jam dan berhenti setelah sabuk pengaman digunakan.
Sementara indikator pintu akan menyala ketika salah satu pintu terbuka. Jika pintu sudah ditutup tetapi lampu masih menyala, ada kemungkinan salah satu pintu belum tertutup dengan sempurna.
Untuk fog lamp, lampu indikator justru menunjukkan bahwa fitur tersebut sedang digunakan. Fog lamp ditujukan untuk membantu penerangan ketika kendaraan berada di kondisi berkabut atau hujan. Jadi, tidak semua lampu yang muncul di panel instrumen berarti ada kerusakan pada mobil.
Pada dasarnya, panel instrumen bukan sekadar tempat melihat kecepatan dan jumlah bahan bakar. Berbagai simbol di dalamnya menjadi cara mobil berkomunikasi dengan pengemudi mengenai kondisi sejumlah sistem kendaraan.
Karena itu, ketika setir mendadak terasa berat, jangan hanya fokus mencari masalah pada ban atau kaki-kaki. Lihat juga panel instrumen. Jika lampu EPS menyala atau berkedip bersamaan dengan perubahan bobot kemudi, kondisi tersebut patut diperiksa lebih lanjut.
Mitsubishi Motors Indonesia sendiri menempatkan EPS bersama sejumlah indikator penting lain seperti temperatur mesin, check engine, tekanan oli, sistem pengisian, rem, ABS, airbag, hingga immobilizer sebagai lampu peringatan yang perlu dikenali pemilik kendaraan.
Jadi, lain kali ada lampu yang tiba-tiba muncul di dasbor, jangan langsung panik dan jangan pula langsung menganggapnya sebagai gangguan kecil. Kenali simbolnya terlebih dahulu, perhatikan perubahan yang dirasakan saat mobil digunakan, kemudian tentukan langkah pemeriksaan yang diperlukan.