Beranda / Mobil Baru / Katalog / Nissan All New Livina

Nissan All New Livina

Rp 327 Juta - Rp 328 Juta
Kapasitas Mesin
1,499 CC
Mesin
1.5L Petrol Engine, In-Line 4 Cylinder 16 Valve DOHC
Roda Penggerak
FWD
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Pintu
5
Tempat Duduk
7
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
6 Pilihan Warna
Sunset Orange
Ruby Red
White Pearl
Silver Tech
Timeless Grey
Black Knight
Tipe Kendaraan
Nissan All New Livina VL AT White
Rp 328 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Nissan All New Livina VL AT Non White
Rp 327 Juta
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Nissan All New Livina VL AT White
Nissan All New Livina VL AT Non White
Kapasitas Mesin
1,499 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
1.5L Petrol Engine, In-Line 4 Cylinder 16 Valve DOHC
Pintu
5
Roda Penggerak
FWD
Tempat Duduk
7
Power Steering
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Welcome Light
Lihat Semua

NISSAN ALL NEW LIVINA
Artikel Terkait
Lihat Semua
Teknologi e-POWER Nissan: Sensasi Mobil Listrik Tanpa Perlu Cas, Ini Cara Kerja dan Tips Maksimalkannya
14 May 2026
Teknologi e-POWER Nissan: Sensasi Mobil Listrik Tanpa Perlu Cas, Ini Cara Kerja dan Tips Maksimalkannya 14 May 2026 Jakarta, Goodcar.id - Di tengah percepatan elektrifikasi kendaraan, pabrikan otomotif terus mencari cara untuk menjembatani kebutuhan konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik, tetapi masih ragu soal infrastruktur pengisian daya. Salah satu pendekatan berbeda datang dari Nissan Motor Co., Ltd. melalui teknologi e-POWER, yang disebut sebagai “Hybrid Reinvented”. Teknologi e-POWER Nissan menawarkan pendekatan yang tidak sepenuhnya sama dengan hybrid konvensional. Sistem ini mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama roda, sementara mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik. Konsep ini membuat pengalaman berkendara terasa mendekati mobil listrik murni, namun tanpa ketergantungan pada pengisian daya eksternal. Dalam keterangan resminya, Nissan menyatakan, “Teknologi e-POWER menghadirkan pengalaman berkendara layaknya kendaraan listrik, di mana roda sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik, sementara mesin bensin hanya bertugas menghasilkan energi listrik untuk baterai.” Pernyataan tersebut menegaskan posisi e-POWER sebagai solusi transisi, bukan sekadar varian hybrid biasa. Cara Kerja e-POWER Nissan: Beda dari Hybrid Konvensional Pada mobil hybrid konvensional, mesin bensin dan motor listrik sama-sama bisa menggerakkan roda. Namun pada sistem e-POWER Nissan, hanya motor listrik yang bertugas menggerakkan roda. Mesin bensin bekerja di belakang layar sebagai generator. Saat daya baterai menurun, mesin akan aktif untuk menghasilkan listrik, lalu menyuplai energi ke baterai maupun langsung ke motor listrik. Pendekatan ini memberikan beberapa karakter khas. Pertama, akselerasi terasa instan karena tenaga disalurkan langsung oleh motor listrik. Kedua, kabin lebih senyap karena mesin tidak selalu aktif. Ketiga, efisiensi bahan bakar tetap terjaga karena mesin bekerja pada kondisi optimal sebagai generator, bukan sebagai penggerak utama. Beberapa model yang sudah mengadopsi teknologi ini antara lain Nissan Kicks e-POWER, Nissan Serena e-POWER, serta Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE. Pengalaman Berkendara: Halus, Responsif, Tapi Tetap Praktis Salah satu daya tarik utama e-POWER Nissan ada pada sensasi berkendaranya. Karena roda digerakkan motor listrik, karakter yang dihasilkan mirip dengan mobil listrik murni: torsi instan, respons pedal cepat, dan perpindahan tenaga yang halus. Namun berbeda dengan mobil listrik berbasis baterai penuh (BEV), pengguna tidak perlu mencari stasiun pengisian daya. Cukup mengisi bahan bakar seperti mobil biasa, sistem akan mengatur distribusi energi secara otomatis. Di sisi lain, pendekatan ini juga punya batasan. Karena masih bergantung pada mesin bensin sebagai generator, konsumsi bahan bakar tetap menjadi faktor penting, terutama jika digunakan dengan gaya berkendara agresif. Tips Berkendara Mobil e-POWER Nissan agar Lebih Efisien Agar teknologi e-POWER Nissan bisa bekerja optimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pengemudi. Bukan hanya soal teknologi, tapi juga kebiasaan di balik kemudi. Gunakan Mode Berkendara Sesuai Kebutuhan Mobil e-POWER Nissan umumnya dilengkapi beberapa mode berkendara seperti Normal, Eco, dan Sport. Mode Eco bisa jadi pilihan untuk penggunaan harian karena sistem akan menyesuaikan distribusi tenaga agar lebih hemat energi. Sebaliknya, mode Sport memberikan respons akselerasi lebih agresif, yang tentu berdampak pada konsumsi energi lebih besar. Selain itu, fitur e-Pedal Step memungkinkan pengemudi mengontrol akselerasi dan deselerasi hanya dengan satu pedal. Sistem ini juga terintegrasi dengan regenerative braking, sehingga energi saat deselerasi bisa dikembalikan ke baterai. Jaga Pola Mengemudi Tetap Halus Karakter motor listrik memang responsif, tetapi bukan berarti harus dimanfaatkan secara agresif. Akselerasi dan pengereman mendadak justru membuat sistem bekerja lebih keras. Mengemudi secara halus dan stabil tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membantu menjaga umur komponen, termasuk baterai dan sistem kelistrikan. Maksimalkan Regenerative Braking Fitur regenerative braking menjadi salah satu kunci efisiensi pada e-POWER Nissan. Saat mobil melambat atau mengerem, energi kinetik yang biasanya terbuang akan dikonversi menjadi listrik dan disimpan kembali ke baterai. Dengan memanfaatkan fitur ini secara optimal, beban kerja mesin generator bisa berkurang, sehingga konsumsi bahan bakar lebih terkendali. Perhatikan Perawatan Berkala Meski terasa seperti mobil listrik, e-POWER Nissan tetap memiliki mesin bensin yang perlu dirawat. Servis berkala tetap menjadi hal penting untuk menjaga performa. Nissan dalam penjelasannya menyebut, “Perawatan berkala, termasuk pemeriksaan sistem kelistrikan dan penggantian oli mesin generator, menjadi bagian penting untuk memastikan kinerja e-POWER tetap optimal.” Selain itu, tekanan ban juga perlu dijaga sesuai rekomendasi pabrikan. Ban yang kurang tekanan dapat meningkatkan konsumsi energi secara signifikan. Pilihan Model e-POWER Nissan di Indonesia Saat ini, konsumen di Indonesia sudah bisa memilih beberapa model e-POWER Nissan sesuai kebutuhan. Nissan Kicks e-POWER hadir sebagai SUV kompak yang cocok untuk mobilitas perkotaan. Dimensinya ringkas, tetapi tetap menawarkan efisiensi dan kemudahan berkendara. Untuk kebutuhan keluarga, Nissan Serena e-POWER menawarkan kabin luas dengan karakter berkendara yang tetap halus. MPV ini dirancang untuk kenyamanan perjalanan jarak jauh. Sementara itu, Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE membawa teknologi lebih kompleks dengan sistem penggerak semua roda elektrik (e-4ORCE), yang diklaim mampu meningkatkan stabilitas di berbagai kondisi jalan. Antara Solusi Transisi dan Tantangan Nyata Teknologi e-POWER Nissan bisa dilihat sebagai solusi transisi menuju elektrifikasi penuh. Di satu sisi, ia menawarkan pengalaman berkendara ala mobil listrik tanpa bergantung pada infrastruktur charging yang belum merata. Namun di sisi lain, sistem ini tetap memiliki kompleksitas lebih tinggi dibanding mobil konvensional. Kombinasi antara mesin bensin, generator, baterai, dan motor listrik berarti potensi biaya perawatan juga perlu diperhatikan dalam jangka panjang. Selain itu, efisiensi yang ditawarkan sangat bergantung pada pola penggunaan. Jika digunakan secara tidak optimal, keunggulan konsumsi energi bisa tidak terasa signifikan dibandingkan hybrid konvensional. Teknologi e-POWER Nissan menghadirkan pendekatan berbeda dalam dunia elektrifikasi kendaraan. Dengan motor listrik sebagai penggerak utama, sistem ini menawarkan sensasi berkendara yang halus dan responsif, sekaligus mempertahankan kepraktisan mobil berbahan bakar bensin. Bagi konsumen yang ingin merasakan pengalaman mobil listrik tanpa harus bergantung pada infrastruktur charging, e-POWER bisa menjadi opsi menarik. Namun seperti teknologi lainnya, pemahaman cara kerja dan kebiasaan berkendara tetap menjadi kunci untuk mendapatkan manfaat maksimal. Di tengah transisi menuju kendaraan listrik penuh, pendekatan seperti e-POWER menunjukkan bahwa jalan menuju elektrifikasi tidak selalu harus satu arah. Lihat Selengkapnya
5 Tips Servis Nissan, Lebih Efisien dan Praktis
04 May 2026
5 Tips Servis Nissan, Lebih Efisien dan Praktis 04 May 2026 Jakarta, Goodcar.id - Servis Nissan menjadi salah satu aspek penting yang sering dianggap sepele oleh pemilik kendaraan. Padahal, tanpa servis rutin, performa mobil bisa menurun secara perlahan tanpa disadari. Bukan cuma soal kenyamanan, tapi juga menyangkut faktor keselamatan saat berkendara. Banyak pemilik mobil masih mengira servis Nissan hanya sebatas penggantian oli mesin. Faktanya, proses servis jauh lebih kompleks karena melibatkan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai komponen penting. Mulai dari mesin, sistem pengereman, kelistrikan, hingga pendingin, semuanya diperiksa secara detail. Di bengkel resmi Nissan, setiap proses servis Nissan dilakukan dengan standar pabrikan. Artinya, pengecekan tidak dilakukan secara asal, melainkan menggunakan prosedur dan alat diagnostik yang sudah teruji. Manfaat Servis Nissan Secara Rutin Melakukan servis Nissan secara berkala bukan hanya menjaga mobil tetap nyaman digunakan, tetapi juga membantu mencegah kerusakan besar. Dengan pengecekan rutin, potensi masalah bisa diketahui lebih awal sebelum berkembang menjadi kerusakan serius. Servis Nissan di bengkel resmi juga menggunakan metode pemeriksaan menyeluruh seperti Standardized Multi Inspection Check. Proses ini memungkinkan teknisi mengetahui kondisi mobil secara akurat, termasuk bagian yang tidak terlihat secara kasat mata. Selain itu, servis Nissan membantu menjaga efisiensi bahan bakar tetap optimal. Mesin yang terawat dengan baik akan bekerja lebih ringan dan tidak boros konsumsi BBM. Dalam jangka panjang, hal ini tentu lebih hemat biaya. Komponen Penting dalam Servis Nissan yang Wajib Dicek 1. Oli Mesin dan Filter Oli Dalam setiap servis mobil Nissan, oli mesin menjadi komponen utama yang diperiksa. Oli berfungsi melumasi mesin agar tidak terjadi gesekan berlebih yang bisa menyebabkan kerusakan. Filter oli juga ikut dicek karena berfungsi menyaring kotoran. Jika filter sudah terlalu kotor, performa mesin bisa menurun dan berisiko mengalami keausan lebih cepat. 2. Sistem Rem dan Minyak Rem Servis mobil Nissan juga mencakup pengecekan sistem pengereman secara menyeluruh. Kampas rem, cakram, hingga minyak rem akan diperiksa untuk memastikan semuanya bekerja optimal. Minyak rem yang sudah lama digunakan bisa menyerap air dan mengalami penurunan kualitas. Hal ini bisa menyebabkan rem terasa kurang pakem dan berisiko saat digunakan. 3. Sistem Kelistrikan Mobil Sistem kelistrikan menjadi bagian penting dalam servis Nissan. Komponen seperti aki, alternator, lampu, hingga sistem AC akan diperiksa untuk memastikan semuanya berfungsi normal. Masalah kelistrikan sering kali muncul tanpa tanda jelas. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin sangat penting agar tidak terjadi gangguan di tengah perjalanan. 4. Sistem Pendingin Mesin Servis Nissan juga melibatkan pengecekan sistem pendingin, termasuk radiator dan coolant. Fungsi utama sistem ini adalah menjaga suhu mesin tetap stabil. Coolant yang sudah lama digunakan bisa menurun kualitasnya dan berpotensi menyebabkan karat pada sistem pendingin. Jika dibiarkan, risiko overheating bisa meningkat. 5. Filter Udara dan Filter AC Filter udara mesin dan filter AC juga menjadi bagian dari servis Nissan. Filter udara yang kotor dapat menghambat aliran udara ke mesin dan menurunkan performa. Sementara itu, filter AC berperan menjaga kualitas udara di dalam kabin. Filter yang kotor bisa membuat udara tidak sehat dan mengganggu kenyamanan berkendara. 6. Proses Diagnosis dan Quality Control Servis Nissan tidak hanya berhenti pada pengecekan komponen. Setelah proses pemeriksaan, kendaraan akan melalui tahap diagnosis menggunakan alat khusus. Setelah semua pekerjaan selesai, dilakukan quality control untuk memastikan hasil servis sesuai standar. Proses ini memastikan mobil siap digunakan dalam kondisi terbaik. Servis Nissan pada Mobil Elektrifikasi: Lebih Kompleks Servis Nissan pada mobil elektrifikasi seperti Nissan X-Trail e-POWER dan Nissan Serena e-POWER membutuhkan perhatian lebih. Teknologi e-POWER memiliki sistem kerja berbeda dibanding mobil konvensional. Motor listrik menjadi penggerak utama, sementara mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator. Karena itu, servis Nissan untuk mobil jenis ini mencakup pengecekan sistem kelistrikan, baterai, dan komponen hybrid secara lebih detail. Tujuannya agar performa tetap halus dan efisiensi tetap terjaga. Tips Servis Nissan agar Lebih Efisien dan Praktis 1. Booking Servis Sebelum Datang Melakukan booking servis Nissan lebih awal dapat menghemat waktu. Bengkel dapat menyiapkan teknisi dan suku cadang sesuai kebutuhan kendaraan Anda. 2. Simpan Riwayat Servis Riwayat servis menjadi catatan penting dalam perawatan mobil. Selain membantu pemantauan kondisi kendaraan, hal ini juga meningkatkan nilai jual kembali. 3. Catat Keluhan Kendaraan Sebelum melakukan servis Nissan, sebaiknya catat semua keluhan yang dirasakan. Informasi ini membantu teknisi melakukan pemeriksaan lebih akurat. 4. Ikuti Jadwal Servis Resmi Setiap kendaraan memiliki interval servis yang berbeda. Mengikuti jadwal yang direkomendasikan akan menjaga performa mobil tetap optimal. 5. Gunakan Suku Cadang Asli Servis Nissan di bengkel resmi memastikan penggunaan suku cadang asli. Hal ini penting untuk menjaga kualitas dan daya tahan kendaraan dalam jangka panjang. Kesimpulan: Servis Nissan Adalah Investasi Jangka Panjang Servis Nissan bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian penting dalam menjaga performa dan keselamatan kendaraan. Dengan pengecekan menyeluruh, potensi kerusakan bisa dicegah sejak dini. Baik mobil konvensional maupun elektrifikasi seperti Nissan X-Trail e-POWER dan Nissan Serena e-POWER, semuanya membutuhkan perawatan rutin agar tetap optimal. Jika ingin mobil tetap nyaman, aman, dan tidak mudah bermasalah, servis Nissan harus menjadi prioritas. Bukan hanya untuk menjaga performa, tetapi juga untuk memastikan setiap perjalanan tetap aman dan bebas risiko. Lihat Selengkapnya
Seru-seruan Padel Sambil Jajal Nissan e-Power, Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charging
10 Apr 2026
Seru-seruan Padel Sambil Jajal Nissan e-Power, Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charging 10 Apr 2026 Jakarta, Goodcar.id - Nissan menghadirkan cara berbeda untuk memperkenalkan teknologi elektrifikasi lewat acara bertajuk Nissan e-POWER Day. Nggak sekadar presentasi atau test drive biasa, event ini dikemas lebih santai dengan kombinasi perjalanan berkendara, aktivitas olahraga, hingga momen kebersamaan. Perjalanan dimulai dari kawasan MT Haryono, Jakarta. Peserta dibagi dalam beberapa grup dan langsung menggunakan lini mobil listrik Nissan e-POWER untuk menuju lokasi acara. Di momen ini, peserta langsung bisa merasakan pengalaman berkendara yang beda. Tanpa perlu adaptasi rumit, karakter mobil tetap terasa familiar, tapi dengan sensasi yang lebih halus dan responsif. Saat pedal gas diinjak, tarikan terasa instan. Ini karena cara kerja e-POWER yang mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama, sementara mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator. Hasilnya, akselerasi terasa halus, responsif, dan minim getaran—mirip mobil listrik murni, tapi tetap praktis tanpa perlu charging. Sensasi Nyetir dan Jadi Penumpang Sama Nyamannya Menariknya, pengalaman nggak cuma terasa saat di balik kemudi. Saat bergantian posisi menjadi penumpang, karakter Nissan e-POWER justru makin terasa. Kabin cenderung lebih senyap, terutama saat mobil melaju stabil. Minimnya suara mesin bikin perjalanan terasa lebih rileks, cocok buat ngobrol atau sekadar menikmati perjalanan. Fitur seperti e-Pedal juga membantu, terutama saat kondisi lalu lintas padat. Pengemudi bisa mengatur akselerasi dan deselerasi hanya dengan satu pedal, bikin berkendara di kota jadi lebih praktis. Jajal Nissan Kicks, Serena, hingga X-Trail e-POWER Sepanjang perjalanan, beberapa model Nissan e-POWER bisa dicoba langsung. Nissan Kicks e-POWER terasa paling lincah untuk kondisi perkotaan. Dimensinya kompak, dengan akselerasi responsif yang cocok untuk lalu lintas padat. Sementara Nissan Serena e-POWER menawarkan kenyamanan lebih untuk penumpang. Kabin lega dan senyap jadi nilai utama, terutama untuk perjalanan bersama keluarga. Di sisi lain, Nissan X-Trail e-POWER hadir dengan sistem e-4ORCE yang memberikan kontrol lebih baik. Mobil terasa lebih stabil dan percaya diri di berbagai kondisi jalan. “Kami sangat optimis bahwa teknologi e-POWER merupakan solusi kebutuhan mobilitas masyarakat hari ini yang mendukung transisi menuju elektrifikasi masa depan,” demikian disampaikan Bima Aristantyo, Head of Sales and Product dari Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI). Tiba di Lokasi, Lanjut Seru-seruan Padel Setelah perjalanan, peserta tiba di lokasi acara yang sudah disiapkan dengan suasana santai. Aktivitas berlanjut dengan olahraga padel yang jadi acara utama. Pertandingan antar jurnalis otomotif berlangsung seru dan cukup kompetitif, tapi tetap santai. Aktivitas ini jadi cara Nissan membangun engagement yang lebih natural, jauh dari kesan formal. Selain itu, acara juga dikemas dengan nuansa halal bihalal, bikin suasana makin hangat dan akrab. Dari keseluruhan pengalaman di event ini, keunggulan e-POWER terasa cukup jelas: Sensasi berkendara seperti mobil listrik Tidak perlu charging baterai Akselerasi halus dan responsif Kabin lebih senyap Nyaman untuk pengemudi maupun penumpang Mulai dari perjalanan menggunakan Nissan Kicks e-POWER, Nissan Serena e-POWER, hingga Nissan X-Trail e-POWER, lalu ditutup dengan aktivitas padel, semuanya terasa menyatu. Pendekatan ini menunjukkan bahwa elektrifikasi bukan sekadar tren, tapi sesuatu yang bisa langsung dirasakan dalam aktivitas sehari-hari—tanpa harus mengubah kebiasaan secara drastis. Lihat Selengkapnya
Nissan Z 2027 Facelift, Hadirkan Varian NISMO Versi MT
30 Mar 2026
Nissan Z 2027 Facelift, Hadirkan Varian NISMO Versi MT 30 Mar 2026 Jepang, Goodcar.id - Model Nissan Z 2027 mulai mencuri perhatian karena akhirnya mendapat penyegaran sejak comeback generasi terbarunya di 2023. Sekilas, ubahannya memang tidak terlalu drastis dari sisi desain. Tapi kalau ditarik lebih dalam, Nissan Z 2027 justru membawa peningkatan penting, terutama di sektor performa, khususnya untuk varian NISMO yang kini makin serius diarahkan ke pengguna track day. Sorotan utama di Nissan Z 2027 jelas jatuh ke varian NISMO. Setelah sebelumnya hanya tersedia dalam transmisi otomatis, kini versi performa tertinggi itu akhirnya hadir dengan opsi manual. Buat sebagian purist, ini bukan sekadar fitur tambahan, tapi elemen penting yang bikin sensasi berkendara jadi lebih “nyambung” antara mobil dan pengemudi. Menariknya, transmisi manual di Nissan Z 2027 ini bukan sekadar comot dari varian standar. Tim performa dari Nissan mengembangkan gearbox baru khusus untuk NISMO, lengkap dengan revisi di bagian kopling. Hasilnya diklaim terasa lebih solid, dengan perpindahan gigi yang lebih presisi dan siap dipakai dalam kondisi ekstrem, termasuk di lintasan. Karakter berkendaranya juga ikut berubah. Nissan Z 2027 kini punya rasio tuas persneling yang lebih pendek, bikin shifting terasa lebih cepat dan responsif. Mesin V6 3.0-liter twin-turbo memang masih dipertahankan, tapi untuk versi manual di Nissan Z 2027, sudah ada penyetelan ulang agar respons gas lebih spontan dan distribusi torsinya lebih halus. Tenaganya sendiri tetap di angka 420 hp dengan torsi 384 lb-ft. Pakai Rem Nissan GT-R Upgrade di Nissan Z 2027 tidak berhenti di situ. Sistem pengereman kini mengadopsi komponen dari Nissan GT-R, dengan material kombinasi besi dan aluminium. Selain membantu menjaga suhu rem tetap stabil saat dipakai keras, setup ini juga memangkas bobot hingga sekitar 19 pon dibanding versi sebelumnya. Bobot yang lebih ringan ini ikut memengaruhi setelan kaki-kaki. Di Nissan Z 2027, suspensi depan disesuaikan ulang agar tetap seimbang, sementara sistem kemudi juga mendapat sentuhan baru supaya feedback setir terasa lebih tajam. Hasil akhirnya, mobil terasa lebih presisi saat diajak menikung cepat. Di sisi lain, Nissan Z 2027 varian Sport dan Performance lebih fokus ke ubahan visual. Bumper depan tampil dengan desain baru yang kini memakai logo “Z” alih-alih emblem Nissan. Selain sekadar estetika, perubahan di bumper, grille, dan airflow juga diklaim membantu meningkatkan pendinginan sekaligus mengurangi hambatan angin. Masuk ke fitur, Nissan Z 2027 kini dibekali wireless charger yang sudah dilengkapi kipas pendingin. Detail kecil, tapi relevan buat penggunaan harian. Ditambah lagi, ada pilihan warna baru Shinkai Green Pearl Metallic yang bikin tampilannya terasa lebih fresh. Hal teknis lain yang cukup menarik, Nissan Z 2027 kini menggunakan desain tangki bahan bakar baru. Tujuannya untuk memastikan suplai bensin tetap stabil saat mobil dipacu dalam kondisi menikung ekstrem—hal yang sering terjadi saat dipakai di sirkuit. Soal harga, Nissan masih belum membuka angka resmi untuk Nissan Z 2027. Namun, mobil ini dipastikan akan debut dalam waktu dekat di ajang New York Auto Show, sebelum mulai dipasarkan pada musim panas mendatang. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.