Tangerang, Goodcar.id – Range Anxiety masih menjadi salah satu alasan yang membuat sebagian masyarakat menunda beralih ke kendaraan berteknologi elektrifikasi, terutama bagi mereka yang sering melakukan perjalanan luar kota.
Melalui teknologi Smart Hybrid Suzuki (SHVS), Suzuki menghadirkan pendekatan elektrifikasi yang tetap mempertahankan kebiasaan berkendara masyarakat Indonesia.
Pengguna cukup mengisi bahan bakar di SPBU seperti kendaraan konvensional, sementara sistem hybrid bekerja otomatis untuk membantu meningkatkan efisiensi konsumsi BBM sekaligus menekan emisi gas buang.
Teknologi Smart Hybrid Suzuki mengombinasikan mesin bensin dengan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion 12 Volt.
ISG berfungsi sebagai motor listrik sekaligus generator yang membantu akselerasi awal, menghidupkan mesin secara halus melalui fitur Engine Auto Stop, serta mengubah energi yang dihasilkan saat deselerasi dan pengereman menjadi listrik melalui regenerative braking.
Energi tersebut kemudian disimpan di baterai dan digunakan kembali untuk membantu kerja mesin ketika dibutuhkan, tanpa memerlukan pengisian daya menggunakan charger eksternal.
Suzuki Fronx Hybrid Tawarkan Efisiensi Hampir 30 Km/Liter
Penerapan Smart Hybrid Suzuki dapat ditemui pada Suzuki Fronx Hybrid, SUV kompak yang dirancang untuk mobilitas harian sekaligus perjalanan jarak jauh. Mobil ini dibekali mesin bensin K15C DualJet 1.462 cc empat silinder yang menghasilkan tenaga 100,6 PS pada 6.000 rpm dan torsi 135 Nm pada 4.400 rpm. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi otomatis 6-percepatan atau manual 5-percepatan.
Dari sisi dimensi, Fronx Hybrid memiliki panjang 3.995 mm, lebar 1.765 mm, tinggi 1.550 mm, serta wheelbase 2.520 mm. Ground clearance sekitar 170 mm membuat SUV ini tetap nyaman melintasi berbagai kondisi jalan, sementara radius putarnya mendukung kelincahan saat digunakan di area perkotaan.
Efisiensi menjadi salah satu nilai jual utama Fronx Hybrid. Dalam pengujian media, SUV ini mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 29,89 km/liter. Angka tersebut diperoleh melalui kombinasi teknologi Smart Hybrid, sistem Engine Auto Stop, regenerasi energi saat deselerasi, serta karakter mesin DualJet yang dirancang untuk memaksimalkan pembakaran bahan bakar.
Selain efisien, Fronx Hybrid juga menawarkan sejumlah fitur modern, antara lain Head-Up Display (HUD), kamera 360 View Camera, layar sentuh 9 inci, wireless smartphone connectivity, wireless charger, ventilated cup holder, enam airbag pada varian tertentu, Electronic Stability Program (ESP), Hill Hold Control, serta Suzuki Safety Support pada tipe yang telah dilengkapi teknologi ADAS.
Suzuki XL7 Hybrid Siap Mengakomodasi Kebutuhan Keluarga
Bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan berkapasitas lebih besar, Suzuki menawarkan XL7 Hybrid. SUV tujuh penumpang ini menggunakan mesin bensin K15B 1.462 cc empat silinder dengan tenaga 104,7 PS dan torsi 138 Nm, dipadukan sistem Smart Hybrid Suzuki untuk meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.
Dimensinya mencapai panjang 4.450 mm, lebar 1.775 mm, tinggi 1.710 mm, dengan wheelbase 2.740 mm serta ground clearance 200 mm.
Konfigurasi tiga baris kursi membuat XL7 Hybrid mampu mengakomodasi hingga tujuh penumpang, sementara ruang bagasi menjadi lebih lapang ketika kursi baris ketiga dilipat.
Pada pengujian media yang berlangsung di Yogyakarta, Suzuki XL7 Hybrid membukukan konsumsi bahan bakar rata-rata 19,05 km/liter pada rute kombinasi perkotaan dan jalan antarkota.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa SUV keluarga tetap mampu menawarkan efisiensi tanpa mengorbankan kapasitas kabin maupun kenyamanan perjalanan.
Karakter perjalanan masyarakat Indonesia tidak hanya didominasi mobilitas di dalam kota. Kendaraan juga digunakan untuk perjalanan lintas provinsi, mudik, aktivitas bisnis, hingga mengunjungi destinasi wisata yang belum seluruhnya didukung jaringan pengisian kendaraan listrik.
Dalam kondisi tersebut, kendaraan hybrid memberikan fleksibilitas karena tetap menggunakan bahan bakar bensin yang dapat diperoleh melalui jaringan SPBU di berbagai daerah.
Pengguna tidak perlu merencanakan perjalanan berdasarkan lokasi pengisian daya maupun menunggu proses pengisian baterai, sehingga mobilitas tetap berlangsung seperti menggunakan kendaraan bermesin konvensional.
Pendekatan ini sekaligus menjadi jembatan bagi konsumen yang ingin mulai merasakan manfaat elektrifikasi tanpa mengubah pola penggunaan kendaraan sehari-hari. Sistem hybrid bekerja otomatis sejak mesin dinyalakan hingga kendaraan berhenti, sehingga pengemudi dapat menikmati peningkatan efisiensi bahan bakar tanpa harus mempelajari prosedur pengoperasian yang berbeda.
Dengan konsumsi bahan bakar hasil pengujian media mencapai 29,89 km/liter pada Suzuki Fronx Hybrid dan 19,05 km/liter pada Suzuki XL7 Hybrid, Smart Hybrid Suzuki menawarkan kombinasi efisiensi, kepraktisan, serta kemudahan penggunaan untuk kebutuhan mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Perpaduan teknologi elektrifikasi dengan kemudahan pengisian bahan bakar melalui SPBU menjadikan kedua model tersebut sebagai alternatif bagi konsumen yang menginginkan kendaraan lebih efisien tanpa mengubah kebiasaan berkendara.