Beranda / Mobil Baru / Katalog / Chery Tiggo 8

Chery Tiggo 8

Rp 349 Juta - Rp 389 Juta
Kapasitas Mesin
1,499 CC
Mesin
1.6 TGDI Engine
Roda Penggerak
FWD
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Pintu
5
Tempat Duduk
7
Foto Interior
Foto Eksterior
Tipe Kendaraan
Chery Tiggo 8 COMFORT
Rp 349 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Chery Tiggo 8 PREMIUM
Rp 389 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Chery Tiggo 8 COMFORT
Chery Tiggo 8 PREMIUM
Kapasitas Mesin
1,499 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
1.6 TGDI Engine
Pintu
5
Roda Penggerak
FWD
Tempat Duduk
7
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Stereo Am Fm
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Headrest Adjust
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Lihat Semua

CHERY TIGGO 8
Artikel Terkait
Lihat Semua
Harga Wuling Eksion: SUV Hybrid Terbaru Siap Dijual di Indonesia, Segini Perkiraannya
25 Feb 2026
Harga Wuling Eksion: SUV Hybrid Terbaru Siap Dijual di Indonesia, Segini Perkiraannya 25 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id – Isu soal Harga Wuling Eksion mulai ramai dibahas setelah Wuling resmi memperkenalkan SUV terbarunya, Eksion, ke publik Indonesia. Model ini masuk dalam keluarga Darion dan akan melengkapi lini yang sebelumnya sudah diisi Cortez Darion EV dan PHEV. Kehadiran Eksion menjadi langkah lanjutan strategi elektrifikasi Wuling. SUV ini diproyeksikan hadir dengan dua opsi jantung pacu, yakni listrik murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV), mengikuti pola yang sudah diterapkan di lini Darion. Namun satu hal yang paling ditunggu tentu saja soal Harga Wuling Eksion. Sampai saat ini, banderol resminya memang belum diumumkan ke konsumen. Harga Wuling Eksion Masih Ditahan, Ini Perkiraannya Secara global, model yang diyakini menjadi basis Wuling Eksion adalah Xingguang 560 atau Starlight 560 yang sudah dipasarkan di Tiongkok. Di pasar asalnya, SUV tersebut dijual mulai 62.800 yuan hingga 98.800 yuan. Jika dikonversi dengan kurs saat ini, angkanya setara kisaran Rp 152,5 juta sampai Rp 239,9 juta. Tentu saja angka tersebut belum termasuk pajak, biaya distribusi, serta penyesuaian spesifikasi untuk pasar Indonesia. Artinya, Harga Wuling Eksion versi Indonesia sangat mungkin berada di atas angka tersebut. Potensi Harga Wuling Eksion Dibanding Almaz RS Pro Sebelumnya, Eksion sempat disebut-sebut sebagai penerus lini Almaz. Saat ini, Wuling Almaz RS Pro dipasarkan dengan harga Rp 405 juta untuk varian mesin bensin dan Rp 445 juta untuk tipe hybrid (on the road Jakarta). Melihat positioning produk dan strategi elektrifikasi, ada kemungkinan harga Wuling Eksion akan sedikit lebih tinggi dari Almaz RS Pro Hybrid, terutama jika dibekali teknologi PHEV terbaru. Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi soal rentang harga final yang akan ditawarkan ke pasar domestik. Jadi Seri Eksklusif Dua Teknologi Vice President Wuling Motors, Arif Pramadhana, menegaskan bahwa lini Darion memang disiapkan dengan standar tinggi untuk kebutuhan keluarga Indonesia. “Darion telah mendapatkan sambutan yang sangat positif dari masyarakat Indonesia dan telah mengaplikasikan standar tinggi untuk memenuhi mobilitas keluarga,” ujar Arif dalam keterangannya. Ia menambahkan, kehadiran Eksion menjadi bagian dari penguatan seri Darion yang akan tersedia dalam dua pilihan teknologi, yakni listrik murni dan plug-in hybrid. Dengan strategi tersebut, Harga Wuling Eksion nantinya akan sangat bergantung pada varian baterai, kapasitas, serta fitur teknologi yang disematkan. Kabar kehadiran Eksion sebenarnya sudah tercium sejak awal tahun. Wuling diketahui telah mendaftarkan nama “Eksion” di laman Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI). Tak lama setelah itu, model yang diduga sebagai Wuling Eksion juga sempat tertangkap kamera saat menjalani uji jalan dalam balutan kamuflase tebal. Hal ini memperkuat sinyal bahwa peluncuran komersialnya tinggal menunggu waktu. Jika resmi dijual, Harga Wuling Eksion akan menentukan posisinya di pasar SUV crossover. Model ini berpotensi berhadapan langsung dengan Chery E5 maupun Chery C5 CSH yang lebih dulu bermain di segmen elektrifikasi. Dengan dua opsi powertrain dan nama baru di lini Darion, Eksion jelas bukan sekadar facelift atau pembaruan minor. Wuling menempatkannya sebagai model strategis untuk memperluas pasar SUV elektrifikasi di Indonesia. Untuk saat ini, publik masih harus menunggu pengumuman resmi terkait Harga Wuling Eksion. Namun melihat positioning produk, spesifikasi global, serta banderol Almaz RS Pro saat ini, besar kemungkinan SUV ini akan bermain di rentang harga Rp 400 jutaan atau sedikit di atasnya, tergantung varian. Yang pasti, kehadiran Eksion menandai babak baru lini SUV Wuling di Indonesia. Tinggal menunggu waktu sampai Harga Wuling Eksion benar-benar diumumkan dan resmi dipasarkan ke konsumen Tanah Air. Lihat Selengkapnya
Chery Rilis Pickup Diesel PHEV di Australia, Klaim Pertama di Dunia ?
23 Feb 2026
Chery Rilis Pickup Diesel PHEV di Australia, Klaim Pertama di Dunia ? 23 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id - Chery Automobile mengambil langkah yang tidak biasa. Pabrikan asal Wuhu, China, itu memastikan akan meluncurkan pickup diesel plug-in hybrid (PHEV) pertamanya di Australia pada kuartal keempat 2026. Model ini punya kode internal KP31 dan sebelumnya diperkenalkan di China dengan nama Rely P3X. Secara resmi, model tersebut akan dipasarkan langsung menggunakan merek Chery di Australia. Keputusan ini menegaskan keseriusan Chery masuk ke segmen ute—sebutan lokal untuk pickup truck—yang selama ini identik dengan dominasi merek Jepang dan Amerika. Dalam keterangan resminya, Chery menyebut KP31 sebagai pickup diesel PHEV pertama di dunia. Debut Global Berawal dari Rely P3X Sebelum mengarah ke pasar Australia, model ini lebih dulu tampil di China dengan nama Rely P3X. Rely sendiri diproyeksikan sebagai sub-brand independen yang fokus menggarap kendaraan pickup. Di bawah lini Rely, sudah ada beberapa model seperti R08, R08 Pro, dan R08 EV. Tahun lalu, Chery juga memperkenalkan dua mobil konsep tambahan, yakni P2X dan P3X. Kini, versi produksi massal P3X dipastikan meluncur di Australia dengan identitas baru sebagai Chery KP31. Unit konsepnya bahkan sempat dipamerkan di Australia. Sementara versi produksi massal dijadwalkan mulai dijual pada Q4 2026. Dimensi Besar dengan Gaya Boxy Secara tampilan, Chery KP31 hadir sebagai dual-cab ute berukuran besar. Panjang bodinya mencapai 5.610 mm, membuatnya masuk kategori pickup bongsor. Desainnya mengusung gaya boxy dengan garis tegas. Bagian depan menampilkan bumper besar, lampu berbentuk bulat, serta emblem Chery yang dapat menyala. Di sekeliling bodi terdapat aksen plastik tebal yang menegaskan karakter tangguhnya. Mobil ini juga dibekali ban BF Goodrich AT dan spion berukuran besar, memperkuat kesan siap kerja maupun petualangan. Sekilas, proporsinya mengingatkan pada pickup Amerika dengan postur gagah dan kokoh. Klaim Diesel PHEV Pertama di Dunia Sorotan utama tentu ada di balik kap mesinnya. Chery mengklaim KP31 sebagai pickup pertama yang memadukan mesin diesel dengan sistem plug-in hybrid. Mesin yang digunakan adalah 2.5-liter internal combustion engine (ICE) dengan efisiensi termal diklaim mencapai 47 persen. Untuk ukuran mesin diesel produksi massal, angka tersebut tergolong tinggi. Detail motor listrik dan kapasitas baterai memang belum diumumkan. Namun dalam presentasi sebelumnya di China, platform diesel-PHEV KP31 ditampilkan menggunakan sistem penggerak 4WD konvensional, dengan paket baterai ditempatkan di bagian belakang rangka. Sejumlah spesifikasi target yang sudah disebutkan antara lain: Payload hingga 1 ton Kemampuan towing 3,5 ton Getaran diklaim 30 persen lebih rendah Konsumsi bahan bakar 10 persen lebih efisien Meski begitu, angka resmi tenaga dan torsi gabungan masih belum dipublikasikan. Hadapi Pasar Australia yang Ketat Australia dikenal sebagai salah satu pasar pickup paling kompetitif. Model-model seperti BYD Shark 6 dan GWM Cannon Alpha Hi4 sudah lebih dulu bermain di segmen ini. Masuknya Chery KP31 jelas bukan tanpa tantangan. Strategi yang dibawa cukup spesifik: menawarkan kombinasi mesin diesel dengan sistem plug-in hybrid sebagai pembeda di tengah ketatnya persaingan. Chery juga menyatakan bahwa pada 2027 akan hadir varian tambahan dengan sistem PHEV berbasis mesin bensin untuk pasar yang sama. Ekspansi ke Australia sendiri bukan langkah awal Chery di segmen pickup. Model Rely R08 sebelumnya sudah dipasarkan di China dengan harga mulai 88.800 yuan, lalu merambah pasar Amerika Latin dan Timur Tengah. Di beberapa negara, model tersebut dikenal dengan nama Chery Himla. Jika tidak ada perubahan jadwal, Chery KP31 akan resmi meluncur di Australia pada Q4 2026. Detail lengkap terkait tenaga, kapasitas baterai, dan harga jualnya masih dinantikan. Lihat Selengkapnya
