Tangerang, Goodcar.id - Dalam setiap inovasi dan desain kendaraan, Suzuki tidak hanya berfokus pada performa dan teknologi, tetapi juga mengakar kuat pada filosofi kerja yang sederhana namun bermakna.
Filosofi ini menjadi fondasi dalam setiap langkah pengembangan produk, dan diperkenalkan lebih luas kepada publik melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.
Filosofi tersebut terdiri dari lima prinsip dasar yang dirangkum dalam istilah khas Jepang:
Suzuki meyakini bahwa efisiensi bisa dicapai dengan membuat sesuatu yang lebih ringkas. Komponen yang lebih kecil berarti penggunaan ruang dan sumber daya yang lebih hemat.
Prinsip ‘lebih sedikit’ juga menjadi dasar dalam menghindari pemborosan dan memastikan setiap elemen kendaraan memiliki fungsi yang optimal.
Dalam setiap pengembangan kendaraan, Suzuki terus mencari cara untuk menyederhanakan struktur agar bobot kendaraan menjadi lebih ringan.
Hal ini berkontribusi pada efisiensi bahan bakar, kinerja kendaraan yang lebih lincah, dan kenyamanan berkendara yang lebih baik.
Filosofi ini mendorong percepatan dalam pengambilan keputusan, pelaporan, komunikasi, hingga proses konsultasi internal. Dengan mempercepat alur kerja, Suzuki bisa lebih responsif terhadap kebutuhan pasar dan konsumen.
"Melalui filosofi ini, kami tidak hanya merancang kendaraan, tapi juga membangun kepercayaan dan kenyamanan pelanggan sejak tahap awal pengembangan hingga produk berada di tangan mereka," ujar Harold Donnel, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).
Filosofi ini diterapkan secara nyata dalam berbagai produk Suzuki yang hadir di GIIAS 2025, seperti Suzuki Ertiga, Suzuki eVitara, Suzuki Fronx, dan Suzuki Jimny 5-door—menampilkan desain ringkas, efisiensi tinggi, dan fitur yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Dengan semangat ‘Sho-Sho-Kei-Tan-Bi’, Suzuki berkomitmen untuk terus menghadirkan kendaraan yang tidak hanya modern, tetapi juga lebih cerdas, efisien, dan indah dalam keseluruhan pengalaman berkendara.