Beranda / Artikel / JETOUR Raih 4 Penghargaan Internasional Berkat Film Dokumenter Konservasi Cheetah
Artikel

JETOUR Raih 4 Penghargaan Internasional Berkat Film Dokumenter Konservasi Cheetah

Tigor Sihombing
26 June 2026 09:21

Jakarta, Goodcar.id - Film dokumenter Return of the Cheetah: Horn of Africa yang diproduksi bersama JETOUR dan Discovery Channel meraih empat penghargaan internasional sepanjang 2026. Capaian tersebut datang dari ajang Telly Awards ke-47 dan New York Festivals Advertising Awards, sekaligus memperlihatkan bagaimana kampanye pelestarian satwa liar dikemas melalui media dokumenter.

Di ajang Telly Awards ke-47, film tersebut meraih Gold Winner kategori General Documentary: Short Form, Silver Winner kategori Craft: Videography & Cinematography, serta Silver Winner kategori General: Nature & Wildlife. Selain itu, dokumenter tersebut juga memperoleh Gold Tower Award pada New York Festivals Advertising Awards.

Didirikan pada 1979, Telly Awards dikenal sebagai salah satu penghargaan bergengsi di industri video dan televisi. Tahun ini, kompetisi tersebut diikuti lebih dari 13.000 karya dari 55 negara yang dinilai oleh lebih dari 250 profesional industri kreatif dari berbagai belahan dunia.

Bagi JETOUR, penghargaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kualitas produksi film, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengangkat isu konservasi satwa liar melalui program sosial yang telah dijalankan selama beberapa tahun terakhir.

Program Konservasi Cheetah Berlanjut Hingga Afrika Selatan

Cheetah menjadi salah satu satwa liar yang menghadapi ancaman serius akibat hilangnya habitat dan perdagangan satwa ilegal. Populasi cheetah liar di dunia kini diperkirakan tersisa kurang dari 7.500 ekor, sehingga berbagai organisasi konservasi terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menjaga kelangsungan spesies tersebut.

Sejak 2024, JETOUR menjalin kerja sama jangka panjang dengan Cheetah Conservation Fund (CCF) melalui program Return of the Cheetah. Tahap pertama dimulai di Namibia dengan fokus penyelamatan cheetah liar.

Program tersebut kemudian diperluas ke Somaliland pada 2025. Selain mendukung pembangunan kawasan konservasi khusus cheetah, JETOUR juga memproduksi dokumenter Return of the Cheetah: Horn of Africa yang kemudian memperoleh berbagai penghargaan internasional.

Memasuki 2026, program konservasi tersebut dijadwalkan berlanjut ke Afrika Selatan dengan fokus pada keberlanjutan populasi cheetah, pemulihan habitat alami, serta pelestarian ekosistem dalam jangka panjang.

Seiring perkembangannya, kolaborasi antara JETOUR dan CCF tidak lagi hanya berfokus pada penyelamatan satwa secara individual, tetapi berkembang menjadi kemitraan strategis yang mencakup konservasi habitat, keberlanjutan populasi, hingga edukasi mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

Program Sosial JETOUR Juga Dijalankan di Berbagai Negara

Program konservasi cheetah merupakan bagian dari strategi global Travel+ Public Welfare yang diusung JETOUR melalui filosofi "In Somewhere, For Somewhere, Be Somewhere."

Dalam implementasinya, perusahaan menjalankan berbagai kegiatan sosial yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing negara.

Di kawasan Timur Tengah, JETOUR mendukung pembinaan talenta muda sepak bola serta bekerja sama dengan organisasi kanker untuk memberikan dukungan kepada para pasien.

Sementara di Asia Tenggara, perusahaan terlibat dalam program konservasi penyu yang bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Adapun di Amerika Tengah dan Selatan, JETOUR menjalankan program penghijauan melalui penanaman pohon sebagai bagian dari pemulihan lingkungan dan pelestarian keanekaragaman hayati.

Sedangkan di kawasan CIS, perusahaan ikut mendukung pembangunan infrastruktur jalan pedesaan sekaligus menjalankan berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.

JETOUR Indonesia: Perjalanan Juga Harus Memberi Dampak Positif

Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, mengatakan penghargaan yang diterima dokumenter tersebut menjadi bagian dari implementasi komitmen perusahaan terhadap isu keberlanjutan.

"Penghargaan internasional yang diraih dokumenter Return of the Cheetah: Horn of Africa merupakan bukti bahwa komitmen JETOUR terhadap keberlanjutan dan pelestarian lingkungan diwujudkan melalui aksi nyata. Bagi JETOUR, perjalanan tidak hanya tentang menjelajahi destinasi baru, tetapi juga tentang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan di setiap tempat yang kami hadir,” ujar Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia.

Ke depan, JETOUR menyatakan akan terus memasukkan berbagai program pelestarian lingkungan, dukungan terhadap komunitas, serta kegiatan sosial lainnya ke dalam roadmap pengembangan global perusahaan. Melalui pendekatan Travel + Public Welfare, perusahaan menargetkan program-program sosial yang berkelanjutan dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat maupun lingkungan.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua