Bandung, Goodcar.id – Sejujurnya, sebelum duduk di balik kemudi Changan Deepal S05 tahun lalu di China, saya datang tanpa ekspektasi yang terlalu tinggi.
Bukan karena meragukan produknya, tetapi dalam beberapa tahun terakhir saya sudah mencoba cukup banyak mobil listrik asal Tiongkok.
Hampir semuanya menawarkan resep yang mirip, desain futuristis, daftar fitur yang panjang, layar berukuran besar, serta akselerasi instan khas kendaraan listrik.
Namun setelah beberapa jam digunakan, biasanya mulai terlihat di mana komprominya. Ada yang suspensinya terlalu keras, ada yang material kabinnya terasa biasa saja, bahkan ada pula yang menawarkan wireless charger hanya sebagai pelengkap karena pengisian dayanya nyaris tidak terasa.
Hingga akhirnya Goodcar kembali mengikuti media test drive Changan Deepal S05 BEV bertajuk Extend Your Freedom, yang digelar pada 9-10 Juli 2026 dengan rute Bandung-Sumedang-Cirebon-Jakarta.
Hari pertama dimulai dari Stasiun Whoosh menuju dealer Changan Bandung, selanjutnya ke kawasan Subang-Linggarjati, Kuningan.
Jalur yang disiapkan cukup lengkap untuk mengenal karakter sebuah mobil, mulai dari lalu lintas perkotaan Bandung, jalan tol, hingga jalur perbukitan dengan kombinasi tanjakan dan tikungan panjang.
Frameless Door Window Bikin Beda
Sebelum mobil bergerak, perhatian saya justru tertuju pada detail yang mungkin tidak terlalu diperhatikan banyak orang, yakni frameless door window.
Kaca tanpa bingkai memang bukan fitur yang menentukan performa sebuah mobil.
Namun ketika pintu dibuka, detail tersebut langsung memberikan kesan premium.
Dipadukan dengan electric hidden door handle, desain lampu belakang LED Star Flame serta siluet bodi yang bersih, Deepal S05 terlihat seperti SUV yang berada satu kelas di atas pesaing-pesaingnya.
Begitu masuk ke dalam kabin, kesan tersebut justru semakin terasa.
Jujur saja, saya sempat beberapa kali menyentuh dashboard dan door trim.
Material yang digunakan terasa berbeda dibanding beberapa SUV listrik yang pernah saya coba sebelumnya.
Dashboard dilapisi material soft touch dengan sentuhan jahitan yang membuat tampilannya lebih berkelas.
Hal serupa juga ditemukan pada door trim sehingga nuansa premium tidak hanya berfokus pada area pengemudi.
Menurut saya, inilah salah satu bagian yang menunjukkan Deepal S05 dikembangkan dengan perhatian terhadap detail.
Deepal S05 menyediakan cukup banyak ruang penyimpanan.
Mulai dari konsol tengah, armrest, cup holder hingga kompartemen di pintu depan dan belakang.
Sekilas memang terdengar sederhana. Namun ketika melakukan perjalanan ratusan kilometer sambil membawa kamera, dompet, kartu tol, botol minum hingga berbagai perlengkapan kecil, keberadaan kompartemen seperti ini justru sangat membantu.
Wireless Charging yang Benar-Benar Mengisi Daya

Salah satu fitur yang paling sering saya gunakan sepanjang perjalanan adalah wireless charging.
Terus terang, saya bukan tipe orang yang mudah terkesan dengan fitur ini.
Pengalaman mencoba beberapa mobil listrik sebelumnya membuat saya berpikir wireless charger biasanya hanya mampu menjaga daya baterai agar tidak cepat habis.
Namun pengalaman saya di Deepal S05 sedikit berbeda.
Sepanjang perjalanan smartphone terus digunakan untuk navigasi Google Maps, memotret lokasi, merekam video, hingga sesekali membalas pesan WhatsApp.
Dalam kondisi seperti itu saya justru melihat indikator baterai terus bertambah.
Mungkin terdengar sepele. Namun buat saya, ini menunjukkan bahwa wireless charging di Deepal S05 benar-benar bekerja sebagaimana mestinya.
Kabin Nyaman untuk Perjalanan Jauh

Semakin jauh perjalanan meninggalkan Bandung menuju kawasan Linggarjati, kenyamanan kabin mulai terasa.
Posisi duduk pengemudi cukup ergonomis sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan posisi ideal.
Sementara itu, kursi penumpang depan justru menjadi salah satu fitur yang paling menarik perhatian.
Changan membekalinya dengan Royal Comfort Seat yang dilengkapi electric leg rest, memory seat dan nap mode.
Electric leg rest menjadi fitur yang paling sering digunakan selama perjalanan.
Ketika mulai memasuki jam kedua perjalanan, posisi duduk menjadi jauh lebih rileks karena kaki mendapatkan penopang tambahan.
Fitur seperti ini masih jarang ditemukan pada SUV listrik di kelasnya.
Perjalanan juga terasa semakin menyenangkan berkat panoramic roof berukuran 1,9 meter persegi yang membuat kabin terasa lapang.
Sementara seluruh pengaturan AC dilakukan melalui layar sentuh 15,4 inci beresolusi 2.5K yang sudah menggunakan teknologi Sunflower Screen.
Awalnya saya mengira seluruh pengaturan yang dipusatkan di layar akan terasa merepotkan.
Namun setelah beberapa saat digunakan, tampilannya cukup intuitif dan respons layarnya juga cepat.
Yang lebih penting, performa AC bekerja sangat baik.
Meski perjalanan dilakukan pada siang hari dengan suhu udara yang cukup panas, pendingin kabin mampu menjaga temperatur tetap nyaman tanpa perlu mengatur kipas pada level tertinggi.
Mobil Diajak Lari Hingga 170 KPJ tetap Tenang

Kalau harus memilih satu hal yang paling membekas setelah menghabiskan ratusan kilometer bersama Deepal S05 BEV, jawabannya adalah handling.
Di jalan tol, mobil ini sempat kami bejek hingga kecepatan 172 kpj, masih tetap terbilang mudah dikendalikan.
Suspensi cenderung rigid, menggunakan ban Bridgestone serta adanya rem cakram pada keempat roda yang bekerja cukup baik pun membuat saya semakin tenang.
Begitu hal ini Goodcar konfirmasi ke Changan Indonesia, Head of Marketing Changan Indonesia Rijal Mulyadi mengatakan jika Changan Deepal S05 telah mengalami penyesuaian karakter suspensi.
“Berbeda dengan setup suspensi China, Deepal S05 BEV dan REEV telah dituning ulang oleh enjiner-enjiner Jerman,” kata Rijal.
Keluar dari Bandung menuju jalan yang lebih lengang, saya mulai mencoba karakter mobil dengan beberapa kali berpindah jalur pada kecepatan yang aman.
Respons kemudinya terasa cukup presisi, sementara bodi mobil tetap stabil tanpa banyak gejala limbung.
Ketika perjalanan berlanjut menuju kawasan Linggarjati dengan kombinasi tanjakan dan tikungan panjang, karakter tersebut semakin terasa.
Suspensinya menurut saya berada di titik yang pas. Tidak terlalu empuk sehingga mobil tetap stabil saat menikung, tetapi juga tidak keras ketika melewati sambungan beton maupun permukaan jalan yang bergelombang.
Deepal S05 dibangun menggunakan EPA1 All Electric Digital Platform dengan konfigurasi Rear Wheel Drive (RWD).
Ditambah wheelbase sepanjang 2.880 mm, mobil ini memiliki distribusi bobot yang baik sehingga lebih percaya diri saat diajak bermanuver.
Bagi saya, inilah salah satu keunggulan terbesar Deepal S05 dibanding beberapa kompetitor di kelasnya.
Tenaga Besar Tidak Terasa Berlebihan
Di atas kertas, Deepal S05 BEV dibekali motor listrik yang menghasilkan tenaga maksimum 200 kW atau sekitar 268 hp, dengan torsi 320 Nm yang langsung disalurkan ke roda belakang.
Angka tersebut memang terdengar besar.
Namun yang saya sukai, tenaga itu disalurkan dengan karakter yang cukup halus.
Saat menyalip kendaraan di jalan atau menghadapi tanjakan menuju kawasan Kuningan, saya tidak perlu menginjak pedal gas terlalu dalam.
Tenaga langsung hadir secara instan, khas kendaraan listrik, tetapi tetap mudah dikontrol sehingga tidak membuat pengemudi merasa gugup.
Karakter seperti ini menurut saya lebih penting dibanding sekadar mengejar akselerasi 0-100 km/jam yang cepat.
ADAS Smooth
Memasuki ruas tol menuju Cirebon, saya mulai memanfaatkan fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang disematkan pada Deepal S05.
Fitur Integrated Adaptive Cruise Control (IACC) bekerja menjaga kecepatan sekaligus menyesuaikan jarak dengan kendaraan di depan secara otomatis.
Dipadukan dengan Lane Keeping Assist, perjalanan di jalan tol terasa lebih santai karena mobil membantu tetap berada di jalurnya.
Saya tetap memegang kemudi dan mengawasi kondisi lalu lintas, tetapi kehadiran sistem ini cukup membantu mengurangi rasa lelah, terutama ketika harus menempuh perjalanan jarak jauh.
Selain itu tersedia pula kamera 360 derajat, radar depan dan belakang, serta berbagai fitur keselamatan aktif yang membuat proses parkir maupun bermanuver di ruang sempit terasa lebih mudah.
Baterai dan Jarak Tempuh Cukup untuk Keluar Kota
Deepal S05 BEV menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 56,12 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 470 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Dalam penggunaan nyata, tentu hasilnya akan dipengaruhi gaya mengemudi, kondisi jalan, hingga penggunaan AC dan berbagai fitur lainnya.
Namun melihat karakter konsumsi energinya selama perjalanan, angka tersebut menurut saya cukup realistis untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian maupun perjalanan antarkota.
Nilai tambah lainnya adalah penggunaan Golden Shield Battery, teknologi baterai yang telah melalui berbagai pengujian keamanan dan menjadi salah satu fokus Changan dalam mengembangkan kendaraan listriknya.