Dealer MAXUS TB Simatupang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Mobil Listrik Premium di Indonesia10 Mar 2026
Dealer MAXUS TB Simatupang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Mobil Listrik Premium di Indonesia10 Mar 2026
Jakarta, Goodcar.id - MAXUS Indonesia terus memperluas jaringan distribusi kendaraan listrik di Tanah Air. Terbaru, perusahaan meresmikan dealer MAXUS TB Simatupang di Jakarta Selatan sebagai bagian dari strategi ekspansi jaringan layanan sekaligus memperkuat kehadiran di pasar mobil listrik premium.
Peresmian dealer MAXUS TB Simatupang ini menjadi salah satu dari tiga jaringan baru yang dibuka perusahaan pada bulan ini. Selain Jakarta Selatan, MAXUS juga menghadirkan dealer baru di Bandung dan Cikarang.
Langkah tersebut menunjukkan fokus perusahaan dalam memperluas akses layanan bagi konsumen kendaraan listrik di Indonesia. Tidak hanya menghadirkan produk, MAXUS juga menyiapkan infrastruktur layanan yang lebih dekat dengan pelanggan.
Dealer MAXUS TB Simatupang Hadir dengan Fasilitas 3S
Dealer baru ini mengusung konsep layanan 3S (Sales, Service, Spare Parts) yang terintegrasi. Artinya, konsumen dapat melakukan pembelian kendaraan, perawatan berkala, hingga mendapatkan suku cadang resmi dalam satu lokasi.
Dengan konsep tersebut, dealer MAXUS TB Simatupang diharapkan dapat memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang lebih praktis dan terintegrasi bagi pelanggan.
CEO MAXUS Indonesia Jerry Huang mengatakan bahwa pengembangan jaringan dealer merupakan faktor penting dalam mendorong adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
“Adopsi kendaraan listrik di Indonesia tidak hanya bergantung pada kualitas produk. Dibutuhkan jaringan layanan yang kuat, akses yang mudah bagi pelanggan, serta komitmen jangka panjang dari brand,” kata Jerry Huang.
Menurut dia, pembukaan dealer di TB Simatupang, Bandung, dan Cikarang merupakan langkah konkret perusahaan untuk memperluas layanan sekaligus memastikan pelanggan mendapatkan dukungan yang memadai.
“Pembukaan jaringan baru ini menunjukkan komitmen kami untuk mendekatkan diri kepada pelanggan serta memastikan setiap pemilik kendaraan MAXUS memperoleh pengalaman kepemilikan yang nyaman dan dapat diandalkan,” ujarnya.
Lokasi TB Simatupang Dinilai Strategis
Pemilihan kawasan TB Simatupang sebagai lokasi dealer flagship bukan tanpa pertimbangan. Area ini dikenal sebagai salah satu koridor bisnis utama di Jakarta Selatan dengan aktivitas ekonomi yang tinggi.
Kawasan tersebut juga memiliki akses transportasi yang relatif mudah dan dikelilingi oleh berbagai kawasan hunian serta pusat perkantoran. Kondisi ini dinilai mampu menjangkau konsumen dari berbagai segmen, mulai dari keluarga hingga kalangan profesional.
Dengan lokasi yang strategis, dealer MAXUS TB Simatupang diharapkan dapat memudahkan pelanggan dalam mengakses layanan, baik untuk proses pembelian kendaraan maupun kebutuhan servis dan perawatan.
Strategi Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik
Secara global, MAXUS dikenal sebagai produsen kendaraan yang aktif mengembangkan teknologi kendaraan listrik. Di Indonesia, perusahaan mulai membangun ekosistem kendaraan listrik dengan pendekatan yang lebih menyeluruh.
Pada tahun ini, MAXUS mengusung semangat “Moving Life Comfortably” sebagai arah strategi pengembangan brand di Indonesia.
Konsep tersebut menekankan bahwa transformasi menuju kendaraan listrik tidak hanya berkaitan dengan inovasi teknologi, tetapi juga pengalaman kepemilikan yang nyaman, aman, dan mudah diakses.
Implementasi strategi tersebut dilakukan melalui beberapa langkah, mulai dari menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar, memperluas jaringan dealer, hingga memperkuat layanan purna jual bagi pelanggan.
Dengan pendekatan ini, MAXUS berupaya memastikan konsumen kendaraan listrik mendapatkan dukungan yang lengkap selama masa kepemilikan kendaraan.
MIFA 7 dan MIFA 9 Jadi Andalan di Segmen MPV Listrik
Di pasar Indonesia, MAXUS saat ini menghadirkan dua model utama di segmen MPV listrik premium, yakni MIFA 7 dan MIFA 9.
Kedua model tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas keluarga modern, kalangan profesional, hingga pelaku bisnis yang membutuhkan kendaraan dengan kapasitas kabin luas dan tingkat kenyamanan tinggi.
Segmen MPV listrik sendiri mulai berkembang di pasar otomotif nasional seiring meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan.
Melalui MIFA 7 dan MIFA 9, MAXUS mencoba menghadirkan pilihan kendaraan listrik premium yang menggabungkan teknologi, kenyamanan, serta kapasitas kabin yang luas.
Kehadiran model tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat posisi di pasar kendaraan listrik Indonesia.
Target 20 Dealer MAXUS di Indonesia
Seiring
Seiring pembukaan dealer MAXUS TB Simatupang, perusahaan juga menyiapkan rencana ekspansi jaringan yang lebih luas dalam beberapa tahun ke depan.
MAXUS Indonesia menargetkan pengembangan jaringan hingga 20 dealer dengan layanan 3S di berbagai wilayah Indonesia pada akhir 2026.
Pengembangan jaringan ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan pelanggan dapat mengakses layanan resmi dengan lebih mudah, termasuk dukungan teknis, perawatan kendaraan, serta ketersediaan suku cadang.
Dengan ekspansi dealer di Jakarta Selatan, Bandung, dan Cikarang pada bulan ini, MAXUS menegaskan komitmennya untuk memperkuat kehadiran di pasar kendaraan listrik Indonesia sekaligus memperluas akses layanan bagi pelanggan di berbagai daerah.
Lihat Selengkapnya
Daftar Harga Mobil Listrik yang Berpotensi Naik hingga 40 Persen09 Mar 2026
Daftar Harga Mobil Listrik yang Berpotensi Naik hingga 40 Persen09 Mar 2026
Jakarta, Goodcar.id - Harga mobil listrik di Indonesia berpotensi mengalami penyesuaian jika kebijakan insentif tidak dilanjutkan pemerintah. Sejumlah model diperkirakan terdampak langsung, mengingat selama ini kendaraan listrik mendapatkan berbagai fasilitas fiskal yang membuat banderolnya lebih kompetitif.
Kenaikan harga diprediksi terjadi lantaran hingga kini pemerintah belum mengumumkan kelanjutan insentif untuk mobil listrik.
Padahal, selama beberapa tahun terakhir, kendaraan tanpa emisi ini menikmati beragam kemudahan, mulai dari pembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang sebagian ditanggung pemerintah, hingga bebas bea masuk bagi model impor utuh (CBU) dengan komitmen investasi di dalam negeri.
Rangkaian insentif tersebut telah dimanfaatkan oleh banyak pabrikan untuk menjaga harga jual tetap terjangkau di tengah biaya produksi dan impor yang relatif tinggi.
Untuk insentif PPnBM, seluruh pabrikan mobil listrik yang beroperasi di Indonesia saat ini masih menikmatinya.
Sementara itu, insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang menurunkan tarif efektif dari 12 persen menjadi 10 persen dinikmati oleh sejumlah merek, seperti Hyundai, Wuling, Morris Garage, Chery, DFSK, Jaecoo, hingga Geely.
Selain itu, insentif untuk mobil listrik impor CBU dengan komitmen investasi juga dimanfaatkan oleh pabrikan lain, seperti Citroën, AION, Maxus, Volkswagen, BYD, VinFast, Xpeng, Changan, hingga GWM.
Jika fasilitas ini dihentikan, harga jual mobil listrik dari merek-merek tersebut hampir pasti akan terkerek naik.
Tanpa kelanjutan insentif, sejumlah model mobil listrik diprediksi mengalami kenaikan harga. Daftarnya meliputi AION V, AION UT, AION Y Plus; BYD Seal, Dolphin, M6, Sealion 7, Atto 1, dan Atto 3; Changan Deepal SO7 dan Lumin; Chery Omoda E5, iCar, dan J6T; Citroën EC3 dan C4; Denza D9; Hyundai Kona dan Ioniq 5; Jaecoo J5 EV; GWM Ora 03; Maxus Mifa 7 dan Mifa 9; MG ZS EV dan MG 4 EV; Polytron G3 dan G3+; Xpeng G6 dan X9; VinFast VF3, e34, dan VF6; serta Wuling Air ev, Binguo, Cloud, hingga Darion.
Harga Bisa Naik hingga 40 Persen
Hingga memasuki hampir bulan ketiga tahun 2026, kepastian soal insentif mobil listrik masih belum terlihat. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen dan industri otomotif. Tanpa insentif, lonjakan harga dinilai tak terhindarkan.
Berdasarkan data yang dihimpun LPEM FEB UI, harga mobil listrik berpotensi naik di kisaran 30–40 persen. Artinya, mobil listrik dengan harga Rp 100 juta bisa mengalami kenaikan hingga Rp 30–40 juta.
Jika skenario ini terjadi, daya saing mobil listrik di pasar domestik berisiko menurun dan memperlambat adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Maxus Mifa 7 Raih Penghargaan Favorit EV Medium MPV di Indonesia International Motor Show 202615 Feb 2026
Maxus Mifa 7 Raih Penghargaan Favorit EV Medium MPV di Indonesia International Motor Show 202615 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id - Maxus kembali mencuri perhatian di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Lewat lini MPV listriknya, Maxus Mifa 7 sukses meraih penghargaan Favorit EV Medium MPV, menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain kuat di segmen kendaraan listrik keluarga menengah.
Penghargaan ini menjadi indikator bahwa respons pasar terhadap Mifa 7 cukup positif, terutama di tengah persaingan MPV listrik yang semakin ramai di Indonesia. Kehadiran teknologi elektrifikasi, desain modern, serta pendekatan premium menjadi kombinasi yang dinilai relevan dengan kebutuhan konsumen urban saat ini.
Tak hanya menghadirkan model reguler, Maxus juga memanfaatkan momentum IIMS 2026 dengan memperkenalkan varian kolaborasi eksklusif bersama Lombardi, yakni Maxus Mifa 7 – Lombardi.
Kolaborasi Eksklusif Maxus dan Lombardi
Maxus Mifa 7 – Lombardi merupakan hasil kerja sama dengan Lombardi yang dikenal sebagai spesialis konversi dan personalisasi interior kendaraan premium. Kolaborasi ini menghadirkan sentuhan kemewahan yang lebih personal tanpa mengesampingkan fungsi utama sebagai kendaraan keluarga maupun profesional.
Secara dimensi, Mifa 7 – Lombardi memiliki panjang 4.907 mm, lebar 1.885 mm, dan tinggi 1.756 mm, dengan wheelbase 2.975 mm. Proporsi tersebut memberikan ruang kabin yang lega di setiap baris, sekaligus menjaga stabilitas berkendara.
Dari sisi eksterior, tampilannya tetap modern dengan hidden door handles, panoramic sunroof power tilt-and-slide, serta power sliding door di kedua sisi. Sistem pencahayaan sudah menggunakan LED untuk lampu utama, DRL, hingga lampu belakang, menghadirkan kesan futuristik sekaligus fungsional.
Privacy glass dari pilar B ke belakang serta laminated glass dari pilar A hingga C turut mendukung kenyamanan kabin dengan meredam panas dan kebisingan dari luar.
Kabin Premium dengan Konfigurasi 2+2+3
Masuk ke dalam, Maxus Mifa 7 – Lombardi menawarkan konfigurasi tujuh penumpang (2+2+3). Nuansa interior didominasi warna Cocoa Brown yang dipadukan material nappa pada jok baris pertama dan kedua.
Kursi baris kedua menjadi salah satu fokus utama.
Tersedia leg rest kanan dan kiri berbahan suede dengan memory foam yang menyesuaikan bentuk kaki. Headrest bergaya luxury turut melengkapi kenyamanan ergonomis penumpang.
Untuk menunjang mobilitas, tersedia meja lipat multifungsi yang sudah dilengkapi wireless charging. Fitur ini membuat baris kedua bisa difungsikan sebagai ruang kerja berjalan maupun area santai selama perjalanan.
Sistem hiburan mengandalkan dual screen 12,3 inci untuk panel instrumen dan layar sentuh utama.
Dukungan Apple CarPlay dan Android Auto memungkinkan konektivitas smartphone yang seamless. Sistem audio delapan speaker premium serta wireless smartphone charger semakin memperkuat karakter MPV listrik kelas atas.
Performa dan Jarak Tempuh
Maxus Mifa 7 – Lombardi menggunakan baterai berkapasitas 90 kWh. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga maksimum 180 kW dan torsi 350 Nm.
Untuk jarak tempuh, klaimnya mencapai hingga 570 km berdasarkan standar NEDC. Angka tersebut menjadikan Mifa 7 kompetitif untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh antar kota.
Sistem pengisian daya sudah mendukung konektor CCS2, dengan kemampuan AC 11 kW dan DC fast charging hingga 130 kW. Pengisian AC dari 5–100 persen membutuhkan sekitar 8,5 jam, sementara pengisian cepat DC dari 30–80 persen dapat dicapai dalam waktu sekitar 30 menit.
Fitur Keselamatan Lengkap
Sebagai MPV listrik premium, Maxus membekali Mifa 7 – Lombardi dengan sistem keselamatan aktif dan pasif yang komprehensif.
Tersedia airbag lengkap termasuk far-side airbag. Selain itu, fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) mencakup Forward Collision Warning, Autonomous Emergency Braking, Lane Keeping Assist, hingga Adaptive
Cruise Control
Fitur pendukung lain seperti 360° view imaging, Blind Spot Assist, Rear Cross Traffic Alert, dan Door Open Warning dirancang untuk meningkatkan rasa aman dalam berbagai kondisi berkendara, baik di dalam kota maupun perjalanan jauh.
Harga dan Garansi
Meski hadir sebagai varian kolaborasi eksklusif, Mifa 7 – Lombardi tetap mendapatkan perlindungan garansi resmi dari Maxus. Konsumen memperoleh garansi baterai 8 tahun atau 200.000 km, garansi kendaraan 5 tahun atau 100.000 km, serta gratis perawatan berkala hingga 5 tahun atau 75.000 km.
Untuk pasar Indonesia, Maxus Mifa 7 – Lombardi dipasarkan dengan harga Rp 799 juta on the road Jakarta, sedangkan versi standar Rp650 juta.
Dengan raihan penghargaan Favorit EV Medium MPV di IIMS 2026 serta peluncuran varian kolaborasi Lombardi, Maxus memperlihatkan keseriusannya menggarap segmen MPV listrik premium. Kombinasi teknologi, kenyamanan, serta pendekatan personalisasi menjadi strategi yang ditawarkan untuk menjawab kebutuhan konsumen kendaraan listrik di Indonesia yang terus berkembang.
Lihat Selengkapnya
Update Harga Mobil Listrik Februari 2026: Dari Rp152 Juta hingga Rp7 Miliar16 Feb 2026
Update Harga Mobil Listrik Februari 2026: Dari Rp152 Juta hingga Rp7 Miliar16 Feb 2026
Jakarta, Goodcar.id - Memasuki bulan kedua tahun 2026, dinamika harga mobil listrik (EV) di Indonesia semakin menarik untuk dicermati. Setelah penyesuaian besar dilakukan pada awal tahun, Februari menghadirkan pergerakan harga yang relatif stabil, meski tetap ada koreksi dari beberapa merek ternama.
Sorotan utama datang dari dua pabrikan asal Tiongkok. BYD melakukan penyesuaian harga sebesar Rp4 juta untuk varian Atto 1 Dynamic, yang kini dipasarkan di angka Rp199 juta—masih berada di bawah batas psikologis Rp200 juta. Di sisi lain, GWM justru menurunkan harga GWM Ora 03 sebesar Rp10 juta, sehingga kini dibanderol Rp369 juta, membuatnya semakin kompetitif di segmen hatchback listrik bergaya retro.
Momentum ini bertepatan dengan gelaran Indonesia International Motor Show yang berlangsung pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Ajang tersebut diyakini menjadi katalis hadirnya model-model EV baru yang akan semakin meramaikan pasar otomotif nasional.
Berikut rangkuman harga terbaru berdasarkan kategori segmen.
Lini Mobil Listrik Ekonomis (Di Bawah Rp400 Juta)
Segmen ini menawarkan pilihan paling beragam, mulai dari city car ringkas hingga SUV kompak dengan harga terjangkau:
Changan Lumin: Rp183 juta
Seres E1: Rp189 juta (B-Type) – Rp219 juta (L-Type)
VinFast VF 3: Rp152 juta (Berlangganan Baterai) – Rp192,28 juta (Termasuk Baterai)
BYD Atto 1: Rp199 juta (Dynamic) – Rp235 juta (Premium)
VinFast VF 5: Rp212 juta (Berlangganan Baterai) – Rp272,35 juta (Termasuk Baterai)
Wuling Air ev: Rp214 juta (Lite) – Rp307 juta (Pro)
Jaecoo J5 EV: Rp249,9 juta (Standard) – Rp299,9 juta (Premium, khusus 1.000 konsumen pertama)
Geely EX2: Rp229,9 juta (Promo Pro) – Rp259,9 juta (Promo Max)
MG 4 EV Ignite: Rp299 juta
Polytron G3: Rp299 juta (Sewa Baterai) – Rp419 juta (Beli Putus)
Aion UT: Rp325 juta – Rp363 juta
Mitsubishi L100 EV: Rp323,3 juta
BYD Dolphin: Rp369 juta (Dynamic) – Rp429 juta (Premium)
Chery E5: Rp369,9 juta (Pure) – Rp399,9 juta (Standar)
Citroen E-C3: Rp377 juta
Wuling Binguo EV: Rp318 juta – Rp363 juta
Segmen ini menjadi tulang punggung pertumbuhan EV nasional karena menawarkan kombinasi harga rasional dan fitur yang semakin kompetitif.
Lini Kelas Menengah & SUV (Rp400 Juta – Rp1 Miliar)
Kategori ini dihuni model dengan teknologi lebih canggih dan fitur kenyamanan premium:
MG 4 EV & MG ZS EV: Rp405 juta – Rp419 juta
Aion Y Plus: Rp419 juta – Rp479 juta
Aion V: Rp449 juta – Rp489 juta
Geely EX5: Rp465 juta – Rp505 juta
Aletra L8 EV: Rp488 juta – Rp493 juta
Chery J6: Rp505,5 juta – Rp615,5 juta
Hyundai Kona Electric: Rp565,25 juta – Rp689,55 juta
Changan Deepal S07: Rp599 juta
BYD Sealion 7: Rp629 juta – Rp719 juta
BYD Seal: Rp639 juta – Rp750 juta
Toyota bZ4X & Toyota Urban Cruiser EV: Rp759 juta – Rp799 juta
Hyundai Ioniq 5: Rp809 juta – Rp925,6 juta
Mazda MX-30: Rp860 juta
Maxus Mifa 9 & Maxus Mifa 7: Rp750 juta – Rp888 juta
Volvo EX30: Rp930 juta – Rp1,1 miliar
Segmen ini menjadi pilihan bagi konsumen yang mengutamakan teknologi, jarak tempuh lebih jauh, serta kenyamanan kelas atas.
Lini Mewah & Performa Tinggi (Di Atas Rp1 Miliar)
Untuk kategori premium, berbagai merek global menghadirkan EV dengan teknologi mutakhir dan prestise tinggi:
Denza D9: Rp950 juta
MINI Electric: Rp1,029 miliar – Rp1,472 miliar
BMW i5 hingga lini BMW iX & i7: Rp1,379 miliar – Rp3,576 miliar
Mercedes-Benz EQS dan EQ Series lainnya: Rp1,69 miliar – Rp3,995 miliar
Mercedes-Maybach EQS 680 SUV: Rp7,65 miliar
Kia EV9: hingga Rp1,985 miliar
Lexus RZ 450e: hingga Rp2,488 miliar
Porsche Taycan: Rp4,2 miliar – Rp5 miliar
Tesla Model 3 & Tesla Model Y: Rp1,5 miliar – Rp2 miliar
Dengan rentang harga yang semakin luas—mulai Rp152 juta hingga miliaran rupiah—pasar mobil listrik Indonesia menunjukkan kematangan yang signifikan. Februari 2026 menjadi periode penting yang menandai persaingan semakin sehat, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan di berbagai segmen.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.