BAIC Raih 407 SPK di GIIAS 2026, BJ30 HEV Jadi Model Terlaris15 Aug 2026
BAIC Raih 407 SPK di GIIAS 2026, BJ30 HEV Jadi Model Terlaris15 Aug 2026
TENGERANG, Goodcar.id - BAIC Indonesia menutup gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan membukukan 407 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama 11 hari pameran.
Dari capaian tersebut, BAIC T1 yang menjadi mobil listrik pertama BAIC di Indonesia menyumbang 139 SPK, sementara produk hybrid mereka BJ30 justru keluar sebagai model dengan pemesanan terbanyak.
Selama GIIAS 2026, booth BAIC tercatat didatangi hampir 20 ribu pengunjung. Selain melihat lini produk yang dipamerkan, lebih dari 500 pengunjung juga mengikuti sesi test drive untuk mencoba langsung kendaraan BAIC.
Kehadiran BAIC T1 menjadi salah satu perhatian di booth tersebut. Mobil listrik terbaru BAIC itu menjalani debut perdananya di hadapan publik Indonesia melalui GIIAS 2026 dan langsung mencatat 139 SPK.
Angka tersebut menempatkan BAIC T1 sebagai salah satu kontributor penting terhadap total penjualan BAIC selama pameran. Minat pengunjung terhadap T1 juga terlihat dari tingginya ketertarikan untuk mencoba kendaraan tersebut melalui sesi test drive.
Respons konsumen terhadap BAIC T1 terutama datang dari sejumlah aspek yang menjadi pertimbangan ketika mencoba kendaraan listrik. Mulai dari desain eksterior dan interior, ruang kabin, kenyamanan berkendara, akselerasi, handling, hingga fitur teknologi seperti Parking Assist.
Namun, jika melihat distribusi SPK seluruh lini produk, BAIC BJ30 HEV menjadi model dengan pemesanan tertinggi selama GIIAS 2026. SUV hybrid tersebut mencatat 201 SPK, atau hampir separuh dari total pemesanan BAIC di pameran.
Di bawah BJ30 HEV, BAIC BJ40 membukukan 51 SPK, sedangkan BAIC X55 II mencatat 16 SPK. Dengan demikian, model hybrid justru menjadi penyumbang SPK terbesar BAIC di tengah meningkatnya perhatian terhadap kendaraan listrik.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa pilihan konsumen BAIC di GIIAS 2026 tidak hanya mengarah ke kendaraan elektrifikasi penuh. Teknologi hybrid pada BJ30 HEV masih menjadi pilihan bagi konsumen yang menginginkan karakter SUV sekaligus efisiensi bahan bakar tanpa perlu melakukan pengisian baterai dari sumber listrik eksternal.
“Dapat kita lihat bahwa BAIC BJ30 HEV sudah mulai diterima dengan sangat baik oleh konsumen Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa DNA BAIC sebagai produsen kendaraan SUV yang tangguh tetap menjadi daya tarik utama, sekaligus dipadukan dengan teknologi hybrid yang mampu menjawab kebutuhan konsumen akan kendaraan yang lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar. Kombinasi antara karakter SUV yang kuat, performa, dan efisiensi inilah yang membuat BAIC BJ30 HEV semakin relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia saat ini,” ujar Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia.
BAIC T1 Tarik Minat Konsumen di GIIAS 2026
Sementara itu, BAIC juga mencatat respons terhadap T1 sebagai perkembangan penting karena model tersebut merupakan kendaraan listrik pertama yang dipasarkan BAIC di Indonesia. Menurut Dhani, ketertarikan konsumen terhadap T1 tidak hanya berkaitan dengan statusnya sebagai mobil listrik, tetapi juga desain, ruang kabin, teknologi dan posisi harga yang ditawarkan.
Setelah GIIAS 2026 berakhir, BAIC masih memiliki pekerjaan lanjutan untuk mengonversi ketertarikan pengunjung menjadi penjualan. Selama pameran, BAIC mengumpulkan lebih dari 10 ribu data konsumen yang menunjukkan ketertarikan terhadap produk-produknya.
Data tersebut akan ditindaklanjuti melalui jaringan dealer BAIC, termasuk konsultasi produk, kesempatan test drive hingga proses pembelian kendaraan. Program promosi yang berjalan selama GIIAS juga disebut akan dilanjutkan dalam rangkaian GIIAS The Series di sejumlah kota.
Rangkaian tersebut dijadwalkan berlanjut ke Surabaya, Bandung, Semarang, Makassar, dan Bali. Artinya, hasil GIIAS Tangerang belum menjadi akhir dari aktivitas penjualan BAIC sepanjang rangkaian pameran otomotif tersebut.
Dari sisi portofolio, GIIAS 2026 juga memperlihatkan arah BAIC di pasar Indonesia yang tidak hanya mengandalkan satu jenis teknologi. Produk BAIC kini mencakup kendaraan bermesin konvensional, hybrid, hingga kendaraan listrik melalui kehadiran T1.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh konsumen, media, komunitas, partner, dan seluruh pengunjung yang telah menjadi bagian dari perjalanan BAIC di GIIAS 2026. Antusiasme yang kami terima menjadi motivasi besar untuk terus menghadirkan produk dan layanan terbaik bagi pasar Indonesia. Perjalanan kami tidak berhenti di GIIAS Tangerang. Kami siap melanjutkan semangat yang sama dalam rangkaian GIIAS The Series di Surabaya, Bandung, Semarang, Makassar, dan Bali. Sampai jumpa di kota berikutnya,” tutup Dhani Yahya.
Dengan total 407 SPK, lebih dari 500 sesi test drive, dan hampir 20 ribu pengunjung, GIIAS 2026 menjadi salah satu momentum penting bagi BAIC untuk melihat respons pasar terhadap portofolio terbarunya. Menariknya, meski BAIC T1 sebagai EV pertama langsung memperoleh 139 SPK, BJ30 HEV tetap menjadi model yang paling banyak dipesan dengan 201 unit.
Lihat Selengkapnya
Booth BAIC Diserbu 12.000 Pengunjung GIIAS 2026, BAIC T1 Jadi Primadona06 Aug 2026
Booth BAIC Diserbu 12.000 Pengunjung GIIAS 2026, BAIC T1 Jadi Primadona06 Aug 2026
TANGERANG, Goodcar.id - Booth BAIC di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 mencatatkan antusiasme tinggi hingga hari kelima penyelenggaraan pameran. Lebih dari 12.000 pengunjung telah mendatangi booth BAIC, sementara lebih dari 300 sesi test drive telah dilakukan untuk seluruh lini kendaraan yang dipamerkan.
Tingginya kunjungan ke booth BAIC terlihat dari minat pengunjung yang ingin mencoba langsung berbagai model SUV milik pabrikan asal China tersebut. Seluruh model mulai dari BAIC T1, BJ30 HEV, BJ40, hingga X55 II tersedia untuk diuji selama GIIAS 2026 berlangsung di ICE BSD City, Tangerang.
Untuk meningkatkan daya tarik selama pameran, booth BAIC juga menghadirkan program Grand Prize satu unit BAIC T1. Kesempatan tersebut berlaku bagi seluruh konsumen yang melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama GIIAS 2026 tanpa dibatasi jenis model yang dibeli.
Salah satu pusat perhatian di booth BAIC adalah kehadiran BAIC T1, kendaraan listrik terbaru BAIC Indonesia yang tersedia dalam lima pilihan warna, yakni Purple, Blue, Grey, Silver, dan White. Model ini menjadi salah satu kendaraan yang paling banyak menarik perhatian pengunjung sejak pembukaan pameran.
Selama GIIAS 2026, konsumen yang melakukan pembelian BAIC T1 di booth BAIC mendapatkan sejumlah program penjualan, antara lain diskon hingga Rp20 juta serta penawaran pembelian wall charger dengan harga sekitar Rp8 jutaan termasuk biaya pemasangan.
