SEOUL/ROTTERDAM, GoodCar.id – Hyundai Motor Group kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam pengembangan teknologi hidrogen global. Dalam ajang World Hydrogen Summit 2026 yang berlangsung di Rotterdam, Belanda, pada 19–21 Mei 2026, perusahaan memaparkan visi besar mengenai pengembangan ekosistem hidrogen yang terintegrasi untuk pasar Eropa.
Melalui partisipasinya dalam forum hidrogen terbesar di dunia tersebut, Hyundai Motor Group tidak hanya menampilkan inovasi kendaraan berbasis hidrogen, tetapi juga memperlihatkan bagaimana teknologi hidrogen dapat menjadi fondasi bagi sistem energi masa depan yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.
Pameran ini menjadi momentum penting bagi Hyundai untuk memperluas perannya dari produsen kendaraan ramah lingkungan menjadi pengembang ekosistem hidrogen yang mencakup seluruh rantai nilai, mulai dari produksi energi, infrastruktur distribusi, hingga pemanfaatan teknologi sel bahan bakar untuk berbagai sektor industri.
Dalam ajang World Hydrogen Summit 2026, Hyundai Motor Group mengusung HTWO, merek sekaligus platform bisnis hidrogen yang menjadi tulang punggung strategi perusahaan dalam mengembangkan teknologi hidrogen secara global.
Melalui HTWO, Hyundai memperlihatkan bagaimana hidrogen dapat berperan tidak hanya dalam sektor transportasi, tetapi juga sebagai bagian penting dalam sistem energi modern.
Konsep yang ditampilkan mencakup seluruh rantai nilai hidrogen, mulai dari produksi energi, penyimpanan, distribusi, hingga pemanfaatannya dalam berbagai aplikasi. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Hyundai tidak lagi memandang hidrogen hanya sebagai sumber tenaga kendaraan, melainkan sebagai solusi energi masa depan yang mampu mendukung berbagai kebutuhan masyarakat dan industri.
Langkah tersebut sejalan dengan meningkatnya perhatian dunia terhadap energi bersih sebagai upaya mengurangi emisi karbon dan mencapai target net-zero emission dalam beberapa dekade mendatang.
Salah satu daya tarik utama di booth Hyundai Motor Group adalah kehadiran all-new NEXO, generasi terbaru kendaraan listrik berbasis sel bahan bakar hidrogen atau Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).
NEXO merupakan salah satu model paling penting dalam sejarah pengembangan kendaraan hidrogen Hyundai. Selama bertahun-tahun, model ini dikenal sebagai salah satu kendaraan hidrogen paling sukses di dunia dan menjadi simbol kepemimpinan Hyundai dalam teknologi fuel cell.
Generasi terbaru NEXO hadir dengan berbagai penyempurnaan yang semakin memperkuat posisi Hyundai di segmen mobilitas hidrogen. Kendaraan ini tidak hanya menawarkan performa yang lebih baik, tetapi juga memperlihatkan kematangan teknologi sel bahan bakar yang telah dikembangkan Hyundai selama lebih dari dua dekade.
Kehadiran all-new NEXO sekaligus menjadi bukti bahwa teknologi hidrogen terus berkembang dan memiliki potensi besar sebagai alternatif kendaraan bebas emisi di masa depan.
Selain kendaraan, Hyundai Motor Group juga menampilkan sistem sel bahan bakar hidrogen yang dirancang untuk berbagai kebutuhan di luar sektor otomotif.
Teknologi ini dapat digunakan untuk mendukung pembangkit listrik stasioner, fasilitas industri, sistem energi terintegrasi, hingga berbagai aplikasi komersial lainnya. Dengan demikian, pemanfaatan hidrogen tidak terbatas pada kendaraan penumpang maupun kendaraan komersial, tetapi juga mampu berkontribusi dalam transformasi energi secara lebih luas.
Melalui demonstrasi tersebut, Hyundai menunjukkan bahwa teknologi fuel cell memiliki fleksibilitas tinggi dan dapat menjadi solusi energi yang relevan untuk berbagai sektor.
Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi Hyundai dalam membangun ekosistem hidrogen yang komprehensif dan berkelanjutan.

CEO Hyundai Energy & Hydrogen Europe, Mark Freymüller, menegaskan bahwa Hyundai ingin menjadi mitra strategis dalam pengembangan ekonomi hidrogen di Eropa.
Menurutnya, hidrogen memiliki peran penting dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih bersih, meningkatkan ketahanan energi, serta membuka peluang industri baru yang berkelanjutan.
“Kami ingin menjadi mitra yang dapat diandalkan dalam pengembangan hidrogen di Eropa. Kami melihat hidrogen sebagai pendorong utama bagi mobilitas yang lebih bersih, sistem energi yang lebih tangguh, serta peluang industri baru,” ujar Freymüller.
Ia juga menekankan bahwa Eropa telah memiliki peta jalan pengembangan hidrogen yang matang. Oleh karena itu, Hyundai ingin membawa pengalaman dan keberhasilan yang telah diperoleh di Korea Selatan untuk mendukung pengembangan ekosistem hidrogen di kawasan tersebut.
Selama beberapa tahun terakhir, Hyundai telah dikenal luas di Eropa melalui kendaraan berbasis hidrogen seperti NEXO FCEV dan truk komersial XCIENT Fuel Cell.
Kedua produk tersebut menjadi bukti nyata bagaimana teknologi hidrogen dapat diterapkan dalam berbagai kebutuhan transportasi, mulai dari kendaraan pribadi hingga logistik berat.
Namun dalam World Hydrogen Summit 2026, Hyundai menunjukkan ambisi yang lebih besar. Perusahaan tidak hanya berfokus pada penjualan kendaraan, tetapi juga ingin berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur, pengembangan teknologi, serta kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem hidrogen yang berkelanjutan.
Dengan pengalaman yang telah dimiliki di Korea Selatan dan dukungan teknologi yang terus berkembang, Hyundai Motor Group optimistis hidrogen akan menjadi salah satu pilar utama transisi energi global.
Melalui partisipasinya di World Hydrogen Summit 2026, Hyundai kembali menegaskan komitmennya untuk mempercepat adopsi energi hidrogen di Eropa sekaligus mendukung terwujudnya masa depan mobilitas dan energi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan.