Beranda / Mobil Baru / Katalog / Audi R8

Audi R8

Rp 2.3 M
Kapasitas Mesin
10 CC
Mesin
Roda Penggerak
QUATTRO (AWD) ATAU RWD
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Pintu
2
Tempat Duduk
2
Foto Interior
Foto Eksterior
Pilihan Warna
Ciptakan gayamu dengan berbagai pilihan warna
1 Pilihan Warna
Tipe Kendaraan
Audi R8 COUPE
Rp 2.3 M
Dapatkan Ekslusif Promo
Fitur Kendaraan
Audi R8 COUPE
Kapasitas Mesin
10 CC
Jenis Bahan Bakar
Bensin
Mesin
Pintu
2
Roda Penggerak
QUATTRO (AWD) ATAU RWD
Tempat Duduk
2
Power Steering
AUX
USB
Engine On
Camera Back
Parking Sensor
Bluetooth
ABS EBD
Airbag
Alarm
Immobilizer
Overhead Airbag
Side Airbag
Blind Spot Monitor
Collision Avoidance System
Stability Control
Brake Assist
Tire Pressure Monitor
Child Safety Lock
Emergency Stop Signal
Isofix Child Seat
Central Lock
Power Door Lock
Cruise Control
Headup Display
Navigation
Reading Lamp
Heater
Stereo Am Fm
Cd Audio
Wireless Charger
Apple Carplay
Android Auto
Touch Screen
Rear Ac
Electric Seat Adjust
Sunroof
Headrest Adjust
Wiper Auto
Led Daytime
Electric Foldable Mirror
Seat Belt Warning
Hands Free Communication
Welcome Light
Lihat Semua

AUDI R8
Artikel Terkait
Lihat Semua
Sejarah Nissan X-Trail : Evolusi 4 Generasi SUV yang Sudah Terjual 8,1 Juta Unit di Dunia
07 Jul 2026
Sejarah Nissan X-Trail : Evolusi 4 Generasi SUV yang Sudah Terjual 8,1 Juta Unit di Dunia 07 Jul 2026 Jakarta, Goodcar.id - Sejarah Nissan X-Trail berawal pada 2025. SUV yang pertama kali diperkenalkan Nissan pada November 2000 itu kini genap berusia 25 tahun dengan pencapaian penjualan global yang telah melampaui 8,1 juta unit. Selama seperempat abad, Nissan X-Trail mengalami banyak perubahan. Awalnya dikenal sebagai SUV untuk penggemar aktivitas luar ruang, model ini kemudian berkembang menjadi kendaraan keluarga yang dibekali teknologi elektrifikasi seperti e-POWER, mesin Variable Compression Turbo (VC-Turbo), hingga sistem penggerak empat roda e-4ORCE. Saat ini, X-Trail generasi terbaru telah dipasarkan di sekitar 95 negara. Nama X-Trail sendiri memiliki filosofi yang erat dengan karakter mobil tersebut. Huruf "X" diambil dari kata extreme yang menggambarkan semangat petualangan, sedangkan "Trail" berarti jalur atau lintasan yang identik dengan medan off-road. Kombinasi keduanya menjadi identitas SUV yang dirancang untuk menjelajah berbagai kondisi jalan tanpa mengorbankan kenyamanan penggunaan sehari-hari. Sejarah Nissan X-Trail Dimulai dari Generasi T30 Dalam sejarah Nissan X-Trail, generasi pertama berkode T30 menjadi fondasi yang membentuk identitas model ini. Dipasarkan pada 2000 hingga 2007, T30 hadir ketika SUV masih identik dengan kendaraan berukuran besar, konsumsi bahan bakar tinggi, dan kurang praktis digunakan setiap hari. Melalui X-Trail T30, Nissan mencoba menawarkan pendekatan berbeda. SUV ini dirancang untuk konsumen muda yang aktif berolahraga maupun beraktivitas di alam terbuka dengan menghadirkan kabin luas, ruang bagasi yang lapang, lantai bagasi yang dapat dicuci, serta jok berbahan tahan air sehingga lebih mudah dibersihkan setelah digunakan di berbagai kondisi. Pada penyegaran tahun 2003, Nissan menambahkan roda kemudi yang dapat diatur hingga sudut kemiringan 45 derajat. Fitur tersebut memberikan ruang lebih lega bagi pengemudi, termasuk ketika ingin berganti sepatu sebelum melakukan aktivitas seperti bermain snowboard atau olahraga luar ruang lainnya. Salah satu ciri khas T30 adalah kehadiran Hyper Roof Rail, rel atap yang sekaligus berfungsi sebagai lampu tambahan untuk meningkatkan visibilitas ketika berkendara malam hari. Di sektor teknis, generasi pertama memperkenalkan sistem ALL MODE 4x4, teknologi penggerak empat roda elektronik yang mampu mengatur distribusi tenaga sesuai kondisi jalan. Pengemudi dapat memilih mode 2WD, AUTO, maupun LOCK dengan distribusi torsi tetap 57:43 ketika dibutuhkan. Khusus pasar Jepang, Nissan juga menghadirkan X-Trail GT yang menggunakan mesin SR20VET, mesin produksi massal pertama di dunia yang mengombinasikan teknologi Variable Valve Lift and Timing (VVL) dengan turbocharger dan menghasilkan tenaga hingga 280 PS. Generasi T31 Tingkatkan Kemampuan Berkendara Perjalanan sejarah Nissan X-Trail berlanjut melalui generasi kedua atau T31 yang diperkenalkan pada 2007. Nissan tetap mempertahankan karakter SUV tangguh, namun memberikan peningkatan pada aspek kenyamanan dan teknologi pengendalian. Model ini dibekali sistem ALL MODE 4x4-i yang dipadukan dengan Yaw Moment Control. Teknologi tersebut memanfaatkan sensor sudut kemudi, sensor yaw, serta sensor gaya gravitasi untuk mengatur distribusi torsi sehingga kendaraan tetap stabil ketika melewati tikungan maupun jalan dengan permukaan licin. Selain itu tersedia pula Hill Start Assist dan Hill Descent Control yang membantu pengemudi saat melintasi tanjakan maupun turunan. Karakter praktis khas X-Trail juga dipertahankan melalui bagasi dua tingkat yang mudah dibersihkan serta penggunaan material interior tahan air. Generasi T32 Mulai Memasuki Era Teknologi Pintar Jika melihat sejarah Nissan X-Trail, salah satu perubahan besar terjadi pada generasi T32 yang meluncur pada 2013. Nissan mulai mengubah desain menjadi lebih modern dengan tampilan yang lebih premium, sekaligus memperluas pilihan mesin melalui varian bensin dan hybrid. Di Amerika Utara, model ini dipasarkan menggunakan nama Rogue. Generasi T32 menjadi yang pertama menghadirkan teknologi Active Ride Control, Active Engine Brake, dan Cornering Stability Assist untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus stabilitas kendaraan. Setelah mendapat pembaruan, Nissan melengkapi T32 dengan Intelligent Around View Monitor untuk membantu proses parkir, serta ProPILOT, sistem bantuan berkendara yang dapat membantu akselerasi, pengereman, dan kemudi saat melaju di jalan raya satu jalur. Meski semakin modern, Nissan tetap mempertahankan identitas X-Trail melalui lantai bagasi tahan air, ruang kargo yang luas, serta penambahan hands-free power tailgate untuk memudahkan akses ke bagasi. T33 Membawa Nissan X-Trail ke Era Elektrifikasi Babak terbaru dalam sejarah Nissan X-Trail dimulai lewat generasi keempat berkode T33 yang pertama kali diperkenalkan di Amerika Utara pada 2020 dan menyusul di Jepang pada 2022. Generasi ini mengusung teknologi e-POWER, di mana roda kendaraan digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik, sementara mesin bensin VC-Turbo berfungsi sebagai generator penghasil listrik. Pendekatan tersebut menghasilkan karakter berkendara yang menyerupai mobil listrik dengan respons akselerasi yang halus tanpa memerlukan pengisian daya eksternal. Untuk mendukung kemampuan di berbagai kondisi jalan, Nissan juga menyematkan teknologi e-4ORCE. Sistem penggerak empat roda elektrik ini mengombinasikan kontrol motor listrik dan pengereman sehingga distribusi tenaga ke setiap roda dapat diatur secara presisi, termasuk saat melintasi jalan pegunungan maupun permukaan bersalju. Selain peningkatan teknologi, T33 juga menawarkan bukaan bagasi yang lebih lebar, sumber listrik AC 100 volt untuk pasar domestik Jepang, serta sistem audio premium BOSE dengan sembilan speaker. Sejarah Nissan X-Trail Terus Berkembang Mengikuti Perubahan Zaman Selama 25 tahun, sejarah Nissan X-Trail menunjukkan bagaimana sebuah SUV terus berevolusi mengikuti kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi otomotif. Mulai dari T30 yang menonjolkan kepraktisan untuk aktivitas luar ruang, T31 dengan peningkatan sistem pengendalian, T32 yang membawa teknologi bantuan berkendara, hingga T33 yang memasuki era elektrifikasi melalui e-POWER dan e-4ORCE. Di momen peringatan 25 tahun ini, Nissan juga menghadirkan tambahan varian NISMO dan ROCK CREEK di sejumlah pasar. Kehadiran model tersebut menjadi bagian dari pengembangan lini X-Trail yang selama dua setengah dekade telah mencatat penjualan lebih dari 8,1 juta unit di berbagai negara. Perjalanan panjang tersebut menunjukkan bahwa sejarah Nissan X-Trail bukan hanya tentang pergantian generasi, tetapi juga bagaimana sebuah SUV beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan konsumen, mulai dari kendaraan untuk bertualang hingga menjadi SUV modern dengan teknologi elektrifikasi. Lihat Selengkapnya
Konsumen Sudah Bisa Test Drive Leapmotor B10, SUV Listrik Daya Jelajah 516 Km Ini Siap Meluncur
02 Jul 2026
Konsumen Sudah Bisa Test Drive Leapmotor B10, SUV Listrik Daya Jelajah 516 Km Ini Siap Meluncur 02 Jul 2026 JAKARTA, Goodcar.id – PT Indomobil National Distributor mulai memperkenalkan Leapmotor B10 kepada publik melalui rangkaian acara Exclusive Preview Leapmotor B10 & Padel Fun Match yang berlangsung pada 2-3 Juli 2026 di Athletiqs Airdome, Kuningan, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi kesempatan pertama bagi media dan tamu undangan untuk menjajal langsung Leapmotor B10 sebelum SUV listrik tersebut diluncurkan secara resmi di Indonesia. Meski harga belum diumumkan, kehadiran mobil ini menjadi sinyal bahwa Leapmotor semakin dekat memasuki persaingan kendaraan listrik nasional. Sebanyak enam unit Leapmotor B10 disiapkan sebagai armada test drive. Peserta dapat menguji mobil tersebut di area parkir maupun di jalan sekitar kawasan Kuningan. Sementara satu unit berwarna Dawn Purple dipajang di area lapangan padel sebagai display utama acara. Selain sesi test drive, Leapmotor juga memanfaatkan kegiatan ini untuk memperkenalkan identitas merek serta strategi bisnisnya di Indonesia. Presentasi dilakukan oleh CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, bersama Brand Head Leapmotor Indonesia, Samuel Christian Wowor. Dalam paparannya, keduanya menjelaskan strategi global Leapmotor, posisi merek di bawah grup Stellantis, hingga teknologi yang dibawa Leapmotor B10 ke pasar Indonesia. Samuel Christian Wowor mengatakan, tujuan utama acara tersebut bukan sekadar memperlihatkan produk baru, tetapi juga membangun pengenalan merek sebelum peluncuran resmi. "Alasan simple acara ini adalah kami ingin semua khalayak mengetahui bahwa Leapmotor sudah bersiap untuk hadir di Indonesia, kami ingin banyak orang mengenal khususnya brand-nya terlebih dahulu kemudian produknya sendiri secara lebih