Beranda / Artikel / Sejarah Kia Carens di Indonesia: Dari 2000, Sempat Dirakit Lokal, Kini Masuk Era Mobil Listrik
Artikel

Sejarah Kia Carens di Indonesia: Dari 2000, Sempat Dirakit Lokal, Kini Masuk Era Mobil Listrik

Tigor Sihombing
07 October 2026 10:59

Jakarta, Goodcar.id - Sebelum Kia Carens dikenal sebagai MPV dengan layar besar, ADAS, captain seats, dan pilihan teknologi elektrifikasi, mobil ini lebih dulu menjalani perjalanan panjang di Indonesia. Namanya sudah hadir sejak 2000, ketika konsep mobil keluarga masih sangat identik dengan kabin lega dan kemampuan membawa banyak penumpang.

Secara global, perjalanan Kia Carens dimulai pada 1999. Setahun kemudian, model tersebut mulai hadir di Indonesia. Sejak saat itu, Carens beberapa kali berganti generasi, desain, teknologi, sampai konfigurasi kabin. Namun, karakter sebagai mobil keluarga dengan ruang yang fleksibel tetap dipertahankan.

“Dulu, banyak orang mengenal Carens karena kabinnya yang lapang. Sekarang, mereka juga melihat desain, teknologi, dan bagaimana mobil itu terasa saat digunakan. Carens perlu terus mengikuti perubahan itu tanpa kehilangan hal yang sejak awal dicari penggunanya,” ujar Welly Nugroho, VP Commercial Kia Sales Indonesia.

2000: Kia Carens Pertama Kali Hadir di Indonesia

Kia Carens mulai mencatat perjalanan di pasar Indonesia pada 2000. Kehadirannya menempatkan Carens sebagai salah satu model Kia yang bermain di segmen kendaraan keluarga.

Perjalanan tersebut kemudian berlanjut pada 2003 melalui kehadiran Carens II. Pada generasi ini, Carens juga pernah dirakit di Indonesia menggunakan skema Completely Knocked Down (CKD).

Fakta bahwa Carens pernah dirakit secara lokal menjadi salah satu bagian penting dalam sejarahnya di Indonesia. Artinya, perjalanan model ini tidak hanya berkaitan dengan pergantian generasi, tetapi juga pernah masuk ke fase produksi kendaraan di dalam negeri.

2013: Kia Carens Berubah Lebih Modern

Sepuluh tahun setelah Carens II diperkenalkan, Kia kembali membawa perubahan besar melalui All New Carens pada 2013.

Generasi ini hadir dengan kapasitas tujuh penumpang dan membawa desain yang lebih modern. Salah satu identitas yang terlihat adalah gril Tiger Nose, desain yang saat itu menjadi ciri khas kendaraan Kia.

Di balik kap mesin, All New Carens menggunakan mesin 2,0 liter. Kia juga memperkenalkan Flex Steer yang memberikan tiga pilihan karakter kemudi, yaitu Comfort, Normal, dan Sport.

Perubahan tersebut membuat Carens tidak hanya menawarkan ruang untuk keluarga, tetapi juga mulai membawa fitur yang memungkinkan pengemudi menyesuaikan karakter kendaraan sesuai kebutuhan berkendara.

Pada tahun yang sama, perjalanan Carens di Indonesia mendapatkan pengakuan dari ajang mobilmotor Indonesian Car of the Year (ICOTY). Carens memenangkan kategori Medium MPV.

2014-2015: Carens Kembali Mendapat Penghargaan

Perjalanan Carens kemudian berlanjut dengan sejumlah penghargaan. Pada OTOMOTIF Award 2014, Carens meraih gelar Best Mid MPV.

Setahun berikutnya, Carens juga masih mencatat prestasi melalui Auto Bild Award. Model ini memenangkan kelas Medium MPV selama tiga tahun berturut-turut hingga 2015.

Pada penilaian tahun terakhir tersebut, keandalan mesin dan efisiensi bahan bakar menjadi bagian dari aspek yang diperhitungkan.

Rangkaian penghargaan tersebut menjadi bagian dari sejarah Carens di Indonesia sebelum model ini kembali mengalami jeda dan akhirnya muncul lagi dengan generasi yang berbeda.

2022: Kia Carens Kembali ke Indonesia

Setelah perjalanan generasi sebelumnya, Kia kembali membawa nama Carens ke pasar Indonesia pada 2022.

Generasi keempat diperkenalkan melalui GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) pada Maret 2022. Beberapa bulan kemudian, Kia meluncurkan Carens secara resmi di GIIAS pada Agustus 2022.

Kali ini Carens hadir dengan dua pilihan konfigurasi kabin, yakni enam dan tujuh penumpang.

Untuk konfigurasi enam penumpang, Kia menggunakan captain seats di baris kedua. Sementara versi tujuh penumpang memberikan kapasitas yang lebih besar untuk membawa anggota keluarga.

Kemunculan kembali Carens juga langsung mendapat respons dari pasar. Dalam GIIAS 2022, Carens bersama Sonet menjadi kontributor terbesar terhadap total penjualan Kia selama pameran.

Buat Carens, ini menjadi babak baru setelah sebelumnya pernah hadir dalam beberapa generasi di Indonesia. Nama yang sama kembali digunakan, tetapi pendekatan produknya sudah berubah mengikuti kebutuhan konsumen pada era tersebut.

2026: Kia Carens Kembali Berevolusi

Perjalanan Carens berlanjut pada 2026. Kia memperkenalkan The all-new Carens di Indonesia International Motor Show (IIMS).

Secara konsep, Kia masih mempertahankan dua pilihan kapasitas, yaitu enam dan tujuh penumpang. Namun, berbagai detail kendaraan mengalami perubahan dibanding generasi sebelumnya.

Di bagian luar, The all-new Carens menggunakan Digital Tiger Face dengan Diamond Finish Decor, Star Map LED Connected Tail Lamps, serta pelek R17 Crystal Cut Dual Tone.

Di kabin, perubahan juga terlihat dari penggunaan Electric One-Touch Tumble Seat yang membantu akses menuju baris ketiga. Kia kemudian melengkapinya dengan Immersive Dual Panoramic Display dan teknologi ADAS pada varian tertentu.

Jadi, jika Carens generasi awal lebih banyak dikenal melalui ruang kabin dan kapasitas penumpang, model yang hadir pada 2026 membawa lebih banyak perangkat teknologi ke dalam paket mobil keluarga tersebut.

Perjalanan generasi terbaru itu kemudian berlanjut ke GIIAS Jakarta 2026. Carens dipilih pengunjung sebagai Favorite Passenger Car MPV.

Dari Carens Konvensional Menuju Carens EV

Sejarah Kia Carens di Indonesia kemudian memasuki babak baru ketika Kia Sales Indonesia memperlihatkan Carens EV Concept di GIIAS Jakarta 2026.

Carens EV Concept masih membawa formula yang sudah digunakan Carens selama bertahun-tahun, yaitu kabin tiga baris dan fleksibilitas untuk kebutuhan keluarga. Perubahan terbesarnya ada pada sistem penggerak yang mengarah ke tenaga listrik.

Konsep ini juga membawa sejumlah perangkat modern seperti panoramic display, panoramic sunroof, konektivitas, serta Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).

Pengembangan Carens EV tidak berdiri sendiri. Kia mengaitkannya dengan penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional, termasuk kapabilitas manufaktur lokal dan pasokan baterai di Indonesia.

Kia menyebut TKDN kendaraan listriknya saat ini telah melewati persyaratan minimum pemerintah sebesar 40 persen dan diproyeksikan terus meningkat hingga mendekati 80 persen.

“Kebutuhan keluarga tetap menjadi inti dari pengembangan Carens. Dengan hadirnya pilihan penggerak listrik, kami ingin membawa pilihan baru yang tetap nyaman, praktis, dan mudah digunakan sehari-hari. Berikut dengan dukungan produksi lokal yang juga menjadi bagian penting agar pengembangannya semakin sesuai dengan kebutuhan di Indonesia. Melalui konsep yang kami tampilkan di GIIAS, masyarakat sudah bisa melihat arah yang sedang kami siapkan,” tutup Welly.

Dari 2000 hingga 2026, sejarah Kia Carens di Indonesia memperlihatkan beberapa fase yang berbeda. Carens pertama kali datang sebagai MPV keluarga, kemudian berlanjut ke Carens II yang pernah dirakit secara lokal, berubah menjadi All New Carens pada 2013, kembali ke Indonesia lewat generasi keempat pada 2022, dan kini berkembang menuju kendaraan listrik.

Lebih dari dua dekade setelah pertama kali masuk Indonesia, nama Carens masih membawa gagasan yang sama: menyediakan kendaraan untuk keluarga dengan kabin yang bisa menyesuaikan kebutuhan. Yang berubah adalah cara Kia menerjemahkan kebutuhan tersebut, dari sekadar ruang dan kapasitas penumpang menjadi kombinasi desain, teknologi, keselamatan, hingga pilihan tenaga listrik.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua