JAECOO Hadirkan Teknologi Mobil Bisa Parkir dan Menjemput Sendiri di Indonesia, Debut Global di GIIAS 202630 Jul 2026
JAECOO Hadirkan Teknologi Mobil Bisa Parkir dan Menjemput Sendiri di Indonesia, Debut Global di GIIAS 202630 Jul 2026
Tangerang, GoodCar.id – Industri otomotif Indonesia kembali menjadi panggung peluncuran teknologi global. Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, OMODA & JAECOO resmi memperkenalkan Super Intelligent Valet Parking (SIVP) melalui model JAECOO J7 SHS-P SIVP, sebuah teknologi parkir pintar yang memungkinkan mobil mencari tempat parkir sendiri hingga menjemput pengemudi secara otomatis.
Peluncuran ini menjadi langkah strategis OMODA & JAECOO dalam menghadirkan solusi mobilitas berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk menjawab tantangan perkotaan modern. Menariknya, Indonesia dipilih sebagai negara pertama di dunia untuk debut teknologi tersebut sebelum diperkenalkan ke sejumlah pasar global lainnya seperti Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, dan Thailand.
Kehadiran SIVP sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pasar penting bagi OMODA & JAECOO dalam pengembangan teknologi kendaraan pintar di kawasan Asia Tenggara.
JAECOO Jawab Tantangan Mobilitas Perkotaan
Pertumbuhan kawasan urban yang semakin pesat membuat masyarakat menghadapi berbagai tantangan dalam berkendara sehari-hari. Kemacetan, keterbatasan lahan parkir, serta tingginya mobilitas menjadi persoalan yang kerap ditemui, terutama di kota-kota besar.
Melihat kondisi tersebut, JAECOO menghadirkan teknologi yang tidak hanya berfungsi sebagai fitur tambahan, tetapi menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kenyamanan pengguna.
Business Unit Director OMODA & JAECOO Indonesia, Jim Ma, mengatakan bahwa inovasi yang dihadirkan perusahaan selalu berangkat dari kebutuhan nyata konsumen.
Menurutnya, pengguna kendaraan saat ini tidak hanya menginginkan teknologi canggih, tetapi juga teknologi yang mampu membantu menyelesaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi setiap hari.
Karena itu, SIVP dikembangkan untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih praktis, aman, dan efisien, khususnya dalam situasi parkir yang sering menjadi kendala di area perkotaan.
Teknologi "Come to You, Park for You"
Super Intelligent Valet Parking hadir dengan konsep “Come to You, Park for You”, yang menawarkan dua fungsi utama dalam satu sistem.
Fitur pertama adalah Smart Parking, yaitu kemampuan kendaraan untuk mencari ruang parkir dan memarkirkan diri secara otomatis tanpa pengemudi berada di dalam mobil.
Sementara fitur kedua adalah Smart Summon, yang memungkinkan kendaraan datang sendiri menjemput pengemudi setelah selesai beraktivitas.
Melalui teknologi ini, pengguna tidak perlu lagi menghabiskan waktu berkeliling mencari tempat parkir atau berjalan jauh menuju lokasi kendaraan saat hendak pulang.
Konsep tersebut menjadikan JAECOO J7 SHS-P SIVP sebagai salah satu kendaraan dengan teknologi parkir pintar paling canggih yang pernah diperkenalkan di Indonesia.
Didukung 27 Sensor dan LIDAR Berteknologi Tinggi
Untuk mewujudkan kemampuan parkir dan pemanggilan otomatis tersebut, JAECOO membekali J7 SHS-P SIVP dengan sistem intelligent driving yang mengintegrasikan total 27 sensor dan kamera di berbagai sisi kendaraan.
Teknologi ini mencakup 128-channel DTOF LIDAR, radar gelombang milimeter yang mampu mendeteksi objek hingga 280 meter di depan kendaraan dan 200 meter di sisi samping, serta sistem kamera 540 derajat yang memantau lingkungan sekitar secara menyeluruh.
Seluruh data yang diperoleh sensor kemudian diproses oleh Intelligent Driving Domain Controller, sebuah sistem komputasi pintar yang memungkinkan kendaraan memahami kondisi lingkungan secara real-time.
Berkat kombinasi teknologi tersebut, mobil dapat melakukan manuver parkir secara presisi sekaligus menghindari berbagai potensi hambatan selama proses berlangsung.
Cara Kerja SIVP di Area Parkir
Dalam praktiknya, teknologi SIVP dirancang untuk memberikan kemudahan maksimal kepada pengguna.
Saat tiba di pusat perbelanjaan atau lokasi yang telah mendukung sistem ini, pengemudi cukup menentukan area parkir melalui sistem kendaraan. Setelah itu, pengguna dapat turun dari mobil sebelum proses parkir dimulai.
Selanjutnya, kendaraan akan bergerak secara mandiri untuk mencari ruang parkir yang tersedia dan melakukan proses parkir tanpa bantuan manusia.
Setelah aktivitas selesai, pengemudi cukup membuka aplikasi yang telah terintegrasi dengan smartphone dan memanggil kendaraan ke titik penjemputan yang diinginkan.
Mobil kemudian akan keluar dari area parkir dan bergerak secara otomatis menuju lokasi pengguna, sehingga pemilik kendaraan tidak perlu berjalan menuju tempat parkir.
Siap Diterapkan di Puluhan Lokasi Indonesia
JAECOO memastikan teknologi ini tidak berhenti pada tahap demonstrasi semata. Perusahaan telah menyiapkan roadmap implementasi yang akan dimulai pada Oktober 2026.
Pada tahap pertama, teknologi SIVP akan tersedia di 40 lokasi yang telah mendukung sistem tersebut. Selanjutnya, pada akhir 2026 cakupan layanan akan diperluas ke lebih dari 60 lokasi di berbagai wilayah Indonesia.
Area implementasi meliputi pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, hingga berbagai fasilitas publik yang memiliki infrastruktur pendukung teknologi parkir pintar.
JAECOO juga memastikan seluruh pembaruan sistem dan perluasan area layanan akan dikirim langsung ke kendaraan konsumen melalui teknologi Over-the-Air (OTA).
Indonesia Jadi Pusat Peluncuran Inovasi Global
Peluncuran Super Intelligent Valet Parking di Indonesia menjadi bukti meningkatnya peran pasar domestik dalam perkembangan teknologi otomotif global.
Melalui JAECOO J7 SHS-P SIVP, OMODA & JAECOO tidak hanya menghadirkan kendaraan dengan fitur canggih, tetapi juga menawarkan pengalaman mobilitas yang lebih praktis dan efisien untuk masyarakat modern.
Dengan kemampuan mencari parkir sendiri hingga menjemput pemilik kendaraan secara otomatis, SIVP berpotensi menjadi standar baru teknologi parkir pintar di Indonesia sekaligus membuka era baru kendaraan berbasis kecerdasan buatan di masa depan.
Lihat Selengkapnya
OMODA O4 Resmi Diperkenalkan, Mobil AI dengan Jarak Tempuh 553 Km28 Jul 2026
OMODA O4 Resmi Diperkenalkan, Mobil AI dengan Jarak Tempuh 553 Km28 Jul 2026
Jakarta, GoodCar.id - OMODA & JAECOO resmi memperkenalkan OMODA O4 dalam gelaran perdana Super AI Night yang berlangsung di Jakarta. Momen ini sekaligus menjadi peluncuran global Super AI Cockpit, teknologi kokpit berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menjadi tonggak baru bagi merek tersebut.
OMODA O4 diperkenalkan sebagai "First AI Car For Everyone", sekaligus menandai implementasi Dual Super Strategy OMODA & JAECOO yang menggabungkan Super Hybrid System (SHS) dengan Super Intelligent, sebuah arsitektur kokpit AI yang tidak hanya mampu merespons perintah suara, tetapi juga memahami maksud pengguna, mempelajari kebiasaan berkendara, hingga mengenali kondisi emosional pengemudi.
"Indonesia bukan hanya salah satu pasar otomotif dengan pertumbuhan tercepat di dunia, tetapi juga merupakan pasar yang sangat dinamis dan terbuka terhadap inovasi. Karena itu, kami dengan bangga memilih Indonesia sebagai negara pertama di dunia untuk peluncuran global OMODA O4 sekaligus debut Super AI Cockpit produksi massal kami. Keputusan ini mencerminkan keyakinan kami terhadap potensi pasar Indonesia, serta kepercayaan bahwa konsumen Indonesia siap memimpin era baru mobilitas cerdas berbasis AI," ujar Shawn Xu, CEO OMODA & JAECOO International.
Desain Cyber Mecha Bernuansa Futuristis
OMODA O4 mengusung filosofi desain Cyber Mecha yang memadukan karakter futuristis dengan identitas kendaraan listrik modern. Tampilan luarnya ditandai garis bodi tegas bergaya mecha, lampu utama Cyber Lightning, serta siluet aerodinamis yang memberikan kesan dinamis.
Tema futuristis tersebut berlanjut ke dalam kabin melalui konsep kokpit bergaya pesawat luar angkasa. Interiornya dilengkapi tombol flip-start, layar sentuh berukuran besar, serta sistem hiburan dengan gim bawaan yang kompatibel dengan gamepad nirkabel untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih interaktif.
Super AI Cockpit dengan Agentic AI
Teknologi Super AI Cockpit dibangun menggunakan arsitektur Agentic AI yang didukung large language model (LLM). Berbeda dari sistem infotainment konvensional yang hanya menjalankan pola perintah dan respons, teknologi ini dirancang untuk memahami konteks dan kebutuhan pengguna secara lebih mendalam.
Di balik sistem tersebut terdapat sepuluh AI Agent yang terbagi ke dalam dua kelompok utama.
Kelompok pertama, Smarter Command Understanding, terdiri dari Central Agent yang mampu memahami perintah kompleks, Vehicle Control Agent yang dapat mengeksekusi beberapa perintah kendaraan sekaligus, Navigation Agent yang tetap mampu mengenali tujuan meski informasi lokasi belum lengkap, serta Vehicle Assistant yang memantau kondisi kendaraan secara real time.
Sementara kelompok kedua, Personalized Companionship, menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih personal melalui Creative Agent untuk membuat wallpaper sesuai preferensi pengguna, Customized Addressing Agent yang mempelajari cara pengguna ingin dipanggil, hingga AI Agent yang menyediakan rekomendasi musik, pembaruan berita secara real time, informasi olahraga, dan menjadi teman berbincang selama perjalanan.
OMODA & JAECOO juga memperkenalkan pengembangan berikutnya melalui AI Brain 2.0 yang menghadirkan empat kemampuan baru, yakni perencanaan perjalanan yang memahami tujuan pengguna, pembelajaran kebiasaan berkendara, pendamping berbasis emosi melalui teknologi voice cloning dan avatar hewan peliharaan, serta sistem hiburan yang mengikuti tren, termasuk ekosistem gim OMODA O4 dan sistem audio yang dioptimalkan dengan AI.
Spesifikasi Mobil Listrik Murni Dengan Kecerdasan Buatan
Dilengkapi dengan Baterai 65,05 kWh, Jarak Tempuh 553 Km sebagai kendaraan listrik murni (EV), OMODA O4 dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 65,05 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 553 kilometer berdasarkan pengujian NEDC dalam sekali pengisian penuh.
Pengisian daya juga didukung DC fast charging hingga 119 kW, sehingga baterai dapat diisi dari 20 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 22 menit.
Motor Listrik 160 kW, Akselerasi 0–100 Km/Jam 7,1 Detik
Di sektor performa, OMODA O4 mengandalkan motor listrik bertenaga 160 kW dengan torsi maksimum 275 Nm. Kombinasi tersebut memungkinkan akselerasi 0–100 km/jam dalam 7,1 detik, sekaligus menawarkan karakter respons instan khas kendaraan listrik yang tetap nyaman digunakan untuk mobilitas harian.
Indonesia Jadi Titik Awal Ekspansi Global
Peluncuran OMODA O4 di Indonesia menjadi langkah awal ekspansi global Super AI Cockpit. OMODA & JAECOO mengonfirmasi bahwa teknologi tersebut akan diperkenalkan ke pasar Asia Tenggara dan Timur Tengah pada kuartal keempat 2026, sebelum diterapkan secara bertahap ke berbagai model lain mulai 2027.
Dengan strategi tersebut, AI tidak lagi diposisikan sebagai fitur tambahan pada model tertentu, melainkan menjadi kapabilitas utama di seluruh lini produk OMODA & JAECOO.
Saat ini OMODA & JAECOO telah hadir di 77 negara dengan penjualan kumulatif mencapai satu juta unit hanya dalam tiga tahun sejak pertama kali diluncurkan. Di segmen elektrifikasi, Super Hybrid System (SHS) juga mencatatkan performa positif di pasar global, termasuk menjadi merek PHEV dengan penjualan tertinggi di Inggris dan Polandia pada Juni 2026.
"Peluncuran OMODA O4 di Indonesia menjadi titik awal ekspansi global Super AI Cockpit kami ke berbagai pasar dunia. Hari ini juga menandai babak baru bagi kami, di mana OMODA dan JAECOO resmi hadir sebagai OMODA & JAECOO di Indonesia. Dengan kekuatan dua brand dan visi yang sama, kami berkomitmen menghadirkan inovasi mobilitas cerdas yang lebih lengkap bagi konsumen Indonesia dan memimpin masa depan Intelligent Mobility," tutup Shawn Xu.
Hadirkan Ekosistem AI Lewat AiMOGA
Sebagai bagian dari rangkaian Super AI Night, OMODA & JAECOO turut memperkenalkan AiMOGA, ekosistem AI yang menampilkan robot humanoid Mornine dan robot anjing Argos.
Melalui demonstrasi kecerdasan buatan, kemampuan komunikasi, serta mobilitas secara real time, AiMOGA menunjukkan bagaimana AI tidak hanya diterapkan pada kendaraan, tetapi juga dikembangkan sebagai pendamping cerdas dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, OMODA O4 akan tampil di hadapan publik Indonesia dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Hall 9C, ICE BSD, sehingga pengunjung dapat melihat langsung mobil yang diperkenalkan sebagai "First AI Car For Everyone" tersebut.
Lihat Selengkapnya
Harga LEPAS L8 Resmi Rp589 Juta, SUV PHEV Premium Siap Tantang Rival di Indonesia26 Jul 2026
Harga LEPAS L8 Resmi Rp589 Juta, SUV PHEV Premium Siap Tantang Rival di Indonesia26 Jul 2026
JAKARTA, Goodcar.id – Harga LEPAS L8 akhirnya resmi diumumkan kepada publik. Dalam peluncuran yang berlangsung di Pullman Central Park, Jakarta, LEPAS Indonesia membanderol SUV Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) tersebut dengan harga Rp589 juta OTR Jakarta.
Dengan harga LEPAS L8 sebesar Rp589 juta, konsumen tidak hanya membeli sebuah SUV bermesin plug-in hybrid. LEPAS juga menawarkan kombinasi desain premium, teknologi elektrifikasi terbaru, fitur keselamatan modern, hingga paket garansi yang cukup panjang.
Harga LEPAS L8 Langsung Masuk Segmen Kompetitif
Jika melihat peta persaingan saat ini, harga LEPAS L8 menempatkannya di kelas yang cukup menantang. Di rentang harga tersebut sudah ada beberapa nama yang lebih dulu dikenal masyarakat, mulai dari BYD Sealion 6, Jaecoo J7 SHS, Chery Tiggo 8 CSH hingga GWM Haval H6 HEV.
Meski demikian, LEPAS tampaknya percaya diri. Merek yang berada di bawah Chery Group ini mencoba membangun identitas berbeda melalui desain yang lebih elegan dan berorientasi gaya hidup.
LEPAS bahkan menyebut bahasa desain yang digunakan sebagai Leopard Aesthetics, menghadirkan garis bodi yang tegas namun tetap mengutamakan kesan mewah.
Harga LEPAS L8 Dibekali Teknologi PHEV Modern
Salah satu alasan mengapa harga LEPAS L8 dinilai cukup menarik adalah teknologi yang dibawanya.
Mobil ini mengusung sistem Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang memadukan mesin bensin 1.5 turbo dengan motor listrik sehingga mampu menghasilkan performa responsif sekaligus efisiensi bahan bakar.
LEPAS mengklaim konsumsi bahan bakarnya mencapai sekitar 1,49 liter per 100 kilometer berdasarkan metode pengujian internal.
Selain itu, baterainya memungkinkan mobil melaju menggunakan tenaga listrik murni hingga sekitar 100 kilometer, sementara kombinasi baterai penuh dan tangki bensin diklaim mampu menghasilkan jarak tempuh lebih dari 1.300 kilometer.
Bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan antarkota, kemampuan ini menjadi salah satu nilai jual utama.
Melihat daftar fitur yang ditawarkan, harga LEPAS L8 juga sebanding dengan perlengkapan yang tersedia di dalam kabin.
Interiornya dirancang dengan nuansa modern melalui penggunaan material soft touch, jok berlapis kulit, panoramic sunroof, wireless charging, ambient lighting, hingga layar infotainment berukuran besar yang menjadi pusat pengaturan berbagai fungsi kendaraan.
Tidak hanya itu, LEPAS L8 juga dibekali fitur Automatic Parking Assist (APA) dan Remote Parking Assist (RPA) yang membantu pengemudi saat parkir di ruang sempit. Tersedia pula fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik bagi perangkat elektronik eksternal. Kehadiran Active Noise Cancellation dan sistem pemurni udara semakin memperkuat kesan premium yang ingin ditawarkan.
Harga LEPAS L8 Didukung Sistem Keselamatan Lengkap
Selain kenyamanan, harga LEPAS L8 juga mencerminkan perhatian LEPAS terhadap aspek keselamatan. SUV ini dibekali berbagai fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang membantu pengemudi selama perjalanan.
Beberapa fitur yang tersedia antara lain Adaptive Cruise Control, Autonomous Emergency Braking, Lane Departure Warning, Lane Keeping Assist, Blind Spot Detection, Rear Cross Traffic Alert hingga Traffic Jam Assist. Kombinasi fitur tersebut membuat LEPAS L8 tidak hanya nyaman digunakan di jalan tol, tetapi juga lebih aman saat digunakan di area perkotaan yang padat.
Harga LEPAS L8 Tawarkan Garansi yang Kompetitif
Nilai tambah lain dari harga LEPAS L8 adalah program purna jual yang cukup agresif. LEPAS memberikan garansi kendaraan selama 6 tahun atau 150.000 kilometer, garansi baterai, motor listrik dan controller selama 8 tahun atau 160.000 kilometer, serta garansi mesin hingga 10 tahun atau 1 juta kilometer.
Selain garansi, konsumen juga mendapatkan gratis biaya servis selama 4 tahun atau 60.000 kilometer, layanan pick-up dan delivery selama dua tahun, serta roadside assistance selama tiga tahun. Paket tersebut menjadi salah satu yang paling lengkap di segmen SUV PHEV saat ini dan dapat memberikan rasa tenang bagi konsumen yang baru beralih ke kendaraan elektrifikasi.
Resminya harga LEPAS L8 di angka Rp589 juta OTR Jakarta menjadi babak baru bagi persaingan SUV Plug-in Hybrid di Indonesia.
Lihat Selengkapnya
10 Mobil Paling Ditunggu di GIIAS 2026, Siap Ramaikan Persaingan Mobil Listrik dan Hybrid08 Jul 2026
10 Mobil Paling Ditunggu di GIIAS 2026, Siap Ramaikan Persaingan Mobil Listrik dan Hybrid08 Jul 2026
Jakarta, Goodcar.id – Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu ajang otomotif paling menarik di tahun ini.
Sejumlah pabrikan sudah menyiapkan model terbaru yang sebelumnya telah meluncur di pasar global, sementara beberapa lainnya masih berstatus rumor kuat dan diprediksi melakukan debut di Indonesia.
Dominasi kendaraan elektrifikasi diperkirakan masih berlanjut, mulai dari mobil listrik murni (BEV), plug-in hybrid (PHEV), hingga hybrid konvensional.
Berikut 10 mobil yang paling dinantikan hadir di GIIAS 2026.
1. Hyundai Ioniq 3
Mobil baru di GIIAS 2026 nantinya adalah Hyundai Ioniq 3. Model ini menjadi salah satu model yang paling dinanti setelah resmi diperkenalkan secara global.
Hyundai Ioniq 3 mengisi segmen crossover kompak dan menggunakan platform E-GMP 400V.
Dari sisi dimensi, Ioniq 3 memiliki panjang 4.155 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.505 mm, dan wheelbase 2.680 mm.
Motor listrik penggerak roda depan (FWD) menghasilkan tenaga 147 PS dengan torsi 250 Nm.
Hyundai menawarkan dua pilihan baterai, yakni 42,2 kWh dan 61 kWh.
Jarak tempuhnya mencapai 344 km hingga 496 km berdasarkan standar WLTP.
Sementara pengisian daya DC dari 10 hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 29 menit.
Kapasitas bagasinya mencapai 441 liter sehingga tetap praktis untuk penggunaan keluarga.
2. Honda Super One
Mobil listrik di GIIAs 2026 lainnya adalah Honda Super One. Honda juga diperkirakan membawa kejutan melalui Super One, city car listrik mungil hasil pengembangan GAC Honda untuk pasar China.
Mobil ini diperkirakan memiliki panjang sekitar 3,8 meter dengan motor listrik berkekuatan sekitar 70–80 kW dan menggunakan baterai LFP.
Jarak tempuhnya diperkirakan mencapai sekitar 400 km berdasarkan siklus CLTC. Penggeraknya menggunakan konfigurasi roda depan (FWD).
Meski spesifikasi finalnya masih menunggu peluncuran resmi, Honda Super One dinilai berpotensi menjadi pesaing baru di segmen city EV yang terus berkembang.
3. Leapmotor C10
Leapmotor C10 menjadi salah satu SUV listrik asal China yang mulai menarik perhatian di berbagai negara, termasuk Indonesia.
SUV ini memiliki dimensi panjang 4.739 mm, lebar 1.900 mm, tinggi 1.680 mm dengan wheelbase 2.825 mm.
Motor listriknya menghasilkan tenaga 170 kW dengan torsi 320 Nm yang dipadukan baterai berkapasitas 69,9 kWh.
Dalam pengujian WLTP, Leapmotor C10 mampu menempuh jarak hingga 420 km dan sudah mendukung DC Fast Charging. Mobil ini juga menggunakan platform terbaru LEAP 3.0.
4. Wuling Aira
Mobil terbaru di GIIAs 2026 berikutnya ada Wuling AIRA 2026. Nama Wuling Aira mulai ramai diperbincangkan sebagai calon mobil listrik entry level terbaru Wuling, meski hingga kini belum diperkenalkan secara resmi.
Berdasarkan berbagai bocoran, mobil ini diperkirakan hadir sebagai city EV empat pintu dengan pilihan baterai sekitar 16 kWh dan 25 kWh.
Jarak tempuhnya diprediksi berada di kisaran 200 hingga 300 km berdasarkan standar CLTC dengan konfigurasi empat penumpang.
Jika benar dipasarkan di Indonesia, posisi Wuling Aira diperkirakan berada di bawah Air ev dan menjadi model listrik paling terjangkau dalam lini produk Wuling.
Harga juga diperkirakan berada di kisaran Rp170–200 jutaan, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pabrikan.
5. Toyota Hilux EV
Toyota juga diperkirakan akan membawa Hilux EV Prototype yang sebelumnya sudah diperkenalkan di pasar global.
Mobil ini menggunakan motor listrik tunggal dengan penggerak roda belakang (RWD) dan mempertahankan konfigurasi double cabin.
Toyota belum mengumumkan kapasitas baterai maupun tenaga motor listriknya.
Namun Hilux EV diklaim tetap memiliki kemampuan angkut hingga sekitar satu ton sehingga tetap cocok digunakan sebagai kendaraan komersial.
6. Jaecoo J5 SHS
Jaecoo J5 SHS diprediksi menjadi salah satu model plug-in hybrid yang akan menarik perhatian di GIIAS 2026.
Mobil ini menggunakan mesin 1.5 liter turbo yang dipadukan motor listrik melalui sistem Super Hybrid System (SHS) dan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
Tenaga gabungannya diperkirakan mencapai sekitar 340 hp.
Mobil ini juga diklaim mampu melaju sekitar 120 km hanya menggunakan tenaga listrik, sementara total jarak tempuh kombinasi mesin bensin dan baterai mencapai lebih dari 1.200 km.
7. Suzuki XL7 Facelift
Suzuki XL7 Facelift juga diprediksi tampil di GIIAS 2026 meski hingga kini belum diumumkan secara resmi.
Sejumlah bocoran memperlihatkan perubahan desain pada grille depan, lampu utama, desain velg, hingga penyegaran interior.
Sementara dari sisi teknologi, Suzuki diperkirakan masih mempertahankan sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang sudah digunakan pada model sebelumnya.
8. Hyundai INSTER
Mobil terbaru lainnya di GIIAS 2026 adalah Hyundai INSTER. Selain Ioniq 3, Hyundai juga memiliki amunisi baru melalui INSTER, mobil listrik kompak yang dikembangkan dari Hyundai Casper Electric.
Mobil ini memiliki panjang 3.825 mm, lebar 1.610 mm, tinggi 1.575 mm, dan wheelbase 2.580 mm.
Hyundai menawarkan dua pilihan motor listrik. Varian Standard Range menghasilkan tenaga 97 PS, sedangkan Long Range mencapai 115 PS. Keduanya memiliki torsi 147 Nm.
Pilihan baterainya terdiri dari 42 kWh dan 49 kWh dengan jarak tempuh masing-masing hingga 327 km dan 370 km berdasarkan standar WLTP.
INSTER juga sudah dilengkapi pengisian cepat DC yang mampu mengisi baterai dari 10 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit, serta berbagai fitur modern seperti dual layar 10,25 inci, Vehicle-to-Load (V2L), OTA Update, Hyundai SmartSense, hingga wireless charging.
9. Danza B5
Denza B5 yang berubah nama setelah sakuk Indonesia menjadi DAnza B5 diprediksi menjadi salah satu SUV premium yang paling dinantikan jika benar hadir di GIIAS 2026.
SUV plug-in hybrid ini menggunakan platform DMO (Dual Mode Off-road) dengan konstruksi ladder frame sehingga dirancang memiliki kemampuan off-road yang mumpuni.
Dimensinya cukup besar dengan panjang 4.888 mm, lebar 1.970 mm, tinggi 1.920 mm, serta wheelbase 2.800 mm.
Denza B5 menggabungkan mesin 1.5 liter turbo dengan dual motor listrik berpenggerak AWD.
Pada spesifikasi China, tenaga gabungannya mencapai hingga 505 kW atau sekitar 687 PS dengan torsi sekitar 760 Nm.
Mobil ini menggunakan Blade Battery LFP berkapasitas 31,8 kWh yang mampu memberikan jarak tempuh listrik hingga 125 km (CLTC), sementara total jarak tempuh kombinasi mencapai sekitar 1.200 km.
Selain performa tinggi, Denza B5 juga menawarkan fitur off-road seperti differential lock, Tank Turn, suspensi adaptif, serta ADAS Level 2+.
10. BAIC T1
Mobil lain terbaru lainnya yang akan hadir di GIIAS 2026 adalah BAIC T!. Nama BAIC T1 belakangan mulai ramai diperbincangkan sebagai salah satu calon SUV yang berpotensi hadir di Indonesia.
Namun hingga saat ini BAIC belum mengumumkan model resmi bernama T1.
Kemungkinan besar nama tersebut masih berupa kode pengembangan atau merujuk pada model lain yang belum diluncurkan secara global.
Karena itu, spesifikasi resmi maupun jadwal peluncurannya masih belum dapat dipastikan.
Persaingan GIIAS 2026 Diprediksi Semakin Ketat
Jika seluruh model tersebut benar-benar hadir di GIIAS 2026, pameran tahun depan akan menjadi salah satu yang paling kompetitif dalam sejarah industri otomotif Indonesia.
Menariknya, mayoritas mobil yang diprediksi meluncur merupakan kendaraan elektrifikasi, mulai dari BEV, PHEV hingga hybrid.
Hal ini menunjukkan bahwa transformasi menuju mobil ramah lingkungan di Indonesia akan semakin cepat, sekaligus memberikan pilihan yang semakin beragam bagi konsumen, baik di segmen city car, SUV keluarga, hingga kendaraan komersial.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.