Beranda / Artikel / Hasil Investigasi JETOUR T2 di Tol Jagorawi, Kemenhub dan KNKT Paparkan Temuan Teknis
Artikel

Hasil Investigasi JETOUR T2 di Tol Jagorawi, Kemenhub dan KNKT Paparkan Temuan Teknis

Tigor Sihombing
15 February 2026 11:39

JAKARTA, Goodcar.id – Hasil investigasi insiden yang melibatkan JETOUR T2 di Tol Jagorawi resmi dipaparkan pada 13 Februari 2026. Proses klarifikasi dilakukan bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta dihadiri manajemen PT JETOUR Sales Indonesia.

Audiensi investigasi dipimpin Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Kemenhub RI, Yusuf Nugroho, bersama jajaran regulator dan tim teknis pengujian kendaraan bermotor. Forum tersebut membahas kronologi kejadian, sistem keselamatan kendaraan, serta analisis teknis penyebab kebakaran.

Klarifikasi Regulasi dan Sistem Keselamatan

Dalam pemaparannya, Yusuf Nugroho menyampaikan bahwa klarifikasi dilakukan untuk memperoleh penjelasan teknis secara menyeluruh.

“Kami mengapresiasi PT Jetour Sales Indonesia atas respon cepat dalam melakukan investigasi terhadap kejadian yang ada. Tujuan diselenggarakannya klarifikasi ini adalah untuk memperoleh penjelasan terkait kronologi dan hasil investigasi atas insiden kendaraan merek Jetour, dengan fokus pada spesifikasi teknis kendaraan, sistem keselamatan (safety system), serta mekanisme perlindungan terhadap risiko kebakaran,” ujar Yusuf.

Berdasarkan hasil rapat klarifikasi, sistem keselamatan kendaraan disebut bekerja sesuai desain dan standar yang ditetapkan. Saat benturan terjadi, airbag mengembang penuh dan sisi penumpang tetap terlindungi. Struktur kendaraan dilaporkan tetap stabil, tidak terguling, serta pintu masih dapat dibuka setelah benturan.

Temuan tersebut mengindikasikan bahwa integritas struktur dan fungsi keselamatan berjalan sesuai rancangan serta memenuhi persyaratan regulasi yang berlaku.

Tabrak Samping dan Gesekan Ekstrem

Hasil investigasi teknis menyebut insiden yang melibatkan JETOUR T2 merupakan tabrak samping, bukan tabrak belakang. Benturan terjadi secara ekstrem dan menyebabkan kerusakan berat pada roda depan dan belakang sisi kiri kendaraan.

Akibat kerusakan tersebut, bagian bawah kendaraan mengalami gesekan langsung dengan permukaan aspal. Dari kondisi inilah muncul api sebagai dampak lanjutan pasca benturan keras, yang kemudian menyebabkan kendaraan terbakar.

Penjelasan teknis ini menjadi bagian utama dalam klarifikasi, sekaligus membedakan antara penyebab kebakaran akibat sistem internal dan akibat kondisi eksternal pasca benturan.

Standar Keselamatan dan Regulasi

Secara teknis, JETOUR T2 disebut telah memenuhi sejumlah standar keselamatan internasional, termasuk ASEAN NCAP, ECE R153, dan ECE R34. Standar tersebut berkaitan dengan uji tabrak, sistem perlindungan bahan bakar, serta regulasi keselamatan kendaraan bermotor yang berlaku di berbagai negara.

Kesesuaian terhadap regulasi domestik juga ditegaskan dalam forum klarifikasi, termasuk pemenuhan uji tipe kendaraan bermotor dan sertifikasi laik jalan.

President Director PT JETOUR Sales Indonesia, Peter Zhang, menyampaikan komitmen perusahaan dalam proses investigasi.

“Sejak awal kami berkomitmen untuk menelaah insiden ini secara teknis, terbuka, dan berbasis fakta. Hasil investigasi menunjukkan bahwa sistem keselamatan kendaraan bekerja sesuai standar yang berlaku. Keselamatan konsumen merupakan prioritas utama kami dan kami akan terus memastikan setiap produk JETOUR memenuhi regulasi dan standar kualitas tertinggi,” ujar Peter Zhang.

Komitmen Evaluasi Berkelanjutan

PT JETOUR Sales Indonesia menegaskan akan terus mematuhi seluruh ketentuan keselamatan kendaraan di Indonesia. Perusahaan juga menyampaikan komitmen untuk melakukan evaluasi berkelanjutan terhadap produk serta menjaga transparansi komunikasi kepada publik.

Pemaparan hasil investigasi ini menjadi bagian dari proses resmi yang melibatkan regulator dan otoritas keselamatan transportasi, dengan pendekatan berbasis data teknis serta verifikasi langsung terhadap kondisi kendaraan pasca insiden.

Dengan disampaikannya hasil klarifikasi bersama Kementerian Perhubungan dan KNKT, investigasi insiden JETOUR T2 di Tol Jagorawi kini memiliki penjelasan teknis yang terdokumentasi secara resmi.

 
Kendaraan Terkait Lihat Semua