BEV, HEV, dan PHEV Tumbuh Bersamaan, Ini Teknologi Elektrifikasi yang Dipilih Konsumen Indonesia08 Aug 2026
BEV, HEV, dan PHEV Tumbuh Bersamaan, Ini Teknologi Elektrifikasi yang Dipilih Konsumen Indonesia08 Aug 2026
Tangerang, GoodCar.id - Perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam Dialog Otomotif Nasional bertajuk “The Right Fit for Indonesia: Teknologi Elektrifikasi Seperti Apa yang Dibutuhkan Indonesia?” yang digelar Indonesia Center for Mobility Studies (ICMS) dalam rangkaian GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang.
Forum tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pelaku industri otomotif, asosiasi, akademisi, pengamat, hingga media. Sekitar 80 peserta yang berasal dari media umum, bisnis, otomotif, serta perwakilan industri turut mengikuti diskusi mengenai perkembangan, tantangan, dan peluang kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Pertumbuhan pasar menjadi salah satu alasan pentingnya pembahasan mengenai arah elektrifikasi nasional. Pada semester pertama 2026, penjualan kendaraan penumpang elektrifikasi tercatat meningkat sekitar 68 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, pangsa pasar kendaraan elektrifikasi juga naik dari 23 persen menjadi 38 persen.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia berkembang cukup pesat. Perubahan tersebut juga membuat pembahasan mengenai teknologi yang paling sesuai dengan karakteristik pasar Indonesia menjadi semakin relevan.
Ketua Umum ICMS, Munawar Chalil, mengatakan bahwa diskusi mengenai elektrifikasi seharusnya tidak berhenti pada perdebatan mengenai teknologi mana yang paling unggul. Menurutnya, kebutuhan dan karakteristik Indonesia perlu menjadi pertimbangan utama dalam menentukan arah elektrifikasi.
“Indonesia tidak membutuhkan perdebatan mengenai teknologi mana yang paling unggul, tetapi yang ingin kita cari bersama adalah teknologi, atau bahkan kombinasi teknologi, yang paling tepat untuk Indonesia. Itulah semangat yang ingin dibangun melalui forum ini,” ujar Munawar Chalil.
Forum tersebut juga mendapat apresiasi dari Sri Vista Limbong, yang mewakili Seven Event selaku penyelenggara GIIAS. Kehadiran dialog ini dinilai dapat memperluas perspektif mengenai perkembangan serta masa depan industri otomotif nasional.
Diskusi panel kemudian menghadirkan sejumlah perwakilan prinsipal otomotif dari Jepang dan Tiongkok. Dari prinsipal Jepang hadir Philardi Sobari, sementara prinsipal otomotif asal Tiongkok diwakili oleh Ricky Christian, Constantinus Herlijoso, dan Arie Hermawan.
Selain pelaku industri, forum turut menghadirkan Joshua Pardede, Pengamat Kebijakan Ekonomi Perbanas, yang memberikan pandangan dari sisi kondisi ekonomi nasional serta kaitannya dengan perkembangan kendaraan elektrifikasi.
Joshua menilai bahwa pasar sebenarnya telah menunjukkan pilihannya sendiri. Menurutnya, konsumen Indonesia tidak semata-mata mempertimbangkan teknologi yang dianggap paling unggul, melainkan memilih kendaraan berdasarkan kebutuhan dan pola penggunaan masing-masing.
“Kenaikan serentak ketiga teknologi elektrifikasi, BEV, HEV dan PHEV, menunjukkan bagaimana konsumen memilih teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan pola penggunaan kendaraan tersebut secara pribadi, bukan memilih satu teknologi yang paling unggul,” kata Joshua.
Pertumbuhan BEV, HEV, dan PHEV secara bersamaan menjadi indikasi bahwa pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia masih terbuka terhadap berbagai pilihan teknologi. Karakteristik konsumen, kebutuhan mobilitas, hingga pola penggunaan kendaraan menjadi faktor yang turut menentukan pilihan teknologi.
Pembahasan dalam forum juga mencakup sejumlah aspek lain yang menjadi tantangan dalam pengembangan ekosistem elektrifikasi. Mulai dari perkembangan pasar, kelebihan dan keterbatasan masing-masing teknologi, kesiapan infrastruktur, perilaku konsumen, hingga kebijakan yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan kendaraan elektrifikasi secara berkelanjutan.
Peserta juga diberikan kesempatan untuk terlibat dalam diskusi melalui sesi interaktif. Berbagai pertanyaan dan pandangan yang disampaikan turut menggambarkan beragam tantangan yang masih dihadapi dalam proses transisi menuju kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Melalui Dialog Otomotif Nasional ini, ICMS berharap tercipta pemahaman yang lebih luas mengenai teknologi elektrifikasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan karakteristik pasar Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, media, dan pemangku kepentingan lainnya juga dinilai penting untuk memastikan perkembangan ekosistem elektrifikasi berjalan secara berkelanjutan.
ICMS menilai dialog berbasis data dan melibatkan berbagai perspektif dapat menjadi salah satu langkah untuk merumuskan arah kebijakan serta strategi industri otomotif yang lebih adaptif terhadap perkembangan pasar, sekaligus tetap memperhatikan kepentingan nasional.
Lihat Selengkapnya
Maxus Mifa 9 Lombardi Edition Meluncur di GIIAS 2026, Kabin Makin Privat dengan Partisi Baru05 Aug 2026
Maxus Mifa 9 Lombardi Edition Meluncur di GIIAS 2026, Kabin Makin Privat dengan Partisi Baru05 Aug 2026
TANGERANG, Goodcar.id – Maxus Mifa 9 Lombardi Edition kembali menjadi salah satu kendaraan yang mendapat pembaruan di ajang GIIAS 2026. Kolaborasi antara Maxus Indonesia dan Lombardi Auto Indonesia menghadirkan penyempurnaan terbaru yang berfokus pada kenyamanan sekaligus privasi penumpang, terutama bagi pengguna yang menjadikan MPV listrik premium ini sebagai kendaraan keluarga maupun mobil operasional bisnis.
Maxus Mifa 9 Lombardi Edition tampil dengan pengembangan terbesar pada area kabin. Jika sebelumnya versi serupa telah diperkenalkan pada IIMS, edisi terbaru ini membawa desain partisi yang sepenuhnya direvisi sehingga memberikan ruang pandang lebih luas bagi penumpang di baris kedua tanpa menghilangkan fungsi utama sebagai pemisah antara kabin depan dan belakang.
Menurut Andrew Laksana, Owner PT Lombardi Auto Indonesia, perubahan tersebut merupakan jawaban atas masukan dari para pelanggan yang menginginkan ruang kaki lebih lega namun tetap memperoleh tingkat privasi tinggi selama perjalanan.
"Maxus Mifa 9 Lombardi Edition mengangkat tema Privacy berangkat dari permintaan customer yang menginginkan legroom yang nyaman, namun mereka tetap mendapatkan privacy sehingga kami membuat terobosan sekat (partisi) yang lebih tipis dengan tidak mengurangi standar kenyamanan entertainment Lombardi," kata Andrew sapaanya.
Maxus Mifa 9 Lombardi Edition juga mengalami perubahan pada konstruksi partisi. Kerangka baru membuat area kaca menjadi lebih besar sehingga penumpang belakang tetap memiliki visibilitas ke arah depan. Perubahan ini sekaligus memengaruhi posisi layar hiburan yang kini ditempatkan lebih rendah agar tetap nyaman dilihat dari captain seat.
"Desain partisi yang ada saat ini merupakan versi improvement dibanding Mifa 9 Lombardi di IIMS lalu. Perubahannya cukup signifikan karena kami mengganti kerangka partisi untuk memperluas area kaca pandang kedepan dari sisi penumpang belakang," ujarnya.
Pertahankan Konfigurasi 7 Penumpang
Pada Maxus Mifa 9 Lombardi Edition, Lombardi juga mempertahankan konfigurasi tujuh penumpang. Kehadiran partisi tidak mengurangi akses menuju bangku baris ketiga karena captain seat di baris kedua dapat digeser menggunakan tombol kontrol sentuh sehingga proses keluar masuk penumpang tetap praktis.
Maxus Mifa 9 Lombardi Edition mengusung captain seat premium yang telah disempurnakan dari sisi ergonomi. Jok tersebut dipadukan dengan partisi eksklusif yang dilengkapi layar multimedia, sistem intercom, serta berbagai fitur penunjang kenyamanan selama perjalanan.
Partisi pada Maxus Mifa 9 Lombardi Edition kini hadir dengan komposisi kaca yang lebih besar dibanding versi sebelumnya. Lombardi menyebut luas area kaca meningkat sekitar 20 persen sehingga penumpang belakang tidak lagi merasa terisolasi dari area depan.
"Jadi komposisi kacanya lebih besar dibanding versi sebelumnya, naik 20 persen lebih besar agar penumpang belakang bisa melihat kedepan. Hal ini mempengaruhi posisi TV jadi lebih kebawah namun masih tetap nyaman untuk dilihat penumpang," jelas Andrew Laksana lagi.
Selain perubahan desain, Maxus Mifa 9 Lombardi Edition dibekali berbagai fitur premium. Di dalam partisi tersedia partition glass, magic window system, ambient light, soft touch panel, ultra-wide monitor berukuran 29 inci, wireless charger, serta power outlet 220 volt.
Perlengkapan lain pada Maxus Mifa 9 Lombardi Edition meliputi USB fast charging, touch screen control panel, Android TV entertainment system, meja kerja, grip handle, intercom antara penumpang dan pengemudi, tambahan power amplifier, prosesor audio, hingga bantal eksklusif pada captain seat.
Soal harga, Maxus Mifa 9 Lombardi Edition dipasarkan dengan banderol Rp1,169 miliar. Angka tersebut lebih tinggi dibanding Maxus Mifa 9 versi standar yang dijual Rp958 juta.
"Untuk harga Maxus Mifa 9 standar harganya Rp 958 juta. Sementara Maxus Mifa 9 Lombardi Edition kami jual Rp 1,169 miliar." Andrew juga menjelaskan bahwa penggunaan partisi pada Maxus Mifa 9 Lombardi Edition bukan sekadar menghadirkan kemewahan, tetapi juga memberikan ruang yang lebih aman bagi penumpang, khususnya keluarga yang membawa anak kecil selama perjalanan.
"Sewaktu-satu saat si pemilik mau mengganti mobil lain maka partisi ini bisa dipindahkan ke mobil baru tersebut dengan tambahan biaya adjustment. Terutama dapat diaplikasikan juga di mobil-mobil yang sekelas dengan Mifa 9," kata Andrew Laksana, Owner PT Lombardi Auto Indonesia.
Selain memperbarui Maxus Mifa 9 Lombardi Edition, Lombardi Auto Indonesia juga memperkenalkan paket peningkatan kenyamanan untuk Maxus Mifa 7. Fokus utamanya berada pada jok captain seat baris kedua yang kini dibekali leg rest dan pengaturan elektrik.
"Pada Mifa 7 itu kan sekelas dengan Toyota Voxy dan Nissan Serena yang sayangnya meski 7 seater, pengaturan kursi baris kedua masih manual dan tanpa legrest," katanya lagi.
Menurut Andrew, peningkatan tersebut tetap menggunakan dimensi kursi asli sehingga ruang kabin tidak berubah, namun kenyamanan meningkat berkat hadirnya electric reclining, leg rest, dan konfigurasi full captain seat.
"Nah kami upgrade (jok baris kedua) agar penumpang bisa merasakan naik kelas menggunakan ukuran kursi aslinya. Jadi dari dimensi kursi agak lebih kecil dibanding kursi di Denza D9 atau Mifa 9. Hanya saja meskipun compact, kursi ini tetap dapat fitur legrest, electric reclining dan tetap full captain seat."
Paket peningkatan untuk Maxus Mifa 7 dipasarkan dengan harga Rp799 juta atau sekitar Rp49 juta lebih tinggi dibanding Mifa 7 standar yang dibanderol Rp750 juta. Upgrade tersebut saat ini diterapkan pada unit Mifa 7 NIK 2025 dan menurut Lombardi juga berpotensi diaplikasikan pada MPV lain di kelas serupa dengan penyesuaian desain interior.
"Upgrade ini diaplikasi pada mobil Maxus Mifa 7 NIK 2025. Tapi tidak menutup kemungkinan upgrade ini bisa dipasang di MPV lain sekelas seperti Toyota Voxy dengan stitching yang disesuaikan dengan mobilnya," tutupnya.
Lombardi menjadwalkan peluncuran resmi Maxus Mifa 7 Lombardi pada 17 Agustus 2026 dalam pameran Indomobil yang berlangsung di Senayan City, Jakarta Selatan, sementara Maxus Mifa 9 Lombardi Edition sudah dapat dilihat langsung oleh pengunjung GIIAS 2026.
Lihat Selengkapnya
Toyota GIIAS 2026: Land Cruiser 300 HEV dan All-New Land Cruiser FJ Jadi Sorotan, Cek Spesifikasinya31 Jul 2026
Toyota GIIAS 2026: Land Cruiser 300 HEV dan All-New Land Cruiser FJ Jadi Sorotan, Cek Spesifikasinya31 Jul 2026
Tangerang, GoodCar.id – PT Toyota-Astra Motor (TAM) menghadirkan pengalaman berbeda di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan menampilkan dua ikon yang merepresentasikan karakter berbeda, yakni GAZOO Racing (GR) dan keluarga Land Cruiser. Melalui keduanya, Toyota ingin menunjukkan bahwa sebuah kendaraan tidak hanya berfungsi sebagai alat mobilitas, tetapi juga mampu menghadirkan passion, excitement, dan pengalaman berkendara yang lebih bermakna.
GAZOO Racing membawa atmosfer motorsport yang penuh adrenalin, sementara Land Cruiser menawarkan semangat freedom to explore melalui ketangguhan dan kemampuan menjelajah di berbagai medan. Meski memiliki karakter berbeda, keduanya lahir dari filosofi Making Ever-Better Cars yang menjadi dasar Toyota dalam mengembangkan setiap produknya.
"Bagi Toyota, menghadirkan kendaraan bukan hanya soal memenuhi kebutuhan mobilitas, tetapi juga rasa bahagia di balik setiap perjalanan. Semangat tersebut kami hadirkan melalui berbagai cara karena setiap orang memiliki passion dan gaya hidup yang berbeda. GAZOO Racing dibangun di atas empat pilar; motorsport, product, community, dan communication sehingga excitement tidak hanya hadir di lintasan balap, tetapi juga dapat dinikmati oleh lebih banyak orang melalui semangat GR Drive for Every Lifestyle," ujar Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Hiroyuki Oide.
GAZOO Racing Perkuat DNA Motorsport Toyota
Toyota menegaskan bahwa motorsport merupakan laboratorium pengembangan kendaraan. Filosofi PUSH. BREAK. LEARN. To Make Ever-Better Cars diterapkan dengan menjadikan setiap ajang balap sebagai sarana pembelajaran yang kemudian diterapkan pada kendaraan produksi massal.
Di Indonesia, Toyota GAZOO Racing Indonesia (TGRI) juga mencatatkan prestasi sepanjang musim 2026. Tim ini sukses meraih kemenangan pada dua seri pembuka Kejuaraan Nasional Rally, menjuarai seri pembuka Sprint Rally, mendominasi Kejurnas Slalom melalui kemenangan di Group F, Tandem Class, dan Team F, serta konsisten naik podium di Kejurnas ITCR 1200.
Pada GIIAS 2026, Toyota menghadirkan area khusus GAZOO Racing yang menampilkan seluruh lini GR Pure, GR Sport, dan GR Parts, termasuk kendaraan balap TGRI yang digunakan di berbagai kompetisi nasional maupun internasional. Toyota juga memamerkan berbagai performance parts, styling parts, merchandise resmi GR, hingga aktivitas interaktif yang membawa pengunjung lebih dekat dengan atmosfer motorsport.
Semangat GR Drive for Every Lifestyle juga diwujudkan melalui penyelenggaraan Toyota GR Car Meet, yang diklaim sebagai ajang kumpul komunitas Toyota terbesar di Indonesia. Acara tersebut diikuti lebih dari 400 mobil Toyota hasil kurasi, melibatkan 21 komunitas dan 21 collaboration partners, serta dihadiri lebih dari 3.500 pengunjung di Parkir Timur Senayan.
"Kami menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang besar terhadap GAZOO Racing. Hal ini tercermin dari tingginya kontribusi varian GR pada model-model Toyota yang memilikinya, dengan komposisi penjualan yang secara konsisten berada di atas 60%. Pada Toyota Fortuner, misalnya, sekitar 95% pelanggan memilih varian GR," tambah Hiroyuki Oide.
Data tersebut menunjukkan bahwa GAZOO Racing kini tidak lagi identik hanya dengan dunia balap, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup konsumen Toyota di Indonesia.
Land Cruiser Hadir dengan Teknologi Hybrid dan Model Baru
Selain GAZOO Racing, Toyota juga memperkuat jajaran SUV legendaris Land Cruiser. Model yang telah hadir lebih dari 70 tahun ini terus berevolusi tanpa meninggalkan karakter utamanya sebagai kendaraan yang mengedepankan Quality, Durability, dan Reliability (QDR).
Di GIIAS 2026, Toyota memperkenalkan Land Cruiser 300 HEV dalam dua varian, yaitu VX.R dan GR-S, sekaligus menampilkan first preview All-New Land Cruiser FJ.
Land Cruiser 300 VX.R HEV ditujukan bagi pelanggan yang menginginkan kenyamanan dan kemewahan khas Land Cruiser, sedangkan varian GR-S menawarkan karakter lebih sporty dengan sentuhan DNA GAZOO Racing.
Sebagai model elektrifikasi pertama Land Cruiser yang menggunakan performance-hybrid system, SUV ini mengombinasikan mesin 3.500 cc V6 Hybrid yang menghasilkan tenaga 457 hp dan torsi 790 Nm, menjadikannya sebagai The Most Powerful Land Cruiser Ever Made.
Toyota juga memastikan kemampuan off-road tetap terjaga melalui berbagai fitur pendukung, seperti waterproof battery case yang memungkinkan kendaraan melintasi genangan hingga 700 mm, suplai daya AC 1.500 watt, backup alternator, serta sistem fail-safe yang membuat kendaraan tetap dapat beroperasi normal apabila sistem hybrid mengalami gangguan.
Sementara itu, All-New Land Cruiser FJ hadir sebagai SUV dengan dimensi lebih ringkas yang menggabungkan inspirasi desain FJ40 dan Land Cruiser 250. Kendaraan ini tetap mempertahankan kemampuan jelajah khas Land Cruiser melalui penggunaan reinforced ladder frame, sistem 4WD, serta mesin 2.700 cc yang telah terbukti tangguh selama puluhan tahun.
"Melalui Land Cruiser 300 HEV dan All-New Land Cruiser FJ, Toyota memperluas pilihan yang dapat mengakomodasi kebutuhan dan preferensi pelanggan yang semakin beragam. Meskipun masing-masing memiliki karakter yang berbeda, seluruh keluarga Land Cruiser tetap dibangun dengan DNA yang sama; ketangguhan, keandalan, dan kemampuan untuk memberikan confidence dalam setiap perjalanan," ujar Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Bansar Maduma.
Toyota menegaskan bahwa kehadiran GAZOO Racing dan keluarga Land Cruiser merupakan wujud nyata filosofi Making Ever-Better Cars, yang diwujudkan melalui berbagai bentuk pengalaman berkendara, mulai dari sensasi motorsport hingga kebebasan menjelajah.
"Pada akhirnya, kami percaya bahwa setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk merasakan excitement di dunia otomotif. Apa pun bentuk excitement tersebut, kami akan terus menghadirkan ever-better cars yang tidak hanya memenuhi kebutuhan mobilitas, tetapi juga menemani perjalanan pelanggan. Toyota is here to help you enjoy life on wheels," tutup Bansar Maduma.
Lihat Selengkapnya
Harga Toyota Land Cruiser 300 Hybrid dan bZ4X Touring Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Ini Spesifikasi Lengkapnya30 Jul 2026
Harga Toyota Land Cruiser 300 Hybrid dan bZ4X Touring Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Ini Spesifikasi Lengkapnya30 Jul 2026
TANGERANG, Goodcar.id – Toyota memanfaatkan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk memperkuat lini kendaraan elektrifikasinya di Indonesia. Tidak hanya menghadirkan penyegaran pada keluarga Land Cruiser, pabrikan asal Jepang itu juga resmi meluncurkan Toyota bZ4X Touring yang menjadi varian baru SUV listrik berbasis baterai.
Peluncuran ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Multi-pathway Toyota yang menawarkan berbagai pilihan teknologi elektrifikasi, mulai dari hybrid hingga battery electric vehicle (BEV), sesuai kebutuhan konsumen di Indonesia.
President Director PT Toyota-Astra Motor, Takuya Yokohama, mengatakan Toyota akan terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
"Selama 55 tahun, Toyota telah tumbuh bersama masyarakat Indonesia dengan menghadirkan solusi mobilitas yang relevan. Kami akan terus mengembangkan inovasi yang memberikan kenyamanan, performa, confidence, satisfaction, dan joy dalam setiap perjalanan," kata Takuya Yokohama, President Director PT Toyota-Astra Motor.
Fokus utama peluncuran kali ini tertuju pada dua model baru, yakni New Land Cruiser 300 Hybrid EV dan New bZ4X Touring Battery EV yang sama-sama membawa teknologi elektrifikasi namun menyasar segmen berbeda.
Harga Toyota Land Cruiser 300 Hybrid di GIIAS 2026
Toyota akhirnya membawa teknologi hybrid ke Land Cruiser setelah lebih dari enam dekade model legendaris ini hadir di Indonesia.
New Land Cruiser 300 Hybrid EV diposisikan sebagai SUV premium yang tetap mempertahankan kemampuan off-road, namun menawarkan karakter berkendara yang lebih halus, responsif, dan efisien berkat kombinasi mesin bensin dan motor listrik.
Toyota membekali mobil ini dengan mesin bensin V35A-FTS V6 twin turbo berkapasitas 3.500 cc yang menghasilkan tenaga 305 kW dan torsi 650 Nm. Tenaga tersebut dipadukan motor listrik berkekuatan 36 kW dengan torsi 250 Nm.
Secara keseluruhan, sistem hybrid menghasilkan output mencapai 341 kW dengan torsi maksimum 790 Nm, menjadikannya Land Cruiser paling bertenaga yang pernah dipasarkan Toyota.
Untuk pertama kalinya, Land Cruiser menggunakan Parallel Hybrid System yang menempatkan motor listrik di antara mesin dan transmisi otomatis 10 percepatan. Sistem ini memungkinkan mesin bensin dan motor listrik bekerja secara terpisah maupun bersamaan sesuai kebutuhan berkendara.
Pada kondisi tertentu, SUV ini bahkan mampu melaju menggunakan tenaga listrik murni pada kecepatan di bawah 30 km/jam saat mulai berjalan.
Kemampuan melibas berbagai medan tetap dipertahankan melalui Auto Multi Terrain Select yang secara otomatis memilih mode berkendara berdasarkan kondisi permukaan jalan sehingga traksi tetap optimal.
Secara tampilan, varian LC300 GR Sport Hybrid mendapat grille hitam bertuliskan TOYOTA, bumper khas GR Sport, pelek berwarna black matte, hingga emblem GR. Sementara tipe VX-R memperoleh penyegaran pada desain bumper depan dan belakang.
Toyota memasarkan New Land Cruiser Hybrid dengan harga OTR Jakarta sebagai berikut:
New Land Cruiser 300 Hybrid EV: Rp2,716 miliar
New Land Cruiser 300 GR-S Hybrid EV: Rp2,816 miliar
Toyota bZ4X Touring Resmi Meluncur, Jarak Tempuh Hampir 500 Km
Selain SUV hybrid, Toyota juga memperkenalkan New bZ4X Touring Battery EV yang hadir dengan karakter berbeda dibanding bZ4X reguler.
Model ini mengusung desain bergaya touring estate yang dipadukan dengan karakter SUV. Perbedaannya terlihat dari penggunaan overfender hitam, pilar D yang lebih tegak, pelek alloy 20 inci, hingga roof rail dengan kapasitas angkut sekitar 80 kg.
Dimensinya juga lebih besar. Toyota bZ4X Touring memiliki panjang 4.830 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.675 mm. Dibandingkan bZ4X standar, overhang belakang bertambah sekitar 140 mm sehingga ruang bagasi menjadi lebih luas.
Di sektor performa, Toyota memasang dua motor listrik yang ditempatkan di masing-masing gandar melalui sistem AWD.
Setiap eAxle menghasilkan tenaga maksimum 167 kW dengan torsi 268,6 Nm. Total tenaga sistem mencapai 280 kW, menjadikannya salah satu SUV listrik Toyota dengan performa paling tinggi saat ini.
Sumber energinya berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 74,69 kWh. Pengisian daya cepat DC hingga 150 kW diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 28 menit.
Dalam kondisi baterai penuh, Toyota mengklaim bZ4X Touring mampu menempuh jarak antara 462 hingga 487 kilometer, bergantung kondisi jalan dan gaya berkendara.
Untuk mendukung penggunaan di berbagai kondisi jalan, Toyota menyematkan Offroad Capability Drive Mode yang terdiri atas mode Snow/Dirt dan Deep Snow/Mud. Fitur Grip Control juga tersedia untuk membantu mengatur distribusi akselerasi dan pengereman pada masing-masing roda saat melintasi permukaan licin atau jalan ekstrem.
Harga Toyota bZ4X Touring Battery EV dipasarkan Rp889 juta OTR Jakarta.
Land Cruiser FJ dan Hilux Baru Ikut Tampil di GIIAS 2026
Selain dua model yang resmi diluncurkan, Toyota juga menghadirkan Land Cruiser FJ sebagai special preview.
SUV ini mengusung konfigurasi lima penumpang dengan desain yang terinspirasi dari Land Cruiser generasi pertama. Di balik kap mesinnya terdapat mesin bensin 2TR-FE empat silinder 2.700 cc yang menghasilkan tenaga 122 kW dan torsi 245 Nm, dipadukan transmisi otomatis enam percepatan.
Sistem penggeraknya menggunakan part-time 4WD dengan pilihan mode 2H, 4H, hingga 4L yang dilengkapi Rear Differential Lock untuk menghadapi medan berat.
Di area pameran yang sama, Toyota juga melakukan first public display New Hilux generasi terbaru, mulai dari Hilux 2.8 4x4 single cabin, double cabin tipe E, G, V, hingga New Hilux D-Cab AWD Battery EV.
Menutup peluncuran tersebut, Takuya Yokohama menegaskan bahwa pengembangan kendaraan elektrifikasi merupakan bagian dari upaya Toyota menghadirkan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
"Bagi Toyota, mobilitas bukan hanya tentang seberapa jauh sebuah perjalanan, tetapi juga tentang menghadirkan kenyamanan, rasa percaya diri, peace of mind, dan excitement di setiap perjalanan. Untuk itu, kami akan terus memahami kebutuhan pelanggan serta berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari talenta, mitra lokal, hingga para pelanggan. Karena masa depan mobilitas bukan sesuatu yang dapat kami bangun sendiri, melainkan sesuatu yang harus kita wujudkan bersama," tutup Takuya Yokohama, President Director PT Toyota-Astra Motor.
Lihat Selengkapnya
Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.