Harga Leapmotor B10 Diprediksi Rp 400 Jutaan, Ini Spesifikasi Lengkapnya06 Jul 2026
Harga Leapmotor B10 Diprediksi Rp 400 Jutaan, Ini Spesifikasi Lengkapnya06 Jul 2026
JAKARTA, Goodcar.id – Leapmotor B10 selangkah lagi resmi mengaspal di Indonesia. Meski peluncuran resminya baru akan dilakukan pada ajang GIIAS 2026, PT Indomobil National Distributor (IND) telah membuka pemesanan awal (pre-booking) untuk SUV listrik tersebut.
Yang paling menarik perhatian tentu soal harga Leapmotor B10. Meski belum diumumkan secara resmi, Indomobil memberi sinyal kuat bahwa harga Leapmotor B10 akan berada di kisaran Rp 400 jutaan, karena banderolnya dipastikan berada di bawah Rp 500 juta on the road (OTR) Jabodetabek.
CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, mengatakan harga final masih dalam tahap perhitungan karena mempertimbangkan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
"Untuk harganya sendiri, OTR Jabodetabek masih sesuai dengan gambaran di awal, yakni di bawah Rp500 juta," ujar Tan Kim Piauw.
Dengan rentang harga tersebut, Leapmotor B10 akan masuk ke segmen SUV listrik yang mulai ramai di Indonesia dan bersaing dengan sejumlah model seperti Geely EX5, BYD Atto 3, hingga Chery Omoda E5.
Spesifikasi Leapmotor B10
Dari sisi ukuran, Leapmotor B10 masuk kategori SUV kompak. Mobil ini memiliki dimensi yang cukup besar sehingga menawarkan ruang kabin yang lega.
Berikut spesifikasi utamanya:
Dimensi
Panjang: 4.515 mm
Lebar: 1.885 mm
Tinggi: 1.655 mm
Wheelbase: 2.735 mm
Ground clearance: 170 mm
Berbeda dari mayoritas SUV listrik di kelasnya yang menggunakan penggerak roda depan (FWD), Leapmotor B10 mengusung sistem Rear Wheel Drive (RWD). Konfigurasi ini umumnya memberikan distribusi bobot yang lebih seimbang serta karakter berkendara yang lebih stabil saat berakselerasi.
Motor listriknya menghasilkan tenaga 160 kW atau sekitar 214 dk dengan torsi maksimum 240 Nm.
Untuk sumber energinya, Leapmotor menggunakan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 67,1 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 516 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Pengisian dayanya juga tergolong cepat. Dengan dukungan DC Fast Charging hingga 168 kW, baterai dapat diisi dari 30 persen menjadi 80 persen hanya dalam waktu 17 menit.
Interior Minimalis dengan Layar 14,6 Inci
Masuk ke dalam kabin, desain Leapmotor B10 mengusung konsep minimalis khas mobil listrik asal China.
Pusat kontrol kendaraan berada pada layar sentuh berukuran 14,6 inci yang mengatur berbagai fungsi, mulai dari sistem hiburan, pendingin kabin, panoramic roof, hingga pelipatan spion.
Meski sebagian besar fungsi dioperasikan melalui layar, Leapmotor tetap menyediakan shortcut button pada lingkar kemudi agar beberapa fitur penting tetap mudah diakses saat berkendara.
Salah satu detail yang cukup unik adalah hadirnya panel modular di sisi dashboard penumpang. Area ini dapat dipasangi berbagai aksesori seperti cup holder, meja lipat untuk laptop, maupun aksesori tambahan lainnya.
Dibekali ADAS 16 Fungsi dan 7 Airbag
Untuk aspek keselamatan, Leapmotor B10 sudah dibekali paket Advanced Driver Assistance System (ADAS) dengan 16 fungsi.
Beberapa fitur yang tersedia meliputi:
Adaptive Cruise Control (ACC)
Lane Centering Control (LCC)
Advanced Emergency Braking (AEB)
Selain itu tersedia 7 airbag, termasuk Far Side Airbag yang berada di antara pengemudi dan penumpang depan untuk mengurangi benturan antarpenumpang saat terjadi tabrakan dari samping.
Sudah Lebih Dulu Dipasarkan di Eropa dan Amerika Latin
Sebelum dijual di Indonesia, Leapmotor B10 lebih dulu dipasarkan di sejumlah negara Eropa melalui Leapmotor International, perusahaan patungan antara Leapmotor dan Stellantis. Kehadiran SUV listrik ini menjadi bagian dari strategi ekspansi global merek asal China tersebut dengan memanfaatkan jaringan distribusi dan layanan purna jual Stellantis di berbagai negara.
Di pasar Eropa, Leapmotor B10 mulai dipasarkan sejak pertengahan 2025 dengan harga mulai sekitar 29.900 euro atau setara sekitar Rp 560 jutaan (tergantung kurs). Sementara varian dengan baterai berkapasitas 67,1 kWh dibanderol sekitar 32.900 euro atau sekitar Rp 610 jutaan.
Setelah masuk Eropa, Leapmotor memperluas pemasarannya ke kawasan Amerika Latin dengan meluncurkan B10 di Brasil dan Chile. Di kedua negara tersebut, B10 hadir bersama SUV listrik C10 serta C16 yang berkapasitas enam penumpang.
Ekspansi di Brasil juga memanfaatkan jaringan dealer Stellantis yang telah lebih dulu tersebar di berbagai kota. Leapmotor menargetkan memiliki 36 outlet penjualan dan layanan di 27 kota Brasil, sehingga konsumen mendapatkan dukungan purna jual yang lebih luas sejak awal peluncuran.
Selain menghadirkan kendaraan, Leapmotor turut membawa ekosistem digital LEAP+ yang menawarkan berbagai fitur konektivitas, seperti digital key, remote vehicle control, hingga navigasi menuju stasiun pengisian daya. Perusahaan juga menggandeng penyedia charging lokal untuk mendukung instalasi home charger bagi pelanggan.
Masuknya Indonesia setelah Eropa dan Amerika Latin menunjukkan bahwa Leapmotor B10 bukan lagi produk yang baru diperkenalkan secara global. Model ini telah lebih dulu dipasarkan di berbagai negara, sehingga Indonesia menjadi bagian dari strategi ekspansi internasional Leapmotor sebelum perusahaan menargetkan penjualan global hingga satu juta unit pada 2026.
Lihat Selengkapnya
Harga Changan Deepal S05 BEV dan REEV di Indonesia Mulai Rp 400 Jutaan?01 Jul 2026
Harga Changan Deepal S05 BEV dan REEV di Indonesia Mulai Rp 400 Jutaan?01 Jul 2026
Jakarta, Goodcar.id - Berapa harga Changan Deepal S05 BEV dan REEV di Indonesia? Changan membuka pre-book Deepal S05 EV dan REEV di Indonesia.
Berapa prediksi harganya? Simak analisis berdasarkan harga Thailand, posisi terhadap Deepal S07, hingga rival di kelasnya.
Peluncuran Changan Deepal S05 di Indonesia tinggal menghitung waktu. Setelah diperkenalkan beberapa bulan lalu, Changan kini resmi membuka masa pre-book sekaligus menggelar Pop-up Exhibition di tiga lokasi berbeda di Jakarta.
Meski harga resminya belum diumumkan, sejumlah petunjuk mulai mengarah pada kisaran banderol SUV elektrifikasi terbaru tersebut. Mulai dari positioning produk, harga di Thailand, hingga posisi terhadap para kompetitor di Indonesia.
Lantas, berapa prediksi harga Changan Deepal S05 EV dan Deepal S05 REEV di Indonesia?
Changan Deepal S05 Sudah Bisa Dipesan
Changan Indonesia resmi membuka masa pre-book Deepal S05 mulai 30 Juni 2026. SUV ini menjadi model kedua yang dipasarkan Changan di Indonesia setelah Deepal S07.
Menariknya, Deepal S05 hadir dengan dua pilihan teknologi sekaligus, yakni Battery Electric Vehicle (BEV) dan Range-Extended Electric Vehicle (REEV).
Untuk pasar Indonesia, teknologi REEV menjadi salah satu daya tarik karena menawarkan pengalaman berkendara layaknya mobil listrik tanpa harus terlalu bergantung pada infrastruktur pengisian daya.
CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, mengatakan kehadiran Deepal S05 bertujuan memberikan lebih banyak pilihan teknologi elektrifikasi kepada konsumen.
"Dengan menghadirkan pilihan varian BEV dan REEV, kami ingin memberikan keleluasaan bagi konsumen dalam memilih teknologi sesuai dengan kebutuhan," ujar Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia.
Sebelumnya, Changan mengungkapkan bahwa Deepal S05 REEV mampu menempuh jarak lebih dari 1.100 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar penuh.
Mesin bensin pada sistem ini berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai, sementara roda tetap digerakkan motor listrik.
Harga Changan Deepal S05 di Thailand Jadi Acuan
Hingga kini Changan masih menutup rapat harga resmi Deepal S05. Namun jika melihat strategi produk dan positioning di pasar, Goodcar memperkirakan harga SUV ini akan berada di kisaran berikut:
Deepal S05 EV: Rp469 juta-Rp489 juta
Deepal S05 REEV: Rp519 juta-Rp539 juta
Prediksi tersebut bukan tanpa alasan. Saat ini, Deepal S07 sebagai model flagship Changan dijual dengan harga sekitar Rp599 juta OTR Jakarta.
Artinya, Deepal S05 harus diposisikan di bawah S07 agar tidak saling memakan pasar.
Dengan selisih sekitar Rp60-100 juta dari S07, Deepal S05 masih memiliki ruang yang jelas sebagai pilihan SUV elektrifikasi yang lebih terjangkau.
Gambaran harga Deepal S05 sebenarnya sudah terlihat di Thailand, salah satu pasar ASEAN yang lebih dulu memasarkan model ini.
Berdasarkan data dari media otomotif Thailand, harga Deepal S05 dipasarkan sebagai berikut:
Deepal S05 EV: mulai 799.000 baht hingga 899.000 baht (sekitar Rp399 juta-Rp449 jutaan)
Deepal S05 REEV: mulai 949.000 baht (sekitar Rp474 juta)
Meski demikian, harga Indonesia belum tentu sama. Perbedaan pajak, biaya distribusi, hingga strategi pemasaran biasanya membuat harga kendaraan di Indonesia sedikit lebih tinggi dibanding Thailand.
Karena itu, prediksi harga Rp469-539 juta dinilai masih realistis untuk pasar domestik.
Lawan Deepal S05 adalah SUV Listrik di Segmen Rp400-500 Jutaan
Jika benar dipasarkan di kisaran tersebut, Deepal S05 akan masuk ke segmen yang cukup padat.
Beberapa kompetitor yang sudah lebih dulu bermain di Indonesia antara lain:
BYD Atto 3 Advanced sekitar Rp465 jutaan
BYD Atto 3 Superior sekitar Rp515 jutaan
Geely EX5 Max sekitar Rp475 jutaan
AION V Exclusive sekitar Rp489 jutaan
Chery Omoda E5 Pure sekitar Rp425 jutaan
Chery Omoda E5 sekitar Rp505 jutaan
Melihat daftar tersebut, Deepal S05 EV berpotensi langsung bersaing dengan BYD Atto 3, Geely EX5, AION V, hingga Chery Omoda E5.
Sementara varian REEV praktis menawarkan pendekatan berbeda. Hingga kini belum banyak SUV di kelas harga Rp500 jutaan yang mengusung teknologi range extender, sehingga menjadi nilai pembeda bagi Changan.
Pop-up Exhibition Digelar di Tiga Lokasi Jakarta
Sebagai bagian dari rangkaian menuju peluncuran resmi, Changan menggelar Pop-up Exhibition Deepal S05 di tiga pusat gaya hidup Jakarta.
Pameran berlangsung di:
One Satrio, Kuningan
Gafoy, Mal Kelapa Gading
Keduanya berlangsung hingga 12 Juli 2026, sedangkan di Grand Indonesia berlangsung hingga 19 Juli 2026.
Pada pameran tersebut, masyarakat dapat melihat langsung Deepal S05 EV maupun REEV, termasuk unit dengan livery khusus Tim Nasional Portugal. Changan sendiri merupakan Official Global Partner Tim Nasional Portugal dan turut menghadirkan berbagai aktivitas interaktif selama pameran berlangsung.
Bagi konsumen yang melakukan pemesanan selama masa pre-book, Changan juga menyiapkan sejumlah penawaran khusus.
Program ini menawarkan beberapa keuntungan, antara lain potongan harga Rp20 juta, gratis asuransi all risk selama satu tahun, serta harga khusus untuk garansi baterai. Penawaran tersebut menjadi insentif awal bagi calon konsumen yang ingin menjadi pemilik pertama Deepal S05 sebelum peluncuran resminya di Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Review Geely EX2 Pro: Dibawa ke Gunung Salak, Nyaman dan Jago Nanjak?26 May 2026
Review Geely EX2 Pro: Dibawa ke Gunung Salak, Nyaman dan Jago Nanjak?26 May 2026
Jakarta, Goodcar.id - Geely EX2 Pro kami ajak keluar dari habitat aslinya perkotaan, menuju kawasan Gunung Bundar di kaki Gunung Salak. Rute ini cukup menarik karena menyajikan kombinasi jalan yang lengkap sepertijalan tol, jalan raya, hingga jalur rusak dengan nuansa hutan pinus.
Pengujian dilakukan dengan 3 penumpang dewasa (±80 kg per orang) plus barang bawaan yang memenuhi bagasi. Artinya, mobil diuji dalam kondisi realistis untuk perjalanan singkat luar kota.
Dari MT Haryono ke Tol: Lincah dan Stabil, Tidak Limbung
Perjalanan dimulai dari kawasan MT Haryono, masuk ke Tol Cibubur. Di sini karakter EX2 Pro langsung terasa.
Mobil ini lincah dan stabil di kecepatan tinggi, tidak terasa limbung meski membawa beban penuh. Setir memang ringan, tapi masih cukup mudah untuk mengatur mobil tetap tenang di jalur tol, dalam kecepatan 80km/jam.
Akselerasinya juga terasa spontan khas mobil listrik. Tidak perlu injak pedal dalam, mobil sudah melaju halus.
Menariknya, distribusi tenaga terasa cukup natural. Begtu pun ketika melewati jalur yang terus menanjak di kawasan Gunung Bundar.
Salah satu faktor yang berperan di sini adalah penggunaan penggerak roda belakang (RWD), jarang di kelas mobil seharga Rp 200jutaan.
Masuk Bogor, ke kawasan Gunung Bundar: Transisi ke Jalan Rusak Mulai Terasa
Keluar tol Lingkar Luar Bogor lanjut ke kawasan Gunung Bundar, kondisi jalan mulai berubah. Dari aspal mulus menjadi jalan perkampungan dengan beberapa bagian rusak.
Di fase ini, suspensi EX2 Pro mulai menunjukkan karakter utamanya, empuk.
Untuk jalan berlubang ringan sampai sedang, bantingan terasa nyaman. Getaran tidak langsung diteruskan ke kabin, jadi penumpang tetap bisa menikmati perjalanan tanpa banyak gangguan.
Menuju Gunung Bundar: Jalan Rusak, Gravel, dan Hutan Pinus
Semakin mendekati Gunung Bundar, kondisi jalan makin menantang. Aspal-aspal dan beton cor mulai rusak terputus-putus, digantikan jalur berbatu dan gravel dengan kontur naik-turun.
Di sinilah dua sisi karakter EX2 Pro terasa jelas.
Di satu sisi, suspensi yang empuk membuat mobil tetap nyaman. Melewati jalan berbatu tidak terasa terlalu keras, dan kabin masih relatif stabil.
Tapi di sisi lain, karakter terlalu empuk ini jadi kelemahan di kondisi tertentu. Saat melewati kontur jalan yang lebih ekstrem atau cekungan dalam, bagian bawah mobil sempat terasa mendekati batas, alias berpotensi mentok kalau tidak hati-hati.
Jadi, meski nyaman, tetap perlu mengatur kecepatan dan jalur roda dengan lebih presisi di medan seperti ini.
Tanjakan: Tenaga Cukup, RWD Bikin Percaya Diri
Salah satu momen yang cukup menarik justru saat menghadapi tanjakan menuju kawasan hutan pinus.
Dengan kondisi mobil penuh, EX2 Pro ternyata masih terasa cukup kuat nanjak. Tidak ada drama kehilangan tenaga secara signifikan.
Di sini lagi-lagi karakter RWD terasa membantu. Traksi di roda belakang memberi rasa lebih percaya diri saat menanjak, terutama di permukaan jalan yang tidak sepenuhnya mulus, agak di luar ekspektasi untuk mobil listrik di kelas harga ini.
Saat berangkat, estimasi jarak tempuh di panel menunjukkan sekitar 325 km.
Setelah perjalanan dari Jakarta ke kawasan Gunung Salak dan penggunaan selama trip, sisa baterai tercatat sekitar 125 km sampai Jakarta lagi.
Artinya, pemakaian real di rute kombinasi ini menghabiskan sekitar 200 km estimasi jarak tempuh.
Setelah kembali ke Jakarta dengan sisa baterai sekitar 125 km, kami mencoba pengisian di SPKLU umum milik Pertamina.
Dari kondisi 10% hingga penuh, waktu charging tercatat sekitar ±4 jam. Ini kemungkinan menggunakan charger AC standar, bukan DC fast charging maksimal.
Kabin dan Fitur: Fungsional dan Tetap Nyaman
Selama perjalanan, kabin EX2 Pro terasa lega untuk tiga orang dewasa. Ruang kaki dan bahu masih nyaman untuk perjalanan menengah.
Bagasi belakang juga jadi nilai plus. Tas bawaan untuk trip bisa masuk dengan mudah tanpa perlu melipat kursi.
Untuk fitur, kami cukup sering menggunakan Apple CarPlay, yang membantu navigasi selama perjalanan ke area yang cukup terpencil.
Kesimpulan: Nyaman dan Lincah, Tapi Perlu Hati-hati di Jalan Ekstrem
Geely EX2 Pro menunjukkan bahwa mobil listrik tidak melulu soal penggunaan dalam kota.
Dengan rute Jakarta – Gunung Salak - Jakarta, Geely membuktikan jika mobil ini stabil di tol dengan kecepatan 80km/jam, nyaman di jalan rusak ringan, tenaga cukup kuat di tanjakan
dan tetap fungsional untuk trip singkat.
Lihat Selengkapnya
BYD Resmi Luncurkan Seagull 2026: Bawa Teknologi Lidar ke Segmen Mobil Listrik Ekonomis13 May 2026
BYD Resmi Luncurkan Seagull 2026: Bawa Teknologi Lidar ke Segmen Mobil Listrik Ekonomis13 May 2026
BEIJING, GoodCar.id – Raksasa otomotif asal Tiongkok, BYD, resmi memperkenalkan penyegaran terbaru untuk lini mobil listrik paling terjangkau mereka, BYD Seagull 2026 (atau akrab di Indonesia sebagai BYD Atto 1). Debut perdana di ajang Beijing Auto Show 2026 ini menandai langkah agresif BYD dalam mempertahankan dominasinya di pasar hatchback listrik mungil yang kian sesak.
Di pasar internasional, model ini juga dikenal dengan nama Dolphin Mini atau Dolphin Surf. Untuk edisi 2026, BYD menawarkan empat varian utama dengan rentang harga yang sangat kompetitif, yakni mulai dari 69.900 yuan (sekitar Rp161 juta) hingga 85.900 yuan (sekitar Rp198 juta).
Terobosan Teknologi: Sistem "God’s Eye B"
Loncatan teknologi paling signifikan pada model tahun ini adalah hadirnya paket opsional sistem asisten mengemudi cerdas "God’s Eye B" (DiPilot 300) yang sudah dilengkapi dengan sensor Lidar. Penambahan teknologi canggih ini mengoreksi harga jual menjadi:
90.900 yuan (Rp209 juta) untuk varian tertentu.
97.900 yuan (Rp225 juta) untuk varian tertinggi dengan fitur otonom penuh.
Daftar Varian dan Estimasi Harga
BYD membagi Seagull 2026 ke dalam empat tipe berdasarkan jarak tempuh dan fitur:
305km Vitality Edition: 69.900 yuan (±Rp161 juta)
305km Freedom Edition: 78.900 yuan (±Rp182 juta)
405km Zizai Edition: 78.900 yuan (±Rp182 juta)
405km Flying Edition: 85.900 yuan (±Rp198 juta)
Visual Segar dan Interior Cerdas
Secara estetika, BYD menyuntikkan nuansa baru melalui opsi warna eksterior “Mango Orange” dan “Mint Green”. Tampilan luar dipermanis dengan pelek 16 inci model “Starlight” serta lampu belakang LED dengan desain logo yang menyala.
Masuk ke bagian kabin, konsumen disambut dengan tema warna baru “Oatmeal Rice”. Pusat hiburan kini didukung oleh sistem DiLink 150 yang dipadukan dengan layar sentuh HD 12,8 inci. Sistem ini sudah mendukung kontrol kendaraan berbasis 3D serta navigasi yang dapat dipersonalisasi.
Performa dan Efisiensi Baterai
Dapur pacu Seagull 2026 tetap mengandalkan motor listrik tunggal yang menghasilkan tenaga 55 kW (74 hp) dan torsi puncak 135 Nm. BYD menyediakan dua opsi kapasitas baterai:
30,08 kWh: Jarak tempuh hingga 305 km.
38,88 kWh: Jarak tempuh hingga 405 km.
Tantangan di Tengah Persaingan Ketat
Sumber : CarNewsChina
Meski sempat merajai pasar dengan puncak penjualan mencapai 34.005 unit pada April tahun lalu, performa komersial BYD Seagull di pasar domestik Tiongkok mulai mendapat tantangan berat. Sejak Juni lalu, angka penjualannya belum mampu menembus kembali angka 30.000 unit per bulan.
Kondisi ini dipicu oleh kehadiran kompetitor tangguh seperti Geely Xingyuan, yang sukses menyabet gelar kendaraan energi baru (NEV) terlaris di Tiongkok tahun lalu. Selain Geely, Seagull kini harus berbagi kue pasar dengan pendatang baru lainnya seperti Arcfox T1 dan Leapmotor A10 yang baru saja meluncur Maret lalu.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.