Beranda / Artikel / Yang Mahal Malah Laris, Ini Varian iCAR V23 yang Paling Diburu Konsumen
Artikel

Yang Mahal Malah Laris, Ini Varian iCAR V23 yang Paling Diburu Konsumen

Tigor Sihombing
22 September 2026 13:37

JAKARTA, Goodcar.id – Tiga varian ditawarkan, harga dibikin berjenjang, tapi pola pembeliannya justru tidak mengikuti logika sederhana bahwa produk paling murah bakal jadi yang paling ramai. Di iCAR V23, varian dengan harga paling tinggi malah mengambil porsi penjualan terbesar.

iCAR Indonesia mencatat V23 tipe Z menyumbang lebih dari 60% penjualan iCAR V23 di Indonesia hingga saat ini. Tipe tersebut merupakan varian tertinggi dengan harga Rp529,9 juta.

Padahal, masih ada V23 tipe X yang dibanderol Rp399,9 juta. Artinya, terdapat selisih harga Rp130 juta antara varian termurah dan tipe Z. Di tengah pilihan tersebut, konsumen justru lebih banyak mengarah ke varian paling lengkap.

Pola yang sama juga terlihat selama rangkaian Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Sepanjang tiga pameran tersebut, V23 tipe Z menyumbang 45% dari total penjualan iCAR V23.

Angka itu menarik karena GIIAS menjadi salah satu momen ketika konsumen bisa membandingkan langsung produk, melihat detail kendaraan, sekaligus mencoba mobil melalui fasilitas test drive. Dalam kondisi seperti itu, tipe termurah ternyata bukan yang mengambil porsi penjualan terbesar.

Lalu apa yang membuat konsumen melirik tipe Z?

Menurut klaim pabrikan, salah satu jawabannya ada pada paket yang ditawarkan. Sebagai varian tertinggi, iCAR V23 tipe Z membawa sistem penggerak iWD dengan baterai berkapasitas 81,76 kWh.

Motor listriknya menghasilkan tenaga maksimum 155 kW atau setara 211 PS. Untuk jarak tempuh, iCAR mencantumkan kemampuan hingga 430 km berdasarkan NEDC dan 501 km berdasarkan CLTC.

"Dua angka tersebut berasal dari standar pengujian berbeda, sehingga tidak bisa dibandingkan secara langsung. Namun, kapasitas baterai dan angka jarak tempuh tersebut menunjukkan posisi tipe Z sebagai varian dengan paket elektrifikasi paling tinggi dalam keluarga V23," tulis ICAR Indonesia dlam keterangan resminya dikutip 22 September 2026.

Di bagian kaki-kaki, tipe Z menggunakan ban berukuran 265/45 R21. Sementara untuk pengisian baterai, iCAR menyebut V23 membutuhkan waktu sekitar 42 menit.

Namun, cerita V23 tipe Z tidak berhenti di tenaga, baterai, dan jarak tempuh. iCAR juga memberikan ruang personalisasi melalui lebih dari 20 modular plug-and-play.

Konsep modular ini memungkinkan pengguna melakukan personalisasi terhadap V23 sesuai kebutuhan dan preferensi. Jadi, karakter mobil tidak sepenuhnya berhenti pada konfigurasi yang keluar dari pabrik.

Pendekatan tersebut cukup penting untuk V23 karena desain menjadi salah satu bagian yang paling menonjol dari mobil ini. iCAR memang membawa identitas visual yang berbeda, terutama bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik dengan tampilan yang tidak terlalu generik.

Head of Marketing iCAR Indonesia, Metta Yunita menambahkan, pilihan konsumen terhadap tipe Z menunjukkan bahwa harga bukan satu-satunya pertimbangan ketika mereka menentukan varian.

"Pilihan konsumen terhadap V23 tipe Z menjadi insight yang menarik bagi kami. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen iCAR tidak hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga melihat value secara menyeluruh, termasuk performa, teknologi, kelengkapan fitur, serta karakter kendaraan yang mereka dapatkan. Bagi kami, tren ini juga menunjukkan semakin kuatnya apresiasi konsumen Indonesia terhadap produk yang menawarkan produk otomotif yang lebih premium,” ujar Metta Yunita, Head of Marketing iCAR Indonesia.

Kalau melihat struktur harganya, konsumen V23 memang mendapatkan tiga pilihan yang cukup berbeda. Tipe X dipasarkan Rp399,9 juta, tipe Y Rp499,9 juta, sedangkan tipe Z Rp529,9 juta.

Selisih X ke Y mencapai Rp100 juta. Sementara dari Y menuju Z hanya terpaut Rp30 juta.

Struktur tersebut membuat tipe Z berada dalam posisi yang cukup menarik. Konsumen yang sudah memilih tipe Y hanya perlu menambah Rp30 juta untuk masuk ke varian tertinggi dengan spesifikasi dan kelengkapan yang lebih lengkap.

Hal tersebut tentu tidak serta-merta menjadi satu-satunya alasan konsumen memilih tipe Z. Data penjualan hanya menunjukkan pola pilihan, sementara alasan individual di balik setiap pembelian bisa berbeda.

Yang terlihat jelas adalah konsistensi angkanya. Secara keseluruhan, tipe Z sudah mengambil lebih dari 60% penjualan V23 di Indonesia. Ketika dibawa ke tiga kota dalam rangkaian GIIAS 2026, porsinya kembali cukup besar dengan kontribusi 45% dari total penjualan V23.

Rangkaian GIIAS 2026 juga menjadi kesempatan bagi iCAR untuk membawa V23 lebih dekat ke calon konsumen. Di Jakarta, Bandung, dan Surabaya, pengunjung dapat melihat langsung kendaraan tersebut dan mencoba karakter berkendaranya melalui sesi test drive.

Dari tiga pilihan yang tersedia, akhirnya justru varian dengan harga paling tinggi yang paling banyak dipilih. Bukan V23 Rp399,9 juta, melainkan V23 tipe Z Rp529,9 juta.

Data tersebut memberi gambaran bahwa sebagian konsumen V23 tidak berhenti pada pertimbangan harga awal. Ketika tersedia pilihan spesifikasi, teknologi, performa, dan kelengkapan yang berbeda, cukup banyak yang memilih langsung ke varian tertinggi.

Untuk iCAR, pola ini menjadi salah satu bahan membaca respons pasar terhadap V23 di Indonesia. Sementara dari sisi konsumen, tiga pilihan harga tersebut memberikan ruang untuk menentukan apakah kebutuhan mereka cukup dipenuhi tipe X, naik ke tipe Y, atau langsung mengambil tipe Z.

Dan sejauh data penjualan yang tersedia saat ini, tipe Z-lah yang paling sering menjadi pilihan.

Harga iCAR V23:

V23 X: Rp399,9 juta
V23 Y: Rp499,9 juta
V23 Z: Rp529,9 juta

Data utama iCAR V23 tipe Z:

Penggerak: iWD
Baterai: 81,76 kWh
Tenaga maksimum: 155 kW/211 PS
Jarak tempuh: hingga 430 km NEDC / 501 km CLTC
Ban: 265/45 R21
Waktu pengisian: sekitar 42 menit
Modular plug-and-play: lebih dari 20 pilihan

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua