7 Mobil Bekas Buat Anak Muda, Budget Rp120–150 Juta: Ada Yaris sampai Polo09 Oct 2026
7 Mobil Bekas Buat Anak Muda, Budget Rp120–150 Juta: Ada Yaris sampai Polo09 Oct 2026
JAKARTA, Goodcar.id – Membeli mobil bekas dengan budget Rp120–150 juta memberikan cukup banyak pilihan untuk anak muda. Di rentang harga ini, pilihan tidak hanya datang dari city car, tetapi juga hatchback yang menawarkan desain menarik, kabin fleksibel hingga karakter berkendara yang berbeda.
Berdasarkan penelusuran listing mobil bekas online di beberapa sumber untuk wilayah Jakarta, terdapat sejumlah model yang bisa masuk pertimbangan dengan banderol sekitar Rp120–150 juta. Tahun kendaraan, jarak tempuh dan kondisi unit tentu berbeda, sehingga harga yang tercantum merupakan harga yang ditawarkan penjual dan bukan patokan harga transaksi akhir.
Dengan anggaran tersebut, calon pembeli bisa memilih antara mendapatkan mobil dengan tahun lebih muda atau mengambil mobil yang lebih tua tetapi memiliki kelas dan fitur lebih tinggi.
Berikut beberapa mobil bekas yang menarik dipertimbangkan anak muda dengan budget Rp120–150 juta.
1. Toyota Yaris 2017
Toyota Yaris menjadi salah satu pilihan yang cukup masuk akal untuk anak muda yang mencari hatchback bekas. Model ini memiliki dimensi yang relatif kompak untuk penggunaan di perkotaan, tetapi tetap menawarkan kabin yang cukup praktis.
Dalam penelusuran listing wilayah Jakarta, Toyota Yaris tahun 2017 ditemukan dengan harga sekitar Rp150 juta. Ada pula unit tahun 2016 yang ditawarkan di kisaran Rp146 juta.
Beberapa listing yang ditemukan memiliki jarak tempuh sekitar 45.000–60.000 kilometer. Namun, kondisi setiap unit berbeda sehingga kilometer rendah tidak otomatis menjadi jaminan kondisi kendaraan lebih baik.
Yaris juga memiliki keuntungan dari sisi popularitas model dan jaringan perawatan Toyota yang cukup luas.
2. Honda Jazz 2013
Honda Jazz masih menjadi salah satu nama yang identik dengan hatchback untuk anak muda. Desainnya relatif mudah diterima, sementara konfigurasi kabinnya menawarkan fleksibilitas untuk membawa penumpang maupun barang.
Honda Jazz tahun 2013 juga dapat ditemukan di kisaran Rp145 juta. Model ini juga memiliki cukup banyak pilihan listing di bawah Rp150 juta dengan tahun dan kondisi yang beragam.
Keuntungan lain Jazz terletak pada posisi duduk, dimensi yang relatif kompak dan karakter hatchback yang mudah digunakan di perkotaan.
Namun, calon pembeli perlu lebih teliti melihat riwayat perawatan karena sebagian besar unit yang berada di rentang harga tersebut sudah berusia lebih dari satu dekade.
3. Suzuki Swift 2016
Kalau ingin mobil bekas yang tidak terlalu pasaran, Suzuki Swift bisa masuk daftar.
Suzuki Swift tahun 2016 ditemukan dengan harga sekitar Rp140 juta. Salah satu listing yang berada di rentang tersebut memiliki jarak tempuh sekitar 70.000–75.000 kilometer.
Swift memiliki dimensi kompak dan karakter desain yang berbeda dibandingkan Yaris maupun Jazz. Model ini bisa menjadi pilihan bagi pembeli muda yang ingin mobil kecil untuk penggunaan harian tetapi tidak ingin mengambil model yang terlalu umum.
Selain harga beli, kondisi transmisi, mesin, kaki-kaki dan riwayat servis tetap perlu diperiksa sebelum melakukan transaksi.
4. Volkswagen Polo 2017
Budget Rp120–150 juta ternyata juga bisa membawa calon pembeli ke mobil Eropa.
Volkswagen Polo tahun 2017 ditemukan dengan harga sekitar Rp120 juta. Salah satu unit yang muncul memiliki jarak tempuh sekitar 50.000–55.000 kilometer.
Secara usia, Polo tersebut lebih muda dibandingkan sejumlah hatchback Jepang yang berada di kisaran harga serupa. Desain dan karakter berkendaranya juga menawarkan alternatif bagi pembeli yang ingin sesuatu berbeda.
Namun, harga beli yang relatif murah bukan berarti biaya kepemilikannya otomatis sama dengan mobil Jepang. Calon pembeli perlu memperhitungkan biaya servis, suku cadang dan ketersediaan bengkel yang memahami model tersebut.
5. Toyota Agya 2023
Jika prioritas utama adalah mendapatkan mobil dengan tahun muda, Toyota Agya bisa menjadi pilihan.
Penelusuran listing lainnya di wilayah Jakarta ditemukan Toyota Agya tahun 2023 yang ditawarkan sekitar Rp145 juta. Beberapa unit yang muncul memiliki jarak tempuh sekitar 15.000–30.000 kilometer.
Dengan budget yang sama, pembeli harus memilih antara mendapatkan hatchback seperti Yaris dengan usia lebih tua atau city car seperti Agya dengan tahun jauh lebih muda.
Agya juga memiliki dimensi yang relatif ringkas sehingga cocok untuk aktivitas harian di perkotaan. Biaya operasional dan perawatan juga menjadi pertimbangan penting bagi pembeli yang baru mulai memiliki mobil.
6. Mazda2 2014
Mazda2 juga menarik dimasukkan dalam daftar karena menawarkan alternatif dari merek Jepang yang lebih umum.
Di pasar mobil bekas Jakarta, Mazda2 tahun 2014 dapat ditemukan di kisaran Rp125 juta. Salah satu listing yang ditemukan memiliki jarak tempuh sekitar 120.000–125.000 kilometer.
Model ini menarik bagi pembeli yang mempertimbangkan desain serta karakter berkendara. Namun, usia kendaraan dan jarak tempuh harus menjadi perhatian utama.
Jika menemukan Mazda2 dalam rentang harga tersebut, pemeriksaan kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, sistem kelistrikan dan riwayat servis menjadi bagian yang tidak boleh dilewatkan.
7. Daihatsu Ayla
Pilihan terakhir datang dari kelas city car, yaitu Daihatsu Ayla.
Sejumlah listing Ayla di Jakarta berada di bawah atau sekitar rentang budget Rp120–150 juta. Salah satu contoh yang ditemukan adalah Ayla tahun 2020 dengan harga sekitar Rp115 juta dan jarak tempuh sekitar 75.000–80.000 kilometer.
Meski berada sedikit di bawah batas bawah budget, selisih tersebut justru bisa memberikan ruang bagi pembeli untuk menyiapkan dana tambahan setelah membeli mobil, misalnya untuk servis awal, penggantian oli, pengecekan kaki-kaki atau kebutuhan administrasi.
Bagi anak muda yang lebih mementingkan biaya kepemilikan dibandingkan gengsi atau fitur, Ayla bisa menjadi pilihan yang cukup rasional.
Budget Sama, Pilih Mobil Tua atau Tahun Muda?
Dari beberapa pilihan tersebut terlihat bahwa budget Rp120–150 juta memberikan dua arah pilihan yang cukup berbeda.
Pembeli bisa mengambil hatchback yang lebih tua seperti Honda Jazz, Mazda2 atau Suzuki Swift dengan karakter dan kelas kendaraan yang berbeda. Pilihan lainnya adalah mengejar tahun produksi lebih muda seperti Toyota Agya 2023.
Sementara itu, Toyota Yaris 2017 berada di tengah-tengah. Usianya tidak semuda Agya, tetapi menawarkan format hatchback dengan dimensi dan karakter yang berbeda dari city car.
Volkswagen Polo juga bisa menjadi pilihan bagi pembeli yang mengejar mobil Eropa dengan harga masuk relatif rendah. Namun, aspek biaya perawatan harus dihitung sejak awal.
Hal terpenting adalah tidak menjadikan harga iklan sebagai satu-satunya pertimbangan. Mobil bekas dengan harga sedikit lebih mahal tetapi memiliki riwayat servis jelas dan kondisi lebih sehat bisa lebih masuk akal dibandingkan unit murah yang membutuhkan banyak perbaikan setelah dibeli.
Calon pembeli juga sebaiknya melakukan inspeksi sebelum transaksi, terutama untuk memeriksa kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, bodi, kelistrikan, interior serta memastikan dokumen kendaraan sesuai.
Dengan budget Rp120–150 juta, pilihan mobil bekas untuk anak muda sebenarnya cukup beragam. Tinggal menentukan prioritas: mengejar tahun muda, desain, kenyamanan, biaya perawatan atau karakter berkendara.
Tentang Goodcar dan GoodSpector
Goodcar, bagian dari Indomobil Group, adalah platform jual beli mobil bekas yang menyediakan layanan tukar tambah, pembelian mobil online dan offline, serta informasi harga mobil bekas yang transparan di Indonesia. GoodSpector merupakan layanan inspeksi mobil bekas dari Goodcar dengan lebih dari 140 titik pemeriksaan, laporan inspeksi dalam 1 jam, dan tanpa biaya tersembunyi. Layanan ini membantu pembeli memeriksa kondisi mobil bekas sebelum transaksi agar lebih aman, transparan, dan #BebasZonk.
Lihat Selengkapnya
GIIAS Semarang 2026 Ditutup, 28.876 Pengunjung Ramaikan Pameran Otomotif Jawa Tengah07 Oct 2026
GIIAS Semarang 2026 Ditutup, 28.876 Pengunjung Ramaikan Pameran Otomotif Jawa Tengah07 Oct 2026
Semarang, Goodcar.id - GIIAS Semarang 2026 resmi berakhir setelah lima hari berlangsung di Jawa Tengah. Pameran otomotif yang digelar Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) pada 30 September hingga 4 Oktober 2026 tersebut mencatat 28.876 pengunjung, sekaligus memperlihatkan semakin beragamnya merek kendaraan yang masuk ke pasar Jawa Tengah.
Jumlah pengunjung tersebut menjadi salah satu catatan utama dalam penyelenggaraan GIIAS Semarang 2026. Bukan hanya merek-merek yang sudah lama bermain di pasar otomotif Indonesia, pameran tahun ini juga diisi sejumlah merek baru yang membawa pilihan kendaraan dan teknologi berbeda.
GIIAS Semarang 2026 dibuka pada Rabu, 30 September 2026 oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang diwakili Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah Muhamad Masrofi. Pembukaan tersebut turut dihadiri jajaran GAIKINDO, Rektor UNDIP Suharnomo, Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Maesa Soegriwo, serta Kepala Kantor Wilayah Utama PT Jasa Raharja Jawa Tengah Hendriawanto.
Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika mengatakan respons masyarakat dan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam penyelenggaraan GIIAS Semarang tahun ini.
“GIIAS Semarang 2026 berhasil membuktikan bahwa pasar otomotif di Jawa Tengah memiliki potensi yang sangat besar. Dukungan dari pemerintah daerah dan tingginya antusiasme masyarakat menjadi kunci sukses penyelenggaraan GIIAS Semarang tahun ini. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan teknologi baru, tetapi juga memberikan kontribusi dan dorongan nyata bagi pergerakan ekonomi nasional di akhir tahun,” ujar Putu Juli Ardika, Ketua Umum GAIKINDO.
Selama lima hari, GIIAS Semarang 2026 menghadirkan 19 merek kendaraan bermotor. Dari jumlah tersebut, 18 merupakan merek kendaraan penumpang, sedangkan satu merek berasal dari kategori sepeda motor.
Merek kendaraan penumpang yang tampil terdiri dari BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, Honda, Jetour, KIA, Leapmotor, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, VinFast, dan Wuling. Sementara kategori sepeda motor diwakili Polytron.
Komposisi tersebut memperlihatkan persaingan pasar otomotif yang semakin ramai, khususnya dengan masuknya sejumlah merek baru ke pameran. GAIKINDO mencatat ada lima merek baru yang ikut serta, sementara tiga merek lainnya kembali bergabung dalam GIIAS Semarang 2026.
Kehadiran merek kendaraan tersebut juga dilengkapi 22 merek dari industri pendukung otomotif. Mereka membawa berbagai produk yang berkaitan dengan kebutuhan kendaraan dan aftermarket sehingga area pameran tidak hanya berisi mobil dan sepeda motor.
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO Anton Kumonty mengatakan keberagaman merek dan teknologi menjadi salah satu daya tarik utama GIIAS Semarang 2026.
“Jajaran merek yang semakin lengkap dengan hadirnya berbagai merek kendaraan baru yang membawa inovasi dan teknologi terkini, serta beragam program interaktif, sukses meramaikan gelaran GIIAS Semarang 2026. Hal ini dibuktikan dengan total kehadiran 28.876 pengunjung sepanjang pameran berlangsung,” ujar Anton Kumonty, Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO.
Buat industri otomotif, angka kunjungan tersebut juga menjadi gambaran mengenai respons pasar Jawa Tengah terhadap perkembangan pilihan kendaraan yang semakin luas. Pengunjung tidak hanya bertemu dengan produk dari merek-merek yang sudah familiar, tetapi juga bisa melihat langsung sejumlah pendatang baru yang mulai memperluas jaringan di Indonesia.
Penyelenggaraan GIIAS Semarang 2026 turut mendapat dukungan dari sejumlah sponsor. Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) hadir sebagai Platinum Financial Partner, sementara Kopi Kenangan juga menjadi bagian dari pendukung pameran.
GIIAS Semarang 2026 menjadi bagian dari rangkaian GIIAS The Series yang sepanjang 2026 digelar di sejumlah kota. Sebelumnya, rangkaian tersebut telah hadir di ICE BSD Tangerang, Surabaya, dan Bandung sebelum berlanjut ke Semarang.
Namun perjalanan GIIAS The Series 2026 belum selesai. Setelah Semarang, GAIKINDO akan membawa pameran otomotif tersebut ke Makassar pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar.
Rangkaian GIIAS kemudian akan memasuki wilayah baru pada awal 2027. GIIAS Bali dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Januari 2027 di The Meru Sanur, Bali.
Kehadiran GIIAS Bali akan menjadi tambahan destinasi baru dalam rangkaian pameran otomotif GAIKINDO. Dengan begitu, setelah Jawa dan sejumlah kota besar lainnya, jangkauan pameran akan semakin bergerak ke wilayah Indonesia bagian timur.
Lihat Selengkapnya
Harga Tiket GIIAS Semarang 2026 Cuma Rp15 Ribu Bisa Dapat 2, Catat Tanggalnya18 Sep 2026
Harga Tiket GIIAS Semarang 2026 Cuma Rp15 Ribu Bisa Dapat 2, Catat Tanggalnya18 Sep 2026
SEMARANG, Goodcar.id – Buat yang sudah memasukkan GIIAS Semarang 2026 ke agenda akhir bulan, ada satu tanggal yang jangan sampai lewat: 18 September 2026. Bukan tanggal pembukaan pameran, melainkan batas akhir promo tiket presale yang menawarkan skema Buy 1 Get 1 seharga Rp15.000.
Artinya, dengan Rp15.000, pengunjung bisa mendapatkan dua tiket untuk datang ke GIIAS Semarang 2026. Promo ini berlaku untuk kunjungan weekdays maupun weekend dan pembeliannya dilakukan secara online melalui aplikasi Auto360. Periode presale tersebut berlangsung 16–18 September 2026.
Setelah periode presale berakhir, harga tiket yang perlu disiapkan pengunjung berbeda ketika membeli langsung di lokasi pameran. Tiket on-the-spot dibanderol Rp20.000 untuk weekdays dan Rp30.000 untuk weekend. Jadi, bagi calon pengunjung yang memang sudah menentukan jadwal datang, membeli tiket selama periode presale menjadi pilihan yang paling murah secara nominal.
GIIAS Semarang 2026 sendiri baru akan dibuka untuk umum pada 30 September hingga 4 Oktober 2026. Lokasinya berada di Muladi Dome Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang. Tahun ini menjadi penyelenggaraan kelima GIIAS Semarang sekaligus bagian dari rangkaian GIIAS The Series 2026 setelah sebelumnya berlangsung di Tangerang, Surabaya, dan Bandung.
Jadi, ada perbedaan waktu yang perlu diperhatikan. Promo Rp15.000 berlangsung pada 16–18 September, sementara pamerannya baru berlangsung hampir dua pekan kemudian. Pengunjung tetap perlu menentukan tanggal kunjungan ketika melakukan pembelian tiket melalui Auto360.
Harga Tiket GIIAS Semarang 2026
Untuk memudahkan, berikut harga tiket GIIAS Semarang 2026 yang sudah diumumkan penyelenggara:
Jenis pembelian
Weekdays
Weekend
Presale Auto360, Buy 1 Get 1
Rp15.000 untuk 2 tiket
Rp15.000 untuk 2 tiket
On-the-spot
Rp20.000
Rp30.000
Harga presale Rp15.000 tersebut merupakan promo khusus periode 16–18 September 2026, sehingga calon pengunjung yang baru membeli setelah periode tersebut perlu memperhatikan harga tiket yang tersedia saat pembelian.
GIIAS Semarang 2026 Bawa 19 Merek
Harga tiket yang relatif terjangkau bukan satu-satunya alasan GIIAS Semarang 2026 menarik perhatian. Tahun ini penyelenggara membawa 19 merek kendaraan global, terdiri dari 18 merek kendaraan penumpang dan satu merek sepeda motor.
Merek kendaraan penumpang yang akan hadir adalah BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, Honda, Jetour, KIA, Leap Motor, Mazda, Omoda Jaecoo, Suzuki, Toyota, Vinfast, dan Wuling. Sementara kategori sepeda motor diwakili oleh Polytron.
Ada tujuh merek yang menjadi nama baru atau kembali hadir dalam penyelenggaraan GIIAS Semarang, yakni Changan, Geely, Jetour, KIA, Leap Motor, Omoda Jaecoo, dan Polytron. Kehadiran nama-nama tersebut membuat pilihan kendaraan yang bisa dilihat langsung masyarakat Jawa Tengah semakin beragam.
Bagi pengunjung, format pameran seperti ini memberi kesempatan untuk melihat langsung kendaraan yang sebelumnya hanya muncul di pemberitaan atau media sosial. Apalagi sejumlah merek yang tampil di Semarang juga telah lebih dulu mengikuti rangkaian GIIAS di kota lain sepanjang 2026.
Di balik penyelenggaraan GIIAS Semarang, ada alasan pasar yang membuat Jawa Tengah kembali masuk dalam agenda GAIKINDO.
Sekretaris Umum GAIKINDO, Kukuh Kumara, mengatakan Jawa Tengah memiliki potensi besar bagi perkembangan industri otomotif nasional. Berdasarkan data penjualan nasional hingga April 2026, Jawa Tengah mencatat penjualan sebanyak 14.195 unit atau sekitar 5,1 persen dari total penjualan kendaraan secara nasional.
“Jawa Tengah memiliki peluang yang sangat besar bagi industri otomotif nasional. Data penjualan nasional menunjukkan bahwa hingga April 2026, Jawa Tengah berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 14.195 unit, atau menyumbang sekitar 5,1% dari total penjualan kendaraan secara nasional,” ujar Kukuh.
Menurut Kukuh, potensi tersebut juga berjalan beriringan dengan perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Jawa Tengah. Salah satu indikator yang disebut adalah masuknya investasi sekitar Rp15 triliun ke Kawasan Industri Seafer (KIS) di Kabupaten Kendal.
Investasi tersebut mencakup pengembangan komponen yang berkaitan dengan kendaraan listrik, mulai dari baterai, ban, hingga suku cadang untuk kendaraan listrik komersial dan sepeda motor listrik.
“Kuatnya potensi pasar di daerah ini ditambah dengan dukungan investor dalam mendukung perkembangan industri otomotif, khususnya kendaraan listrik di wilayah Kabupaten Kendal menjadi bukti tingginya minat dan daya beli masyarakat Jawa Tengah,” tambah Kukuh.
Jangan Salah Hitung Tanggalnya
Kalau tujuan datang ke GIIAS Semarang 2026 adalah melihat mobil baru, mencari informasi sebelum membeli kendaraan, atau sekadar menikmati pameran otomotif, tanggalnya sudah jelas.
GIIAS Semarang 2026 berlangsung 30 September–4 Oktober 2026 di Muladi Dome UNDIP, Semarang.
Sementara untuk tiket, 18 September 2026 menjadi hari terakhir promo Buy 1 Get 1 Rp15.000 melalui Auto360. Setelah periode tersebut, calon pengunjung perlu melihat harga tiket yang tersedia pada periode pembelian berikutnya. Untuk pembelian langsung di lokasi, harga yang diumumkan adalah Rp20.000 pada weekdays dan Rp30.000 pada weekend.
Setelah Semarang, rangkaian GIIAS The Series 2026 akan berlanjut ke Makassar pada 28 Oktober–1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar. GAIKINDO juga telah menjadwalkan GIIAS Bali pada 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur sebagai kota baru dalam perluasan rangkaian pameran.
Lihat Selengkapnya
Mazda CX-30 Kini Rp499 Juta Berkat Perakitan Lokal, Fitur Unggulan Tetap Dipertahankan 03 Aug 2026
Mazda CX-30 Kini Rp499 Juta Berkat Perakitan Lokal, Fitur Unggulan Tetap Dipertahankan 03 Aug 2026
Tangerang, Goodcar.id – PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) resmi memperkenalkan Mazda CX-30 rakitan Indonesia pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Model ini menjadi kendaraan Mazda pertama yang diproduksi di dalam negeri sekaligus menandai langkah baru merek asal Jepang tersebut dalam memperluas jangkauan pasar Indonesia.
Salah satu perubahan paling terasa adalah harga. Jika sebelumnya Mazda CX-30 didatangkan secara utuh (CBU) dari Jepang dengan banderol sekitar Rp599 jutaan, kini versi rakitan lokal dipasarkan dengan harga Rp499 juta (OTR Jakarta). Penurunan sekitar Rp100 juta ini membuat SUV kompak tersebut menjadi lebih kompetitif di segmennya.
Meski mengalami penyesuaian harga, Mazda menegaskan bahwa kualitas produk tetap menjadi prioritas. Proses produksi dilakukan di fasilitas perakitan PT Handal Indonesia Motor (HIM), Purwakarta, dengan standar manufaktur yang mengikuti ketentuan global Mazda.
Harga Lebih Terjangkau Berkat Perakitan Lokal
Peralihan dari status Completely Built Up (CBU) menjadi Completely Knocked Down (CKD) menjadi faktor utama yang memungkinkan Mazda menawarkan harga lebih rendah.
Skema perakitan lokal membuat struktur biaya menjadi lebih efisien, sekaligus membuka peluang peningkatan kandungan lokal secara bertahap di masa mendatang. Dengan harga Rp499 juta, Mazda CX-30 kini bersaing langsung dengan sejumlah SUV menengah yang sebelumnya memiliki selisih harga cukup jauh.
Apa yang Berbeda dengan Model Impor?
Meski kini diproduksi di Indonesia, Mazda memastikan karakter utama CX-30 tetap dipertahankan. Desain Kodo Design masih menjadi identitas utama dengan siluet SUV yang proporsional dan tampilan premium.
Di sektor performa, mobil ini masih mengandalkan mesin Skyactiv-G 2.0 liter empat silinder yang menghasilkan tenaga sekitar 155 PS dan torsi 200 Nm. Tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis enam percepatan Skyactiv-Drive ke roda depan.
Dimensi kendaraan juga tidak mengalami perubahan, dengan panjang sekitar 4.395 mm, lebar 1.795 mm, tinggi 1.540 mm, serta wheelbase 2.655 mm. Ukuran tersebut membuat Mazda CX-30 tetap menawarkan keseimbangan antara kelincahan di perkotaan dan kenyamanan saat digunakan bepergian.
Fitur Unggulan Tetap Dipertahankan
Mazda tidak mengurangi fitur yang selama ini menjadi daya tarik CX-30. SUV ini tetap dibekali berbagai teknologi kenyamanan dan keselamatan, seperti:
Mazda Connect dengan layar infotainment 8,8 inci
Apple CarPlay dan Android Auto
Head-Up Display
Wireless Charger
Dual Zone Climate Control
Jok berlapis kulit
Sunroof elektrik
Di sektor keselamatan, Mazda CX-30 masih mengusung paket i-Activsense, yang mencakup:
Adaptive Cruise Control
Smart Brake Support
Lane Departure Warning
Lane Keep Assist
Blind Spot Monitoring
Rear Cross Traffic Alert
Driver Attention Alert
Tujuh airbag
Kehadiran fitur tersebut membuat CX-30 tetap mempertahankan posisi sebagai SUV yang mengedepankan aspek keselamatan aktif maupun pasif.
Langkah Strategis Mazda di Indonesia
Peluncuran Mazda CX-30 rakitan lokal bukan sekadar menghadirkan harga yang lebih kompetitif. Langkah ini juga menunjukkan komitmen Mazda untuk memperkuat eksistensinya di pasar otomotif nasional.
Managing Director PT Eurokars Motor Indonesia, Ricky Thio, mengatakan bahwa perakitan lokal merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
"The New Mazda CX-30 adalah model Mazda pertama yang dirakit di Indonesia. Ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Mazda di Indonesia sekaligus mencerminkan komitmen kami untuk menghadirkan produk berkualitas tinggi dengan harga yang semakin kompetitif bagi konsumen," ujar Ricky Thio, Managing Director PT Eurokars Motor Indonesia.
Menurutnya, keputusan memproduksi Mazda CX-30 di Indonesia dilakukan tanpa mengurangi standar kualitas yang selama ini menjadi ciri khas Mazda di berbagai negara.
Peluang Menjangkau Konsumen Lebih Luas
Dengan harga baru Rp499 juta, Mazda CX-30 kini memiliki posisi yang lebih menarik di segmen SUV kompak premium. Selisih harga yang lebih kompetitif membuka peluang bagi konsumen yang sebelumnya mempertimbangkan SUV Jepang maupun Korea di kisaran harga Rp450–550 jutaan.
Di sisi lain, konsumen tetap mendapatkan karakter berkendara khas Mazda yang dikenal berorientasi pada kenyamanan, pengendalian, dan kualitas material kabin.
Perakitan lokal juga menjadi sinyal bahwa Mazda semakin serius mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Jika respons pasar positif, bukan tidak mungkin model Mazda lainnya akan mengikuti jejak CX-30 untuk diproduksi di dalam negeri pada masa mendatang.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.