Mobil Listrik Menerjang Banjir Aman atau Tidak? Ini Penjelasannya
20 Feb 2026
Mobil Listrik Menerjang Banjir Aman atau Tidak? Ini Penjelasannya 20 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id - Banjir kembali melanda sejumlah wilayah dan membuat banyak pemilik kendaraan was-was. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah: mobil listrik kena banjir aman atau tidak? Kekhawatiran ini muncul karena mobil listrik menggunakan baterai bertegangan tinggi. Banyak yang membayangkan risiko korsleting atau bahkan sengatan listrik jika kendaraan terendam air. Namun secara teknis, mobil listrik dirancang dengan sistem keamanan berlapis. Meski begitu, tetap ada batas aman yang tidak boleh dilampaui. Baterai EV Dirancang Kedap Air Pada mobil listrik modern seperti Hyundai, Wuling, hingga Chery, baterai utama ditempatkan di bawah lantai kendaraan dalam modul tertutup rapat. Paket baterai ini memiliki pelindung khusus dengan standar ketahanan air dan debu (IP rating). Sebagian besar baterai EV menggunakan standar minimal IP67, yang artinya komponen tersebut mampu bertahan dalam kondisi terendam air pada kedalaman tertentu dalam waktu terbatas tanpa langsung mengalami kerusakan. Selain itu, sistem kabel tegangan tinggi dilindungi lapisan khusus untuk mencegah kontak langsung dengan air luar. Penjelasan soal keamanan mobil listrik saat banjir juga disampaikan langsung oleh pihak pabrikan. Menurut pernyataan resmi dari Product Expert PT Hyundai Motors Indonesia beberapa waktu lalu disebutkan, meskipun baterai dan komponen kelistrikan mobil listrik sudah dibuat tahan air, itu bukan berarti mobil listrik dirancang untuk menerjang banjir. “Kemungkinan mobil listrik mogok saat terjang banjir itu sangat kecil…, namun hal tersebut bukan jaminan mobil listrik aman untuk terjang banjir,” ujar Bonar Pakpahan. Pernyataan ini menegaskan bahwa mobil listrik memang memiliki sistem proteksi tinggi, tetapi tetap bukan kendaraan yang dirancang untuk melewati genangan ekstrem. Batas Aman Mobil Listrik Lewat Genangan Secara umum, batas aman mobil listrik melewati genangan tidak berbeda jauh dengan mobil bermesin konvensional. Beberapa panduan umum yang bisa diperhatikan: Hindari genangan lebih tinggi dari setengah roda. Jangan menerobos banjir dengan arus deras. Waspadai banjir rob karena air asin lebih korosif. Jangan biarkan kendaraan terendam dalam waktu lama. Risiko terbesar biasanya bukan pada baterai, melainkan pada modul kontrol elektronik, sensor, dan komponen kelistrikan lain yang tetap memiliki batas toleransi air. Tips Jika Mobil Listrik Terendam Banjir Jika mobil listrik Anda sempat terendam, lakukan langkah berikut: Jangan langsung menyalakan kendaraan. Gunakan jasa towing resmi. Bawa ke bengkel resmi untuk pemeriksaan menyeluruh. Jangan mencoba membongkar sistem kelistrikan sendiri, karena penanganan EV membutuhkan teknisi bersertifikat karena melibatkan tegangan tinggi. Jadi, Mobil Listrik jika Menerjang Banjir Aman atau Tidak? Mobil listrik sudah dirancang menghadapi hujan deras dan banjir. Namun seperti kendaraan lain, tetap ada batas yang tidak boleh dilampaui. Lihat Selengkapnya
Harga Chery C5 CSH di 8 Kota Indonesia dan Jakarta, Mulai Rp 399,9 Juta
18 Feb 2026
Harga Chery C5 CSH di 8 Kota Indonesia dan Jakarta, Mulai Rp 399,9 Juta 18 Feb 2026 Jakarta, Goodcar.id - Harga Chery C5 CSH di 8 kota berbeda di Indonesia resmi diumumkan. Chery Indonesia memperluas peluncuran SUV hybrid ini ke berbagai daerah sebagai bagian dari strategi ekspansi nasional teknologi Chery Super Hybrid (CSH). Selain delapan kota regional, harga OTR Jakarta juga sudah ditetapkan di angka Rp 399,9 juta. Angka ini menjadi acuan utama sebelum penyesuaian di masing-masing wilayah. Vice Country Director Chery Business Unit, Budi Darmawan Jantania, menyebut C5 CSH dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas urban maupun regional. “Setiap inovasi Chery kami rancang untuk mempermudah kehidupan masyarakat Indonesia. C5 CSH hadir dengan pendekatan satu mobil dua karakter, memadukan performa dan efisiensi dalam satu paket yang lengkap. Tidak hanya relevan untuk mobilitas urban, kami juga menempatkan C5 CSH sebagai solusi bagi konsumen regional yang membutuhkan kendaraan tangguh, nyaman, dan siap menghadapi beragam kondisi jalan,” ujar Budi. Daftar Harga Chery C5 CSH di Jakarta dan 8 Kota Berikut rincian harga Chery C5 CSH berdasarkan wilayah OTR: Jakarta Rp 399.900.000 OTR Jakarta Bandung, Karawang & Cirebon – Summarecon Mall Bandung (9–15 Februari 2026) Rp 401.900.000 OTR Bandung Surabaya, Jawa Timur – Pakuwon Mall (9–15 Februari 2026) Rp 409.900.000 OTR Surabaya Bali – Living World Denpasar (9–15 Februari 2026) Rp 418.900.000 OTR Bali Semarang, Jawa Tengah – Queen City (13–22 Februari 2026) Rp 409.900.000 OTR Semarang Makassar – TSM Makassar (9–15 Februari 2026) Rp 409.900.000 OTR Makassar Pontianak – Megamall (9–15 Februari 2026) Medan – Cambridge Mall (23 Februari–1 Maret 2026) Batam – Grand Batam Mall (23 Februari–1 Maret 2026) Perbedaan harga tersebut mengikuti penyesuaian OTR regional. Skema ini umum diterapkan untuk menyesuaikan biaya distribusi dan pajak daerah di masing-masing kota. Performa dan Efisiensi dalam Satu Paket Chery C5 CSH mengusung konsep “One Car, Two Vibes.” SUV hybrid ini diklaim mampu berakselerasi 0–100 km/jam dalam 7 detik, sekaligus menawarkan efisiensi bahan bakar untuk penggunaan harian. Dalam kombinasi bahan bakar dan baterai, jarak tempuhnya disebut dapat melampaui 1.000 kilometer. Kapasitas jelajah ini menjadi salah satu nilai jual bagi konsumen di daerah yang kerap menempuh perjalanan antarkota. Sistem baterainya juga sudah mengantongi standar IP68, yang dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap debu dan air dalam kondisi tertentu. Garansi dan Program Kepemilikan Chery melengkapi peluncuran regional ini dengan sejumlah program purna jual. Konsumen mendapatkan pilihan gratis asuransi all risk selama satu tahun atau subsidi Rp 5 juta untuk pembelian kredit. SUV hybrid ini dibekali garansi kendaraan 6 tahun atau 150.000 km, garansi mesin hingga 10 tahun atau 1.000.000 km, serta garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km. Selain itu, tersedia gratis jasa dan suku cadang perawatan berkala selama 4 tahun atau 60.000 km serta Roadside Assistance selama satu tahun. Dengan harga OTR Jakarta Rp 399,9 juta dan penyesuaian di delapan kota regional, strategi ini memperlihatkan langkah Chery dalam memperluas adopsi SUV hybrid di pasar nasional. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.