JAKARTA, GoodCar.id – Konsumsi bahan bakar menjadi salah satu data yang dicari ketika konsumen membandingkan mobil untuk penggunaan sehari-hari.
Angka konsumsi BBM biasanya dinyatakan dalam kilometer per liter (km/l), yang menunjukkan jarak yang dapat ditempuh kendaraan untuk setiap satu liter bahan bakar.
Pada 2026, sejumlah mobil yang dipasarkan di Indonesia memiliki data konsumsi BBM di atas 20 km/l.
Angka tersebut terdapat pada beberapa mobil hybrid maupun mobil bermesin bensin konvensional.
Namun, angka konsumsi BBM yang dicantumkan pabrikan tidak selalu diperoleh dengan metode pengujian yang sama.
Karena itu, data dalam daftar ini ditulis berdasarkan sumber yang tersedia dari masing-masing pabrikan.
Toyota Yaris Cross HEV – 31 km/liter
Mengutip laman resmi Toyota Press Room, disebut jika Yaris Cross HEV memiliki konsumsi BBM 31 km/liter.
Yaris Cross HEV menggunakan sistem hybrid yang menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik. Konsumsi aktual dapat berbeda tergantung rute, kecepatan, kondisi lalu lintas, beban kendaraan, dan gaya berkendara.
Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid – 28 km/liter
Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid memiliki konsumsi BBM 28 km/liter berdasarkan metode WLTC yang dicantumkan Daihatsu Indonesia.
Daihatsu juga mencatat angka 34,8 km/liter berdasarkan metode JC08 yang digunakan di Jepang. Karena menggunakan metode pengujian berbeda, kedua angka tersebut tidak dapat dibandingkan secara langsung.
Suzuki S-Presso – 21 km/liter
Suzuki Indonesia mencantumkan konsumsi BBM S-Presso hingga 21 km/liter dalam laman resminya.
Dalam pengujian lain yang dilakukan Suzuki, S-Presso mencatat 20,5 km/liter di rute dalam kota dan 23,4 km/liter di jalan tol dengan kecepatan konstan 90 km/jam.
Suzuki Ertiga Hybrid – 22,11 km/liter
Suzuki Ertiga Hybrid mencatat konsumsi BBM 22,11 km/liter untuk transmisi manual dan 19,66 km/liter untuk transmisi otomatis dalam kegiatan uji efisiensi yang digelar Suzuki.
Pengujian melibatkan 40 jurnalis dengan rute sekitar 140 km dari Batu menuju Surabaya. Rute mencakup jalan perkotaan, kemacetan, tanjakan, turunan, dan jalan bebas hambatan.
Hasil tersebut merupakan rata-rata pengujian bersama media, sehingga tidak dapat dibandingkan langsung dengan angka yang menggunakan metode seperti WLTC atau JC08.
Hyundai Creta – 16,8 km/liter
Hyundai Indonesia mencantumkan konsumsi BBM New Creta sekitar 16,8 km/liter dan menyebutnya sebagai data pabrikan.
New Creta menggunakan mesin Smartstream 1.5 liter. Konsumsi aktual dapat berbeda tergantung kondisi jalan, lalu lintas, beban, dan cara berkendara.
Nissan Serena e-POWER — 29,3 km/liter
Dalam pengujian yang dilakukan Nissan Motor Distributor Indonesia bersama media, Serena e-POWER mencatat angka tertinggi 29,3 km/liter. Pengujian dilakukan dari Sentul menuju Alam Sutera, melewati kombinasi jalan perkotaan dan tol, dengan kecepatan rata-rata sekitar 60 km/jam.
Chery TIGGO Cross CSH Hybrid – 20 km/liter
Chery TIGGO Cross CSH Hybrid memiliki konsumsi BBM sekitar 20 km/liter untuk rute kombinasi berdasarkan metode WLTC. Chery juga mengklaikm konsumsi bbm berada di angka 30,3 km/liter berdasarkan pengujian internal.
Untuk tabel utama, 20 km/liter lebih aman dipakai karena merupakan angka kombinasi WLTC, sementara 30,3 km/liter merupakan hasil pengujian internal pada kondisi jalan tol tertentu.
| Merek | Model | Estimasi Konsumsi BBM |
|---|---|---|
| Toyota | Yaris Cross HEV | 31 km/liter |
| Nissan | Serena e-POWER | 29,3 km/liter |
| Toyota | Veloz Hybrid EV | 28,9 km/liter |
| Chery | TIGGO 8 CSH | 28,1 km/liter |
| Daihatsu | Rocky e-Smart Hybrid | 28 km/liter |
| Nissan | Kicks e-POWER | 27 km/liter |
| Suzuki | Ertiga Hybrid MT | 22,11 km/liter |
| Suzuki | S-Presso | 21 km/liter |
| Toyota | Kijang Innova Zenix HEV | 20 km/liter |
| Chery | TIGGO Cross CSH Hybrid | 20 km/liter |
| Suzuki | Ertiga Hybrid AT | 19,66 km/liter |
| Suzuki | XL7 Hybrid | 19,1 km/liter |
| Suzuki | Grand Vitara | 18–20 km/liter |
| Hyundai | Creta | 16,8 km/liter |