Selain dapat melihat kendaraan secara langsung, pengunjung booth BAIC juga disuguhkan demonstrasi kemampuan BAIC T1 saat melintasi genangan air setinggi 50 cm. Demonstrasi ini dilakukan untuk memperlihatkan kemampuan insulasi baterai sekaligus sistem keamanan kendaraan listrik saat menghadapi kondisi jalan yang kerap ditemui di Indonesia.
Tidak hanya mengandalkan BAIC T1, booth BAIC juga membawa seluruh jajaran SUV unggulannya dengan berbagai promo penjualan selama pameran. Salah satunya BAIC BJ30 HEV yang dipamerkan dalam balutan warna Matte Grey dan Apple Green lengkap dengan aksesori bertema petualangan.
Bagi konsumen yang memilih BAIC BJ30 HEV, booth BAIC menawarkan potongan harga hingga Rp60 juta. SUV hybrid tersebut menjadi salah satu model yang banyak menarik perhatian pengunjung yang mencari kendaraan berteknologi elektrifikasi.
Sementara itu, BAIC BJ40 Plus Champion Edition kembali tampil di booth BAIC dengan konfigurasi open top, tubular door, serta warna merah yang menjadi ciri khasnya. Model ini sebelumnya meraih penghargaan Best SUV Off Road pada awal 2025 dan selama GIIAS 2026 ditawarkan dengan diskon hingga Rp60 juta.
Pilihan lainnya adalah BAIC X55 II yang tetap menjadi andalan di segmen SUV bergaya sporty. Selama pameran, booth BAIC memberikan penawaran diskon hingga Rp91 juta, menjadikannya salah satu program potongan harga terbesar yang ditawarkan BAIC selama GIIAS 2026.
Selain menghadirkan kendaraan standar, booth BAIC juga menampilkan hasil kolaborasi dengan HSR Wheels dan Accelera. Ketiga model mendapatkan sentuhan aksesori berbeda untuk menunjukkan potensi modifikasi masing-masing kendaraan.
Pada kolaborasi tersebut, BAIC X55 II menggunakan velg HSR WURZBURG F1 berukuran 20 inci yang dipadukan dengan ban ACCELERA IOTA ST68 ukuran 255/45 R20. Sementara BAIC BJ30 FWD menggunakan velg HSR AMETH 1409B berukuran 18 inci dengan ban ACCELERA OMIKRON A/T ukuran 265/65 R18.
Sedangkan BAIC T1 tampil menggunakan velg HSR BOB VLG40 berukuran 18 inci yang dipadukan dengan ban ACCELERA IOTA ST68 ukuran 225/55 R18. Kolaborasi tersebut memperlihatkan fleksibilitas lini kendaraan BAIC untuk dikustomisasi sesuai karakter masing-masing model.
Tidak hanya menawarkan kendaraan dan promo penjualan, booth BAIC juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif bagi pengunjung. Pengunjung yang membuat konten bersama BAIC T1 dan mengunggahnya ke media sosial berhak mendapatkan es krim gratis.
Selain itu, seluruh pengunjung booth BAIC juga dapat menikmati kopi gratis dari Roemah Koeffie, sementara konsumen yang melakukan SPK selama GIIAS 2026 memperoleh hadiah langsung sesuai program yang berlaku.
Dengan jumlah kunjungan yang telah melampaui 12.000 orang, lebih dari 300 sesi test drive, serta berbagai program penjualan dan aktivitas interaktif, booth BAIC menjadi salah satu area yang ramai dikunjungi selama GIIAS 2026. Pabrikan tersebut juga masih membuka kesempatan bagi pengunjung untuk mencoba seluruh lini SUV dan mengikuti berbagai promo hingga penutupan pameran.
Tag: BAIC, Booth BAIC GIIAS 2026, BAIC T1, BAIC BJ30 HEV, BAIC BJ40, BAIC X55 II, GIIAS 2026, mobil listrik BAIC, SUV BAIC, promo BAIC GIIAS
Lihat Selengkapnya
Intip Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Perdana BAIC di Indonesia yang Dibuka Mulai Rp300 Jutaan10 Jul 2026
Intip Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Perdana BAIC di Indonesia yang Dibuka Mulai Rp300 Jutaan10 Jul 2026
Tangerang, GoodCar.id – PT JIO Distribusi Indonesia (JDI) resmi memperkenalkan BAIC T1, kendaraan listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) pertama BAIC untuk pasar Indonesia. Kehadiran model ini menjadi langkah awal BAIC dalam memasuki era kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) sekaligus memperkuat persaingan di segmen mobil listrik premium yang semakin berkembang di Tanah Air.
Dengan harga pre-booking yang diproyeksikan berada di kisaran Rp300 jutaan, BAIC T1 hadir menawarkan kombinasi desain modern, kabin lapang, teknologi pintar, dan fitur premium yang ditujukan bagi konsumen urban yang menginginkan kendaraan listrik praktis untuk penggunaan sehari-hari.
BAIC Indonesia menargetkan penjualan hingga 1.000 unit sampai akhir 2026 dan membidik sekitar 16 persen pangsa pasar segmen Premium Hatchback Crossover EV di Indonesia.
Awal Strategi Kendaraan Listrik BAIC di Indonesia
Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia, Dhani Yahya, mengatakan peluncuran BAIC T1 menjadi tonggak penting dalam strategi jangka panjang perusahaan untuk membangun portofolio kendaraan energi baru di Indonesia.
Menurutnya, pertumbuhan pasar kendaraan listrik yang terus meningkat menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin siap menerima teknologi mobilitas ramah lingkungan. Dukungan pemerintah serta semakin berkembangnya infrastruktur pengisian daya turut menjadi faktor pendorong adopsi kendaraan listrik nasional.
BAIC optimistis kehadiran T1 dapat memperluas basis pelanggan sekaligus memperkuat posisi merek sebagai salah satu pemain baru di pasar kendaraan listrik Indonesia.
Berbasis Arcfox, Hadir dengan DNA Premium
BAIC T1 sebenarnya dikembangkan dari Arcfox T1, salah satu model yang berasal dari sub-brand premium milik BAIC Group di Tiongkok.
Meski menggunakan nama BAIC T1 untuk pasar Indonesia, kendaraan ini tetap mempertahankan karakter premium yang menjadi ciri khas Arcfox, mulai dari kualitas manufaktur, desain modern, hingga teknologi yang diusung.
Langkah ini dilakukan agar BAIC dapat menghadirkan kendaraan listrik dengan nilai kompetitif tanpa menghilangkan identitas premium yang melekat pada produk tersebut.
Kabin Luas dan Wheelbase Terpanjang di Kelasnya
Salah satu daya tarik utama BAIC T1 adalah dimensinya yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan.
Mobil listrik ini memiliki ukuran panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.572 mm, dengan wheelbase mencapai 2.770 mm. Angka tersebut menjadikannya sebagai salah satu kendaraan dengan wheelbase terpanjang di segmennya.
Dimensi yang besar memberikan keuntungan berupa ruang kabin yang lebih lega bagi penumpang. Tidak hanya itu, BAIC T1 juga menawarkan hingga 32 ruang penyimpanan, termasuk tujuh phone holder dan lima hook multifungsi yang mendukung aktivitas harian pengguna.
Kesan premium semakin terasa berkat penggunaan velg berukuran 18 inci, yang diklaim sebagai salah satu yang terbesar di kelasnya.
Untuk meningkatkan kenyamanan, BAIC turut menghadirkan Sky Roof seluas 2,34 meter persegi yang dipadukan dengan electric sunshade sehingga kabin terasa lebih lapang dan terang.
Dibekali Teknologi Pintar dan Fitur ADAS Lengkap
Masuk ke sektor teknologi, BAIC T1 dibekali layar infotainment berukuran besar yang terintegrasi dengan panel instrumen digital modern.
Sistem ini mendukung konektivitas smartphone dan pembaruan perangkat lunak melalui teknologi Over-the-Air (OTA) sehingga kendaraan dapat terus mendapatkan peningkatan fitur tanpa harus datang ke bengkel.
Pada aspek keselamatan, BAIC T1 dibekali 12 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang dirancang untuk membantu pengemudi dalam berbagai kondisi berkendara.
Kehadiran teknologi tersebut membuat pengalaman berkendara menjadi lebih aman, nyaman, dan intuitif, terutama saat digunakan di lingkungan perkotaan yang padat.
Jarak Tempuh 425 Km dan Fast Charging 25 Menit
BAIC T1 menggunakan baterai berkapasitas 42,3 kWh yang mampu menghasilkan jarak tempuh hingga 425 kilometer berdasarkan standar CLTC.
Untuk mendukung mobilitas modern, mobil ini telah dilengkapi teknologi DC Fast Charging yang memungkinkan pengisian daya dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 25 menit.
Kemampuan tersebut membuat pengguna tidak perlu menunggu lama saat melakukan pengisian daya, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Punya Fitur V2L dan Vehicle-to-Vehicle Charging
Keunggulan lain yang ditawarkan BAIC T1 adalah hadirnya fitur Vehicle-to-Load (V2L) dengan kapasitas hingga 3.500 watt.
Fitur ini memungkinkan kendaraan menjadi sumber listrik portabel untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik seperti laptop, peralatan rumah tangga, hingga perlengkapan aktivitas luar ruangan.
Selain itu, BAIC T1 juga telah mendukung Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging, teknologi yang memungkinkan kendaraan berbagi daya dengan kendaraan listrik lainnya.
Dipadukan dengan sistem audio enam speaker dan teknologi Soundproof Cabin yang mampu meredam hingga 85 persen suara dari luar, BAIC T1 menawarkan pengalaman berkendara yang nyaman sekaligus modern.
Dengan berbagai fitur tersebut, BAIC T1 hadir sebagai alternatif menarik di segmen mobil listrik premium dengan harga yang relatif terjangkau, sekaligus menjadi langkah awal BAIC dalam memperluas pasar kendaraan listrik di Indonesia.
Lihat Selengkapnya
10 Mobil Paling Ditunggu di GIIAS 2026, Siap Ramaikan Persaingan Mobil Listrik dan Hybrid08 Jul 2026
10 Mobil Paling Ditunggu di GIIAS 2026, Siap Ramaikan Persaingan Mobil Listrik dan Hybrid08 Jul 2026
Jakarta, Goodcar.id – Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu ajang otomotif paling menarik di tahun ini.
Sejumlah pabrikan sudah menyiapkan model terbaru yang sebelumnya telah meluncur di pasar global, sementara beberapa lainnya masih berstatus rumor kuat dan diprediksi melakukan debut di Indonesia.
Dominasi kendaraan elektrifikasi diperkirakan masih berlanjut, mulai dari mobil listrik murni (BEV), plug-in hybrid (PHEV), hingga hybrid konvensional.
Berikut 10 mobil yang paling dinantikan hadir di GIIAS 2026.
1. Hyundai Ioniq 3
Mobil baru di GIIAS 2026 nantinya adalah Hyundai Ioniq 3. Model ini menjadi salah satu model yang paling dinanti setelah resmi diperkenalkan secara global.
Hyundai Ioniq 3 mengisi segmen crossover kompak dan menggunakan platform E-GMP 400V.
Dari sisi dimensi, Ioniq 3 memiliki panjang 4.155 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.505 mm, dan wheelbase 2.680 mm.
Motor listrik penggerak roda depan (FWD) menghasilkan tenaga 147 PS dengan torsi 250 Nm.
Hyundai menawarkan dua pilihan baterai, yakni 42,2 kWh dan 61 kWh.
Jarak tempuhnya mencapai 344 km hingga 496 km berdasarkan standar WLTP.
Sementara pengisian daya DC dari 10 hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 29 menit.
Kapasitas bagasinya mencapai 441 liter sehingga tetap praktis untuk penggunaan keluarga.
2. Honda Super One
Mobil listrik di GIIAs 2026 lainnya adalah Honda Super One. Honda juga diperkirakan membawa kejutan melalui Super One, city car listrik mungil hasil pengembangan GAC Honda untuk pasar China.
Mobil ini diperkirakan memiliki panjang sekitar 3,8 meter dengan motor listrik berkekuatan sekitar 70–80 kW dan menggunakan baterai LFP.
Jarak tempuhnya diperkirakan mencapai sekitar 400 km berdasarkan siklus CLTC. Penggeraknya menggunakan konfigurasi roda depan (FWD).
Meski spesifikasi finalnya masih menunggu peluncuran resmi, Honda Super One dinilai berpotensi menjadi pesaing baru di segmen city EV yang terus berkembang.
3. Leapmotor C10
Leapmotor C10 menjadi salah satu SUV listrik asal China yang mulai menarik perhatian di berbagai negara, termasuk Indonesia.
SUV ini memiliki dimensi panjang 4.739 mm, lebar 1.900 mm, tinggi 1.680 mm dengan wheelbase 2.825 mm.
Motor listriknya menghasilkan tenaga 170 kW dengan torsi 320 Nm yang dipadukan baterai berkapasitas 69,9 kWh.
Dalam pengujian WLTP, Leapmotor C10 mampu menempuh jarak hingga 420 km dan sudah mendukung DC Fast Charging. Mobil ini juga menggunakan platform terbaru LEAP 3.0.
4. Wuling Aira
Mobil terbaru di GIIAs 2026 berikutnya ada Wuling AIRA 2026. Nama Wuling Aira mulai ramai diperbincangkan sebagai calon mobil listrik entry level terbaru Wuling, meski hingga kini belum diperkenalkan secara resmi.
Berdasarkan berbagai bocoran, mobil ini diperkirakan hadir sebagai city EV empat pintu dengan pilihan baterai sekitar 16 kWh dan 25 kWh.
Jarak tempuhnya diprediksi berada di kisaran 200 hingga 300 km berdasarkan standar CLTC dengan konfigurasi empat penumpang.
Jika benar dipasarkan di Indonesia, posisi Wuling Aira diperkirakan berada di bawah Air ev dan menjadi model listrik paling terjangkau dalam lini produk Wuling.
Harga juga diperkirakan berada di kisaran Rp170–200 jutaan, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pabrikan.
5. Toyota Hilux EV
Toyota juga diperkirakan akan membawa Hilux EV Prototype yang sebelumnya sudah diperkenalkan di pasar global.
Mobil ini menggunakan motor listrik tunggal dengan penggerak roda belakang (RWD) dan mempertahankan konfigurasi double cabin.
Toyota belum mengumumkan kapasitas baterai maupun tenaga motor listriknya.
Namun Hilux EV diklaim tetap memiliki kemampuan angkut hingga sekitar satu ton sehingga tetap cocok digunakan sebagai kendaraan komersial.
6. Jaecoo J5 SHS
Jaecoo J5 SHS diprediksi menjadi salah satu model plug-in hybrid yang akan menarik perhatian di GIIAS 2026.
Mobil ini menggunakan mesin 1.5 liter turbo yang dipadukan motor listrik melalui sistem Super Hybrid System (SHS) dan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
Tenaga gabungannya diperkirakan mencapai sekitar 340 hp.
Mobil ini juga diklaim mampu melaju sekitar 120 km hanya menggunakan tenaga listrik, sementara total jarak tempuh kombinasi mesin bensin dan baterai mencapai lebih dari 1.200 km.
7. Suzuki XL7 Facelift
Suzuki XL7 Facelift juga diprediksi tampil di GIIAS 2026 meski hingga kini belum diumumkan secara resmi.
Sejumlah bocoran memperlihatkan perubahan desain pada grille depan, lampu utama, desain velg, hingga penyegaran interior.
Sementara dari sisi teknologi, Suzuki diperkirakan masih mempertahankan sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang sudah digunakan pada model sebelumnya.
8. Hyundai INSTER
Mobil terbaru lainnya di GIIAS 2026 adalah Hyundai INSTER. Selain Ioniq 3, Hyundai juga memiliki amunisi baru melalui INSTER, mobil listrik kompak yang dikembangkan dari Hyundai Casper Electric.
Mobil ini memiliki panjang 3.825 mm, lebar 1.610 mm, tinggi 1.575 mm, dan wheelbase 2.580 mm.
Hyundai menawarkan dua pilihan motor listrik. Varian Standard Range menghasilkan tenaga 97 PS, sedangkan Long Range mencapai 115 PS. Keduanya memiliki torsi 147 Nm.
Pilihan baterainya terdiri dari 42 kWh dan 49 kWh dengan jarak tempuh masing-masing hingga 327 km dan 370 km berdasarkan standar WLTP.
INSTER juga sudah dilengkapi pengisian cepat DC yang mampu mengisi baterai dari 10 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit, serta berbagai fitur modern seperti dual layar 10,25 inci, Vehicle-to-Load (V2L), OTA Update, Hyundai SmartSense, hingga wireless charging.
9. Danza B5
Denza B5 yang berubah nama setelah sakuk Indonesia menjadi DAnza B5 diprediksi menjadi salah satu SUV premium yang paling dinantikan jika benar hadir di GIIAS 2026.
SUV plug-in hybrid ini menggunakan platform DMO (Dual Mode Off-road) dengan konstruksi ladder frame sehingga dirancang memiliki kemampuan off-road yang mumpuni.
Dimensinya cukup besar dengan panjang 4.888 mm, lebar 1.970 mm, tinggi 1.920 mm, serta wheelbase 2.800 mm.
Denza B5 menggabungkan mesin 1.5 liter turbo dengan dual motor listrik berpenggerak AWD.
Pada spesifikasi China, tenaga gabungannya mencapai hingga 505 kW atau sekitar 687 PS dengan torsi sekitar 760 Nm.
Mobil ini menggunakan Blade Battery LFP berkapasitas 31,8 kWh yang mampu memberikan jarak tempuh listrik hingga 125 km (CLTC), sementara total jarak tempuh kombinasi mencapai sekitar 1.200 km.
Selain performa tinggi, Denza B5 juga menawarkan fitur off-road seperti differential lock, Tank Turn, suspensi adaptif, serta ADAS Level 2+.
10. BAIC T1
Mobil lain terbaru lainnya yang akan hadir di GIIAS 2026 adalah BAIC T!. Nama BAIC T1 belakangan mulai ramai diperbincangkan sebagai salah satu calon SUV yang berpotensi hadir di Indonesia.
Namun hingga saat ini BAIC belum mengumumkan model resmi bernama T1.
Kemungkinan besar nama tersebut masih berupa kode pengembangan atau merujuk pada model lain yang belum diluncurkan secara global.
Karena itu, spesifikasi resmi maupun jadwal peluncurannya masih belum dapat dipastikan.
Persaingan GIIAS 2026 Diprediksi Semakin Ketat
Jika seluruh model tersebut benar-benar hadir di GIIAS 2026, pameran tahun depan akan menjadi salah satu yang paling kompetitif dalam sejarah industri otomotif Indonesia.
Menariknya, mayoritas mobil yang diprediksi meluncur merupakan kendaraan elektrifikasi, mulai dari BEV, PHEV hingga hybrid.
Hal ini menunjukkan bahwa transformasi menuju mobil ramah lingkungan di Indonesia akan semakin cepat, sekaligus memberikan pilihan yang semakin beragam bagi konsumen, baik di segmen city car, SUV keluarga, hingga kendaraan komersial.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.