Beranda / Artikel / inDrive Klarifikasi: Dua Pengemudi Aktif Temui Wapres Gibran pada 31 Agustus 2025
Artikel

inDrive Klarifikasi: Dua Pengemudi Aktif Temui Wapres Gibran pada 31 Agustus 2025

Tigor Sihombing
03 September 2025 08:59

Jakarta, Goodcar.id - inDrive Indonesia akhirnya buka suara terkait pertemuan dua pengemudinya dengan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, yang berlangsung di Istana Wapres pada Minggu, 31 Agustus 2025. 

Klarifikasi ini disampaikan menyusul maraknya perbincangan di media sosial mengenai status kehadiran para pengemudi tersebut.

Dalam pernyataan resminya 3 September 2025, inDrive menegaskan bahwa dua orang yang hadir dalam pertemuan tersebut merupakan mitra aktif yang sudah bergabung sejak tahun 2020. Keduanya disebut telah menjadi bagian penting dari komunitas inDrive dan menunjukkan dedikasi tinggi dalam melayani pelanggan setiap hari.

“Pertemuan itu merupakan jawaban atas undangan langsung dari Bapak Wakil Presiden, bukan inisiatif perusahaan. Kami bangga atas kerja keras para pengemudi dalam melayani penumpang, dan menegaskan bahwa mereka adalah bagian dari keluarga besar inDrive,” tulis perusahaan dalam keterangannya.

inDrive juga menolak segala bentuk ancaman maupun intimidasi yang mungkin dialami para pengemudi di lapangan. “Sebagai satu keluarga besar, kami saling menjaga, dan jalan bersama,” lanjut pernyataan tersebut.

Kontroversi

Meski inDrive sudah memberi klarifikasi, pertemuan ini tetap menuai reaksi beragam. Sejumlah asosiasi ojek online (ojol) menyatakan bahwa pengemudi yang hadir tidak bisa disebut mewakili komunitas secara keseluruhan.

Garda Indonesia, salah satu asosiasi terbesar, menegaskan bahwa para pengemudi yang hadir bukan anggota resmi mereka. “Kami pastikan yang bersangkutan tidak mewakili Garda Indonesia,” ujar perwakilan asosiasi tersebut.

Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) juga mengeluarkan pernyataan serupa. Menurut mereka, kedua pengemudi itu tidak terdaftar sebagai anggota, karena proses keanggotaan resmi harus melalui koordinasi dari tingkat daerah hingga pusat.

Dari sisi perusahaan ride-hailing lain, Maxim menyatakan bahwa pengemudi yang hadir memang mitra aktif mereka dan kehadirannya di Istana sah berdasarkan undangan resmi dari Wapres.

Grab Indonesia pun membenarkan hal yang sama. Grab menegaskan bahwa mitra yang bertemu Gibran adalah pengemudi aktif dan dipilih karena dianggap vokal, sehingga bisa menyampaikan kondisi nyata di lapangan.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua