Jakarta, Goodcar.id - BAW atau Beijing Automobile Works memang baru masuk pasar Indonesia pada 2026. Namun, perusahaan asal China ini sudah memiliki sejarah panjang sejak era 1950-an.
BAW mencatat perjalanan perusahaannya dimulai pada 1951. Pada masa awal tersebut, BAW berkembang sebagai produsen kendaraan yang banyak berkaitan dengan kebutuhan khusus dan kendaraan off-road.
Catatan mengenai tahun berdirinya BAW memang berbeda. Perusahaan menggunakan 1951 sebagai titik awal sejarahnya, sementara sejumlah catatan sejarah otomotif menyebut cikal bakalnya muncul pada 1953 dan nama Beijing Automobile Works mulai digunakan pada 1958.
Pernah Membuat Sedan pada 1958
Perkembangan BAW tidak hanya berhenti pada kendaraan off-road.
Pada 1958, BAW memperkenalkan Jinggangshan, sedan dengan mesin 1,2 liter yang menjadi salah satu mobil penumpang awal produksi perusahaan.
Jinggangshan menjadi catatan menarik karena menunjukkan bahwa BAW sudah masuk ke kendaraan penumpang sejak lebih dari enam dekade lalu.
Memasuki era 1960-an, BAW kemudian semakin dikenal melalui BJ212. Kendaraan ini dikembangkan sebagai kendaraan off-road untuk kebutuhan khusus dan kemudian juga dipasarkan kepada konsumen sipil.
BJ212 menjadi salah satu model terpenting dalam sejarah BAW. Menurut data perusahaan, BJ212 dan penerusnya telah mencapai sekitar 2,4 juta unit selama 56 tahun.
BAW dan Perkembangan Industri Otomotif China
Perubahan industri otomotif China pada 1980-an membawa BAW memasuki fase baru.
Perusahaan kemudian terlibat dalam Beijing Jeep, kerja sama industri yang menjadi salah satu bagian dari perkembangan kendaraan off-road di China.
Setelah melewati sejumlah perubahan bisnis, BAW melakukan restrukturisasi besar pada 2020. Kantor pusat perusahaan dipindahkan dari Beijing ke Qingdao, Provinsi Shandong.
Pada fase berikutnya, lini produk BAW berkembang mencakup kendaraan penumpang, MPV, SUV, pickup, kendaraan komersial, kendaraan khusus dan kendaraan energi baru.
BAW Masuk Indonesia pada 2026
Perjalanan tersebut akhirnya membawa BAW ke Indonesia.
Pada GIIAS 2026, BAW memperkenalkan lima model, yakni T01, X03, M8, D5 dan T10 Pro. Produk yang dibawa mencakup beberapa kategori kendaraan, dari SUV dan mobil penumpang hingga MPV serta kendaraan komersial.
Untuk menjalankan bisnisnya di Indonesia, BAW mendirikan PT BAW Automobile Trading Indonesia. Perusahaan juga menggandeng PT Handal Indonesia Motor untuk mempersiapkan rencana perakitan lokal dengan skema knock-down.
Tocy Tang, Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia, mengatakan Indonesia menjadi bagian dari pengembangan bisnis BAW berikutnya.
“BAW memiliki perjalanan panjang yang membentuk karakter kami sebagai merek. Dari kendaraan off-road hingga berbagai kendaraan dengan teknologi energi baru, kami terus berkembang seiring perubahan kebutuhan mobilitas. Indonesia menjadi bagian penting dari perjalanan berikutnya bagi BAW,” ujar Tocy Tang, Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia.
Dengan masuknya BAW ke Indonesia, perjalanan perusahaan yang dimulai pada era 1950-an kini memasuki pasar baru. Dari Jinggangshan sebagai sedan awal, BJ212 sebagai kendaraan off-road ikonik, hingga jajaran kendaraan modern, BAW membawa sejarah tersebut ke pasar Indonesia melalui lima model pertamanya.