spesifik agar makin siap saat harganya launch nanti," ujar Samuel Christian Wowor, Brand Head Leapmotor Indonesia. Leapmotor B10 Pamerkan Fitur Vehicle to Load Salah satu teknologi yang menjadi fokus demonstrasi dalam acara ini adalah Vehicle to Load (V2L). Fitur tersebut memungkinkan baterai mobil menyalurkan listrik ke perangkat elektronik eksternal. Selama acara berlangsung, Leapmotor B10 digunakan sebagai sumber listrik untuk berbagai kebutuhan, mulai dari televisi, sistem audio, hingga laptop yang digunakan dalam operasional acara. Kemampuan discharge listriknya diklaim mencapai 3.300 watt, sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas luar ruangan seperti berkemah, kegiatan komunitas, hingga kebutuhan operasional di lokasi tanpa sumber listrik tetap. Fitur V2L sendiri mulai menjadi salah satu teknologi yang banyak diadopsi kendaraan listrik modern karena memberikan fungsi tambahan di luar kebutuhan mobilitas. Dimana Test Drive Leapmotor? Dari sisi spesifikasi, Leapmotor B10 diposisikan sebagai Smart Compact SUV yang menggabungkan performa kendaraan listrik dengan teknologi digital. Mobil ini dibekali motor listrik bertenaga 160 kW atau sekitar 214 hp. Untuk daya jelajah, Leapmotor mengklaim mobil mampu menempuh hingga 516 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC. Selain performa, Leapmotor juga menonjolkan aspek kepraktisan melalui bagasi berkapasitas besar serta kehadiran Persona Panel Dashboard. Panel tersebut dirancang agar pemilik dapat memasang berbagai aksesori maupun menggantung perlengkapan sehingga barang bawaan lebih mudah dijangkau oleh pengemudi maupun penumpang. Konsep ini menjadi salah satu pembeda yang ditawarkan Leapmotor B10 dibandingkan SUV listrik lain di kelasnya. Masuknya Leapmotor juga memperluas portofolio merek yang berada di bawah naungan PT Indomobil National Distributor sebagai Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan Stellantis di Indonesia. Sebelumnya perusahaan tersebut telah menghadirkan Citroën sejak 2023 dan Jeep pada 2025. Kini, Leapmotor menjadi merek ketiga yang dipasarkan melalui jaringan distribusi tersebut. Strategi tersebut menunjukkan langkah Indomobil dalam memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar nasional, terutama pada segmen SUV listrik kompak yang mulai diisi berbagai pemain baru. Meski demikian, hingga acara preview ini berlangsung, PT Indomobil National Distributor masih belum mengumumkan harga resmi maupun jadwal peluncuran Leapmotor B10 di Indonesia. Dengan spesifikasi berupa tenaga 160 kW, jarak tempuh 516 km (NEDC), serta fitur Vehicle to Load berdaya 3.300 watt, Leapmotor B10 diproyeksikan akan bersaing di segmen SUV listrik kompak yang saat ini semakin ramai di pasar Indonesia. Informasi mengenai harga dan varian diperkirakan akan diumumkan saat peluncuran resminya dalam waktu dekat. Sementara itu, bagi calon konsumen yang ingin mengenal lebih dekat Leapmotor B10, Indomobil juga telah menyiapkan layanan di showroom Leapmotor MT Haryono di kawasan Wisma Indomobil, Jakarta Timur. Di lokasi ini, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai produk, melakukan konsultasi dengan tenaga penjual, hingga mencoba langsung Leapmotor B10 melalui sesi test drive sebelum mobil tersebut resmi dipasarkan di Indonesia. Lihat Selengkapnya
Bukan Cuma Pajangan, Mobil dari 320 Ribu Balok LEGO Ini Bisa Ngebut 111 Km/Jam!
22 Jun 2026
Bukan Cuma Pajangan, Mobil dari 320 Ribu Balok LEGO Ini Bisa Ngebut 111 Km/Jam! 22 Jun 2026 GoodCar.id - Kolaborasi antara LEGO Technic dan Koenigsegg kembali menjadi pusat perhatian melalui sebuah proyek yang mencetak sejarah baru dalam dunia kreasi balok susun. Merayakan peluncuran set LEGO Technic terbaru yang didedikasikan untuk Koenigsegg Sadair's Spear, perusahaan asal Denmark ini menciptakan replika drivable (dapat dikendarai) berskala 1:1 dari hypercar asal Swedia tersebut. Mobil ikonik ini langsung diuji coba di lintasan bukit Goodwood, Inggris. Sirkuit legendaris yang menjadi tuan rumah ajang tahunan Goodwood Festival of Speed. Galeri foto ini merangkum seluruh momen krusial dari proyek ambisius ini, mulai dari proses perakitan, pemecahan rekor di lintasan, hingga detail teknis dari set LEGO Technic komersial yang mulai dijual pada tahun 2026. Berakar dari Hypercar Eksklusif 1.603 HP Koenigsegg Sadair's Spear versi nyata merupakan hypercar ultra-eksklusif yang hanya diproduksi sebanyak 30 unit di dunia dengan semburan tenaga mencapai 1.603 hp. Nama mobil ini merupakan penghormatan personal dari Christian von Koenigsegg, pendiri sekaligus CEO pabrikan extreme-performance hypercar Swedia tersebut, untuk sang ayah dan kuda pacu kesayangannya. Christian von Koenigsegg mengungkapkan bahwa kolaborasi ini menjadi bukti nyata bagaimana kesamaan gairah (passion) di bidang teknik dan rekayasa mampu melahirkan sebuah mahakarya yang luar biasa. Pecahkan Rekor Dunia Milik McLaren P1 Di balik kemudi LEGO Technic Koenigsegg Sadair's Spear saat melibas trek Goodwood adalah Markus Lundh, pembalap uji resmi (official test driver) Koenigsegg. Nama Lundh sudah tidak asing bagi pencinta kecepatan; setahun sebelumnya, ia berhasil memecahkan rekor lintasan Goodwood Hill Climb menggunakan Sadair's Spear versi asli. Dalam uji coba kali ini, dengan arah lintasan yang dibalik dari rute tradisional Festival of Speed, replika balok LEGO Technic ini berhasil menembus kecepatan 111 km/jam. Hasil tersebut otomatis mematahkan rekor dunia kendaraan LEGO Technic skala penuh sebelumnya yang dipegang oleh replika McLaren P1 kemudi Lando Norris di Silverstone, yang kala itu hanya menyentuh 50 km/jam. Kompleksitas Rekayasa 327 Ribu Balok Sisi visual dari galeri ini memperlihatkan kerumitan tingkat tinggi dari proses perakitan model berskala penuh ini. Replika Koenigsegg Sadair's Spear yang bisa dikendarai ini tersusun dari 327.906 komponen LEGO dan menghabiskan lebih dari 9.400 jam kerja oleh tim desainer LEGO. Bobot total kendaraan menyentuh angka 1.800 kg, di mana 400 kg di antaranya murni berasal dari bobot balok susun yang membentuk bodi dan struktur penopang (load-bearing). Melalui foto-foto detail yang ada, terlihat jelas bagaimana panel bodi luar yang sepenuhnya berbahan LEGO Technic mampu mereplikasi solusi teknis distingtif dari mobil aslinya secara akurat. Salah satu fitur yang paling menyita perhatian adalah mekanisme "Ghost Mode", sebuah sistem yang mampu membuka pintu, kap mesin, dan kaca spion samping secara simultan dalam satu gerakan mekanis, persis seperti fitur asli pada lini Koenigsegg. Detail estetika lain yang digarap dengan sangat presisi adalah replika kunci ikonik khas Koenigsegg. Setelah debutnya di Goodwood, mobil LEGO pencetak rekor ini akan dipamerkan secara luas kepada publik di Goodwood Festival 2026 sebelum memulai tur global untuk aktivitas promosi. Detail Set Komersial Skala 1:8 untuk Kolektor Dewasa Selain mengekspos versi replika raksasa, galeri foto ini juga menampilkan secara detail set komersial terbaru: LEGO Technic Koenigsegg Sadair's Spear Megacar. Ini merupakan model keenam dari lini prestisius Ultimate Car Concept yang didedikasikan khusus untuk mobil sport skala 1:8. Sebelumnya, koleksi premium ini telah diisi oleh replika dari pabrikan elit seperti Porsche, Bugatti, Lamborghini, Ferrari, dan McLaren. Set ini dirancang khusus untuk audiens dewasa (18+) dan para penggila aspek teknis miniatur. Terdiri dari 4.104 bagian, model ini memiliki dimensi panjang 59 cm, tinggi 15 cm, dan lebar 28 cm setelah dirakit. Berbagai fitur mekanis aktif dari mobil asli berhasil diaplikasikan pada set ini, meliputi: Mesin piston V8 yang bergerak. Transmisi sekuensial 9-percepatan fungsional yang dioperasikan melalui paddle shift di kemudi. Sistem suspensi "Triplex" pada roda depan dan belakang. Piringan cakram berputar sebagai indikator posisi gigi yang sedang digunakan. Fitur ikonik Ghost Mode juga disematkan secara fungsional pada skala 1:8 ini. Ketika pengguna mengangkat kap belakang, pintu mobil akan berputar otomatis, kaca spion terlipat, dan kap depan ikut terangkat secara bersamaan. Komponen atapnya pun bisa dilepas pasang untuk meniru gaya targa top dari Sadair's Spear asli. Guna merealisasikan seluruh fungsi mekanis yang rumit ini, insinyur LEGO menghabiskan waktu riset selama satu setengah tahun dan merancang puluhan cetakan komponen (part) baru yang belum pernah ada di set LEGO Technic mana pun sebelumnya. Jadwal Rilis dan Harga Pasar Untuk ketersediaan pasar, set LEGO Technic Koenigsegg Sadair's Spear Megacar akan membuka jendela early-access eksklusif bagi anggota program LEGO Insiders mulai 1 Juli 2026. Sementara itu, peluncuran resmi untuk publik global akan dimulai pada 4 Juli 2026 dengan harga retail yang direkomendasikan sebesar €449,99 (sekitar Rp7,9 jutaan berdasarkan kurs euro saat ini). Sebagai penawaran menarik, konsumen yang melakukan pembelian pada periode awal antara 1 hingga 6 Juli 2026 akan mendapatkan bonus set tambahan berupa replika roda kemudi (steering wheel) Sadair's Spear berisi 228 komponen secara gratis selama persediaan masih ada. Proyek ini sukses mengawinkan dua keunggulan rekayasa terbaik dunia—kepresisian balok susun LEGO dari Denmark dan performa ekstrem hypercar Koenigsegg dari Swedia—menjadi sebuah karya seni otomotif yang terus memicu pembicaraan hangat di kalangan petrolhead maupun kolektor dunia. Lihat Selengkapnya
Monocoque Chassis Hyundai SANTA FE, Teknologi yang Bikin SUV Mewah Ini Makin Istimewa
19 Jun 2026
Monocoque Chassis Hyundai SANTA FE, Teknologi yang Bikin SUV Mewah Ini Makin Istimewa 19 Jun 2026 Jakarta, GoodCar.id – Mobilitas masyarakat Indonesia yang semakin dinamis menuntut kendaraan yang tidak hanya nyaman, tetapi juga mampu memberikan rasa aman dan kendali optimal dalam berbagai kondisi jalan. Mulai dari kemacetan perkotaan, jalan bergelombang, hingga perjalanan jarak jauh bersama keluarga, setiap situasi membutuhkan kendaraan dengan fondasi konstruksi yang kuat dan stabil. Menjawab kebutuhan tersebut, Hyundai menghadirkan The All-New SANTA FE yang dibangun menggunakan teknologi monocoque chassis, sebuah konstruksi modern yang dirancang untuk menghadirkan kenyamanan, stabilitas, dan pengalaman berkendara yang lebih percaya diri. Apa Itu Monocoque Chassis? Monocoque merupakan istilah yang berasal dari bahasa Prancis yang berarti "struktur tunggal". Berbeda dengan konstruksi body-on-frame yang memisahkan rangka dan bodi kendaraan, monocoque mengintegrasikan keduanya menjadi satu kesatuan struktur yang saling menopang. Teknologi ini memungkinkan distribusi bobot kendaraan menjadi lebih merata sehingga menghasilkan kendaraan yang lebih ringan, rigid, dan efisien. Tidak heran jika konstruksi monocoque kini menjadi standar pada berbagai SUV modern premium, termasuk Hyundai All-New SANTA FE. Dengan struktur yang lebih kokoh, monocoque chassis memberikan keuntungan nyata bagi pengemudi dalam berbagai kondisi perjalanan sehari-hari. Stabil di Berbagai Karakter Jalan Salah satu keunggulan utama monocoque chassis adalah kemampuannya menjaga stabilitas kendaraan di berbagai medan. Ketika melaju di jalan tol dengan kecepatan tinggi, melewati jalan bergelombang, atau menaklukkan jalur pegunungan yang berkelok, struktur rigid pada All-New SANTA FE membantu menjaga kendaraan tetap stabil dan minim gejala limbung. Distribusi bobot yang lebih seimbang juga membuat SUV ini terasa lebih solid saat membawa penumpang penuh maupun barang bawaan untuk perjalanan jauh. Kondisi tersebut tentu menjadi nilai tambah bagi keluarga Indonesia yang kerap menggunakan kendaraan untuk aktivitas harian maupun liburan lintas kota. Manuver Lebih Presisi dan Minim Body Roll Pengemudi SUV sering kali menghadapi tantangan berupa body roll atau ayunan bodi saat berbelok dan berpindah jalur. Pada kendaraan dengan konstruksi yang kurang rigid, gejala ini dapat mengurangi rasa percaya diri saat bermanuver. Namun, monocoque chassis pada All-New SANTA FE dirancang untuk meminimalkan efek tersebut. Struktur bodi yang menyatu membuat respons kemudi menjadi lebih presisi dan stabil. Hasilnya, pengemudi dapat merasakan kontrol yang lebih baik saat melewati tikungan maupun ketika harus melakukan manuver cepat di lalu lintas perkotaan yang padat. Perjalanan Lebih Nyaman dan Minim Getaran Selain memberikan kestabilan, konstruksi monocoque juga berperan besar dalam meningkatkan kenyamanan berkendara. Kemampuan struktur ini dalam meredam getaran dari permukaan jalan membuat kabin terasa lebih tenang. Dipadukan dengan sistem suspensi yang optimal, All-New SANTA FE mampu menyerap guncangan dengan lebih baik sehingga perjalanan jauh menjadi lebih nyaman bagi seluruh penumpang. Keunggulan ini sangat terasa saat melintasi jalan yang tidak rata atau perjalanan antarkota yang membutuhkan waktu berjam-jam. Kabin Lebih Luas dan Efisiensi Lebih Baik Karena tidak membutuhkan rangka tambahan seperti konstruksi konvensional, monocoque chassis memungkinkan penggunaan ruang yang lebih efisien. Hal tersebut berdampak langsung pada kabin yang lebih lapang sekaligus bobot kendaraan yang lebih ringan. Bobot yang lebih efisien turut membantu meningkatkan konsumsi bahan bakar dan performa kendaraan secara keseluruhan. Bagi pengguna keluarga, ruang kabin yang lega menjadi salah satu faktor penting untuk menunjang kenyamanan selama perjalanan. SUV Premium dengan Teknologi Lengkap Keunggulan All-New SANTA FE tidak hanya berhenti pada monocoque chassis. SUV premium Hyundai ini hadir dengan desain modern yang tegas melalui identitas H-Signature Design dan lampu H-Lights yang khas. Di dalam kabin, Hyundai menawarkan konfigurasi 7-seater yang luas dengan berbagai fitur premium seperti captain seat, one-touch walk-in, Nappa Leather Seat, heated dan ventilated seats, panoramic dual sunroof, hingga sistem audio BOSE 12-speaker. Dari sisi performa, All-New SANTA FE dibekali mesin 1.6T-GDI Hybrid yang mampu menghasilkan tenaga hingga 235 PS dan torsi 367 Nm. Teknologi hybrid yang dipadukan dengan regenerative braking menghadirkan kombinasi performa responsif sekaligus efisiensi bahan bakar yang optimal. Sementara untuk keselamatan, Hyundai SmartSense menghadirkan berbagai fitur canggih seperti Forward Collision-Avoidance Assist (FCA), Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA), Lane Following Assist (LFA), Smart Cruise Control (SCC) dengan Stop & Go, serta Parking Collision Avoidance Assist (PCA). Melalui kombinasi teknologi monocoque chassis, sistem hybrid modern, fitur keselamatan lengkap, dan kenyamanan premium, Hyundai All-New SANTA FE hadir sebagai SUV keluarga yang siap menghadapi berbagai kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh. Lihat Selengkapnya

TANYA LEBIH JAUH TENTANG UNIT

Goodfriends bisa bertanya lebih jauh tentang ketersediaan unit, promo & benefit menarik, negosiasi harga ataupun simulasi kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda.