Beranda / Motor Baru / Katalog / HONDA Vario 125 STANDAR

HONDA Vario 125 STANDAR

Rp 23.4 Juta - Rp 25.8 Juta
Kapasitas Mesin
124 CC
Mesin
eSP, ISS
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Transmisi
Matic
Kapasitas Bensin
5,5 Ltr
Kapasitas Bagasi
5,5 Ltr
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
5 Pilihan Warna
BIRU
HITAM
MERAH
MATTE BLCAK CBS
RED BLACK CBS
Tipe Kendaraan
HONDA Vario 125 STANDAR
Rp 25.8 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
HONDA Vario 125 CBS
Rp 23.4 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
HONDA Vario 125 STANDAR
HONDA Vario 125 CBS
Kapasitas Mesin
124 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
eSP, ISS
USB
Alarm
Bluetooth
Abs Ebd
Navigation
Drive Type
Cruise Control
JADWALKAN TEST DRIVE MOTOR
HONDA VARIO 125 STANDAR
Artikel Terkait
Lihat Semua
Spesifikasi Suzuki e Sky: Baterai 26 kWh, Range 310 Km, Fast Charging 50 kW
26 Aug 2026
Spesifikasi Suzuki e Sky: Baterai 26 kWh, Range 310 Km, Fast Charging 50 kW 26 Aug 2026 Jakarta, Goodcar.id - Seperti apa Spesifikasi Suzuki e Sky? Suzuki e Sky menjadi salah satu mobil listrik mungil yang menarik perhatian setelah versi produksinya mulai terungkap. Mengusung format kei car khas Jepang, Suzuki e Sky menawarkan dimensi kompak dengan baterai 26 kWh, jarak tempuh hingga 310 km, serta dukungan fast charging DC 50 kW. Secara dimensi, Suzuki e Sky memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.625 mm, dan jarak sumbu roda 2.460 mm. Ukuran tersebut membuatnya tetap berada dalam karakter kei car yang dirancang untuk mobilitas perkotaan dengan kebutuhan ruang yang terbatas. Bobot kendaraan berada di kisaran 1.030 kg. Suzuki menggunakan platform Heartect e yang dikembangkan untuk kendaraan listrik berukuran kecil. Sistem penggeraknya mengandalkan roda depan dengan e-Axle yang mengintegrasikan motor listrik, inverter, dan transmisi dalam satu unit. Suzuki belum mengungkap angka tenaga resmi motor listrik e Sky. Namun, regulasi kei car di Jepang membatasi output motor listrik maksimal hingga 63 hp atau sekitar 47 kW. Baterai LFP 26 kWh, Range 310 Km Suzuki e Sky menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 26 kWh. Dengan baterai tersebut, Suzuki menargetkan jarak tempuh hingga 310 km dalam satu kali pengisian daya. Angka tersebut cukup tinggi untuk mobil listrik dengan kapasitas baterai yang relatif kecil. Efisiensi tersebut didukung bobot kendaraan yang ringan, optimalisasi aerodinamika, serta peningkatan efisiensi sistem penggerak listrik. Sebagai pembanding, BYD Racco memiliki klaim jarak tempuh hingga 320 km, tetapi menggunakan baterai berkapasitas lebih besar, yakni 35,84 kWh. Fast Charging 50 kW Suzuki e Sky mendukung beberapa pilihan pengisian daya. Menggunakan sumber listrik rumah standar, pengisian hingga penuh membutuhkan waktu sekitar delapan jam. Jika menggunakan wallbox dengan daya 6 kW, waktu pengisian dapat dipangkas menjadi sekitar 4,5 jam. Sementara itu, pengisian cepat DC 50 kW memungkinkan baterai terisi hingga 80 persen dalam waktu sekitar 25 menit. Kemampuan fast charging tersebut menjadi salah satu spesifikasi penting e Sky karena memungkinkan pengisian baterai dilakukan dalam waktu lebih singkat ketika mobil digunakan secara intensif di perkotaan. Bisa Jadi Sumber Listrik Darurat Suzuki e Sky tidak hanya mengandalkan kemampuan berkendara. Mobil listrik ini juga dibekali Vehicle-to-Home (V2H), yang memungkinkan energi dari baterai digunakan untuk memasok listrik ke perangkat eksternal. Melalui sistem tersebut, e Sky dapat menyalurkan listrik AC 100V dengan output hingga 1.500W. Dengan begitu, baterai kendaraan dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik untuk kebutuhan tertentu di luar fungsi utamanya sebagai sumber tenaga mobil. Dimensi Kompak, Kabin Empat Penumpang Sebagai kei car, Suzuki e Sky memiliki konfigurasi empat penumpang. Kabinnya dirancang dengan pendekatan praktis, berbeda dari Vision e-Sky Concept yang tampil lebih futuristis. Pada bagian dashboard terdapat layar infotainment berukuran 10,1 inci yang dipadukan dengan panel instrumen digital. Suzuki juga mempertahankan tuas transmisi otomatis konvensional serta panel khusus untuk mengatur sistem pendingin kabin. Fitur lainnya mencakup jok dan setir berpemanas, rem parkir elektrik, kompartemen tambahan di sisi penumpang, serta sistem heat pump. Heat pump bekerja bersama pemanas udara elektrik untuk membantu menjaga efisiensi penggunaan baterai saat mobil digunakan dalam kondisi cuaca dingin. Dari sisi eksterior, e Sky mempertahankan sejumlah karakter dari Vision e-Sky. Namun, versi produksi menggunakan beberapa komponen yang lebih sederhana, seperti pelek lebih kecil, kaca spion lebih besar, serta gagang pintu konvensional. Spesifikasi Suzuki e Sky Spesifikasi Suzuki e Sky Jenis Kei car listrik Platform Heartect e Penggerak Roda depan Baterai LFP 26 kWh Jarak tempuh Hingga 310 km Fast charging DC 50 kW Pengisian 80% Sekitar 25 menit Wallbox 6 kW Pengisian wallbox Sekitar 4,5 jam Pengisian rumah Sekitar 8 jam Bobot Sekitar 1.030 kg Panjang 3.395 mm Lebar 1.475 mm Tinggi 1.625 mm Wheelbase 2.460 mm Kapasitas penumpang 4 orang V2H AC 100V/1.500W Suzuki e Sky dijadwalkan meluncur di Jepang pada musim gugur 2026. Suzuki juga menyiapkan ekspansi ke pasar Eropa dan Inggris mulai 2027. Di Jepang, mobil ini akan berhadapan dengan Nissan Sakura, Mitsubishi eK X EV, Honda N-One e, dan BYD Racco. Dengan kombinasi baterai 26 kWh, jarak tempuh hingga 310 km, bobot sekitar 1.030 kg, fast charging DC 50 kW, dan fitur V2H, Suzuki e Sky lebih menonjolkan efisiensi dan kepraktisan sebagai mobil listrik perkotaan dibanding mengejar performa tinggi. Lihat Selengkapnya
Bunyi Gredek dan Berdecit dari CVT Skuter Matik, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
18 Aug 2026
Bunyi Gredek dan Berdecit dari CVT Skuter Matik, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya 18 Aug 2026 Jakarta, Goodcar.id - Bunyi gredek atau decitan saat skuter matik mulai bergerak sering dianggap sebagai gangguan kecil. Padahal, suara tersebut bisa menjadi tanda ada komponen pada sistem Continuously Variable Transmission (CVT) yang mulai bermasalah dan perlu diperiksa. CVT merupakan bagian penting pada skuter matik karena bertugas meneruskan tenaga mesin ke roda belakang sekaligus mengatur rasio putaran secara otomatis. Sistem ini membuat akselerasi berlangsung tanpa perpindahan gigi seperti pada transmisi manual. Salah satu sumber bunyi gredek ketika motor mulai berjalan berasal dari area kampas ganda dan mangkok kopling. Kedua komponen tersebut bekerja dengan memanfaatkan gesekan untuk meneruskan tenaga mesin ke roda belakang. Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi, menjelaskan bahwa kondisi permukaan kampas ganda maupun mangkok kopling sangat berpengaruh terhadap munculnya suara dan getaran saat skuter matik berakselerasi. “Saat motor mulai berjalan, kampas ganda akan menempel pada mangkok kopling untuk meneruskan tenaga dari mesin ke roda belakang. Ketika permukaan kampas atau mangkok sudah kotor, licin, atau mengalami keausan, proses gesekannya menjadi tidak sempurna sehingga muncul getaran yang dirasakan pengendara sebagai bunyi gredek. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya kenyamanan berkendara yang terganggu, tetapi juga dapat mempercepat keausan komponen CVT lainnya,” jelas Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi. Kenapa CVT Skuter Matik Bisa Bunyi Gredek? Ada beberapa kondisi yang dapat membuat CVT skuter matik mengeluarkan bunyi gredek maupun berdecit. Salah satunya adalah penumpukan debu dari hasil gesekan komponen CVT. Debu tersebut dapat menempel pada kampas ganda maupun mangkok kopling sehingga daya cengkeram ketika kedua komponen bekerja menjadi berkurang. Akibatnya, proses penyaluran tenaga tidak berlangsung secara optimal dan bisa menimbulkan getaran. Masalah berikutnya adalah permukaan mangkok kopling yang terlalu licin. Kondisi ini dapat terjadi akibat panas berlebih sehingga permukaan mangkok menjadi mengilap atau mengalami glazing. Ketika kampas ganda bertemu dengan permukaan tersebut, gesekan yang dihasilkan tidak lagi ideal. Kampas ganda yang aus juga perlu diperhatikan. Komponen ini bekerja berulang kali setiap skuter matik mulai bergerak sehingga permukaannya secara bertahap mengalami keausan. Jika sudah menipis atau mengalami kondisi seperti terbakar, kemampuan kampas untuk mencengkeram mangkok kopling ikut menurun. Selain itu, suara berdecit bisa berasal dari V-belt. Komponen ini dapat mengalami keausan, menjadi getas atau kehilangan kondisi permukaan yang optimal. Jika sudah demikian, selain menimbulkan suara, kemampuan V-belt dalam meneruskan tenaga mesin juga dapat berkurang. Jangan Tunggu Bunyi Makin Keras Munculnya bunyi dari CVT sebaiknya tidak dijadikan patokan bahwa motor masih bisa digunakan selama performanya belum terasa berubah. Justru, pemeriksaan lebih awal dapat membantu mengetahui kondisi komponen sebelum kerusakannya merembet ke bagian lain. Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto, mengatakan masih ada pemilik skuter matik yang baru melakukan pemeriksaan setelah suara gredek muncul. “Banyak konsumen baru datang ke bengkel setelah muncul bunyi gredek. Padahal apabila pemeriksaan dilakukan secara berkala, kondisi komponen CVT dapat diketahui lebih awal. Perawatan rutin tidak hanya menjaga performa motor, tetapi juga membuat biaya perawatan menjadi lebih ekonomis karena kerusakan dapat dicegah sejak dini,” tambah Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto. Untuk menjaga kondisi CVT, pembersihan area tersebut dapat dilakukan secara berkala. WMS merekomendasikan pemeriksaan dan pembersihan CVT setiap sekitar 2.000–5.000 kilometer, dengan tetap menyesuaikan kondisi penggunaan dan rekomendasi perawatan kendaraan. Interval tersebut bukan berarti seluruh komponen CVT harus diganti pada jarak yang sama. Pemeriksaan diperlukan untuk melihat apakah komponen seperti kampas ganda dan V-belt masih dalam kondisi layak atau sudah menunjukkan tanda keausan. Jika kampas ganda maupun V-belt sudah aus, getas, atau mengalami kerusakan, penggantian sebaiknya dilakukan agar sistem transmisi kembali bekerja sebagaimana mestinya. Perawatan CVT Skuter Matik Jangan Cuma Saat Bermasalah Perawatan CVT secara berkala menjadi salah satu cara untuk menjaga performa skuter matik tetap konsisten. Pemeriksaan juga memungkinkan kondisi komponen diketahui sebelum masalah berkembang menjadi kerusakan yang membutuhkan biaya lebih besar. Untuk konsumen di wilayah Jakarta dan Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati didukung 293 jaringan bengkel resmi. Pemeriksaan hingga penggantian komponen CVT dapat dilakukan melalui jaringan tersebut. Selain pemeriksaan oleh teknisi, penggunaan suku cadang yang sesuai spesifikasi kendaraan juga menjadi bagian penting dalam perawatan. WMS menyediakan Honda Genuine Parts (HGP) untuk kebutuhan penggantian komponen pada sepeda motor yang dilayaninya. Pada akhirnya, bunyi gredek atau berdecit pada CVT skuter matik bukan sesuatu yang sebaiknya langsung dianggap normal. Suara tersebut bisa muncul karena debu, permukaan mangkok kopling yang licin, kampas ganda yang aus hingga kondisi V-belt. Daripada menunggu suara semakin keras atau performa motor mulai terganggu, pemeriksaan CVT secara berkala menjadi langkah yang lebih masuk akal untuk mengetahui sumber masalah sekaligus mencegah kerusakan berkembang ke komponen lainnya. Lihat Selengkapnya
Honda Super-ONE Resmi Dibuka untuk Pemesanan, Harga Mulai Rp438 Juta
05 Aug 2026
Honda Super-ONE Resmi Dibuka untuk Pemesanan, Harga Mulai Rp438 Juta 05 Aug 2026 Tangerang, GoodCar.id - PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi membuka pemesanan Honda Super-ONE di Indonesia. Setelah debut perdananya pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, mobil listrik bergaya Pocket Rocket ini kini dapat dipesan dengan harga Rp438.000.000 (OTR Jakarta). Pengiriman unit kepada konsumen dijadwalkan dimulai secara bertahap mulai akhir Agustus 2026. Honda Super-ONE menjadi model pertama dalam lini Honda Electric yang dipasarkan di Indonesia. Berbeda dengan kebanyakan mobil listrik, Honda mengembangkan Super-ONE dengan konsep Pocket Rocket yang mengedepankan pengalaman berkendara melalui berbagai teknologi interaktif. Beberapa fitur unggulannya meliputi BOOST Mode dengan Simulated 7-Speed Gear Shift yang memberikan sensasi perpindahan gigi layaknya mobil konvensional, Active Sound Control, Premium BOSE Sound System, Triple Meter Display, hingga berbagai detail berorientasi pada pengemudi (human-centered). Model ini tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni Crystal Black Pearl, serta dua warna eksklusif Boost Violet Pearl dan Luminous Grey Metallic dengan opsi two-tone yang dikenakan biaya tambahan sebesar Rp10 juta. Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, mengatakan Honda Super-ONE tidak dirancang untuk mengejar volume penjualan, melainkan sebagai representasi arah baru Honda di era elektrifikasi. "Sejak awal, Honda Super-ONE memang tidak kami hadirkan untuk mengisi segmen tertentu ataupun mengejar volume penjualan. Model ini kami hadirkan sebagai representasi arah baru Honda di era elektrifikasi, sekaligus sebagai persembahan bagi para Honda fans, petrolheads, dan pecinta otomotif yang selama ini menghargai karakter khas Honda," ujar Yusak Billy. Ia juga mengungkapkan bahwa respons pasar jauh melampaui ekspektasi perusahaan. Bahkan, jumlah konsumen yang telah menyatakan minat membeli Honda Super-ONE disebut telah melebihi kuota yang disiapkan, meski harga resmi saat itu belum diumumkan. Honda Super-ONE dipasarkan sebagai model Completely Built Up (CBU) yang diimpor langsung dari Jepang. Untuk tahap awal, Honda Indonesia hanya memperoleh alokasi sebanyak 100 unit sepanjang 2026. Di pasar Jepang sendiri, model ini telah mengumpulkan lebih dari 12.000 pemesanan hanya dalam dua bulan sejak peluncurannya. Setiap pembelian Honda Super-ONE sudah termasuk portable charger, garansi kendaraan selama 3 tahun atau 100.000 km, serta garansi baterai tegangan tinggi selama 8 tahun atau 160.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu. Honda juga memastikan seluruh layanan purna jual dilakukan di dealer Honda tertentu yang telah memiliki teknisi bersertifikasi, peralatan khusus kendaraan listrik, serta ketersediaan suku cadang untuk mendukung kepemilikan Honda Super-ONE di Indonesia. Lihat Selengkapnya
50 Tahun Honda Civic di Indonesia: Evolusi Teknologi, Budaya, dan Driving Joy
02 Aug 2026
50 Tahun Honda Civic di Indonesia: Evolusi Teknologi, Budaya, dan Driving Joy 02 Aug 2026 Tangerang, GoodCar.id - Sejak pertama kali dipasarkan pada 1976, Honda Civic telah berkembang melewati 11 generasi di Indonesia. Selama lima dekade, model ini terus berevolusi, mulai dari desain, teknologi, pilihan bodi, hingga sistem penggeraknya, sekaligus menjadi salah satu ikon yang memiliki pengaruh besar terhadap budaya otomotif nasional. Talkshow tersebut menghadirkan empat narasumber yang mewakili berbagai perspektif perjalanan Civic di Indonesia, yakni Yulian Karfili dari PT Honda Prospect Motor yang membahas evolusi produk dan teknologi, pebalap Avila Bahar yang mengulas kiprah Civic di dunia motorsport, Kartika "Chiro Civic" yang berbagi pengalaman restorasi, serta Irsya dari Honda Nouva Community Indonesia yang mewakili sisi komunitas. Diskusi membahas sejarah panjang Civic di lintasan balap, lahirnya berbagai nama khas Civic yang hanya populer di Indonesia, peran model ini sebagai pelopor berbagai teknologi Honda, hingga bagaimana komunitas dan para pegiat restorasi menjaga eksistensi Civic lintas generasi. Perjalanan evolusi tersebut kini berlanjut melalui kehadiran Honda Civic RS e:HEV yang telah dibekali teknologi S+ Shift. Setelah sebelumnya diperkenalkan pada Honda Prelude, teknologi ini menghadirkan sensasi perpindahan gigi virtual dan respons berkendara yang lebih engaging pada sistem hybrid, sekaligus mempertahankan karakter sporty Civic di era elektrifikasi. Honda menegaskan bahwa karakter berkendara yang responsif, seimbang, mudah dikendalikan, serta menyenangkan tidak hanya dimiliki Civic, tetapi juga menjadi DNA seluruh lini produknya sesuai fungsi masing-masing. Filosofi inilah yang menjadi makna dari tema "Culture. Evolved.", di mana teknologi dan sistem penggerak terus berkembang tanpa meninggalkan esensi driving joy yang menjadi ciri khas Honda. 50 Fakta Perjalanan Honda Civic di Indonesia Sebagai bagian dari perayaan tersebut, Honda juga merangkum 50 fakta menarik mengenai perjalanan Civic di Indonesia yang mencakup sejarah produk, motorsport, inovasi teknologi, komunitas, hingga budaya otomotif. Perjalanan Honda Civic di Indonesia Honda Civic mulai dipasarkan di Indonesia pada 1976. Tahun 2026 menjadi penanda 50 tahun perjalanan Civic di Tanah Air. Hingga kini Civic telah hadir dalam 11 generasi. Civic merupakan model Honda pertama yang dirakit secara lokal di Indonesia. Sebelum resmi dipasarkan, Civic sudah memiliki sejarah di dunia balap nasional. Aswin Bahar menjadi salah satu tokoh penting pada awal perjalanan Civic di ajang balap. Keluarga Bahar telah menggunakan Civic selama tiga generasi, mulai dari Aswin Bahar, Alvin Bahar hingga Avila Bahar. Ketiganya merasakan evolusi Civic dengan teknologi yang berbeda pada setiap zamannya. Bagi keluarga Bahar, Civic bukan hanya mobil balap, tetapi juga bagian dari sejarah keluarga. Satu Nama, Banyak Karakter Secara global, Civic pernah hadir dalam berbagai bentuk bodi seperti sedan, hatchback, coupe, wagon hingga shuttle. Civic juga berkembang menjadi mobil harian, mobil balap hingga kendaraan hybrid. Dua ikon performa Honda, yakni Civic Si dan Civic Type R, lahir dari keluarga Civic. Civic Si dikenal sebagai model sporty yang tetap nyaman digunakan sehari-hari. Civic Type R menjadi varian performa tertinggi dalam keluarga Civic. Di Indonesia, Civic pernah dipasarkan dalam versi sedan, hatchback dan Type R. Fleksibilitas tersebut membuat Civic diterima oleh berbagai kalangan pengguna. Meski terus berkembang, Civic tetap mempertahankan karakter sporty dan pengalaman berkendara sebagai identitas utamanya. Pelopor Teknologi Honda Civic telah melewati berbagai era teknologi, mulai dari CVCC, VTEC, turbo hingga e:HEV. Civic Ferio menjadi model pertama di Indonesia yang menggunakan mesin VTEC. Teknologi VTEC memperkuat kombinasi performa dan efisiensi. Civic juga menjadi model Honda pertama di Indonesia yang dipasarkan dengan mesin turbo. Civic Type R merupakan model Type R pertama yang dijual resmi oleh Honda di Indonesia melalui GIIAS 2017. Kini Civic RS e:HEV membawa Civic memasuki era elektrifikasi. Teknologi S+ Shift memberikan sensasi perpindahan gigi virtual yang lebih sporty. Sepanjang sejarahnya, Civic kerap menjadi model yang memperkenalkan inovasi baru bagi Honda. Julukan Khas yang Lahir di Indonesia Civic generasi pertama dikenal sebagai Civic Koper karena desainnya yang mungil dan mengotak. Generasi kedua lebih populer dengan nama Civic Excellent, sebutan yang justru lebih dikenal dibanding nama generasinya. Generasi ketiga mendapat julukan Wonder Civic, sementara versi hatchback-nya dikenal sebagai Wonder Setrikaan. Generasi keempat melahirkan Grand Civic untuk sedan dan Civic Nouva untuk hatchback tiga pintu. Di Jepang, Civic Nouva lebih dikenal sebagai Civic 3-door. Generasi kelima hadir sebagai Civic Genio dan Civic Estilo. Generasi keenam dikenal sebagai Civic Ferio. Grand Civic dan Nouva berasal dari generasi yang sama, begitu pula Genio dan Estilo. Komunitas yang Menjaga Warisan Civic Di Indonesia, nama julukan Civic sering kali lebih dikenal dibanding nomor generasinya. Civic memiliki komunitas aktif dari berbagai generasi, mulai model klasik hingga modern. Honda Nouva Community Indonesia berdiri pada 2012, puluhan tahun setelah model tersebut berhenti dipasarkan. Banyak anggota komunitas yang usianya lebih muda dibanding mobil Civic yang mereka miliki. Komunitas menjadi wadah berbagi informasi, mencari suku cadang, sekaligus mempererat hubungan antarpecinta Civic. Salah satu bukti eksistensi komunitas adalah tampilnya Civic Estilo bermotif batik karya anak bangsa di Osaka Auto Messe 2025, yang membawa budaya Indonesia kembali ke negara asal Honda Civic. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.